BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Sasmitaloka merupakan salah satu museum yang menyimpan benda-benda bersejarah, gedung yang diabadikan menjadi Sasmitaloka Panglima Besar Jendral Sudirman mempunyai sejarah yang cukup mengesankan untuk disimak dan diresapi maknanya oleh setiap warga RI. Sejarah Museum Sasmitaloka ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai apa saja yang tersimpan didalamnya sebagai bukti masih adanya benda ± benda peninggalan sejarah.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan dengan latar belakang yang telah diuraikan diatas, dapatlah di rumuskan pokok permasalahan antara lain :  Apakah orang ± orang pada zaman sekarang ini masih menghargai peninggalan benda ± benda bersejarah dan mau mengunjungi tempat ± tempat bersejarah sebagai wujud kecintaan dan penghormatan kita terhadap para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI ?

C. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui biografi singkat pangsar Sudirman. 2. Untuk mengetahui peninggalan-peninggalan Sudirman. 3. Untuk mengetahui makna dan peranan peninggalan-peninggalan di museum Sasmitaloka.

D. Manfa¶at Penelitian Dengan diadakannya karya wisata ini siswa dapat mengetahui biografi singkat tentang Pangsar Sudirman dan benda-benda peninggalannya beserta makna dan peranan benda-benda peningglalannya tersebut di Museum Sasmitaloka

1

E. Telaah Buku Telaah buku yaitu menyimak seluruh isi buku tentang Museum Sasmitaloka. 2. 2 . Metode Observasi Metode observasi yaitu penulis terjun langsung kelapangan untuk melakukan penelitian agar mudah mendapat data ± data dan informasi yang sebenarnya dari hasil menyimak. Metode Penelitian Metode penelitian yang kami gunakan adalah dengan cara : 1.

jujur dalam setiap 3 . Potong-potoglah jasadku ini.BAB II PEMBAHASAN A. loyalitas serta pengabdiannya terhadap bangsa Indonesia. tetap menuntut bela siapapun lawan yang bakal dihadapi´. Biografi Singkat Panglima Besar Sudirman Pangsar Sudirman lahir di Dukuh Rembang. Bersama dengan pasukan TKR yang dipimpinnya (saat itu beliau masih menjabat sebagai Komandan Resimen V Purwokerto). Cokrosunaryo. Pangsar Soedirman memimpin perang Gerilya. semasa perang kemerdekaan II 19 Desember 1948. berhasil mengusir tentara sekutu dari Magelang. sudah sepantasnya beliau diangkat menjadi Panglima besar menggantikan Supriyadi. MULO WIWORO. Jasa-jasa beliau bagi negeri ini amatlah besar. tamat tahun 1934 dan HIK Muhammadiyah Solo. beliau tak gentar dan menyerah atas penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Purbalingga pada tanggal 24 Januari 1916 dari pasangan Karsid Kartawiradji dan Siyem. Beliau menempuh pendidikan HIS (sekolah Rakyat) tamat tahun 1931. Kepribadian serta kepemimpianan beliau patut dijadikan contoh oleh generasi masa kini karna loyalitas beliau terhadap bangsa dan tanah air nya. salah satu semboyan beliau ialah ³robek-robeklah badanku. Dari rangkaian kalimat tersebut terlihat jelas sikap nasionalis yang tinggi. beliau pulalah yang memimpin pertempuran melawan sekutu Inggris di ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945. Namun semenjak kanak-kanak beliau diasuh oleh ayah angkatnya seorang Camat yang bernama R. lalu Taman Siswa. Hasil Penelitian 1. Ambarawa dan Semarang. desa Bodaskarangjati. tetapi jiwaku yang dilindungi benteng sang merah putih tetap hidup. Perjuangan beliau mengusir penjajah dari bumi pertiwi pun terus berlanjut. Keberhasilannya mengusir tentara sekutu melalui pertempuran Ambarawa yang lebih dikenal sebagai Palagan Ambarawa. keputusan ini ditetapkan melalui konfrensi TKR yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 12 November 1945. Meskipun dalam kondisi sakit. selanjutnya menempuh militer Daidanco PETA (semasa penjajahan Jepang) angkatan II tahun 1944 di Bogor.

