Anda di halaman 1dari 10

KETERKAITAN AKTIVITAS

INDUSTRI MIE JAGUNG

Oleh :
1. .Angga Pratama ( F34070037)
2. Hazirur Rohman (F34080024)
3. Destania A. (F34080048)
4. Bunga Cahyaputri (F34080068)
5. Dyah Pangestuti (F34080086)
6.Remiadiati F Indriana (F34080111)
7.Sri Sedah Endah Ayu (F34080131)

DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2010
OFFICE RELATIONSHIP CHART

No. NAMA RUANG 1


1 Ruang Penerimaan Bahan 2
A 3
2 Gudang Bahan Baku I 4
A O 5
Proses Produksi Tepung
3 O U 6
Jagung
I O O 7
4 Proses Produksi Mie Jagung A U U 8
E U U U 9
1
5 U E U X
Gudang Tepung Jagung 0
1
U A O X U
1
6 Kantor O O U O U
U U U U U 1
7 Sumber Air E U A U 2
O X A E 3
8 Perlengkapan Umum X U O 4
U O U 5
9 Pembuangan Limbah I U 6
, X O 7
10 Ruang Pengemasan X 8
E 9
1
11
Tempat Penyimpanan 0
1
1

Keterangan :
A : Harus bersebelahan
E : Harus berdekatan
I : Cukup berdekatan
O : Tidak harus berdekatan
U : Bebas dan tidak saling terkait
X : Tidak boleh saling berdekatan atau harus saling berjauhan
Kriteria derajat keterkaitan antar ruang :
1 : Aliran bahan
2 : Melakukan pekerjaan sejenis
3 : Derajat hubungan orang
4 : Keharusan untuk berdekatan

A = 81, E = 27, I = 9, O = 3, U = 1, X = - 243


TCR

1 81 9 3 1 3 1 1 - 1 1 101 PPMJ
2 81 81 3 3 1 1 1 - 1 1 173 PPTJ
3 9 81 9 81 1 27 3 1 1 1 214 KMS

4 3 3 9 27 1 81 3 1 81 27 236 GTJ
GBB
5 1 3 81 27 1 3 1 - 81 3 201
SMB
6 3 1 1 1 1 1 27 - 1 1 37

7 1 1 27 81 3 1 3 - 3 1 121 RPB

8 1 1 3 3 1 27 3 1 9 3 52 SMP
PU
9 - - 1 1 - - - 1 - - 3
KTR
10 1 1 1 81 81 1 3 9 - 27 205
PL
11 1 1 1 27 3 1 1 3 - 27 65

Penjelasan :
- Ruang Penerimaan Bahan dan Gudang Bahan Baku harus bersebelahan karena
dalam aliran bahan setelah penerimaan bahan, bahan disimpan terlebih dahulu
jadi harus bersebelahan.
- Ruang penerimaan Bahan dan Proses Produksi Tepung Jagung cukup
berdekatan karena dua ruangan ini terkait dimana setelah bahan diterima dan
disimpan maka bahan akan diproses jadi harus berdekatan.
- Ruang Penerimaan Bahan dan Ruang Proses Produksi Mie Jagung tidak harus
berdekatan karena telah mengalami beberapa proses. Selain itu juga dapat
mencemari ruang proses produksi akibat kotoran-kotoran yang terdapat pada
bahan.
- Ruang Penerimaan bahan dengan gudang tepung jagung bebas dan tidak
saling terkait karena penerimaan bahan merupakan proses awal sedangkan
gudang tepung jagung merupakan tempat penyimpanan sebelum pengemasan
sehingga lokasi dapat bebas dipisahkan.
- Ruang penerimaan bahan dengan kantor tidak harus saling berdekatan karena
ruang penerimaan bahan lebih terkait dengan proses produksi selanjutnya
sedangkan kantor terkait dengan masalah administrasi.
- Ruang penerimaan bahan dengan sumber air bebas dan tidak saling berkait
karena ruang penerimaan bahan tidak memerlukan sumber air.
- Ruang penerimaan bahan dengan ruang perlengkapan umum bebas dan tidak
saling terkait. Hal ini dikarenakan ruang penerimaan bahan belum terlalu
memerlukan perlenmgkapan-perlengkapan yang spesifik.
- Ruang penerimaan bahan dengan tempat pembuangan limbah tidak boleh
saling berdekatan agar mencegah kontaminasi antara bahan baku dengan
mikroba-mikroba yang terdapat pada limbah tersebut.
- Ruang penerimaan bahan dengan ruang pengemasan bebas dan tidak saling
terkait karena bahan baku belum memerlukan pengemasan yang spesifik.
- Ruang penerimaan bahan dengan tempat penyimpanan bebas dan tidak saling
terkait. Hal ini dikarenakan tempat penyimpanan berfungsi untuk menyimpan
produk akhir yang telah jadi, sedangkan ruang penerimaan bahan merupakan
tempat menampung bahan baku yang belum diolah, jadi antara kedua tempat
ini tidak saling terkait satu sama lain.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan ruang proses produksi mie
jagung cukup berdekatan karena proses produksi mie jagung merupakan
kelanjutan setelah memproduksi tepung jagung, jadi agar lebih efektif dan
efisien antara kedua ruang ini harus cukup berdekatan.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan gudang tepung jagung harus
bersebelahan karena setelah tepung jagung diproduksi, tepung jagung ini
disimpan di gudang tepung jagung. Jadi, antara kedua tempat ini harus saling
bersebelahan.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan kantor bebas dan tidak saling
terkait karena antara kedua ruangan ini bekerja masing-masing dan tidak
memiliki keterkaitan proses.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan sumber air harus berdekaatan
karena untuk memproduksi tepung jagung membutuhkan sejumlah air
sehingga kedua tempat ini harus saling berdekatan.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan perlengkapan umum tidak harus
berdekatan karena perlengkapan umum tidak terlalu dibutuhkan saat
memproduksi tepung jagung, tetapi hanya perlengkapan yang spesifik saja
yang dibutuhkan sehingga perlengkapan umum tidak harus berdekatan dengan
ruang proses produksi tepung jagung.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan pembuangan limbah bebas dan
tidak saling terkait karena tempat pembuangan limbah berisikan limbah yang
tidak dapat diproduksi lagi menjadi tepung jagung sehingga kedua tempat ini
tidak saling berpengaruh.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan ruang pengemasan bebas dan
tidak saling terkait karena pengemasan merupakan proses hilir dalam produksi
mie jagung sedangkan ruang proses produksi tepung jagung merupakan tahap
awal sehingga tidak menjadi masalah apabila kedua tempat ini berjauhan atau
berdekatan.
- Ruang proses produksi tepung jagung dengan tempat penyimpanan bebas dan
tidak saling terkait karena penyimpanan tidak ada kaitannya dengan proses
produksi tepung jagung.
- Gudang tepung jagung dengan kantor bebas dan tidak saling terkait karena
tidak terdapat hubungan secara langsung antara gudang tepung jagung dengan
kantor.
- Gudang tepung jagung dengan sumber air tidak harus berdekatan karena
apabila gudang tepung jagung berdekatan dengan sumber air dapat
meningkatkan kelembapan yang dapat menimbulkan kerusakan pada tepung
jagung yang telah diolah.
- Gudang tepung jagung dengan perlengkapan umum bebas dan tidak saling
terkait karena proses penggudangan tidak membutuhkan banyak alat sehingga
kedua tempat ini dapat diletakkan bebas.
- Gudang tepung jagung dengan pembuangan limbah bebas dan tidak saling
terkait karena gudang merupakan tempat menyimpan tepung jagung, sehingga
tidak ada kaitannya dengan tempat pembuangan limbah.
- Gudang tepung jagung dengan ruang pengemasan harus bersebelahan agar
dapat mempersingkat proses transportasi tepung jagung yang telah diolah
dengan pengemasan tepung jagung.
- Gudang tepung jagung dengan tempat penyimpanan tidak harus berdekatan
karena penyimpanan bukan merupakan proses selanjutnya dari gudang tepung
jagung, jadi antara tempat peyimpanan dengan gudang tepung jagung
diletakkan tidak harus berdekatan.
- -Gudang Bahan Baku dengan proses produksi tepung jagung memiliki
hubungan keterkaitan “Absolut” atau harus saling berdekatan dan
bersebelahan karena memiliki kesinambungan proses yang tinggi, di mana
efektifitas waktu sangat penting mengingat bahan baku jagung yang harus
segera diproses menjadi tepung sebelum bahan mengalami kerusakan.
- -Gudang Bahan Baku dengan proses produksi mie jagung memiliki hubungan
keterkaitan “Ordinary” atau tidak harus saling berdekatan karena aliran
prosesnya tidak berkesinambungan
- -gudang Bahan Baku dengan Gudang Tepung jagung memiliki hubungan
keterkaitan “ordinary” tidakm harus saling berdekatan dan bersebelahan
karena dari gudang bahan baku tidak langsung masuk ke gudang tepung
melainkan harus melewati proses pembuata tepung dahulu
- -gudang bahan baku dengan kantor memiliki hubungan keterkaitan
“unimportant” atau bebas dan tidak saling terkait karena tidak memiliki
keterkaitan proses
- -gudang bahan baku dengan sumber air memiliki hubungan keterkaitan
”unimportant” atau bebas dan tidak saling terkait karena gudang bahan baku
tidak terlalu memerlukan air
- -gudang bahan baku dengan perlengkapan umum memiliki hubungan
keterkaitan “unimportant” atau bebas dan tidak saling berkaitan karena tidak
memiliki keterkaitan proses
- -gudang bahan baku dengan pembuangan limbah memiliki hubungan
keterkaitan “undesiredable” atau tidak boleh berdekatan karena untuk
menjaga kehigienisan bahan yang akan diproses
- -gudang bahan baku dengan pengemasan memiliki hubungan keterkaitan
”unimportant” atau bebas dan tidak saling terkait karena bahan baku belum
memerlukan pengemasan
- -gudang bahan baku dengan ruang penyimpanan mie jagung memiliki
hubungan keterkiatan keterkaitan ”unimportant” atau bebas dan tidak saling
terkait karena bahan belum diproses menjadi mie jagung
- -proses produksi mie jagung dengan gudang tepung jagung memiliki
hubungan keterkaitan ”especially” atau harus berdekatan karena setelah
diproses harus segera disimpan agar mengalami kerusakan
- -proses produksi mie jagung dengan kantor memiliki hubungan keterkaitan
”unimportant” atau bebas dan tidak saling terkait karena tidak memiliki
keterkaitan proses
- -proses produksi mie jagung dengan sumber air memiliki hubungan
keterkaitan ”absolute” atau harus berdekatan dan bersebelahan karean saat
proses produksi tersebut memerlukan air terutama saat membuat adonan
- - proses produksi mie jagung dengan perlengkapan umum memiliki hubungan
keterkaitan ”ordinary” atau tidak harus saling berdekatan karena tidak
memiliki keterkaitan proses
- -proses produksi mie jagung dengan pembuangan limbah memiliki hubungan
keterkaitan ”unimportant” atau bebas dan tidak saling terkait karena saat
proses pengolahannya tidak boleh ada kontaminasi bahan pencemar baik
udara, padat maupun cairan namun masih memerlukan adanya saluran untuk
membuang limbah sisa pengolahan.
- -proses produksi mie jagung dengan proses pengemasan memiliki hubungan
keterkaitan ”absolute” karena setelah diproses, mie jagung harus langsung
dikemas agar tidak mengalami kerusakan
- -proses produksi mie jagung dengan penyimpanan memiliki hubungan
keterkaitan ”especially” karena setelah dikemas, mie perlu segera disimpan
- -kantor dengan sumber air memiliki keterkaitan “unimportant” karena tidak
memiliki keterlaitan proses
- -kantor dengan perlengkapan umum memiliki hubungan keterkaitan
”especially” karena di dalam diperlukan perlrngkapan yang menunjang
kegiatan administrasi
- Kantor dengan pembuangan limbah memiliki hubungan keterkaitan
”undesiredable karena akan menggaggu kegiatan administrasi bila letaknya
berdekatan
- -kantor dengan pengemasan memiliki hubungan keterkaitan ”unimportant”
karena tidak memiliki keterkaitan proses
- -kantor dengan penyimpanan memiliki hubungan keterkaitan ”unimportant”
karena tidak memiliki keterkaitan proses
- -pelengkapan umum dengan pembuangan limbah memiliki hubungan
keterkaitan ”unimportant” karena tidak memiliki keterkaitan proses
- -perlengkapan umum dengan pengemasan memiliki hubungan keterkaitan
“important” karena saat pengemasan perlu perlengkapan yang menunjang
prosesnya
- -perlengkapan umum dengan penyimpanan memiliki hubungan keterkaitan
”ordinary” karena perlengkapan umum menunjang proses pengemasan
- -pengemasan dengan penyimpanan memiliki hubungan keterkaitan
”especially” karena memiliki keterkaitan proses namun tidak harus
bersebelahan
- -sumber air dengan perlengkapan umum memiliki hubungan keterkaitan
”ordianry” karena tidak memiliki keterkaitan proses
- -sumber air dengan pembuangan limbah memiliki hubungan keterkaitan
”undesiredable” karena untuk mencegah pencemaran oleh limbah
- -sumber air dengan pengemasan memiliki hubungan keterkaitan ”ordinary”
karena pengemasan tidak perlu air
- -sumber air dengan penyimpanan memiliki hubungan keterkaitan
”unimportant” karena tidak memiliki keterkaitan proses
- -Pembuangan limbah dengan penyimpanan memiliki hubungan keterkaitan
”undesiredable” karena untuk mencegah kontaminasi produk yang dapat
menyebabkan menurunnya mutu
DIAGRAM KETERKAITAN ANTAR AKTIVITAS

1 2 7 6
3 4 8
9 5 10 11
Keterangan: 1. Ruang penerimaan bahan
2. Gudang Bahan Baku
3. Proses produksi tepung jagung
4. Proses produksi mie jagung
5. Gudang tepung jagung
6. Kantor
7. Sumber air
8. Perlengkapan umum
9. Pembuangan limbah
10. Pengemasan
11. Penyimpanan
Aliran pembuangan limbah
Aliran proses produksi