Anda di halaman 1dari 1

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Pengendalian Risiko Lingkungan ( TA.

2010 )

Penyakit ini bersumber dari tikus (Rodensia),


selain itu penyakit ini dikenal dengan nama Penyakit Hantavirus di tularkan kemanusia melalui udara
peyakit Demam Berdarah dengan gejala yang terkontaminasi dengan urine (kencing) atau feses
gangguan pada Ginjal (Haemorogic Fever (kotoran) tikus yang terinfeksi, sedangkan penyebaran dapat
with Renal syndrome/HFRS), Demam Korea melalui kapal antar pelabuhan menurut sebagian besar pen-
yang disebabkan oleh beberapa virus dari duduk Indonesia
genus Hantavirus penyakit bersum-
ber dari tikus
adalah typus
(sakit perut), hal
ini tentunya per-
Demam, Mengigil, Sakit kepala, Malaise, sepsi yang
Muntah, Konjungtivitis ( Conjungtival Suffu- kurang tepat
sion) tanpa disertai eksudat serius/purulent,
rasa nyeri pada otot terutama otot betis dan
punggung, gejala-gejala ini akan tampak
antara 4-9 hari selanjutannya tanpa Jaun-
dice (kekuningan) dan pada stadium lanjut
terjadi gagal dan aritmia jantung
Bersama sama / Gotong Royong atau perorangan

1. Pengaturan kebersihan lingkungan


Diagnosis klinis dilakukan dengan pemerik- 2. Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
saan serologi(IgM, IgG), denganteknik 3. Rodent Control/Pengendalian Tikus
ELISA atau IFA, RT-PCR, Immunoblothing 4. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) bila Melakukan
sekuensing dan analisa Filogenetik pembersihan di lingkungan.

Dapat dilakukan dengan intravena analog


quanosine, untuk menangani HFRS jugadi-
lakkan pengontrolan/pemeriksaan pembu-
luh darah dengan Ribavirin meski aktivitas
Ribavirin berentangan dengan SNV (Virus
Sin-nombre/Jenis Hantavirus lainnya)