Anda di halaman 1dari 4

Nama : Diky Febrianto

NIM :0810220072

a. Bagaimana anda menilai pribadi Sahrudin dilihat dari hakikat manusia utuh ?

Jika kita cermati dari kasus tersebut mungkin kita akan menemukan adanya perbedaan
pribadi Sahrudin dengan sifat sifat yang dimiliki oleh manusia pada umumnya. Menurut saya,
secara umum Sahrudin memiliki jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan yang tinggi. Jiwa
kepemimpinan Sahrudin tercermin pada saat dimana perekonomian di Kepulauan Belitung
(dimana ia tinggal) mulai lesu dan pemerintah belum menyiapkan sumber daya ekonomi, ia
tampil sebagai tokoh masyarakat yang mampu memotivasi anggota masyarakat lain untuk
membuat jenis usaha lain sebagai pengganti tambang rakyat yaitu usaha budi daya ikan air
tawar. Sahrudin pun ditunjuk sebagai pemimpin Kelompok Tani Mutiara. Meskipun usahanya
ini menuai banyak cibiran khususnya dari warga Perlang, namun sekali lagi jiwa
kepemimpinannya membuat ia terus mengembangkan usahanya. Selain itu Sahrudin juga
adalah seorang wirausaha yang cerdas dan inspiratif. Ia mampu menemukan peluang usaha
yang nyaris tak terpikirkan oleh anggota masyarakat yang lainnya. Sahrudin juga berinisiatif
untuk membuat proposal kerja sama yang ditujukan pada PT Koba Tin. Termasuk pada saat ia
mengalami kendala pada operasionalisasi dimana sifat keramba yang mudah rusak kemudian
ia mampu mencari solusi dengan membuat kolam baru berupa bak dengan tetap menggunakan
aliran air kolong sebagai sumbernya.

Sahrudin juga merupakan seorang yang pantang menyerah dimana pada saat usahanya
gagal karena ulah para penambang timah apung yang tidak bertanggung jawab yang
mengakibatkan semua ikan yang ia pelihara mati, ia tetap berinisiatif untuk merintis jenis
usaha baru lagi yaitu mengelola peternakan sapi. Padahal seluruh anggota masyarakat telah
putus asa. Selain itu Sahrudin adalah sosok yang peduli terhadap lingkungan terbukti
iamampu mengelola limbah dari peternakan itu. Dan lagi, pada saat masih ramai ramainya
penambangan didaerahnya ia sudah merasa bahwa salah satu akibat yang dihasilkan dari
penambangan yang tak terkendali ini adalah kerusakan alam. Kini setelah keberhasilannya
merintis pertanian terpadu itu, selain sebagai panutan dan pemimpin, Sahrudin juga dijadikan
sumber inspirasi bagi warga sekitar.

b. Bagaimana anda menjelaskan tindakan Sahrudin berdasarkan teori teori etika yang telah
anda pelajari?

Sebelumnya ada beberapa teori etika yang diketahui :

1. Teori Deontologi

Teori ini menekankan kewajiban sebagai tolak ukur bagi penilaian baik atau
buruknya perbuatan manusia seperti misalnya seseorang boleh saja merampok kalau
hasil rampokannya dipakai untuk memberi makan orang yang terkena musibah.

2. Teori Teleologi

Teori ini mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang akan
dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan konsekuensi yang ditimbulkan oleh
tindakan tersebut.

3. Teori Utilititarianisme

Artinya bahwa hal yang benar didefinisikan hal yang memaksimalisasi apa yang baik
atau meminimalisir apa yang berbahaya bagi kebanyakan orang. Semakin bermanfaat
tindakan tersebut bagi banyak orang, artinya tindakan tersebut semakin etis.

