Janji-janji & Komitmen

SBY -JK
RUDY S. PONTOH.
Lahir di Poso, Sulawesi
Tengah, 18 Mei
1964. Kuliah di FK
- Unhas (1983-1992)
lalu terjun sebagai
wiraswasta. Pernah
menjabat sebagai
salah seorang direksi
sebuah perusahaan
properti di Yogyakarta, lalu sejak 1994 pindah ke
Jakarta dan bekerja sebagai direktur di sebuah
perusahaan swasta terkenal.
Antara tahun 1983 hingga 1986 ia aktif menulis
masalah hukum dan internasional, dua bidang
kepenulisan yang paling diminatinya. Juga
masalah psikologi dan kesehatan (sesuai latar
belakang pendidikanya) di berbagai media
cetak Ibukota. Di bidang hukum, ia pernah
berpolemik keras dan berkepanjangan dengan
Achmad Ali (kini salah seorang tokoh hukum
di Indonesia). Pada masa itu, ia juga tergolong
penulis aktif angkatan kedua setelah angkatan
Hamid Awaluddin (mantan Menteri Hukum dan
HAM) di Identitas, koran kampus Universitas
Hasanuddin Makassar. Keaktifannya menulis di
berbagai media membuat ia kemudian diangkat
sebuah Ketua FPM (Forum Penulis Makassar),
salah satu organisasi kepenulisan paling elite
yang pernah ada di Makassar.
Kini, di samping kesibukan bisnis, sejak 2005
ia juga aktif sebagai Ketua Umum Forum Poso
Bersatu, sebuah organisasi kaum pemberani
yang selama ini bertindak sebagai kontra
provokator guna menghentikan dan meredam
berulangnya konfik Poso. Alamat Email:
rudypontoh@gmail.com
J
a
n
j
i
-
j
a
n
j
i

&

K
o
m
i
t
m
e
n
S
B
Y
-
J
K
T
e
r
n
y
a
t
a

H
a
n
y
a

A
n
g
i
n
?
R
u
d
y

S
.
P
o
n
t
o
h
(edisi 2)
B
E
S
T
S
E
L
L
E
R
“Kritik Rudy S. Pontoh dalam buku ini memperjelas kita bahwa kritik bukan
saja sebuah keinginan dari warga negara untuk bebas bicara, tapi juga sebuah
kebutuhan dari pemerintah negara agar berbuat lebih baik.” (Usman Hamid,
Koordinator Kontras)
“Yang saya soroti dari buku ini adalah janji SBY untuk membangun demokrasi
melalui kebijakan antidiskriminasi. Akan tetapi, di masa SBY, kebijakan yang
diskriminatif dan antipluralisme sangat menonjol…” (Prof. Dr. Siti Musdah
Mulia, M.A, Aktivis)
“Buku ini mudah-mudahan jadi pelajaran moral nomor satu bagi siapa saja yang
mengaku pemimpin atau siapa saja yang mau terjun ke dunia politik. Negeri ini
tidak butuh janji, tapi kerja nyata yang dikawal oleh visi dan moralitas sejati.”
(Ahmad Ushtuchri, SE, Pimpinan Pondok Pesantren Annur Kota Bekasi)
“Walau saya pernah dekat dan bekerja sama – namun saya tidak pernah bisa
menebak, membaca, dan memprediksi apa yang ada dalam benak dan apa
yang akan dilakukan seorang SBY…” (Sys NS, Ketua Umum DPP Partai NKRI)
“Membaca buku ini saya merasakan pancaran ketulusan dari Bapak SBY. Janji-
janji beliau memberikan optimisme yang besar.” (Prof. Dr. Maizar Rahman,
Gubernur OPEC)
“Seseorang yang tidak mampu menepati janji tidak layak jadi pemimpin.
Secara pribadi saya masih ingin percaya dan berharap pada SBY. Tapi…”(Ratna
Sarumpaet, Aktivis)
“Kita semua sepakat janji adalah hutang. Sampai kapan pun dan oleh siapapun
hutang akan tertagih. Kalau sudah terlontar sebaiknya ditepati supaya selamat
nanti di “sana”.” (Ratih Sanggarwati, Artis dan pengusaha)
“Agar diungkapkan juga mengenai apa yang tidak/belum pernah dijanjikan
SBY-JKkepada rakyat. Kadangpemimpin seringmelupakan apa yangdijanjikan
dan membuat janji-janji baru untuk mempertahankan kepemimpinannya.” (M.
Farhat Abbas, SH, Advokat)
“Semoga buku ini tersedia banyak di toko
buku manapun dan dijual dengan harga
terjangkau sehingga semua orang bisa
memilikinya hingga ke masyarakat kalangan
menengah ke bawah.”(Yudan S, Warga biasa,
tinggal di Malang)
“Janji-janji dan komitmen mereka seperti
yang saya baca dalam buku ini rasanya telah
ditebus secara perlahan…” (Prof. Dr. Amran
Razak, SE, M.Sc, Guru Besar FKMUNHAS)
“Lebih baik saya tidak mengomentari buku
ini karena apapun komentar saya justru akan
dipermasalahkanorang. Biarlahkawan-kawan
pengamat yang berkomentar.“ (Andi Alfan
Malarangeng, Juru Bicara Presiden RI)
“Buku ini sangat dibutuhkan oleh sebagian
besar rakyat Indonesia, yang telah dengan
ikhlas menjatuhkan pilihannya kepada
pasangan SBY-JK….” (Dr. Taruna Ikrar,
M.Pharm., Ph.D, Founder CFIS - Center For
Interregional Study)
“Saya yakin buku ini menarik dan berguna
untuk banyak orang. Namun saya tidak
merasa mampu untuk menulis komentar.”
(Wimar Witoelar, Tokoh Terkenal).
“Buku ini cukupmewakili tuntutan masyarakat
Indonesia yang sangat mengharapkan
realisasi terhadap mimpi-mimpi yang
diberikan para pemimpin bangsa ini ketika
mereka menginginkan dukungan untuk
menduduki tahta kekuasaan di negara ini…”
(Vera T. Tobing, SH, Advokat)
“Buku ini telah merekam semua janji SBY-JK
pada masa kampanye dulu dengan sangat
lengkap dan jelas. Dan saya yakin SBY-JK akan
terus berusaha menepati janji-janjinya. Hanya
soal waktu. Kita lihat saja nanti.“ (Muhammad
Ikbal, SH, General Manager PT BBS)
(
E
d
i
s
i

2
)
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

Komentar
dan Testimoni
“Yang saya soroti dari buku ini adalah janji SBY untuk
membangun demokrasi melalui kebijakan antidiskriminasi. Akan
tetapi,dimasaSBY,kebijakanyangdiskriminatifdanantipluralisme
sangatmenonjol,khususnyadalambidangagama.Terutamaterhadap
penganutagamadankepercayaanminoritas.Indikator:Pengabaian
hak-hak sipil para penghayat kepercayaan, penyerangan terhadap
Ahmadiyah, penutupan gereja-gereja Kristen, dan penangkapan
parapimpinanaliran-aliranbaru:LiaEden,Al-Qiyadah,danlain-
lain. Akibatnya, timbul konfik horisontal: kelompok mayoritas
menyerangminoritasdengandalihfatwaMUI.
Sepanjang sejarah RI, baru SBY presiden yang tunduk
pada fatwa MUI. Padahal, fatwa MUI tidak punya tempat dalam
strukturhukumdiIndonesia.Mestinyadiahanyaberpedomanpada
PancasiladanUUD‘45yangmenjaminkemerdekaansetiapwarga
untukmenganutagamadankepercayaanmasing-masing.“
Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, M.A
Jakarta
“Walausayapernahdekatdanbekerjasama–namunsaya
tidakpernahbisamenebak,membaca,danmemprediksiapayangada
dalambenakdanapayangakandilakukanseorangSBY.Yangdapat
saya pastikan, menurut pendapat pribadi saya, bahwa SBY adalah

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
seorangpolitisiulung,tangguh,dansabar.Beliaupandaimemainkan
manajemenwaktu,lihaimengaturemosikawanmaupunlawan,dan
amat cerdas menggiring atmosfr di setiap tempat dan komunitas.
Beliau juga sangat tangkas menjadikan dirinya sebagai magnet
dalam seketika. Dalam keadaan serba normal, beliau memang pas
danpantasmenjadipresidenbaginegeriini.“
Sys NS
KetuaUmumDPPPartaiNKRI(NegaraKesatuanRepublik
Indonesia)
Jakarta
“KritikRudyS.Pontohdalambukuinimemperjelaskitabahwa
kritikbukansajasebuahkeinginandariwarganegarauntukbebasbicara,
tapijugasebuahkebutuhandaripemerintahnegaraagarberbuatlebih
baik.”
Usman Hamid
KoordinatorKontras
Menteng,JakartaPusat
“Adanya hasrat dari kalangan SBY-JK untuk berpaket
kembali atau pun secara terpisah menunjukkan keyakinan bahwa
janji-janjidankomitmenmerekasepertiyangsayabacadalambuku
ini rasanya telah ditebus secara perlahan. Proses demokratisasi,
desentralisasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat relatif baik
dan terbebas dari IMF. Pemberantasan korupsi belum memuaskan
masihbertumpupadapenguataninstitusional.Yangmenonjoladalah
pelaksanaandemokrasidiIndonesiajauhlebihbaikdariSingapura
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

dan Malaysia. Kabinet ekonominya belum“menggigit” menangani
makroekonomi.”
Prof. Dr. Amran Razak, SE, M.Sc
GuruBesarFKMUniversitasHasanuddin
Makassar
“Seseorangyangtidakmampumenepatijanjitidaklayakjadi
pemimpin. Secara pribadi, saya masih ingin percaya dan berharap
padaSBY.Tapihampirsemuasenimandariberbagaipropinsiyang
hadir di Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua Agustus
2005 lalu menganggap SBY pembohong / tidak bisa memegang
kata-kata.
Pada penutupan kongres dimaksud SBY berjanji
membangunkesenianIndonesiadengansungguh–sungguh,salah
satunya dengan mensahkan DKI (Dewan Kesenian Indonesia)
sebagaikeputusankongres.DuasetengahtahunTimFormaturDKI
melakukanberbagaicaramenagihjanji,NIHIL.Kalaujanjiresmidan
ditayangkanTVRI ke seluruh negeri saja tidak ditepati…sekarang
silahkanrakyatmenilai.Sebabdalamhaltidakkunjungdisahkannya
DKI,SBYhanyamemberikitaduapilihankemungkinan:SBYtidak
mampu atau SBY tidak bisa dipegang kata-katanya. Dua-duanya
tidakdibutuhkanrakyatIndonesia.”
Ratna Sarumpaet
AktivisdanSeniman
Jakarta
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
“Agar diungkapkan juga mengenai apa yang tidak/belum
pernahdijanjikanSBY-JKkepadarakyat.Kadangpemimpinsering
melupakanapayangdijanjikandanmembuatjanji-janjibaruuntuk
mempertahankankepemimpinannya.“
M. Farhat Abbas, SH
Basmar,Mampang
JakartaSelatan

“Lebih baik saya tidak mengomentari buku ini karena apapun
komentarsayajustruakandipermasalahkanorang.Biarlahkawan-
kawanpengamatyangberkomentar.”
Andi Alfan Malarangeng
JuruBicaraPresidenRI
Jakarta
“Bukuinimudah-mudahanjadipelajaranmoralnomorsatu
bagi siapa saja yang mengaku pemimpin atau siapa saja yang mau
terjunkeduniapolitik.Negeriinitidakbutuhjanji,tapikerjanyata
yangdikawalolehvisidanmoralitassejati.”
Ahmad Ushtuchri, SE
PimpinanPondokPesantrenAnnur
KotaBekasi
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
“Membacabukuinisayamerasakanpancaranketulusandari
BapakSBY.Janji-janjibeliaumemberikanoptimismeyangbesar.“
Prof. Dr. Maizar Rahman
GubernurOPEC
PenelitiUtamaTeknologiMinyak&Gas
“Kita semua sepakat janji adalah hutang. Sampai kapan
pundanolehsiapapunhutangakantertagih.Kalausudahterlontar
sebaiknyaditepatisupayaselamatnantidi“sana”.“
Ratih Sanggarwati
Jakarta
“Buku ini sangat dibutuhkan oleh sebagian besar rakyat
Indonesia,yangtelahdenganikhlasmenjatuhkanpilihannyakepada
pasanganSBY-JK.Jikakedepan,untukperiode2009-2014pasangan
SBY-JK masih ingin terpilih lagi, masih ada sisa waktu untuk
membuktikan implementasi janji dan komitmennya terhadapat
rakyat. Di era globalisasi, bangsa Indonesia sangat membutuhkan
pemimpin yang berjuang membawa perubahan positif bagi rakyat,
bangsa dan negara, dalam menggapai cita-cita Indonesia sebagai
negarayangmajudansejajar,sertadiseganiolehbangsa-bangsadi
duniadalampercaturaninternasional.“
Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., Ph.D
FounderCFIS(CenterForInterregionalStudy)
Jepang
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
“Bukuinitelahmemberikankontribusiberhargakarena
sudah melayani kepentingan masyarakat untuk memantau
mereka yang berkuasa (SBY-JK) agar bertanggung jawab pada
setiapperilaku,keputusan,dankebijakannya.“
Josephine Mathilda
AktivisPersaudaraanPoso
Palu,Sulteng
“Buku ini telah merekam semua janji SBY-JK pada masa
kampanye dulu dengan sangat lengkap dan jelas. Dan saya yakin
SBY-JK akan terus berusaha menepati janji-janjinya. Hanya soal
waktu.Kitalihatsajananti.”
Muhammad Ikbal, SH
GeneralManagerPTBBS
Jakarta&Kendari

“Saya yakin buku ini menarik dan berguna untuk banyak
orang.Namunsayatidakmerasamampuuntukmenuliskomentar.”
Wimar Witoelar
PTInterMatrixIndonesia
JakartaSelatan
“Bukuiniadalahwujudupayacerdasgunamencerdaskananak
bangsa.Keberadaannyajelasmemberikanefekpositifpembelajaran.
Jika suatu saat nanti politisi ini hendak kembali naik ke podium
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
kampanyenya, maka setidaknya ia akan berpikir ulang untuk tidak
mengumbarjanji-janjipolitiksecarasembarangan.Sebab,sekarang
ia tahu ucapannya tersebut tidak lagi terbang bersama angin tapi
dicetakbukukanmenantipertanggungjawabandalambentuknyata.
Buku ini akan menjadi sumber rujukan bagi kita untuk
mengkritisi sudah sejauh mana janji-janji tersebut terwujudkan.
Semoga SBY-JK atau mungkin para politisi lain di pentas daerah
ataunasionalmenjadikaninisebagaibarometer.”
Mohammad Aqil Ali, SH
HWS&Partners
WismaKemang,JakartaSelatan
“Penyebaran ide dan gagasan dalam buku ini sangat perlu
diketahui khalayak umum, terutama kalangan pendidikan dan
aktivis serta kalangan HAM, bahkan untuk kajian kajian hukum
lebihdalam.”
Dedeng Z
StafPengajarFak.HukumUNSRI
OganIlir,Sumsel
“Para politisi itu mengekploitasi kaum miskin, menjajikan
perubahan dan kesejahteraan, padahal rakyat sudah mencatatnya.
Berulangkaliingkarjanji,adasaatnyamelawandanmenagihbakul
berisijanji-janjiitu.”
Mulyani Hasan
PenulisdanWartawan
Bandung
“Buku ini cukup mewakili tuntutan masyarakat Indonesia
yang sangat mengharapkan realisasi terhadap mimpi-mimpi yang
diberikan para pemimpin bangsa ini ketika mereka menginginkan
dukunganuntukmendudukitahtakekuasaandinegaraini.
Janji-janji yang diumbar pada saat Pemilu 2004 lalu
seharusnya sudah dapat kita rasakan sekarang. Yang terjadi justru
sebaliknya,dimanakeadaansemakinmenujukejurangkesengsaraan
baikdarisudutmoralitas,integritassertakehidupanperekonomian.
Dengan kehadiran buku ini diharapkan SBY-JK menyadari bahwa
yang dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini adalah realisasi
terhadapsetiapkomitmenyangmerekabuat.”
Vera T. Tobing, SH
KantorPengacaraVeraTobing&Patners
Jakarta
“Semogabukuinitersediabanyakditokobukumanapundandijual
dengan harga terjangkau sehingga semua orang bisa memilikinya
hinggakemasyarakatkalanganmenengahkebawah.“
Yudan S
PerumGrahaSengkaling
Dau–Malang,JawaTimur
“Setelah membaca buku ini saya berpendapat: yang
terpenting adalah janji-janji dan komitmen itu dapat terlaksana
secara komprehensif, bertahap, kontinyu, terpadu & terukur demi
mencapaiIndeksPembangunanManusia(IPM)yangideal.”
Zikroen Habibie
Jakarta
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji-janji & Komitmen
SBY -JK
Ternyata
Hanya Angin?
(edisi 2)

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Sanksi Pelanggaran Pasal 72
Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002
Tentang Hak Cipta
1. Barangsapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan
perbuatan sebagamana dmaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal
49 Ayat (1) dan Ayat (2) dpdana dengan pdana penjara masng-
masng palng sngkat 1 (satu) bulan dan/atau denda palng sedkt
Rp1.000.000,00 (satu juta rupah), atau pdana penjara palng lama
7 (tujuh) tahun dan/atau denda palng banyak Rp5.000.000.000,00
(lmamlarrupah).
2. Barangsapa dengan sengaja menyarkan, memamerkan,
mengedarkan,ataumenjualkepadaumumsuatucptaanataubarang
haslpelanggaranhakcptaatauhakterkatsebagadmaksudpada
Ayat (1) dpdana dengan pdana penjara palng lama 5 (lma) tahun
dan/atau denda palng banyak Rp500.000.000,00 (lma ratus juta
rupah).
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji-janji dan Komitmen
SBY-JK (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Oleh Rudy S. Pontoh
Desain Sampul & Penata Letak: Ad
Sketch Art Sampul: Ledi Raja
Diterbitkan oleh
Penerbit Boki Cipta Media, Jakarta 2008
Email: bokicipta@gmail.com
© 2008 Rudy S. Pontoh
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang
ISBN 978-979-17267-0-2
Didistribusikan oleh
Boki Cipta Distributor
Jakarta
Dicetak oleh Percetakan Imagraph
Isi di luar tanggung jawab percetakan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

BukuinisayapersembahkanuntukKinanti Syandini
Pontoh (Syasa) — putri tercinta yang selalu meramaikan
hari-harisaya,Marlini Hasan—istrisayatercintayangselalu
setiamendampingisaya,Mbak Dewi Dewo—sahabatsetia
yangselalumemberiinspirasibaru,sertateman-temandalam
karir kepenulisan saya: Belinda Gunawan, Yati Utoyo
Lubis, Amalia T, Petty S. Fatimah, Didin P. Ambardini,
M. Dahlan Abubakar, Moelawarman, Taruna Ikrar,
Syamsul Hilal Salam, Anwar Wardy W, Amran Razak,
Zein Suwelehdanmasihbanyaklagimbak-mbakdanmas-
masyangtidakmungkinsayasebutkansatupersatudisini.
Terimakasihjugasayaucapkankepadakeluargabesar
sayadiPoso,kotakelahiransaya,yanghinggakininasihsetia
bertahan di antara puing-puing kerusuhan: Hary, Elvira
(Pico), Sustin, Hatta, Rita (Nona), Netty, Ma’u, Papa
Dedi, Mohtar, Om Ismail,dansemuanya.
Taklupajugasayaucapkanterimakasihkepadateman-
teman“timsukses”yangdulusukangumpuldiGrahaAnugrah:
Sys NS, Adam Riyanto, M.Iqbal Miad; teman-teman
aktivis yang suka ketemu di Kontras:Usman Hamid, Ratna
Sarumpaet, Bernard Ndawu; dan juga juga teman aktivis
dari Forum Poso Bersatu: Farhat Abbas, Camelia Latjuba,
Vera T. Tobing, Elen Tandawuya, Ritha Mananri, Sese,
Kaimana Lapian, Darma Tongku, Fat Alamrie, Nil
Syeban, M. Taswin,danlain-lain.
JugasayaucapkanterimakasihkepadaPak Syarifudin
— konsultan penerbitan yang rajin menasehati saya, Mbak
Amalia Damaiyanti — kakak ipar yang suka meramaikan
suasana, Mbok Marsiyah yang rajin menyiapkan kopi panas
di meja kerja saya, Yulita yang setia mengawal si kecil, dan
Pak Idi — sopir yang selalu siaga setiap saat.Tak lupa saya
sampaikanciumsayangbuatLedi danGegeyangsenantiasan
menemani saya dengan segala kesabarannya. Juga…di luar
semuaitu,bukuinijugasayapersembahkanbuatCheche—
kucingsayatercintayangkinisudahtiada.
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
Kata Pengantar
Edisi 2
Ketika saya menawarkan ke penerbit, banyak penerbit yang
menolak dengan berbagai alasan. Saat saya menulis surat pembaca
ke media cetak untuk mencari mitra penerbit, banyak media cetak
bahkantakutmemuatsuratpembacasaya.Setelahmengalamiberbagai
penolakan, buku ini (baca: buku “Janji-Janji & Komitmen SBY-JK”
edisi pertama) akhirnya berhasil diterbitkan untuk pertama kali dan
meledakdipasaran.Kinitakadasatupunbukutersebutyangtersisadi
tokobuku.
Namunjejak-jejakkeberadaanbukuinibisadenganmudah
Anda cari di internet. Jika Anda menulis di Google “janji SBY”
– tanpa tanda kutip – maka situs promosi buku ini yang muncul
beradapalingdiatas.Denganmeng-gogling(melakukanpencarian
dengan Google), Anda juga akan menemukan data bahwa buku
ini,hinggaedisikeduanyaditerbitkan,terusmenjadipembicaraan
hangatdiinternet.DatalainyangbisaAndatemukan,ternyatabuku
initelahmenjadireferensidandaftarpustakaberbagaitesisilmiah
serta koleksi perpustakaan di berbagai belahan dunia termasuk
perpustakaankepresidenanRI.
Sekarang, buku ini saya terbitkan kembali dengan isi yang
hampirsamapersisdenganbukuedisipertamaHanyapenampilannya
sedikit diperbaharui dengan beberapa tambahan penting di sana-
sini,termasuktambahankomentardariorang-orangyangsayasebut
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
“pemberani”dan“pemerhati”negeriini.Visidanmisiawalbukuini
untuktetaptampilpolos(tanpapretensidankeberpihakankepada
siapapun)tetapsayapertahankan.
Mungkin benar kata orang, masih terlalu dini untuk
memberi penilaian berhasil tidaknya SBY-JK mewujudkan janji-
janji mereka. Karena ibarat bermain catur, sebelum skak mat, kita
sulit memprediksi apakah seseorang akan kalah atau tidak bahkan
meskibatuyangadatinggalbenteng,raja,danpion.Tetapsajamasih
ada waktu.Tapi bagaimana jika ternyata janji-janji dan komitmen
merekahanyalahangin?
Akhirnya pesan saya, belilah buku ini pada kesempatan
pertama ketika Anda melihatnya. Jangan ragu-ragu untuk
membelinya. Keragu-raguan hanya akan membuat Anda menyesal
sepertibanyakdialamiorangdenganedisipertama.
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
Kata Pengantar
Edisi 1
Saat buku ini ditulis, ada beberapa janji dan komitmen
(selanjutnya saya singkat jankomit) Presiden RI Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ( JK) yang
sudahterbukti.Dalamkomposisikabinetmisalnya,merekamemberi
empatposisimenterikepadawanita,jugamemilihputraPapuauntuk
dudukdikabinetsesuaijanji.Namun,adajugayangtidakterbukti.
Antara lain, janji akan memilih menteri BUMN dari kalangan
nonpartisan. Nyatanya yang terpilih adalah seorang partisan salah
satuparpol.Masihadaratusanjankomitlainyangmenunggubukti
hinggalimatahunkedepan.AdakahAndamencatatnya?
Mungkin “ya”, mungkin juga “lupa-lupa ingat”, tapi bisa
dipastikansebahagianbesarakanmenjawab“tidak”.Padahal,simaklah
apakataJusufKallasaatberbicaradidepanpesertaRakernasBadan
KomunikasiPemudaRemajaMasjidIndonesia(BKPRMI)diBalai
DiklatSrondolSemarang(17Juni2004),“Sayasetujujikajanji-janji
calon presiden dan calon wakil presiden dicatat, agar jika terpilih
nanti,masyarakatbisamenagihnya”.
Berbekalrasapenasaranpluskeinginanuntukmenagihatau
lebihtepatmenunggujanji,sayamelakukanpelacakanmediaguna
menelusuri keberadaan sang jankomit. Kaidah-kaidah sebuah data
sepertiapa,dimana,dankapanjankomitdiucapkanberusahasaya
penuhi.Untukitu,adatigatahapyangsayagunakan:
Pertama,mengumpulkanberbagaiberitadaninformasiapa
sajayangberhubungandenganSBY-JK.Padatahapinisemuaarsip
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
koran, majalah, radio, bulletin, televisi yang saya anggap bonafd
(lihatrujukan)sayatelusuribaiksecaraonlinemaupunpenelusuran
langsung. Penulusuran saya batasi pada berita dan informasi yang
dipublikasikan sejak bulan Mei 2004 (masa persiapan pencalonan)
hingga akhir Oktober 2004 (seusai pelantikan calon presiden dan
calonwakilpresidenterpilih).
Selanjutnya,beritadaninformasiyangterkumpulsayapilah-
pilihkembaliuntukmemilihberitadaninformasiyangberhubungan
dengan jankomit. Hasilnya, sunggguh luar biasa: jankomit yang
terkumpuljumlahnyamencapaiangkaribuan.
Banyak jankomit yang diucapkan berulang, hanya tempat
dan waktunya yang berbeda. Jankomit seperti ini saya singkirkan.
Begitupun dengan jankomit yang saya anggap emosional atau
diplesetkan oleh pembuat berita/informasi untuk tujuan-tujuan
tertentu.Langkahmemilih,mengecekulangdenganmenggunakan
sumberlainsepertiitusayalakukanpadatahapterakhir.
Tidaksemuajankomitbisasayatelusuri.Namunapayang
termuatdalambukuinisayaanggapbisamewakilijankomitlainnya
yang tidak berhasil saya lacak. Agar pembaca tidak terlalu banyak
“memakan” janji, buku ini juga saya lengkapi dengan komentar
dan opini dari mereka yang menunggu bukti jankomit. Komentar
dan opini saya kumpulkan dengan menyebarkan pertanyaan “apa
yang ada harapkan dari janji dan komitmen SBY-JK?” di berbagai
mailinglist maupun pertanyaan secara langsung. Sebagai indikator
apakah SBY-JK memenuhi jankomit mereka, pada bagian lain
buku ini saya sertakan fakta dan data keadaan Indonesia saat ini,
saatjankomitdiucapkan.Limatahunmendatang,bukalahkembali
faktadandataini.Jikafaktadandatapadasaatituternyatabanyak
berubahdarifaktadandatadalambukuini,bisadipastikanSBY-JK
telahmemenuhijanji-janjiperubahanyangselalumerekadengung-
dengungkan.Selamatmembaca!
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

