SILABUS MATA KULIAH

Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Semester Bidang Minat Prasyarat Deskripsi Mata Kuliah : : : : : : : : FARMASI 4083020 TOKSIKOLOGI 2 (DUA)SKS IV Farmakologi Toksikologi merupakan mata kuliah dasar untuk memahami makna dan ruang lingkup toksikologi, nasib zat beracun di dalam tubuh, aneka kondisi efek toksik, mekanisme aksi, wujud dan sifat efek toksik, tolok ukur secara kualitatif dan kuantitatif, mengevaluasi batas aman obat, terapi antidotum serta memberikan terapi keracunan yang tepat pada keracunan obat, makanan dan minuman, pestisida, logam berat, serta narkotika dan psikotropika. Mampu Mengaplikasikan asas ketoksikan suatu senyawa pada kasus keracunan Indikator Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu : 1. Menjelaskan makna dan ruang lingkup toksikologi 2. Menjelaskan pola pikir toksikologi Pengalaman pembelajaran Setelah mendapatkan pengantar materi, dengan listening guide mahasiswa mampu menjelaskan makna dan ruang lingkup serta pola pikir toksikologi Materi ajar 1. Pendahuluan 2. Makna dan ruang lingkup toksikologi 3. Pola pikir toksikologi Waktu 100 Menit Alat/ bahan/ Sumber belajar A. Alat/Media : LCD, Laptop, kertas plano, spidol B. Sumber belajar 1. Donatus, I.A., 2005, Toksikologi, Bag. Farmakologi & Farmasi Klinik, Fak. Farmasi UGM, Yogyakarta 2. Loomis, T.A., 1978, Essentials of Toxicologi, 3 rd Lea & Febiger, Philadephia. Penilaian MCQ test

Standar Kompetensi No. 1.

:

Kompetensi dasar Mampu menjelaskan makna dan ruang lingkup serta pola pikir toksikologi

kertas plano. nasib obat dalam badan 2. Farmasi UGM. Sum ber belajar 1. Bag. Loomis. spidol B. Laptop. mekanisme luka intrasel dan ekstrasel Waktu 100 menit Alat/ bahan/ Sumber belajar A. Yogyakarta 2.. Fak.A. Toksikologi. membedakan mekanisme efek toksik intrasel dan ekstrasel Pengalaman pembelajaran Setelah mendapatkan pengantar materi dengan listening guide mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesaikan Materi ajar 1. 1978. Farmakologi & Farmasi Klinik. Kompetensi dasar Mampu menjelaskan asasasas umum toksikologi Indikator Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu : 1. Penilaian kuis 1 ..No. Essentials of Toxicologi. 2005. Philadephia. menjelaskan kondisi efek toksik 3. L 2 . menjelaskan nasib obat dalam badan 2. kondisi pemejanan dan makhluk hidup 3. T.A. I. 2. 3 rd Lea & Febiger. Donatus. D . Alat/ Media : LCD.

spidol B. Essentials Penilaian Tugas 4. 2005. membedakan wujud efek toksik 2. Sumber belajar 1. Toksikologi. Loomis. Alat/Media : LCD.A.. Laptop. Yogyakarta 2. Essentials of Toxicologi. mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesaikan. Fak. Yogyakarta 2. Farmasi UGM. 1978. Philadephia. spidol B. keadaaan fisiologi 2. wujud efek toksik berupa gangguan fungsional. membedakan sifat efek toksik Pengalaman pembelajaran Setelah mendapatkan pengantar materi. Donatus. Fak.. I. Farmakologi & Farmasi Klinik. 2005. biokimia dan struktural 2. kondisi pemejanan Faktor intrinsik makhluk hidup : 1. kertas plano. Faktor intrinsik racun : 1. A. mahasiswa diharapkan mampu : 1. Kompetensi dasar Mampu menjelaskan asasasas umum toksikologi Indikator setelah mengikuti perkuliahan ini.No. Materi ajar 1. keadaan patologi 100 menit Kuis . 1978. Bag. Donatus. mahasiswa diharapkan mampu : menjelaskan faktor intrinsik zat beracun Setelah mendapatkan pengantar materi. Sumber belajar 1.A. T.A.. sifat efek toksik terbalikkan dan tidak terbalikkan Waktu 100 menit Alat/ bahan/ Sumber belajar A. faktor kimia 2. I. Farmasi UGM. Toksikologi. T. 3.A. Loomis. Farmakologi & Farmasi Klinik. mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesaikan. kertas plano. Laptop. Mampu menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi toksisitas setelah mengikuti perkuliahan ini.. Bag. 3 rd Lea & Febiger. Alat/Media : LCD.

mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesasikan 1. Philadephia. 2005.A. Yogyakarta 2. melakukan evaluasi batas aman Setelah mendapatkan pengantar materi. evaluasi batas aman 100 menit A. 1978. Laptop. Mampu menjelaskan tolok ukur toksisitas dan evaluasi batas aman Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. Bag. T.. A. Su mber belajar 1. kertas plano.. 3 rd Lea & Febiger. toloK ukur kuantitatif 3. kertas plano. mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesaikan. Kompetensi dasar Indikator Pengalaman pembelajaran Materi ajar Waktu Alat/ bahan/ Sumber belajar of Toxicologi. Farmasi UGM. I. mahasiswa diharapkan mampu : menjelaskan ketoksikan zat kimia secara molekuler Setelah mendapatkan pengantar materi. Toksikologi. metabolisme zat kimia lewat sitokrom P450 100 menit tugas B. kuis 6. spidol Penilaian 5. Alat/Media : LCD. Toksikologi.A. spidol B.. Laptop. tolok ukur kualitatif 2. . Donatus. Alat/Media : LCD. Mampu menjelaskan ketoksikan zat kimia secara molekuler Setelah perkuliahan ini.No. Loomis. menjelaskan tolok ukur toksisitas 2. Fak. Farmakologi & Farmasi Klinik. Essentials of Toxicologi. Donatus. 2005. Sumber belajar 1.A. I. 3 rd Lea & Febiger. Philadephia.

Essentials of Toxicologi. Loo mis. kertas plano. Farmasi UGM. 2.. Fak. A. 1978. Kompetensi dasar Indikator Pengalaman pembelajaran Materi ajar Waktu Alat/ bahan/ Sumber belajar Bag. Farmakologi & Farmasi Klinik. Toksikologi. Fak. Loomis. 1978. 3 rd Lea & Febiger. Sum ber belajar 1. spidol B. Farmakologi & Farmasi Klinik. Farmasi UGM. Bag. Alat/ Media : LCD. Mampu menjelaskan uji ketoksikan tak khas dan khas Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. 2005. 8.A. Yogyakarta 2. Laptop.. uji ketoksikan mendapatkan akut pengantar materi. menjelaskan uji ketoksikan khas UJIAN TENGAH SEMESTER Setelah 1. 3 Penilaian 7. I. T. T. Dona tus..No.A. Philadephia. Yogyakarta 2. uji ketoksikan mahasiswa diberikan subkronis contoh kasus untuk 3. Essentials of Toxicologi. menjelaskan uji ketoksikan tak khas 2. uji teratogenik diselesasikan 100 menit tugas .A.

No. Alat/ Media : LCD.A. Laptop. Strategi terapi antidot 3. Farmakologi & Farmasi Klinik. I. kertas plano. D 10. Mampu menjelaskan dasardasar terapi antidotum Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. 1978.. Alat/Media : LCD. Tata cara pelaksanaan terapi antidot 100 menit tugas 1 . Menjelaskan strategi terapi antidot 3. Sum ber belajar 1. Menjelaskan sasaran terapi antidot 2. Philadephia. Philadephia. Loomis. Kompetensi dasar Indikator Pengalaman pembelajaran Materi ajar Waktu Alat/ bahan/ Sumber belajar rd Lea & Febiger. A. Fak. Tata cara pelaksanaan terapi antidot Setelah mendapatkan pengantar materi. Penatalaksanaan keracunan obat Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan Setelah mendapatkan Kasus keracunan obat : 100 menit A.A. Toksikologi. .. T. spidol B. Sasaran terapi antidot 2. Donatus. Essentials of Toxicologi. 2005. Penilaian 9. Farmasi UGM. Makalah 2. Laptop. Yogyakarta 2. 3 rd Lea & Febiger. mahasiswa diberikan contoh kasus untuk diselesaikan 1. Bag. 1.