perbuatan. serta pemimpin tertinggi kemiliteran. Beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta. Ibarat memasuki sebuah mesin waktu yang memutar mundur ke masa dimana Sang Jendral Besar hidup. sederhana dan tidak menonjolkan diri. sedangkan Loka berarti tempat. Selanjutnya saat Agresi Belanda II. digunakan sebagai Markas Kompi Tukul dari batalion Soeharto. Selanjutnya di era kemerdekaan. Sejarah Berdirinya Museum Sasmitaloka Kata Sasmitaloka berasal dari bahasa Jawa. berturut-turut dipakai sebagai kantor Komando Militer Kota Yogyakarta. Sasmita yang berarti pengeling-eling. kemudian digunakan 4 . Museum ini memiliki sejarah yang sangat panjang. no: 3 Yogyakarta dahulunya merupakan kediaman pribadi Sang Jendral. Jalan Badaan. Sasmitaloka berarti tempat untuk mengingat atau mengenang. Gedung tua nan usang ini bercerita banyak tentang kehidupan Sang Jendral sebagai seorang suami dan ayah. mengenang. Museum ini merupakan tempat untuk mengenang pengabdian dan pengorbanan dari Panglima Besar Jenderal Sudirman. Jadi. Magelang pada usia 34 tahun. Seorang Jenderal yang tidak pernah menyerah pada penjajahan. bahkan oleh penyakit yang dideritanya. Tuan Winschenk. Sejak tanggal 18 Desember 1945 hingga 19 Desember 1948. Pada awal berdirinya. megingat. tenggelam ke dalam kenangan Sang Jendral Besar. berpendirian kuat serta menomorsatukan kepentingan nasional. beralih fungsi menjadi kediaman resmi Jenderal Sudirman setelah menjadi Panglima Tertinggi TKR. Sang Jendral tutup usia pada tanggal 20 Januari 1950 di Pesanggrahan Militer. Pada masa penjajahan Jepang bangunan dikosongkan dan barang-barangnya disita. mengayomi. Gedung ini dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1890. pengunjung benar-benar merasakan atmosfir yang hampir sama. diperuntukkan bagi pejabat keuangan Pura Paku Alam VII. Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman terletak di Jalan Bintaran Wetan. disiplin. 2. digunakan sebagai Markas IVG Brigade T dan setelah kedaulatan Republik Indonesia tanggal 27 Desember 1949. arsitektur bergaya Belanda mendominasi bangunan ini.

a. Tanggal 17 Juni 1968 dipakai untuk Museum Pusat Angkatan Darat. kulit. tanda penghargaan berupa bintang R I tingkat II. Memasuki Sasmitaloka dari pintu utara. Bangunan induk memiliki tiga pintu dibagian depannya dan sebuah pintu dibagianbelakang yang menghubungkan dengan aula.untuk asrama Resimen Infantri XIII dan penderita cacat (invalid). kertas dan kain yang dipamerkan dalam 14 ruangan. kayu. bintang gerilya. Satya Lencana 5 . Sementara disisi utara monumen terdapat satu senjata mesin dan sebuah meriam disisi selatannya. bintang Mahawira. baik keluarga. Benda Peninggalan-peninggalan Pangsar Sudirman di Museum Sasmitaloka Museum Sasmitaloka Pangsar Sudirman memiliki 599 buah benda koleksi. maupun pejabat. sebelum akhirnya diresmikan sebagai Museum Sasmitaloka Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman pada tanggal 30 Agustus 1982. ruangan ini berfungsi sebagai tempat menerima tamu. yang dikeempat sisinya terpatri tulisan. sementara itu dihalaman depan bangunan induk terdapat sebuah monumen Sang Jendral Besar menunggang kuda dengan gagahnya. yang terdiri dari jenis logam. Bangunan induk memiliki 6 ruangan yang saling berhubungan. 3. Di ruangan ini terdapat dua set meja dan kursi. Ruang Tamu Terletak di bagian terdepan dari bangunan induk. pengunjung akan melihat prasasti Pangsar Soedirman.