PENDAHULUAN:
Antara Janji SBY-JK
dan Angin
Waktu pemilu dulu, saya adalah pendukung independen
SBY-JK(SusiloBambangYudhoyono-JusufKalla).Bahkanhingga
sayamerasapesimisdenganjanji-janjiyangkerapdilontarkanSBY-
JKpadamasakampanyedulu,sayatetapmendukungmereka.Saya
yakinorangsepertisayaadajutaanjumlahnyadinegeriini.
Jangankandiberiwaktu100hari,dalamwaktulimatahun
masapemerintahnyapunbanyakjanjiyangmenurutsayaakansulit
dibuktikan.Bahkanjikamasapemerintahannyaditambahberlipat-
lipat kali pun masih ada janji yang masih sulit untuk dibuktikan.
Pernahkah Anda membayangkan negeri yang konon mewarisi
budayakorupdari“sononya”danselalumendudukiperingkatkelima
ataukeenamterkorupdiduniainibenar-benarbersihdarikoruptor
hanya berkat program pemberantasan korupsi yang 100 hari, lima
tahun,atau10tahun?Jikaandamenjawabya,ituberartiAndasama
optimisnya dengan generasi tiga, empat atau lima dekade yang
laludansamaakankecewanyaAndadengantiga,empatataulima
generasimendatang.
Laluapaartisebuahjanji?Itutergantungbagaimana,siapa,
danuntukapajanjiitudiucapkan.Bertanyalahpadaseorangulama,
daniaakanmenjawabbahwaseorangmuslimyangbaikseharusnya
menepati janji-janji yang ia ucapkan baik kepada sesama manusia
maupunkepadaAllahSWT.Kitapundiajarkanuntukmelafazkan

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
“insya Allah” saat mengucapkan janji. Bertanyalah kepada seorang
penyanyi,iamungkinakanberkatabahwajanjiadalahsesuatuyang
enakuntukdidendangkantapitidakuntukdibuktikan.Bertanyalah
kepada seorang ahli flsafat, maka ia akan mengaitkan masalah
janji itu dengan tanggung jawab atau responsibility yang diartikan
sebagai accountabiliy (perhitungan), obligation (kewajiban), dan
cause (penggerak). Dan jika kita bertanya kepada SBY-JK apakah
merekapernahmengucapkanjanjisaatkampanyedulu,merekapun
mungkin akan berpendapat bahwa apa yang mereka ucapkan dulu
itu bukanlah janji melainkan rencana. Jadi, sah saja jika kemudian
sayaberpendapatbahwaapayangdiucapkanSBY-JKdulumemang
bukanlah janji atau komitmen melainkan angin yang keluar dalam
bentuksuaramelaluisebuahprosesditenggorokan.
Kenyataanpertamayangbisakitajadikanindikatorbahwa
apayangmerekakatakanhanyalahangintakperluharusdibuktikan
denganmenungguwaktu100hariatauhinggalimatahunkedepan.
Sejak malam pengumuman kabinet tanggal 20 Oktober 2004 lalu,
aromaanginsebenarnyasudahmulaiterasadiIstana.Padamulanya
pengumuman kabinet dijanjikan akan berlangsung pukul 20.00
WIB. Ternyata para wartawan yang menunggu mewakili jutaan
pemirsa di depan televisi terpaksa cuma menghirup angin karena
waktu pengumuman ditunda hingga pukul 23.00. Ketika waktu
yang dijanjikan tiba, lagi-lagi mereka harus menghirup angin tak
sedap karena pengumuman baru bisa dilaksananakan beberapa
menitmenjelangtengahmalam.
Sesudahnya, banyak lagi indikator lain yang bisa
membuktikan bahwa ucapan mereka dulu itu hanyalah angin.
Dalamriuh-rendahmasakampanyedulumerekamengatakanakan
melakukan shock therapy dalam bidang pemberantasan KKN pada
masa100haripertamapemerintahanmereka.Ekspektasimasyarakat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

menjadi begitu tinggi karena mereka berharap shock terapy itu
akan berwujud penangkapan koruptor kelas kakap. Ternyata yang
tertangkaphanyalahkoruptorkelasterisekelasPutehdanGubernur
Sumbaryangsayasendiribahkanlupanamanyakarenatidakbegitu
dikenal.Masyarakatpunbarusadarbahwamerekatelahmenerima
angin. Dalam bidang Hak Asasi Manusia (HAM), Suciwati, istri
almarhum Munir juga sempat terkena angin ketika berkunjung
ke istana. Untungnya ia tak langsung masuk angin begitu tahu
pembentukankomisiindependenuntukmembongkarkasusMunir
ketikaituternyatahanyalahangin.
Indikatorlain,beberapawaktusetelahpelantikanSBY-JK
menjadi presiden dan wakil presiden RI, rakyat terpaksa berteriak
ketikaPertaminamenaikkanhargapetramaxdanelpiji.Kenaikkan
inidiikutidenganpencabutansubsidibahanbakarminyak(BBM)
yang mengakibatkan harga minyak tanah yang Rp 700 per liter
menjadi Rp 2.000 per liter. Padahal, masih terngiang-ngiang
di telinga waktu kampanye dulu SBY-JK dengan lantang dan
merdu menyuarakan bahwa kebijakan yang akan diambil dalam
mengantisipasi kenaikkan minyak dunia tidak akan membebani
rakyatkecil.Inijugaternyatahanyalahangin.Toh,meskitahubahwa
ituhanyalahangin,masyarakatkitahanyabisamenerimakenyataan
itudenganlapanghati.
Mengapa? Karena kita adalah bangsa yang selalu atau
terpaksa menjadi mafhum. Ketika SBY berkunjung ke luar negeri
saat kematian Yasser Arafat dan pertemuan APEC di Chile,
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Jurusan
PolitikPemerintahanburu-burumenggelardiskusibertajuk;‘Citra
IndonesiadiLuarNegeri;SuatuAnalisisDiplomasiPublikdalam
100HariPemerintahanSBY-JK’.Pasalnya,dalammasakampanye
dulu SBY pernah mengatakan bahwa tiga bulan pertama masa

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
pemerintahannya ia akan lebih memfokuskan diri pada masalah-
masalah di dalam negeri ketimbang luar negeri. Hasil diskusi?
Kunjungan SBY ke luar negeri masih bisa dimaklumi karena
berhubungandengancitraIndonesiadiluarnegeri.
Kita,sejakdulu,adalahbangsayangselalubisadenganmudah
memaklumidanbisadengansabarmenunggujanjimeskikitatahu
apayangkitatungguituadalahangin.Sebuahrezim,sebuahorde,
sebuahpemerintahansebenarnyaadalahsebuahjanjimeskijanjiitu
tidakpernahdiucapkanatauditandatangani.KetikarezimSoeharto
berkuasa,kitamenungguterjadinyaangin“keajaiban”sehinggakita
bisakeluardarigenggamanrezimotoriter.Setelahdadaterasasesak
menunggu, Soeharto berhasil dimundurkan dan datanglah angin
reformasi.Kitapunmenungguterjadinyaperbaikan.Hinggahidung
terasa sengak untuk bernapas karena banyaknya angin, perbaikan
rasanya tak kunjung datang jua. Jadi, harus dilakukan perubahan.
Maka datanglah angin perubahan. Kita pun menunggu kapan
perubahanakanterjadi.Limatahunkedepansetelahperubahantak
kunjungterasadandadakitasemakinsesakkarenabanyaknyaangin
yang masuk mungkin akan berhembus angin baru yang bernama
angin pelurusan. Alhasil? Ya, kita akan dengan setia menunggu
meskikitatahuapayangkitatungguituadalahangin.
Kita adalah bangsa yang menanti. Sadar atau tidak, jauh
didalamhati,kitamenikmatisaat-saatpenantianitusebagaimana
kitamenikmatianginketikasedangdudukditepipantai.Kitasuka
mendengar janji-janji, karena di dalam janji-janji itu terkandung
sebuahharapan.Kitajugamenikmatisaat-saatmenunggubuktidari
janji-janji itu karena di situ bergulir sebuah ketegangan. Kita akan
senantiasa menikmati apapun yang dijanjikan tak perduli apakah
janjiitubisaterbuktiatautidak.Danketikajanjiitumemangtidak
terbukti,kitaakandengansegeramencaripembenaranagarkitabisa
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?

