Anda di halaman 1dari 17

1

PATIANROWO, 3 AGUSTUS 2010


2

 KORAMIL 0810/07 PATIANROWO ADALAH MERUPK BADAN


PELAKS KODIM YG BERSIFAT KEWILAYAHAN, YG BERTUGAS
POKOK MELAKS BIN KESIAPAN SATUAN & BIN TER YG
MELIPUTI GEO, DEMO & KONSOS DLM RANGKA M’DUKUNG
UMUM TUPOK KODIM.
 GUNA MENUNJANG KESIAPAN SATUAN DALAM RANGKA
MELAKSANAKAN TUGAS POKOK KODIM, MAKA KORAMIL
SENANTIASA MENYELENGGARAKAN PEMBINAAN SATUAN,
PEMBINAAN LATIHAN DAN PEMBINAAN TERITORIAL SESUAI
DENGAN PROGRAM KERJA KODIM

MAKSUD DAN TUJUAN

BERIKAN GAMBARAN TTG KONDISI SATUAN & PELAKS


MAKSUD PROGJA KODIM 0810 TA. 2010

SBG BHN MASUKAN & EV. DLM MENENTUKAN KEBIJAKS


TUJUAN LEBIH LANJUT.
3

 PENDAHULUAN.
 KONDISI WILAYAH
 KONDISI SATUAN
 PELAKS PROGJA TA. 2010.
 HAMBATAN & UPAYA MENGATASI.
 KESIMPULAN DAN SARAN
 PENUTUP
4

 DISLOKASI DI DESA ROWOMARTO KEC.


PATIANROWO, MELIPUTI 11 DESA

 LUAS WILAYAH :
3.559,35 Ha
TERDIRI DARI :
 PERSAWAHAN :
1.913,44 Ha
 PERKEBUNAN :
1.091,35 Ha
 KEHUTANAN :
-

 BATAS WILAYAH
PERKAMPUNGAN : :
554,56 Ha
 UTARA : KEC. JATIKALEN
 TIMUR : KAB. JOMBANG
 SELATAN : KEC.
KERTOSONO
 BARAT : KEC. BARON
5

 KEADAAN DEMOGRAFI
  A JML PDDK : 45.880 ORG B JML PDDK B’DASARKAN MATA
 LAKI-LAKI : 23.060 ORG
PENCAHARIAN.
 PEREMPUAN : 22.820 ORG
 BURUH: 1. 060 ORG
 
C JML PDDK B’DASARKAN AGAMA.  PETANI :
 ISLAM : 43.689 ORG 2.500 ORG
 KRISTEN : 710 ORG  PEDAGANG :
 KATHOLIK : 100 ORG 600 ORG
 HINDU : - ORG  PEGAWAI :
 BUDHA : 30 ORG 380 ORG
 
D PENYEBARAN & TINGKAT KEPADATAN PDDK RATA’S 83 JIWA/KM2.

 KERAWANAN ASPEK DEMOGRAFI.


 

 KONDISI FISIK.
 RENDAHNYA PRODUKTIFITAS KERJA MASY TERUTAMA DI DAERAH
PEDESAAN AKAN BERAKIBAT PADA :
 TINGKAT PEREKONOMIAN MASYARAKAT SANGAT RENDAH.
 KEMAMPUAN MELANJUTKAN PENDIDIKAN SANGAT MINIM.
 TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT KURANG BAIK.
 TINGGINYA ANGKA PENGANGGURAN DGN PENGUASAAN IPTEK RENDAH
 
 KONDISI NON FISIK. LAMBATNYA PERKEMB INDUSTRIALISASI DI DAERAH
6

 
BID. IDEOLOGI

 TINGKAT KEYAKINAN/KESADARAN MASY TTG FALSAFAH NEG PANCASILA SBG


LANDASAN PERJUANGAN CUKUP BAIK.

 KESADARAN BERAGAMA DLM MASY TINGGI & PATUH TERHADAP


AGAMANYA & AGAMA ISLAM MERUPAKAN GOLONGAN MAYORITAS.

