Perjanjian Perkawinan

Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati

Perjanjian PerkawinanBerdasarkan KUHPerdata ‡ Hanya dapat dibuat sebelum perkawinan ‡ Harus dengan akta notaris (pasal 139-185 KUHPerdata) Mulai berlaku diantara suami-istri sejak saat perkawinan didepan pegawai Capil dan berlaku terhadap pihak ketiga sejak didaftar di Pengadilan Negeri. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Bentuk dan Isi ‡ Bebas menentukan. kecuali ada larangan dalam UU dan tidak melanggar ketertiban umum datau kesusilaan (pasal 139 KUHPerdata) ‡ ) Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Larangan perjanjian perkawinan ‡ Larangan tersebut yaitu adanya perjanjian yg 1. menghapus ouderlijk mach (kekuasaan sbg ayah) 3. Suami memikul bagian yg lebih besar dalam aktiva daripada bagiannya dari pasiva Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati . menghapus hak-hak seorang suami-istri yang ditinggal mati pasangannya 4. menghapus maritale macht (kekuasaan suami sbg kepala) 2.

Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati . tapi secara umum menunjuk pada hukum asing tersebut. Dilarang Memperjanjikan hubungan suami istri tunduk pada hukum asing. Larangan ini bukan larangan mencantumkan isi hukum asing dengan perincian pasal demi pasal.5.

baik dari hasil kekayaan masingmasing ataupun dari hasil kerajinan masingmasing Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati . Perjanjian keuntungan dan kerugian (gemeenschap van winst en verliles) isinya tidak semua kekayaan suami dan istri dicampur menjadi milik bersama.Perjanjian Perkawinan dalam KUHPerdata 1. yaitu segala keuntungan yang didapat suami istri selama perkawinan. melaikan hanya sebagian kekayaan itu.

2. Percampuran bunga dan hasil kekayaan (gemeenschap van vruchten en inkomsten) Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .Barang-barang lain yang dibawa dalam perkawinan dan diperoleh karena warisan atau hibah biasa menjadi milik masing-masing dan dikuasai masing-masing.Pasal 158 KUHPerdata: .

Yang tidak menjadi milik bersama 1. Penambahan nilai harga barang-barang (160 KUHPer) 3. Segala perbaikan yang terjadi pada barangbarang milik masing2. hibah dan hibah biasa (158 KUHPer) 2. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati . Barang warisan.

Perjanjian tersebut tidak dapat disahkan bilamana melanggar batas-batas agama dan kesusilaan Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .Perjanjian Perkawinan Berdasarkan UU 1/1974 Hanya terdapat di pasal 29 dibuat pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan: 1. Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan atas persetujuan bersama dapat mengadakan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan dan perjanjian itu berlaku terhadap pihak ketiga 2.

Perjanjian tersebut berlaku sejak perkawinan dilangsungkan 4.3. Selama perkawinan berlangsung perjanjian tidak dapat diubah kecuali ada persetujuan keduapelah pihak menguvbah dan tidak merugikan pihak ketiga. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Lihat pasal 66 UU 1/1974 . bentuk dan bagaimana cara membuatnya.Isi perjanjian perkawinan ‡ Dalam UU 1/1974 tidak diatur apa isi. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

kecuali para pihak mementukan lain. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .Harta Perkawinan Pasal 35 UU 1/1974: ‡ Harta yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama ‡ Harta yang diperoleh masing2 dari hadiah atau warisan menjadi milik masing2.

Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .Pasal 36 UU 1/1974: ‡ Terhadap harta bersama suami atau istri dapat bertindak atas persetujuan kedua belah pihak. ‡ Untuk harta bawaan masing-masing suami dan istri berhak penuh untuk melakukan tindakan hukum mengenai harta bendanya.

Pasal 37 UU 1/1974: ‡ Bila bercerai harta bersama diatur menurut hukumnya masing-masing Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Dalam hal perkawinan campuran ‡ Perempuan WNI menikah dengan WNA tanpa perjanjian kawin. ‡ Jika perempuan WNI punya tanah status Hak milik. maka dalam waktu setahun setelah perkawinannya kepemilikannya harus dilaihkan ke pihak lain atau tanah tersebut statusnya diturunkan menjadi hak pakai dalam waktu kurang dari 1 tahun. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

(Lihat pasal 21 ayat 3 UU Agraria) Hal ini disebabkan adanya asumsi tanpa adanya perjanjian perkawinan maka terdapat pencampuran harta dan secara otomatis tanah itu menjadi harta bersama. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .‡ Bila lalai. gugur haknya atas tanah tersebut. ‡ Tanah menjadi milik negara.

‡ Padahal menurut UU 1/1974 harta bawaan tetap dikuasai pemilik masing-masing kecuali ada perjanjian perkawinan yang mengatur lain. Kuliah Hukum Perorangan dan Keluarga Perdata FHUI/Endah Hartati .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful