Perkembangan Penyiaran dan Hukum Penyiaran di Indonesia

y Sejarah Radio Penyiaran di Indonesia y Sejarah Televisi Penyiaran di Indonesia y Regulasi Penyiaran di Indonesia

Sejarah Perkembangan Radio di Indonesia
y Tonggak sejarah perkembangan radio di Indonesia, ditandai dengan

lahirnya Radio Republik Indonesia (RRI) pada 11 September 1945. Hegemoni radio pemerintah ini berlangsung hingga akhir masa pemerintahan Orde Lama yaitu tahun 1965.
y Secara defacto Radio siaran swasta nasional Indonesia tumbuh sebagai

perkembangan profesionalisme radio amatir yang dimotori kaum muda diawal Orde baru tahun 1966; secara yuridis keberadaan radio siaran swasta diakui, dengan prasyarat, penyelenggaranya ber-Badan Hukum dan dapat menyesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah RI nomor 55 tahun 1970 tentang Radio Siaran Non Pemerintah, yang mengatur fungsi, hak, kewajiban dan tanggungjawab radio siaran, syarat-syarat penyelenggaraan, perizinan serta pengawasannya.

l5 di Sumatera Utara. penerangan dan hiburan. l5 di Jawa Timur. . penerangan dan hiburan. l4 di NTB. l di Riau. l3 Sumatera Selatan. masing-masing 42 di DKI. y Hingga akhir tahun l974. bukan alat untuk kegiatan politik. bahwa radio siaran non pemerintah harus berfungsi sosial yaitu alat pendidik. Meskipun bidang radio siaran memiliki fungsi pendidikan. ll Sumatera Barat. radio swasta niaga tercatat 330 di seluruh Indonesia. 2 di Kalimantan Barat. 8 di Selawesi Utara dan l6 di Sulawesi Selatan. 55 di Jawa Tengah. 8 Lampung. namun dalam operasinya tidak menutup kemungkinan siarannya bersifat komersial (iklan) yang pelaksanannya mengukuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.Sejarah Perkembangan Radio di Indonesia y Dalam peraturan itu ditentukan.

Sampai dengan tahun 2000 jumlah stasiun radio termasuk RRI mencapai ll00 stasiun. y Tidak itu saja. Hal ini terbukti dari munculnya konglomerasi radio. Di masa orde baru radio swasta niaga dilarang membuat berita sendiri. .Sejarah Perkembangan Radio di Indonesia y Tahun l980 jumlah stasiun radio non pemerintah mencapai 948 buah yang terderdiri dari 379 stsiun komersial. 40/1990 stasiun radio swasta niaga diperbolehkan membuat program berita sendiri. Delta FM. dll yang memiliki jaringan beberapa radio. Berita yang siarkan adalah memancar teruskan (relay) berita dari RRI. kini radio telah menjadi lahan bisnis yang potensial. y Program-program radio pun semakin beragam. 26 stasiun non komersial dan l38 stasiun radio pemerintah daerah. Kini setelah lahirnya era kebebasan pers yang ditandai dengan lahirnya UU Pers No. seperti kelompok Ramako. MRA.

Tanggal 25 Juli 1961. Pada 23 Oktober 1961. . Mempersiapkan software (program dan tenaga). 3. 2. 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T). Membangun studio di eks AKPEN di Senayan (TVRI sekarang).Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y TVRI y Pada tahun 1961. Membangun dua pemancar : 100 watt dan 10 Kw dengan tower 80 meter. Menteri Penerangan mengeluarkan SK Menpen No. Presiden Soekarno yang sedang berada di Wina mengirimkan teleks kepada Menpen Maladi untuk segera menyiapkan proyek televisi (saat itu waktu persiapan hanya tinggal 10 bulan) dengan jadwal sebagai berikut : 1. Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memasukan y y y y proyek media massa televisi ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV di bawah koordinasi urusan proyek Asean Games IV.

TVRI mulai mengadakan siaran percobaan dengan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia XVII dari halaman Istana Merdeka Jakarta. dikeluarkan Keppres No. Tanggal 20 Oktober 1963.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Tanggal 17 Agustus 1962. dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. TVRI mengudara untuk pertama kalinya dengan acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari stadion utama Gelora Bung Karno. y Tanggal 24 Agustus 1962. . 215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI dengan Pimpinan Umum Presiden RI.

yang mulai siaran pada akhir tahun 1964 dan berturut-turut Stasiun Medan. yang berfungsi sebagai Stasiun Penyiaran. y Mulai tahun 1977. Surabaya Makassar. .Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Pembangunan Stasiun-stasiun TVRI Daerah y Pada tahun 1963 mulailah dirintis pembangunan Stasiun Daerah dimulai dengan Stasiun Yogyakarta. Manado. secara bertahap dibeberapa Ibukota Propinsi dibentuklah Stasiun-stasiun Produksi Keliling atau SPK. yang berfungsi sebagai perwakilan di daerah. Denpasar dll. bertugas memproduksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui TVRI Stasiun Pusat Jakarta.

Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Status TVRI di Era Orde Baru y Tahun 1974. yang diberi status Direktorat. dan Film Departemen Penerangan Republik Indonesia. langsung bertanggung-jawab pada Direktur Jendral Radio. y Sebagai alat komunikasi Pemerintah. TVRI diubah menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tatakerja Departemen Penerangan. TV. tugas TVRI adalah untuk menyampaikan policy Pemerintah kepada rakyat dan pada waktu yang bersamaan menciptakan two-way traffic dari rakyat untuk pemerintah selama tidak men-diskreditkan usaha-usaha Pemerintah. .

Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Pada garis besarnya tujuan policy Pemerintah dan program-programnya adalah untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang modern dengan masyarakat yang aman. y Semua kebijaksanaan Pemerintah beserta programnya harus dapat diterjemahkan melalui siaran dari studio-studio TVRI yang berkedudukan di Ibukota maupun daerah dengan cepat. supaya TVRI menjadi suatu well-integrated mass media Pemerintah. tertib dan sejahtera. y Semua pelaksanaan TVRI baik di Ibukota maupun di Daerah harus meletakan tekanan kerjanya kepada integrasi. dimana tiap warga Indonesia mengenyam kesejahteraan lahiriah dan mental spiritual. tepat dan baik. adil. .

Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Tahun 1975. TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi RI juga sebagai Direktorat Televisi. 55 Bahan siaran/KEP/Menpen/1975. dikeluarkan SK Menpen No. . sedang manajemen yang diterapkan yaitu manajemen perkantoran / birokrasi.

.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y TVRI di Era Reformasi y Pada tanggal 20 Mei 1999. Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. yang mengakibatkan status TVRI menjadi tidak jelas. bagaikan anak ayam kehilangan induk. yang secara kelembagaan berada di bawah pembinaan dan bertanggung jawab kepada Departemen Keuangan RI. merupakan titik awal sejarah baru TVRI. y Dan pada bulan Juni 2000. 36 tahun 2000 tentang perubahan status TVRI menjadi Perusahaan Jawatan (Perjan). ketika Presiden Abdurrahman Wahid melikuidasi Departemen Penerangan.

9 tahun 2002. tanggal 17 April 2002 yang merubah bentuk TVRI dari Perusahaan Jawatan menjadi Perseroan terbatas (PT) di bawah pengawasan Departemen Keuangan RI dan Kantor Menteri Negara BUMN. Rancangan Undang-undang tentang Penyiaran disahkan oleh DPR-RI. dimana menurut Pasal 14 ayat 2 disebutkan bahwa TVRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik atau TV Publik. sebagai Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. muncul wacana untuk merubah bentuk TVRI menjadi Persero. . y Namun pada tanggal 28 Desember 2002. yang disusul dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Ketika TVRI belum tuntas dalam melakukan penataan internal sebagai Perusahaan Jawatan.

. berdasarkan Ketentuan Peralihan Pasal 60.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Sementara itu. untuk melakukan penyesuaianpenyesuaian sebelum siap sebagai TV Publik. TVRI diberi waktu selama paling lama 3 tahun.

keuangan dan struktur organisasi. antara lain dibidang sumber daya manusia.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y TVRI dewasa ini y Pada tanggal 15 April 2003. . y Mengingat TVRI masih mengacu pada manajemen Perusahaan Jawatan. bersamaan dengan pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT TVRI (Persero). dilakukan penandatanganan Akte Notaris Pendirian PT TVRI (Persero) oleh Menteri Negara BUMN. maka oleh Direksi baru PT TVRI (Persero) dilakukan upaya-upaya restrukturisasi.

Dengan melalui restrukturisasi akan diketahui jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan. y Melalui restrukturisasi tersebut juga akan diketahui apakah untuk mengisi fungsi tersebut perlu dicari tenaga profesional dari luar atau dapat memanfaatkan sumber daya TVRI yang tersedia.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Restrukturisasi bukan berarti adanya pengurangan sumber daya manusia. . berdasarkan kemampuan masing-masing individu karyawan untuk mengisi fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi sesuai keahlian dan profesi masing-masing. dengan kualifikasi yang jelas.

