Anda di halaman 1dari 7

1.

Curah pendapat tentang LPK, LSK, dan LRK


 Perlu evaluasi kenapa kualitas dokumen AMDAL Turun
Perlu evaluasi terhadap kurikulum untuk
penyesuaian dengan standar kompetensi
Perlu evaluasi terhadap penyelenggaraan Kursus
Amdal
Kemampuan komisi Amdal masih sangat bervariasi

 Siapa yang melakukan sertifikasi dan standarisasi


Penyusun, Lembaga Penyusun, Penilai, dan Lembaga
Pelatihan Amdal
Asosiasi profesi AMDAL
Asosiasi PSL (BKPSL)
Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK)
KLH berperan sebagai fasilitator untuk menginisiasi
kepada sistem yang lebih mapan berbasis profesi
Diperlukan pengembangan standarisasi melalui
para pihak terkait berbasis profesi
LANJUTAN....
Kelembagaan PSL telah dikembangkan, namun fungsi
dan kapasitas belum dioptimalkan dalam kaitan
pelaksanaan AMDAL

Apa yang masih perlu distandarisasi


Materi ajar baku Kursus AMDAL
Kompetensi pengajar
Penyelenggaraan pelatihan

 Konsekuensi biaya dalam pelaksanaan sertifikasi,


akan mempengaruhi biaya penyusunan AMDAL

Mempertimbangkan pentingnya Komisi Penilai, maka


perlu konsistensi pemenuhan persyaratan untuk anggota
Komisi dari unsur Dinas Teknis, LSM dan unsur lainnya
2. Rambu-rambu yang harus diikuti

a. LSK
• Non-profit
• Kenetralan Assesor dengan yang dinilai
• Menghindari konflik kepentingan
• Menandatangi surat pernyataan bermeterai
• Penentuan hasil assesment (assesor) agar dihindari terjadinya
dominasi 1 orang/kelompok
• Diluar sertifikat resmi (AMDAL A,B, C) pengalaman terkait dengan
AMDAL juga dapat dipertimbangkan sebagai pengganti sertifikat
tersebut diatas (sistem port folio).
• Membangun sistem pencatatan pengalaman kerja dari pemegang
sertifikat
• KLH agar menentukan standar kompetensi yang dikehendaki
• Unsur “Sikap/Karakter “ menjadi faktor penting bagi profesi penyusun
(uji kompetensi umumnya sulit untuk menilai unsur ini). Unsur
Penilaian sikap dapat menjadi bagian penting dalam pemantauan LSK
terhadap pemegang sertifikat.

b. Lembaga Jasa/Konsultan
• Pelarangan pinjam nama

c. Informasi Publik
• Sistem Informasi yang mudah didapat (akses internet, telepon, dll)
3. Peran Daerah

Pemerintah daerah dapat menyampaikan


masukan atau pengaduan terhadap
pelaksanaan tugas penerapan sistem sertifikasi
dan registrasi melalui mekanisme pengaduan
yang disediakan. Pemangku kepentingan yang
lain dapat juga melakukan mekanisme
pengaduan yang sama.
4.Potensi Kendala Implementasi PerMen LH tentang
persyaratan kompetensi AMDAL

Diperlukan kesiapan yang cermat dalam


mempersiapkan pelaksanaan kebijakan ini.
Data kasar untuk komisi penilai menunjukan
kebutuhan sebanyak kurang lebih 2000
personil. Perlu inventarisasi populasi kebutuhan
pelatihan.