Anda di halaman 1dari 29

JARINGAN EPITEL

Jaringan epitel menyelaputi tubuh/ organ

sebelah luar dan dalam (pada yang berongga).

Menempel pada bagian dasar pada lamina

basalis

Fungsi lamina basalis:

Pelekat/pengait epitel ke jaringan lain di bawahnya

Penyalur nutrisi

Hubungan antara sel

epitel satu dengan yang lain:

Tight junction

Gap junction

desmosom

• Hubungan antara sel epitel satu dengan yang lain: – Tight junction – Gap junction –

Permukaan sel

Tonjolan:

Mikrovili

Cilia

Stereocilia

Flagella

Cekukan:

Interdigitasi

Invaginasi

• Tonjolan: – Mikrovili – Cilia – Stereocilia – Flagella • Cekukan: – Interdigitasi – Invaginasi

Mikrovili:

Tonjolan berdiameter 0,08 um, panjang 1um.

Terdapat banyak pada satu sel.

Guna untuk absorpsi

Cilia:

Tonjolan diameter 0,2 um, panjang 8 um, terdapat banyak pada satu sel.

Guna untuk pergerakan atau transport zat.

Stereocilia

Semacam mikrovili yang besar.

Terdapat satu pada tiap sel.

Flagella

Tonjolan diameter 0.6 um. Panjang 30um.

Lazimnya satu tiap sel. Pada sel sperma

Interdigitasi

Cekukan-cekukan kecil m,enjari, setangkup antara sel yang bertetangga.

Guna memperkuat perlekatan antar sel

Invaginasi:

Cekukan di daerah dasar sel.

Guna memperluas permukaan absorpsi

Macam Epitel

A. Epitel selaput:

I.

Selapis:

1.

Gepeng

2.

Kubus

3.

batang

Macam Epitel A. Epitel selaput: I. Selapis: 1. Gepeng 2. Kubus 3. batang
Macam Epitel A. Epitel selaput: I. Selapis: 1. Gepeng 2. Kubus 3. batang

II. Banyak lapis:

1.

Berlapis semu (pseudostratified)

2.

Berlapis-lapis (stratified)

3.

transisional

II. Banyak lapis: 1. Berlapis semu (pseudostratified) 2. Berlapis-lapis (stratified) 3. transisional

B. Epitel kelenjar:

1. Eksokrin= kelenjar bersaluran. Getahnya dialirkan lewat saluran khusus, yang dihasilkan: garam,

minyak, enzim, dll.

1.

2.

Menurut cara penggetahan:

a.

Merokrin

b.

Holokrin

c.

Apokrin

Menurut bentuk:

a.

Uniseluler

b.

Tabung

c.

Gembungan

d.

retikulosa

Holokrin c. Apokrin Menurut bentuk: a. Uniseluler b. Tabung c. Gembungan d. retikulosa

2. Endokrin= kelenjar buntu (tidak punya saluran).

Hasilnya dialirkan langsung ke aliran darah.

3. Gabungan eksokrin dan endokrin

4. Kelenjar retikulosa

C. Epitel persarafan

D. Epitel pergerakan

Epitel selaput

Epitel selapis gepeng

Terdapat pada: pembuluh darah, selaput rongga tubuh, alveolus, selaput gendang telinga

Epitel selapis kubus

Terdapat pada selaput luar ovarium, saluran

kemih, kelenjar prostat

Simple Squamous Epithelium

Simple Cuboidal Epithelium

Simple Cuboidal Epithelium Figure 4.3b

Epitel selapis batang

Terdapat pada mukosa lambung, usus, trakhea, bronkus

Bermikrovili

Simple Columnar Epithelium

Epitel berlapis semu:

Semua sel melekat pada dasar, tapi puncaknya ada yang tidak mencapai rongga yang dilapisi.

Terdapat pada rongga hidung

Epitel berlapis-lapis:

Terdiri dari banyak lapisan:

Terdapat pada kulit, esofagus

Pseudostratified Ciliated Columnar Epithelium

Stratified Squamous Epithelium

Epitel Kelenjar

Kelenjar merokrin: bahan getahan (sekresi)

keluar sel tanpa ada bagian sel yang lepas. Contoh: pankreas.

Kel. Holokrin: bahan getahan adl seluruh isi sel. Co: kel.minyak bulu

Kel. Apokrin: bahan getahan keluar bersama bagian puncak sel. Co: kel. peluh

Kel. Eksokrin multiseluler

Tabung sederhana: kel. keringat

Tabung kompleks: kel. Lambung&air mata

Gembungan: kel. liur

Kelenjar endokrin

Menghasilkan hormon.

Co: kel. Hipofisa, tiroid, paratiroid

Epitel persarafan

Disebut juga neuroepitel.

Bentuk&peran khusus untuk persarafan

Pada papil pengecap lidah

Epitel pergerakan.

Epitel dapat berkerut seperti sel otot.

Disebut mioepitel.

Co: selaput tubuli seminiferi testis