TVRI benar-benar diuji untuk belajar mandiri dengan menggali dana dari berbagai sumber antara lain dalam bentuk kerjasama dengan pihak luar baik swasta maupun sesama BUMN serta meningkatkan profesionalisme karyawan.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Dalam bentuk PERSERO selama masa transisi ini. . y Dengan adanya masa transisi selama 3 tahun ini. diharapkan TVRI akan dapat memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh undang-undang penyiaran yaitu sebagai TV publik dengan sasaran khalayak yang jelas.

juga memberikan hak tambahan menyelenggarakan siaran saluran terbatas (SST) dalam wilayah Jakarta dan sekitarnya.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y TV Swasta y Setelah puluhan tahun memberi hak ke TVRI untuk memonopoli penyiaran TV di Indonesia. y SSU adalah siaran TV yang dapat ditangkap langsung oleh umum melalui pesawat penerima televisi biasa tanpa pelatan khusus. SK ini menegaskan Deppen RI disamping memberikan hak kepada TVRI untuk menyelenggarakan siaran saluran umum (SSU). pemerintah akhirnya mengeluarkan regulasi yang membuka monopoli TVRI. sedangkan SST adalah siaran yang hanya ditangkap oleh pelanggan melalui pesawat penerima biasa dilengkapi dengan peralatan khusus. 190A/KEP/MENPEN/1987 tanggal 20 Oktober 1987. Era ini ditandai dengan dikeluarkannya SK Menpen No. .

Dalam acara SST tersebut dapat disisipkan siaran niaga/iklan. Disamping itu. pengoperasian SST tetap di bawah pengawaan dan pengendalian yayasan TVRI. sesuai dengan kemampuan yang ada.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Dalam menyelenggarakan SST. Hasil usaha SST dikelola oleh Yayasan TVRI guna menunjang kegiatan operasional yayasan TVRI. Yayasan TVRI dapat menunjuk pihak lain sebagai pelaksana dengan ketentuan dan jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian tersendiri. .

Di samping itu juga dilakukan perjanjian yang mewajibkan RCTI untuk memberikan 12.5% pendapatan dari pelaksanaan siaran niaga/iklan kepada Yayasan TVRI .B.T.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Pihak swasta pertama yang dijinkan melakukan penyiaran TV adalah Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) melalui pemberian izin Prinsip dari Departemen Penerangan RI c.q Direktur Televisi/Direktur Yayasan TVRI tanggal 28 Agustus 1987 nomor 557/DIR/TV/1987 untuk berpartisipasi dalam menyelenggarakan siaran saluran terbatas dalam wilayah Jakarta dan sekitarnya.02/1988 tanggal 22 Februari 1988. Penunjukan sebagai pelaksana SST Televisi Republik Indonesia diatur dengan surat perjanjian antara Direktur Televisi/Direktur Yayasan TVRI dengan Direktur PT RCTI Nomor 12/SP/DIR/IV/1988RCTI.

000 buah dekorder yang disewa oleh pemirsa.000 buah dekoder dengan waktu tayang selama 18 jam / hari. Dengan status SST RCTI berubah menjadi Stasiun Penyiaran Televisi Swasta Umum (SPTSU) dengan jam siaran tanpa batas (24 jam). Perubahan ini didasari pada ijin prinsip Dirjen RTF nomor 1271D/RTF/K/VIII/ 1990 tanggal 1 Agustus 1990. .Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Tanggal 1 Maret 1989 RCTI mengudara pertama kali dengan memasang sekitar 70. Berdasarkan ijin tersebut RCTI diijinkan melakukan siaran tanpa dekorder. Sampai tahun 1990 tercatat 135. y Kemudian tahun 1990 kerjasama SST RCTI dengan Yayasan TVRI berubah.

y Secara operasional kegiatan SCTV baru dapat dilaksanakan berdasarkan perjanjian penunjukkan pelaksanaan STSU SCTV nomor 150/SP/Dir/TV/1990-02/SPS/SCTV/VIII/1990 tanggal 24 Agustus 1990. Dirjen RTF Nomor 1415/RTF/IX/1989 diberikan penyelenggaran SST kepada PT Surya Citra Telivisi (SCTV) di Surabaya. lewat ijin prinsip yang diterbitkan oleh Depen cq.q Dirjen RTF nomor 121E/RTF/K/VIII/1990.q Dirjen RTF Nomor 1217B/RTF/K/VIII/1990. . Pada tanggal yang sama telah diberikan pula ijin prinsip bagi SCTV untuk mendirikan SPTSU Denpasar melalui keputusan Departemen Penerangan c. Tanggal 1 Agustus 1990 diijinkan menyelenggarakan siaran tanpa dekorder berdasarkan isin prinsip Deppen c.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Menyusul RCTI yang sudah lebih dahulu berdiri.

