Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa

Daftar Isi

KATA PENGANTAR

..................................

DAFTAR ISI

......................................

BAB 1 : MENGENAL VISUAL BASIC

...................

1
2 2 2 3 3 4 6 6 7 7

1.1 Instruksi Kondisional ............................. 1.1.1 Instruksi If…Then…Else ...................... 1.1.2 Instruksi Select Case ....................... 1.2 Instruksi Pengulangan ............................. 1.2.1 Instruksi For…Next .......................... 1.2.2 Instruksi Do…Loop ........................... 1.3 Array ............................................. 1.3.1 Array Statis ................................ 1.3.2 Array Dinamis ............................... 1.3.3 Array Multidimensi ..........................

BAB 2 : FUNGSI DAN PROSEDUR .....................
2.1 Fungsi ............................................ 2.1.1 Pembuatan Fungsi dalam Visual Basic ......... 2.1.2 Eksekusi Fungsi ............................. 2.2 Prosedur .......................................... 1.2.1 Pembuatan Prosedur dalam Visual Basic ........ 1.2.2 Eksekusi Prosedur ............................

9
9 10 10 10 11 12

BAB 3 : STUDI KASUS

.............................

13
13 14 17 18 i

3.1 Tukar Isi Variabel ................................ 3.2 Bubble Sort ....................................... 3.3 Min…Max ........................................... 3.4 Selection Sort ..................................... Rendra Suwondo

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa

3.5 Linear Search ..................................... 3.6 Palindrome ......................................... 3.7 Membalikan Kata dalam Kalimat ...................... 3.8 Membalikan Isi Array .............................. 3.9 Menggeser Isi Array ............................... 3.10 Koding ........................................... 3.11 Pencarian Sub String ............................. 3.12 Terbilang ........................................ 3.13 Menguji Bilangan Prima ........................... 3.14 Konversi Biner ke Desimal ........................ 3.15 Konversi Desimal ke Biner ........................

21 23 24 26 27 29 30 33 34 36 37

LAMPIRAN

........................................

39
39 40 40 41 41 42 43 43 44 44 45 47

A. Tipe Data .......................................... B. Fungsi-Fungsi Konversi Tipe Data ................... C. Variabel ..........................................

D. Nilai Default untuk Variabel ....................... E. Simbol-simbol Operasi .............................. F. Fungsi-fungsi Pemrosesan String .................... G. Fungsi-fungsi Pemrosesan String Lanjut ............. H. Format Tanggal dan Waktu ........................... I. Fungsi DateDiff() .................................. J. Fungsi Format untuk Bilangan ....................... K. Kode ASCII ......................................... L. Mouse Button .......................................

ii Rendra Suwondo

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa

Bab 1

Mengenal Visual Basic
Pemograman komputer adalah rangkaian terurut intruksi tersebut C, yang dapat dieksekusi bahasa. oleh Bahasa dari instruksikomputer pemograman contoh untuk yang

menyelesaikan suatu masalah. Untuk membuat intruksi-intruksi diperlukan Basic, suatu dikenal sebagai struktural/prosedural programming di antaranya Pascal, dan Fortran; sedangkan pemograman visualnya adalah Delphi, Visual Basic, dan Visual C++. Visual Basic menggunakan bahasa BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code) dan mendukung pemograman berorientasi objek (Object Oriented Programming, OOP).

Gambar 1.1 Tampilan Environment Visual Basic 6 1 Rendra Suwondo

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa

1.1 Instruksi Kondisional
Instruksi sesuai kondisional dalam Visual Basic bisa yang yang menggunakan terpenuhi. bersifat If...Then...Else maupun Select Case. Instruksi akan dieksekusi dengan kondisi/kriteria umumnya berupa tertentu ekspresi Kondisi/kriteria

boolean, yaitu ekspresi yang nilainya True atau False.

1.1.1 Instruksi If...Then...Else
Syntax dari instruksi if…then…Else sebagai berikut: If kondisi Then [statement1] Else [statement2] atau If [kondisi1] Then [statement1] ElseIf [kondisi2] Then [statement2] Else [statement3] End If Contoh: If A > B then Label1.Caption = “A Lebih dari B” Elseif A < B then Label1.Caption = “A Kurang dari B” Else Label1.Caption = “A Sama Dengan B” End if

1.1.2 Instruksi Select Case
Syntax dari instruksi Select…Case sebagai berikut: Select Case [tes ekspresi] Case [Ekspresi1] [statement1] 2 Rendra Suwondo

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Case [Ekspresi2] [statement2] Case Else [statement3] End Select Contoh: Select Case Menu Case Menu = 1 Label1. Instruksi For…Next Syntax dari instruksi For…Next sebagai berikut: For [konter] = [nilai awal] To [nilai akhir] [statement] Next [konter] Contoh: For i = 1 To 10 Print “Hitung”. i 3 Rendra Suwondo .1 Instruksi For…Next Instruksi pengulangan For…Next digunakan Jika banyaknya istruksi yang diulang-ulang sudah diketahui. 1.2.Caption = “Nasi + Ayam Goreng + Soft Drink” Case Menu = 2 Label1.2 Instruksi Pengulangan Instruksi pengulangan diperlukan jika ada sekumpulan instruksi yang bentuknya sama dan perlu dilakukan beberapa kali.Caption = “Nasi + Soto + Es Teh Manis” Case Else Label1.Caption = “Nasi Pecel + Teh Manis Hangat” End Select 1.

