Anda di halaman 1dari 12

GEJALA KEMAGNETAN

ASAL USUL KEMAGNETAN


Peristiwa kemagnetan mula-mula diamati dengan ditemukannya mahnet alam, berupa serpihan kasar
batu hitam mirip dengan besi. Batu itu ditemukan di daerah pertambangan di sebuah kota kuno, di Asia
kecil yang bernama Magnetia ( asal kata magnet ).
Menurut terjadinya magnet dapat dibedakan menjadi dua, yaitu magnet alam dan magnet buatan
a. Magnet Alam
Magnet ini terdapat dialam tanpa melalui proses pembuatan
b. Magnet Buatan
Magnet buatan dibedakan menjadi dua yaitu :
1) Magnet tetap, biasanya terbuat dari baja
2) Magnet tidak tetap, biasanya terbuat dari besi lunak

BENTUK MAGNET
Ada beberapa bentuk maknet, diantaranya :
Magnet batang, magnet ladam ( tapal kuda ) , magnet jarum dan magnet cakram ( seperti kancing baju )

S U S S
U U U

U U

Magnet batang Magnet ladam Magnet jarum Magnet cakram


( tapal kuda )

KUTUB MAGNET DAN SIFAT-SIFATNYA

Tarikan kuat pada sebuah magnet terletak pada kedua ujung-ujungnya. Ujung-ujung magnet dinamakan
kutub magnet. Sebuah magnet bagaimanapun bentuknya memilki dua kutub yang selalu bertentangan
yang terletak di kedua bagian sisinya.
Kutub-kutub magnet senantiasa menunjuk ke arah yang tetap, yaitu arah utara utara-selatan bumi.
Kutub magnet yang menunjuk ke arah utara bumi dinamakan kutub utara magnet ( U ) dan kutub
magnet yang ke arah selatan bumi dinamakan kutub selatan ( S )

a. Kutub yang tidak sejenis tarik menarik

tarik menarik

b. Kutub yang sejenis tolak-menolak

tolak menolak

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 1


MAGNET MENARIK BENDA LAIN

Benda yang dapat ditarik megnet disebut benda magnetik


Benda yang tidak dapat ditarik megnet disebut benda nonmagnetik
Benda yang ditarik magnet ada yang dapat ditarik kuat dan ada yang ditarik secara lemah.
Benda dikelompokkan menjadi tiga :
a. Benda feromagnetik
Yaitu benda yang ditarik kuat oleh magnet
Contoh : besi , baja , nikel dan kobalt.

b. Benda paramagnetik
Yaitu benda yang ditarik lemah oleh magnet
Contoh : platina , tembaga dan garam

c. Benda diamagnetik
Yaitu benda yang ditolak oleh magnet dengan lemah
Contoh : timah , aluminium , emas dan bismuth

Benda-benda magnetik yang bukan megnet dapat dijadikan magnet. Benda itu ada yang mudah dan ada
yang sulit dijadikan magnet.
Baja sulit untuk dibuat magnet, tetapi setelah menjadi magnet sifat kemagnetannya tidak mudah hilang.
Oleh karena itu, baja digunakan untuk membuat magnet tetap ( magnet permanen ).
Besi mudah dibuat magnet, tetapi jika sudah menjadi magnet sifat kemagnetannya mudah hilang. Oleh
karena itu besi digunakan untuk membuat magnet sementara ( magnet remanen )

MEDAN MAGNET

Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya magnet.
Medan magnet dilukiskan dengan garis-garis gaya magnet.
Banyaknya garis-garis gaya magnet diseb fluks magnet ( f )
Sedangkan banyaknya garis-garis gaya magnet yang tegak lurus bidang yang luasnya 1 meter persegi
disebut kerapatan fluks magnet ( B ).
Garis gaya magnet selalu bekerja dari kutub utara ke kutub selatan magnet.

U S

Arah garis-garis gaya dua kutub magnet batang yang tak sejenis

S U S U

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 2


Arah garis-garis gaya dua kutub magnet batang yang sejenis

S U U S

INDUKSI MAGNET

Jika sepotong besi atau baja diletakkan dekat dengan magnet lama-kelamaan besi atau baja itu menjadi
magnet pula. Ujung besi atau baja yang dekat dengan salah satu kutub magnet akan memperoleh kutub
yang berlawanan dengan kutub magnet itu. Peristiwa semacam ini disebut induksi magnetik.

