Anda di halaman 1dari 17

Operasi File

ALGORITMA & PERMROGRAMAN 2


Operasi File

•Data pada variabel, array hanya ada ketika program


dieksekusi
•Memori yang disediakan bagi data tersebut akan
dibebaskan pada saat program berakhir
•Agar data tetap ada, perlu disimpan sebagai File
Data yang disimpan dalam media
penyimpanan sekunder yang memiliki tipe
yang sama
Jumlah data yang disimpan bisa lebih
besar dari memori yang disediakan untuk
program
Tidak dapat digunakan dalam kalimat
assignment
Dapat dipassingkan sebagai paramater
suatu prosedur (deklarasi sebagai var)
Langkah Membuat File
Deklarasi File
Menetapkan Nama File
Membuka File
Manipulasi File
Menutup File
Perintah-perintah Umum
 Assign (nama_variabel_File, string_nama) :
menetapkan nama file eksternal (fisik) pada variabel nama
variabel file
 reset(nama_variabel_File) : membuka file untuk input

(pembacaan file)
 rewrite(nama_variabel_File) : membuka file untuk output

(penulisan file), mulai dari file dalam keadaan kosong


 Append(nama_variabel_File) : menambah isi file
 eof(nama_variabel_File) : menunjukkan akhir dari file

(untuk file teks saja)


 write(nama_variabel_File, nama_variabel) :
menulis ke file
 writeln(nama_variabel_File, nama_variabel) :
menulis ke file (hanya untuk file teks)
 read(nama_variabel_File, nama_variabel) :
membaca file
 readln(nama_variabel_File, nama_variabel) :
membaca file (hanya untuk file teks)
Metode pembacaan file teks

Bergantung pada tipe data variabel yang


digunakannya :
 Variabel berjenis numerik (byte,integer, real)
 Tanda batas akhir pembacaan variabel: blank(spasi), EOL (end of
line), EOF (End of File) atau TAB.
 Jika sebelum membaca data, pointer pascal menemukan
EOL/EOF, maka variabel tersebut akan diisi NOL.
 Jika string yang dibaca oleh variabel numerik tidak sah, maka
terjadi kesalahan I/O : Invalid numerik format.
 Variabel berjenis string
 Karakter-karakter file dibaca sampai ditemui EOL/EOF atau lebih
besar dari ukuran stringnya.
 Variabel berjenis Char
 Yang dibaca hanya satu karakter saja.
Terkadang, perlu dideklarasikan jumlah byte yang
disediakan untuk suatu variabel
Selipkan spasi diantara dua variabel yang dibaca.
Perhatikan kesesuaian tipe data, antara yang
dituliskan dengan metode WRITE/WRITELN dan
dengan yang akan kita baca.
Fungsi lain pada file bertipe

 Seek (VarFile,N);
 Menempatkan pointer ke posisi record ke-N

 FilePOS (VarFile);
 Untuk menunjuk nomor record (nomor record dimulai dari record 0)
 
 Filesize(VarFile);
 Mengukur besar file bertipe, yaitu mengetahui jumlah record yang
berada dalam suatu file (jika file baru dibuat = 0)
EOF(VarFile);
 Untuk menunjuk akhir dari file.

Truncate(VarFile);
 Untuk menghapus sebagian file
Fungsi lain file tidak bertipe

 Blockwrite (NmVar, Buffer, jumlah[,jumtulis]) : untuk


menulis
 Buffer : daerah penyimpanan data yang akan ditulis ke dalam
file. Buffer dapat berupa suatu variabel dengan tipe apa saja
sesuai dengan ukuran data yang akan ditulis di file.
 Jumlah : jumlah data yang akan ditulis ke file dalam ukuran byte.
 Jumtulis : suatu parameter yang tidak tetap yang boleh
digunakan dan boleh juga tidak digunakan, bila digunakan akan
berisi jumlah byte yang dapat ditulis ke file.
Operasi file bertipe

Membuat File Bertipe


lanjutan
Membuat File Tidak Bertipe
Operasi File teks

1. Membuat File Teks


2. Membaca File Teks.
3. Menambah File Teks