Anda di halaman 1dari 19

9/1/2010

Dosen : Shinta Rahmani, M.Si

BUKU :
Strategic
Management,
Fred R David, Edisi
10/12 Terjemahan
Salemba Empat

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 2

1
9/1/2010

1. Jauch, Lawrence R, Glueck William F (1996), Manajemen


Strategis dan Kebijakan Perusahaan, edisi 3 Terjemahan,
Erlangga
2. Jones, Patricia, Kahaner Larry (1996), Say it and Live it; Misi
dan Visi 50 perusahaan terkenal didunia, terjemahan,
Interaksara
3. Pearce, Robinson (1996), Strategic Management, Richard D,
Irwin
4. Prahalad, CK; Hammel, Gary(1994(, Competing for the future;
breakthrough Strategis for Seizing Controle ofYour Industry
and creating the Market of Tomorrow, Harvard Business
School Press
5. Porter, Michael E (1996), Strategi Bersaing : Teknik
Menganalisis Industri dan pesaing

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 3

 Seni dan pengetahuan dalam merumuskan,


mengimplementasikan serta mengevaluasi
keputusan-keputusan lintas fungsional yang
memampukan sebuah organisasi mencapai
tujuannya

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 4

2
9/1/2010

Art and science of formulating, implementing, and


evaluating cross-functional decisions that enable
an organization to achieve its objectives.

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 5

“Manajemen Strategis”
Sinonim dengan
“Perencanaan Strategis”

• Strategic management
 Dunia Akademis

• Strategic planning
 Dunia Bisnis
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 6

3
9/1/2010

 Manajemen Strategis
Merujuk pada:
 Perumusan Strategi
 Implementasi Strategi
 Evaluasi Strategi

 Perencanaan Strategis
Merujuk pada:
 Merumuskan Strategi

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 7

 1950 an
 Istilah Perencanaan strategis muncul

1960an – 1970an
 Perencanaan Strategis menjadi populer
 Dikenal luas sebagai jawaban atas berbagai persoalan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 8

4
9/1/2010

 1980 an
Perencanaan strategis tersingkirkan
 Model Perencanaan tidak menghasilkan keuntungan
tinggi

 1990 an–2000
Kebangkitan kembali perencanaan strategis
 Diterapkan secara luas pada dunia bisnis

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 9

Perumusan Strategi

Penerapan Strategi

Penilaian Strategi
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 10

5
9/1/2010

Visi dan Misi

Peluang dan
ancaman

Kekuatan dan
Kelemahan
Perumusan
Strategi
Penetapan
Tujuan jangka
Panjang

Strategi
Alternatif

Pemilihan
Strategi

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 11

 Peluang bisnis baru


 Bisnis yang tidak akan dijalankan
 Alokasi sumber daya
 Ekspansi atau diversifikasi
 Pasar global
 Merger atau Joint Venture
 Menghindari pengambilalihan secara dzolim

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 12

6
9/1/2010

Penerapan Strategi

Penetapan Tujuan
Tahunan

Membuat Kebijakan

Memotivasi Karyawan

Mengalokasikan Sumber
Daya
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 13

 Menggerakkan manager dan karyawan


 Kemampuan interpersonal sangat diperlukan
 Konsensus terhadap tujuan yang akan dicapai

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 14

7
9/1/2010

Penilaian
Strategi Review
Eksternal &
Internal

Penilaian
Kinerja

Tindakan
Perbaikan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 15

 Kesuksesan hari ini tidak menjadi jaminan sukses


dimasa depan
 Persoalan baru dan berbeda
 Mudah berpuas diri akan mengalami kegagalan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 16

8
9/1/2010

 Pendekatan yang obyektif, logis dan sistematis


dengan informasi kualitatif dan kuantitatif untuk
mengambil keputusan yang efektif
 Menggabungkan Intuisi dan Analisis

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 17

 Karena perusahaan harus bereaksi terhadap :


 Kondisi pasar yang berubah
 Pergerakan pesaing
 Teknologi baru dan kemampuan berproduksi
 Kebutuhan dan preferensi pelanggan yang berubah
 Perubahan politik dan peraturan
 Kesempatan baru
 Ide-ide baru untuk meningkatkan strategi saat ini
 Situasi krisis

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 18

9
9/1/2010

 Seperti apa bisnis yang akan kita jalankan nantinya


 Apakah kita bergerak dibidang yang tepat?
 Haruskah kita membentuk ulang bisnis kita?
 Siapa saja pesaing baru yang masuk industri kita?
 Strategi apa yang mestinya kita jalankan?
 Bagaimana konsumen kita berubah?
 Apakah teknologi baru sedang dikembangkan,
sehingga dpt membuat bisnis kita mati kelak?

