Anda di halaman 1dari 26

I.

SIFAT LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH

Logam Alkali dan Alkali Tanah adalah Logam-logam Golongan 1 dan 2 dalam Susunan
Berkala berturut-turut disebut logam-logam alkali dan alkali tanah karena logam-logam
tersebut membentuk oksida dan hidroksida yang larut dalam air menghasilkan larutan basa.

A. Pengertian dan Sifat

Logam-logam alkali dan alkali tanah disebut juga logam-logam blok s karena hanya
terdapat satu atau dua elektron pada kulit terluarnya. Elektron terluar ini menempati tipe
orbital s (sub kulit s) dan sifat logam-logam ini seperti energi ionisasi  (IE) yang rendah,
ditentukan oleh hilangnya elektron s ini membentuk kation. Golongan 1 Logam Alkali yang
kehilangan satu elektron s1 terluarnya menghasilkan ion M+ dan Golongan 2 Logam Alkali Tanah
yang kehilangan dua elektron s2 terluarnya menghasilkan ion M2+. Sebagai akibatnya, sebagian
besar senyawa dari unsur-unsur Golongan 1  dan 2 cenderung bersifat ionik.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 1


A. Sifat Logam Alkali
1. Data Sifat Fisik Logam Alkali

Unsur Kerapata Titik Titik


n Leleh Didih

Li 0,534 180,54 1,347


Na 0,971 97,81 903,8
K 0,862 63,65 774
Rb 1,532 38,89 688
Cs 1,878 28,40 678,4
 Semua unsur berwujub padat pada suhu ruangan. terkecuali Cs, yang mencair
pada suhu 28°.
 Unsur Li, Na, dan K sangat ringan

2. Sifat Logam dan Sifat Basa Alkali


Logam alkali atau oksida alkali dapat bereaksi dengan air membentuk senyawa basa
kuat LOH. Semakin kebawah sifat logam alkali semakin kuat. Oleh karena itu, sifat
basa golongan alkali semakin kebawah semakin kuat
3. Kelarutan Basa LOH
Basa senyawa alkali semuanya mudah larut dalam air, kelarutanya dalam air
semakin kebawah semakin besar.
4. Sifat Logam dan Sifat Basa Alkali
Logam alkali atau oksida alkali dapat bereaksi dengan air membentuk senyawa basa
kuat LOH. Semakin kebawah sifat logam alkali semakin kuat. Oleh karena itu, sifat
basa golongan alkali semakin kebawah semakin kuat

5. Warna Nyala Logam Alkali

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 2


Sifat Fisika Logam Alkali Tanah

A. Data Sifat Fisik Logam Alkali Tanah

Unsur Kerapata Titik Titik


n Leleh Didih

Be 1,848 1.283 2,484


Mg 1,738 648,8 1,105
Ca 1,55 839 1,484
Sr 2,54 769 1,384
Ba 3,51 725 1,640
B. Sifat Fisik Logam Alkali Tanah
 Semua unsur berwujub padat pada suhu ruangan.
 Logam alkali tanah bersifat lebih keras dari logam alkali

C. Kereaktifan Alkali Tanah


Logam alkali tanah bersifat preduksi kuat. Semakin kebawah, sifat preduksi ini
semakin kuat. Hal ini di tunjukan oleh kemampuan bereaksi dengan air semakin

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 3


meningkat dari berilium ke barium. Selain dengan air unsur alkali tanah juga bereaksi
dengan gas oksigen, halogen, dan nitrogen.
D. Sifat Logam dan Sifat Basa L(OH)2

Dari berilium ke barium, sifat logam dan sifat basa logam alkali tanah semakin kuat.
Logam berilium bersifat amfoter sehingga Be(OH)2 bersifat amfoter pula, yaitu dapat
bereaksi dengan asam maupun basa. Jika bereaksi dengan asam maka akan membentuk
basa dan juga sebaliknya.

E. Kelarutan Basa L(OH)2


Sifat basa dari Be(OH)2 ke Ba(OH)2 semakin kuat. Hal ini berkaitan dengan kelarutan basa
dalam air dari Be(OH)2 ke Ba(OH)2 yang semakin besar. Semakin banyak basa terlarut,
kemungkinan ionisasi membentuk OH- semakin besar sehingga basa semakin kuat.