tetapmenikmatiangin-anginyangbaru.
Lalu masih perlukah kita memperdebatkan soal angin
sementarakitasendirimenikmatiapayangakankitaperdebatkan?
Saya adalah pendukung SBY-JK bahkan ketika saya yakin
janji-janjimerekahanyalahangin.Mengapa?Karenasejakawalsaya
tidakpernahberharapbanyakdariapayangmerekajanjikan.Saya
merasa puas sebagai penikmat angin sejati. Saya melihat, masalah
angin bukanlah indikator baik-buruknya sebuah pemerintahan.
Mereka adalah baik dan kita masyarakat sama baiknya dengan
mereka. Mereka adalah sebuah konfgurasi dari struktur pembuat
janji yang baik dan kita adalah masyarakat yang tersusun atas
unsur-unsurpendengarjanjiyangbaik.Jaditakusahlahkitaterlalu
berharapmerekaakanmenepatijanjimerekapersissamasepertiapa
yang mereka katakan saat kampanye dulu. Di bidang ini mungkin
merekasamaburuknyadengankita.Merekaburukdalammenepati
janji dan kita buruk dalam menuntut janji. Dari pada berdebat
berkepanjangan,bukankahakanlebihbaikkitamenikmatiangin?
Salam,
Rudy S. Pontoh
rudypontoh@gmail.com
CATATAN: Tulisan ini saya tulis kembali berdasarkan tulisan saya
sebelumnya dengan judul yang sama yang saya buat atas permintaan
JurnalMadanipadaawalpemerintahanSBY-JK
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
DAFTAR ISI
KOMENTAR DAN TESTIMONI...................................... i
KATA PENGANTAR EDISI 2............................................. xv
KATA PENGANTAR EDISI 1............................................. xvii
PENDAHULUAN: Antara Janji SBY-JK dan Angin............ xxi
DAFTAR ISI........................................................................ xxvii
BAGIAN SATU :
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai
Pelantikan
PemberantasanKKN................................................................ 3
KeperdulianTerhadapRakyat.................................................. 7
PerbaikanPendidikan............................................................... 12
PerlindungandanPemberdayaanPerempuan........................... 19
PemulihandanPeningkatanEkonomi..................................... 23
KebijakandanPembangunanDaerah........................................ 31
PenegakkanHukum................................................................. 39
SeputarKepemimpinan............................................................ 43
MasalahKetenagakerjaan......................................................... 49
KeamanandanPertahanan....................................................... 52
PelayananKesehatan................................................................ 58
BudayadanSeni....................................................................... 62
KesejahteraanRakyat............................................................... 65
HubungandanKerjasamaInternasional.................................. 68
v
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
NelayandanPetani................................................................... 71
OtonomiDaerah...................................................................... 74
KebebasanPers......................................................................... 76
PornografdanNarkoba........................................................... 79
BisnisdanUsaha...................................................................... 82
IndonesiaMasaDepan............................................................. 86
Hutan,Laut,danLingkungan.................................................. 89
AjakandanKebersamaan......................................................... 92
SeputarKabinet........................................................................ 97
AgendaKerja............................................................................ 102
Nonkategori.............................................................................. 110
BAGIAN DUA :
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
MeningkatkanSalingPercaya.................................................. 117
MencegahdanMenanggulangiSeparatisme............................ 117
MenegakkanHukumdanKetertiban....................................... 117
MencegahTerorisme................................................................ 118
MeningkatkanKemampuanPertahanan.................................. 118
MemantapkanPolitikLuarNegeri.......................................... 118
MembenahiSistemdanPolitikHukum................................... 119
MenciptakanTataPemerintahanyangBersih.......................... 119
MenghapusDiskriminasi......................................................... 120
MengembangkanKebudayaan................................................. 120
MeningkatkanKualitasProsesDesentralisasidanOtonomi.... 121
MenjaminPenghormatandanPengakuanAtasHAM............ 121
MeningkatkanPeranPerempuan............................................. 121
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l
Janji dan Komitmen:
Dari Persiapan Kampanye
Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
2
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 3
Pemberantasan
KKN
Kontrak Politik
S
aya akan mengadakan kontrak politik dengan rakyat dalam
menanggulangi pemberantasan korupsi. Satu rupiah pun
uang negara harus dipertanggungjawabkan dan diaudit.
Pemeriksaan harus trasnparan. Rakyat harus mengetahui apa yang
sudah dilakukan, apa yang belum dilakukan, dan apa yang akan
dilakukan ke depan. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi
Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman
Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 14 Juni 2004).
Mengkaji Ulang
Saya akan mengkaji ulang semua kasus KKN. Langkah
konkrit pertama saya dalam memberantas korupsi adalah mengkaji
ulang semua proses hukumnya. Untuk itu, saya akan memanggil
Jaksa Agung guna membicarakan apa yang telah dan yang sedang
ia kerjakan. Langkah selanjutnya, saya akan melakukan pengawasan
yang ketat melalui lembaga-lembaga yang ada seperti BPK, Irjen
serta dengan keterlibatan masyarakat. Berikutnya, melibatkan KPK
untuk melakukan pengawasan. Semua pejabat negara harus diaudit
sehingga ketahuan berapa penambahan nilai kekayaannya, apakah
penambahan nilainya masuk akal atau tidak. Jika tidak masuk
akal, harus diadakan penyelidikan lanjutan. Faktor berikutnya
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
4
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
yang menjadi sangat penting dalam pemberantasan KKN adalah
faktor pemimpin. Jika pemimpin melakukan pengawasan terus-
menerus terhadap KKN, dampaknya akan sangat baik bagi upaya
pemberantasan korupsi. (SBY, pidato politik pada penutupan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Resep Ajaib
Tidak ada resep ajaib dalam memberantas korupsi.
Namun perjuangan ini harus dilakukan sekuat tenaga. Kita harus
memberikan contoh teladan dari pimpinan tertinggi sampai
terendah. Ini merupakan tantangan yang harus saya hadapi. (SBY, di
Hotel Permata, Pacitan, Selasa 8 Juni 2004).
Pilar Utama
Kita harus selalu mengawasi usaha pemberantasan korupsi
dengan memperkuat wewenang lembaga-lembaga antikorupsi dan
peraturan-peraturannya. Saya akan berikhtiar untuk meyakinkan
bahwa rule of law akan mengalahkan rule of powerful interests.
Keadilan dan menghormati hak asasi manusia, bagi saya merupakan
pilar utama demokrasi. (SBY, dalam acara seminar Institut Kajian
Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei 2004).
Membatasi Kekuasaan
Saya sangat komit untuk memberantas korupsi dan
menegakkan hukum. Menerapkan power concept untuk membatasi
munculnya penyalahgunaan kekuasaan di daerah. Jika kekuasaan
tidak dibatasi, korupsi akan muncul. Jadi harus dibatasi oleh
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 5
undang-undang supaya tidak muncul penyimpangan, terutama
sejak diberlakukannya otonomi daerah. (SBY, dalam pertemuan
dengan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi
Perkemahan Tawangmangu, Solo, Sabtu, 14 Agustus 2004).
Kekayaan Diumumkan
Meski dalam undang-undang laporan kekayaan pejabat
negara tidak harus diumumkan, saya setuju jika hal itu diumumkan.
Ini akan berguna untuk mengatasi korupsi. Kalau bisa, di masa
mendatang ada klarifkasi kekayaan pejabat setiap tahun sekali.
(SBY, saat mengunjungi kantor Komisi Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi, Jakarta, Selasa 31 Agustus 2004).
Memberikan Keteladanan
Pemberantasan korupsi menjadi keharusan. Kita jalankan
dengan memberikan keteladanan yang bersifat top down, harus
dimulai dari pemimpin tertinggi di negara ini. Terus, keteladanan
dan engagement ini mengalir ke pimpinan yang lebih rendah sampai
tingkat kepemimpinan terendah dalam masyarakat kita. Upaya
ini harus dibarengi dengan upaya-upaya hukum yang tegas dan
adil. Dan, secara bertahap mengembangkan sistem hukuman dan
ganjaran atas korupsi i. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Memimpin Langsung
Saya akan memimpin langsung pemberantasan korupsi di
negeri ini. Ini adalah masalah serius. Untuk mengetahui pemberantasan
yang dilakukan sudah sejauh mana, kami akan mengadakan rapat
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
6
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
secara terus menerus. Pengauditan kekayaan pejabat harus dilakukan
setiap tahun. Semua lembaga yang dibangun untuk pemberantasan
KKN seperti BPK, KPK akan saya dayagunakan dengan terpadu
agar langkah yang diambil efektif. Pengawasan lebih ketat akan
saya lakukan terhadap pos-pos rawan korupsi seperti bea cukai dan
bagian pengadaan lainnya. Jika presiden memberikan perhatian
yang sungguh-sungguh terhadap pemberantasan korupsi, saya yakin
lima tahun ke depan praktek korupsi dan berbagai penyimpangan
dapat berkurang. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi,
dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Tekad Tak Cukup
Tekad saja tak cukup dalam melakukan pemberantasan
korupsi. Diperlukan contoh dari atas, contoh dari pemimpinnya.
(JK, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 7
Keperdulian
Terhadap Rakyat
Kalangan Bawah
K
ami akan memprioritaskan upaya penanggulangan
masalah perekonomian bagi masyarakat kalangan bawah.
Pemerintah harus terus menerus membantu kaum dhuafa
dan masyarakat miskin dalam upaya mewujudkan Indonesia yang
aman, damai, adil, demokratis, dan sejahtera. Mereka selama ini
belum mendapat hak-haknya secara proporsional. (SBY, dalam
silaturahmi dengan sejumlah ulama dan cendekiawan muslim di Asrama
Haji Masyhur, Medan, Jumat 18 Juni 2004).
Harapan Rakyat
Banyak hal penting yang mesti kita pikirkan bersama:
agar demokrasi semakin mekar, keamanan semakin pulih, keadilan
semakin tegak, dan kesejahteraan meningkat. Harapan rakyat yang
telah disampaikan kepada calon presiden lain (calon presiden yang
tidak terpilih, Ed.) akan merupakan amanah bagi saya. (SBY, dalam
acara open house di kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor,
Senin 27 September 2004).
Bertemu Langsung
Saya akan mendengar langsung dari rakyat permasalahan
mereka. Saya akan bertemu langsung dan mendengarkan apa adanya,
tanpa ada rekayasa. Saya ingin tahu apa yang mereka harapkan.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
8
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
(SBY, usai mengadakan rapat dengan tim suksesnya di Hotel Shangri-
la, Surabaya, Sabtu 5 Juni 2004).
Senang Mendengar
Saya senang mendengar langsung suara rakyat. Pemimpin
harus senang mendengar suara rakyat. Pemimpin harus tahu masalah
rakyat. (SBY, saat bertemu dan berdialog dengan sejumlah petani dan
pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen, Ungaran, Selasa 29 Juni
2004).
Turun Langsung
Saya siap berkeja keras bersama-sama rakyat untuk
memperbaiki taraf kehidupan rakyat, kaum buruh dan rakyat miskin.
Saya akan meminta para pejabat sebagai pemimpin di daerahnya
untuk sering-sering turun langsung bertemu rakyat. Dengan begitu
mereka bisa melihat secara langsung berbagai persoalan yang
dihadapi rakyat. Jika mereka sudah tahu persoalannya, mereka
bisa memperbaikinya bersama-sama rakyat. (SBY, saat bertemu dan
berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu
di Bawen, Ungaran, Selasa 29 Juni 2004).
Kebutuhan Pokok
Untuk kepentingan konsumen, saya akan memperhatikan
kebutuhan pokok dan menjamin harga murah dan stabil. Itu menjadi
program kami dalam mesejahterakan rakyat. Agar hal tersebut bisa
terlaksanan, dibutuhkan kondisi aman dan perlakuan adil bagi
masyarakat. Setiap orang diperlakukan sama. (JK, saat bertemu dengan
para nelayan di tempat pelelangan ikan Lempasing, Bandarlampung,
Lampung, Senin 28 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 9
Pelayanan Publik
Kita akan membangun sistem politik penyadaran atas hak dan
kewajiban ekonomi dan politik rakyat. Rakyat berhak memperoleh
lebih dari yang didapatkan sekarang. Kita ingin rakyat menyadari
dan mengontrol bahwa yang dimaksud pelayan publik berarti
pelayanan untuk seluruh rakyat. Bukan hanya untuk sebagian kecil
masyarakat. Tidak ada satu orang pun yang berada di atas hukum.
(SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Sesuai Aturan
Pajabat daerah, gubernur, bupati harus bekerja sesuai aturan.
Yakni, mengutamakan kebutuhan rakyat, bukan mengutamakan
kebutuhan konsumtif pribadi. Saya akan meminta agenda mereka.
Pembangunan yang dilakukan harus diprioritaskan untuk kebutuhan
rakyat banyak. Untuk daerah miskin dan tidak mendapat perhatian
dari kepala daerah, rakyat bisa melakukan usulan langsung kepada
presiden. Kalau untuk pembangunan gedung dan fasilitas sekolah,
pembangunannya harus disesuaikan dengan aturan yang ada, melalui
kepala daerah. (SBY, menjawab pertanyaan masyarakat di kediamannya,
Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Selasa, 28 September 2004).
Hari Besar
Adalah lazim jika harga kebutuhan pokok naik saat
menghadapi hari-hari besar keagamaan seperti Lebaran dan
Natal. Yang penting adalah menjaga distribusi agar tidak terjadi
kelangkaan. Namun jika kenaikan itu menyulitkan rakyat kecil, kami
akan melakukan operasi pasar. Upaya perbaikan ekonomi harus
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l0
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
menyentuh pada keadilan sosial. Wujud dari keadilan sosial itu harus
tampak pada upaya peningkatan hak dasar rakyat. (SBY, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Selasa 15 September 2004).
Tetap Stabil
Saya akan memperjuangkan berbagai kebutuhan pokok
masyarakat (sembako) agar tetap stabil dan terjangkau. (JK, dalam
kampanyenya di Jambi, Selasa 15 Juni 2004).
Harus Diantisipasi
Saya akan mengambil kebijakan yang tidak membebani
rakyat kecil dalam mengatasi kenaikan harga BBM. Kenaikan harga
minyak dunia yang terjadi saat ini harus diantisipasi oleh pemerintah
dengan melakukan penyesuaian terhadap subsidi maupun harga
bahan bakar minyak di dalam negeri. Kalau kenaikan terus berlanjut,
dan menganggu APBN tentu harus ada penyesuaian kebijakan.
Namun, percayalah kebijakan yang akan saya ambil tidak akan
memberatkan rakyat kecil. Karena kita tidak bisa lagi menanggung
subsidi yang sangat besar, kita akan menetapkan subsidi terarah
kepada kelompok yang menjadi target. Dalam hal ini, kita akan
memberikan subsidi hanya untuk solar dan minyak tanah, karena
itulah yang paling banyak digunakan oleh rakyat kecil. (SBY, dalam
acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres
yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton,
Jakarta, Selasa 15 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? ll
Terjun Langsung
Permasalahan di daerah tidak hanya akan saya pantau
melalui laporan. Tapi saya akan terjun langsung ke lapangan. Saya
akan terjun langsung untuk mengatahui permasalahan-permasalahan
yang dialami masyarakat. Saya akan terus mendorong jajaran kepala
daerah: gubernur, bupati, walikota, dan kepala dinas untuk bersama-
sama bekerja keras. (SBY, saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN
I Cileunsi di kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu 22
September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l2
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Perbaikan Pendidikan
Pendidikan Berkeadilan
D
alam bidang pendidikan, saya tidak menjanjikan
pendidikan gratis. Tapi, saya akan mengusahakan
pendidikan yang berkeadillan bagi rakyat. Artinya,
masyarakat dari golongan mampu tetap membayar biaya pendidikan
sebagaimana aturan yang ada, sementara yang tidak mampu akan
mendapat keringanan. Itu artinya bekeadilan. Biaya pendidikan
sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.
Sebab, pendidikan sangat penting artinya untuk kemajuan bangsa
dan negara. (JK, saat kampanye di GOR Saburai, Bandarlampung,
Lampung, Senin 28 Juni 2004).
Menaikkan Anggaran
Dalam lima tahun pemerintahan, saya akan menaikkan
anggaran pendidikan menjadi 20 persen dari APBN. Dana untuk itu
akan kami lakukan dengan melakukan pembatasan dan penundaan di
sektor-sektor tertentu. Misalnya, biaya perjalanan dinas, pemberian
mobil mewah untuk pejabat negara, pembangunan gedung-gedung
baru, alokasi dari belanja barang. Juga melakukan pengaturan pajak
yang lebih baik serta pemberantasan korupsi yang sangat keras.
(SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Kamis 16 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l3
Memperbaiki Sistem
Kami akan memperbaiki pendidikan di Indonesia dengan
dua cara. Pertama, kami akan memperbaiki sistemnya, terutama
yang berhubungan dengan cara masuk dan sistem ujian di masing-
masing tingkat pendidikan. Jangan seperti sekarang ini, orang begitu
mudah lulus padahal sebetulnya mereka kurang belajar. Cara kedua
adalah dengan meningkatkan anggaran pendidikan secara bertahap
hingga mencapai 20 persen sesuai yang digariskan undang-undang.
(JK, di hadapan sejumlah santri Pondok Pesantren Modern As Salam
Sukoharjo, Solo, Sabtu 21 Agustus 2004).
Bisa Gratis
Mereka yang tidak mampu akan diupayakan mendapatkan
pendidikan gratis. Tetapi, mereka yang mampu harus tetap membayar.
Ini agar mereka yang miskin bisa gratis mendapatkan pendidikan.
(JK, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Kamis 16 September 2004).
Relatif Tertinggal
Pembangunan pendidikan di Indonesia relatif tertinggal
dari negara-negara lain. Di antara 500 perguruan tinggi terkemuka
di dunia, ternyata tidak terdapat perguruan tinggi dari Indonesia.
Pada saat pendidikan di negara-negara tetangga maju dengan pesat,
pembangunan pendidikan di Indonesia berjalan di tempat. Saya
berusaha keras untuk meningkatkan berbagai upaya dan kebijakan
yang nyata dan sungguh-sungguh untuk memeratakan dan
meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l4
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Pemerataan pendidikan yang saya maksudkan akan kita
lakukan melalui program-program sebagai berikut : memberikan
akses yang lebih besar kepada kelompok masyarakat miskin,
meningkatkan pendidikan nonformal yang bermutu bagi masyarakat
yang putus sekolah, dan menyediakan sarana dan prasarana
pendidikan serta tenaga pendidikan. Bersamaan dengan ini kami
memberikan perhatian pada peningkatan kesejahteraan guru,
peningkatan kualitas guru, dan peningkatan prasarana pendidikan
dasar di seluruh pelosok negeri.
Peningkatan mutu pendidikan akan saya dorong dengan
melakukan upaya-upaya : pengembangan sarana dan prasarana
pendidikan yang baik dan berkualitas, meningkatkan kompetensi dan
profesionalisme guru dan tenaga pendidik lainnya, meningkatkan
kesejahteraan guru dan tenaga pendidik lainnya agar lebih mampu
mengembangkan kompetensinya, dan menyempurnakan manajemen
pendidikan dan partisipasi masyarakat. (SBY, pidato politik pada
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Menjadi Konstruktif
Pondok pesantren harus dikelola dengan baik agar bisa
menjadi konstruktif. Output dari pondon pesantren bisa menjadi
sumberdaya manusia yang tidak hanya memahami ilmu agama
Islam, tapi juga peduli terhadap lingkungan bangsa dan negara.
Keperdulian ini harus direspons positif. Jumlah pesantren sangat
banyak, lulusannya tentu saja sangat banyak. Jika tak ada keperdulian
dari pemerintah, akan sangat banyak alumni pondok pesantren
yang kesulitan mencari pekerjaan. (SBY, sesaat setelah berkunjung ke
sejumlah pondok pesantren, Madura, Selasa 8 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l5
Pendidikan Informal
Saya akan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap
dunia pendidikan informal seperti sekolah swasta dan pesantren.
Sebab, peranannya sama dengan sekolah negeri, sama-sama bertujuan
mencerdaskan bangsa. Jadi harus diperlakukan sama. Oleh karena itu,
saya akan mengalokasikan dana dari APBN untuk dunia pendidikan
informal sesuai kebutuhan. (JK, kepada wartawan, Bengkulu, Minggu
30 Mei 2004).
Kualitas Sejajar
Saya akan memprogamkan kebijakan agar kualitas
pendidikan di pondok pesantren sejajar dengan sekolah negeri
dan sekolah swasta lainnya. Pondok pesantren sudah seharusnya
mendapat bantuan termasuk buku dan gedung. Sebab, pondok
pesantren mendidik anak-anak yang kurang mampu selama 24 jam.
Dengan begitu, kita akan mampu mewujudkan SDM yang handal
di masa depan. (JK, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Qur’an
Hartal Lakun, Bengkulu, Selasa 29 Juni 2004).
CATATAN: Mutu lembaga pendidikan agama yang
populer dengan sebutan pesantren atau
madrasah memang sering digugat. Padahal
dengan UU no.20 tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasional, status lembaga yang
cikal bakalnya sudah ada di Indonesia sejak
tahun 1900-an ini sudah dianggap setingkat
dengan pendidikan umum (SD, SMP, SMA,
dan PT). Banyak pihak menganggap, salah
satu penyebab rendahnya mutu lulusan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l6
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
pesantren adalah tidak adanya kesejahteraan
guru. Dari 500.000 total jumlah guru
pesantren, hanya sekitar 20 persennya
berstatus PNS, selebihnya digaji oleh
yayasan. Selama ini, anggaran dan tanggung
jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan
di pesantren berada di bawah Departemen
Agama dengan segala keterbatasan dana dari
pemerintah.
Proteksi dan Bantuan
Saya akan mengupayakan pendidikan murah. Pendidikan
harus menyentuh mereka yang sangat sangat miskin. Mereka yang
miskin perlu mendapat proteksi dan bantuan termasuk dalam bidang
pendidikan. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan
Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan
Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Kamis 16 September 2004).
Gaji Guru
Saya berharap agar suatu saat gaji guru bisa mencapai dua juta
rupiah per bulan. Tentu saja tidak serta merta, tetapi harus menunggu
hingga penerimaan negara lebih baik. Negara ke depan harus bisa
membantu membayar sekolah mereka yang tidak mampu. (SBY,
saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN I Cileunsi di kediamannya,
Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu 22 September 2004).
CATATAN: Saat ini, gaji guru golongan IV A dengan masa
kerja 24 tahun hanya Rp 1,5 juta per bulan.
Pada masa pemerintahannya, Abdurahman
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l7
Wahid juga pernah menjanjikan kenaikan
300 persen tunjangan fungsional guru.
Namun yang tercapai hanya 150 persen.
Begitupun keinginan Megawati. Masalah
kesejahteraan guru saat ini memang sedang
dicarikan jalan keluarnya oleh berbagai
pihak. Ada isyarat bahwa gaji guru untuk
masa mendatang akan dikaitkan dengan
kompetensi, dedikasi, dan kualifkasi. Isyarat
lain, titik tolak anggaran dana pendidikan
akan diarahkan pada kesejahteraan guru
sebagai kunci utama pendidikan.
Beasiswa dan Subsidi
Sejalan dengan peningkatan kemampuan negara, kita
akan tingkatkan beasiswa dan subsidi pendidikan bagi kelompok
masyarakat miskin. Di samping itu, kita akan tingkatkan kualitas
kurikulum pendidikan, tingkatkan rasio guru terhadap murid, dan
mendorong anak didik untuk membaca dengan meningkatkan dan
memperkaya perpustakaan sekolah. Yang juga tidak kalah pentingnya
adalah pengembangan ekonomi komunitas dan ekonomi rumah
tangga masyarakat miskin. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Lomba Baca