 KERUKUNAN BERAGAMA CUKUP BAIK.

 KESADARAN BERNEGARA & BELA NEGARA DLM MASY CUKUP BAIK.

BID. POLITIK
 KESADARAN BERMASYARAKAT BERBANGSA DAN BERNEGARA CUKUP BAIK.

 PENDEKATAN KPD MASY DLM RANGKA M’SUKSESKAN PEMBANG & KEBIJAKS


PEMR DGN M’MASYKAN UNDANG’S POLITIK.

 KEHIDUPAN POLITIK DI RAH CUKUP TENANG & HUBUNGAN ANTAR PIMP


PARPOL RELATIF BAIK.
BID. EKONOMI 7

 TINGKAT PUAN EKONOMI MASY MASIH RENDAH


 SUMBER MATA PENCAHARIAN BURUH, PEDAGANG, SWASTA DAN PEGAWAI
NEGERI SERTA PETANI.
 MENINGKATKAN KETAHANAN MASYARAKAT DI BID EKONOMI

BID. SOSBUD

 KESEHATAN. BIN KES & BIN FISIK DGN PENERANGAN KES & BIN KONSOS
(OR)
 PENDIDIKAN. M’ADAKAN BIMBINGAN LANGSUNG & TIDAK LANGSUNG
 KESENIAN. MENGARAHKAN ADAT ISTIADAT YANG BAIK
 KESENIAN. M’GEMBANGKAN KESENIAN DAERAH & KEBUDAYAAN
BANGSA.
 OLAH RAGA. INTENSIF DLM BIN KEOLAHRAGAAN DISEGALA BIDANG  

BID. HANKAM

 DALAM RANGKA LINMAS DIBENTUK HANSIP


 DALAM RANGKA BANPOL (KAMTIBMAS DIBENTUK KAMRA)
 DIBENTUK WANRA BIN DILAKUKAN OLEH PEMDA MELALUI CAMAT & KADES
KERAWANAN ASPEK KONDISI SOSIAL 8

1 BIDANG IDEOLOGI.
 
A TINGKAT KEHIDUPAN BERAGAMA BAGI MASY YANG FANATIK
B SIFAT FANATISME SANGAT KUAT
 
2 BIDANG POLITIK.
 
A MASIH TDPT DAERAH YG MASY FANATIK AGAMA.
B MASIH ADA MASY YG MENGUTAMAKAN KEPENTINGANNYA SENDIRI.

3 BIDANG EKONOMI.
 
A PENDISTRIBUSIAN BAHAN PANGAN & ORANG’S CINA MUDAH TERPENGARUH
PIHAK RAKA/RAKI.
B DI BIDANG PERMODALAN WNA / WNI CINA MASIH CUKUP DOMINAN.
 
4 BIDANG SOSIAL BUDAYA.
 
A TINGKAT KESEHATAN MASY DI DAERAH PINGGIRAN BELUM MEMADAI.
B TINGKAT PENDIDIKAN MASY YG ADA DI DESA’S MASIH RENDAH.
C TENAGA PENGAJAR DI SEKOLAH’S KHUSUSNYA DI PEDESAAN BLM MEMADAI.
D MASIH MARAKNYA PERJUDIAN GELAP.