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 19

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta


Rahmani, M.Si 20

10
9/1/2010

1. Keunggulan Kompetitif
2. Penyusun Strategi
3. Pernyataan Visi dan Misi
4. Peluang dan Ancaman Eksternal
5. Kekuatan dan Kelemahan Internal
6. Tujuan Jangka Panjang
7. Strategi
8. Tujuan Tahunan
9. Kebijakan
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 21

External
Audit

Chapter 3

Long-Term Generate, Implement Measure &


Implement
Objectives Evaluate, Strategies: Evaluate
Strategies:
Vision Select Marketing, Performance
Mgmt Issues
& Strategies Fin/Acct,
Mission R&D, CIS
Statements Chapter 6 Chapter 7 Chapter 8
Chapter 5 Chapter 9

Chapter 2

Internal
Audit

Chapter 4

© 2001 Prentice Hall

11
9/1/2010

 Keuntungan Keuangan
Lebih menguntungkan dan lebih sukses

Peningkatan pada penjualan, profitabilitas, dan


productivitas

Perusahaan Berkinerja Tinggi


 Perencanaan Sistematis
Fluktuasi dilingkungan internal dan eksternal

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 23

 Keuntungan Non-Keuangan
Meningkatkan kesadaran akan ancaman eksternal
Membaiknya pemahaman akan strategi pesaing
Meningkatkan produktivitas karyawan
Menurunnya resistensi pada perubahan
Pemahaman yang lebih jelas akan relasi kinerja-
imbalan
Menciptakan keteraturan dan disiplin pada suatu
perusahaan
Melihat perubahan sebagai suatu peluang

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 24

12
9/1/2010

 Struktur penghargaan yang buruk


 Dalam pergulatan untuk bertahan
 Menyia-nyiakan waktu
 Terlampau mahal
 Kemalasan
 Puas dengan Keberhasilan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 25

 Takut gagal
 Kepercayaan diri yang berlebihan
 Pengalaman buruk maasa lalu
 Kepentingan pribadi
 Ketakutan akan sesuatu yang belum jelas
 Perbedaan Pendapat
 Kecurigaan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 26

13
9/1/2010

 Menggunakan perencanaan strategis untuk


meraih kontrol atas keputusan dan sumber daya
 Melakukan perencanaan strategis untuk
persyaratan akreditasi atau regulatif
 Terlalu cepat beralih dari pengembangan misi ke
perumusan strategi
 Gagal mengkomunikasikan rencana kepada
karyawan
 Keputusan intuitif VS rencana formal
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 27

 Gagal menggunakan rencana sebagai standar untuk


mengukur kinerja
 Mendelegasikan perencanaan kepada “perencana”
daripada melibatkan seluruh karyawan
 Gagal melibatkan semua karyawan kunci
 Gagal untuk menciptakan iklim kolaboratif yang
mendukung perubahan
 Menganggap perencanaan tidak penting atau tidak perlu
 Menjadi terpaku pada persoalan yang dihadapi saat ini,
 Bersikap terlalu formal dalam perencanaan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta


Rahmani, M.Si 28

14
9/1/2010

 Bukan mekanisme birokratis


 Keterbukaan
 Mengimplementasikan sedikit strategi

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 29

 Definisi :
 Prinsip-prinsip dalam organisasi yang menjadi
pedoman dalam pengambilan keputusan dan perilaku.

 Etika bisnis yang baik merupakan salah satu


prasyarat bagi manajemen strategis yang baik

 Etika yang baik = bisnis yang baik


Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 30

15
9/1/2010

 Pembuat strategi bertanggung jawab atas


prinsip-prinsip etika yang tinggi
 Semua proses manajemen strategis memiliki
konsekuensi etis
 Kode etik secara formal di berlakukan bagi
banyak perusahaan
 Muncul isu privasi di internet sebagai etika
dengan proporsi besar
Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 31

 Organisasi yang menjalankan operasi bisnis


lintas batas negara
 Perusahaan Internasional atau multinasional
 Perusahaan Induk
 Negara tuan rumah
 Lebih sulit menerapkan manajemen strategi
 Perbedaan Budaya
 Norma, Nilai, Etika kerja

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 32

16
9/1/2010

 Menyerap Kelebihan Kapasitas


 Mengurangi biaya per unit
 Fasilitas produksi berbiaya rendah
 Biaya tenaga kerja lebih murah
 Persaingan berkurang

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 33

 Tariff yang lebih murah

 Disukai secara politis

 Banyak mendapat insentif

 Skala Ekonomi

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 34

17
9/1/2010

 Sulit berkomunikasi antara induk perusahaan


dengan anak perusahaan
 Kekuatan sosial, budaya, demografis, lingkungan,
politis, pemerintahan, hukum teknologis, ekonomis
dan kompetitif yang berbeda
 Persaingan di negara asing
 Kekuatan – dianggap enteng
 Kelemahan – dibesar-besarkan

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 35

 Sistem bahasa, budaya dan nilai berbeda antar


negara menciptakan hambatan bagi komunikasi dan
persoalan dalam mengatur manusia.
 Tidak mudah memperoleh pemahaman mengenai
organisasi regional namun seriingkali menjadi
kewajiban
 Berhubungan dengan 2 sistem moneter yang
memperumit bisnis
 Informasi ekonomi dan pemasaran serta praktik
bisnis yang beragam

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 36

18
9/1/2010

Selamat Belajar

Manajemen Strategik - Dosen : Shinta Rahmani, M.Si 37

19

Anda mungkin juga menyukai