Ruang Santai Terletak dibagian belakang ruang tamu. Pengunjung dapat melihat satu set meja dan kursi. c. radi merk Philips. b. Benda-benda koleksi yang dipamerkan antara lain. ruangan ini tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk membimbing putra-putri beliau tetapi juga tempat beliau mendiskusikan masalah-masalah yang berkaitan dengan perjuangan bangsa Indonesia.perang kemerdekaan kesatu dan kedua. di ruangan ini lah Pak Dirman menyelesaikan tugas-tugasnya serta mengatur kebijaksanaan perjaungan TNI. foto-foto. pesawat 6 . Koleksi lainnya yang dipamerkan diruang tamu berupa tanda penghargaan medali bintang R I tingkat I. lukisan sera perabot rumah tangga yang pernah beliau gunakan semasa hidup. Ruangan Kerja Terletak disebelah utara ruang santai.

lemari arsip. Ruang tidur ini diperuntukkan tamu Pak Dirman. terhubung langsung dengan ruang kerja. Ruang Tidur Tamu Terletak di sisi timur. satu set meja dan kursi. d. serta piagam penghargaan tanda jasa. tempat tidur. senapan lee enfild. pistol mitraliursten. e. Benda-benda koleksi yang dipamerkan antara lain.telepon (digunakan sebagai alat komunikasi Pangsar TKR). kursi tamu. Ruang Tidur Pangsar 7 . pistol vickers. samurai (digunakan sewaktu masih menjadi Daidanco PETA di Kroya pada tahun 1944-1945). baik saudara maupun rekan-rekan seperjuangan. patung Pangsar beserta Jendral Oerip Soemohardjo dan sebuah lemari pakaian. satu set meja dan kursi.

ruangan ini terhubung langsung dengan ruang tidur Pak Dirman yang terletak di sisi barat. Ruang Palagan Ambarawa Ruangan ini menggambarkan tentang pertempuran Ambarawa yang terjadi antara Pasukan TKR dalam usaha mengusir sekutu Inggris dari Magelang. dan Semarang. Lukisan Pak Dirman bersama Bu Dirman. h. senjata Juki Jepang (hasil rampasan di Kido 8 . Ambarawa. Benda-benda koleksi yang terdapat didalamnya seperti. seperangkat meja dan kursi. tempat tidur. Di ruangan ini terdapat dua buah tempat tidur. Ruang Tidur Putra-putri Pak Dirman Terletak di bagian barat bangunan induk. seperangkat meja dan kursi. f. yang mana digunakan sewaktu mengusulkan komandan divisi V / Purwokerto Kol. g. mesin jahit merk singer. Lukisan Bu Dirman.Terletak dibagian selatan ruang santai. ruang Palagan Ambarawa serta Ruang RS Panti Rapih. serta Cermin / kapstok. ruangan ini dipakai sebagai tempat penyimpanan koleksi sejarah yang erat kaitannya dengan pemilihan Jabatan Panglima Besar TKR. patung lilin Sang Jendral yang sedang duduk di kursi malas. ruang sekretariat di bagian terdepan. Ruang Sekretariat (Ruang Pemilihan Pangsar APRI) Terletak di sayap utara rumah induk. Ruangan ini terhubung langsung dengan ruang Palagan Ambarawa. ruangan ini merupakan kamar pribadi beliau dan sang istri Ny Siti Alfiah. koleksi lainnya adalah sumpah anggota pimpinan tentara yang diucapkan Pangsar Jendral Soedirman. Soedirman diangkat menjadi Pangsar TKR dihadapan Oerip Soemohardjo dan Gatot Soebroto. Di ruangan ini terdapat. satu set meja dan kursi serta foto-foto keluarga. Pengunjung dapat melihat maket dan peta pertempuran Ambarawa. Di sayap utara rumah induk terdapat bangunan dengan tiga ruangan.

