Anda di halaman 1dari 7

NAMA : TIARA PRADITA

NPM : 0806315276

MAHKOTA TIRUAN

Ilmu tentang Mahkota Tiruan ini dipelajari untuk mengetahui bagaimana caranya
merestorasi kerusakan/hilangnya jaringan permukaan mahkota atau jaringan mahkota gigi dan
kaitan dengan fungsinya sebagai pegangan (retainer) suatu gigi tiruan jembatan atau gigi
penjangkaran gigi tiruan sebagian lepas.
Menurut banyaknya jaringan permukaan mahkota gigi atau jaringan mahkota gigi yang
digantikan, dapat dibedakan atas:
1. Mahkota Tiruan Penuh (Full Veneer Crown)
Mahkota tiruan yang menggantikan seluruh jaringan permukaan mahkota gigi, dipasang secara
permanen dengan bahan semen.
2. Mahkota Tiruan Sebagian (Partial Veneer Crown)
Mahkota tiruan yang menggantikan sebagian jaringan permukaan mahkota gigi, dipasang secara
permanen dengan bahan semen
3. Mahkota Tiruan Pasak (Dowel/Post and Core Crown)
Mahkota tiruan yang menggantikan sebagian besar atau seluruh jaringan mahkota gigi dengan
retensi berupa pasak, dipasang secara permanen dengan bahan semen ke dalam saluran akar
yang telah dirawat dan dipersiapkan.

Mahkota Tiruan Penuh dapat dibedakan berdasarkan bahan yang digunakan yaitu:
1. Mahkota tiruan penuh akrilik
2. Mahkota tiruan penuh metal
3. Mahkota tiruan porselen
4. Mahkota tiruan penuh kombinasi:
a. Metal akrilik
b. Metal porselen

Mahkota Tiruan Sebagian dapat dibedakan menurut banyaknya bidang permukaan gigi yang
digantikan, yaitu:
1. Mahkota tiruan sebagian ¾ =anterior
2. Mahkota tiruan sebagian 4/5 = posterior

