SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-1

MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Keadaan Hukum Perdata di Indonesia 200 Menit Minggu ke-1

A. Tujuan Instruksional
1. Tujuan Instruksional Umum 2. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan mengenai keadaan Hukum Perdata di Indonesia. : Pada akhir kuliah hari pertama, mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian benda menurut KUH Perdata, menjelaskan pengertian hukum benda, menunjukan tempat pengaturan hukum benda, menjelaskan pengaruh UUPA terhadap Buku II KUH Perdata.

B. Sub-Pokok Bahasan
1. 2. 3. 4. 5. Pengertian Hukum Perdata. Sumber Hukum Perdata. Hukum Perdata di Indonesia Berbhineka. Sistematika Hukum Perdata. Berlakunya Hukum Perdata di Indonesia.

C. Kegiatan Belajar Mengajar
Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. Menjelaskan pengertian Hukum Perdata. 2. Menjelaskan Sumber Hukum Perdata. 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD, Whiteboard

1

Penyajian

Penutup

1. Menjelaskan Sistematika Hukum Perdata. 2. Menjelaskan berlakunya Hukum Perdata di Indonesia. 3. Memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. 1. Merangkum materi yang disampaikan 2. Memberi tugas pekerjaan rumah. 3. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang

• •

Memperhatikan dengan tanya jawab. Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. • Membuat tugas kelompok (di rumah). • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang.

LCD. Whiteboard

LCD, Whiteboard

D. EVALUASI :
Memberi pertanyaan atau studi kasus untuk didiskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah dalam hal ini keadaan Hukum Perdata di Indonesia.

E. REFERENSI :
Ahmad, Z. Ansori. 1986. Sejarah Dan Kedudukan BW di Indonesia. Jakarta : CV. Rajawali. Entah, Aloysius R. 1989. Hukum Perdata (Suatu Studi Perbandingan Ringkas). Yogyakarta : Liberty. HS, Salim. 2002. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta : Sinar Grafika. Komariah. 2004. Hukum Perdata. Malang : UMM Press. Muhammad, Abdulkadir. 2000. Hukum Perdata Indonesia. Bandung : Penerbit PT. Citra Aditya Bakti. Soerjatin, R. 1983. Beberapa Soal Pokok Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Jakarta : Pradnya Paramita. Subekti. 1985. Pokok-pokok Hukum Perdata. Jakarta : PT. Intermasa. Suhardana, F.X. 1996. Hukum Perdata I. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Volmar, H.F.A. 1983. Pengantar Studi Hukum Perdata. Jakarta : Rajawali

2

menjelaskan kedudukan badan hukum. membedakan dua macam subyek hukum. menjelaskan hakikat badan hukum. : Pada akhir kuliah minggu kedua.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-2 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Badan Pribadi 200 Menit Minggu ke-2 A. menjelaskan perbedaan masing-masing badan hukum. menjelaskan syarat-syarat badan hukum. Sub-Pokok Bahasan 1. menjelaskan pengertian badan hukum. 3 . Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan tentang orang sebagai subjek hukum dan badan hukum.Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. Orang sebagai subyek hukum. C. 2. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan tentang pengertian subyek hukum. Tujuan Instruksional Umum 2. Badan Hukum. Menjelaskan tentang orang sebagai subjek • Kegiatan Mhs Memperhatikan Media LCD. Tujuan Instruksional 1. B. menjelaskan perbuatan badan hukum. wujud subyek hukum.

