Anda di halaman 1dari 10

PERENCANAAN PENGEMBANGAN BISNIS

TEKNOLOGI INFORMASI KOMPUTER


Nama Pengusaha:
RAHMAT SAPUTRA AL-A

Disusun oleh:
PRESIDENT DIREKTUR PIC

PUTRA INDONESIA CORPORATION


SUKOREJO BANYUPUTIH
SITUBONDO JATIM
2008-2009

2
A. Data Perusahaan
1. Nama Perusahaan : CV “PUTRA INDONESIA”
2. Bidang Usaha : Teknologi Informasi Komputer
3. Jenis Produk : Warnet Cerdas (Istana.Net),
Lembaga Pendidikan Komputer & Internet, Distributor
perangkat-perangkat TI
4. Alamat Perusahaan : Banyuputih, Situbondo, Jawa
Timur
5. Nomor Telephon : 0338454510

B. Data Pemilik
1. Nama Pemilik : Rahmat Saputra Al-A
2. Jabatan : President Direktur
3. Tempat tanggal lahir : Kualatrang, 04 Maret 1987
4. Alamat Rumah : Banyuputih, Situbondo,
Jawa Timur
5. Nomor Telephon : 081336237001
6. Alamat E-mail : succesgo@gmail.com
7. Alamat Website : www.saputraonline.com

8. Struktur Organisasi :
0100090000037800000002001c00000000000400000003010800050000000b02000
00000050000000c029405ef0d040000002e0118001c000000fb02100007000000000
0bc02000000000102022253797374656d0005ef0d0000be9c0000ac5d120004ee833
9484c17000c020000040000002d01000004000000020101001c000000fb029cff000
0000000009001000000000740001254696d6573204e657720526f6d616e000000000
0000000000000000000000000040000002d010100050000000902000000020d0000
00320a590000000100040000000000eb0d9105209f2d00040000002d010000030000
000000
C. Alasan Pemilihan bisnis TIK
Pada saat ini, Situbondo adalah salah satu kabupaten yang sedang
berkembang di jawa timur. Beberapa perguruan tinggi telah berdiri di kabupaten
3
ini. Seperti Universitas Abdurrahman Soleh, STKIP, dan Institut Agama Islam
Ibrahimy. Ditambah lagi dengan puluhan sekolah-sekolah yang terus
meningkatkan kualitas system pendididikannya. Mulai dari sekolah dasar hingga
sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan. Akan tetapi lembaga-
lembaga pendidikan formal tersebut belum cukup signifikan dalam mengadopsi
dan mensosialisasikan teknologi informasi yang sangat di butuhkan pasar.
Sehingga SDM yang faham akan TI pun , sangat jarang di temukan. Seharusnya,
menjamurnya warung-warung internet di situbondo di imbangi dengan
meningkatnya sumber daya manusia(SDM) manyarakat tentang Teknologi
Informasi(TI) khususnya Internet.
Dengan alasan itulah, lembaga pendidikan Teknologi 1nformasi Komputer
sangat di butuhkan untuk meningkatkan SDM Manyarakat tentang Teknologi
Informasi(TI), dan demi menunjang perkembangan kabupaten situbondo kedepan.
Di samping alasan di atas, saat ini bisnis tekonolgi informasi dan internet
adalah bisnis yang menurut para pengamat bisnis profesional sebagai bisnis yang
sangat prospek hingga 10 tahun kedepan. Karena itulah putra indonesia
corporation di dirikan.
Putra indonesia corporation bergerak di 3(Tiga) Jenis Usaha. Pertama,
Penyedia Jasa layanan internet Cerdas(warnet). Diberikan label “cerdas” , karena
warnet yang kami kembangkan tidak seperti warnet pada umumnya. Karena kami
tidak memberikan izin kepada client untuk mengakses situs-situs porno(di blokir),
dan kami juga tidak mengizinkan clien untuk bermain multiplayer games. Dengan
desain tempat yang nyaman, kami berusaha agar client yang datang ke tempat
kami, benar-benar menggunakan internet untuk kebutuhannya. Karena salah satu
visi dan misi kami adalah mencegah penyalahgunaan internet. Kedua, Lembaga
Pendidikan Komputer dan Internet. Dan yang ketiga, Distributor Perangkat-
perangkat TI.. usaha ini juga sangat diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar
yang sangat tinggi akan perangkat-perangkat teknologi informasi. Manyarakat
situbondo pada umumnya membeli perangkat-perangkat TI di luar kota situbondo
seperti di Surabaya, Malang, Jember, dll. Hal itu disebabkan karena tidak
lengkapnya toko komputer yang ada di kota situbondo. Peluang pasar inilah yang
kami manfaatkan.