Untuk menjadi bangsa yang maju, kita harus menjadi
bangsa yang belajar. Untuk menjadi bangsa yang belajar,
kita harus menjadi bangsa yang membaca. Saya berharap,
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l8
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
sekolah menyediakan perpustakaan dan mendorong murid-
muridnya membaca. Selain itu, dibutuhkan peranan lembaga
masyarakat untuk menyediakan taman bacaan. Juga mengadakan
penyelenggaraan lomba baca maupun lomba mengarang: prosa
maupun puisi. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi,
dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Kamis 16 September
2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l9
Perlindungan
dan Pemberdayaan
Perempuan
Obyek Kekerasan
S
aya akan berusaha mengurangi penderitaan rakyat, khususnya
di daerah konfik, khususnya lagi mencegah agar perempuan
tidak jadi obyek kekerasan. Saya melihat dewasa ini ada tiga
hal fundamental yang terkait dengan permasalahan perempuan.
Salah satu hal yang mesti disoroti adalah masalah keselamatan kaum
perempuan dari tindak kejahatan dan kekerasan. Hal kedua, masalah
pelayanan secara layak dan manusiawi untuk kaum perempuan.
Misalnya, persoalan perempuan dan kemiskinan serta pendidikan.
(SBY, dalam pertemuan dengan aktivis Gerakan Pemberdayaan Suara
Perempuan di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Senin 30
Agustus 2004).
Kesenjangan Partisipasi
Masalah kesenjangan partisipasi politik kaum perempuan
sebenarnya bersumber dari struktur sosio-kultural yang ada pada
masyarakat kita. Dalam konteks sosial yang lebih luas, kesenjangan
ini mencerminkan masih terbatasnya akses sebagian besar
perempuan terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik, tingkat
pendidikan yang lebih tinggi, dan keterlibatan dalam kegiatan
publik yang lebih luas. Menghadapi kondisi demikian, diperlukan
tindakan pemihakan yang jelas dan kongkrit guna menyeimbangkan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
20
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
kesenjangan tersebut. Dalam jangka pendek, beberapa bentuk
afrmative actions barangkali diperlukan untuk memajukan tingkat
keterlibatan perempuan dalam proses politik. Namun dalam jangka
panjang, lebih penting lagi untuk meningkatkan taraf pendidikan dan
layanan kesehatan serta program-program lain untuk mempertinggi
kualitas hidup dan sumberdaya kaum perempuan. Hanya apabila
yang terakhir ini dapat diwujudkan, maka struktur sosial politik yang
lebih egaliter akan tercipta dan kaum perempuan bisa tampil dalam
pentas kehidupan politik secara setara. (SBY, pidato politik pada
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Proteksi dan Layanan
Saya akan memberi perhatian khusus terhadap masalah
perempuan. Dalam hal ini, ada hal penting yang menjadi perhatian
saya. Yakni, memberikan proteksi dan layanan yang baik bagi mereka
dalam situasi pasca krisis, utamanya bagi mereka yang berada di
daerah konfik, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan hidup
yang sangat berat. Di daerah pengungsian, jangan sampai anak
mereka tidak bersekolah dan tidak memperoleh pelayanan kesehatan
yang baik. Hal lain, jangan sampai mereka dijadikan komoditas
perdagangan perempuan, penyelundupan, dan sebagainya. Negara
harus memberikan proteksi dan pelayanan sebaik mungkin kepada
mereka. (SBY, saat diwawancarai TV7, Juli 2004).
Penyelundupan Perempuan
Saya akan memberikan keperdulian yang sangat tinggi
terhadap pemberantasan kejahatan transnasional, penyelundupan
kaum perempuan. Hal ini merupakan prioritas dalam aspek
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 2l
penegakan hukum. Harus kita pastikan pemberantasannya dilakukan
dengan lebih serius dan nyata dengan melibatkan semua pihak.
Pemantauan, kontrol, dan perlindungan terhadap kaum perempuan
dan anak harus lebih ditingkatkan dan dilaksanakan secara simultan.
(SBY, dalam acara “Perempuan dan Pemilu” di Metro TV, Sabtu 26 Juni
2004).
Kesetaraan Gender
Saya memandang kesetaraan gender sebagai amanah
demokrasi, juga menyangkut keadilan. Untuk itu, ke depan kesetaraan
gender harus betul-betul menjadi paradigma politik yang kemudian
dituangkan, baik dalam undang-undang maupun kebijakan-kebijakan
politik. Tak ada lagi diskriminasi, semua berkesempatan yang sama.
Pada akhirnya, tinggal terpulang pada kaum perempuan sendiri.
Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan peluang dengan memacu
drinya untuk tumbuh dengan baik dan mempunyai daya saing yang
sama dengan kaum laki-laki. (SBY, dalam acara “Perempuan dan
Pemilu” di Metro TV, Sabtu 26 Juni 2004).
Lebih Teliti
Saya menilai, umumnya kaum perempuan lebih teliti,
disiplin, dan gigih dalam mengemban tugas-tugasnya. Ada banyak
pos politik di kabinet yang saya nila tepat jika diduduki oleh kaum
perempuan. Dalam catatan saya, sebelumnya presentase perempuan
di dalam kabinet kurang dari 10 persen. Sudah saatnya jumlah itu
ditingkatkan menjadi 10 persen lebih. Apalagi mengingat, prosentase
jumlah perempuan di negeri ini besar, yakni 50 persen. (SBY, dalam
acara “Perempuan dan Pemilu” di Metro TV, Sabtu 26 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
22
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 23
Pemulihan
dan Peningkatan
Ekonomi
Ekonomi Sebagai Prioritas
P
residen Indonesia yang baru akan dihadapkan pada
berbagai program. Dari pemulihan di bidang pertahanan
dan keamanan, hukum, sosial, ekonomi, budaya, hingga
pemulihan di bidang budaya. Tapi harus ada prioritas. Jika saya
yang memimpin, masalah ekonomi yang akan menjadi prioritas
saya. Antara lain, masalah penyediaan lapangan kerja. Angka
pengangguran saat ini sudah mencapai angka 10,3 persen. Harapan
saya, lima tahun ke depan angka ini akan menjadi 5,1 persen.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi yang saat ini 4,3 persen harus
ditingkatkan menjadi 6,6 persen. (SBY, di depan peserta acara “Dialog
Interaktif Menuju Indonesia Masa Depan” yang diadakan oleh Forum
Rektor Indonesia Jawa Timur, Surabaya, Selasa 24 Agustus 2004).
CATATAN: Menurut ILO (International Labour
Organization) jumlah pengangguran
(berdasarkan publikasinya tahun 2003)
di Indonesia terus meningkat dari tahun
ke tahun. Tahun 2001 jumlahnya hanya
6,1 juta orang. Lalu menjadi 8,6 juta
orang pada tahun 2002. Pada tahun 2003
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
24
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
angka ini sudah mencapai 10,3 juta jiwa.
Berdasarkan proyeksi Bappenas pada
tahun 2004 angka ini mencapai 10,83
orang (10,32 persen dari angkatan kerja)
dan diperkirakan akan terus berlanjut pada
tahun 2005 menjadi 11,19 juta orang (9,85
persen dari angkatan kerja). Pertumbuhan
ekonomi tidak selalu menjamin penurunan
jumlah pengangguran. Saat ini banyak
negara maju di eropa mengalami situasi
yang disebut unemployment recovery. Yakni,
situasi di mana pertumbuhan ekonomi terus
membaik, tetapi angka pengangguran justru
terus meningkat.
Revitalisasi Ekonomi
Sejalan dengan pengembangan kebijakan peningkatan
daya saing internasional dari industri manufaktur, untuk mengatasi
pengangguran, kita perlu melakukan revitalisasi sektor ekonomi
padat karya. Di antara sektor ekonomi yang penting adalah pertanian
dan industri perdesaan, perikanan dan kelautan, usaha kecil dan
menengah di perkotaan, dan pengelolaan sumberdaya alam secara
berkelanjutan. Dan, secara khusus, saya juga ingin memberikan
perhatian pada perlunya kita melakukan keseimbangan pembangunan
dengan lebih mendayagunakan sumberdaya kelautan yang kita
miliki. Semua ini harus kita lakukan dengan tetap memperhatikan
kelestarian fungsi ekosistem. Dan, dengan melakukan pengawasan
guna menyelamatkan hasil laut kita dari usaha-uasaha illegal. Pada
sektor-sektor ini, investasi publik akan ditingkatkan; di samping,
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 25
tentunya, untuk pendidikan dan kesehatan. (SBY, pidato politik pada
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Rehabilitasi dan Restrukturisasi
Kami akan melakukan rehabilitasi dan restrukturisasi
ekonomi sehubungan dengan terjadinya krisis tahun 1997/1998 lalu.
Ketika itu, masyarakat panik. Banyak dana yang dilarikan ke luar
negeri. Ada yang kemudian kembali lagi secara perlahan, ada juga
yang disimpan di bawah bantal dan lemari besi. Dengan rehabilitasi
dan restrukturisasi ekonomi, kami berharap modal dari luar negeri
, investasi dari luar negeri bisa kita tarik kembali. (SBY, saat acara
silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Sulawesi Selatan di
Ballroom Hotel Sahid Jaya Makassar, Makassar, Rabu 2 Juni 2004).
Pertumbuhan Berkualitas
Kita butuh pertumbuhan yang lebih tinggi dan lebih adil.
Dengan sumber-sumber pertumbuhan yang lebih berkualitas,lima
tahun ke depan pertumbuhan ekonomi rata-rata per tahun diharapkan
sebesar 6,6 persen, dengan tingkat pertumbuhan sekitar 5,5 persen
pada tahun 2005 dan sekitar 7,6 persen per tahun pada tahun 2009-
kita bisa menciptakan kesempatan kerja baru. Dalam periode ini,
kita akan mampu menurunkan tingkat pengangguran dari 10,1
persen menjadi 5,1 persen pada tahun 2009. Pendapatan masyarakat
yang ditandai oleh pendapatan per kapita akan meningkat dari 968
dollar AS pada tahun 2003 menjadi 1731 dollar AS pada tahun 2009.
Tingkat kemiskinan dalam periode lima tahun ke depan diharapkan
turun dari 17,4 persen pada tahun 2003 menjadi 8,2 persen pada
tahun 2009. Dan, dengan tingkat pertumbuhan yang ditetapkan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
26
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
tersebut berbagai indikator kualitas hidup manusia Indonesia juga
akan meningkat. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye
putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-
2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Ekonomi yang Kuat
Saya akan menciptakan ekonomi bangsa yang kuat dan
adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Dulu, ekonomi Indonesia kuat.
Namun tak adil. Yang menikmatinya hanya orang Jakarta saja. Hal
itu tak boleh terjadi lagi. Ekonomi bangsa haruslah kuat namun juga
harus bisa memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat
semua. (JK, saat berdialog dengan Kosgoro-Pengurus Daerah Kabutan
Brebes, Brebes, Senin 9 Agustus 2004).
Kebijakan Fiskal
Kita menghadapi masalah pengangguran dan kemiskinan
yang tidak ringan sifatnya. Hal ini yang harus menjadi perhatian
utama kita lima tahun ke depan. Pertumbuhan ekonomi kita saat
ini masih belum memungkinkan untuk menekan kedua persoalan
penting ini. Oleh karena itu, saya akan arahkan kebijakan fskal kita
untuk bisa memberikan stimulus bagi berkembangnya perekonomian
kita. Stimulasi yang saya pandang efektif adalah stimulasi yang
bersifat kick start untuk mendorong bergulirnya sektor riil. Simulasi
ini akan dilakukan melalui, yang pertama, pembangunan infrastruktur
pertanian, agroindustri, dan ekonomi pedesaan lainnya. Dan, yang
kedua, pembangunan infrastruktur penunjang, meliputi jalan,
jembatan, pelabuhan, pasar, energi, listrik, dan air. Pengembangan
infrastruktur penunjang ini akan memberikan lapangan kerja baru
dan sekaligus mendukung percepatan pengembangan sektor riil.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 27
(SBY, pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis
1 Juli 2004).
Dua Kali Lipat
Untuk menanggulangi kemiskinan dan memperbaiki sosial
ekonomi rakyat, saya akan mengurangi tingkat pengangguran dari
10,1 persen tahun ini menjadi 5,1 persen, menurunkan angka
kemiskinan dari 17,4 persen menjadi 8,2 persen. Agar tercapai
kesejahteraan sosial, saya menargetkan peningkatan pendapatan per
kapita hingga dua kali lipat dari 968 dollar AS menjadi 1.731 dollar
AS. (SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk
“Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin
2 Agustus 2004).
Sektor Riil
Pembangunan sektor riil sungguh sangat saya beri penekanan.
Berkembangnya sektor riil inilah yang dibutuhkan masyarakat. Baik
untuk meningkatkan daya beli maupun untuk menciptakan lapangan
kerja dan menurunkan kemiskinan. Di samping itu, sektor riil inilah
yang merupakan jembatan yang mengaitkan antara ekonomi makro
dan ekonomi mikro yang selama ini seperti tidak nyambung.
Untuk secara efektif mengembangkan sektor riil ini, saya
mencanangkan tiga langkah penting, yaitu : pengembangan investasi,
peningkatan intermediasi perbankan, serta pengembangan lembaga
keuangan mikro serta lembaga keuangan pertanian dan perdesaan.
(SBY, pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis
1 Juli 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
28
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Penjualan Aset
Saya berpendapat, melakukan penjualan aset negara sebagai
solusi mengatasi krisis bukanlah langkah yang bijak. Menjual aset
saat harganya sedang jatuh dan dengan harga murah, bukanlah proses
yang benar. Ada manipulasi, ada kongkalikong sehingga rakyat dan
bangsa mengalami kerugian dalam jumlah yang sangat banyak. Bangsa
Indonesia mempunyai hutang banyak, devisitnya jumlahnya besar
sekali, lalu fskal yang ada sangat berat. Penjualan aset, privatisasi,
BLBI, dan sebagainya pada saat itu mestinya dihentikan dulu sambil
kita melakukan review. (SBY, saat acara “Talk Show Calon Presiden
RI 2004” di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Rabu 2 Juni
2004).
Mengangkat Pertumbuhan Ekonomi
Saya optimis untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi
kita menjadi lebih baik. Jika pada tahun 2003 pertumbuhan
ekonomi kita berkisar 4,1 persen, saya optimis untuk
meningkatkannya hingga 7,6 persen dengan pertumbuhan rata-
rata 6,6 persen setiap tahun. (SBY, dalam acara dialog ekonomi
dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di
Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).
Keyakinan Investor
Stabilitas makro dan moneter merupakan syarat keharusan
untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Stabilitas makro
memberikan harapan tumbuh dan berkembangnya ekonomi;
sehingga, dapat mendorong perbaikan kinerja sektor riil. Bersama
dengan perbaikan iklim usaha, kondisi makro yang stabil akan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 29
meningkatkan minat dan keyakinan investor untuk menanamkan
modalnya. Stabilitas makro akan membuat para pelaku usaha dapat
merencanakan investasi dan kegiatan usahanya dengan tingkat
kepastian yang memadai. Ke depan, kita butuh kerjasama yang baik
antara otoritas moneter dan otoritas fskal sehingga stabilitas makro
dapat dikelola secara baik. (SBY, pidato politik pada penutupan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Pergerakan Ekonomi
Untuk membangun kembali ekonomi kita pasca krisis,
diperlukan stimulus fskal untuk mempercepat pergerakan ekonomi.
Stimulus fskal harus memenuhi empat syarat bagi terciptanya
prakondisi bagi pergerakan sektor riil yang telah saya sebut di atas,
serta untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur sosial
dan ekonomi. Hal ini akan membuat pertumbuhan ekonomi kita
meningkat secara bertahap. Semakin cepat pemenuhan hak dasar
rakyat serta semakin cepatnya pembangunan infrastruktur, semakin
cepat sektor riil bergulir; dan, pada akhir tahun 2009 diharapkan
pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7,6 persen dengan rata-rata
tahunan sebesar 6,6 persen selama lima tahun ke depan. Tentu, kita
akan memulainya dengan tingkat pertumbuhan yang belum terlalu
tinggi, yaitu sebesar 5,5 persen pada tahun 2005. (SBY, pidato politik
pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Pertumbuhan Berkualitas
Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih
sejahtera tentu ekonomi kita harus tumbuh. Tetapi pertumbuhan
yang kita tuju adalah pertumbuhan yang berkualitas, terdistribusikan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
30
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
secara adil, dan berkelanjutan. Meski ekonomi kita harus tumbuh,
tetapi pertumbuhan hendaklah kita pandang hanya sebagai wahana.
Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Meningkatkan
kemakmuran bersama. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 3l
Kebijakan
dan Pembangunan
Daerah
Masalah Aceh Prioritas Utama
S
aya akan mencari solusi terbaik -- dengan cara damai
dan bermartabat -- dalam menyelesaikan kasus Aceh.
Penyelesaian masalah Aceh akan menjadi prioritas utama
saya. Bukan hanya masalah keamanan, tapi juga masalah harkat-
martabat, pendidikan, dan keadilan bagi mereka. Saya akan berusaha
memulihkan kembali perekonomian di Aceh yang sempat terhenti.
Menjadi tugas kita semua -- pemimpin agama, pemimpin masyarakat,
pemimpin negeri -- untuk mewujudkan hal itu secara bersama-sama.
(SBY, di depan masyarakat Aceh dalam acara perayaan Isra Mi’raj Nabi
Muhammad SAW di halaman Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh,
Lhokseumawe, Aceh Utara, Sabtu 4 September 2004).
CATATAN: SBY adalah salah satu pejabat yang sangat
perduli dengan masalah Aceh. Saat
menjabat sebagai Menkopolkam, SBY
pernah ke Banda Aceh (13 Januari 2003).
Ia datang bersama beberapa duta besar:
Yutaka Iimura ( Jepang), Ralph L Boyce
(AS), Francesco Maria Greco (Italia).
Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia
Andrew Steer dan Rini MS Soewandi
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
32
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
(Menteri Perindustrian dan Perdagangan
waktu itu) juga ikut dalam rombongan.
Mereka datang untuk melihat kondisi
Aceh serta mempelajari dan merancang
pemulihan Aceh pasca konfik. Dalam
kesempatan tersebut, SBY menyerukan
agar mesin perdamaian tak boleh
berhenti di Aceh. Ia juga mengingatkan
pentingnya menjalankan lima agenda
yang telah ada. Yakni, pemeliharaan dan
penguatan perdamaian, aksi kemanusiaan
dan rehabilitasi sosial, pelaksanaan proses
politik yang demokratis, rekonstruksi
ekonomi, rekonsiliasi, dan society building.
Amnesti untuk GAM
Saya akan memberikan amnesti kepada anggota GAM
yang betul-betul secara sukarela kembali ke NKRI. Penyelesaian
masalah Aceh harus dilakukan secara komprensif dengan segala
daya dan upaya yang dimiliki. Pemerintah daerah juga bisa ikut
berperan. (SBY, dalam pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah
se-Sumatera di Hotel Regent Jakarta, Rabu 15 September 2004).
Kalah Populer
Saya sangat setuju jika di Yogyakarta ada pusat layanan
informasi seni dan budaya. Obyek wisata dan seni budaya di
Indonesia, khususnya di Yogyakarta tak kalah menariknya dibanding
tempat lain. Sangat disayangkan, banyak obyek wisata serta seni
dan budaya di Indonesia kalah populer di mancanegara. Hal ini
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 33
dikarenakan kurangnya informasi serta publikasi yang ditujukan
untuk masyarakat internasional secara luas. Jika itu dilakukan, kita
bisa bersaing di dunia internasional. (SBY, di hadapan sejumlah
seniman dan budayawan, Yogyakarta, Senin 21 Juni 2004).
Masalah Pengungsi
Banyak masalah pengungsi di sejumlah daerah di Indonesia
yang belum terselesaikan hingga kini. Contohnya di NTT dan Aceh.
Namun, saya sudah mengagendakannya sebagai prioritas untuk
diselesaikan. (SBY, dalam kampanye dialogis yang dihadiri sejumlah
perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Propinsi Nanggroe Aceh
Darussalam, Banda Aceh, Jumat 18 Juni 2004).
Wilayah Timur
Di bidang pendidikan, wilayah Timur termasuk Kalimantan,
akan menjadi salah satu prioritas saya. Saya akan berusaha agar
pendidikan bisa lebih murah, mutu pendidikan dan penyelenggaraan
pendidikan di sini bisa lebih baik. (JK, dalam dialog dengan masyarakat
adat di Lembaga Musyawarah Dayak Daerah Kalimantan Tengah,
Jumat 11 Juni 2004).
Kondisi Pendidikan di Aceh
Saya prihatin dengan kondisi pendidikan di Aceh yang
menurun akibat konfik. Oleh karena itu, untuk mengembalikan
pendidikan agar setara dengan propinsi-propinsi lain di Indonesia,
diperlukan kerja ekstra semua pihak. (SBY, dalam kampanye dialogis
yang dihadiri sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-
Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Banda Aceh, Jumat 18 Juni
2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
34
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Agar Papua Makmur
Agar rakyat Papua bisa hidup lebih makmur, ekonomi rakyat
harus tumbuh dan berkembang dengan baik. Agar ekonomi tumbuh
baik, harus ada modal yang ditanam di Papua: modal dari daerah
lain, dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Tapi investor baru
akan ke Papua jika Papua aman, damai, dan bebas dari korupsi. Oleh
karena itu, rakyat Papua harus mau bekerja keras untuk membangun
daerahnya. (SBY, dalam kampanye di lapangan Trikora, Abepura,
Jayapura, Jumat 4 Juni 2004).
Prioritas Untuk NTT
Kami akan memprioritaskan pembangunan sektor
pendidikan dan infrastruktur di Propinsi NTT. Dibanding kawasan
barat Indonesia, NTT dan KTI kondisi sektor pendidikannya sangat
merosot. Oleh sebab itu, khusus untuk KTI, ketersediaan anggaran
dan SDM pendidikan perlu diupayakan agar memadai, sehingga tidak
lagi selalu berada di urutan belakang dalam sektor pembangunan.
(JK, seusai acara dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama,
dan pemuda di Hotel Sasando, Kupang, Senin 6 September 2004).
Kondisi Pariwisata Bali
Saya akan memulihkan kembali kondisi pariwisata Bali.
Perekonomian dan kesejahteraan rakyat akan membaik jika pariwisata
bisa dibangkitkan dari keadaan terpuruk akibat berbagai tragedi
yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban. Guna meniju
Indonesia yang lebih aman, adil, dan sejahtera, dunia pariwisata
harus lebih terkendali dan maju. Usaha rakyat berupa kerajinan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 35
dan usaha-usaha rakyat kecil lainnya harus ditumbuhkan kembali.
Wisatawan domestik dan mancanegara harus kembali berkunjung
ke Bali. Bali telah menjadi salah satu tujuan wisata dunia. Keragaman
dan keunikan budayanya, keramahan masyarakatnya, keindahan
alamnya, membuat Bali berbeda di banding tempat wisata lainnya.
Dan itu semua harus kita jaga. (SBY, saat menggelar kampanye terbuka
di Lapangan Kapten Japa, Padanggalak, Denpasar, Bali, Kamis 24 Juni
2004).
CATATAN: Selama ini, sektor pariwisatalah yang menjadi
unggulan perputaran ekonomi masyarakat
Bali. Sudah lebih 20 tahun perekonomian Bali
sangat bergantung dari industri pariwisata.
Tapi sejak tragedi bom Bali (12 Oktober
2002) perekonomian Bali menjadi terpuruk.
Banyak wisatawan, baik lokal maupun asing,
yang menjadi enggan berkunjung ke Bali.
Keadaan ini lebih diperparah lagi dengan
isu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome
-- sindrom pernapasan akut parah) pada
bulan April 2003. Belum lagi dampak yang
diakibatkan oleh berbagai tragedi kekerasan
serta pemboman di berbagai tempat di
Indonesia.
Membangun Bali
Saya akan memperbaiki perekonomian masyarakat Bali.
Untuk itu, jaminan keamanan akan menjadi poin penting. Tindakan
kekerasan dan terorisme tidak akan terjadi lagi. Begitupun halnya
dengan narkoba, tidak ada lagi. Tapi, semua usaha takkan ada artinya
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
36
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
tanpa didukung oleh semangat kebersamaan dari semua unsur dan
komponen masyarakat. Saya mengajak semua pihak : pemerintah
propinsi, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat dari berbagai
elemen untuk sama-sama menjaga dan memelihara Pulau Bali.
Memelihara Bali berarti memelihara kesejahteraan bangsa Indonesia.
Jika Bali berkembang, niscaya kesejahteraan rakyat Indonesia
juga akan ikut membaik. (SBY, saat menggelar kampanye terbuka di
Lapangan Kapten Japa, Padanggalak, Denpasar, Kamis 24 Juni 2004).
Konfik Maluku
Saya akan mengutamakan penyelesaian konfik Maluku.
Terutama dalam bidang keamanan. Dulu, kami (ia dan Jusuf Kalla)
telah melakukan langkah panjang secara bersama-sama. Tapi tidak
berlanjut atau terganggu oleh keadaan. Kami berdua bertekad, proses
penyelesaian Maluku akan menjadi prioritas di bidang keamanan.