Pengulangan akan berhenti jika dipenuhi kondisi/kriteria tertentu. tapi sesuai dengan keinginan kita.2 Instruksi Do…Loop Berbeda dengan instruksi For…Next. instruksi Do…Loop digunakan jika jumlah pengulangan belum diketahui.2. Syntax berikut: For [konter] = [nilai awal] To [nilai akhir] Step [jumlah lompatan] [statement] Next [konter] Contoh: For i = 10 To 1 Step -2 Print “Hitung”. 4 Rendra Suwondo .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Next i Hasilnya: Hitung 1 Hitung 2 … Hitung 10 Instruksi For…Next menggunakan Step Kadang kita menginginkan penambahan konter tidak sama dengan satu. Malahan konter yang nilainya berkurang. i Next i Hasilnya: Hitung 10 Hitung 8 … Hitung 2 dari instruksi For…Next Menggunakan Step sebagai 1.

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Instruksi Do While…Loop Syntax dari instruksi Do While…Loop sebagai berikut: Do While [Kondisi] [statement] Loop Contoh: A = 1 i = 1 Do While i <= 10 A = A * i i = i + 1 Loop Instruksi Do Until…Loop Syntax dari instruksi Do Until…Loop sebagai berikut: Do Until [Kondisi] [statement] Loop Contoh: A = 1 i = 1 Do Until i = 10 A = A * i i = i + 1 Loop Instruksi Do…Loop While Syntax dari instruksi Do…Loop While sebagai berikut: Do [statement] Loop While [Kondisi] 5 Rendra Suwondo .

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Contoh: A = 1 i = 1 Do A = A * i i = i + 1 Loop While i <= 24 Instruksi Do…Loop Until Syntax dari instruksi Do…Loop Until sebagai berikut: Do [statement] Loop Until [Kondisi] Contoh: A = 1 i = 1 Do A = A * i i = i + 1 Loop Until i = 10 1.3.1 Array Statis Array statis adalah ukuran Array Array yang sudah ukurannya tetap. sebagai berikut: ditentukan.3 Array Array adalah kumpulan dari variabel-variabel yang mempunyai tipe yang sama. Saat pendeklarasian. Sebuah array terdiri dari beberapa elemen yang diberi indeks. Contohnya 6 Rendra Suwondo . 1.

… . namun ukurannya belum ditentukan.2 Array Dinamis Array yang belum ditentukan ukurannya saat pendeklarsian disebut Array Dinamis. A(1). 7 Rendra Suwondo . Contoh pendeklarasiannya sebagai berikut: Dim matriks(3. Misal: Redim A(8) Berarti ukuran Array berubah menjadi 9.3.4) as integer Syntax di atas mendeklarasikan Array yang diberi nama matriks dengan indeks baris antara 0 sampai 3 dan indeks kolom antara 0 sampai 4.A(10)} 1. Contoh: Dim A() as integer Syntax di atas mendeklarasikan Array yang diberi nama A dan setiap elemennya bertipe integer.3. Untuk mengubah ukuran Array tersebut tulis Redim A([ukuran Array]) di dalam program. 1. A = {A(0).3 Array Multidimensi Array yang mempunyai dua indeks dinamakan Matriks.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Dim A(10) as integer Syntax di atas mendeklarasikan Array yang diberi nama A dan dapat menampung 11 elemen bertipe integer.

kecuali menambahkan option Preserve. 8 Rendra Suwondo . jika ingin elemen pertama dari array berindeks 1 maka tuliskan option base 1 di general section.Tiap kali melakukan Redim maka isi dari array lama akan terhapus. .Elemen pertama dari array default-nya berindeks 0 (nol).Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa CATATAN : .

Sum. sub program Update Data Barang. Sub program tersebut dikenal dengan nama fungsi dan atau prosedur. sub program Hapus Data Barang. Misal Program Stok Barang terdiri dari sub program Input Data Barang. sub program Proses Data Barang. Perlu 9 Rendra Suwondo . Max. Log. 2.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Bab 2 Fungsi dan Prosedur Suatu program biasanya terdiri dari beberapa program-program kecil atau sub program / subroutine.1 Fungsi Sebenarnya dalam program-program komputer yang biasa kita pakai telah dilengkapi dengan fungsi-fungsi dasar seperti Sin. terkadang fungsi-fungsi yang telah ada tidak cukup untuk memecahkan persoalan yang kita hadapai sehingga kita perlu membuat fungsi sendiri. dan sub Program Cetak Data Barang. dan lain-lain. Dalam pemograman. Namun.

2 Prosedur Fungsi tetapi memang sangat berguna dalam proses pemograman.1.1. 2. 3) Berarti variabel Panjang bernilai 5. bahwa fungsi hanya bisa menghasilkan satu buah 2. Lebar As Single) As Double Luas_Persegi = Panjang * Lebar End Function Syntax di atas adalah fungsi untuk menghitung luas sebuah persegi di mana variabel inputnya adalah Panjang dan lebar yang bertipe Single dan variabel outputnya adalah Luas_Persegi yang bertipe Double. Contoh: Luas = Luas_Persegi(5. dan variabel luas bernilai 15.2 Eksekusi Fungsi Untuk memakai fungsi yang telah dibuat cukup dengan menulis nama fungsinya dan isikan inputnya di dalam kurung. 2.1 Pembuatan Fungsi dalam Visual Basic Syntax untuk fungsi adalah sebagai berikut: [Public | Private] Function nama([(argumen)]) [As type] [statement] End Function Contoh: Function Luas_Persegi(Panjang As Single. Fungsi akan hanya 10 Rendra Suwondo fungsi mempunyai keterbatasan. variabel Lebar bernilai 3. .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa diketahui nilai.

Perhatikan contoh fungsi dan prosedur di atas! Dalam fungsi. salah satunya dalam pengurutan data atau permasalahan yang melibatkan Array. Tidak semua permasalahan dapat ditanggulangi dengan fungsi.2. Luas As Double) Luas = Panjang * Lebar End Sub Syntax di atas adalah prosedur untuk menghitung luas sebuah persegi di mana variabel inputnya adalah Panjang dan lebar yang bertipe Single dan variabel outputnya adalah Luas yang bertipe Double. Dalam prosedur nama prosedur tidak harus ditulis dalam source code prosedur (Luas = Panjang * Lebar). 2. Lebar As Single.1 Pembuatan Prosedur dalam Visual Basic Syntax untuk prosedur adalah sebagai berikut: [Public | Private] Sub nama [(argumen)] [statements] End Sub Contoh: Sub Luas_Persegi(Panjang As Single.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa menggantikan sebuah ekspresi tertentu yang digunakan dalam sebuah program komputer dan menghasilkan satu buah nilai. dalam pemograman disediakan bentuk lain yang mirip fungsi yaitu prosedur. tetapi yang bisa diganti dengan variabel lain sesuai (Sub 11 dengan dideklarasikan dalam prosedur Rendra Suwondo . Prosedur dapat menghasilkan lebih dari satu nilai atau bahkan tidak mempunyai nilai sama sekali. Oleh karena itu. nama fungsi harus ditulis dalam source code fungsi (Luas_Persegi = Panjang * Lebar).

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Luas_Persegi(Panjang Double). Luas Berarti variabel Panjang bernilai 5. dan variabel luas bernilai 15. Lebar As Single. Contoh: Luas_Persegi 5. isikan inputnya beri koma. dan outputnya pun harus diisi dengan variabel lain setelah input. Luas As 2.2 Eksekusi Prosedur Untuk memakai prosedur yang telah dibuat cukup dengan menulis nama prosedurnya beri spasi.2.Klik Project Add Module. As Single. 12 Rendra Suwondo . CATATAN : .Untuk membuat Fungsi atau Prosedur yang bersifat global. . variabel Lebar bernilai 3. 3. buat fungsi dan prosedur tersebut dalam Module.

tetapi langsung dalam syntax visual basic. Penulis menyajikan demikian karena menginginkan buku ini dapat hati dijadikan dalam bahasa referensi membuat visual bagi pengembang yang penulis visual basic. Program: Menukar Isi Dua Buah Variabel Sub Tukar(Bil1 As Integer. 3. Hsl1 As Integer. tetapi logika berpikirnya. Pada bab ini akan dibahas kumpulan berbagai macam algoritma pemograman komputer yang disajikan dalam studi kasus. diharapkan pembaca telah mengerti dahulu apa yang penulis sajikan pada Bab 2 karena algoritma-algoritma yang ada pada bab ini ditulis dalam bentuk fungsi atau prosedur. Jadi. Untuk bisa mengkaji bab ini dengan baik. bagi yang bukan pengembang visual basic jangan berkecil sini karena dalam program basic terpenting berharap bukan syntaxnya. walaupun di ditulis pembaca dapat menangkap logika-logika yang ada dalam algoritma yang disajikan.1 Tukar Isi Variabel Kasus pertama adalah membalikan isi dari dua variabel bertipe integer. Hsl2 As Integer) Bil1 = Bil1 + Bil2 Bil2 = Bil1 . Di sini tidak akan ditemukan algoritma yang ditulis dengan flow chart maupun pseudo code.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Bab 3 Studi Kasus Bab inilah yang menjadi inti dari buku ini. Namun. Bil2 As Integer.Bil2 13 Rendra Suwondo .

2 Bubble Sort Bubble Sort adalah salah satu metode untuk mengurutkan suatu data (Array) di mana membandingkan elemen-elemen ke-i dengan ke-i + 1 (i = 1.1). . A Print "B = ". . 4.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Bil1 = Bil1 . B Print "A = ".. dari Variabel masing-masing menampung hasil pertukaran Bil1 dan Bil2. A. Hsl1 dan Kedua Hsl2 variabel tersebut isinya ditukar. B End Sub Hasil: A = 4 B = 3 ‘Deklarasi variabel ‘Memanggil prosedur ‘Mencetak pertukaran 3. n ..Bil2 Hsl1 = Bil1 Hsl2 = Bil2 End Sub Penjelasan: Dua variabel input masing-masing dimasukkan ke dalam variabel Bil1 dan Bil2. 2. Ilustrasi sebagai berikut: 14 Rendra Suwondo . Bila pada saat pembandingan urutan elemen tersebut tidak benar maka ditukar. B% Tukar 3. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim A%.

A.1 If A(i) > A(i + 1) Then A(i) = A(i) + A(i + 1) A(i + 1) = A(i) .A(i + 1) A(i) = A(i) . B) For j = 0 To n .1 For i = 0 To n .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Program: Bubble Sort Asending Sub BubbleShort(n.A(i + 1) End If Next i Next j For j = 0 To n B(j) = A(j) Next j End Sub 15 Rendra Suwondo ‘Proses pengkopian ‘array A ke array B ‘Jika elemen ke-i > ‘elemen ke-i + 1 maka ‘akan dilakukan proses ‘proses pertukaran .

urut For i = 0 To n Print urut(i) Next i End Sub Hasil: 1 2 5 9 16 Rendra Suwondo ‘Memanggil prosedur ‘Mencetak hasil pengurutan ‘Input elemen-elemen array ‘Deklarasi array ‘dinamis ‘Ukuran array ‘Mengubah dimensi array . . acak. A(n)}. A(1).Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Penjelasan: Prosedur Bubble Sort meminta ukuran array (n) dan elemenelemen Array A. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim acak() As Integer Dim urut() As Integer n = 3 ReDim acak(n) ReDim urut(n) acak(0) = 2 acak(1) = 1 acak(2) = 9 acak(3) = 5 BubbleSort n. sehingga banyaknya elemen dari A adalah n + 1. serta mengkopikan Arary A yang sudah terurut ke dalam Array B. Ingat A(n) = {A(0).. ..

Max ‘Memanggil prosedur Min_Max ‘Deklarasi array dinamis ‘ukuran array ‘Mengubah ukuran array ‘Input elemen-elemen array ‘Pencarian nilai maksimum ‘Pencarian nilai minimum ‘Inisialisasi 17 Rendra Suwondo . Min.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa 3..Max Program ini mencari nilai minimum dan maksimum dalam suatu array.3 Min. A. Min.. Program: Min & Max Sub Min_Max(n. Max) Min = A(0) Max = A(0) For i = 1 To n If Min > A(i) Then Min = A(i) End If If Max < A(i) Then Max = A(i) End If Next i End Sub Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim A() As Integer n = 3 ReDim A(n) A(0) = 67 A(1) = 46 A(2) = 82 A(3) = 35 Min_Max n. A.

Pada iterasi ke-1. Ilustrasinya sebagai 18 Rendra Suwondo . Pada iterasi ke-i. dicari elemen yang terkecil dari indeks satu sampai indeks akhir. dicari elemen yang terkecil dari indeks i-1 sampai indeks akhir. Jika telah didapat maka elemen ini ditukarkan dengan elemen yang berindeks nol. Begitu berikut: seterusnya sampai terurut.4 Selection Sort Metode ini menukar-nukarkan isi dari suatu array sehingga terurut dari yang terkecil hingga yang terbesar. Max End Sub Hasil: Nilai Minimum = 35 Nilai Maksimum = 82 ‘Mencetak hasil 3. Jika telah didapat maka elemen ini ditukarkan dengan elemen yang berindeks satu. dicari elemen yang terkecil dari indeks nol sampai indeks akhir. Jika telah didapat maka elemen ini ditukarkan dengan elemen yang berindeks i-1. Pada iterasi ke-2.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Print "Nilai Minimum = ". Min Print "Nilai Maksimum = ".

A. B) For iterasi = 0 To n .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Program: Selection Sort Asending Sub SelectionShort(n.A(iterasi) A(MinIdx) = A(MinIdx) .1 MinIdx = iterasi For i = iterasi To n If A(i) < A(MinIdx) Then MinIdx = i End If Next i If MinIdx <> iterasi Then ‘Melakukan pertukaran A(MinIdx) = A(MinIdx) + A(iterasi) A(iterasi) = A(MinIdx) .A(iterasi) End If 19 Rendra Suwondo ‘Mencari indeks dari ‘elemen yang ‘mempunyai ‘nilai terkecil .

iterasi dilakukan dari nol sampai n-1 karena indeks terkecil dari array yang digunakan adalah nol. urut For i = 0 To n Print urut(i) Next i End Sub 20 Rendra Suwondo ‘Memanggil prosedur ‘Mencetak hasil pengurutan ‘Input elemen-elemen array ‘Deklarasi array ‘dinamis ‘Ukuran array ‘Mengubah dimensi array 'Proses pengkopian 'array A ke array B . Input berupa ukuran array (n) dan elemen-elemen array A. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim acak() As Integer Dim urut() As Integer n = 3 ReDim acak(n) ReDim urut(n) acak(0) = 2 acak(1) = 1 acak(2) = 9 acak(3) = 5 SelectionShort n. acak.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Next iterasi For i = 0 To n B(i) = A(i) Next i End Sub Penjelasan: Dalam program.

vbInformation. A. "Hasil" Else prompt = "Data yang dicari tidak ditemukan!" MsgBox prompt. "Hasil" End If End Sub ‘Menambah dimensi array A ‘Memasukan data yang di ‘cari ke array A 21 Rendra Suwondo . Pencarian dilakukan mulai dari elemen berindeks nol sampai ditemukan data yang dicari.5 Linear Search Program berikut adalah mencari sebuah nilai pada sebuah array secara linear.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Hasil: 1 2 5 9 3. x) ReDim Preserve A(n + 1) A(n + 1) = x i = 0 Do While (A(i) <> x) i = i + 1 Loop If i <= n Then prompt = "Data " & x & " ada diposisi ke -" & i MsgBox prompt. vbCritical. Program: Linear Search Sub LinearSearch(n.

data. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim data() As Integer n = 5 ReDim data(n) data(0) = 4 data(1) = 9 data(2) = 3 data(3) = 8 data(4) = 83 data(5) = 82 cari = 3 LinearSearch n. array A. dan variabel yang dicari x. maksudnya supaya pada saat mengubah dimensi array A. Pada program di atas terdapat syntax ReDim Preserve A(n + 1). isi dari elemen-elemen array A yang telah ada tidak terhapus (lihat catatan pada Bab 2). Pada program ini tidak diperlukan variabel untuk output karena outputnya berupa pesan. cari End Sub ‘Data yang akan dicari ‘Memanggil prosedur ‘Mendeklarasikan array ‘dinamis ‘Ukuran array ‘Mengubah dimensi array ‘Input elemen-elemen array 22 Rendra Suwondo .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Penjelasan: Inputnya adalah ukuran array (n).

Contohnya: “UMMU”.6 Palindrome Suatu string bisa dikatakan Palindrome jika string tersebut mempunyai struktur yang sama baik dibaca dari kiri maupun dari kanan. j. 1) j = j + 1 Next i If teks = teks2 Then Palindrome = "String ini PALINDROME" Else Palindrome = "String ini bukan PALINDROME" End If End Function 23 Rendra Suwondo ‘Mengkopi teks ‘ke dalam teks2. i. Program: Palindrome Function Palindrome(teks As String) As String n = Len(teks) For i = 1 To n teks2 = teks2 + " " Next i j = 1 For i = n To 1 Step -1 Mid(teks2. 1) = Mid(teks. ‘namun secara terbalik ‘Menghitung panjang ‘string ‘Inisialisasi teks2 .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Hasil: 3.

maksudnya mengambil teks ke i dari teks. 2.7 Membalikan Kata dalam Kalimat Misal diberikan kalimat sebagai berikut: “Rajin Pangkal Pandai”. 1) = " " Then 24 Rendra Suwondo ‘Mencari indeks yang ‘berisi spasi . digunakan untuk menghitung panjang string dari teks. 1) = A. Mid(teks. 1). Lihat lampiran dalam buku ini! Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print Palindrome("ummi") End Sub Hasil: String ini bukan PALINDROME 3. Misal teks = KAMI sehingga mid(teks. i. i.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Penjelasan: n = Len(teks). Selanjutnya kita menginginkan program yang mengubah kalimat tersebut menjadi: “nijaR lakgnaP iadnaP” Program: Membalikan Kata dalam Kalimat Function Terbalik(teks As String) As String Dim idx() As Integer Dim kata() As String n = Len(teks) ReDim idx(n) k = 1 For i = 1 To n If Mid(teks.

kemudian dicari indeks dari teks yang berisi maka spasi. idx(i) . kata-kata Setelah yang yang indeks ada sudah yang berisi kalimat spasi dapat diketahui dipisahkan. idx(i .1)) ‘Inisialisasi array Terbalik = StrReverse(kata(i)) + Terbalik Kata-kata dipisahkan tersebut dibalikkan dengan menggunakan fungsi StrReverse() kemudian di kumpulkan lagi sehingga menjadi kalimat.1) + 1. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print Terbalik("Pemuda Harapan Bangsa") End Sub 25 Rendra Suwondo .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa idx(k) = i idx(k + 1) = n + 1 k = k + 1 End If Next i ReDim kata(k) For i = 0 To k – 1 kata(i) = " " Next i ‘Memisahkan kata dalam For i = 1 To k Next i For i = 1 To k Next i End Function Penjelasan: Mula-mula panjang teks dihitung. dalam ‘Output ‘kalimat kata(i) = Mid(teks.idx(i .

. B) j = 0 For i = n To 1 Step -1 B(j) = A(i) j = j + 1 Next i End Sub Contoh penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim A() As Integer Dim B() As Integer n = 5 ReDim A(n) ReDim B(n) A(0) = 0 A(1) = 1 A(2) = 2 A(3) = 3 26 Rendra Suwondo . A(1). . A. Program: Pembalik Isi Elemen-eleman Array Sub PembalikArray(n. . A(n1). A(0)}.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Hasil: asgnaB naparaH adumeP 3. .8 Membalikan isi Array Misalkan kita mempunyai Array yang berisi {A(0).. A(n)} lalu kita balikkan isinya sehingga menjadi {A(n).. ..

A(1). A.1 .1 a(n .i) Next i For i = 0 To n 27 Rendra Suwondo .9 Menggeser Isi Array Misalkan kita mempunyai arary A = {A(0).i) a(n . a.i) . Program: Menggeser Isi Elemen-Elemen Array Sub GeserArray(n..Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa A(4) = 4 A(5) = 5 PembalikArray n. A(0)..i) .. . . B For i = 0 To n Print B(i) Next i End Sub Hasil: 5 4 3 2 1 0 3. A(n -1).a(n . A(1).1 . . .a(n ..i) a(n . b) For i = 0 To n .i) = a(n .i) = a(n .i) = a(n .1 . A(n)} dan kita menginginkan untuk menggeser isi setiap elemen array sehingga menjadi A = (A(n).i) + a(n .1 . A(n-1)}.

A.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa b(i) = a(i) Next i End Sub Contoh penggunaan: Private Sub Command1_Click() Dim A() As Integer Dim B() As Integer n = 5 ReDim A(n) ReDim B(n) A(0) = 0 A(1) = 1 A(2) = 2 A(3) = 3 A(4) = 4 A(5) = 5 GeserArray n. B For i = 0 To n Print B(i) Next i End Sub Hasil: 5 0 1 2 3 28 Rendra Suwondo .

Masukannnya berupa string dan keluarannya berupa sebuah bilangan integer. jadi pada contoh di atas masukannnya : XYYYX dan keluarannya : 18. 18 = X = 18/2 = 9 2.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa 4 3. 2. 1 Sehingga bilangan integer 18 adalah hasil pengkodean string: XYYYX. Bila bilangan integer genap: tulislah "X" dan bagilah bilangan itu dengan 2 Bila bilangan integer ganjil: tulislah "Y" dan tambahlah bilangan itu dengan 1 dan kemudian bagilah dengan 2 Bila bilangan = 1. Aturan pengkodeannya sebagai berikut: 1. 3. 3 5. Perlu diingat program ini masukkannya string. pengkodean selesai Contoh: Bilangan integer = 18 Maka: 1. 2 6. 9 3.10 Program Koding ini berupa pengkodean sebuah string. Program: Pengkodean String Function Koding(teks As String) As Integer n = Len(teks) B = 1 29 Rendra Suwondo = Y = (9 + 1) / 2 = 5 = Y = (5 + 1) / 2 = 3 = Y = (3 + 1) / 2 = 2 = X = 2/2 = 1 . 5 4.

i. n + 1 . teks2 As String) n = Len(teks1) 30 Rendra Suwondo . karakter. Jika sub string ditemukan maka akan muncul Program ini berfungsi untuk mencari sebuah sub string pada pesan “Ditemukan” dan jika tidak ditemukan akan muncul pesan “Tidak ditemukan” Masalahnya dianggap adalah satu karakter yang berulang-ulang = a. 1) = "X" Then B = 2 * B ElseIf Mid(teks. n + 1 . dan = sama Bb.1 End If Next i Koding = B End Function Contoh penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print Koding("XYX") End Sub Hasil: 6 3. Misal: aaaaa BBbbbb Innndddonnneesia = Indonesia.i. Program: Pencarian Sub String Sub PencarianString(teks1 As String.11 sebuah Pencarian Sub String string.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa For i = 1 To n If Mid(teks. 1) = "Y" Then B = 2 * B .

teks2) <> 0 Then MsgBox "Ditemukan". i + 1. 1)) Then 31 Rendra Suwondo . "Hasil" End If End Sub Penjelasan: Variabel teks1 adalah string utama dan variabel teks2 adalah string yang akan dicari. 1)) Then Mid(teks1. i. karakter-karakter sebelumnnya diberi tanda “*”. " ") j = 1 For k = 1 To n If Mid(teks1.1 If (Mid(teks1. i + 1. vbCritical. Kemudian jika ada ‘Inisialisasi variabel y karakter yang sama berturutan. vbExclamation. 1) = "*" End If Next i y = String(n.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa For i = 1 To n .1 If (Mid(teks1. Misal “aaaa” menjadi ***a. k. i. k. 1)) = (Mid(teks1. j. i. 1) <> "*" Then Mid(y. 1) j = j + 1 End If Next k If InStr(y. Pertama-tama panjang teks1 dihitung. 1)) = (Mid(teks1. Syntaxnya sebagai berikut: For i = 1 To n . "Hasil" Else MsgBox "Tidak Ditemukan". 1) = Mid(teks1.

Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() PencarianString "Unntuk Baaangsa!!!".Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Mid(teks1. 1) j = j + 1 End If Next k Proses selanjutnya adalah proses pencarian sub string pada string utama menggunakan fungsi InStr([String Utama]. 1) = "*" End If Next i Setelah itu. "Untuk Bangsa!" End Sub Hasil: 32 Rendra Suwondo . i. [String yang akan di cari]). dilakukan penghilangan tanda “*” kemudian dimasukkan pada variabel y. 1) <> "*" Then Mid(y. pada proses ini misalkan ada string “aaakku ciinnnta kkamu” diubah menjadi “aku cinta kamu” dan dimasukkan ke dalam variabel y. 1) = Mid(teks1. k. k. Jadi. j. Syntaxnya sebagai berikut: j = 1 For k = 1 To n If Mid(teks1.

"Delapan".1000) Case 2000 To 999999 Terbilang = Terbilang(Fix(n / 1000)) + " Ribu" + _ Terbilang(n Mod 1000) Case 1000000 To 999999999 33 Rendra Suwondo . "Tiga". "Enam".12 Terbilang Kita mungkin sering melihat kuitansi atau faktur atau slip penyetoran uang di Bank. Program: Terbilang (Maksimal 1 Milyar) Function Terbilang(n As Currency) As String Dim satuan As Variant satuan = Array("".00 terbilangnya adalah Dua Puluh Lima Ribu Rupiah. Misal: Rp25. "Sembilan". _ "Lima". "Tujuh". "Sebelas") Select Case n Case 0 To 11 Terbilang = " " + satuan(Fix(n)) Case 12 To 19 Terbilang = Terbilang(n Mod 10) + " Belas" Case 20 To 99 Terbilang = Terbilang(Fix(n / 10)) + " Puluh" + _ Terbilang(n Mod 10) Case 100 To 199 Terbilang = " Seratus" + Terbilang(n . "Dua".100) Case 200 To 999 Terbilang = Terbilang(Fix(n / 100)) + " Ratus" + _ Terbilang(n Mod 100) Case 1000 To 1999 Terbilang = " Seribu" + Terbilang(n .000.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa 3. _ "Sepuluh". "Empat". Biasanya jumlah uang ditulis dengan angka maupun dengan terbilangnya. "Satu".

Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print Terbilang(10601010) End Sub Hasil: Sepuluh Juta Enam Ratus Satu Ribu Sepuluh visual satu basic. "Satu". "Tiga". baris jika suatu instruksi terpotong tanda garis dan di setelahnya gunakanlah bawah 3.4) = 3. "Tujuh". "Delapan"..9) = 8.. "Sembilan". . satuan = Array("". } 34 Rendra Suwondo . 11. yaitu hanya habis dibagi 1 dan bilangan itu sendiri.13 Bilangan Menguji Bilangan Prima prima adalah bilangan yang hanya mempunyai dua faktor. 17. 7. _ "Lima". 13. Himpunan Bilangan Prima = {2.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Terbilang = Terbilang(Fix(n / 1000000)) + _ " Juta" + Terbilang(n Mod 1000000) Case Else Terbilang = Terbilang(Fix(n / 1000000000)) + _ " Milyar" + Terbilang(n Mod 1000000000) End Select End Function Penjelasan: Dalam tulis (“_”). "Dua". 3. "Empat". "Sebelas") Fungsi Fix() digunakan untuk pembulatan ke bawah. Fix(8. Contohnya Fix(3. 5. "Enam". _ "Sepuluh".

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Program: Cek Bilangan Prima Function CekPrima(n As Integer) As String If n = 1 Then CekPrima = "Bukan Bilangan Prima" ElseIf n = 2 Then CekPrima = "Bilangan Prima" Else c = 0 For i = 1 To n If (n Mod i = 0) Then c = c + 1 End If Next i If c = 2 Then CekPrima = "Bilangan Prima" Else CekPrima = "Bukan Bilangan Prima" End If End If End Function Penjelasan: Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa bilangan prima adalah bilangan yang hanya memiliki dua faktor sehingga dalam program diberikan variabel c untuk menghitung jumlah faktor tersebut. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print CekPrima(17) End Sub 35 Rendra Suwondo . Jika c bernilai 2 maka bilangan tersebut adalah bilangan prima dan jika c ≠ 2 maka bilangn tersebut bukan bilangan prima.