Jurn al-jurnal yang berhubungan dengan keracunan obat A. L. kertas plano. Fak. Farmakologi & Farmasi Klinik. Penilaian presentasi 3. mahasiswa melakukan presentasi dan diskusi kelompok Materi ajar Asetaminofen OAIN Teofilin Digitalis Antibiotik Sedatif hipnotik Waktu Alat/ bahan/ Sumber belajar kertas plano.A.Makalah 2. Dona tus. I. 2005. Laptop. Golfr ank.. Appleton & Lange. spidol B. Yogyakarta 2.No. diskusi 11. Toxicologic Emergencies. Zat toksik 100 menit 1.Presenta si . Kompetensi dasar Indikator mampu memberikan antidot yang tepat pada kasus keracunan obat Pengalaman pembelajaran pengantar materi.R et al. 2002. Sumber belajar 1. Kasus keracunan makanan dan minum 1. Alat/Media : LCD. Norwalk 3. Bag. Toksikologi. 8th ed. Farmasi UGM. Penatalaksanaan keracunan makanan dan minuman Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memberikan Setelah mendapatkan pengantar materi.

No.R et al.A. Farmasi UGM. Alat/ bahan/ Sumber belajar spidol B. Appleton & Lange. Yogyakarta 2. Toksikologi. Norwalk 3. 2002.. Toxicologic Emergencies.Diskusi . Farmakologi & Farmasi Klinik. Fak. 8th ed. 5. Jurn al-jurnal yang berhubungan dengan keracunan obat Penilaian 3. Golfr ank. Sumber belajar 1. L. 4. Dona tus. 2005. Bag. 3. I. Kompetensi dasar Indikator antidot yang tepat pada kasus keracunan makanan dan minuman Pengalaman pembelajaran mahasiswa melakukan presentasi dan diskusi kelompok Materi ajar alamiah dalam makanan Tempe bongkrek Botulinum Sianida dalam makanan Zat tambahan dalam makanan Waktu 2.

I. Diskusi 13. logam berat dan gas Indikator Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memberikan antidot yang tepat pada kasus keracunan pestisida dan logam berat serta gas Pengalaman pembelajaran Setelah mendapatkan pengantar materi. Donatus. Yogyakarta 2. Kasus keracunan Obat psikotropika 100 menit 1. Fak. Bag.No. narkotika dan psikotropika Setelah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memberikan antidot yang tepat pada kasus keracunan Setelah mendapatkan pengantar materi. Diksusi . Presentasi 3. Farmakologi & Farmasi Klinik. kertas plano. Kasus keracunan Alkohol 2. spidol B. mahasiswa melakukan 1. Sumber belajar 1.A. Laptop. Alat/Media : LCD. Sumber belajar Penilaian 1. Appleton & Lange. Toxicologic Emergencies. Farmasi UGM. Laptop. Golfrank. Golongan karbamat 3. kertas plano. Golongan organofosfat 2. Golongan organokklorin Kasus keracunan Logam berat Merkuri Timah Arsen Cadmium Kasus keracunan Gas 1.. Alat/Media : LCD. mahasiswa melakukan presentasi dan diskusi kelompok Materi ajar Kasus keracunan Pestisida 1. serta gas A. Jurnal-jurnal yang berhubungan dengan keracunan pestisida dan logam berat. Penatalaksanaan keracunan alkohol. Norwalk 3. 8th ed. Makalah 2. Kompetensi dasar Penatalaksanaan keracunan pestisida. Toksikologi. L. 12. 2005. 2002. Karbon monoksida Waktu 100 menit Alat/ bahan/ Sumber belajar A. Makalah 2. Presentasi 3.R et al. spidol B.

Norwalk 3. Toxicologic Emergencies. Kompetensi dasar Indikator alkohol. Yogyakarta 2. UJIAN AKHIR SEMESTER . 2005. Bag. Toksikologi.. Farmakologi & Farmasi Klinik. Kasus keracunan Obat narkotika Waktu Alat/ bahan/ Sumber belajar 1. narkotika dan psikotropika Pengalaman pembelajaran presentasi dan diskusi kelompok Materi ajar 3. Appleton & Lange. Farmasi UGM. Golfrank. Jurnal-jurnal yang berhubungan dengan keracunan alkohol.No. Donatus. narkotika dan psikotropika Penilaian 14. 2002. I. Fak.A. 8th ed.R et al. L.