Kendati demikian dalam keadaan sakit sekalipun beliau masih mampu menyusun rencana militer dengan para perwira lainnya. j. meja dan kursi. dan juga senjata water wantel buatan Inggris (hasil rampasan Palagan Ambarawa). selanjutnya mobil yang dipamerkan adalah mobil Chevroletstyemaster buatan USA (mobil ini digunakan untuk menjemput Pak Dirman di tepi jembatan kali Oya sekembalinya beliau dari Gerilya. k. Beliau menderita sakit paru-paru. Ruang Koleksi Kendaraan Koleksi dokar yang dipamerkan di ruangan ini merupakan dokar yang pernah dinaiki Pak Dirman dari Playen menuju Semanu (Gunung Kidul). Ruangan ini terhubung langsung dengan ruang diorama. pengunjung wajib melihat ruangan Gunung Kidul dan Sobo. Ruang Gunung Kidul dan Sobo Saat akan melangkah masuk ke ruangan ini. Setelah puas menjelajah ke ruang koleksi kendaraan. Bendabenda yang terdapat di dalam ruangan ini berupa replika bangsal lengkap dengan tempat tidur. Potong-potoglah jasadku ini. mobil ini juga merupakan kendaraan pribadi beliau. serta kliping koran yang tergantung di dinding ( berisi artikel Pak Dirman Yang jatuh sakit). sekalipun harus duduk di kursi roda. sehingga harus dioperasi.Butai Purwokerto). tepatnya di depan pintu masuk terdapat semboyan Pangsar Soedirman yang menggambarkan loyalitas dan dedikasi beliau terhadap bangsa dan negaranya. pak Dirman menjalani operasi. tempat dimana Pak Dirman dirawat. terletak di ujung timur bangunan yang terletak di bagian sayap selatan rumah induk. ruang koleksi pribadi serta ruang dokumentasi. Ditengah situasi yang memanas (saat itu APRI sedang berupaya menumpas Pemberontakan PKI Madiun 1948). ³robekrobeklah badanku. i. Ruang RS Panti Rapih Ruangan ini merupakan replika ruang Maria kamar 8 VIP 8 RS Panti Rapih Yogyakarta. tetapi jiwaku yang 9 .

sebuah surat pribadi yang ditujukan kepada beliau. Sewaktu perang Gerilya Pak Dirman pernah singgah beberapa hari di Semanu Gunung Kidul dan Sobo Pacitan. Pada saat beliau di Sobo inilah beliau mulai melaksanakan tugasnya sebagai Pangsar secara teratur serta memantau perkembanagn situasi ibu kota RI Yogyakarta. meja dan kursi. tongkat dan peta rute gerilya. terutama saat akhir serangan Umum 1 Maret. serta foto-foto pemakaman beliau. padasan (tempat wudlu). peralatan makan dan minum. Ruang Koleksi Pribadi Saat akan memasuki ruang koleksi pribadi pengunjung disuguhi dengan koleksi foto-foto pribadi Pak Dirman. l. dan menjenuhkan untuk dikunjungi. y Diorama ketiga menggambarkan situasi selama beliau melancarkan gerilya di markas Gerilya Sobo Pacitan. m. B. dua buah dipan. y Diorama pertama menggambarkan perjuangan Sang Jendral pada saat Agresi Militer Belanda kedua y Diorama kedua menggambarkan situasi selama beliau memimpin perang Gerilya. membosankan. Padahal di balik itu semua. banyak tersimpan benda ± benda koleksi yang sangat berharga yang menyimpan kenangan bersejarah untuk 10 . maket gerilya di Sobo serta lukisan yang menggambarkan perang Gerilya. yang ditulis Presiden Pertama RI ³Soekarno´. fotofoto kegiatan Pak Dirman. tetap menuntut bela siapapun lawan yang bakal dihadapi´. mantel dan pakaian yang pernah beliau kenakan. Disamping koleksi diorama terdapat pula tandu. Bendabenda koleksi yang terdapat di ruangan ini berupa. Pembahasan Banyak orang menganggap bahwa yang namanya "Museum" itu merupakan tempat yang kuno. Ruang Diorama Ruangan ini terbagi atas tiga buah diorama yang menggambarkan sebagai berikut.dilindungi benteng sang merah putih tetap hidup.

