Kelompok IV Gilang Satria.Dian Chairunnisa.

Luthfiyyah Palma

No. Orde baru : 11 maret 66-21 Kabinet Presidensial mei 1998 5 21 Mei-sekarang Kabinet presidensial . 14 nov 45-27 Des 49 Sistem Pemerintahan Kabinet Presidensil Kabinet Parlementer Kabinet Parlementer (Quasi Parlementer) Kabinet Presidensial Kabinet presidensial 2 3 4 27 Des 49-17 Agustus 50 17 Agustus 50-5 juli 59 a. 18 Agustus 45-14 Nov 45 b. Orde lama : 5 juli 59-11 maret 66 b. 1 Periode a.

Keputusan yang di ambil hasil tawarmenawar antara eksekutif dan legeslatif. . pemerintahan dapat berlangsung stabil. Pemerintah punya waktu yang cukup Pengaruh rakyat terhadap politik untuk melaksanakan programnya tanpa (kebijakan) negara kurang mendapat terganggu olehkrisis kabinet. sehingga pemerintah kurang berpengaruh.kelebihan kelemahan Selama masa jabatannya. tempat yang seluas-luasnya Penyusunan program kerja mudah disesuaikan dengan lama masa jabatan yang di pegang eksekutif. presiden tidak Pengawasan rakyat terhadap dapat di jatuhkan DPR. sehingga berdampak pada hasil keputusan.

Mentri-mentri akan berhati0hati dalam Karena dapat terjadi pergantian kabinet menjalankan tugasnya karena setiap secara mendadak sehingga eksekutif saat dapat dijatuhkan oleh parlemen.Kelebihan kelemahan Mudah tercapai kesesuaian pendapat antara eksekutif dengan legeslatif. . Mentri yang diangkat mempresentasikan kehendak rakyat. Kedudukan eksekutif tidak stabil karena kabinet dapat diberhentikan setiap saat oleh parlemen. tidak dapat mengerjakan program kerjanya dengan baik. sering terjadi pergantian kabinet sehingga Kebijakan politik negara cenderung labil.

. dengan dibentuknya sistem tidak dapat dilaksanakan seperti multipartai.Kelebihan kelemahan Menumbuhkan kehidupan yang Pelaksanaan sistem pemerintahan demokratis. tuntutan konstitusi. Belum terbentuknya alat-alat kelengkapan negara sehingga menambah kesulitan dalam pelaksanaan pemerintahan. karena keadaan revolusi yang genting. Berhasil meletakkan dan membangun dasar-dasar kehidupan konstitutional (kenegaraan).

Kelemahan Sistem multi partai berdampak pada mendominasinya kepentingan partai politik. sehingga mempengaruhi stabilitas politik dan pemerintahnan dengan seriing jatuhnya kabinet. . Mampu menggalang dukungan internasionalguna memperjuangkan bangsa Asia-Affrika yang terjajah melalui KAA. sehingga aprisiasi rakyat memungkinkan tersalurkan.Kelebihan Tumbuh demokrasi dengan sistem multipartai. Kebijakan pembangunan nasional yang tidak berjalan. sehingga pembangunan ekonomi praktis belum dirasakan oleh sebagian besar masyarakat indonesia. sehingga timbul berbagai pemberontkan yang mempengaruhi stabilitas politik Tidak terdapat partai yang menang mayoritas. Mampu menyelenggarakan pemilu yang demokratis.

. yaitu aebagai pelopor gerakan nonblok. Kembalinya Irian barat ke pangkuan ibu pertiwi sebagai hasil perjuangan diplomasi politik luar negri Indonesia bebas aktif. Kekuasaan presiden Soekarna yang sangat domian. Pertentangan ideologi yang sangat tajam. sehingga kehidupan politik tidak yumbuh dengan demokratis. terutama antara golongan komunis daengan golongan agamanasionalis. Kepemimpnan Indonesia di mata dunia Internasional mempunyai sumbangsih besar. Kelemahan Penataan kehidupan konstitusionalyang tidak berjalan sebagaimana diatur dalam UUD 1945.Kelebihan Mampu membangun integritas nasional yang kuat.

Pembangunan nasional dapat dirasakan oleh masyarakat dengan swasembada pangan. Hak-hak rakyat terbelenggu dengan kebebasan pers yang dikontrol dan pemilu yang tidak demokratis. Tidak terdapat pemerataan pembangunan nasional yang berdampak pada kesenjangan sosial dan melahirkan kaum konglomerasi. Di akhir pemerintahan orde baru terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan. Terciptanya stabilitas nasional membawa ketenagan bagi masyarakat secara umum.kelebihan Penataan kehidupan konstitutional sebagai akibat penyimpangan orde lama. . Tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai rata-rata 7% per tahun. Tumbuhnya KKN dalam penyelenggaraan pemerinyahan. Pembangunan nasional yang terencana dengan baik Kelemahan Kekuasaan presiden (eksekutif) yang sangat dominan sehingga melahirkan kekuasaan yang terpusat pada satu tangan .

Berhasil menyelenggarakan pemilu secara demokratis. . tetapi hartus melalui DPR Terjadinya penyimpangna dengan keluarnya maklumat presiden pada masa presiden Abdurrahman Wahid. Kebebasan dan kemerdekaan pers tumbuh dengan demokratis. kecuali bertentangan dengan pasal 7 UUD 1945. Suburnya KKN di berbagai instansi pemerintahan dan kehidupan masyarakat.Kelebihan Berhasil menata kehidupan ketatanegaraan dengan amandemen UUD 1945 Menjamin terjadinya stabilitas politik. Rakyat dapat mengontrol (berpengaruh ) langsung kepada pemerintah . Karena tidak akan terjadi pergantian pemerintahan . Kelemahan Lepasnya timor timur dan kepulauan sipadan lligitan dari pangkuan ibu pertiwi.