Malang : UMM Press. Hukum Perdata. Muhammad.F. 1983. Bandung : CV. Yogyakarta : Liberty. Memberi pertanyaan apabila tidak ada yang bertanya. Whiteboard Penutup Memperhatikan dengan tanya jawab. Hukum Perdata (Suatu Studi Perbandingan Ringkas). Entah. Whiteboard D. EVALUASI : Memberi pertanyaan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perdata orang sebagai subjek hukum dan badan hukum. 1987. LCD. Hukum Perdata Indonesia. Jakarta : Rajawali 4 . 2. Salim. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang • • Mengajukan pertanyaan Whiteboard LCD. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Volmar. Komariah.X. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Benyamin. Abdulkadir. H.Penyajian hukum 2. HS. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. Armico. Citra Aditya Bakti. E. 2000. 1. F. Merangkum materi yg disampaikan 2. • Bertanya dengan menanggapi/memberikan pendapat. 1989. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. Jakarta : Sinar Grafika.A. Hukum Perdata I. Bandung : Penerbit PT. 2004. 2002. REFERENSI : Asri. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Pengantar Studi Hukum Perdata. Aloysius R. 1996. Suhardana. Menjelaskan tentang badan hukum 1.

2.macam domisili. Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan tentang domisili / tempat tinggal. Memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. • • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. C. Whiteboard 5 . : Pada akhir kuliah minggu ketiga mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan pengertian domisili. Menjelaskan ttg macam. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. Whiteboard Penyajian Memperhatikan dengan tanya jawab. Sub-Pokok Bahasan 1. Menerangkan ttg pengertian domisili. 2. Tujuan Instruksional 1. menjelaskan macam-macam domisili. Domisili/tempat tinggal. LCD. Menerangkan ttg pentingnya domisili bagi subjek hukum. 3. menjelaskan pentingnya domisili bagi subyek hukum. B.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-3 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Badan Pribadi 200 Menit Minggu ke-3 A.

A. REFERENSI : Asri. H.F. 2002. Jakarta : Rajawali 6 . E. Bandung : Penerbit PT. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Armico. 1983. HS. Hukum Perdata (Suatu Studi Perbandingan Ringkas). Citra Aditya Bakti. 2004. Aloysius R. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). 1987. Entah. 1996. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Volmar. Muhammad. Suhardana. EVALUASI : Memberi pertanyaan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perdata khusunya mengenai domisili / tempat tinggal. 2. Benyamin. Yogyakarta : Liberty. Pengantar Studi Hukum Perdata.• Penutup 1. 2000. Jakarta : Sinar Grafika. Komariah. • Memberikan tugas pribadi. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. Malang : UMM Press. Bandung : CV. LCD. Hukum Perdata Indonesia. Abdulkadir. Hukum Perdata I. Hukum Perdata. F. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. 1989. Menyimpulkan materi yg disampaikan. • Memperhatikan dan turut serta merangkum materi yang telah disampaikan dosen. Salim.X. Whiteboard D.

menjelaskan akibat hukum dari perkawinan terhadap suami isteri. Dasar-dasar perkawinan. membedakan pencegahan perkawinan menurut UU No. Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai Hukum perkawinan. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. Syarat-syarat perkawinan. 7 . : Pada akhir kuliah pada minggu ke empat ini.Sub-Pokok Bahasan 1. membedakan perkawinan menurut UU No. 2. B. 2. terhadap harta perkawinan.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-4 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Perkawinan 200 Menit Minggu ke-4 A. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). 4. mahasiswa akan dapat menyebutkan arti perkawinan menurut UU No.Tujuan Instruksional 1. terhadap pihak ketiga menurut UU No. membedakan pembatalan perkawinan menurut UU No. Tata cara melangsungkan perkawinan. Akibat hukum perkawinan. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). 3.

Membedakan pembatalan perkawinan menurut UU No. Whiteboard 8 . Menyebutkan arti perkawinan menurut UU No. Menyimpulkan materi yg disampaikan 2. jika tidak ada yang bertanya akan diberikan pertanyaan pada mahasiswa. Memberi tugas pekerjaan rumah. 5. terhadap harta perkawinan. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. 2. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). 3. Menjelaskan akibat hukum dari perkawinan terhadap suami isteri. Whiteboard Penyajian • Penutup 1.. Membedakan perkawinan menurut UU No. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. 4.D. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). terhadap pihak ketiga menurut UU No. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Whiteboard LCD. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. LCD. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata (BW). 3. Memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. Membedakan pencegahan perkawinan menurut UU No. Memperhatikan dengan tanya jawab.