(SBY, kepada wartawan dalam rangkaian acara kampanye di Ambon,
Maluku, Sabtu 5 Juni 2004).
Papua yang Lebih Baik
Saya akan meningkatkan perekonomian Papua. Jangan
sampai saudara-saudara saya di Papua hidup miskin. Saya akan
menghantarkan rakyat Papua pada kehidupan yang lebih baik,
kesehatan terjamin serta bisa sekolah dengan baik. Bila anak-anak
bisa didik dengan baik dan sehat, ke depannya akan menjadi lebih
baik. Akan membawa perbaikan pada Papua. (SBY, dalam kampanye
di lapangan Trikora, Abepura, Jayapura, Jumat 4 Juni 2004).
Papua dan Otonomi Khusus
Saya ingin sekali memajukan Papua. Negara kita sudah
menetapkan Papua sebagai daerah otonomi khusus. Negara memberi
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 37
perhatian dengan memberikan ruang yang luas agar Papua bisa
mengatur dirinya sendiri. Dibanding daerah lain, Papua diberikan
anggaran yang lebih besar. Papua memiliki sumber daya alam yang
melimpah. Adalah wajib jika rakyat Papua menikmati hasilnya.
Mari kita jalankan dengan benar otonomi khusus itu. Untuk itu,
semua pihak, baik pemerintah propinsi, kota, kabupaten maupun
masyarakatnya, harus bersikap jujur dan mau bersama-sama bekerja
keras untuk memakmurkan Papua. (SBY, dalam kampanye di lapangan
Trikora, Abepura, Jayapura, Jumat 4 Juni 2004).
Aceh Bukan Hanya GAM
Persoalan Aceh bukan hanya persoalan GAM. Persoalan
Aceh juga menyangkut masalah kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab
itu, adanya pembagian bagi hasil sumberdaya alam dengan NAD
bisa digunakan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah-
langkah penyelesaian bisa dilakukan dengan: pertama, meneruskan
pendekatan komprehensif. Kedua, melakukan usaha-usaha untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, menyerukan
menyerugan agar GAM kembali untuk tidak memerangi saudaranya
sendiri. Saya masih optimis masalah Aceh dapat diselesaikan secara
baik dalam kerangka NKRI. Saya akan terus menyelesaikan masalah
NAD sedamai mungkin. (SBY, dalam pertemuan dengan Dewan
Perwakilan Daerah se-Sumatera di Hotel Regent Jakarta, Rabu 15
September 2004).
Masa Depan Pengungsi
Saya akan memperbaiki masa depan eks-pengungsi
Timor Timur di wilayah Timor Barat NTT. Mereka adalah rakyat
Indonesia juga. Mereka juga harus mendapat sentuhan kehidupan
yang layak seperti juga rakyat Indonesia lainnya. Saya bertekad
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
38
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
untuk melaksanakan ini. (SBY, dalam kampanye terbuka di GOR
Oepoi Kupang, Jumat 25 Juni 2004).
CATATAN: Setelah jajak pendapat pada bulan Agustus
1999, banyak eks-pengungsi yang memilih
menjadi WNI bermukim di Kabupaten Belu
NTT, wilayah yang berbatasan langsung
dengan negara Timor Leste. Berbagai laporan
pandangan mata dari para pemberi bantuan
kemanusiaan menggambarkan kondisi hidup
mereka yang tidak layak dengan tingkat
kesehatan yang mengkhawatirkan.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 39
Penegakkan
Hukum
Keppres dan Borgol
K
epada Jaksa Agung, saya akan memberikan Keppres
(Keputusan Presiden) dan borgol. Sebagai pejabat, ia perlu
diberi keputusan presiden. Tapi, ia juga perlu dibekali
borgol agar tetap konsisten terhadap penegakan hukum serta tidak
melakukan jual-beli perkara serta berbagai aksi korupsi lainnya.
Setelah masa jabatannya habis lima tahun kemudian, borgol itu harus
dikembalikan. Jangan sampai borgol itu dipakai sendiri sebelum
masa jabatannya berakhir. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi
Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman
Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 14 Juni 2004).
CATATAN: Posisi Jaksa Agung diyakini oleh banyak
kalangan merupakan posisi kunci dan
merupakan indikator utama arah politik
penegak hukum suatu pemerintahan. Dalam
pemerintahan sebelumnya, posisi ini sering
dijabat oleh orang yang terpilih berdasarkan
hasil kompromi, bukan karena kredibilitas
dan loyalitasnya terhadap kebenaran.
Sampai saat ini, disebut-sebut hanya ada dua
mantan Jaksa Agung yang bisa dijadikan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
40
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
teladan. Yakni, Soeprapto ( Jaksa Agung
masa pemerintahan Presiden Soekarno)
dan Baharuddin Lopa ( Jaksa Agung masa
pemerintahan Presiden Abdurrahman
Wahid).
Berdasarkan Perilaku
Setiap orang punya kewajiban mencintai bangsanya.
Siapapun yang merusak bangsa ini, siapapun yang membawa lari
uang bangsa ini, siapapun orangnya, namanya, agamanya, ia harus
ditindak. Kita tidak mengenal diskriminasi dalam pengertian
asal-usul, agama, tetapi berdasarkan perilaku. (JK, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Kamis 16 September 2004).
Aspek Keadilan
Saya akan memperkuat upaya-upaya pemberantasan korupsi,
kolusi, nepotisme, dan kroniisme. Untuk itu, saya memandang penting
perbaikan di aspek keadilan. Itu akan memudahkan tercapainya
kesejahteraan dan kedamaian. Saya memiliki sejumlah rencana
program guna meningkatkan penegakan hukum serta ketertiban di
masa mendatang. Antara lain, meningkatkan profesionalisme dan
kualitas sistem peradilan, menyederhanakan sistem serta memastikan
bahwa hukum benar-benar diterapkan dengan adill dan memihak
pada kebenaran, menghormati serta memperkuat kearifan dan
hukum adat yang bersifat lokal. (SBY, saat berkampanye di lapangan
Sario, Manado, Jumat 11 Juni 2004).
Tanpa Pandang Bulu
Jika ingin maju, negara membutuhkan keadaan tertib
dengan menjalankan hukum yang baik. Siapapun yang bersalah harus
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 4l
diperiksa kesalahannya. Selanjutnya, pengadilan akan memutuskan
salah dan benarnya tanpa pandang bulu. (JK, di hadapan sejumlah
santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo, Solo, Sabtu 21
Agustus 2004).
Sama di Hadapan Hukum
Kami akan kembali memeriksa Soeharto. Tentu saja setelah
ia sehat. Sebab, orang yang sakit tidak bisa dibawa ke pengadilan. Jika
ia sudah sehat, akan diperiksa lagi agar mendapatkan keadilan yang
seadil-adilnya. Siapapun orangnya, hukum harus tetap ditegakkan.
Semua orang sama di hadapan hukum. (JK, di hadapan sejumlah
santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo, Solo, Sabtu 21
Agustus 2004).
Makin Kredibel dan Bersih
Kami akan meningkatkan budaya hukum, pendidikan politik
dan penciptaan sistem pengadilan yang makin kredibel dan makin
bersih, meningkatkan kualitas dan profesionalitas para penegak
hukum. Law enforcement akan diprioritaskan pada pemberantasan
korupsi juga memberantas penyelundupan, pemberantasan
narkoba dan kejahatan jalanan. (SBY-JK, pemaparan dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Selasa 14 September 2004).
Ujung Tombak
Jaksa Agung adalah ujung tombak dalam penegakan hukum.
Jadi, kalau kita ingin menegakan hukum, kita harus memiliki Jaksa
Agung yang jujur dan tegas dalam bertindak. Saya akan memberikan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
42
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
kekuasaan penuh kepadanya untuk melaksanakan kewenangannya.
Namun konsekwensinya, jika ia tak dapat melaksanakan tugasnya
dengan baik, ia akan diberi hukuman. (JK, kepada wartawan,
Bengkulu, Minggu 30 Mei 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 43
Seputar
Kepemimpinan
Bekerja Keras
B
angsa Indonesia harus bangkit kembali demi masa depan
yang terhormat. Untuk itu diperlukan pemimpin yang
jujur, berkemampuan dan dekat dengan rakyat. Dan yang
tak kalah penting, pemimpin harus mau bekerja keras. Ia harus
didukung pemerintahan yang bersih, terbuka serta tanggap terhadap
berbagai permasalahan. Kita harus kompak dan mengutamakan
kebersamaan. (SBY, dalam kampanye di lapangan Deggung, Sleman,
Yogyakarta, Senin 21 Juni 2004).
Lebih Efektif
Kita memerlukan perubahan, yakni dengan menciptakan
pemerintahan dan kepemimpinan yang lebih efektif dengan program
konkrit dan prioritas yang jelas. Tidak ada penyelesaian instan karena
masalahnya sangat kompleks dan saling kait-mengkait: isu-isu di
bidang politik, hukum, keamanan, dan otonomi daerah. Namun,
satu persatu masalah itu, dengan pemim;pin yang akan bekerja
bersama rakyat, bisa kita atasi bila ada perubahan. (SBY, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Selasa 14 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
44
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Mencontoh Rasul
Marilah kita mencontoh Rasul dan mengaplikasikannya
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia butuh
pemimpin yang meneladani Rasul. Pemimpin yang patut diteladani
dan memikirkan rakyatnya. Saat mengenang Rasul, ada dua dimensi
yang mesti kita pelajari dan teladani. Yakni, dimensi kepribadian
dan kepemimpinan. Dari dimensi kepribadian, Rasul memiliki
akhlak yang mulia, sabar dan senantiasa santun dalam bicara.
Dari dimensi kepemimpinan, Rasul adalah sosok yang jujur, dapat
dipercaya, cerdas, dan bijak dalam berkomunikasi.dengan umatnya.
(SBY, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Arriyah
Kwitang, Jakarta, Kamis 20 Mei 2004)
Hilang Kebesaran
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Oleh sebab
itu, bangsa Indonesia haruslah dipimpin oleh orang yang benar.
Jika salah memilih pemimpin, maka bangsa yang besar ini akan
hilang kebesarannya. Sebagai bangsa yang besar, kita harus
menghargai dan menjunjung tinggi hukum sehingga keamanan
dan keadilan dapat ditegakkan di bumi Indonesia. Insya Allah
pada masa mendatang kita bisa sejajar dengan negara-negara
maju di dunia. (JK, saat berkampanye di lapangan Karebosi,
Makassar, Rabu 2 Juni 2004).
Memperbaiki Kehidupan
Berbekal pengalaman selama berada di Jakarta dan menjadi
menteri, saya yakin bisa menjadi wakil presiden. Bahkan, bisa berbuat
lebih baik dari yang pernah dilakukan wakil presiden lain. Dengan
menjadi wapres, saya ingin memperbaiki kehidupan bangsa dan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 45
kesejahteraan rakyat, serta meningkatkan kehidupan keagamaan.
Mohon doa restu agar saya bisa memperbaiki kehidupan bangsa
dan bisa mengangkat harkat dan martabat orang Bugis. (JK, saat
berkunjung di ruamah Pimpinan tertinggi tarekat Halwatiah Samman,
Pattene Maros, H A Abdullah Puang Ralla, Pattene, Minggu 9 Mei
2004)
Harus Bersatu
Pemimpin harus bersatu dengan rakyat, suka mendengar
suara rakyat, serta peduli terhadap persoalan yang terjadi di tengah
rakyat. Jika pemimpin peduli dan bersatu dengan rakyat, maka
persoalan seberat apapun bisa dicarikan jalan keluar bersama.
Pemimpin yang baik, selain peduli dan bersatu dengan rakyat, dia
juga harus jujur, terbuka, dan aspiratif. (SBY, di hadapan pendukung
dan simpatisannya di lapangan Simpang Lima, Semarang, Selasa 29
Juni 2004).
Babak Baru
Mengawali babak baru, saya ingin suasana yang baik. Sebuah
awal yang dimulai dengan kerja keras akan membawa hasil yang baik.
Saya tak ingin masyarakat terkotak-kotak menurut partai atau calon
presiden pilihannya. Setelah dilantik, saya bukan lagi presiden bagi
konstituen saya, melainkan presiden bagi seluruh bangsa Indonesia.
(SBY, dalam acara open house di kediamannya, Puri Cikeas, Gunung
Putri, Bogor, Senin 27 September 2004).
Sesuai Aspirasi
Saudaraku sebangsa dan se-tanah air, perubahan kini berada
di tangan rakyat. Dengan memilih SBY-JK, Anda telah membuat
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
46
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
perubahan besar. Insya Allah, apabila kami dipercaya rakyat,
kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk melakukan
perubahan yang sesuai dengan aspirasi rakyat. Saudaraku, berilah
kami kesempatan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik
dengan memilih kami. (SBY-JK, dalam iklan berjudul “Berilah kami
kesempatan untuk Memimpin Negeri Ini” yang dimuat di berbagai
media cetak terbitan Jakarta dan daerah menjelang pemilihan 20
September 2004).
Setiap Insan
Saya bertekad bukan saja untuk menjadi Presiden Republik
Indonesia, namun juga menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia.
Saya akan terus menjaga kontrak politik yang mulia dengan rakyat.
Pikiran, tenaga, dan waktu yang saya miliki akan saya dedikasikan
untuk memajukan dan melindungi setiap insan Indonesia. (SBY,
saat menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai presiden Republik
Indonesia ke-6 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2004).
Merasa Terhormat
Saya dan Pak Jusuf Kalla merasa terhormat diberi
kepercayaan menjadi calon presiden dan wakil presiden yang akan
dipilih rakyat secara langsung. Ini, tentu, mengemban kewajiban.
Kewajiban untuk menjalankan amanah rakyat. Rakyat memerlukan
pemimpin yang bersih, yang sejuk, yang dapat diandalkan, yang
sejalan kata-kata dan perbuatannya. Pemimpin yang melakukan apa
yang dijanjikan. Pemimpin yang mampu berkata dan bertindak yang
benar, apa pun risikonya. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 47
Menjalankan Amanah
Saya selaku presiden RI, dan saudara Muhammad Jusuf
Kalla selaku wakil presiden, telah mengucapkan sumpah di hadapan
Majelis Permusyawaratan Rakyat, dengan menyebut Asma Allah.
Dengan sumpah itu kami berjanji, akan menjalankan amanah yang
diberikan oleh rakyat dengan sebaik-baiknya, selurus-lurusnya dan
seadil-adilnya. Karena itu, saya selalu bermohon ke hadirat Allah
SWT, semoga Dia senantiasa menunjuki saya ke jalan yang lurus. Saya
pun memohon dukungan segenap rakyat, sepanjang saya berada di
jalan yang benar. Sebaliknya, saya pun memohon kritik, teguran, dan
saran yang konstruktif, kalau-kalau saya melakukan kekeliruan dan
kealpaan. Saya hanyalah hamba Allah yang dhaif, yang tidak terlepas
dari kekurangan dan kesalahan. (SBY, dalam pidato peringatan Nuzul
Al Quran tahun 1425 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 30
Oktober 2004).
Dari Diri Sendiri
Semua pemimpin harus memperlihatkan keteladanan di
hadapan rakyat. Keteladanan harus dimulai dari diri sendiri. Agama
menduduki posisi penting untuk tak sekedar dijadikan simbol, tapi
juga dipraktekkan. Apa yang dikatakan, itulah yang mesti dilakukan.
Jangan sampai terjadi keretakan antara kata dan tingkah laku (SBY,
dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Kamis 16 September 2004).
Efsien dan Terbuka
Untuk melakukan perubahan, diperlukan pemimpin
yang baik, jujur, dan transparan. Diperlukan pemerintahan yang
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
48
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
efsien dan terbuka. Diperlukan pemimpin yang aspiratif, dekat
dengan masyarakat, bertanggung jawab, serta mau bekerja keras.
Pemimpin harus terlibat langsung bersama-sama masyarakat untuk
menyelesaikan berbagai persoalan. Pemimpin tidak boleh setengah
hati menyelesaikan persoalan.. (SBY, saat berkampanye di lapangan
Sario, Manado, Jumat 11 Juni 2004).
Pemimpin Gagal
Masalah di Indonesia adalah masalah korupsi. Jika gagal
memerangi korupsi, maka akan gagal pula pemimpinnya, siapapun
yang menjadi pemimpin. Dan saya tidak mau dianggap gagal. Saya
tidak akan berani mencalonkan diri sebagai wakil presiden jika saya
tidak berani memberantas KKN. (JK, di hadapan sejumlah santri
Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo, Solo, Sabtu 21 Agustus
2004).
Bukan Kesalahan Masa Lalu
Kita harus menempatkan masa lalu, masa kini, dan masa
depan secara adil. Belum tercapainya tujuan nasional Indonesia
hingga kini bukanlah diakibatkan kesalahan pemimpin di masa lalu.
Kita tak boleh begitu saja menyalahkan pendahulu kita. Mereka telah
berusaha keras untuk mewujudkan tujuan nasional dengan segala
kelebihan dan kekurangannya. Diperlukan perjuangan yang terus
menerus dan berkelanjutan. (SBY, dalam acara renungan proklamasi
di Monumen Proklamasi, Jakarta, Rabu 18 Agustus 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 49
Masalah
Ketenagakerjaan
Standar Upah
U
paya meningkatkan taraf hidup kaum pekerja terutama
upaya meningkatkan standar upah di Indonesia akan saya
jadikan prioritas utama.saya. Saya akan memilih menteri
tenaga kerja yang mau bekerja kerasa dan mau melindungi kaum
pekerja. (SBY, saat melakukan dialog dengan kalangan pekerja di
kawasan industri Balaraja, Tangerang, Banten, 10 Juni 2004).
Buruh Migran
Saya akan tetap melanjutkan kebijakan yang mengakomodasi
buruh migran hingga saatnya nanti lapangan kerja makin terbuka
untuk mereka. Sepatutnya kita berterimakasih kepada mereka.
Di saat lapangan kerja belum terbuka luas, pengangguran begitu
tinggi, mereka dapat menghidupi keluarganya. Selayaknyalah kita
melindungi mereka. Mulai dari kemanusiaan hingga hak-haknya.
Mereka harus bisa kita persiapkan dengan baik agar berdaya
saing, profesional, dan berpenghasilan tinggi. (SBY, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Kamis 16 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
50
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Menyiapkan Pengacara
Masalah tenaga kerja merupakan salah satu hal terpenting
untuk segera diselesaikan. Penempatan dan perlindungan terhadap
mereka harus ditata dengan baik, dengan memperhatikan gaji yang
diberikan dan memberikan perlindungan terhadap mereka di luar
negeri. Dengan menyiapkan pengacara, misalnya. Bukan apa-apa,
mereka juga adalah pahlawan bangsa. Masalah tenaga kerja ilegal
bukan hanya dialami oleh kita, melainkan juga oleh megara-negara
lain yang memiliki pendapatan relatif rendah. Contohnya, Cina,
India, dan Meksiko. (JK, dalam acara dialog dengan Musyawarah
Nasional V Apjati, Bandung, Kamis, 26 Agustus 2004).
Sumberdaya Manusia
Untuk menciptakan kesempatan kerja baru, kita kembangkan
iklim usaha dan investasi yang baik dan kita dorong sektor swasta
menjadi pilar dari dinamika perekonomian. Untuk menanggulangi
kemiskinan, kita terutama akan melakukan investasi yang akan terus
meningkat untuk rakyat kita melalui pendidikan. Pengembangan
sumberdaya manusia menempati prioritas utama sebagaimana halnya
pengembangan infrastruktur yang lebih baik dan kebijakan ekonomi
yang berorientasi pasar (market-friendly policies), tanpa meninggalkan
kepedulian dan bantuan kepada golongan ekonomi lemah, sebagai
perwujudan dari keadilan ekonomi dan keadilan sosial. (SBY,
pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta,
Selasa 1 Juni 2004).
Mampu Melindungi
Saya akan memperhatikan nasib TKI. Saya berharap negara
dan pemerintah, serta agen-agen pemberangkatan TKI ke luar
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 5l
negeri bisa lebih bertanggung jawab. Semua pihak yang terkait harus
mampu melindungi TKI yang mendapat perlakuan tidak manusiawi
atau ketidakadilan. Hak dasar mereka harus bisa dipenuhi. (SBY,
dalam acara Dialog Terbatas Civitas Akademika Universitas Indonesia,
Jakarta, Kamis 10 Juni 2004).
Usaha Mikro
Untuk mendorong penciptaan lapangan kerja, lebih lanjut,
kita kembangkan terutama usaha mikro, kecil, dan menengah-baik
yang masuk dalam sektor formal maupun sektor informal. Kita
kembangkan kebijakan yang ramah terhadap usaha kecil; karena,
terbukti bahwa selama ini mereka menjadi mesin pemulihan
perekonomian Indonesia. Kita perlu memberikan saluran kredit yang
lebih baik kepada mereka dan mendorong pemerintah daerah untuk
meningkatkan fasilitas pelatihan bagi para pekerja. (SBY, pidato
politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni
2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
52
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Keamanan
dan Pertahanan
Deteksi Dini
S
aya berkomitmen untuk memerangi terorisme. Untuk itu,
kemampuan deteksi dini harus ditingkatkan. Dalam hal
ini, intelejen tak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kerjasama
dengan kepolisian, imigrasi, serta negara sahabat. Kapasitas intelejen
harus ditingkatkan dengan cara: melakukan operasi yang lebih
efektif, meningkatkan kerjasama, memodernisasi peralatan, serta
bekerja selama 24 jam. Juga diperlukan kerjasama masyarakat
sebagai mata dan telinga intelejen. Terorisme adalah ancaman serius
dan tidak mudah terdeteksi dengan sistem apapun dan oleh negara
manapun. Namun, harus ada upaya untuk terus menerus melakukan
operasi yang efektif. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi,
dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Pendekatan Keamanan
Meski saya berlatarbelakang militer, saya tidak akan
mengedepankan pendekatan keamanan yang mengurangi hak
sipil dan HAM. Saya pelaku reformasi internal TNI. Selama
berada di pemerintaha, tugas-tugas saya, saya jalankan dengan
undang-undang dan menghormati otoritas sipil. Tak ada satu pun
yang harus didekati dengan keamanan semata. (SBY, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 53
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Selasa 14 September 2004).
Gerakan Separatis
Dalam jangka pendek, kita memberikan perhatian penuh
pada tiga hal berikut. Yang pertama, kita harus mengakhiri gerakan
separatis bersenjata di Aceh dan Papua. Proses ini dilakukan dengan
tetap menjaga hak, martabat, kehormatan, dan rasa keadilan saudara-
saudara kita di kedua propinsi ini. Kita lakukan hal ini dengan
meningkatkan pelaksanaan otonomi khusus secara konsisten. (SBY,
pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Reformasi Militer
Jangan memandang rendah militer, sebab bagaimanapun
militer adalah bagian penting dari bangsa ini. Latar belakang militer
yang saya miliki justru sangat berguna untuk memberi perspektif
bagaimana menata kekuatan militer ke depan. Dalam tahun-tahun
terakhir karier militer, saya sempat menyusun cetak biru reformasi
militer. Saya yakin, militer bisa lebih demokratis dari sipil. Contohnya,
Presiden Fidel Ramos, ia dari militer tapi bisa lebih demokratis dari
presiden sipil. (SBY, di depan sejumlah duta besar, perwakilan dagang,
dan eksekutif perusahaan asing, di Jakarta, Rabu 9 Juni 2004).
Indonesia yang Aman
Indonesia yang lebih aman dan damai mengharuskan kita
untuk menjaga keutuhan NKRI, mengokohkan integrasi nasional,
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
54
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
dan membangun hubungan internasional dengan mengedepankan
tegaknya kedaulatan negara. Juga, memelihara dan meningkatkan
keamanan dalam negeri. Menghentikan separatisme bersenjata.
Mengakhiri konfik-konfik komunal. Memantapkan keamanan
publik. Memerangi kejahatan, termasuk kejahatan transnasional dan
terorisme. Memperkuat harmoni dan integrasi sosial serta toleransi
kehidupan beragama. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Korban Terorisme
Kita adalah korban terorisme. Saya telah menghabiskan
tahun-tahun saya di pemerintahan memerangi terorisme ini.
Menghabiskan waktu-waktu saya untuk menjaga keselamatan
seluruh masyarakat kita. Memang bukan upaya mudah; tetapi, kita
harus terus meningkatkan upaya pemberantasan tindak pidana
terorisme.
Upaya pemberantasan terorisme ini akan kita perkuat
dengan pengembangan kerangka dan perangkat hukum yang
memadai dan secara terus menerus meningkatkan infrastruktur
keamanan kita. Melihat korban terorisme di berbagai wilayah
Indonesia, membuat saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya
tidak ingin terjadi lagi tindakan terorisme di negeri ini. Tindakan
terorisme yang menghancurkan kehidupan, menghancurkan nilai-
nilai kemanusiaan, dan meninggalkan luka yang pedih bagi keluarga
korban. Cukup yang telah terjadi. Begitu juga dengan kejahatan
transnasional khususnya narkoba dan perdagangan anak. Cukup.
Kita akan perangi sampai ke akar-akarnya. (SBY, pidato politik pada
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 55
pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Penyebab Utama
Kita harus mengakhiri konfik-konfik komunal yang
terjadi di Maluku, Poso, dan beberapa daerah lainnya. Kita harus
menciptakan harmoni sosial untuk mencegah kerusakan yang
lebih besar di kemudian hari. Kita bangun infrastruktur untuk
mengembalikan masyarakat dalam kehidupan yang normal. Dan,
yang lebih penting kita akan bersama-sama masyarakat di wilayah
ini untuk menemukan dan mengatasi penyebab utama konfik.
(SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Berusaha Keras
Saya akan berusaha menyelesaikan masalah-masalah