SCTV dan RCTI diperbolehkan menyelenggarakan siaran nasional dengan ketentuan bahwa siaran nasional SCTV berkedudukan di Jakarta merupakan gabungan SCTV surabaya dengan SCTV Denpasar.23/VIII/90 tanggal l6 Agustus l990. Penyelenggaraan siaran TPI dilaksanakan atas perjanjian kerjasama antara Yayasan TVRI dengan PT.q Dirjen RTF nomor 206/RTF/K/I/1993 tanggal 30 januari 1993 tentang ijin Siaran Nasional. 23 Januari l99l di studio XII TVRI stasiun Pusat Jakarta. Pengoperasian siaran TPI diresmikan presdien Soeharto Rabu.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Berdasarkan SK Departemen Penerangan c. Cipta Televisi Indonesia tentang pelaksanaan Siaran Pendidikan Nomor l45/SP/DIR/TV/1990-23/TPI/PKS/SHR.q Dirjen RTF Nomor 1271B/RTF/K/VIII/l990. . y Televisi pendidikan Indonesia (TPI) mendapat ijin prinsip dari Departemen Penerangan c. demikian pula dengan RCTI gabungan antara RCTI Jakarta dengan RCTI Bandung.

Siaran nasional Anteve berkedudukan di Jakarta merupakan siaran gabungan antara PT Cakrawal Andalas Televisi Bandar Lampung melalui ijin prinsip Nomor 2071/RTF/K/IX/I99I tanggal 17 September 99 dengan PT Cakrawala Bumi Sriwijaya Televisi Palembang dengan ijin prinsip Nomor 2900/RTF/K/XII/l99l tanggal 31 Desember l99l.Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Tanggal 30 Januari l993 lahir televisi swasta ANTEVE berdasarkan ijin prinsip Departemen Penerangan c.q. . Cakrawala Andalas Televisi.q Dirjen RTF Nomor 208/RTF/K/I/1993 sebagai penyusuaian terhadap ijin Prinsip Pendirian Nomor 1340 RTF/K/VI/1992 dari stasiun swasta khusus menjadi SPTSU yang berkedudukan di Jakarta. Dirjen RTF Nomor 207 /RTF/K/I/1993 tentang ijin Siaran Nasional bagi PT. y Tanggal 18 Juni 1994 lahir televisi Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) berdasarkan ijin prinsip Departemen Penerangan c.

Trans TV. di Riau hadir Riau TV dan di Bali ada Bali TV. . Lativi. TV7 dan Global).Sejarah Perkembangan Televisi di Indonesia y Pasca Orde Baru tidak menurunkan minat pengusaha untuk terjun dibisnis pertelevisian. Sampai dengan tahun 2002 muncul 5 stasiun TV baru di Jakarta (Metro TV. di Surabara muncul Jawa Pos TV (JTV).

/ Te ta g ers . No. /B/KE / e e / 8 Te ta g e yele ggaraa Siara Televisi di I do esia ( e gga ti No.3 / Te ta g e yiara 3 ERAT RAN E ERINTAH RE BLIK INDONESIA NO OR 3 TAH N TENTANG ENDIRIAN ER SAHAAN aya me gakhiri masa mo o oli TVRI JAWATAN TELEVISI RE BLIK INDONESIA . Baha siara /KE / e e / . Ke res No. /B/KE / e e / ) Orde Reformasi . /SK/ / te ta g em e tuka a itia ersia a Televisi ( T). /B/KE / e e / Te ta g e yele ggaraa Siara Televisi di I do esia SK e e No. / 3 te ta g em e tuka Yayasa TVRI de ga im i a mum reside RI Orde Baru Ke utusa e teri e era ga No. TVRI memiliki status ga da yaitu selai se agai Yayasa Televisi RI juga se agai Direktorat Televisi Ke utusa e teri e era ga No. Orde Lama SK e e No.Regulasi TV Selama Tiga Rezim di Indonesia No.

/KE / e e / Siara Siara Salura mum (SS ) & mem erika e e a g ke ada T RI u tuk me yela ggaraka SST.Regulasi TV Selama Tiga Rezim di Indonesia No. Yayasa T RI da at me u juk i ak lai . Orde Reformasi Dalam me jala ka SST.24/ te ta g e yiara . No. Orde Lama Orde Baru Ke me e RI No.

32/2002 Tentang Penyiaran PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2000 TENTANG PENDIRIAN PERUSAHAAN JAWATAN RADIO REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2000 TENTANG PENGGUNAAN SFEKTRUM FREKUENSI RADIO DAN ORBIT SATELIT 5 . No. 3/1989 Tentang Telekomunikasi UU No.Regulasi Radio Selama Tiga Rezim di Indonesia No. 5/1970 Radio Siaran Non Telekomunikasi Pemerintah UU No. 24/1997 Tentang Penyiaran Orde Reformasi UU No. 5/1964 Tentang PP No. 36/1999 Tentang Telekomunikasi UU. No. 1 2 3 4 Orde Lama Orde Baru UU No. 40/1999 tentang Pers UU.