Anda di halaman 1dari 2

Yakobus Geganaseta / XI B / 35

Analisis Unsur Intrinsik Novel


“Sang Pemimpi”

A. Tema
Tema dari novel berjudul “Sang Pemimpi” karya Andrea Hirata ini adalah perjuangan
dan impian dari tiga sekawan, yaitu Ikal, Arai, dan Jimbron.

B. Alur
Novel ini menggunakan alur cerita maju mundur. Alur maju digunakan ketika
menceritakan peristiwa dari awal masuk SMA sampai pada akhirnya mereka semua lulus
SMA hingga Ikal dan Arai mendapat beasiswa dan diterima di universitas di Perancis. Alur
mundur digunakan saat menceritakan kejadian sebelum mereka duduk di bangku SMA,
terutama saat ketika Ikal pertama kali bertemu dengan Arai ketika mereka masih kecil.

C. Latar
1. Tempat
 Belitong : pulau ini merupakan tempat tinggal tokoh utama dari novel tersebut.
Hampir seluruh peristiwa dalam novel terjadi di Belitong.
 SMA Bukan Main : ketiga tokoh utama bersekolah di sekolah ini.
 Pasar : tempat Ikal dan Arai bekerja menjadi kuli ngambat.
 Bioskop : mereka bertiga ketahuan menonton film di bioskop dekat tempat tinggal
mereka kemudian dihukum oleh Pak Mustar.
2. Waktu
 Pagi
 Siang
 Sore
 Malam
3. Suasana
Suasana yang muncul dalam novel ini beragam. Mulai dari suasana yang
menegangkan ketika mereka bertiga dikejar-kejar oleh Pak Mustar karena menghinanya
saat pidato apel pagi. Selain itu ada suasana yang menggembirakan dan mengharukan
ketika Ikal dan Arai memperoleh beasiswa yang diterima di universitas di Perancis saat
pengumuman kelulusan.
Yakobus Geganaseta / XI B / 35

D. Penokohan
 Ikal : baik hati, optimistis, pantang menyerah
 Arai : pintar, penuh inspirasi/ide baru, gigih, rajin, pantang menyerah
 Jimbron : polos, gagap bicara, baik, terobsesi dengan kuda
 Pak Balia : baik, bijaksana, pintar
 Pak Mustar : galak, pemarah, berjiwa keras
 Ibu Ikal : baik, penuh kasih sayang
 Ayah Ikal : pendiam, sabar, penuh kasih sayang

E. Sudut Pandang
Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama karena banyak menggunakan
kata aku dalam menyampaikan cerita.