keamanan seperti yang terjadi di Poso, Papua, dan daerah-daerah lain
di Indonesia. Tidak hanya menyelesaiakn tetapi juga akan berusaha
keras agar hal ini tidak terulang lagi. Hal ini penting untuk stabilitas.
Bila itu tidak dijaga, kita akan kesulitan untuk bangkit. Akibatnya,
terjadilah kemunduran. Untuk keamanan negara, pemimpin bangsa
haruslah besikap adil, jujur, transparan, dan bertanggung jawab. (JK.
Saat berkampanye di halaman parkir GOR Segiri, Samarinda, Sabtu
12 Juni 2004).
TNI dan Bisnis
Saya akan melanjutkan agenda reformasi internal TNI di
bidang bisnis, komando teritorial, dan military impunity (kekebalan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
56
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
hukum militer, Ed.). Teman-teman di TNI akan senang jika tidak
lagi berbisnis sementara anggaran terpenuhi. Soal komando teritorial,
asalkan tidak tergoda untuk bermain politik. Sementara mengenai
military impunity, akan di dorong ke depan sehingga menyentuh
mereka yang bersalah. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi,
Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Iklim Demokrasi
Saya menjamin, pendekatan keamanan dalam pemerintahan
saya tetap akan menjaga iklim demokrasi di Indonesia. Kami tidak
akan bersikap represif. Kita bisa mengatasi terorisme, gangguan
nasional, separatisme, dan sebagainya, tanpa harus represif sepanjang
dikembalikan kepada aturan main. Undang-undang Antiterorisme
adalah contoh yang sangat jelas untuk mencegah adanya
penyalahgunaan kekuasaan. Jangan sampai ada alasan keamanan
tetapi mengancam demokrasi. Mari sama-sama kita kawal demokrasi.
(SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Ancaman Nyata
Saya tidak akan memberikan ruang kepada teroris untuk
beraksi lagi di Indonesia. Ingat, teroris itu ancaman nyata. Jangan
pernah berhenti untuk mencegah dan memberantas mereka. Saya
mengutuk aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab dan merenggut
korban orang-orang yang tidak berdosa. Bagi saya, mereka harus
dihukum seberat-beratnya dan sekeras-kerasnya. Harus dicari akar
permasalahan sehingga mereka bisa diperangi secara efektif. Ini
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 57
semua menyangkut masalah hukum. Oleh karena itu, kita harus
tegakkan hukum demi menjaga kemanan di negeri kita. Saya
berharap agar kepolisian TNI, intelejen serta semua pihak untuk
meningkatkan langkah-langkah pencegahan yang efektif. (SBY, saat
menjenguk korban Bom Kuningan di Rumah Sakit MMC, Jakarta 9
September 2004).
Sistem Persenjataan
Saya bertekad akan meningkatkan anggaran pertahanan
dan keamanan. TNI dan Polri harus diberi anggaran yang cukup
untuk menyelesaikan konfik-konfik di dalam negeri. Saat ini,
anggaran pertahanan dan keamanan dari APBN sangat kecil. Sistem
persenjataan yang dimiliki TNI dan Polri bisa dikatakan sudah
tertinggal. Kekuatan pertahanan harus terus menerus dibangun
serta dialokasikan anggaran yang cukup untuk jangka menengah
dan panjang. Anggarannya tentunya harus disinkronkan dengan
prioritas-prioritas lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan
sebagainya. (SBY, di atas pesawat dalam perjalanan Denpasar-Kupang,
Jumat 25 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
58
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Pelayanan Kesehatan
Asuransi Sosial
S
aya setuju untuk memberlakukan asuransi sosial kesehatan
bagi seluruh rakyat. Tujuannya, agar masyarakat bisa
mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit. Hal
yang tak kalah pentingnya juga adalah pendidikan perilaku hidup
bersih dan sehat kepada masyarakat. Contohnya, selalu mencuci
tangan sebelum makan dan minum, mengkonsumsi makanan
dengan gizi seimbang, berolahraga cukup, tidak merokok, tidak
mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Ini perlu terus ditingkatkan
agar masyarakat mampu mencegah penyakit. (SBY, dalam acara
“Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan
DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan,” Jakarta, Minggu 29
Agustus 2004).
CATATAN: Data terakhir menunjukkan bahwa saat
ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia
tidak mampu mendapat jaminan kesehatan
dari lembaga atau perusahaan di bidang
pemeliharaan kesehatan, seperti Askes,
Taspen, dan Jamsostek. Hanya kurang dari
20 persen yang mampu mendapatkannya.
Golongan masyarakat yang dianggap
‘teranaktirikan’ dalam hal jaminan kesehatan
adalah mereka dari golongan masyarakat
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 59
kecil dan pedagang. Solusinya, saat ini
tengah digodok RUU untuk memberlakukan
SJSN.
Lebih Banyak Dana
Kita harus mengalokasikan lebih banyak dana untuk
membantu mereka yang sangat membutuhkan. Kita harus
menyediakan pelayanan kesehatan dasar dengan secara bertahap
membangun lebih banyak klinik, meningkatkan subsidi kesehatan
untuk mereka, dan meningkatkan pengetahuan mereka untuk
pencegahan. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye
putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-
2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Hak Dasar
Layanan kesehatan merupakan bagian dari hak dasar
masyarakat yang harus terpenuhi. Meskipun fasilitas pelayanan dasar
seperti puskesmas relatif telah tersedia di hampir seluruh wilayah
Indonesia, namun keterjangkauan pelayanan dan mutu pelayanan yang
diberikan masih belum merata. Indonesia memiliki 7.237 puskesmas
pada tahun 2000 dan 21.267 puskesmas pembantu. Tenaga kesehatan
yang tersedia, diukur dari rasio per jumlah penduduk, masih belum
mencukupi, meskipun telah terjadi perbaikan yang berarti. Daya
jangkau masyarakat terhadap obat-obatan juga masih rendah. Untuk
itu, sebagai proses pemenuhan hak dasar rakyat, saya mendorong
untuk terus dilakukannya peningkatan pencegahan penyakit menular,
peningkatan upaya imunisasi, penurunan angka kematian ibu dan
anak, pemerataan, dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dasar,
peningkatan kualitas dan ketersediaan petugas kesehatan, obat dan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
60
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
perbekalan kesehatan, mendorong berkembangnya industri obat di
Indonesia, perbaikan pengawasan obat dan makanan. (SBY, pidato
politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli
2004).
Tidak Muncul Ketimpangan
Saya akan menaikkan presentase anggaran bidang kesehatan
dalam APBN menjadi 10 hingga 15 persen. Akan ada kajian
mendalam tentang beberapa aspek terkait. Tapi saya bisa pastikan
, presentase pengeluaran pemerintah akan ada kenaikkan untuk
bidang kesehatan. Selain bidang pendidikan, bidang kesehatan
merupakan prioritas program kesejahteraan rakyat. Di dalamnya
sudah termasuk pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran
serta peningkatan daya beli masyarakat. Jadi, perlu dihitung dulu
secara menyeluruh agar tidak muncul ketimpangan. Kalau hal itu
sampai terjadi, bisa menimbulkan masalah serius. (SBY, dalam acara
“Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan
DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan,” Jakarta, Minggu 29
Agustus 2004).
CATATAN : Menurut data terakhir dari Pengurus Besar
IDI, selama 50 tahun sejak Indonesia
merdeka, anggaran pembangunan kesehatan
masyarakat dalam APBN tidak pernah lebih
dari empat persen, hanya berkisar di antara
angka 2,5 hingga 3,5 persen.
Fasilitas Puskesmas
Saya prihatin terhadap rendahnya tingkat kesehatan
masyarakat. Sebelumnya, saya sudah berkunjung ke beberapa daerah
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 6l
di Jawa Timur. Saya mengamati, betapa kurangnya fasilitas di berbagai
puskesmas. Jumlah tenaga medisnya tak mencukupi, fasilitas rawat
inap dan obat-obatan juga kurang. Padahal, Puskesmas merupakan
tempat berobat masyarakat kebanyakan dengan standar ekonomi
kelas bawah. Puskesmas harusnya perlu mendapat perhatian yang
lebih serius. (SBY, saat acara pengobatan gratis yang diadakan oleh
Gerakan Pro-SBY, Ciawi, Bogor, Selasa 15 Juni 2004).
Motor Besar
Untuk mempercepat pertolongan kesehatan ke rumah sakit,
saya berpikir perlu adanya petugas kesehatan yang mengendarai
motor besar berkeliling jalan raya. Saya menyaksikan di Inggris,
petugas kesehatan mereka mengendarai motor besar di jalan.
Mereka bekerja 24 jam di jalan untuk mempercepat pertolongan
bagi warga yang menjadi korban kecelakaan atau warga yang sakit
untuk segera dibawa ke rumah sakit. Dengan motor besar, mereka
bisa leluasa bergerak di jalan-jalan yang macet sekalipun. (SBY,
dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi
Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan,” Jakarta,
Minggu 29 Agustus 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
62
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Budaya dan Seni
Kebebasan Berekspresi
S
aya sangat menghormati kebebasan berekspresi dan ekspresi
kebebasan. Karena itu, saya sangat menghormati usulan
agar seniman masuk kabinet. Seniman atau bukan, silahkan
masuk kalau memang mampu. Saya yakin budayawan punya potensi
untuk itu. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan
Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki,
Jakarta, Senin 14 Juni 2004).
Posisi Budaya
Karena selama ini kita banyak mengabaikan masalah
budaya, banyak persoalan di negeri ini yang tidak dapat terselesaikan.
Melalui pendidikan, seharusnya orang dididik untuk menghargai
dan meletakkan posisi budaya pada tempatnya. Berkat kearifan
budaya yang dimiliki masing-masing daerah, berbagai persoalan
bisa diselesaikan dengan baik. (SBY, di hadapan sejumlah seniman
dan budayawan, Yogyakarta, Senin 21 Juni 2004).
Departemen Kebudayaan
Saya akan mempertahankan departemen kebudayaan dan
pariwisata. Tujuannya agar kegiatan budaya dan kesenian berkembang
pesat. Aktivitas seni dan budaya akan mampu mendorong
meningkatnya SDM. Juga akan mempermantap perdamaian dan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 63
toleransi di berbagai daerah di Indonesia. (JK, seusai menyaksikan
pertunjukan debus pada acara kunjungan silahturahmi memperingati
Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Serang, Banten, Minggu 12 September
2004).
Dialog Budaya
Di masa lalu, dialog-dialog budaya terhambat akibat
tertutupnya ruang demokrasi. Benturan-benturan mengenai budaya-
budaya lokal, termasuk masalah etnis dan agama, tidak diselesaikan
melalui dialog budaya, melainkan direpresi dengan dalih masalahg
SARA. Saya bertekad mendorong terciptanya wadah yang terbuka
dan demokratis bagi terlaksananya dialog kebudayaan. Ini bertujuan
agar benturan-benturan yang terjadi tidak sampai melebar menjadi
konfik sosial. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan
Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki,
Jakarta, Senin 14 Juni 2004).
Peran Budaya
Melihat potensi dan peran budaya yang begitu besar sebagai
pemersatu bangsa, saya melihat menjadi tidak tepat jika sektor
budaya dijadikan satu dengan pariwisata dalam satu departemen.
Saya setuju jika budaya dan pariwisata dipisah. (SBY, di hadapan
sejumlah seniman dan budayawan, Yogyakarta, Senin 21 Juni 2004).
Seni Nasyid
Saya menaruh perhatian pada seni nasyid. Kesenian
ini mestinya mendapat perhatian lebih banyak dari masyarakat.
Kehidupan masyarakat akan lebih sejuk dan damai jika bisa
mengapresiasi seni nasyid sepanjang waktu. (SBY, di hadapan
sejumlah seniman dan budayawan, Yogyakarta, Senin 21 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
64
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
CATATAN: Nasyid adalah salah satu jenis seni islami yang
telah berkembang sejak lama. Bentuknya
berupa, syair-syair pujian dan dakwah yang
dibawakan dengan lagu yang terkadang
diiringi alat musik seperti perkusi. Contoh
nasyid yang terkenal adalah selawat Badar
yang dibawakan penduduk Madinah saat
menyambut kedatangan Nabi Muhammad
SAW.
Pembajakan Kaset
Saya menaruh perhatian pada upaya memerangi pembajakan
kaset. Saat saya masih menjabat Menkopolkam, awal tahun 2003,
saya memonitori perlawanan terhadap pembajakan kaset. Waktu itu,
bersama 11 seniman nasional, saya berkampanye di banyak tempat
guna memerangi pembajakan kaset. Dalam forum pemerintahan,
bersama Kapolri, Jaksa Agung serta aparat penegak hukum lainnya,
kami berkomitmen untuk mendukung kampanye itu. Hasilnya
memang ada, pembajakan kaset jadi menurun. Tapi belum tuntas.
Untuk menuntaskannya, harus terus disosialisasikan pemahaman
bahwa pembajakan adalah suatu tindakan melanggar hukum dan
karya cipta yang dilindungi oleh undang-undang. Mereka harus
diberi sanksi seberat-beratnya sesuai kesalahan yang mereka perbuat.
(SBY, saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat Sumatera Barat di
Padang, Minggu 20 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 65
Kesejahteraan
Rakyat
Rakyat Ukurannya
B
erbagai kemajuan telah kita capai. Namun kita tahu, lebih
banyak lagi yang masih harus diperjuangkan. Ukurannya
adalah kesejahteraan rakyat. Ukurannya adalah rasa aman
masyarakat. Ukurannya adalah terjaminnya rasa keadilan masyarakat.
Ukurannya adalah, di masa datang, krisis-krisis yang pernah kita
alami tidak terulang lagi. Kita tahu, semua ini belum terwujud. Kita
tahu, kita masih harus berjuang lebih keras lagi. Tapi kita juga tahu,
kita bisa melakukannya. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Kesetiakawanan Sosial
Dalam program membantu rakyat kecil, perlu adanya
kesetiawanan sosial dan antidiskriminasi. Dari dulu banyak teori
yang dikemukakan. Namun, apapun teorinya, yang penting ke depan
kesejahteraan rakyat harus makin baik. Tidak boleh miskin terus,
ingin berobat tidak punya uang atau ingin sekolah tidak punya uang.
Saya akan berusaha mensejahterakan rakyat dengan berupaya keras
memperbaiki ekonomi, meningkatkan pendapatan negara, mencegah
kebocoran dan memperkecil adanya korupsi. Dengan begitu, uang
negara dapat digunakan untuk membangun jalan, sekolah, dan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
66
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
sarana kesehatan. (SBY, dalam acara open house di kediamannya, Puri
Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin, 29 September 2004).
Menanam Modal
Saya akan memerangi kemiskinan yang menyengsarakan
rakyat dengan menanam modal besar-besaran kepada rakyat
Indonesia sendiri melalui pendidikan dan pengembangan sumberdaya
manusia sebagai prioritas utama. Kami juga akan membangun dan
meningkatkan prasarana-prasarana penting di sektor pedesaan
dan pertanian seperti juga halnya prasarana penghubung antara
pedesaaan dan perkotaan. (SBY, dalam acara seminar Institut Kajian
Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei 2004).
Tinggi dan Berkualitas
Membangun kesejahteraan rakyat mengharuskan kita untuk
membangun ekonomi secara baik. Bangun ekonomi yang baik yang
saya maksudkan adalah bangun ekonomi yang memiliki pertumbuhan
yang tinggi dan berkualitas, resisten terhadap goncangan dan
terdistribusikan secara adil. Namun demikian, kesejahteraan rakyat
mengharuskan berkembangnya rasa aman. Kesejahteraan juga tidak
mungkin tanpa berkembangnya rasa keadilan. (SBY, pidato politik
pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Keluarga Miskin
Pemerintahan saya akan mengalokasikan lebih banyak
dana untuk membantu keluarga yang miskin, menyediakan fasilitas
kesehatan yang dasar dengan membangun lebih banyak klinik,
memperbesar anggaran subsidi kesehatan. Untuk keluar dari
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 67
lingkaran kemiskinan, pencerdasan masyarakat harus dimulai dengan
memberikan pendidikan pada anak-anak. Kita harus meningkatkan
subsidi bagi sekolah-sekolah di kalangan masyarakat yang termiskin,
memperbaiki kurikulum nasional, dan meningkatkan rasio murid
dan guru. (SBY, dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan
Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
68
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Hubungan dan Kerjasama
Internasional
Bukan Mandor
D
alam kerjasama internasional termasuk kerjasama dengan
lembaga keuangan asing, kita tidak boleh mengabaikan
dan merugikan kepentingan dalam negeri. Jangan
sampai konstitusi dan undang-undang serta kepentingan nasional
tersingkirkan karena harus mengadopsi nilai-nilai dan hukum global
yang ada. Keberadaan IMF, Bank Dunia bukanlah sebagai mandor
dan mereka pun tidak boleh meletakkan diri sebagai mandor. (SBY,
saat acara ‘ Talk Show Calon Presiden RI 2004” di Kampus Universitas
Hasanuddin, Makassar, Rabu 2 Juni 2004).
Prinsip Dasar
Saya tidak memiliki rencana untuk membuka hubungan
dengan Israel. Dalam visi dan misi saya tidak ada agenda yang
berhubungan dengan pembukaan hubungan diplomatik dengan
Israel atau agenda lain yang bertentangan dengan keinginan rakyat
Indonesia. Saya mendukung upaya perjuangan bangsa Palestina
dalam upaya mencapai kemerdekaannya. Itu merupakan prinsip
dasar politik luar negeri RI, yang juga harus menjadi komitmen
seluruh bangsa Indonesia. (SBY, saat mendatangi kantor DPP PKS di
Jakarta, Kamis 26 Agustus 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 69
Bebas dan Aktif
Banyak agenda besar kebangsaan kita yang akan menemukan
bentuk terbaiknya melalui kerjasama internasional, pemulihan
ekonomi dan penanganan terorisme misalnya. Saya akan tetap
menjalankan dan mempromosikan kebijakan luar negeri kita yang
bebas dan aktif. Kita akan memposisikan Indonesia sebagai negara
yang terbuka, toleran, modern, demokratis, dan punya pandangan
keluar yang sangat jauh dengan suara yang jelas, tegas, dan tak
pernah lelah untuk memperjuangkan terwujudnya perdamaian dan
keadilan. Indonesia akan tetap menjadi negara terkemuka dalam
perang melawan terorisme dan akan melakukan kerjasama untuk
counter-terrorism dengan negara-negara lain. (SBY, pidato politik
pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Prinsip Keseimbangan
Masuknya modal asing ke Indonesia harus disikapi secara
proporsional. Kita tidak mungkin bisa mengelak dari bentuk
kerjasama internasional. Namun hal itu harus dilakukan berdasarkan
prinsip keseimbangan. (SBY, saat berdialog dengan sejumlah mahasiswa
dan dosen Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2004).
Hubungan yang Konstruktif
Kita harus membangun hubungan internasional yang
konstruktif, dan kebijakan luar negeri yang tepat. Saya sadari bahwa
kondisi dunia yang kita hadapi ke depan terasa tetap rentan. Kita tidak
bisa menyatakan bahwa dunia akan lebih aman. Akan kita temukan
tentunya gejolak di berbagai bagian dunia. Dan, kondisi ASEAN
juga akan mengalami perubahan di masa datang. (SBY, pidato politik
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
70
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Proaktif untuk Palestina
Saya akan bersikap proaktif terhadap permasalahan yang
terjadi di Palestina. Saya juga berharap agar pembentukan suatu
negara Palestina yang berdaulat, merdeka, dan independen bisa
diwujudkan dalam waktu dekat. (SBY, di hadapan 17 duta besar yang
mengunjunginya, Jumat 15 Oktober 2004).
Tidak Ada Lagi Komitmen
Sudah ada kebijakan dari MPR, DPR, dan Pemerintah
Republik Indonesia untuk mengakhiri program yang disebut
dengan Letter of Intens bersama IMF, sudah selesai tidak ada lagi
komitmen kita dengan IMF. Jadi tak ada pikiran-pikiran kita untuk
terus bernaung kembali ke IMF. (SBY, saat memberikan keterangan
kepada pers di pendopo Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Minggu 17
Oktober 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 7l
Nelayan dan Petani
Pinjaman Modal
N
elayan adalah basis ekonomi rakyat. Oleh karena itu,
saya akan memberikan akses yang lebih mudah bagi para
nelayan untuk mendapatkan pinjaman modal dari bank.
Dalam hal penjualan, saya juga akan membantu mereka dengan
membuka akses pasar yang lebih baik untuk hasil tangkapannya.
(JK, saat bertemu dengan para nelayan di tempat Pelelangan Ikan
Lempasing, Bandarlampung, Lampung, Senin 28 Juni 2004).
CATATAN: Profesi nelayan dianggap sebagai salah
satu profesi penting dalam menunjang
perekonomian Bandarlampung karena
kontribusinya dalam penyediaan protein
hewani. Sayangnya, lembaga-lembaga yang
seharusnya menyediakan pinjaman modal,
sering mempersulit mereka. Akibatnya,
banyak di antara mereka ‘terikat kerja’
dengan pemilik modal besar dari perusahaan
swasta atau perorangan. Mereka diwajibkan
menjual hasil tangkapannya kepada pemilik
modal tersebut dengan harga yang sangat
rendah.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
72
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Kepastian Penghasilan
Saya akan meningkatkan taraf hidup para nelayan. Itu
sudah menjadi agenda, akan menjadi program pemerintah lima
tahun mendatang. Saya sudah meninjau beberapa tempat nelayan.
Saya melihat, memang harus ada kepastian penghasilan sehari-
hari, bantuan permodalan, koperasi, kesehatan. Jangan sampai
kalah oleh para nelayan yang menggunakan perahu berteknologi
tinggi. Kehidupan para nelayan saat ini memang penuh dengan
ketidakpastian, apalagi jika harga solar tinggi. (SBY, di depan
masyarakat nelayan Kampung Baru Bugis, Desa Banten Kecamatan
Kasemen, Kabupaten Serang, Juni 2004).
Sektor Unggul
Saya akan memperhatikan sektor pertanian. Di Indonesia
sektor pertanian adalah salah satu sektor ekonomi yang unggul. Ini
sudah terbukti. Di saat perekonomian Indonesia runtuh dilanda krisis,
enam tahun lalu, sektor ekonomi yang bisa bertahan adalah ekonomi
rakyat serta sektor informal, termasuk pertanian. (SBY, saat bertemu
dan berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu
di Bawen, Ungaran, Selasa 29 Juni 2004).
Kualitas Hidup
Saya pastikan bahwa kita akan melakukan revitalisasi pertanian
dan perdesaan. Upaya ini terutama dimaksudkan untuk meningkatkan
kesejahteraan dan kualitas hidup petani dan nelayan serta rumah tangga
petani dan nelayan. Meningkatkan akses petani dan nelayan terhadap
sumberdaya produktif dan permodalan. Meningkatkan produktivitas
dan kualitas petani dan nelayan serta meningkatkan produktivitas
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 73
dan kualitas pertanian. Mengembangkan diversifkasi aktivitas
ekonomi pedesaan. Mengembangkan industrialisasi pedesaan. Dan,
melaksanakan reformasi agraria. Berkembangnya pedesaan dan
pertanian akan menjamin perkembangan perkotaan dan industri
yang berkelanjutan. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
74
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Otonomi Daerah
Mengevaluasi Kelemahan
K
ita harus meningkatkan dan mendalami proses desentralisasi
dan otonomi daerah yang sedang berlangsung. Kita harus
dari waktu ke waktu mengevaluasi kelemahan yang
terjadi dengan mengangkat ide-ide inovatif yang berkembang di
tingkat lokal. Kita perlu menyeimbangkan kepentingan nasional
dengan kepentingan daerah, lokal, dan masyarakat. Dengan terus
mengembangkan saluran-saluran ide yang berkembang di masyarakat,
kita dari waktu ke waktu akan mampu meningkatkan rasa saling
percaya antara pemerintah pusat dan daerah, antara pemerintah dan
masyarakat, dan antarkelompok masyarakat. (SBY, pidato politik pada
pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Menata Propinsi dan Kota
Kami akan mendorong peningkatan reformasi birokrasi
menjadi lebih efsien, lebih disiplin, lebih produktif, kinerja yang baik
untuk pelayanan kepada publik, melakukan pengelolaan yang makin
efektif dalam implementasi, sentralisasi dan otoda dengan semangat
untuk menata kembali propinsi dan kota. (SBY-JK, pemaparan dalam
acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres”
yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton,
Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 75
Penataan Ulang
Kami akan membenahi efektivitas gubernur yang selama ini
banyak dipertanyakan orang. Juga kami akan memperjelas aturan dan
kewenangan bupati/walikota. Tidak mungkin lagi semuanya diatur di
tingkat pusat. Pemecahannya, harus ada penataan ulang kewenangan
di tiap tingkat pemerintahan. (JK, dalam acara “Dialog Penajaman
Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh
Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September