F. Data Kelarutan Unsur Alkali Tanah

Senyawa Kelarutan*
L(OH)2

Be(OH)2 **
Mg(OH)2 0,001
Ca(OH)2 0,17
Sr(OH)2 0,77
Ba(OH)2 3,7

Ket:
* : Kelarutan di ukur dari basa anhidrat yang dilarutkan dalam 100ml air
** : nilai kelarutan Be(OH)2 sangat kecil

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 4


G. Warna Nyala Alkali Tanah

Unsur Warna

Ca Jingga
Sr merah
Ba Merah
bata
Hijau

H. KESIMPULAN:
1. Golongan Alkali
 Logam Alkali sangat reaktif, karena itu harus disimpan dalam minyak.
 Sifat yang umum dimiliki oleh logam alkali adalah sebagai konduktor panas
yang baik, titik didih tinggi, permukaan berwarna abu-abu keperakan.
 Atom logam alkali bereaksi dengan melepaskan 1 elektron membentuk ion
bermuatan +1. Na → Na+ + 1 e-. Susunan elektron dari 2.8.1 o 2.8, yang
merupakan konfigurasi elektron gas mulia.
 Sifat lain  logam alkali, memiliki titik leleh rendah, densitas rendah, sangat
lunak

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 5


2. Kecenderungan golongan alkali dengan meningkatnya nomor atom

 Titik leleh dan titik didih menurun


 Unsur lebih reaktif
 Ukuran Atom membesar (jari-jari makin besar)
 Densitas meningkat proportional dengan meningkatnya massa atom.
 Kekerasan menurun
 Jika dipanaskan diatas nyala api memberikan warna yang spesifik. Litium –
merah, natrium – kuning, Kalium –ungu, Cesium – biru.
 Energi ionisasi semakin kecil
 Afinitas elektron semakin kecil
 Keelektronegatifan mengecil
 Semakin reaktif
 Semakin bersifat basa
 Semakin reduktor
 Sifat Periodik : - Sulit mengalami reduksi dan mudah mengalami oksidasi

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 6


Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 7
Dibandingkan dengan logam alkali pada periode yang sama logam alkali tanah yakni :

 Titik leleh dan titik didih lebih tinggi, lebih keras, lebih kuat dan lebih padat. Hal ini
disebabkan karena terdapat dua delokalisas elektron per ion dalam kristal yang
memberikan gaya elektronik lebih besar dengan muatan ion . M2+ yang lebih tinggi.

 Sifat kimia sangat mirip misalnya dalam pembentukan senyawa ionik tetapi berbeda
dalam rumus dan reaktivitas lebih rendah karena energi ionisasi (IE) pertama lebih
tinggi dan terdapatnya energi ionisasi kedua membentuk ion M2+ yang stabil.

 Bilangan oksidasi senyawa selalu +2 di dalam senyawa.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 8


 Dua elektron s terluar lepas. Sedangkan energi ionisasi ketiga sangat tinggi
untuk membentu ion +3.

IE lebih besar
Keelektronegatifan lebih besar
Afinitas elektron lebih besar
Titik didih – titik leleh lebuh tinggi

2-
SO4 semakin sukar larut

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 9


II. SIFAT KIMIA LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH

A. LOGAM ALKALI

Golongan IA disebut juga logam alkali. Logam alkali melimpah dalam mineral dan
terdapat di air laut. Khususnya Na (natrium), di kerak bumi termasuk logam terbanyak
keempat setelah Al, Fe, dan Ca. Walaupun keberadaan ion natrium dan kalium telah
dikenali sejak lama, sejumlah usaha untuk mengisolasi logam ini dari larutan air garamnya
gagal sebab kereaktifannya yang tinggi pada air.

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, untuk perlakuan pertama untuk
mengetahui sifat-sifat logam alkali yaitu pada saat logam Na ditambahkan dengan air terjadi
nyala api dan ledakan. Hal ini dikarenakan logam Na yang bila direaksikan dengan air akan
menghasilkan larutan basa. Selain itu, sesuai dengan sifatnya bahwa Natrium (Na) sangat
reaktif terhadap oksigen (O2) dan air (H2O).

Kereaktifan logam Na disebabkan karena elektron kulit terluar inti terikat secara lemah,
sehingga mudah terlepas. Selain itu logam Na merupakan reduktor dan dapat mereduksi air
dengan membentuk basa dan melepas hidrogen. Akan tetapi, pada perlakuan ini tidak
terjadi perubahan warna, setelah ditetesi dengan larutan indikator PP terjadi perubahan
warna menjadi warna merah muda. Ini menandakan bahwa larutan tersebut adalah larutan
basa (NaOH). Secara sederhana, reaksi ini dapat dituliskan dengan :

Na + 2H2O ---> Na(OH)2 + H2

II. LOGAM ALKALI TANAH

Untuk mengamati sifat-sifat logam alkali tanah. Pada perlakuan ini logam magnesium
(Mg) sebagai sampel dimasukkan ke dalam cawan berisi air, setelah diamati tampak logam
Mg tidak larut dalam air. Setelah ditambahkan dengan larutan indikator PP, larutan

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 10


mengalami perubahan warna dari bening menjadi merah muda. Hal ini menunjukkan bahwa
air yang telah bereaksi dengan logam Mg bersifat basa. Secara sederhana, reaksinya dapat
ditulis dengan :

Mg + 2H2O ---> Mg(OH)2 + H2

III. Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah

a. Dengan oksigen

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 11


Membentuk oksida 2M + X2 -> 2MX
 4M + O2 -> 2M2O L + X2 -> LX2
 2L + O2 -> 2LO Contoh
 (Be dan Mg harus dipanaskan)  2Na + S -> Na2S
M: logam alkali  Mg + S -> MgS
L: logam alkali tanah
e. Dengan Air
b. Membentuk peroksida  Air tereduksi menjadi H2 dan hasil
 2M + O2 -> M2O2 (dipanaskan lainnya adalah basa
dengan udara) M + H2O -> H2 + MOH
 L + O2 -> LO2 L + H2O -> H2 + L (OH)2
 (Ba mudah, Sr dengan tekanan Contoh
tinggi, CaO2 sulit)  2Na + H2O -> H2 + NaOH
Contoh :  Ca + H2O -> H2 + Ca (OH)2
 4Na + O2 -> 2 Na2O f. Dengan Hidrogen

 2Ca + O2 -> 2 CaO  Membentuk hidrida, bilangan oksida

 2Mg + O2 -> 2 MgO (dipanaskan) H = -1

 2K + O2 -> K2O2 2M + H2 -> 2MH

 Ba + O2 -> BaO2 L + H2 -> LH2


Contoh

c. Dengan Halogen (X2)  2K + H2 -> 2KH

 Membentuk halida  Mg + H2 -> MgH2

2M + X2 -> 2MX g. Dengan Nitrogen

L + X2 -> LX2  Membentuk nitrida

Contoh: 6M + N2 -> 2M3N (hanya Li yang bisa)

 2Na + Cl2 -> 2NaCl 3L + N2 -> L3N2 (dengan pemanasan)

 Ca + F2 -> CaF2 Contoh


 6Li + N2 -> 2Li3N
d. Dengan Belerang
 3Mg + N2 -> Mg3N2
 Membentuk sulfida

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 12


L + 2H+ -> L2+ + H2
h. Dengan Asam  Contoh
 Larut dengan cepat menghasilkan 2K + 2HCl -> 2 KCl + H2
gas. Mg + 2HCl -> MgCl2 + H2
M + 2H+ -> M+ + H2

IV. Kesadahan Air


 Air Sadah : air yang mengandung kation “alkali tanah” seperti : Mg 2+, Ca2+ atau
bermuatan 2+, (Fe2+, Mn2+).
 Penyebab
 Karena Kation “Logam multivalen dapat bereaksi dengan sabun membentuk suatu
endapan sehingga mengurangi kemampuan sabun. Dan kation ” tersebut dengan
adanya anion” yang terlarut dalam air akan menyebabkan terjadinya kerak.

V. Pasangan Kation “Penyebab kesadahan & Anion” Utama

Kation Penyebab Anion


Kesadahan
2+ -
Ca HCO3

2+
Mg 2-
SO4
2+
Sr
-
Cl
2+
Fe
-
NO3
2+
Mn
2-
SiO3

a. Ciri-ciri air sadah :


 Sabun sukar berbusa

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 13


 Terjadinya pembentukan kerak pada ketelkap dan pipa uap pada saat
menguapkan air

VI. Jenis Kesadahan Air


a. Kesadahan Sementara (Air sudah bikarbonat)
 Jika mengandung ion bikarbonat (HCO3-)

 Senyawa Ca(HCO3)2 atau Mg(HCO3)2

 Dapat dihilangkan secara fisika dengan pemanasan sehingga air terbebas dari ion
Ca2+ atau Mg2+

 Ca(HCO3)2 (aq) dipanaskan CaCO3 (s) + H2O (aq) + CO2 (q)

b. Kesadahan Tetap (Air sadah non bikarbonat)

 Jika mengandung anion bikarbonat (dari kation Ca2+ atau Mg2+ ), berupa : Cl-, NO3-,
dan SO42-

 Dapat dihilangkan melalui reaksi kimia dan pereaksi yang digunakan adalah larutan
karbonat, yaitu : Na2CO3 (aq) Atau K2CO3 (aq)

 Mg(NO3)2 (aq) + K2CO3 (aq) ® MgCO3 (s) + 2KNO3 (aq)

KEGUNAAN LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 14


Beberapa kegunaan litium:
• Digunakan pada proses yang
terjadi pada tungku peleburan
logam (misalnya baja).
• Digunakan untuk mengikat
karbondioksida dalam sistem
ventilasi pesawat dan kapal selam.
• digunakan sebagai bahan dalam
baterai

Emisi warna kuning yang cemerlang


tatkala dipanaskan menyebabkan
uap natrium dipakai sebagai lampu
penerangan di jalan-jalan raya atau
pada kendaraan.sinar kuning natrium
ini mempunyai kemampuan untuk
menembus  kabut

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 15


Natrium klorida atau biasa disebut
garam dapur digunakan untuk
pengawet makanan dan penyedap
makanan

Digunakan untuk campuran soda


kue yang dipakai sebagai campuran
pada minuman dalam botol agar
menghasilkan CO2, bahan
pemadam api, obat-obatan, bahan
pengembang kue

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 16


Atau biasa disebut soda cuci.
Berguna sebagai pelunak kesadahan
air, zat pembersih peralatan rumah
tangga

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 17


Garam glauber atau garam inggris
digunakan sebagai obat pencahar
atau pencuci perut

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 18


Digunakan sebagai pengelantang
atau pemutih pada kain

Bahan pembuat sabun mandi dan


elektrolit batu baterai batu alkali

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 19


Digunakan sebagai Obat
penenang saraf (sedative) dan
pembuat plat fotografi

Beberapa kegunaan rubidium :


-    Digunakan sebagai katalis pada
beberapa reaksi kimia.
-    Sifat radioaktif rubidium -87
digunakan dalam bidang geologi
( untuk menentukan umur batuan atau
benda-benda lainya ).

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 20


Digunakan Untuk Menghilangkan
Sisa oksigen Dalam Tabung Hampa

Karena umurnya yang pendek,


unsur ini tidak digunakan secara
komersial untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 21


Berilium merupakan logam yang ringan
dan keras. digunakan sebagai kemudi
pesawat Jet. paduan tembaga dengan
berilium digunakan untuk pegas. klip
berilium mempunyai penampang lintang
dengan daya absorpsi yang kecil terhadap
radiasi sehingga digunakan pada industri
tenaga nuklir. berilium transparan
terhadap sinar X sehingga digunakan
dalam tabung sinar X

Magnesium digunakan untuk


membuat paduan logam (alies)
terutama paduan magnesium dengan
aluminium. Aliase ini digunakan
untuk bahan konstruksi pesawat
terbang dan mobil karena aliase ini
kuat, ringan, tahankorosi, serta tahan
asam dan basa.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 22


banyak digunakan sebagai bahan bangunan, seperti
pada semen yang dibuat dengan memanaskan
campuran kapur, pasir, dan tanah liat untuk
membentuk kalsium silikat, kapur juga digunakan
untuk membuat karbid. karbid digunakan untuk
menghasilkan gas esetilena. Gas esetilena
bermanfaat untuk mempercepat pematangan buah
mengatur keasaman pada industri kertas, makanan
dan gula, mengurangi keasaman pada industri
pertanian, menghilangkan SO2 dan H2S dari
cerobong pabrik terutama industri metaturgi dan
pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar
fosil

senyawa kalsium lain yang


memiliki banyak kegunaan adalah
Ca(OH)2 kalsium hidroksida.
kegunaan senyawa ini adalah
untuk menghilangkan kesadahan
air, pengolahan limbah, serta
pengelolaan tanah asam

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 23


Senyawa CaSO4 digunakan untuk
membuat gips yang berfungsi
untuk membalut tulang yang
patah.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 24


Stronsium (Sr) dalam senyawa Sr(NO3)2 
memberikan warna merah apabila
digunakan untuk bahan kembang api.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 25


digunakan untuk memberikan
warna hijau pada kembang api.

Dahulu, unsur Radium digunakan


untuk mengecat nomor pada jam
karena cat Ra bersinar di dalam
gelap. Namun, hal ini tidak dilakukan
lagi karena sifatnya yang radioaktif
dan telah merusak kesehatan tubuh
para pekerja pembuat jam. Sekarang,
Ra dimanfaatkan dunia kedokteran
untuk merawat penderita kanker.

Copyright XII IPA 3 SMAN 6 BANDUNG 2010 26