CARA MEMBUAT MAGNET

a. Dengan cara menggosok


Ujung magnet permanen digosokkan searah ke benda
yang akan dijadikan magnet. Hal ini dilakukan
berulang-ulang hingga bahan betul-betul menjadi
magnet.

b. Dengan cara Induksi

magnet permanen
U

S
U

S bahan yang akan dibuat menjadi magnet

Cara induksi, yaitu dengan mendekatkan bahan yang akan dibuat magnet pada magnet permanen

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 3


c. Denagn cara mengalirkan arus listrik ( Elektromagnetik )

Cara ini dilakukan dengan melilitkan konduktor ( kawat )


pada bahan yang akan dibuat magnet. Kemudian mengalir
. kan arus searah pada konduktor
Cara ini lebih efektif dari pada cara lainnya. Disamping
itu, magnet yang dihasilkannyapun berkualitas baik

TEORI MAGNET

Kedudukan magnet elementer pada


besi dan baja

Kedudukan magnet elementer pada besi dan baja


yang telah menjadi magnet

Sifat kemagnetan dari sebatang magnet dijelaskan oleh Weber dalam teorinya sebagai berikut :
a. Besi dan baja dibentuk oleh kesatuan atom–atom magnetik. Atom-atom magnetik dinamakan
magnet elementer. Setiap magnet elementer memilki dua kutub, yaitu kutub U dan kutub S.
b. Pada besi kedudukan magnet elementer mudah diarahkan, sedangkan pada baja sukar
diarahkan.
c. Pada besi dan baja yang belum bersifat magnet, kedudukan magnet elementernya tidak
beraturan, tetapi selalu membentuk pola lingkaran tertutup. Kutub utara selalu berhubungan
dengan kutub selatan, demikian sebaliknya.
d. Agar besi dan baja bersifat magnet, kedudukan magnet elementernya harus diatur sedemikian
rupa sehingga membentuk pola lurus kutub U bertemu dengan kutub S

Sebuah magnet apabila dipotong-potong, susunan magnet elementernya pada masing-masing


potongannya tidak berubah. Sehingga masing-masing potongan tadi tetap merupakan magnet yang
Lengkap dengan kutub utara dan selatannya.

U S

Sebuah magnet dipotong-potong menjadi beberapa bagian

U S U S U S U S

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 4


KEMAGNETAN BUMI

Bumi dapat dipandang sebagai magnet raksasa dengan medan magnetik yang mencapai lima kali radius
bumi.
Kemagnetan bumi didapat dari unsur-unsur logam pembentuk bumi.

Kutub utara bumi


Kutub selatan magnet bumi

Kutub utara Kutub selatan bumi


magnet bumi

Kutub utara-selatan magnet jarum sebuah kompas selalu menyimpang dari arah utara-selatan bumi dan
membentuk sudut yang dinamakan sudut deklinasi.
Besarnya sudut deklinasi di berbagai tempat di permukaan bumi tidak sama dan berubah-ubah setiap
tahun akibat adanya endapan endogen yang terus-menerus.
Arah garis gaya magnet tidak sejajar dengan permukaan bumi. Sudut yang dibentuk oleh magnet jarum
dengan bidang horisontal dinamakan sudut inklinasi.

Kutub utara
bumi
Kutub selatan magnet bumi

Sudut deklinasi

Magnet jarum ( kompas )

Sudut deklinasi

Sudut inklinasi
Jarum kompas

Bidang datar
( horisontal ) Sudut inklinasi

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 5


MEDAN MAGNET DISEKITAR ARUS LISTRIK

Medan megnet di sekitar kawat berarus listrik ditemukan secara tidak sengaja oleh Hans oersted
( 1770 – 1851 ) , ketika akan memberikan kuliah bagi mahasiswa.
Oersted menemukan bahwa di sekitar kawat berarus listrik magnet jarum kompas akan bergerak
(menyimpang ). Penyimpangan magnet jarum kompas akan besar jika kuat arus listrik yang mengalir
melalui kawat diperbesar.
Hal tersebut menunjukkan bahwa, apabila sebuah konduktor dialiri arus listrik, maka disekitar
konduktor tersebut terdapat medan magnet.

Jarum kompas
bergerak (menyimpang)

POLA MEDAN MAGNET DI SEKITAR ARUS LISTRIK

a MEDAN MAGNET DISEKITAR PENGHANTAR YANG LURUS

Kaidah tangan kanan menggenggam

Arah arus listrik


Arah medan magnet yang ditimbulkan arus listrik dapat diterangkan
melalui aturan kaidah berikut. Anggaplah suatu penghantar berarus
listrik digenggam tangan kanan.
Jika arus listrik searah ibu jari , arah medan magnet yang timbul
searah keempat jari yang menggenggam. Kaidah yang demikia disebut
kaidah tangan kanan menggenggam.

Arah arus listrk

Arah medan magnet


Arah medan magnet Arah medan
magnet

Arah arus listrk

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 6


B MEDAN MAGNET DISEKITAR PENGHANTAR MELINGKAR

Sebuah penghantar melingkar, jika dialiri arus listrik


Akan menghasilkan medan listrik seperti gambar di-
Samping.

I I

SOLENOIDA

Penghantar melingkar yang berbentuk kumparan panjang


disebut solenoida.
Medan magnet yang ditimbulkan oleh solenoida akan
lebih besar dari pada yang ditimbulkan oleh sebuah
penghantar melingkar.

Untuk menentukan arah garis gaya bisa menggunakan kaidah tangan kanan.

