Anda di halaman 1dari 2

KHOTBAH110

Peringatan tentang Dunia

Amrna ba 'du, sesungguhnya saya menakutkan Anda dari dunia ini karena ia manis dan
hijau, dikelilingi oleh hawa nafsu, dan disukai karena kenikmatannya yang segera.
la menggugah rasa takjub dengan hal-hal kecil, dan berhiaskan harapan-harapan
(palsuj serta dihiasi dengan tipuan. Kenikmatannya tidak bertahan dan nestapanya
tak dapat dielakkan. la menipu, memudaratkan, berubah-ubah, akan musnah, akan aus,
akan hancur, akan habis dan akan rusak. Bilamana ia mencapai ujung hawa nafsu dari
orahg-orang yang cenderung kepadanya dan merasa bahagia dengannya, kedudukan itu
hanyalah apa yang dikatakan Allah Yang Mahasuci dan Maha-tinggi di dalam Al-
Qur'an,

"... seperti air yang Kami turunkan dari langit, dan tumbuhan di bumi bercampur
dengannya, kemudian ia menjadi tunggul yang kering yang diserakkan angin; karena
Allah berkuasa atas segala sesuatu. " (QS. 18:45)

Tak ada orang beroleh kenikmatan dari dunia ini melainkan air mata kemudian datang
kepadanya, dan tak ada orang yang mendapatkan kesenangannya di depan melainkan
menghadapi kesulitan di belakang. Tak ada yang menerima hujan gerimis kemudahan di
dalamnya melainkan ia mendapat curahan hujan lebat kepedihan atasnya. Hanyalah
pantas dari dunia ini bahwa di pagi hari ia mendukung seseorang tetapi di petang
hari ia tidak mengenalnya. Apabila satu sisi darinya manis dan menyenangkan, sisi
lainnya pahit dan menyedihkan.

Tak ada orang yang mendapatkan kenikmatan dari kesegarannya melainkan ia harus
menghadapi kesulitan dari bencananya. Tak ada orang yang akan melewati petang hari
di bawah sayap keselamatannya melainkan pagi harinya akan berada di bawah ujung
bulu sayap ketakutan. la menipu, dan semua yang ada di dalamnya adalah tipuan. la
akan musnah dan semua yang ada di atasnya akan musnah. Tiada kebaikan dalam
rezekinya melainkan takwa. Barangsiapa mengambil sedikit darinya, ia mengumpulkan
banyak dari apa yang akan memberikan keselamatan baginya, sedang yang mengambil
banyak darinya mengambil banyak dari apa yang menghancurkannya. la akan segera
berpisah dari yang dikumpulkannya. Berapa banyak orang yang bersandar kepadanya
tetapi ia menyedihkan mereka; (berapa banyak orangj merasa damai dengannya tetapi
ia menjungkirkan mereka; berapa banyak orang yang bergengsi tetapi ia menjadikan
mereka rendah, dan berapa banyak orang yang bangga tetapi ia menjadikannya hina.

Wewenangnya berubah-ubah. Kehidupannya kotor. Air sejuknya pahit. Manisnya adalah


jadam. Makanannya adalah racun. Sarananya lemah, hidup di dalamnya terbuka kepada
maut; yang sehat di dalamnya terbuka kepada sakit. Kerajaannya fmungkin akanj
direnggut. Yang kuat di dalamnya (mungkin akan) dikalahkan, dan yang kaya (mungkin
akan) tertimpa malapetaka. Tetangga di dalamnya (mungkin akan) dirampoki.

Tidakkah Anda (tinggal) di rumah orang-orang yang sebelum Anda, yang berusia lebih
panjang, berjejak yang lebih baik, berhawa nafsu yang lebih besar, yang berjumlah
lebih banyak dan mempunyai tentara yang lebih besar? Betapa mereka mengabdikan
diri kepada dunia dan bagaimana mereka menunjukkan rasa lebih senang kepadanya!
Kemudian mereka meninggalkannya tanpa bekal yang dapat menyampaikan mereka ke
tujuan atau punggung (hewan tunggangan) untuk membawa mereka.

Apakah Anda mendapat kabar bahwa dunia pernah cukup bermurah hati untuk memberikan
tebusan bagi mereka, atau memberikan suatu dukungan, atau memberikan kepada mereka
kawan yang baik? la malah menimpakan kepada mereka kesulitan-kesulitan, membuat
mereka lesu dengan malapetaka, menganiaya mereka dengan bencana, menelungkupkan
mereka pada hidung, metnijak mereka di bawah tapak kakinya, dan me-nolong pasang
surutnya waktu terhadap mereka. Kami telah melihat keanehan pada orang-orang yang
pergi mendekatinya, mendapatkannya dan menggunakannya, hingga mereka berpisah
darinya untuk selamanya. Apakah ia memberikan kepada mereka suatu bekal selain
kelaparan, atau membuat mereka tinggal selain pada tempat-tempat sempit, atau
memberikan kepada mereka cahaya selain kegelapan, atau memberikan kepada mereka
sesuatu selain penyesalan pada akhirnya? Apakah ini yang banyak Anda minta atau
Anda puas dengannya, atau ke arah mana Anda merasa tamak? Betapa buruknya kediaman
ini baginya; ia tak mencurigai (seperti ituj dan tidak merasa takut padanya!

Seharusnya Anda tahu, sebagaimana Anda tahu, bahwa Anda akan meninggalkannya dan
berpisah darinya. Sementara di dalamnya, ambillah pelajaran dari orang-orang yang
menyombongkan diri, "Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami", (QS. 41:15)
tetapi mereka dibawa ke kuburnya, namun bukan sebagai penunggang. Mereka kemudian
ditinggalkan di kubur, tetapi bukan sebagai tamu. Kubur dibuatkan bagi mereka dari
permukaan tanah. Kafan mereka terbuat dari tanah. Tulang-tulang tua dijadikan
tetangga mereka. Mereka adalah tetangga yang tidak menyambut pemanggil dan tidak
pula menjauhkan kesukaran, tidak juga mempedulikan orang yang berkabung.

Apabila mereka mendapatkan hujan, mereka tidak bahagia. Mereka bersama-sama,


tetapi masing-masing terpisah. Mereka berdekatan tetapi tidak saling melihat.
Mereka dekat tetapi tidak bertemu. Mereka sabar dan tidak mempunyai kebencian.
Mereka jahil, dan kedengkian mereka telah padam. Tidak ada ketakutan terhadap
kesusahan dari mereka dan tidak ada harapan bahwa mereka akan menjauhkan
(kesusahan). Mereka telah menukarkan punggung (permukaan) bumi dengan perutnya
(bagian dalam), kelapangan dengan kesempitan, keluarga dengan kesepian, cahaya
dengan kegelapan. Mereka telah datang kepadanya (dunia ini) sebagaimana mereka
meninggalkannya, dengan kaki telanjang dan badan telanjang. Mereka berpisah
darinya dengan amal perbuatan mereka, kepada kehidupan yang melanjut dan rumah
yang abadi, sebagaimana telah dikatakan Allah,

"Sebagaimana Kami mernulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya.


Itulah suatu janji yang pasti, sesungguhnya Kamilah yang akan rnelaksanakannya.
" (QS. 21:104) �