4
D. Analisis Aspek Lingkungan
Sebagian besar masyarakat di lingkungan bisnis kami beragama islam taat.
Tingkat toleransi dengan agama lain dapat berjalan dengan baik dalam
kecondongan organisasi keagamaan mayoritas berafiliasi pada organisasi
Nahdhatul Ulama.
Strata sosial yang berada di lingkungan usaha adalah mayoritas
bermatapencaharian sebagai petani dan pedagang. Sebagian kecil pengusaha,
pegawai, nelayan dan bekerja di sektor industri wilayah kota situbondo.
Kecenderungan manyakarakat situbondo khususnya kaum muda(pelajar)
terhadap teknologi informasi tergolong tinggi. Hal ini di tandai dengan warnet-
warnet yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Padahal tidak sedikit warnet yang
telah berdiri di kota santri ini.
Untuk tingkat keamaan dalam arti pencurian, perampokan maupun karena
adanya bahaya lingkungan, sangat baik.

E. Analisis Aspek Pemasaran


1. Aspek Makro
Perangkat atau Peralatan yang di butuhkan untuk mengembangkan bisnis
warnet dan lembaga pendidikan computer ini sangat ekonomis, tetapi tetap
berkualitas tinggi. Sebab kami menyuplai perangkat terebut dari
perusahaan kami sendiri (sebagai distributor perangkat TI) sehingga kami
bisa menghemat hingga 20%. Tidak hanya itu. warnet dan lembaga
pendidikan yang akan kami kembangkan akan mengadopsi teknologi pc
station(NComputing) yang ramah lingkungan, hemat listrik, ekonomis,
dan tidak membutuhkan banyak tempat sehingga biaya pengadaan
perangkat-perangkat penunjang tersebut dapat di tekan sekecil mungkin.
Pelanggan(client) kami mayoritas dari kalangan pelajar(termasuk di
dalamnya mahasiswa) dan itu telah menjadi target pasar kami. Pesaing
dari lembaga pendidikan yang akan kami kembangkan belum ada di

5
daerah situbondo. Karena kami menggunakan konsep bisnis terintegrasi
dengan sdm-sdm yang kreatif. Sedangkan untuk warnet dan toko
komputer, ada 5 perusahaan kecil yang menjadi pesaing kami. Akan tetapi
dengan nilai tambah dan faktor kali yang terus kami sempurnakan, tidak
begitu sulit bagi kami untuk mengunggulinya.
2. Aspek Mikro
a. Jenis Usaha/ Product kami adalah lembaga pendidikan computer
dan internet, jasa pelayanan internet “cerdas”(warung internet),
dan distributor perangkat-perangkat TI.
b. Untuk Jenis usaha “lembaga pendidikan” kami tidak
membebankan biaya yang terlalu mahal kepada para
Member(anggota). Karena kami ingin manyarakat banyak yang
memahami TI dan Internet. Sesuai dengan visi dan misi
kami”Mencerdaskan putra bangsa” dan hal itu bisa di capai jika
biaya pendidikan di tekan seekonomis mungkin, tapi tetap
menguntungkan secara bisnis.
c. Promosi yang dilakukan untuk mengenalkan produk/usaha
tersebut adalah dengan menggunakan konsep-konsep marketing
yang telah lebih dahulu di adopsi oleh peruhaan-perusahaan
besar, baik menggunakan media cetak, elektronik, maupun
online. Karena bisnis ini juga di jalankan dengan cara online.
Dan jika dipandang efektif dan efisien, sosialisasi ke sekolah-
sekolahpun juga akan di lakukan.
d. Pendistribusian/pengiriman barang ke luar kota(distributor), akan
menggunakan jasa pengiriman yang telah di akui kapabilitasnya.
Seperti: TIKI., indologistic, cargobatavia, dls

F. Analisis Aspek Operasional


1. Desain Product Barang & Jasa
Kami selalu mengamati dan mengikuti perkembangan Teknologi
Informasi, baik perangkat keras(hardware), maupun perangkat
lunak(software). Sehingga technology yang kami gunakan akan selalu ter

6
up grade. Hal ini penting untuk kelangsungan dan kemajuan perusahaan
ini. Lokasi yang strategis juga menjadi salah satu pertimbangan utama
kami untuk membuka/mengembangkan cabang baru.
Kapasitas warnet dan lembaga pendidikan minimal 30 unit computer
client dengan server yang tidak dibatasi(sesuai kebutuhan) sedangkan
untuk desain interior, ruangan, tata ruang, tata letak, dll adalah sesuai
ketentuan yang telah di tetapkan oleh manajemen PIC. “toko(distributor)
computer” semaksimal mungkin kami berusaha untuk menjadi toko
computer terlengkap di tingkat kabupaten.
2. Proses operasional usaha telah kami atur dalam SOP(Standart Operating
Procedure) perusahaan. Sehingga roda bisnis bisa berjalan dengan
maximal. Semua transaksi dicatat menggunakan system akuntansi
berstandar nasional. Sehingga keuangan perusahaan menjadi jelas dan
transparan. Hal ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan. Baik oleh owner perusahaan atau investor.
3. Pengawasan kualitas/mutu dilakukan untuk pertama,pelayanan karyawan
terhadap konsumen/client. kedua, pengawasan operasional. dan ketiga,
pengawasan SDM karyawan

G. Analisis Aspek Sumber Daya Manusia


Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk perusahaan ini terdiri dari 3
orang pegawai kantor(tetap) untuk administrasi(akuntan), tekhnisi, dan operator.
Akan tetapi jumlah ini tidak menjadi acuan utama. Karena sewaktu-waktu
penambahan karyawan bisa saja terjadi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan.
Untuk meningkatkan keterampilan karyawan perlu ditambah bekal
keterampilan dengan mengikutkan ke pelatihan-pelatihan, seminar, dan workshop.
Dan satu hal yang menjadi cirri khas perusahaan kami adalah, kami menganggap
bahwa karyawan adalah aset perusahaan. Sehingga kami sangat menghargai
karyawan yang mempunyai prestasi, komitmen dan loyalitas yang tinggi kepada
perusahaan.
Sejak masuk ke perusahaan ini, karyawan telah menandatangani kontrak

7
perjanjian yang berisi hak dan kewajiban termasuk sanksi pelanggaran .

8
KETERANGAN NOVEMBER DESEMBER JANUARY FEBRUARY
2004 2005 2006 2007
Pendapatan 720 864 936 1020
Biaya-biaya
Biaya bahan baku 480 576 600 624
Biaya Tenaga Kerja 38.4 38.4 49.8 49.8
Listrik dan air 2.7 3.48 3.48 3.6
Proses Produksi 85 99.6 109.8 116.4
Perlengkapan H. Analisis Aspek
12 Keuangan
12 14.4 14.4
lain-lain 6 6 6 7.2
Bahan bakar 85 99.6 109.8 116.4
Distribusi 18 21 24 27.6
Laba Kotor -7.1
Tabel Anggaran18.72
7.92
Pendapatan dan
60.6
Biaya
Tahun 2008 – 2009

NERACA
TANGGAL 31 DESEMBER 2006
AKTIVA PASIVA
AktivaLancar Hutang 0
Kas 20000000
Pihutang 8000000
Persediaan 7000000
AktivaTetap Modal 125000000
Peralatan 15000000
Gedung 25000000
Bangunan 50000000

TOTAL 125000000 125000000

9
I. Analisis Kekuatan, Kelemahan , Peluang dan Ancaman (SWOT)
Kekuatan :
1. Tarif Terjangkau
2. Fasilitas yang lengkap
3. SDM yang mumpuni di bidangnya
4. Tempat yang strategis
5. System Manajemen yang telah teruji
Kelemahan :
1. kurangnya akses ke sumber dana
Peluang :
1. Pangsa pasar yang masih sangat luas
2. Pesaing besar relatif terbatas
Ancaman :
1. Munculnya pesaing besar

J. Rencana Kebutuhan Pinjaman


Untuk melakukan ekspansi dan akselerasi, perusahaan akan meningkatkan
kapasitas 200 % dari usaha sekarang. Dengan peningkatan kapasitas tersebut
diperlukan dana sebesar Rp 150.000.000,-. Saat ini perusahaan telah memiliki
dana sebesar Rp 50.000.000,-Jumlah kebutuhan dana tambahan sebesar Rp.
100.000.000,-. Dana pinjaman tersebut akan diangsur selama tiga tahun per bulan.

K. Penutup
Demikian rencana pengembangan bisnis yang disusun dalam rangka untuk
memenuhi pihak-pihak yang memerlukan. Dan bagi pemilik sebagai acuan
pengembangan bisnis.
Situbondo, 10 Juni 2009,
President direktur PIC

Rahmat Saputra Al-A

10