5 BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN. MASIH ADANYA GOLONGAN’S


SISA’S G 30 S/PKI ATAUPUN GOLONGAN RAKA/RAKI DAN GOLONGAN EKSTRIM
LAINNYA 
9

PERKASAD NO : 19 / IV/2008 TGL 8 APR 2008 TTG P’RUBAHAN ORGAS


KORAMIL.
STRUKTUR ORGANISASI

DANRAMIL
TAMUDI

TURYAN
ESELON PIMPINAN
ESELON PEMBANTU PIMPINAN

BAMIN KOMSOS BAMIN BAKTI TNI BAMIN WANWIL

ESELON PELAYANAN
BATI TUUD

TAYANRAD
OPR KOMP

ESELON PELAKSANA

BABINSA
BABINSA
BABINSA
10

NO GOLONGAN DSPP NYATA KRG/LBH KET


1 PA 1 1 - -
MILITER 2 BA 11 11 - -
3 TA 7 7 - -
JUMLAH 19 19 - -

NO GOLONGAN DSPP NYATA KRG/LBH KET


PNS PNS 1 1

JUMLAH 1 1

PERS NYATA : 20 ORG


DATA PERS
MILITER SIAP PERS SIAP OPS : 20 ORG
OPS PERS TDK SIAP OPS : - ORG
11
MATERIIL

 SENJATA  MUNISI
 Pistol FN 46 : - pucuk  Kaliber 11mm : - btr
 Pistol FN 45 : - pucuk  Kaliber 9mm : - btr

 KENDARAAN RODA 2 :  ALKOM


 Suzuki Tunder : 1 unit  Radio Reciv/Righ : 1 unit
 Honda Kirana : 2 unit  Radion HT : 3 unit
 Honda Win : 1 unit  Telepon : 1 unit
 Suzuki A-100 : 2 unit  Sound System: 1 unit

PERKANTORAN
MAKORAMIL 0810/07 DI CO. 8250 – 4980 DI KEC. PATIANROWO.
(PROTOTYPE)
PELAKS PROGJA TA. 2010 12
BINSAT • Pemberian pengetahuan Intelter secara garis besar
meliputi temu cepat dan lapor cepat.
• Pengarahan, pembinaan dari Staf Inteldim.
BID INTEL
• Mengikutkan Tar / Sus intel.
• Mengikuti Petunjuk dan Jam Komandan.
 Melaks Binsik (lari) suai jadwal yg telah ditetapkan.
 M’ikuti Latbak Jatri yg diselenggarakan Ko atas.
 M’ikut sertakan UTP/UTJ suai pkt & jab yg digarkan Ko
BID OPS atas
 Melaks Latihan PHH di pok minggu militer.
POKOK’S  Melaks lat PBB, PPM dan Permildas suai jadwal
BINSAT  Mengajukan KP bagi yang telah memenuhi syarat.
 Mengajukan Pers sesuai DSPP.
 Mengkampanyekan Werfing TNI di wilayah.
BID  M’ajukan sekolah Ba / Pa bagi yg telah penuhi
MINLOG persyaratan.
 M’garakan, mengawasi Adminitrasi Koramil.
 M’adakan Harwat materiil & pangkalan.
 Melaks Bin Persit KCK Ranting 07/Patianrowo
 Melaks Bin Komsos dgn metode Diskusi thdp babinsa.
 M’berikan p’tahuan ttg 5 Puan Ter yg berkaitan dgn UU
BID TER
TNI No 34 th 2004 ttg Pemberdayaan Hanwil.
 M’berikan Jam Dan suai jukcan Ko Atas.
 Sas Bin angg & sbg bekal pengetahuan utk
disosialisasikan ke wilayah.
13
BINTER  . Adakan anjangsana ke Toga, Tomas, Toda dan
masy yang berpengaruh diwilayah.
 M’berikan duk moral setiap ada giat dimasy.
   Selalu berada ditengah masy yg m’butuhkan
bantuan Apter
GAL    Turut ciptakan kondisi aman diwil binaan dgn
adakan Siskamling bersama sama masy.
   Menghadiri undangan di wilayah binaan.
   Selalu pedomani 8 Wajib TNI dlm setiap pelaks
POKOK’S tugas
KEGIATAN
 M’berikan bantuan kemanusiaan bila terjadi bencana
alam diwilayah.
 Melaks Operasi bakti TNI sesuai jukren Ko atas.
 M’adakan Karbhak baik yang diselenggarakan
OPTER/BINTER masyarakat maupun TNI .
 M’bantu Polri dalam pengamanan wilayah sesuai
koordinasi
 Menyelenggarakan giat PPBN dilingkungan
pendidikan dan Ormas.
 Pedomani 5 kemampuan teritorial dan 14 Tugas
pokok TNI dalam pelaksanaan tugas di wilayah.
HAMBATAN DAN UPAYA MENGATASI 14