2004).
Harus Ada Mekanisme
Kami akan meninjau kembali pemekaran yang telah
dilakukan terhadap kabupaten/kota. Pemekaran yang telah
dilakukan selama ini hanya sebatas pertimbangan politis tanpa
dilandasi prinsip-prinsip yang jelas. Misalnya, pertimbangan
potensi daerah, jumlah penduduk, kultur soasial maupun politik.
Harus ada mekanisme daerah dan pusat untuk duduk bersama guna
memecahkan persoalan tentang otonomi daerah dan pemekaran.
(SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
76
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Kebebasan Pers
Tidak Selalu Benar
D
i masa depan, pemerintah siapapun yang berkuasa tidak
boleh lagi melakukan pembreidelan atau penyensoran
terhadap pers. Sebab, itu artinya kita kembali ke masa lalu.
Kebebasan pers seperti juga demokrasi, sudah merupakan way of
life, tidak bisa lagi dicabut. Harus terus dijaga dan dipertahankan.
Namun begitu, dalam pelaksanaannya, tugas pers tidak boleh
dianggap selalu benar. Soal kesalahan wartawan, tergantung keadaan
dan kadarnya. Tidak boleh karena alasan tugas, ia lalu dianggap
menjadi tidak bersalah. (JK, dalam acara dialog ulang tahun Aliansi
Jurnalis Independen, Hotel Nikko, Jakarta, Kamis 5 Agustus 2004).
CATATAN: Di Indonesia telah beberapa kali terjadi
pembreidelan atau pembekuan/pencabutan/
pembatalan SIUPP terhadap media cetak
Sebut saja harian Sinar Harapan (dicabut
SIUPP-nya 9 Oktober 1986), harian
Prioritas (29 Juni 1987), tabloid Monitor
(23 Oktober 1990), dan Majalah Tempo (21
Juni 1994). Meninjau jauh ke belakang, pada
tahun 1974 tak kurang dari 123 media cetak
diberangus hanya gara-gara mengungkap
kasus korupsi Ibnu Sutowo dan keluarga
Soeharto di Pertamina. Pada tahun 1978,
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 77
pemberangusan terjadi lagi terhadap 8
media massa lantaran melaporkan bisnis-
bisnis yang berhubungan dengan keluarga
Soeharto.
Terus Berlanjut
Saya akan mendorong kebebasan pers terus berlanjut. Saya
berharap pers ke depan bisa lebih matang. Bisa menjembatani
dialog antara pemerintah dengan rakyat, rakyat dengan lesgislatif,
atau pemerintah dengan legislatif. Kebebasan pers harus terus
berlanjut karena kebebasan pers adalah bagian dari demokrasi.
(SBY, kepada wartawan di sela-sela kampanye di Denpasar, Bali,
Kamis 24 Juni 2004).
CATATAN: Reporters Sans Frontieres (Pewarta
Tanpa Batas), organisasi internasional
dalam bidang kebebasan pers pernah
menempatkan Indonesia sebagai peringkat
terbaik di antara negara-negara ASEAN.
Selama pemerintahan Megawati, kebebasan
pers dianggap cukup bagus oleh banyak
kalangan. Salah satu indikatornyanya
adalah tidak adanya penerbitan yang
dibreidel seperti pada jaman Soeharto.
Hanya saja, ada beberapa kasus yang
kemudian sedikit mengaburkan anggapan
itu. Contohnya, kasus Pemimpin Redaksi
Majalah Tempo yang divonis satu tahun
penjara karena pencemaran nama baik,
kasus gugatan Megawati terhadap harian
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
78
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Rakyat Merdeka akibat pemberitaan
kenaikan harga bahan bakar minyak. Juga
kasus gugatan Akbar Tanjung terhadap
harian yang sama terkait dengan kasus
penyelewengan dana Bulog.
Peran Sentral
Saya berkomitmen untuk mendukung kebebasan pers. Pers
memiliki peran sentral dalam demokrasi sehingga kebebasan pers
yang beretika merupakan unsur terpenting untuk membangun
demokrasi yang sehat. (SBY, di kantor redaksi Harian Sore Surabaya
News, Surabaya, Senin 7 Juni 2004).
Terus Berkembang
Saya menjamin tidak akan ada lagi pemberidelan terhadap
pers. Saya akan membuat pers terus berkembang, mendapatkan peran
dalam kebebasannya sesuai dengan konstitusi dan aturan main yang
berlaku. (SBY, saat bersilaturahmi ke Kantor Majalah Tempo, Jakarta,
Senin 2 Agustus 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 79
Pornograf
dan Narkoba
Kejahatan dan Kemaksiatan
S
aya akan melakukan langkah konkrit untuk menolong
bangsa ini dari kejahatan dan kemaksiatan yang implikasinya
merusak moral bangsa. Misalnya, peredaran video porno,
narkoba, alkohol, dan sebagainya. Untuk mengatasinya, saya akan
menggunakan tiga langkah. Pertama, menggunakan jalur pendidikan
dalam dimensi pencegahan dan pembinaan. Melalui pendidikan 12
sampai 16 tahun anak-anak dididik dan diingatkan terus untuk tidak
melakukan hal itu. Selanjutnya, saya melibatkan gerakan orangtua,
tokoh agama dan tokoh adat. Langkah ketiga adalah melakukan
penegakan hukum. Hal-hal yang dapat merusak moral masyarakat,
tidak bisa kita anggap biasa-biasa saja. Harus ada tindakan tegas
demi masa depan dan generasi mendatang. (SBY, dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Kamis 16 September 2004).
CATATAN: Masalah pornograf dan pornoaksi sering
dituding sebagai akar masalah kemerosotan
moral di negeri ini. Tingkat kriminalitas akibat
pornograf dan pornoaksi sudah mencapai
tahap yang memprihatinkan. Maraknya
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
80
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
peredaran berbagai benda dan aktivitas yang
berhubungan dengan pornograf (VCD/
DVD, tabloid/koran panas, internet, goyang
ngebor, goyang buldoser, goyang ngocok, dan
sebagainya) bisa dijadikan indikator. Banyak
pakar yang mengatakan, pornograf dan
pornoaksi marak di Indonesia diakibatkan
kesalahan menerjemahkan arti reformasi.
Hal itu semakin bersemi dengan tidak
adanya larangan tegas dengan belum
diberlakukannya Undang-undang Pornograf
dan Pornoaksi.
Pembatasan Penayangan
Saya akan melakukan pembatasan terhadap penayangan
adegan pornograf, pornoaksi, sadisme di televisi yang bisa ditonton
selama 24 jam. Pembatasan itu bukan dimaksudkan mengontrol
pikiran dan tidak menghormati HAM. Namun, harus ada regulasi
yang baik demi moral, akhlak, dan perilaku anak-anak kita di masa
mendatang. Harus ada pembatasan untuk penayangan hal-hal yang
menjurus ke tindak kejahatan yang dapat merusak moral. Kalau
moral bangsa tidak ditangani dari sekarang, 10-20 tahun lagi tanpa
kita sadari keboborakan dan kemaksiatan telah berkembang luas.
(SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-
Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel
Hilton, Jakarta, Kamis 16 September 2004).
Budaya Kekerasan
Ada tiga cara pendekatan yang akan saya lakukan terhadap
budaya kekerasan, penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 8l
dan psikotropika), pornograf dan penyakit sosial lainnya. Yakni,
pendekatan pendidikan, pendekatan keagamaan , dan pendekatan
hukum. Tiga pendekatan ini ampuh untuk memberantas penyakit
sosial. Jika masyarakat tetap tidak memperhatikan aturan, norma,
dan nilai-nilai yang berkembang, penegakan hukum menjadi
alternatif terakhir. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi
Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman
Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 14 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
82
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Bisnis dan Usaha
Seluk-beluk Perdagangan
M
asalah dalam aktivitas perdagangan antardaerah,
antarnegara, dan kebijakan harus diperbaiki. Jangan
hanya menguntungkan sekelompok orang tapi
merugikan kelompok lain. Ini bukan hanya urusan menteri tapi
juga direktur jenderal, gubernur, bupati, dan wali kota. Mereka yang
menentukan kebijakan perdagangan harus memahami betul seluk-
beluk perdagangan. Namun, dalam mengambil suatu kebijakan,
harus dapat dijelaskan kepada rakyat. Sebelum kebijakan diambil,
suara rakyat dan semua kelompok masyarakat harus didengarkan.
Namun, setelah keputusan dan kebijakan diambil, semua harus patuh
menjalankan keputusan. (SBY, dalam acara open house di kediamannya,
Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin, 29 September 2004).
Kontrak Sosial
Saya akan membuat kontrak sosial baru dengan dunia usaha.
Kontrak sosial baru ini merupakan kebijakan untuk mendorong
dunia usaha agar bisa menggarap peluang-peluang bisnis melalui
berbagai kemudahan yang kami berikan. Dengan peluang itu, saya
berharap kehidupan bisnis dapat berkembang lebih baik. Sejalan
dengan keuntungan mereka, pelaku bisnis bisa membayar pajak
dengan benar, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi untuk
community development. Dengan kerangka seperti ini, saya optimis
masyarakat kita bisa didorong menjadi modal sosial yang produktif,
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 83
disiplin, efsien, dan mampu mendorong terciptanya iklim usaha
kondusif. Itulah kontrak sosial yang saya maksud. Saya percaya jika
hal itu bisa kita bangun melalui dialog dengan semua pihak, dalam
jangka waktu lima tahun dunia usaha kita akan kembali bangkit.
(SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk
“Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin
2 Agustus 2004).
Kebangkitan ekonomi
Kebangkitan ekonomi jangan hanya diletakkan padan
sentra-sentra ekonomi seperti di Jakarta, Surabaya, dan Makassar
saja. Tetapi mari kita distribusikan kebangkitan ini ke seluruh tanah
air secara merata. Kami akan mencurahkan segalanya terhadap
dunia usaha menuju kebangkitan dunia usaha di waktu yang akan
datang. (SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin
bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan,
Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).
Hubungan Baik
Saya akan memperioritaskan pembangunan usaha yang
perusahaannya mempunyai hubungan baik dengan karyawannya.
Semuanya, baik perusahaan maupun karyawan, harus bekerja
dengan baik. Jika usahanya maju, maka semuanya secara bersama-
sama akan menjadi maju. Kita akan mempelajari apakah aturan
perusahaanya sudah tepat, sudah bertanggung jawab, akomodatif ,
apakah karyawannya berkerja baik. (SBY, saat bertemu dan berdialog
dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen,
Ungaran, Selasa 29 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
84
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Pilar Utama Dinamisme
Pemerintahan saya akan menciptakan lapangan kerja
dengan cara menciptakan iklim yang ramah terhadap penanaman
modal, memberikan stimulasi kepada sektor nonpemerintah agar
menjadi pilar utama dinamisme perekonomian. Juga mendorong
pertumbuhan usaha kecil menengah formal dan informal, dengan
kebijakan yang lebih ramah terhadap UKM, antara lain dengan
penyaluran kredit yang lebih baik. (SBY, dalam acara seminar Institut
Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei
2004).
Investasi yang Menjanjikan
Saya menargetkan, lima tahun ke depan Indonesia mampu
menyerap dana investasi langsung maupun tidak langsung hingga
30 persen dari PDB dalam negeri pada 2009. Saat ini masuknya
investasi baru mencapai 16,7 persen dari PDB. Karena itu, tentu
saja, ini tak cukup. Dalam hal ini, jika sektor swasta bisa berperan
dengan baik, saya pastikan Indonesia akan bangkit kembali dan
mendapatkan investasi yang lebih menjanjikan. Saya akan ciptakan
kondisi yang lebih baik sehingga partner dari luar negeri mau datang
dan bekerjasama dengan kita. (SBY, dalam acara dialog ekonomi
dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai
Sidang Senayan, Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).
Penanaman Modal
Saya menganggap, penanaman modal dalam dan luar negeri
perlu ditingkatkan. Berdasarkan pengalaman saya sebagai Menteri
Pertambangan dan Energi, saya merasa penting untuk memperbaiki
tatanan sistim hukum dan keterbukaan terhadap perdangan serta
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 85
investasi global, termasuk reformasi birokrasi. Peraturan-peraturan
hukum mengenai perburuhan juga harus diperbaiki agar majikan
maupun buruh mendapat perlindungan. Juga agar saluran komunikasi
antara bisnis dan serikat buruh bisa lebih lancar. (SBY, dalam acara
seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura,
Rabu 26 Mei 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
86
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Indonesia Masa Depan
Lebih Aman
K
ami akan membawa Indonesia menjadi lebih aman, adil,
demokratis, dan lebih sejahtera dalam lima tahun ke depan.
(SBY-JK, pemaparan dalam acara “Dialog Penajaman Visi,
Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004).
Adil dan Demokratis
Jika Indonesia telah aman dan damai, selanjutnya kita
harus mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis. Untuk itu,
keadaan ekonomi dan keadilan sosial harus makin baik, hukum
harus ditegakkan secara tegas, korupsi diberantas, HAM ditegakkan
dan dihormati, demokrasi dikembangkan, rakyat didengar suaranya,
pemimpin harus terbuka dan aspiratif, pemimpin harus menegakkan
sendi-sendi demokrasi. Setelah Indonesia adil dan demokratis,
kita wujudkan sejahtera. Untuk mewujudkannya, ekonomi harus
pulih, perekonomian harus terus tumbuh. Jika ekonomi telah pulih,
lapangan kerja akan lebih banyak, sehingga pengangguran dan
kemiskinan bisa dikurangi. Selain itu, pendidikan dan kesehatan
rakyat bisa lebih baik. Jika pendidikan dan kesehatan masyarakat
lebih baik, maka generasi berikutnya akan lebih baik. (SBY, saat
berkampanye di lapangan Sario, Manado, Jumat 11 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 87
Tahan Resesi
Indonesia ke depan mestilah Indonesia yang berkembang
berdasarkan jiwa, semangat, nilai, dan konsensus dasar berdirinya
negara Republik Indonesia. Indonesia ke depan mestilah Indonesia
yang tahan terhadap resesi, krisis, dan berbagai goncangan perubahan.
Indonesia ke depan mestilah Indonesia yang siap menghadapi
perubahan serta yang yakin akan keharusan pergaulan internasional.
Inilah Indonesia yang semestinya, Indonesia yang lebih aman dan
damai, lebih adil dan demokratis, dan lebih sejahtera. (SBY, pidato
politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni
2004).
Selesaikan Konfik
Indonesia lima tahun yang akan datang akan lebih aman
bila konfik di berbagai daerah, terutama di Aceh, Papua, Poso, dan
Maluku terselesaikan secara tuntas. Separatisme bersenjata kita
hentikan; dan, hak rakyat yang berupa harga diri, martabat, keadilan,
dan kesejahteraan dapat terus kita bangun dan kembangkan.
Konfik horisontal terselesaikan dengan sekaligus mengatasi akar-
akar konfiknya. Konfik dan ketegangan antar kelompok dan
antar golongan masyarakat dapat diselesaikan. Kejahatan terorisme
dapat terus diupayakan untuk dicegah dan ditangkal secara efektif.
Angka kriminalitas di perdesaan dan di perkotaan dapat diturunkan
sampai tingkat yang memberikan rasa aman bagi rakyat. Kejahatan
lintas batas, baik dalam bentuk perdagangan anak dan perempuan
maupun narkoba dapat terus diperangi. Perampokan, pembajakan,
dan penyelundupan terus dilakukan pemberantasannya. NKRI yang
berdasar Pancasila dan UUD 1945 semakin kokoh dan berkembang.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
88
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Kehidupan masyarakat yang majemuk, yang plural, terus berkembang.
Dan, hubungan internasional dapat terus kita kembangkan secara
bermartabat, di atas kedaulatan sendiri. (SBY, pidato politik pada
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Berjuang Bersama Rakyat
Saya akan berjuang bersama rakyat untuk membawa bangsa
Indonesia menjadi lebih baik dalam lima tahun ke depan. (SBY, di
depan ribuan pendukungnya di lapangan parkir Stadion Bumi Siliwangi,
Palembang, Minggu 20 Juni 2004).
Hidup Harmonis
Untuk mewujudkan Indonesia yang aman dan damai,
masyarakat harus bisa hidup harmonis, saling hormat menghormati,
saling menghargai dan toleransi beragama, serta tidak menyuarakan
SARA. (SBY, saat berkampanye di lapangan Sario, Manado, Jumat 11
Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 89
Hutan, Laut, dan
Lingkungan
Langkah Nyata
S
aya memandang upaya penting perbaikan lingkungan hidup.
Ini harus segera diwujudkan. Sebab, lingkungan hidup adalah
bagian dari pengelolaan kehidupan kita di masa sekarang dan
mendatang. Untuk itu, kita tak usah berdebat terlalu panjang, yang
kita butuhkan adalah langkah nyata. Kondisi lingkungan hidup yang
baik merupakan salah satu tujuan pembangunan. (SBY, dalam acara
“Diskusi Kearifan Ekologi” di Hotel Grand Hyatt, Bandung, Selasa 15
Juni 2004).
Pengelolaan Hutan
Saya akan memberantas dan menghapuskan praktek ilegal
logging yang sangat merugikan negara bertriliun-triliun rupiah. Ini
sangat penting dan merupakan salah satu prioritas program yang
akan segera saya laksanakan. Keadaan ini tidak bisa dibiarkan terus
menerus. Saya akan menata secara nasional soal bagaimana kebijakan
dan pengawasan yang tepat. Masalah pengelolaan hutan harus
dilakukan sebaik mungkin. Di satu sisi, penggundulan hutan yang
berlebihan harus dicegah, karena bisa merusak lingkungan dan
menyebabkan banjir di mana-mana. Di sisi lain, negara tidak boleh
dirugikan akibat praktek penebangan hutan secara liar. Untuk
mengatasinya, harus ada tindakan nyata yang dilakukan secara
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
90
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
konprehensif. Pemimpin, TNI dan Polri harus menjadi bagian
dalam upaya pemberantasan praktek penebangan hutan secara
liar. (SBY, saat berdialog dengan para nelayan di perkampungan
nelayan Karangatu, Serang, Banten, Kamis 10 Juni 2004).
CATATAN: praktek ilegal logging atau penebangan
kayu liar adalah salah satu masalah besar
di Indonesia. Penebangan kayu liar pada
hutan-hutan produksi dan lindung telah
mencapai 50,7 juta m3 per tahun. Kerugian
fnansial yang diakibatkannya Rp30,42
triliun per tahun. Belum terhitung kerugian
ekologi akibat hilangnya beberapa spesies
keanekaragaman hayati. Banyak ahli
menduga, keadaan ini bisa tetap berlangsung
dikarenakan tidak adanya penanganan
hukum yang jelas terhadap pihak-pihak
yang terlibat. Ada diskriminasi hukum untuk
melindungi pihak-pihak tertentu.
Sumberdaya Alam
Pembangunan Indonesia sangat ditentukan oleh sejauh
mana bangsa ini menghargai dan mengelola sumberdaya alam
yang dimilikinya dan lingkungan hidup yang melingkupinya. Saya
memberikan prioritas pada kebijakan peningkatan fungsi dan
kualitas lingkungan, di antaranya melalui : menegakkan hukum dan
menyerasikan aturan mengenai pengelolaan sumberdaya alam dan
lingkungan, menciptakan sistem insentif dan disinsentif yang tegas
dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, memperbaiki
koordinasi lintas departemen dalam pengendalian pengelolaan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 9l
sumberdaya alam dan lingkungan, meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan,
menindak secara tegas dan efektif praktek-praktek penyelewengan
pengawasan dan pengendalian pengelolaan sumberdaya alam dan
lingkungan yang dilakukan oleh aparat birokrasi. (SBY, pidato politik
pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Rasio Daratan
Saya berharap, pembangunan dalam bidang kelautan ke
depan bisa lebih ditingkatkan. Tidak ada harmoni jika pembangunan
tidak memperhatikan rasio daratan dengan lautan. Indonesia
lautnya begitu luas, sumber daya begitu kaya, namun fasilitas untuk
menjaganya sangat minim. (SBY, dalam acara “Diskusi Kearifan
Ekologi” di Hotel Grand Hyatt, Bandung, Selasa 15 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
92
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Ajakan dan
Kebersamaan
Melanjutkan Reformasi
M
ari kita lanjutkan reformasi dengan melakukan penataan,
pendalaman, dan penyeimbangan berbagai aspeknya.
Mari kita lanjutkan reformasi dengan meletakkannya
di dalam kerangka jiwa, semangat, nilai, konsensus, cita-cita, dan
tujuan kemerdekaan.
Saya tahu dan menyadari sepenuhnya tidak ada jalan yang lunak bagi
sebuah reformasi. Reformasi bukanlah bulan purnama. Masa transisi
adalah masa yang sulit dan bahkan kritis. Perubahan berbagai tatanan
dan nilai yang otoritarian ke tatanan dan nilai yang demokratis juga
sesuatu yang tidak mudah. Namun, saya yakin dan percaya apabila
tetap teguh dan tidak kehilangan orientasi, reformasi berskala besar
yang hendak kita teruskan ini akan mencapai tujuan dan sasarannya.
Dengan kerangka ini, kita memasuki Reformasi Gelombang Kedua.
Reformasi yang menjadikan semangat perubahan ke dalam sistem
kehidupan bersama. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Komitmen dan Keja Keras
Untuk membangun Indonesia yang lebih baik, marilah kita
sama-sama membuat komitmen dan bekerja keras. Jika Indonesia
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 93
menjadi lebih baik, marilah kita menikmatinya bersama-sama. Jika
Indonesia menjadi lebih
maju, marilah kita maju bersama-sama. Tapi ingat, membangun
Indonesia yang lebih baik memerlukan proses dan kerja keras.
(SBY, saat merayakan hari ulangtahun ke-3 Partai Demokrat di Istora
Senayan, Jakarta 9 September 2004).
Integrasi Nasional
Enam tahun lalu Indonesia dilanda krisis moneter. Situasi
yang sulit itu telah membuat integrasi nasional kita luntur. Keadaan
itu tidak boleh berlanjut lagi. Harus ada tekad dan kesatuan guna
mengukuhkan kembali rasa nasionalisme. (SBY, saat merayakan
hari ulangtahun ke-3 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta 9
September 2004).
Momentum Perubahan
Mari kita jadikan demokrasi yang tengah tumbuh dan
mekar ini sebagai momentum untuk melakukan perubahan yang
kita inginkan. Kita harus cukupkan dan hentikan sikap dan tindakan
kita yang terlalu melihat ke belakang, dan yang terlalu saling
menyalahkan. Kita cukupkan dan hentikan sikap dan tindakan
politik kita yang masih memberikan ruang gerak bagi politik kotor,
politik kekerasan, dan politik yang membodohi rakyat. Mari kita
katakan untuk semua ini: cukup sampai di sini! Selanjutnya, mari
kita katakan: ayo bersama melakukan perubahan untuk kehidupan
bersama yang lebih baik! (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
94
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Mempertahankan Konsensus
Marilah kita memahami dan mempertahankan konsensus
dasar yang sudah dibuat oleh para pendiri negara Republik
Indonesia, yakni Pancasila dan UUD 1945. Di situ sudah diatur
bagaimana masyarakat Indonesia yang plural, hidup rukun dan saling
menghargai. (SBY, saat berkampanye di lapangan Sario, Manado,
Jumat 11 Juni 2004).
Melakukan Perubahan
Saya mengajak seluruh rakyat untuk secara bersama-sama
melakukan perubahan. Perubahan menuju Indonesia yang lebih
baik. Kita bersama akan terus berjuang untuk melakukan perubahan
ke arah yang lebih baik. Hanya dengan berjuang terus dengan gigih
inilah kita akan terhindar menjadi bangsa yang merugi. Inilah
amanah reformasi yang harus kita jalankan bersama. Ini juga amanah
konstitusi. Dan, yang terutama, inilah suara dan harapan rakyat.
(SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Lima Persen Gaji
Karena minimnya danan APBN untuk bidang pendidikan
dan kesehatan, pendanaannya harus kita atasi bersama-sama. Harus
ada gerakan melakukan donasi dari mereka yang mampu untuk
mereka yang kurang mampu. Mereka yang tidak mampu jangan
dipaksa membayar biaya pendidikan dan kesehatan yang tinggi.
Namun, jangan hanya ‘diperas’ untuk donatur yang masuk kantong
pribadi. Mereka harus diarahkan menjadi donatur untuk mengatasi
masalah pendidikan, kesehatan, dan pengangguran. Sebagai langkah
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 95
awal, saya akan memberi contoh dengan memberikan lima persen
gaji saya untuk masalah di pendidikan dan kesehatan. (SBY, di depan
peserta acara “Dialog Interaktif Menuju Indonesia Masa Depan” yang
diadakan oleh Forum Rektor Indonesia Jawa Timur, Surabaya, Selasa
24 Agustus 2004).
Tidak Bisa Sendirian
Saya mengajak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan
untuk bersatu dan bergandengan tangan lebih erat membantu
pemerintahan mendatang. Saya tidak mempersoalkan apakah dia
dulu mendukung saya atau tidak. Marilah kita bersatu kembali.
Saya menyadari, saya takkan dapat sendirian menjalankan amanah
mensejahterakan rakyat tanpa dukungan penuh seluruh rakyat
Indonesia. (SBY, seusai sholat Jumat di Mesjid Al-Istiqomah, Cikeas,
Desa Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jumat 24 September 2004).
Menatap ke Depan
Kita perlu menatap ke depan. Kita perlu berbenah
menghadapi kehidupan yang berubah secara cepat ini. Mari kita