14 dan 1.i) + k) Next i k = k + 1 End If BinerDesimal = k End Function Penjelasan: Fungsi integer. i. 36 Rendra Suwondo . 1) * 2 ^ (n . Cint() Karena berguna bilangan untuk biner mengubah kita tipe data sebagai menjadi string anggap sehingga tidak bisa dilakukan operasi matematika.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Hasil: Bilangan Prima 3. Konversi Biner ke Desimal Program ini mengkonversi bilangan biner menjadi Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis 2. terdiri dari 0 bilangan desimal yang berbasis 10. 1) = "0") Then For i = 1 To n . n.i) + k) Next i Else For i = 1 To n .1 k = CInt(Mid(x. i. kita konversi menjadi bilangan integer terlebih dahulu. Program: Konversi Biner ke Desimal Function BinerDesimal(x As String) As Integer n = Len(x) k = 0 If (Mid(x.1 k = CInt(Mid(a. 1) * 2 ^ (n . Oleh karena itu.

If x = 1 Then Biner = 1 Jika bilangan desimal ≠ 1 maka program akan memproses bilangan tersebut ke dalam bilangan biner.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print BinerDesimal(1010) End Sub Hasil: 10 3.15 Konversi Desimal ke Biner Program ini kebalikan dari program yang sebelumnya. 37 Rendra Suwondo . Program: Konversi Desimal ke Biner Function Biner(x As Integer) As String If x = 1 Then Biner = 1 Else Do While x <> 1 y = x Mod 2 x = x \ 2 Biner = CStr(y) + Biner Loop Biner = 1 & Biner End If End Function Penjelasan: Jika bilangan desimal = 1 maka bilangan binernya adalah 1. di sini kita mengkonversi bilangan desimal menjadi bilangan biner.

Contoh 5 \ 2 = 2. Contoh Penggunaan: Private Sub Command1_Click() Print Biner(13) End Sub Hasil: 1101 38 Rendra Suwondo .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Do While x <> 1 y = x Mod 2 x = x \ 2 Biner = CStr(y) + Biner Loop Program di atas masih kurang sempurna karena angka satu di sebelah kiri masih kurang sehingga perlu ditambahkan. Fungsi CStr berguna untuk mengkonversi suatu tipe data menjadi String. Biner = 1 & Biner Operator “\” digunakan untuk menghasilkan bilangan bulat pembagi.

483.000 karakter Karakter untuk fixed-length strings untuk dynamic string Byte Boolean Date Object 1 byte 2 bytes 8 bytes 4 bytes 0 .147.337.685.255 True atau False 1 Jan 100 sampai Desember 9999 Semua bilangan Bilangan Logika 31 Tanggal dan Waktu Suatu Class objek Variant 16 bytes + 1 byte per karakter Semua tipe data kejadian atau Mata uang Bilangan Real Bilangan Real Keterangan Bilangan Bulat Bilangan Bulat karakter dan lebih dari 2 Milyard 39 Rendra Suwondo .79769313486232E308 Currency 8 bytes -922.147.5807 String 1 byte per Lebih dari 65. Tipe Data Tipe Data Integer Long Single Double Memori 2 bytes 4 bytes 4 bytes 8 bytes Range Nilai -32.768 -2.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa LAMPIRAN A.685.5808 sampai 922.768 sampai 32.79769313486232E308 sampai 1.337.402823E38 sampai 3.648 -3.402823E38 -1.483.203.477.203.477.648 sampai 2.

Misal seperti source code di bawah ini: Dim A As Integer A = 3 Ada beberapa tipe variabel yang dapat dideklarasikan dengan cara lain. Fungsi-Fungsi Konversi Tipe Data Fungsi Keterangan Cbool() Konversi ke Boolean CByte() Konversi ke Byte CCur() CDbl() CInt() CLng() CSng() CVar() CStr() Konversi ke Currency Konversi ke Double Konversi ke Integer Konversi ke Long Konversi ke Single Konversi ke Variant Konversi ke String CDate() Konversi ke Tanggal C.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa B. Variabel Walaupun pembacaan dalam program Visual suatu Basic variabel. untuk tidak tapi diharuskan untuk untuk variabel mendeklarasikan memudahkan disarankan mendeklarasikan terlebih dahulu. Seperti source code di atas dapat diubah sebagai berikut: Dim A% A = 3 40 Rendra Suwondo .

Tipe Variabel Integer Long Single Double Currency String Akhiran % & ! # @ \$ D. Nilai Default untuk Variabel Tipe Data Integer Long Single Double String Boolean Variant Date Currency Nilai 0 0 0 0 “”(blank) False EMPTY 0 0 E. Simbol-Simbol Operasi Simbol Operasi Operasi Tambah Kurang Kali Bagi Bilangan Bulat Pembagi + * / \ 3 + 5 3 – 5 3 * 5 15 / 3 16 / 3 8 -2 15 5 5 41 Rendra Suwondo Contoh Hasil .Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Karakter “%” ditambahkan di akhir variabel yang menyatakan bahwa variabel A bernilai Integer.

4) Menghasilkan Sari Contoh Ucase(“Umi”) Menghasilkan UMI Lcase(“Umi”) Menghasilkan umi Len(“Cirebon”) Menghasilkan 7 Right(“Sarijadi”. Fungsi-Fungsi Pemrosesan String Fungsi Ucase() Lcase() Len() Right() Keterangan Mengubah huruf string menjadi huruf besar Mengubah huruf string menjadi huruf kecil Menentukan panjang sebuah string (dalam karakter) Menghasilkan karakter yang dihitung dari sisi kanan string Left() Menghasilkan karakter yang dihitung dari sisi kiri string Mid() Menghasilkan karakter yang dihitung dari tengahtengah string.3) Menghasilkan nes Left(“Sarijadi”. dimulai dari titik awal tertentu 42 Rendra Suwondo Mid(“Ganesha”. 4) Menghasilkan jadi .3.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Sisa pembagian Pangkat Sama dengan Lebih dari Kurang dari Lebih dari atau sama dengan Kurang dari atau sama dengan Tidak sama dengan Penghubung String Mod ^ = > < >= <= <> & 16 Mod 3 3^3 3 = 5 3 > 5 3 < 5 3 >= 3 3 <= 5 3 <> 5 “Naga ” & “Sakti” 1 27 False False True True True True “Naga Sakti” F.

1) Menghasilkan 8 StrReverse(“Umilalea”) Menghasilkan aelalimU Contoh FormatPercent(4. “r”. 2005 04-Nov-05 10/04/05 43 Rendra Suwondo . “Medium Date”) Format(Date. “y”) Menghasilkan Kuya Round(8. Format Tanggal dan Waktu Format “Long Date” “Medium Date” “Short Date” Contoh Format(Date.”u”) Menghasilkan uuuu Asc(“R”) Menghasilkan 82 Chr(82) Menghasilkan R String() Mengulangi karakter string Asc() Chr() Menghasilkan kode ASCII dari huruf tertentu Menghasilkan karakter untuk kode ASCII tertentu G. Fungsi-Fungsi Pemrosesan String Lanjut Fungsi FormatPencent() MonthName() Keterangan Memformat string ke dalam persen Menghasilkan nama bulan sesuai dengan urutan bulan Replace() Mengganti substring dalam string Round() StrReverse() Pembulatan Membalikan string Replace(“Kura”.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa InStr() Mencari titik awal dari sebuah string dalam string besar InStr(”umilaela”.00% MonthName(9) Menghasilkan September H. “Long Date”) Format(Date.2) Menghasilkan 400.“laela”) Menghasilkan 4 String(4. “Short Date”) Hasil Friday. November 04.

“Short Time”) 9:10:18 PM 9:10 PM 21:10 I. "4/9/83". "4/9/83". "Scientific") Format(18000. "4/9/05") DateDiff("h". "On/Off") \$18. Fungsi DateDiff() Nilai Interval Contoh DateDiff("yyyy". "4/9/83". "4/9/83". "4/9/05") DateDiff("y". Fungsi Format untuk Bilangan Format "General Number" "Currency" "Fixed" "Standard" "Percent" "Scientific" "Yes/No" "True/False" "On/Off" Rendra Suwondo Format(18000.000. "4/9/83". "4/9/05") DateDiff("m". “Long Time”) Format(Time. "4/9/83".00 18. "Currency") Format(18000. "4/9/83". "4/9/05") DateDiff("n".80E+04 Yes True On 44 Contoh Format(18000. "4/9/83". "4/9/05") DateDiff("w". "4/9/05") “q” “m” “y” “d” “w” “ww” “h” “n” “s” Quarter Month Day of Year Day Weekday Week Hour Minute Second DateDiff("d".Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa “Long Time” “Medium Time” “Short Time” Format(Time. "General Number") Hasil 18000 . "4/9/83".00 1800000. "Fixed") Format(18000. "Standard") Format(18000. "Percent") Format(18000. "True/False") Format(18000. "4/9/83". "4/9/05") 88 264 8036 Hasil 22 “yyyy” Year J. "4/9/05") 8036 1148 1148 192864 11571840 694310400 DateDiff("q". "4/9/05") DateDiff("s". "Yes/No") Format(18000. "4/9/05") DateDiff("ww".000.00% 1.00 18000. “Medium Time”) Format(Time.

Kode Ascii Kode Ascii biasanya kode digunakan Ascii ke bisa objek dalam di membuat eksekusi program. Salah satunya metode KeyPress. Contoh source sebagai berikut: Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Text2. Misal saat kita menekan berganti lain. dalam Dalam Visual ENTER Basic kursor beberapa code metode.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa K.SetFocus End If End Sub Kode Karakter / Keyboard ASCII 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Ctrl+Shift+@ Ctrl+A Ctrl+B Ctrl+C Ctrl+D Ctrl+E Ctrl+F Ctrl+G Ctrl+H / Back Space Ctrl+I Ctrl+J Ctrl+K Ctrl+L / ENTER Ctrl+M Ctrl+N Ctrl+O Ctrl+P Kode Karakter / Keyboard ASCII 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 @ A B C D E F G H I J K L M N O P 45 Rendra Suwondo .

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 Ctrl+Q Ctrl+R Ctrl+S Ctrl+T Ctrl+U Ctrl+V Ctrl+W Ctrl+X Ctrl+Y Ctrl+Z Ctrl+[ / ESC Ctrl+\ Ctrl+] Ctrl+Shift+^ Ctrl+Shift+_ space ! " # \$ % & ` ( ) * + . . / 0 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 Q R S T U V W X Y Z [ \ ] ^ _ ´ a b c d e f g h i j k l m n o p 46 Rendra Suwondo .

MouseUp. Mouse Button Kadang dalam membuat program kita ingin menggunakan mouse untuk mengeksekusi suatu perintah. Contohnya sebagai berikut: Private Sub Text1_MouseDown(Button As Integer. X As Single. Y As Single) If Button = 2 Then PopupMenu mnuPopUp End If End Sub 47 Rendra Suwondo . < = > ? 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 q r s t U V W X Y Z { | } ~ L. Metode-metode yang dapat digunakan adalah MouseDown.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : . Shift As Integer. dam MouseMove.

Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Mouse Button Left Right Left dan right Middle Left dan middle Right dan middle Semua Parameter Nilai Button 1 2 3 4 5 6 7 48 Rendra Suwondo .

Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Adi Kurniadi. Halvorson. 49 Rendra Suwondo . Step by Step Microsoft Viual Basic 6. Maxikom. 2005.o Professional. Palembang. Macro pada Excel 2003 untuk Orang Awam. QUE Macmillan Computer Using Visual Basic 6. Michael.Kumpulan Algoritma Pemograman Komputer Untuk Mahasiswa Daftar Pustaka Anonim. PT Elex Media Komputindo. 2001. Publishing. Jakarta. Firdaus.

Sign up to vote on this title