Anda di halaman 1dari 1

Willingness to pay pengguna angkutan umum untuk pelayanan bus rapid transit (brt) koridor i di

kota surakarta: aplikasi metode contingent valuation

Rizwan Muharram

Abstrak : Poor quality of urban public transportation has caused many traffic and environmental problems in
Surakarta. As a solution, the municipal of Surakarta planned to improve it by building a new public
transportation system called bus rapid transit (BRT) system. The aim of this study is to measure the public
preferences for mentioned improvement through revealing their willingness to pay (WTP) for BRT by applying
contingent valuation survey. The Survey is conducted to 285 respondents who are chosen random by the
public transportation passengers. The resulted WTP data will be analyzed through ordered probit regression
analysis. The outcomes of this study will form in probability of WTP value. Besides that, this study will identify
the statistically significant factors which influence WTP value and how influential it is. In the last part of this
paper, the resulted WTP data will be imputed to the BRT operation cost to simulate the BRT tariff. Studi ini
merupakan aplikasi survei contingent valuation (CV) yang ditujukan untuk mengungkapkan preferensi
masyarakat atas upaya perbaikan kualitas angkutan umum di Kota Surakarta. Nilai preferensi dari
masyarakat tersebut akan terungkap dari kesedian membayar – willingness to pay (WTP) maksimal
masyarakat atas sistem BRT. Ukuran sampel penelitian ini adalah 285 orang, pemilihannya dilakukan melalui
cara probabilitas dengan klaster area. Pengambilan sampel akan diambil secara serentak di lima titik area
setiap satu jam pada pukul 07.00-17.00, hal dilakukan secara continous selama satu minggu. Analisa data
dilakukan dengan model probit bertingkat. Hal ini dilakukan karena nilai WTP maksimal yang menjadi
variable dependen akan berupa variable discrete yang bersifat ordinal. Hasilnya probabilitas responden untuk
memiliki WTP di kelompok peringkat pertama adalah 27,09%, di kelompok peringkat kedua sebesar 53,97%,
di kelompok peringkat ketiga adalah sebesar 14,39%, dan di kelompok peringkat ke empat sebesar 4,55%.
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap probabilitas besaran WTP adalah tingkat pendapatan dan jenis
pekerjaan. Besaran pengaruh dihitung dengan menggunakan marginal effect.

1/1