J. H. Pokok-pokok Hukum Perdata. 2002. Armico. Suhardana. Citra Aditya Bakti. EVALUASI : Memberi pertanyaan dengan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perdata khusunya hukum perkawinan.D. Hukum Perdata I. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Fauzan. Bandung : PT. 1983. 2000. Djamil. Satrio.REFERENSI : Asri. H. Intermasa. 1996. Malang : UMM Press. 1983. Manan. Ali. 1982. Jakarta : PT. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta : Ghalia Indonesia. Hukum Perdata Indonesia. Benyamin. Muhammad. Jakarta : PT. Aneka Hukum Perceraian di Indonesia. Hukum Harta Perkawinan. Hukum Pembuktian. Subekti. Komariah. Abdulkadir.N. Pokok-pokok Hukum Perdata. Volmar. 1991. Hukum Waris. Jakarta : PT.A. HS. 1985. Afandi. E. Jakarta : Sinar Grafika.X. 9 . Hukum Keluarga. Latif. Bina Aksara. Salim. Citra Aditya Bakti. 1987. 2004. Bandung : CV. Hukum Perdata. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. 2000.F. Pengantar Studi Hukum Perdata. Abdul dan M. Bandung : Penerbit PT. Jakarta : Rajawali. RajaGrafindo Persada. F.

Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum perkawinan. Sub-Pokok Bahasan 1. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. Perkawinan di luar Indonesia. menjelaskan syarat perkawinan di luar Indonesia menurut UU No. Whiteboard 10 . : Pada akhir kuliah minggu kelima. Tujuan Instruksional 1. Menjelaskan sebab dan akibat putus nya perkawinan menurut UU No. Putusnya perkawinan dan akibatnya C. Perkawinan campuran. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. B. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan sebab dan akibat putus nya perkawinan menurut UU No. 1 Tahun 1974 dan KUH Perdata. 3. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. menjelaskan pengertian perkawinan campur dan akibat hukum perkawinan campur menurut UU No.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-5 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Perkawinan 200 Menit Minggu ke-5 A. Tujuan Instruksional Umum 2. 2. 1 Tahun 1974. 1 Tahun 1974.

• Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Afandi. 1 Tahun 1974. LCD. Jakarta : PT. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. • Memberikan tugas pribadi kepada mahasiswa. REFERENSI : Asri. • Memperhatikan dengan tanya jawab. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. Bandung : CV. 1983. Ali. 3. EVALUASI : Memberi pertanyaan ttg hak egeindom terhadap 10 (sepuluh) mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah yang telah disampaikan. 11 . Menjelaskan syarat perkawinan di luar Indonesia menurut UU No.2. Benyamin. 2. Menjelaskan pengertian perkawinan campur dan akibat hukum perkawinan campur menurut UU No. Whiteboard Penutup 1. Bina Aksara. Hukum Waris. LCD. Hukum Pembuktian. Merangkum materi yg disampaikan. 1987. Whiteboard D. Armico. Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. Hukum Keluarga. E. 1 Tahun 1974.

