Anda di halaman 1dari 1

KHOTBAH 85

Tentang Mempersiapkan Diri untuk Akhirat dan Mengikuti Perintah Allah

Allah mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan memahami perasaan-perasaan batin. la


meliputi segala sesuatu. la menaklukkan segala sesuatu dan menguasai segala
sesuatu. Hendaklah setiap orang di antara Anda sekalian mengerjakan apa yang harus
dilakukannya selama hari-hari kehidupannya sebelum datangnya maut, selagi hari
luangnya sebelum hari sibuk, selagi bernafas sebelum terburu oleh kelemasan,
hendaklah ia menyediakan bagi dirinya dan untuk perjalanannya, dan mengumpul bekal
dari tempat persinggahannya untuk tempat kediamannya. Maka ingatlah akan Allah,
wahai manusia, tentang apa yang telah la minta kepada Anda dalam Kitab-Nya untuk
diperhatikan, dan tentang hak-hak-Nya yang telah la amanatkan kepada Anda.
Sesungguhnya Allah Yang Mahasuci tidak menciptakan Anda dengan sia-sia dan tidak
meninggalkan Anda tanpa kendali, dan tidak pula membiarkan Anda dalam kejahilan
dan kegelapan. la telah membataskan apa yang harus Anda tinggalkan, mengajarkan
kepada Anda tentang amal perbuatan Anda, menetapkan ajal Anda, me-nurunkan kepada
Anda Al-Qur'an yang menerangkan segala sesuatu, dan membuat Nabi-Nya hidup di
kalangan Anda selama waktu panjang sampai la menyelesaikan baginya dan bagi Anda
pesan yang dikirimkan melalui Al-Qur'an, yakni agama yang diridai-Nya, dan
menjelaskan melalui beliau perbuatan baik dan perbuatan buruknya, larangan-
larangan dan perintah-perintah-Nya.

la telah menyampaikan argumen-argumen dan alasan-alasannya pada Anda. la


mengajukan kepada Anda janji-janji-Nya dan memperingatkan Anda akan hukuman yang
keras. Karena itu maka Anda harus memperbaiki diri selama hari-hari sisa Anda dan
berlaku sabarlah di hari-hari ini. Hari-hari ini lebih sedikit dibandingkan dengan
banyak hari di mana Anda telah menunjukkan kelalaian dan ketidakpedulian terhadap
peringatan. Jangan biarkan waktu menguasai diri Anda, karena ia akan menempatkan
Anda di jalan orang-orang zalim dan janganlah (hidup) seenaknya karena ini akan
mendorong Anda kepada dosa.

Wahai hamba Allah! Penasihat yang terbaik bagi dirinya sendiri ialah orang yang
paling taat kepada Allah. Tertipulah orang yang menipu dirinya sendiri. Diirilah
orang yang keimanannya selamat. Beruntunglah orang yang mengambil pelajaran dari
orang lain, dan celakalah orang yang menjadi mangsa hawa nafsunya. Hendaklah Anda
ketahui bahwa kemunafikan yang paling kecil pun adalah seperti syirik, dan
berkawan dengan orang yang mengikuti hawa nafsunya adalah kunci kepada kelalaian
agama, dan adalah tempat kedudukan iblis.

Berjaga-jagalah terhadap kepalsuan (dusta) karena kepalsuan bertentangan dengan


keimanan. Orang yang jujur berada di ketinggian penyelamatan dan khormatan, sedang
si pembohong berada di tepi kehinaan dan kenistaan. Janganlah menaruh iri hati,
karena iri hati memakan iman sebagaimana api menelan kayu kering. Jangaplah
mendengki, karena dengki adalah pengikis (kebajikan). Dan ketahuilah bahwa hawa
nafsu melalaikan akal, mengubah ingatan menjadi lalai. Anda harus membatilkan hawa
nafsu karena ia merupakan tipuan, dan orang yang dikuasai hawa nafsu berada dalam
tipuan. �