Anda di halaman 1dari 7

Proposal Kegiatan

DISKUSI RUTIN DOSEN


FAKULTAS TARBIYAH IAIN WALISONGO SEMARANG

A. Landasan Pemikiran

Secara umum, tujuan pelaksanaan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan


bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya sebagai insan akademis yang
bermoral, berkompeten, dan profesional, yang mampu menerapkan, mengembangkan
dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk manfaat yang positif. Dari
visi inilah, tri dharma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian dan pengabdian
masyarakat—wajib digiatkan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi berlandaskan pada semangat


pelaksanaan otonomi perguruan tinggi, meliputi otonomi pengelolaan dan keilmuan.
Otonomi pengelolaan berada pada tingkat regulator perguruan tinggi, termanifestasi
dalam kebijakan-kebijakan yang terkait dengan penyelenggaraan civitas akademika.
Otonomi keilmuan dimiliki oleh para dosen, berikut segenap anggota civitas akademika
perguruan tinggi, dimana mereka memiliki kebebasan akademik dan kebebasan mimbar
akademik yang bertanggung jawab. Otonomi keilmuan berpedoman pada kaidah dan
etika ilmiah. Setiap anggota civitas akademika, baik secara individual maupun kolektif,
memiliki hak dan tanggung jawab melaksanakan otonomi keilmuan, khususnya dalam
penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat.

Pada tataran implementasi, penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan


pengabdian masyarakat tidak dapat berdiri sendiri. Ketiga komponen ini selayaknya
terimplementasi secara integratif. Artinya, ada keterkaitan langsung antara
penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, baik dalam
kronologis pengembangan ilmu, maupun aplikasinya di masyarakat. Banyak kegiatan
akademis yang dirancang dan digalakkan dalam rangka mensinergikan ketiga komponen
tri dharma. Salah satunya adalah kegiatan diskusi ilmiah bagi para dosen, baik bersifat
internal fakultas maupun eksternal, dengan melibatkan anggota civitas akademika yang
lain.

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.1


Pelaksanaan diskusi dosen berimplikasi, langsung dan tak langsung, pada sinergi
komponen tri dharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian dan pengabdian
masyarakat. Terkait dengan penyelenggaraan pendidikan, ilmu dipandang sebagai suatu
produk, yang harus diturunkan atau di-transfer kepada mahasiswa melalui proses
pengajaran. Knowledge transfer ini juga dilakukan kepada sesama anggota civitas
akademika dalam bentuk diskusi dosen, seminar, dan ajang diseminasi ilmu lainnya. Di
lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, kegiatan diskusi dosen sangat
diuntungkan dengan pluralitas latar belakang pendidikan para pengajarnya. Fakultas
Tarbiyah memiliki program studi yang terkait dengan kajian islam dan kependidikan
umum, seperti Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Matematika dan Biologi. Interaksi
akademis para pengajar, dengan latar belakang disiplin keilmuan dan keahlian yang
beragam, merupakan ajang potensial bagi tumbuh kembangnya keilmuan yang terpadu,
dengan pendekatan interdisipliner dan multidispliner.

Terkait dengan penyelenggaraan tri dharma kedua, yaitu penelitian, ilmu


dipandang sebagai suatu proses, yang terus dikembangkan secara ilmiah dengan
pendekatan dan metode yang sesuai. Diskusi dosen menjadi salah satu wadah para dosen
untuk menggodok penelitian yang pernah, sedang dan/atau akan dilakukan, baik yang
bersifat skala kecil maupun besar. Kegiatan ini membuka saluran kritik, input, dan
feedback demi validitas dan ketajaman suatu penelitian. Pendeknya, diskusi dosen
berpotensi menghidupkan dan mendorong suatu keilmuan untuk berproses dan
berevolusi, menjadi lebih kukuh dan teruji.

Dalam komponen tri dharma ketiga—pengabdian masyarakat—ilmu dilihat


sebagai suatu metode, atau instrumen dan cara kerja untuk memecahkan masalah
kemasyarakatan secara ilmiah. Untuk mengukur akurasi dan manfaat aplikasi suatu ilmu,
perlu dilakukan uji kelayakan. Disini fungsi diskusi dosen lebih terkontektualisasi, yaitu
menjadi ajang untuk menguji fungsi, signifikansi dan manfaat suatu keilmuan di
masyarakat. Jelas sekali terlihat keuntungan dari pluralitas disiplin ilmu di Tarbiyah,
dimana suatu topik keilmuan dapat dikaji, dikritisi dan diperkuat dari/melalui berbagai
perspektif keilmuan yang berbeda, langsung dari pengajar dan praktisi di bidangnya.

Salah satu unsur afektif pelaksanaan diskusi dosen adalah menghidupkan iklim

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.2


akademis yang konstruktif, dan sportif. Secara bersamaan, kegiatan ini juga
diorientasikan untuk menumbuhkan dan memelihara kesadaran kolektif para civitas
akademika untuk bersikap terbuka dan kritis terhadap wacana-wacana ilmiah yang
berkembang. Diskusi dosen, sebagai salah satu bentuk manifestasi otonomi keilmuan
seorang pendidik, akan sangat efektif manakala diselenggarakan secara ruitn, layak dan
terorganisir, dibawah supervisi pengelola perguruan tinggi.

B. Landasan Kegiatan
1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
4. SK Rektor Nomor 13 Tahun 2004 tentang Pedoman Akademik IAIN Walisongo

C. Tujuan:
1. Menciptakan mimbar akademik bagi dosen sebagai perwujudan ekspresi otonomi
keilmuannya
2. Menciptakan kegiatan akademis yang interaktif dan kondusif bagi para dosen
untuk saling bertukar ilmu dan pendapat (ilmu sebagai produk), menggodok
kematangan keilmuannya (ilmu sebagai proses), sekaligus menguji kelayakan dan
aplikasi keilmuannya (ilmu sebagai metode)
3. Secara rutin dan layak memfasilitasi segenap anggota civitas akademika Fakultas
Tarbiyah untuk saling belajar dan menghargai beragam topik keilmuan, demi
pengembangan wawasan, kompetensi dan profesionalitas
4. Menghidupkan iklim akademis yang terbuka, kritis, konstruktif dan sportif
5. Memberikan kontribusi langsung bagi pengembangan keilmuan di Fakultas
Tarbiyah.

D. Waktu Pelaksanaan
Diskusi dosen ini diselenggarakan setiap hari Rabu pukul 10.00 – 11.30 WIB,
dengan jadwal pembicara terlampir (lampiran 1).

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.3


E. Tempat
Diskusi dosen ini dilaksanakan di ruang sidang Fakultas Tarbiyah IAIN
Walisongo Semarang.

F. Peserta
Peserta diskusi dosen ini adalah para dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo
Semarang.

G. Pelaksana
Diskusi dosen ini diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo
Semarang. Penanggung jawab pelaksana diskusi dosen adalah Pembantu Dekan I.

H. Anggaran Dana
Kegiatan diskusi dosen ini memerlukan dana sebesar Rp 7.500.000,- (tujuh juta
lima ratus ribu rupiah) dengan rincian terlampir (lampiran 2).

I. Penutup
Demikian acuan pelaksanaan diskusi dosen ini dibuat, dan hal-hal yang belum
sempurna akan disempurnakan lebih lanjut.

Semarang, 15 Juni 2007


Pembantu Dekan I,

Dra. Muntholi’ah, M.Pd


NIP. 150263166

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.4


Lampiran 1

JADWAL DAN NARA SUMBER DISKUSI DOSEN


FAKULTAS TARBIYAH IAIN WALISONGO SEMARANG

NO TANGGAL NARA SUMBER JUDUL MAKALAH MODERATOR


1 9 Mei 2007 Drs. Ikhrom, M.Ag Pengenalan Ma’had ‘Aly Minhayati Saleh, M.Sc
2 16 Mei 2007 Alis Asikin, S.Ag Tradisi Penulisan dalam Sistem Transmisi Fina Sa’adah, S.Pd.I
Hadits Nabi
3 23 Mei 2007 Wahyudi, M.Pd Peran Strategis Pendidikan dalam Mobilitas Atik Rahmawati, M.Si
Sosial
4 30 Mei 2007 Fahrurozi, M.Ag Nilai-Nilai Anti Kekerasan dalam Pendidikan: Yunita Rakhmawati, MA
Menyikapi Kebijakan KPI tentang Penghentian
Penayangan Smack Down di Stasiun Televisi
5 6 Juni 2007 Yunita Rakhmawati, MA Permainan Bahasa sebagai Media Dwi Mawanti, MA
Pembelajaran Bahasa

6 13 Juni 2007 Alis Asikin, S.Ag Sahabat Nabi SAW sebagai Rijal al Hadits Anis Sundusiyah, MA
(Kajian Sahabat dalam Perspektif Ahli Sunnah)

7 20 Juni 2007 Mufidah, M.Pd Kontribusi Al Khalil dalam Perkembangan Yunita Rakhmawati, MA
Kamus Arab

8 27 Juni 2007 Lianah, M.Pd Pembuatan Kompor Matahari Serba Guna Nur Khasanah, M.Kes
sebagai Media Pembelajaran IPA Terpadu

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.5


9 4 Juli 2007 Nur Khasanah, M.Kes Mikroorganisme dalam Makanan Kita Dwi Mawanti, MA

10 11 Juli 2007 Minhayati Saleh, M.Sc Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Anis Sundusiyah, MA
Sempoa

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.6


Lampiran 2

RAB DISKUSI RUTIN DOSEN


FAKULTAS TARBIYAH IAIN WALISONGO

NO URAIAN VOLUME SATUAN JUMLAH


1 Honorarium
1.500.000
- Nara Sumber 10 orang 150.000
- Moderator 10 orang 75.000 750.000
2 Fotocopy 10 angkatan 25.000 250.000
3 Konsumsi 10 angkatan 500.000 5.000.000
JUMLAH (Rp) 7.500.000

Proposal Diskusi Rutin Dosen halm.7