1996. Jakarta : Ghalia Indonesia. Citra Aditya Bakti. Abdulkadir. Suhardana. Djamil. 1991. Muhammad. H. Subekti. Manan. Hukum Harta Perkawinan. 1983.F. Hukum Perdata Indonesia. Intermasa. Pokok-pokok Hukum Perdata. Jakarta : PT. Fauzan. Jakarta : Rajawali. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. 1982.N. Salim. Citra Aditya Bakti. Latif. Komariah. RajaGrafindo Persada. Pokok-pokok Hukum Perdata. Malang : UMM Press. 2000. Bandung : Penerbit PT. Hukum Perdata I. 2004. 2000. 2002. F. J. Satrio. Jakarta : PT. Bandung : PT. 1985. Volmar. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Abdul dan M.HS. 12 . Hukum Perdata. Pengantar Studi Hukum Perdata.X. Jakarta : Sinar Grafika. H. Aneka Hukum Perceraian di Indonesia.A.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-6 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Benda 200 Menit Minggu ke-6 A. 2. 2. menjelaskan pengertian hukum benda. menjelaskan asas hukum benda. menunjukan tempat pengaturan hukum benda. Sub-Pokok Bahasan 1. membedakan cara pengalihan masing-masing hak kebendaan. Tujuan Instruksional 1. Macam-macam benda. Pada akhir kuliah ini. menjelaskan sistem hukum benda menurut KUH Perdata (BW). Tujuan Instruksional Khusus : B. Arti Benda. menyebutkan ciri hak kebendaan. Hak-hak kebendaan 13 . Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan mengenai seluk beluk hukum benda. menjelaskan pengertian hak kebendaan. 3. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan pengertian benda menurut KUH Perdata (BW). membedakan cara memperoleh masingmasing hak kebendaan.

• Memperhatikan dan turut serta merangkum. Menjelaskan asas hukum benda. Whiteboard Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. • Bertanya dengan menanggapi/memberikan pendapat. 4. Whiteboard LCD. Menunjukan tempat pengaturan hukum benda. Kegiatan Pengajaran Menjelaskan pengertian benda menurut KUH Perdata (BW). Whiteboard 14 . Menjelaskan pengertian hukum benda. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan diujikan dalam ujian tengah semester. 6. Membedakan cara pengalihan masingmasing hak kebendaan. Menyebutkan ciri hak kebendaan. LCD. Menjelaskan pengertian hak kebendaan. Memperhatikan dengan tanya jawab. • Penutup Menyimpulkan materi yg disampaikan dan memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan dikeluarkan dalam ujian tengah semester minggu yang akan datang. 7. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan 1. 5. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD.C. Menjelaskan sistem hukum benda menurut KUH Perdata (BW). 8. 3. Membedakan cara memperoleh masingmasing hak kebendaan. 9. 2.

Hukum Perdata I (Asas-asas Hukum Benda). Semarang. 1996. 1997. Liberty. Hukum Perdata : Hukum Benda. Surabaya. 5. Jakarta. Nuansa Aulia. Suhardana. Subekti. 1980.X.. Meliala. Djumali. Badrulzaman. Intermasa. Sofwan. 6. Pokok-pokok Hukum Perdata. 15 . Mencari Sistem Hukum Benda Nasional. Pohan. Patrik. Prenhallindo. REFERENSI : 1. 7. 2007. Mariam Darus. 4. Bandung. Perkembangan Hukum Perdata Tentang Benda dan Hukum Perikatan.. Purwahid dan Suharto. EVALUASI : Memberi pertanyaan untuk didiskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum benda dalam hal ini tentang materi kuliah yang akan diujikan dalam ujian tengah semester. 1995. Hukum Perdata I. FH UNNDIP. Yogyakarta. Djaja S. Bab-bab Tentang Hukum Benda. 2. Alumni. 3. Bandung.D. Sri Soedewi Masjoen. E. F. 1981. Marthalena.. Jakarta. 2001.

• • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. Menjelaskan pengertian waris. mengetahui dan memahami empat golongan dalam waris menurut KUH Perdata. ahli waris dan harta warisan. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan pengertian waris. : Pada akhir kuliah minggu ketujuh. Mengetahui dan memahami empat golongan dalam waris menurut KUH Perdata. Tujuan Instruksional Umum 4. 2. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum waris perdata. Sub-Pokok Bahasan 1. Hak mewaris menurut Undang-undang. 2. ahli waris dan harta warisan. Tujuan Instruksional 3. B. menjelaskan hak mewaris menurut KUH Perdata. Warisan pada umumnya. C. 3. Menjelaskan hak mewaris menurut KUH Perdata. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-7 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Waris 200 Menit Minggu ke-7 A. Whiteboard 16 .

