Anda di halaman 1dari 3

BUDIDAYA PADI

SISTEM JAJAR LEGOWO

Cara tanam padi jajar legowo merupakan Tujuan Gambar 1. Prototipe Atajale 2:1
salah satu teknik produksi yang Tujuan dari cara tanam jajar legowo 2 : 1
memungkinkan tanaman padi dapat adalah :
menghasilkan produksi yang cukup tinggi a. Memamfaatkan radiasi surya bagi
serta memberikan kemudahan dalam aplikasi tanaman pinggir.
pupuk dan pengendalian organisme b. Tanaman relatif aman dari serangan
pengganggu tanaman. tikus, karena lahan lebih terbuka.
Padi yang merupakan tanaman pangan c. Menekan serangan penyakit karena
utama penduduk, sebagian besar diproduksi rendahnya kelembaban dibandingkan
di lahan sawah. Belum optimalnya dengan cara tanam biasa.
produktivitas padi lahan sawah antara lain d. Populasi tanaman bertambah 30 %.
karena serangan hama, penyakit dan gulma. e. Pemupukan lebih efisien.
Melalui perbaikan cara tanam padi dengan f. Pengendalian hama penyakit dan gulma
sitem jajar legowo diharapkan selain dapat lebih mudah dilakukan daripada cara
meningkatkan produksi, pengendalian tanam biasa. Gambar 2. Cara membuat Garis Tanam
organisme pengganggu dan pemupukan Menggunakan Atajale 2:1
mudah dilakukan. Teknik Penerapan
b. Tanam
Pengertian a. Pembuatan baris tanam Bibit padi umur kurang dari 21 hari
Jajar Legowo 2 : 1 (40 cm x (20 cm x 10 Lahan sawah yang sudah siap ditanami, 1 sebanyak 1-2 bibit ditanam pada perpotongan
– 15 cm)) adalah salah satu cara tanam – 2 hari sebelum tanam air dibuang sehingga garis-garis yang terbentuk, dengan cara maju
pindah sawah yang memberikan ruang lahan dalam keadaan macak-macak. Tujuan atau mundur sesuai kebiasaan regu tanam.
(barisan yang tidak ditanami) pada setiap dua air dihilangkan adalah untuk dapat
barisan tanam, tetapi jarak tanam dalam membentuk garis-garis tanam secara jelas.
barisan lebih rapat yaitu 10 cm tergantung Dengan menggunakan alat pembuat garis
dari kesuburan tanahnya. jajar legowo 2 : 1 (Atajale 2 : 1), dibuat garis
Pada tanah yang kurang subur tanam 40 cm x ( 20 cm x 10 cm) dengan cara
kebiasaan petani tanam cara tegel 20 cm x 20 menarik atajale pada lahan yang akan
cm, menggunakan jarak tanam dalam barisan ditanami. Arah baris tanam sebaiknya sesuai
10 cm. Pada tanah dengan kesuburan sedang dengan arah aliran air pegairan.
kebiasaan petani tanam cara tegel 22cm x 22
cm, jarak tanam dalam barisan 12, 5 cm. Pada
tanah yang subur 25 cm x 25 cm, jarak
tanam dalam barisan 15 cm.
Gambar 3. Penanaman Bibit dilakukan landak/osrok cukup satu arah yaitu searah
pada perpotongan garis yang dalam barisan dan tidak perlu dipotong Rohmat Budiono (2006) Tanam Padi Cara
terbentuk sepertimpada cara tanam bujur sangkar (2 Jajar Legowo 2:1 di Lahan Sawah,
arah). Jarak tanam dalam barisan 10 cm tidak Balitbang Pertanian, BPTP Jawa Timur.
Teknik Pemeliharaan Tanaman perlu dilakukan penyiangan karena gulma
akan kalah berkompetisi dengan
a. Pemupukan pertumbuhaan tanaman padi. Dengan cara
Pemupukan dilakukan secara alur pada tanam ini, biaya penyiangan dapat di tekan
tempat yang berjarak 20 cm dan posisi yang sampai 50 %.
memupuk pada tempat yang berjarak 40 cm.
Dengan cara ini hanya 40 % dari lahan yang
diberi pupuk dan pupuk terkosentrasi
sepanjang tempat yang berjarak 20 cm, serta
pupuk lebih dekat denga perakaran sehingga
dapat dimamfaatkan oleh tanaman secara
maksimal.

Gambar 5. Penyiangan Gulma dilakukan secara


satu arah dengan menggunakan
landak/osrok

c. Pengendalian Hama dan Penyakit


Adanya lorong-lorong yang berjarak 40
cm sinar matahari dan sirkulasi udara dapat Disusun Oleh :
berjalan optimal dan kelembaban dapat
Gambar 4. Pemupukan dilakukan dengan cara ditekan sehingga perkembangan Yogi Kharismawan
diicir pada larikan hama/penyakit dapat diminimalisir. Disamping
itu, kegiatan pemamtauan dan pelaksanaan
pengendalian penyakit dapat lebih mudah Balai Penyuluhan Pertanian
b. Penyiangan dilaksanakan. Congkrong
Pada cara tanam ini penyiangan Badan Ketahanan Pangan dan
sebaiknya dilakukan dengan menggunakan Pelaksana Penyuluhan
PUSTAKA
2008