P. 1
POLIHIDRAMNION

POLIHIDRAMNION

|Views: 299|Likes:
Dipublikasikan oleh Alexandria Lamb

More info:

Published by: Alexandria Lamb on Nov 12, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

POLIHIDRAMNION

dr.Bambang Widjanarko, SpOG Fak.Kedokteran & Kesehatan UMJ

Volume air ketuban adalah komponen penting skoring profil biofisikal Dalam keadaan normal, volume air ketuban sekitar 500 – 1500 ml Polihidramnion : volume air ketuban > 2000 ml TANDA :
• • • •

Ukuran uterus lebih besar dibanding yang seharusnya Identifikasi janin dan bagian janin melalui pemeriksaan palpasi sulit dilakukan DJJ sulit terdengar Balotemen janin jelas

ETIOLOGI : Polihidramnion sering terkait dengan kelainan janin :
• • • • • • • •

Anensepali Spina bifida Atresia oesophaguis Omphalocele Hipoplasia pulmonal Hidrop fetalis Kembar monosigotik (hemangioma)

angsung secara akut dengan gejala nyeri abdomen akut dan rasa seperti “meledak” serta rasa mual. Kulit abdomen mengkilat dan edematous disertai striae yang masih baru Polihidramnion akut atau kronik dapat menyebabkan abortus atau persalinan preterm.Polihidramnion sering berkaitan dengan kelainan ibu: • • • Diabetes Melitus Penyakit jantung Preeklampsia Perkembangan polihidramnion berlangsung secara gradual dan umumnya terjadi padfa trimesteri III GEJALA : • • • • • Sesak nafas dan rasa tak nyaman di perut Gangguan pencernaan Edema Varises dan hemoroid (Nyeri abdomen) Bila polihidramnion terjadi antara minggu ke 24 – 30 maka keadaan ini sering ber. PENATALAKSANAAN : Dilakukan pemeriksaan ultrasonografi secara teliti antara lain untuk melihat penyebab dari keadaan tersebut .

Upper picture. kehamilan monokorionik yang mengalami komplikasi sindroma twin tranfusin . the only fluid remaining around the donor is a small amount between her legs (indicated by the crosses on the image). Kehamilan kembar . Polyhydramnios/oligohydramnios. the recipient twin has a huge amount of amniotic fluid – the baby is not even in the picture. DIAGNOSA BANDING 1.Dilakukan pemeriksaan OGTT untuk menyingkirkan kemungkinan diabetes gestasional Bila etiologi tidak jelas. pemberian indomethacin dapat memberi manfaat bagi 50% kasus Pemeriksaan USG janin dilihat secara seksama untuk melihat adanya kelainan ginjal janin Meskipun sangat jarang. terjadi polihidramnion pada kantung resipien dan harus dilakukan amniosentesis berulang untuk mempertahankan kehamilan. Lower picture.

Kista ovarium 3. Mola hidatidosa 4.2. Kandung kemih yang penuh .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->