Mahkota Tiruan Pasak dibedakan atas hubungan pasak dan inti dengan mahkota tiruannya, yaitu:
1. Mahkota tiruan pasak tipe detached
2. Mahkota tiruan pasak tipe attached
Macam-macam Indikasi Kontraindikasi Syarat Keuntungan Kerugian
mahkota tiruan
1. Mahkota Tiruan 1. Keadaan mahkota gigi yang
Penuh mengalami
kerusakan/penyakit dan
kelainan, yang dapat
disebabkan oleh:
a) - Karies
- Fraktur
Yang tidak bisa
diperbaiki dengan
restorasi lain
b) - Perubahan warna
- Kelainan email
- Kelainan bentuk
- Kelainan
posisi/inklinasi yang
masih mungkin
dipreparasi tanpa
membahayakan
pulpa atau
memerlukan tetapi
ortodonsi yang lama
dan lebih mahal
2. Pada gigi yang akan
dijadikan pegangan atau
retainer gigi tiruan jembatan
atau penjangkaran gigi
tiruan sebagian lepas.
1.1 Mahkota Tiruan 1. Mahkota tiruan sementara 1. Tekanan 1. Besar gigi normal 1. Pembuatan mudah 1. Mudah aus
Penuh Akrilik 2. Gigi depan pada dewasa kunyah besar (minimal preparasi 1 dan cepat, biayanya 2. Mudah berubah warna
muda 2. Pasien alergi mm) murah dan berbau (porus)
akrilik 2. Tekanan kunyah ringan, 2. Estetik baik 3. Dapat menimbulkan
misalnya gigitan 3. Isolator terhadap reaksi alergi
terbuka (open bite), termis, elektris dan
tidak ada oral bad habit benturan (sifat
seperti menggigit-gigit kenyal/shock
benda keras, bruxism absorber)
dan sebagainya. 4. Mudah dipreparasi
Catatan: bila ada kerusakan
Mahkota tiruan sementara 5. Mahkota tiruan ini
yang bersifat sementara ringan
sambil menunggu mahkota
tiruan tetapnya selesai
dibuat
Mahkota tiruan sementara
pada pasien dewasa muda
sampai umurnya cukup
untuk dibuatkan mahkota
tiruan jenis lain
1.2 Mahkota Tiruan 1. Gigi yang tidak memerlukan Gigi yang Besar gigi dapat kurang dari 1. Kekuatan baik 1. Estetis kurang
Penuh Metal estetis memerlukan normal (minimal preparasi 2. Preparasi minimal 2. Konduktor
2. Gigi yang menanggung estetis 0,5 mm) termis/elektris
beban kunyah yang besar 3. Sukar dibuka dan
3. Gigi penjangkaran gigi tiruan dipreparasi
sebagian lepas atau
pegangan gigi tiruan
jembatan
1.3 Mahkota Tiruan Hanya untuk gigi depan 1. Penderita dewasa di 1. Estetis sangat baik 1. Mudah pecah
Penuh Porselen mana ruang pulpa sudah 2. Warna stabil 2. Pembuatan sulit
mengecil 3. Tidak mudah aus
2. Besar gigi normal atau 4. Tidak berbau, tidak
lebih dari normal bereaksi dengan
3. Tekanan kunyah ringan cairan mulut dan
4. Tidak ada kebiasaan menimbulkan reaksi
buruk alergi
1.4 Mahkota Tiruan 1. Besar gigi normal atau
Penuh Kombinasi lebih dari normal
2. Pasien dewasa
1.4.1 Mahkota Tiruan 1. Gigi anterior yang Besar gigi kurang 1. Kekuatan lebih baik 1. Ada kemungkinan
Penuh Kombinasi menanggung beban kunyah dari normal dari pada mahkota facing lepas dari
Metal Akrilik besar tiruan penuh akrilik backing karena
2. Gigi posterior yang 2. Estetis cukup baik ikatannya hanya
memerlukan estetis mekanis, selain juga
3. Tidak alergi akrilik terjadinya perubahan
4. Pegangan gigi tiruan warna karena adanya
jembatan kebocoran pada batas
kedua bahan yang
disebabkan koefisien
muai yang tidak sama
2. Kekurangan karena
sifat fisik akrilik
3. Akrilik hanya pada
permukaan labial atau
bukal
1.4.2 Mahkota Tiruan 1. Gigi posterior yang Besar gigi kurang 1. Kekuatan dan estetis 1. Pembuatan sukar dan
Penuh Kombinasi menanggung beban kunyah dari normal baik karena tidak lebih mahal
Metal Porselen besar mudah aus, warna 2. Facing mudah pecah
2. Gigi anterior yang stabil karena sifat porselen
memerlukan estetis 2. Tidak ada reaksi yang rapuh (brittle)
3. Gigi penjangkaran gigi tiruan alaergi dan tidak
sebagian lepas menyerap cairan
4. Pegangan gigi tiruan mulut
jembatan Hubungan antara logam
dengan porselen adalah
ikatan kimia dengan
koefisien muai hampir
sama sehingga ikatan ini
lebih baik dari pada ikatan
antara metal dan akrilik di
samping warna dan
kekuatannya yang juga
lebih baik
2. Mahkota Tiruan 1. Untuk gigi depan/belakang 1. Karies 1. Gigi harus mempunyai 1. Estetis baik karena 1. Preparasi sulit
Sebagian baik atas maupun bawah servikal ukuran bagian bukal/labial 2. Kemungkinan
Macamnya: 2. Gigi dengan karies kecil di 2. Titik kontak labiolingual/palatal atau tidak dipreparasi timbulnya karies
2.1 Mahkota tiruan proksimal, lingual atau rendah bukolingual/palatal yang 2. Pengasahan jaringan sekunder besar
sebagian ¾ = anterior palatal 3. Gigi kecil cukup besar, misalnya C permukaan mahkota 3. Indikasi sangat
three quarter crown 3. Sebagai single restoration dan P gigi sedikit terbatas
Yaitu mahkota tiruan 4. Sebagai pegangan gigi tiruan 2. Frekuensi karies rendah 3. Bahaya mengenai
yang menutupi 3 jembatan dengan indikasi pulpa waktu preparasi
permukaan dari 4 terbatas lebih kecil
permukaan gigi
depan yaitu mesial,
distal dan lingual
atau palatal
2.2 Mahkota tiruan
sebagian 4/5 =
posterior partial
crown
Yaitu mahkota tiruan
yang menutupi 4 dari
5 permukaan gigi
belakang yaitu
mesial, distal, lingual
atau palatal dan
oklusal
3. Mahkota Tiruan 1. Gigi yang tidak dapat lagi 1. Gigi nonvital atau dibuat 1. Mengurangi 1. Gigi harus nonvital
Pasak dibuatkan mahkota tiruan nonvital dengan kemungkinan 2. Preparasi saluran akar
Bagian-bagian jenis lain perawatam saluran akar pencabutan gigi akan melemahkan
mahkota tiruan 2. Untuk memperbaiki yang sempurna sehingga kekuatan akar gigi
pasak: inklinasi/posisi gigi yang 2. Bila hanya tinggal akar mencegah/mengurang sehingga
a. Mahkota tiruan abnormal, misalnya prostusi gigi, bentuk dan i resorbsi tulang memungkinkan fraktur
penuh atau supraklusi yang ekstrim besarnya harus cukup alveolar pada waktu berfungsi
b. Inti member retensi dan 2. Estetis dapat dibuat atau bila ada trauma
c. Pasak resistensi bagi ideal/semaksimal
pembuatan pasaknya mungkin
selain itu permukaan
akar tidak di bawah
alveolar crest
3. Tidak ada kebiasaan
buruk seperti bruxism
4. Jaringan pendukung gigi
harus baik dan sehat