Hukum Waris Menurut Surat Wasiat (Ad-Testamento). Ramulyo. 17 . Bandung : CV. Van Mourik. Jakarta : Ghalia Indonesia. Beberapa masalah pelaksanaan Hukum Kewarisan Perdata Barat (Burgerlijk Wetboek). Bina Aksara. Studi Kasus Hukum Waris. 4. Merangkum materi yg disampaikan. 2002. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Citra Aditya Bakti.Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. LCD.A. Eresco. Intisari Hukum Waris Menurut Burgelijk Wetboek. Asas-asas Hukum Waris (Menurut 3 Sistem Hukum). 1991. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum waris untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum waris. 1992. Abdulkadir. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. Salim. Pokok-pokok Hukum Perdata. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. Tedjosaputro. 1993. Hukum Waris. Hukum Keluarga. REFERENSI : Afandi. Mohd. 1993. Agung. Hukum Perdata Indonesia. Intermasa. Subekti. Whiteboard LCD. E. • Penutup 3. 1983. Tanakiran. Bandung : PT. Sjarif. Muhammad. Memperhatikan dengan tanya jawab. Liliana. • Memberikan tugas pribadi kepada mahasiswa. 1985. Surini Ahlan . Jakarta : Sinar Grafika. Whiteboard D. Bandung : Penerbit PT. Jakarta : Sinar Grafika. Jakarta : PT. Ali.J. HS. Semarang : CV. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Jakarta : PT. 2000. 1983. Pionir Jaya. Hukum Pembuktian. Idris. M. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW).

3. mengetahui harta peninggalan yang tak terurus. Sub-Pokok Bahasan 1. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. Mengetahui pembagian waris dengan wasiat menurut UU. C. Whiteboard 18 . Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum waris. Harta peninggalan tak terurus. 2. Legitime portie. 2. Mengetahui pembagian waris untuk Legitime Portie. Tujuan Instruksional 5.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-8 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Waris 200 Menit Minggu ke-8 A. Mengetahui harta peninggalan yang tak terurus. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan pembagian waris dengan wasiat menurut UU. Tujuan Instruksional Umum 6. mengetahui pembagian waris untuk Legitime Portie. : Pada akhir kuliah minggu kedelapan. Wasiat. B. 3.

Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. • Penutup 5. Hukum Pembuktian. Bandung : Penerbit PT. 19 . 1983. Merangkum materi yg disampaikan. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. Hukum Perdata Indonesia. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum waris untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum waris. Whiteboard LCD. Surini Ahlan . LCD. Subekti. Memperhatikan dengan tanya jawab. Hukum Keluarga. Intisari Hukum Waris Menurut Burgelijk Wetboek. Idris. Muhammad. 6. Jakarta : Sinar Grafika. 1983. REFERENSI : Afandi. Ali. Beberapa masalah pelaksanaan Hukum Kewarisan Perdata Barat (Burgerlijk Wetboek). Salim. Jakarta : PT. Pokok-pokok Hukum Perdata. Jakarta : Sinar Grafika. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Intermasa. Citra Aditya Bakti. HS. E. 2002. Sjarif. Abdulkadir. 2000. 1985. Bina Aksara. 1993. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. Mohd. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta : PT. Ramulyo. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Jakarta : Ghalia Indonesia. Whiteboard D. Hukum Waris. • Memberikan tugas pribadi kepada mahasiswa.

J. Hukum Waris Menurut Surat Wasiat (Ad-Testamento). 1993.Tanakiran. Eresco. Asas-asas Hukum Waris (Menurut 3 Sistem Hukum). 1991. Semarang : CV. Studi Kasus Hukum Waris. Bandung : CV. 20 . Liliana. Pionir Jaya. Van Mourik. Tedjosaputro. Bandung : PT. M. Agung.A. 1992.

3. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. C.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-9 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Perikatan 200 Menit Minggu ke-9 A. Sumber Hukum Perikatan. Macam-macam Perikatan. Tujuan Instruksional Umum 2. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan pengertian hukum perikatan dan sumber-sumber dari hukukm perikatan. Sub-Pokok Bahasan 1. Tujuan Instruksional 1. Menjelaskan pengertian hukum perikatan dan sumber-sumber dari hukukm perikatan. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. mengetahui perbedaan antara perikatan dengan perjanjian. Pengertian Hukum Perikatan. Whiteboard 21 . Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum perikatan. Mengetahui macam-macam perikatan. 3. 2. 2. mengetahui macam-macam perikatan. Mengetahui perbedaan antara perikatan dengan perjanjian. B. : Pada akhir kuliah minggu kesembilan.

Bandung : CV. Citra Aditya Bakti. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. Mariam Darus.Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. R. Aspek-aspek Hukum Perikatan Nasional. R. Benyamin. E. 1992. Whiteboard D. Bandung : Alumni. C. Asri. • Penutup 7. J. 1983. 1987. Asas-asas Hukum Perikatan. Hukum Perikatan (Perikatan pada Umumnya). • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Jakarta : Dian Rakyat. Pengajian Hukum Perdata Belanda. Armico. Bandung : PT. 1991. Beberapa Soal Pokok Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Badrulzaman. Memperhatikan dengan tanya jawab. Soerjatin. REFERENSI : Asser’s.M. Bandung : Alumni. Whiteboard LCD. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. 1983. Suryadiningrat. LCD. Merangkum materi yg disampaikan. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. Bandung : Tarsito. 8. Subekti. 1993. KUH Perdata BUKU III Hukum Perikatan dengan Penjelasan. Jakarta : Pradnya Paramita. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum perikatan untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perikatan. 1982. Satrio. 22 . Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria.

mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan macam-macam perikatan yang lahir dari perjanjian. Tujuan Instruksional Umum 2. 2. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. Mengetahui macam-macam perikatan yang lahir dari perjanjian. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum perikatan. Whiteboard 23 . 2. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD. Perikatan yang lahir dari perjanjian. Sub-Pokok Bahasan 1. Mengetahui macam-macam perikatan yang lahir dari UU.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-10 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Perikatan 200 Menit Minggu ke-10 A. D. mengetahui macammacam perikatan yang lahir dari UU. Perikatan yang lahir dari Undang-undang. Tujuan Instruksional 1. E. : Pada akhir kuliah minggu kesepuluh.

1982. Memperhatikan dengan tanya jawab. Bandung : Alumni. Beberapa Soal Pokok Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Hukum Perikatan (Perikatan pada Umumnya). Armico. Bandung : Tarsito. Pengajian Hukum Perdata Belanda. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. J. 1983. KUH Perdata BUKU III Hukum Perikatan dengan Penjelasan.Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. Jakarta : Dian Rakyat. Aspek-aspek Hukum Perikatan Nasional. 1993. Jakarta : Pradnya Paramita. F.M. Satrio. Whiteboard LCD. 1992. LCD. 24 . Asri. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. Merangkum materi yg disampaikan. Bandung : Alumni. R. Suryadiningrat. C. Bandung : PT. 1987. Subekti. Badrulzaman. Soerjatin. Citra Aditya Bakti. 10. Benyamin. Asas-asas Hukum Perikatan. R. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. 1991. Mariam Darus. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. Whiteboard D. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum perikatan untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perikatan. Bandung : CV. • Penutup 9. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. 1983. REFERENSI : Asser’s.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-11 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Hukum Perikatan 200 Menit Minggu ke-11 A. Tujuan Instruksional 1. 4. Keadaan Memaksa. Mengetahui dan memahami wanprestasi yang terjadi dalam suatu perikatan. Wanprestasi. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan wanprestasi yang terjadi dalam suatu perikatan. mengetahui keadaan memaksa dan akibat hukumnya dalam hukum perikatan. Tujuan Instruksional Umum 2. Risiko. 2. 3. Sub-Pokok Bahasan 1. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai hukum perikatan : Pada akhir kuliah minggu kesebelas. Whiteboard 25 . 2. menjelaskan macam-macam perjanjian-perjanjian khusus dalam hukum perikatan. Perjanjian-perjanjian khusus. Mengetahui keadaan memaksa dan akibat hukumnya dalam hukum perikatan. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1. B. G. • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Media LCD.