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 7


ELEKTROMAGNET

Medan magnet yang dihasilkan oleh solenoida berarus listrik tidak terlalu kuat. Agar medan magnet
yang dihasilkan solenoida berarus listrik bertambah kuat, maka di dalamnya harus dimasukkan inti
besi lunak. Besi lunak merupakan besi yang tidak dapat dibuat menjadi
menjadi megnet tetap. Solenoida berarus
listrik dan dilengkapi dengan besi lunak itulah yang dikenal sebagai elektromagnet.

faktor yang mempengaruhi kekuatan elektromagnet :


Faktor-faktor
a. Jumlah lilitan
Makin banyak lilitan, se
semakin
makin besar medan magnet yang dihasilkan

b. Kuat arus
Makin besar kuat arus yang mengalir, semakin besar medan magnet yang dihasilkan

c. Inti besi
Makin besar ( panjang ) inti besi yang berada dalam solenoida,
soleno semakin besar medan magnet
yang dihasilkan.

KEGUNAAN ELEKTROMAGNET

a. Untuk mengangkat benda


benda-benda dari besi

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 8


b. Relai

Relai adalah sebuah alat yang dengan energi


listrik ( arus listrik ) kecil dapat menghubung
menghubung-
kan atau memutuskan listrik yang besar.
SAKLAR Dengan kata lain, relai bekerja sebagai saklar
pada rangkaian listrik berarus besar.
K
Jika sakelar ditutup, arus segera mengalir di
Elektromagnet dan terjadi kontak di K dan
mengalirlah arus di rangkaian sekunder
( motor berputar )
PEGAS
MOTOR

c. Bel listrik

SAKLAR TEKAN
BATERAI Jika sakelar ditekan maka arus akan segera mengalir
sehingga kumparan menjadi bersifat magnet dan besi
akan tertarik dan palu/ pemukul akan mengenai gong.
Pada saat besi ditarik oleh magnet maka arus akan
Terputua di interuptor. Akibatnya besi akan kembali
ke posisi semula dan arus akan kembali mengalir
pada rangkaian dan gong kembali berbunyi.
Hal ini akan diulang-ulang
diulang ulang sampai sakelar dilepas
Besi kembali.

INTERUPTOR

GONG

d. Telepon
e. Katrol listrik
f. Motor listrik
g. Loudspeaker

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 9


GAYA LORENTZ

Kita tahu bahwa disekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet. Dan kita juga tahu bahwa
disekitar magnet tetap juga terdapat medan magnet.
Apabila medan magnet kawat berarus listrik diletakkan ( berinteraksi ) pada medan magnet tetap maka
akan timbul gaya. Gaya tersebut dinamakan gaya lorentz.

Apabila kawat penghantar pada gambar disamping, dialiri


diali
arus listrik, maka kawat penghantar tersebut akan bergerak.
Hal ini dikarenakan adanya gaya lorentz.

U S

Kawat berarus pada gambar disamping tertarik kebawah, dikarenakan


adanya gaya lorentz

Kawat berarus pada gambar disamping tertarik ke atas, dikarenakan


adanya gaya lorentz

ARAH GAYA LORENTZ

I Arah arus listrik, medan magnet dan gaya lorentz dapat


ditentukan dengan menggunakan aturan tangan kanan
kanan.
B Ibu jari menunjukkan
enunjukkan arah arus listrik ( I )
Jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet ( B )
Jari tengah menunjukkan arah gaya lorentz ( F )

Dalam penyelidikannya Hendrik Anton Lorentz ( 1853 – 1928 ) menyimpulkan bahwa besar gaya yang
ditimbulkan berbanding lurus dengan kuat medan , berbanding lurus dengan kuat arus dan berbanding
lurus dengan panjang kawat.

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 10


Apabila arah arus listrik tegak lurus dengan arah kuat medan magnet maka secara matematis gaya
lorenz dirumuskan :

I B

F= BxIxl Keterangan :
F = gaya lorentz, satuannya Newton ( N )
B = kuat medan magnet, satuannya Tesla ( T )
I = kuat arus listrik, satuannya Ampere ( A )
L = panjang kawat, satuannya meter ( m )

Apabila arah arus listrik dengan arah kuat medan magnet membentuk sudut α maka secara
matematis gaya lorenz dirumuskan :

Keterangan :
F = B x I x l x sin α F = gaya lorentz, satuannya Newton ( N )
B = kuat medan magnet, satuannya Tesla ( T )
I = kuat arus listrik, satuannya Ampere ( A )
L = panjang kawat, satuannya meter ( m )

Soal

1. Sebuah kawat panjangnya 0,5 m terletak dalam medan magnet dan saling tegak lurus dialiri
arus 5 A. Berapa gaya lorentz yang terjadi pada kawat tersebut ?

2. Sebuah kawat yang tegak lurus dengan medan magnet dialiri arus listrik 2 A. Jika kuat medan
magnet 40 tesla dan gaya lorentz yang timbul 1000 N, berapakah panjang kawat tersebut ?

FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 11


FISIKA KELAS 9 SMP NEGERI 1 PADANGAN BOJONEGORO 12