Menurut saya, tindakan Sahrudin tetap dapat dikatakan etis walaupun dilihat dari pendangan
teori etika manapun, misalnya pada teori deontologi yang menekankan kewajiban. Memang
tindakan Sahrudin sudah menjadi kewajiban untuk memajukan perekonomian di daerah
asalnya yang sedang mengalami kemunduran setelah mata pencaharian utama yaitu
penambangan telah berakhir.

Sedangkan pada teori teleologiyang menekankan pada tujuan dari suatu tindakan. Dilihat dari
sudut pandang manapun tujuan dari tindakan Sahrudin adalah tujuan yang baik dimana ia
bertujuan untuk memjukan kondisi perekonomian yang memang mejadi lesu pasca tambang
rakyat. Selain itu, ia juga peduli terhadap sesama dan lingkungan. Hal ini merupakan tujuan
yang mulia.

Sedangkan jika tindakan Sahrudin dikaitkan dengan teori utilititarianisme sangat jelas bahwa
tindakannya adalah suatu tindakan yang etis. Tindakan Sahrudin memang bermanfaat tidak
hanya bagi dirinya sendiri namun juga bagi warga sekitar. Hal ini sangat selaras dengan teori
utilititarianisme yang menyatakan bahwa semakin bermanfaat artinya perbuatan/tindakan itu
semakin etis.

Sebenarnya masih banyak teori teori etika yang dapat dikaitkan dengan tindakan Sahrudin,
dan sekali lagi bahwa dari sudut pandang teori manapun, tindakan Sahrudin adalah tindakan
yang etis.

c. Bagaimana anda menjelaskan tindakan PT Koba Tin serta dinas dinas terkait Provinsi
Bangka Belitung dalam kaitannya dengan usaha kelompok Sahrudin diatas?

Tindakan PT Koba Tin dan dinas dinas terkait provinsi Bangka Belitung memiliki kontribusi
dan peran yang signifikan terhadap perkembangan usaha Sahrudin dan rekan rekannya.
Kendala kekurangan modal yang dialami Sahrudin pada awal usahanya dapat ditutupi dengan
bantuan modal yang diberikan oleh PT Koba Tin. Pada akhirnya pun Sahrudin dan Kelompok
Tani Mutiara dapat melunasi pinjaman modal yang diberikan PT Koba Tin. Selain itu PT
Koba Tin juga memberikan bantuan berupa 290 ekor ikan nila induk. PT Koba Tin juga
bersedia menerima pengajuan proposal kerja sama yang diajukan oleh Sahrudin terkait
pemanfaatan kolong timah untuk pembuatan lahan usahanya. Tidak hanya itu, Dinas Kelautan
dan Perikanan juga berperan dalam pembuatan 32 kolam untuk Kelompok Tani Mutiara.
Usaha Sahrudin yang pertam yaitu budidaya ikan air tawar ini sangat ditopang oleh PT Koba
Tin dan Dinas Kelautan dan Perikanan sehingga usaha ini sempat berkembang dan berhasil
walupu toh pada akhirnya usaha ini gagal hanya karena ulah para penambang yang tidak
bertanggung jawab. Dan pada akhirnya parapenambang ini ditertibkan polisi setelah mereka
melaporkan pada Kementerian Lingkungan Hidup.
Dinas Peternakan dan Kehutanan Bangka Belitung juga memberikan dukungan setelah
Sahrudin merintis usaha baru yaitu peternakan sapi setelah usaha budi daya ikan air tawar nya
gagal. Dukungan Dinas Peternakan dan Kehutanan berupa pemberian pelatihan tentang
beternak sapi. Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan sapi sebanyak 42 ekor. Dengan
dukungan dukungan seperti itu membuat usaha ternak sapi Sahrudin menjadi berkembang.

Jadi secara umum, dinas dinas terkait provinsi Bangka Belitung berperan besar atas usaha
usaha Sahrudin sehingga usahanya sukses. Tapa peran dan kontibusi mereka, mungkin usaha
Sahrudin dan kolompoknya tidaklah sesukses sekarang.