 Bidang intelijen.
 Terbatasnya pengetahuan Intelijen yang dimiliki Babinsa.
 Tempat tugas (desa binaan) cukup jauh dari tempat tinggal.
 Tupok Babinsa sbg Pembina desa (sebatas Bapulket) dan
bukan aparat Intelijen.
 Bidang Operasional.
 Faktor usia bagi aparat teritorial sangat berpengaruh pada
kegiatan latihan yang bersifat mobilitas tinggi.
 Terbatasnya personil Koramil dan dukungan logistik latihan
HAMBATAN (Alkap, sarana prasarana) shg giat lat dilaks di Kodim.
 Bidang Adminitrasi dan logistik.
 Terbatasnya personil yang berkualifikasi bidang Adminitrasi
 Terbatasnya sarana penunjang tugas pembinaan
kewilayahan (Ranmor, Alat komunikasi ).

Bidang Teritorial. Kegiatan Karya Bhakti masih mengalami


kendala, karena Pemda juga melaks Program JPS dengan giat
Padat karya dan mendapatkan upah, sehingga masyarakat
berasumsi bahwa giat karya bakti yang dilaksanakan Koramil
juga mengharapkan upah.
15

 Bidang intelijen. Menjalin mitra kerja di wilayah (formal / nonformal)


sehingga bila ada kejadian/kegiatan yang menonjol di desa, dapat
menghubungi (menginformasikan) ke Babinsa/ Koramil.

 Bidang Operasional.
 Melaks, m’katkan Bin fisik di Sat masing’s suai jadwal guna m’dukung
giat latihan (penugasan) yg diselenggarakan Ko atas dgn m’berikan
Dispensasi bagi anggota yang sakit
   Pelaksanaan latihan dilaks secara terpusat di Kodim sedangkan
melengkapi sarana prasaran latihan dengan cara pengadaan sendiri
UPAYA (melalui Primkopad Dim 0810)
MENGATASI  Bidang Adminitrasi dan logistik.
 Menunjuk salah satu personil yang agak mengeti tentang Adminitrasi
di tingkat Koramil.
 Guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas diwilayah maka
Babinsa menggunakan Ranmor Pribadi, Alat komunikasi (HT) secara
bergantian sesuai skala prioritas dan HP sebagai Alternatif.

Bidang Teritorial. Kegiatan Karbhak diwilayah dilaks dgn cara


koordinasi dengan perangkat desa dlm menentukan Sasaran,
Desa memerintahkan masy dan Koramil turut serta
(mendompleng) kegiatan. juga mengharapkan upah.
16
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN

Walaupun dalam pelaksanaan tugas pembinaan kewilayahan maupun pembinaan


satuan Koramil 0810/07 Patianrowo masih banyak menemui kekurangan
(hambatan) namun upaya mengatasi dapat dilaksanakan dengan cara
Koordinasi antar instansi, mitra kerja ( Kades, Toga, Tomas, Toda ) satuan atas, dll
sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

SARAN

 Dalam rangka menunjang keberhasilan tugas pokok Satkowil (Koramil)


diwilayah mohon dapatnya dukungan penambahan Ranmor, Alat komunikasi
(HT), dan Kaporlap perorangan maupun satuan.
 Guna meningkatkan Profesionalisme Aparat Teritorial dan meningkatkan moril
Prajurit TNI hendaknya Satuan Ko atas mengajukan Sekolah alih golongan dari
Tamtama ke Bintara untuk menyesuaikan TOP / DSPP, serta mengajukan
Susbater maupun Suspater agar dapat menunjang keberhasilan tugas
pokok Kodim.
17

PENUTUP
Demikian laporan singkat Koramil 0810/07 Patianrowo TA. 2010
dibuat agar dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam
menentukan kebijaksanaan lebih lanjut, dan apabila dalam laporan ini
masih terdapat kekurangan/kesalahan mohon dapatnya pengarahan .