P. 1
Kasus TB Paru Aktif

Kasus TB Paru Aktif

|Views: 410|Likes:
Dipublikasikan oleh Delapan Tujuh

More info:

Published by: Delapan Tujuh on Nov 04, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/26/2013

pdf

text

original

Pasien 60 tahun Dengan Tuberkulosis Paru Aktif Identitas

– – – – – –

Nama Umur Jenis kelamin Agama Status Pekerjaan Pendidikan Alamat No. Cm Ruangan Tgl Masuk Tgl Keluar

: Tn. J : 60 Th : Laki-laki : Islam : Menikah : Petani : : Kandangan : 1087830 : Flamboyan : 30 Oktober 2010 :-


– – – – – –

Pasien datang dikirim :

Anamnesis : Keluhan utama : Sesak RPS : pasien datang dengan keluhan sesak, sejak tiga hari yang lalu, tidak bertambah dengan aktivitas, betambah berat ketika batuk, ketika berat terasa seperti tercekik, hanya menganggu aktivitas ketika berat. Pasien sudah pergi berobat, tetapi belum ada perbaikan, lama pengobatan kadang 3 hari, kadang 7 hari. Batuk sudah terasa sejak 5 bulan yang lalu, akhir-akhir ini batuk bertambah berat, dahak (-). Keluhan lain seperti berat badan semakin turun (+), Nafsu makan berkurang (+), keringat lebih banyak malam hari(+), badan merinang (+). RPD :pasien belum pernah berobat dengan keluhan seperti ini sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Riwaya t hipertensi (+), DM disangkal, Asma disangkal, penyakit jantung disangkal. RPK : saudara pasien ada yang meninggal muda karena stroke.i RSOSEK : Pasien adalah seorang buruh petani tinggal bersama istrinya. Mempunyai 1 orang anak dan sudah bekerja sendiri. Biaya pengobatan dibiayai JAMKESMAS. Kesan ekonomi : kurang

pemb kel limfe (-). pemb kel. : mesocephal : CA (-/-).Inspeksi : warna kulit sawo matang.wheezing(-) : KU : lemah.Perkusi .pectoralis(-) Statis : bentuk vertebra N .Pemeriksaan Fisik Keadaan umum Kesan gizi Kesadaran Kulit Kepala Mata Hidung Telinga Tenggorokan Mulut Leher Ekstremitas . spider nevi(-) atrofi m. sianosis (-) : pelebaran vena leher (-).Palpasi . basah berkeringat.Auskultasi : ICS (N).tumor(-) Retraksi otot bantu nafas (-).akral dingin .hiperpigmentasi .nyeri tekan (-). SI (-/-) : simetris. : bentuk N. deviasi trakea (-). sekret (-). batas paru hati ICS IV linea mid clavicularis : Suara dasar . tampak sakit : kurang : compos mentis : warna sawo matang. gizi kurang.oedem .sikatrik Thorax : PARU : .stem fremitus dx > sn. JVP R+0 Superior -/-/-/-/-/Inferior -/-/+/+ -/-/- .vesikuler . pucat (+). hipopigmentasi(-). tiroid (-). sikatrik (-). sekret (-) : nyeri telan (-).AP < latero lateral Sikatrik (-). Sudut AC <90ºtanda radang (-). Dinamis : Pergerakan nafas hemi-thorax dx= sn . siktrik(-). ICS melebar (-). Suara tambahan : ronchi basah kasar (+).gerak nafas simetris. lidah kotor (-) : bibir kering (-).sudut AC <90º : Sonor seluruh lapangan paru.hiperpigmentasi .

5 cm lateral sin mid sternal. : redup Batas atas jantung : ICS II lin paraseternal sn Pinggang jantung : ICS III lin parasternal sn Kanan jantung Kiri bawah sternalis Auskultasi suara dasar SI-SII murni. Palpasi : Superfisial : Massa (-) Supel Nyeri tekan abdomen (-) daerah Dalam : Nyeri tekan(-) epigasrik Hepar teraba (-) Lien tidak teraba Ginjal : Nyeri ( -). ikterus (-). cicatrix (.kuat angkat (-).).kulit warna sawo matang. Frekuensi 10x/mnt.JANTUNG Inspeksi Palpasi Perkusi : iktus kordis tak tampak : iktus kordis teraba di ICS V. pelebaran vena (-) Auskultasi: Peristaltik (+)N.reguler Suara tambahan : bising(-) irama gallop(-) ABDOMEN Inspeksi : simetris.reguler HR : 80 x / menit.permukaan datar . Ballotement ( -) Perkusi : Tympani (+) TANDA-TANDA VITAL Tensi 170/100 Nadi : 90 x/menit : ICS V lin sternalis dx : ICS V 5 cm lateral sn lin mid .

8 Gambaran radiologis .RR : 24 x/menit Suhu: 37.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->