1983. Jakarta : Pradnya Paramita. 1991. R. 1983. Benyamin. Suryadiningrat. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. Mariam Darus. Asri. Beberapa Soal Pokok Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Citra Aditya Bakti. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. Bandung : Alumni. 12. Merangkum materi yg disampaikan. Tanya Jawab Pokok-Pokok Hukum Perdata dan Hukum Agraria. Penutup 11. • Bertanya dengan menanggapi/ memberikan pendapat. 1992. J. Armico. H. Memperhatikan dengan tanya jawab. Bandung : Tarsito. Bandung : Alumni. Subekti. LCD. KUH Perdata BUKU III Hukum Perikatan dengan Penjelasan. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. Aspek-aspek Hukum Perikatan Nasional.M. 1987. Soerjatin. Whiteboard D. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum perikatan untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah hukum perikatan. 1993. Whiteboard LCD. Asas-asas Hukum Perikatan. • Penyajian Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar.3. Pengajian Hukum Perdata Belanda. R. Badrulzaman. 1982. Hukum Perikatan (Perikatan pada Umumnya). Bandung : CV. C. Menjelaskan macam-macam perjanjianperjanjian khusus dalam hukum perikatan. Jakarta : Dian Rakyat. Satrio. REFERENSI : Asser’s. Bandung : PT. 26 .

Menerangkan diselingi dengan memberi kesempatan bertanya atau memberi komentar. Tujuan Instruksional Umum 2. Whiteboard Penyajian 27 . C. menjelaskan daluarsa yang di atur dalam KUH Perdata. mahasiswa akan dapat menerangkan dan menjelaskan macam-macam pembuktian yang ada dalam KUH Perdata. Pembuktian 2. : Pada akhir kuliah minggu kedua belas. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran 1.SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)-12 MATA KULIAH KODE MATA KULIAH POKOK BAHASAN WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN KE : : : : : HUKUM PERDATA KB 342014 Pembuktian dan Daluwarsa 200 Menit Minggu ke-12 A. Tujuan Instruksional 1. Lewat Waktu (daluwarsa atau verjaring). B. Whiteboard LCD. • • • • Kegiatan Mhs Memperhatikan Mengajukan pertanyaan Memperhatikan tanya jawab. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami dan menjelaskan segala hal mengenai Pembuktian dan Daluwarsa. Bertanya dengan dengan Media LCD. Lewat Waktu (daluwarsa atau verjaring). Sub-Pokok Bahasan 1. Pembuktian 2.

Jakarta : PT Pradnya Paramita. Komariah. 1999. Hukum Keluarga. EVALUASI : Memberi soal-soal hukum perikatan untuk di diskusikan dalam kelompok kecil dan didiskusikan bersama untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada materi kuliah pembuktian dan daluwarsa. Hukum Waris. Ali. Memberi gambaran umum tentang materi kuliah yg akan datang. Kitab Undang-undang Hukum Perdata. E. 28 . menanggapi/ memberikan pendapat. REFERENSI : Afandi. LCD. • Memberikan tugas pribadi kepada mahasiswa. 1983. 2004. Malang : UMM Press Subekti. Bina Aksara. Whiteboard D. Merangkum materi yg disampaikan. Jakarta : PT. • Memperhatikan dan turut serta merangkum. 2. Hukum Perdata.Penutup 1. • Belajar (di rumah) mengenai materi kuliah yg akan datang. R dan R. Hukum Pembuktian. Tjitrosudibio.