pameran. Pihak museum seharusnya bisa membuat acara yang menarik dengan memadukan unsur hiburan. Bagi setiap pengunjung yang datang ke museum tersebut harus benar ± benar mendapatkan informasi yang lengkap dari pemandu. serta kondisi gedung yang kurang begitu terawat sudah mulai nampak. merupakan tempat untuk mengenang pengabdian dan pengorbanan dari Panglima Besar Jendral Sudirman. terutama oleh generasi penerus. serta pemimpin tertinggi kemiliteran. Alangkah lebih baiknya lagi jika pengunjung bisa mendengarkan narasi pertempuran dari diorama ± diorama heroik merebut kemerdekaan. sehingga suasana peristiwa pertempuran dan kobaran semangat juang saat itu lebih dapat dirasakan. Anggapan terhadap museum sebagai tempat menyimpan koleksi benda ± benda bersejarah dengan kondisi gedung tua dan usang . Terdapat beberapa hal yang dapat mengakibatkan pendidikan sejarah ini menjadi tersisihkan. Museum Sasmitaloka ini juga bercerita banyak tentang kehidupan sang jendral sebagai seorang suami dan ayah. dan pendidikan. Museum sasmitaloka ini memiliki sejarah yang sangat panjang yang belum kita ketahui. Oleh karena itu untuk mengatasi hal seperti itu perlu segera dilakukan pembenahan ± pembenahan juga penataan dan perawatan terhadap benda ± benda bersejarah. tentunya dengan memperhatikan faktor dari segi keamanannya. sehingga penataan baik ruangan dan wilayah disekitar museum lebih terjaga tertata dengan baik. dan mendidik ini diharapkan bisa menggugah minat bagi para pengunjung. menghibur. Pihak museum juga bisa dengan cara membentuk suatu kelompok atau komunitas yang terdiri dari pencinta sejarah dan masyarakat umum. Dengan dibentuknya suatu komunitas melalui kegiatan wisata sejarah yang menyenangkan. sehingga mereka bisa lebih merasa memiliki sejarah budaya dan seni.mengenang pengabdian dan pengorbanan para pahlawan yang patut dikenang. Gedung tua nan usang seperti Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jendral Sudirman. Dengan hal seperti itu diharapkan pengunjung dapat membawa kesan dan pengetahuan yang baru. Selain itu dengan dibentuknya suatu komunitas bisa melahirkan sejenis komunitas baru yang lebih banyak lagi 11 .

12 .yang bisa menjaga. Selain memperoleh wawasan yang lebih luas dan berbagai informasi yang berkaitan dengan sejarah mereka dapat menyaksikan kemegahan bangunan dan keindahan disekeliling bangunan yang dapat memberikan kesan dan nuansa yang lebih baru. mempertahankan. dan melestarikan budaya sejarah yang sudah ada.

Kita sebagai generasi muda penerus bangsa diharapkan bisa melestarikan museum ± museum atau benda bersejarah lainnya dan mengenangnya sebagai bentuk simpati kita terhadap tokoh pejuang. 13 . B.BAB III PENUTUP A. kami akan mencoba mengajukan saran ± saran sebagai berikut : Diharapkan bagi para siswa ± siswi unutk lebih mengembangkan dan memperdalam tentang wawasan dan pengetahuan yang telah diperoleh dari Museum Sasmitaloka. khususnya benda ± benda semasa Perjuangan Panglima Besar Jendral Sudirman. Saran ± saran Berdasarkan penelitian yang kami lakukan. Kesimpulan Dari berbagai uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Sasmitaloka itu merupakan tempat untuk mengenang pengabdian. pengorbanan dan perjuangan Pangsar Jendral Sudirman. Banyak benda ± benda koleksi yang tersimpan di dalam Museum Sasmitaloka. Kami menyarankan bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian agar melakukan penelitian dengan ruang lingkup yang lebih luas dan dihapkan dapat dilakukan dengan metode yang lebih baik lagi.

IP. Jakarta : Dinas Pembinaan Mental TNI AD. google. (2008). Yunif. S.DAFTAR PUSTAKA Effendi. Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman. www. com 14 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful