Anda di halaman 1dari 2

Mekanika

Metode pengukuran MM 00
Pengukuran dimensi

Pengukuran Dimensi
Benda

Tujuan Percobaan
 Mempelajari cara pemakaian jangka sorong
dan mikrometer
 Mengukur panjang, lebar, tinggi dan diameter
beberapa benda ukur
 Mempelajari cara pengolahan data
menggunakan analisa kesalahan

Pisau ukur panjang digunakan untuk mengukur


dimensi luar, sedangkan pisau ukur kecil digunakan
untuk mengukur dimensi dalam dan pengukuran
kedalaman (Gbr 1).
Prinsip Dasar
Mengukur panjang (jarak) merupakan salah satu
kesulitan paling tertua dalam melakukan pengukuran.
Untuk itu, metode sederhana dalam mengukur panjang
sudah dipahami, untuk ukuran kecil biasa digunakan
jangka sorong. Pada jangka sorong terdapat ukuran
dalam skala milimeter dimana pisau ukur pertama
berada. Ukuran ini secara bersamaan digunakan untuk
pengukuran pisau ukur kedua. Tanda nol pada alat
ukur berhimpit dengan tanda nol pada ukuran jika
kedua pisau berhimpit.

Gbr. 2. Bagian-bagian dari mikrometer (a) batang pengukur


diam (b) batang pengukur bergerak (c) silinder dengan skala
kasar (d) pemutar dengan skala halus (e) sekrup pengunci (f)
busur mikrometer

Sedangkan ketebalan diukur dengan menggunakan


mikrometer. Mikrometer berbentuk busur dengan
batang ukur diam pada sisi kanan dan batang ukur
bergerak di sebelah kiri seperti terlihat pada Gbr 2.
Skala yang tertera menunjukan jarak antara dua pisau
ukur dengan kenaikan 0,5 mm. Jika pemutar diputar
Gbr. 1. Bagian dari jangka sorong (a) pisau ukur bagian
satu putaran penuh maka pisau ukur sebelah kanan
dalam, (b) pisau ukur bagian luar, (c) slide dengan vernier (d)
skala milimeter dan (e) pisau ukur kedalaman
akan bergerak setengah milimeter.

15
2. Ukurlah lebar dan tinggi balok dengan jangka
sorong sebanyak minimum 8 kali !

D. Pengukuran pelat besi


1. Ukurlah panjang pelat dengan menggunakan
penggaris sebanyak 1 kali !
2. Ukurlah lebar pelat menggunakan jangka
sorong dan tinggi pelat menggunakan
mikrometer, masing-masing minimum
sebanyak 8 kali !

Catatan : Pengulangan pengukuran dilakukan di


Gbr 3. Penunjukan jarak s pada skala kasar (c) dan skala beberapa tempat yang bebeda untuk mendapatkan
halus (d) s = 0,5 mm + 0,150 mm = 0,650 mm pengukuran yang berbeda.

Pada mikrometer, benda uji diletakan di antara batang Pertanyaan


pengukur, kemudian batang bergerak didekatkan ke
benda uji dengan memutar sekrup. Pembacaan penuh
1. Berapakah skala terkecil dari alat ukur jangka
dan setengah millimeter dapat dibaca pada skala dan
sorong, mikrometer dan penggaris ?
nilai perseratus millimeter dibaca pada skala vernier.
2. Sebutkan jenis-jenis kesalahan yang dapat
Jika skala vernier tidak menutupi setengah millimeter,
terjadi bila melakukan suatu pengukuran serta
ini harus ditambahkan pada perseratusan millimeter
beri contohnya !
3. Mengapa dalam eksperimen, pengukuran
harus diulangi beberapa kali ?
Peralatan 4. Bagaimana cara mendapatkan variasi data
1 Jangka sorong yang berbeda dalam mengukur dimensi suatu
1 Mikrometer benda ?
1 Penggaris 5. Sebuah papan persegi panjang memiliki
1 Benda uji berbentuk silinder panjang (21,3 ± 0,2) cm dan lebar (9,80 ± 0,1)
1 Kawat cm. Hitunglah luas papan dan
1 Benda uji bentuk balok ketidakpastiannya dalam perhitungan luas ?
1 Benda uji bentuk pelat besi 6. Berapa jumlah angka penting pada nilai terukur
3
Benang tebal ini (a) 23 cm (b) 3,589 s (c) 4,67 × 10 m/s (d)
0,0032 m ?
7. Buatlah perkiraan bagan data pengamatan
Prosedur Percobaan untuk percobaan ini !

A. Pengukuran benda berbentuk silinder


1. Ukurlah tinggi silinder dengan penggaris
sebanyak 1 kali !
Pengolahan Data dan Evaluasi
2. Ukurlah diameter silinder dengan jangka
sorong, minimum sebanyak 8 kali ! 1. Hitunglah nilai pengukuran dan ketidak-
pastiannya untuk pengukuran dimensi benda
B. Pengukuran kawat uji yang dilakukan, perhatikan penulisan angka
1. Ukurlah panjang kawat dengan menggunakan penting !
penggaris sebanyak 1 kali, gunakan benang 2. Hitung volume benda uji dan ketidak-
sebagai alat bantu untuk mengukur panjang pastiannya menggunakan perambatan kesa-
kawat bila kawat yang digunakan tidak lurus lahan berdasarkan teori analisa kesalahan,
sempurna ! dan perhatikan penulisan angka penting !
2. Ukurlah diameter kawat menggunakan 3. Buatlah analisis dan beri kesimpulan dari
mikrometer, minimum sebanyak 8 kali ! percobaan ini !

C. Pengukuran balok
1. Ukurlah panjang balok menggunakan
penggaris sebanyak 1 kali !

16

Beri Nilai