pusatkan perhatian kita untuk menata masa depan. Mari kita pusatkan
segala daya kita untuk menjadi bangsa yang berkepribadian dengan
tingkat kemandirian yang tinggi. Kini waktunya menatap ke depan.
(SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
96
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Seputar Kabinet
Profesional Nonpartisan
J
abatan Jaksa Agung, Kepala BIN dan Menteri BUMN, akan
saya isi dengan orang profesional nonpartisan. Ini agar tidak
menganggu kinerja mereka. Andai orang jujur pun mengisi
jabatan itu, kalau dia partisan, dia akan dianggap memihak pada
politik-politik tertentu. (SBY, dalam pertemuan dengan Pengurus
Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi Perkemahan
Tawangmangu, Solo, Sabtu 14 Agustus 2004).
Empat Menteri Perempuan
Kabinet saya nantinya terdiri dari the dream team paduan
politisi dan kaum profesional, juga memperhatikan kebhinekaan
tunggal ika dan masalah gender. Kalau dalam kabinet sekarang
hanya ada dua menteri perempuan, maka dalam kabinet mendatang
bisa empat orang namun harus tetap memperhatikan kualifkasi
dan profesionalismenya. (SBY, dalam pertemuan dengan Pengurus
Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi Perkemahan
Tawangmangu, Solo, Sabtu 14 Agustus 2004).
Harus Bisa Mengayomi
Saya akan memilih menteri agama dari NU berdasarkan
pertimbangan sosiologis. Seorang menteri agama harus bisa
mengayomi semua umat beragama, seorang muslim yang baik,
berwawasan luas, dan memiliki kepribadian baik. Pengelolaan
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 97
kehidupan beragama, toleransi dan harmoni antarumat beragama
akan menjadi tugas dan perannya. (SBY, di hadapan peserta acara
“Dialog Wawasan Kebangsaan” di Graha Samudera, Bumimoro,
Surabaya, Selasa 24 Agustus 2004).
Tidak Akan Melupakan
Saya tidak akan melupakan putra-putri terbaik Papua. Insya
Allah saya akan mengajak putra-putri terbaik Papua ikut dalam
kabinet saya. (SBY, dalam kampanye di lapangan Trikora, Abepura,
Jayapura, Jumat 4 Juni 2004).
Jika Mampu Bersaing
Saya akan mempertimbangkan putra Dayak dari Kalimantan
Tengah untuk menduduki jabatan menteri di kabinet mendatang jika
mampu bersaing dengan tokoh-tokoh dari daerah lain. Hal ini demi
terjadinya persaingan yang sehat antar semua daerah di Indonesia.
(JK, dalam dialog dengan masyarakat adat di Lembaga Musyawarah
Dayak Daerah Kalimantan Tengah, Jumat 11 Juni 2004).
Menyingsingkan Lengan
Marilah kita bekerja keras untuk menghadapi segala
tantangan berat yang dihadapi bangsa dan negara. Besok pagi, insya
Allah saya akan melantik anggota kabinet masa bakti 2004-2009.
Setelah itu, kami akan langsung menyingsingkan lengan baju untuk
merumuskan dan menjalankan langkah-langkah awal kebijakan
dan rencana aksi pemerintah. (SBY, saat menyampaikan pidato
politik pertamanya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6 di Istana
Merdeka, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
98
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Mengundurkan Diri
Apabila anggota kabinet saya terlibat dalam berbagai tindak
penyimpangan, termasuk korupsi. Dan apabila dinyatakan bersalah
oleh hukum, ia harus siap untuk mengundurkan diri dan menerima
sanksi sesuai hukum yang berarti. Sebagai pemimpin tertinggi di
pemerintahan, saya pun akan melakukan hal yang sama dengan para
menteri, menjadi pejabat yang bersih, bebas dari korupsi dan segala
bentuk penyimpangan. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat
setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara,
Jakarta, Kamis 21 Oktober 2004).
Bisa Dipertimbangkan
Mengenai kriteria fgur yang akan duduk di kabinet, kita
akan melihat bagaimana integritas kepribadiannya, kapabilitasnya,
track recordnya, serta pengalamannya. Saya tidak melihat seseorang
dari latar belakangnya dari mana, tapi jika dia memenuhi kriteria,
bisa dipertimbangkan. (SBY, di Hotel Permata, Pacitan, Selasa 8 Juni
2004).
Agar Bisa Lebih Berperan
Saya akan memberikan empat pos menteri bagi perempuan.
Ini agar kaum perempuan Indonesia bisa lebih berperan dalam
proses politik dan pengambilan kebijakan untuk publik, baik itu
di legislatif, eksekutif maupun yudikatif. Hal ini sudah saya sudah
pikirkan secara mendalam dan rasiional. Saya terinspirasi setelah
melihat perkembangan potensi kaum perempuan di lembaga
eksekutif dan legislatif. (SBY, dalam pertemuan dengan aktivis
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 99
Gerakan Pemberdayaan Suara Perempuan di Hotel Atlet Century Park,
Senayan, Jakarta, Senin 30 Agustus 2004).
Harmoni Kehidupan
Saya akan mengajak kader dari Papua yang kapabilitas, jujur,
dan mau bekerja keras untuk masuk dalam kabinet. Ini penting untuk
menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. (JK, saat
berdialog dengan tokoh adat dan pemuka masyarakat di Manokwari,
Irian Jaya Barat, Rabu 25 Agustus 2004).
Pro Maupun Kontra
Saya memahami, siapapun yang dinominasi untuk menjadi
menteri atau pejabat setingkat menteri selalu ada pandangan pro
maupun kontra. Saya menyadari, tidak mungkin nama-nama itu
disetujui oleh semua kalangan atau memuaskan semua pihak. Namun
semua itu telah saya pertimbangkan secara matang dan melihat
semua aspek sesuai kriteria yang telah saya tetapkan. Bagi saya
bukan setuju atau tidak setuju, bukan pula juga soal pro atau kontra.
Tetapi mereka yang akan bertindak sebagai menteri, kinerja mereka,
kerja keras mereka, pengabdian mereka agar lima tahun mendatang
kondisi Indonesia menjadi lebih baik. Karena itu, kita harus melihat
kabinet ini secara utuh, jangan orang per orang. Yakinlah Kabinet
Indonesia Bersatu akan bekerja sesuatu tenaga untuk membuat
Indonesia menjadi lebih baik. (SBY, saat mengumumkan nama-nama
anggota Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Rabu 20
Oktober 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l00
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Karya Nyata
Saya mendengar dan memahami banyak terjadi pro dan
kontra pada pengangkatan menteri-menteri Kabinet Indonesia
Bersatu ini, bahkan ada kesanksian apakah para menteri termasuk
saya dan Pak Jusuf Kalla dapat mengemban tugas yang tidak ringan
ini. Dalam suasana demokrasi, dalam nuansa yang positif, anggaplah
itu sebagai pemicu, cambuk, dan penantang untuk bisa bekerja
dengan baik. Tidak perlu kesanksian atau keragu-raguan rakyat
terhadap saudara dijawab dengan kata-kata. Jawablah itu dengan
kerja dan karya nyata. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat
setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara,
Jakarta, Kamis 21 Oktober 2004).
Melakukan Evaluasi
Sebelum acara pelantikan, para menteri dan jaksa agung
telah menandatangani surat pernyataan yang hakekatnya merupakan
kontrak politik antara para menteri dengan saya. Hal itu dilakukan
dengan sepenuh hati dan penuh kesadaran untuk setia kepada
pemerintah dan negara, untuk jujur dan bekerja kerjas, mengutamakan
kepentingan pemerintah dan negara diatas kepentingan partai atau
golongan. Saya akan melakukan evaluasi atas kinerja dan prestasi
mereka. Saya mengajak mereka untuk bekerja keras dan bekerja
cerdas. Lima tahun adalah waktu yang cukup untuk kita bisa
menyumbangkan sesuatu yang optimal kepada bangsa dan negara
kita. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat setingkat menteri
dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Kamis 21
Oktober 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l0l
Segera Dicopot
Kami akan memecat anggota kabinet yang terlibat KKN.
Itu sudah menjadi komitmen kami. Orang yang melakukan KKN
harus segera dicopot dari jabatannya, sebab mereka tidak bisa
memberikan contoh yang baik. (JK, saat bertemu pengurus dan kader
Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat di Hotel Bumi Minang,
Padang, Sabtu 4 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l02
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Agenda Kerja
Tema K2A
S
aya akan mengawali 100 hari pemerintahan saya dengan tema
Konsolidasi, Konsiliasi, dan Aksi (K2A). Konsolidasi artinya,
mempertegas program-program yang utama dan mendesak
bagi rakyat sebagai landasan untuk program kerja selanjutnya.
Konsiliasi, menjalin dan mempererat kembali hubungan dengan
pihak-pihak yang -- karena perbedaan kubu dan dukungan dalam
Pemilu -- telah berjarak. Aksi, melaksanakan misi pemerintahan dan
program kerja kabinet secara konsisten dan konsekwen. Saya yakin,
tema ini akan jalan dengan baik. (SBY, dalam acara open house di
kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin 27 September
2004).
Negara Modern
Ada dua agenda utama yang menjadi prioritas program
saya. Pertama, menyelamatkan kehidupan bernegara sesuai dengan
konsensus dasar negara. Indonesia harus menjadi negara modern
tetapi jangan sampai modernitas menghilangkan akar budaya.
Kedua, setelah Indonesia krisis, maka agenda pasca krisis kami
adalah menjadikan Indonesia lebih aman, adil, dan sejahtera dengan
komitmen dan kerja keras. (SBY, saat merayakan hari ulangtahun ke-
3 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta 9 September 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l03
Dewan Ekonomi dan Dewan Keamanan
Staf kepresiden selama ini belum bekerja efektif. Saya akan
memberdayakannya. Saya juga akan memberdayakan Dewan
Ekonomi Nasional dan Dewan Keamanan. Jika kedua lembaga
tersebut diperdayakan secara penuh dan efektif, akan menghasilkan
sesuatu yang baik. (SBY, saat bertemu dengan warga Jawa Timur
dari berbagai profesi, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin 27
September 2004).
CATATAN: Dewan Ekonomi Nasional atau biasa disebut
DEN pernah ada pada masa kepemimpinan Presiden
Abdurrahman Wahid yang diwujudkan dengan Keppres RI
No. 144 Tahun 1999. Tujuannya, mempercepat pemulihan
ekonomi nasional dari krisis. Dengan tugas utama,
memberi nasehat kepada presiden mengenai kebijakan
ekonomi. Namun, DEN banyak dikritik karena tugasnya
dianggap tumpangtindih dengan peran serta tugas menteri.
Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional (DKN) belum
dikenal di Indonesia. Yang ada saat ini adalah Dewan
Ketahanan Nasional (Wantanas). Wantannas yang semula
bernama Dewan Pertahanan Negara dibentuk tahun 1946
(berdasarkan Undang-Undang Nomor 6/1946). Tugasnya
antara lain merumuskan kebijakan pemerintah di bidang
ketahanan nasional.
Reformasi Birokrasi
Saya akan melakukan reformasi birokrasi. Ini adalah
tantangan berat. Meskipun membutuhkan waktu lama, tapi tetap
harus dilakukan. Reformasi birokrasi bukan hanya menyangkut
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l04
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
struktural, melainkan juga kultural. Harus dilakukan secara
menyeluruh di departemen-departemen dan lembaga pemerintahan
lainnya. Jangan sampai uang negara dikeluarkan secara tidak
efsien sehingga pemasukannya tidak sepadan. Dengan reformasi
birokrasi, kinerja dan out put yang dihasilkan bisa lebih baik. Dengan
pemerintahan yang efsien, pengeluaran anggaran yang tidak penting
bisa ditiadakan. (SBY, di Hotel Permata, Pacitan, Selasa 8 Juni 2004).
Menghormati Kemajemukan
Ada dua agenda besar saya demi kesejahteraan rakyat, rasa
aman, dan terjaminnya rasa keadilan masyarakat. Pertama, menata
kembali sistem pemerintahan dan kenegaraan, serta menghormati
kemajemukan. Hal ini dibutuhkan untuk mengembangkan sistem
sosial politik yang berkelanjutan, dan sistem kelembagaan tata
negara, serta pemerintahan yang tahan menghadapi guncangan.
Kedua, membangun kembali Indonesia pasca krisis. Untuk ini, saya
akan melakukan penyediaan dan pemenuhan hak-hak dasar rakyat
meliputi pangan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan. (SBY,
pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
Agenda Besar
Kita kembangkan dua agenda besar kebangsaan kita ke depan.
Yang pertama, menata kembali sistem kenegaraan, pemerintahan,
dan pembangunan sesuai dengan jiwa, semangat, dan konsensus
dasar berdirinya negara kita, terutama Pancasila, UUD 1945,
keutuhan NKRI, dan berkembangnya kehidupan masyarakat yang
majemuk, yang menghormati kebhinekaan. Agenda besar pertama
ini dimaksudkan untuk mengembangkan : (a) sistem sosial-politik
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l05
yang berkelanjutan; dan (b) sistem dan kelembagaan ketatanegaraan,
pemerintahan, dan pembangunan yang tahan menghadapi
guncangan. Yang kedua, melakukan pembangunan di segala bidang,
termasuk ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum dan HAM, serta
pertahanan dan keamanan. Agenda besar kedua ini akan kita mulai
dengan agenda khusus : membangun kembali Indonesia pasca krisis.
Inilah yang menjadi inti agenda dari reformasi gelombang kedua
yang kita canangkan. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI
2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Fokus di Dalam Negeri
Saya akan lebih memfokuskan waktu saya untuk persoalan-
persoalan di dalam negeri. Selama tiga bulan pertama masa
pemerintahan saya, seminim mungkin saya tidak akan bepergian
ke luar negeri. Saya akan berkeliling, mengunjungi berbagai daerah
dan melihat langsung berbagai masalah di dalam masyarakat. Jika
mungkin, sebulan sekali. Bertemu dengan petani, buruh, nelayan, dan
berbagai golongan masyarakat lainnya. Saya ingin mempelajari secara
langsung pada masyarakat berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Di dalam negeri, banyak persoalan yang harus menjadi perhatian
sejak awal pemerintahan saya. Konfik di Poso, Aceh, Maluku dan
Atambua harus segera diselesaikan secara komprehensif. Bukan
hanya masalah keamanannya, tetapi juga masalah pendidikan dan
kesejahteraannya. (SBY, saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN I
Cileunsi di kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu 22
September 2004).
Diskriminasi Harus Dihapus
Kita harus memastikan bahwa diskriminasi harus dihapus di
bumi pertiwi. Untuk ini, kita harus memastikan bahwa setiap warga
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l06
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Juga,
profesionalisasi setiap pihak yang menangani hukum. Menghapus
peraturan yang bersifat diskriminatif dan yang melanggar prinsip
keadilan. Dan, meningkatkan kesadaran warga negara atas hak dan
kewajibannya. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye
putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-
2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).
Indeks Pembangunan Manusia
Saya akan memberikan perhatian yang seksama pada
pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan peningkatan peran dan
kualitas perempuan dan keluarga.
Berdasarkan indeks pembangunan manusia, bangsa Indonesia
berada di peringkat bawah di antara bangsa-bangsa di dunia. Indeks
tersebut mencerminkan keadaan harapan hidup, kemampuan literasi
dan tingkat pendidikan, serta pendapatan per kapita rakyat Indonesia
yang rendah. Kualitas sumberdaya manusia merupakan tujuan dan
sekaligus faktor utama yang menentukan keberhasilan di berbagai
bidang. Indeks pembangunan manusia (HDI) menempatkan
Indonesia pada urutan 112 dari 175 negara. Rendahnya angka HDI
yang diperoleh Indonesia mengindikasikan bahwa angka harapan
hidup, angka melek aksara, partisipasi jenjang pendidikan dasar
sampai pendidikan tinggi, serta pendapatan per kapita tergolong
rendah. (SBY, pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran
pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta,
Kamis 1 Juli 2004).
Tali Persaudaraan
Saya akan senantiasa menjaga tali persaudaraan dengan
Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bapak Hamzah Haz yang saya
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l07
hormati sebagai tokoh nasional. Kita perlu menjunjung tinggi
petuah Presiden Soekarno yang pernah mengingatkan, di dalam
persatuan kita berdiri, di dalam perceraian kita runtuh. (SBY, saat
menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai presiden Republik
Indonesia ke-6 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2004).
Tiga Hal Penting
Platform kami adalah mewujudkan Indonesia yang lebih
aman dan damai, yang lebih adil dan demokratis, dan yang lebih
sejahtera. Tiga hal yang tak terpisahkan. Saling terkait. Tidak ada
rasa aman tanpa keadilan dan kesejahteraan. Tidak terbangun rasa
keadilan tanpa meningkatnya kesejahteraan dan rasa aman. Dan,
tentu kesejahteraan rakyat tidak akan terwujud tanpa berkembangnya
rasa aman dan rasa adil dalam masyarakat. (SBY, pidato politik pada
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Tiga Perubahan Dasar
Ada tiga perubahan dasar yang akan saya lakukan. Ketiga
fondasi itu belum tampak pada pemerintahan sekarang (pemerintahan
Megawati, Ed.). Yakni, perbaikan ekonomi, penegakan supremasi
hukum, dan peningkatan kualitas pendidikan. Sewaktu saya
menjabat dulu, banyak hal yang tidak bisa saya kerjakan. Saya tahu
persis berbagai permasalahan yang dihadapi, namun karena masalah
kepemimpinan, berbagai persoalan itu tak bisa terselesaikan. Saya
keluar dari kabinet agar nanti bisa menyelesaikan permasalahan-
permasalahan itu. (JK, saat berdialog dengan Kosgoro Pengurus Daerah
Kabutan Brebes, Brebes, Senin 9 Agustus 2004).
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
l08
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Saling Percaya
Perlu tindakan nyata untuk menghilangkan ketidakadilan
dan mengembalikan rasa saling percaya di antara komponen
masyarakat. Masyarakat sering diperlakukan tidak adil sehingga
timbullah ketidakpercayaan. Ketidakadilan inilah adalah akar dari
ketidakpercayaan. Untuk membina rasa saling percaya, kita harus
mencegah tindakan-tindakan yang menimbulkan ketidakadilan
dan ketidakjujuran. Dengan begitu, akan terbentuk civil society
(masyarakat sipil) yang kokoh. Program yang akan kami lakukan
adalah memperkuat dan mengartikulasikan identitas bangsa. Yakni,
Bhineka Tunggal Ika, kerukunan antarumat beragama, harmoni
antaretnis dan integrasi sosial. (JK, Saat berkampanye di halaman
parkir GOR Segiri Samarinda, Sabtu 12 Juni 2004).
Lebih Adil
Mewujudkan Indonesia yang lebih adil lima tahun ke
depan, minimal harus dilakukan melalui pemberantasan korupsi.
Menciptakan sitem pemerintahan dan birokrasi yang bersih, akuntabel,
transparan, tanggap, efsien, dan berwibawa. Menghapuskan seluruh
peraturan dan praktek kehidupan yang bersifat diskriminatif terhadap
warga negara, kelompok, atau golongan masyarakat. Menjamin
keadilan gender dalam berbagai produk perundangan, program
pembangunan, dan kebijakan publik. Menegakkan sistem hukum.
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan
publik. Berkembangnya sistem demokrasi yang menjamin kedaulatan
rakyat. Berkembangnya kebebasan pers. Berkembangnya kebebasan
beragama bagi setiap warga negara sesuai dengan keyakinannya.
Mengembangkan konsistensi peraturan dan kebijakan antarsektor,
antarwilayah, dan antara pusat dan daerah. (SBY, pidato politik pada
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l09
penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Kehidupan Demokrasi
Dalam bidang politik kami akan mengembangkan kehidupan
demokrasi partisipasi politik rakyat yang melibatkan publik dalam
menetapkan kebijakan publik dan tahun 2009. Tipe kualitas yang lebih
demokratis, menata hubungan yang sehat antara lembaga eksekutif
dan yudikatif, melanjutkan reformasi, mengembangkan kebebasan
pers yang sudah terwujud, memberdayakan perempuan dalam
kehidupan politik, mengembangkan politik yang nondiskriminatif
sekaligus mengembangkan kehidupan yang lebih harmonis dengan
tingkat toleransi yang tinggi. (SBY-JK, pemaparan dalam acara
“Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta,
Selasa 14 September 2004)
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
ll0
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Nonkategori
Tinggal di Istana
S
aya akan tinggal di Istana. Di situ, pengaturan kegiatan
kepresidenan dari pagi hingga malam hari akan lebih mudah.
Juga memudahkan pengamanan, tamu-tamu mudah ditata,
dan saya pun tidak perlu mondar-mandir sehingga tidak terlambat
karena masalah lalulintas. Selain itu, tinggal di istana juga akan
menghemat pengeluaran. Jika di luar istana , akan ada penambahan
biaya fasilitas. Kan lebih baik bila uang tersebut dipakai untuk
memperbaiki fasilitas yang sudah ada, agar bisa digunakan untuk
presiden berikutnya. (SBY, seusai sholat Jumat di Mesjid Al-
Istiqomah, Cikeas, Desa Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jumat 24
September 2004).
CATATAN: Jarak kediaman SBY di Puri Cikeas Bogor
cukup jauh dari pusat pemerintahan RI.
Yakni, sekitar 50 km. Istana Kepresidenan
adalah tempat resmi kediaman dan kantor
presiden. Sebelumnya, Presiden RI yang
pernah tinggal di istana kepresidenan Jakarta
adalah Presiden Soekarno dan Abdurrahman
Wahid. Presiden Soeharto dan Habibie,
saat menjadi Presiden, memilih menetap
di kediamannya, sementara Presiden
Megawati memilih tinggal di rumah dinas
kepresidenan.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? lll
Ajaran Universal
Saya ingin melihat umat Islam di Indonesia yang memang
mayoritas penduduknya memeluk agama ini, akan menjadi teladan
bagi umat Islam lainnya di dunia dengan menampilkan Islam yang
ramah dengan ajaran universalnya. Jabaran-jabaran ini, saya kira,
para ulamalah yang lebih mengetahuinya. Saya hanyalah salah satu
umatnya saja yang masih terus menerus membutuhkan ‘tausiyah’ dari
para ulama dan kiai. (SBY, dalam silaturahmi dengan sejumlah ulama
dan cendekiawan muslim di Asrama Haji Masyhur, Medan, Jumat 18
Juni 2004).
Tidak Suka Berjanji
Kami tidak suka berjanji, apalagi berjanji tentang hal yang
saya tidak mempunyai kewajiban untuk memenuhinya. Kami tidak
mengkomunikasikan sesuatu yang tidak kami tulis dan serahkan
kepada KPU. Kami tidak mengkomunikasikan sesuatu yang tidak
kami pikirkan secara matang, dan hanya seingat-ingatnya saja.
Sesuatu yang semua kita tahu pasti tidak melahirkan manfaat, malah
sebaliknya melahirkan ketidakkonsistenan. Ketidakkonsistenan
yang dapat membuat rakyat bingung; tetapi, tidak bisa dituntut
pertanggungjawabannya. (SBY, pidato politik pada penutupan masa
kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).
Bukan Urusan Keluarga
Urusan negara jangan dicampuradukan dengan urusan
keluarga. Kebijakan nasional yang berorientasi pada kepentingan
keluarga presiden dan orang-orang dekatnya dapat berakibat buruk.
Selama ini, proses pengambilan keputusan pemerintah di bawah
tanggung jawab dan kewenangan saya, tidak pernah diintervensi
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
ll2
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
atau dipengaruhi istri. Istri berurusan dengan urusan rumah tangga.
(SBY, menjawab pertanyaan salah seorang peserta dalam acara bertema
‘‘Berbenah Bersama Membangun Bangsa’’ di Hotel Hyatt Surabaya,
Sabtu 26 Juni 2004).
Sangat Mencemaskan
Saya mempunyai perhatian khusus terhadap program KB.
Program ini perlu terus mendapat perhatian dari pemerintah. Dalam
enam tahun terakhir ini, pengendalian jumlah penduduk mengendur.
Hal ini sangat mencemaskan. Setinggi apapun pertumbuhan
ekonomi, jika jumlah penduduk terus meningkat akan menjadi
masalah serius. (SBY, dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres
RI dan Calih Profesi Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi
Kesehatan,” Jakarta, Minggu 29 Agustus 2004).
CATATAN: Kekhawatiran yang sama kemudian juga
dikemukakan Megawati mantan Presiden
Indonesia, menjelang akhir masa jabatannya.
Ia sendiri heran bagaiman keberadaan program
keluarga berencana, apakah sudah berkurang
atau malah sudah mandeg sama sekali.
Menurutnya, ia tidak bisa membayangkan
apa jadinya Indonesia di tahun mendatang
jika program KB dihentikan. Jika sekitar 100
meter ada 20 anak yang digendong ibu-ibu,
dan jumlahnya makin bertambah dari hari ke
hari, ia tidak dapat membayangkan berapa
banyak anak yang akan ia temua sepanjang
jalan yang ia lewati.
Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan
Bagian Satu
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? ll3
Sudah Final
Bagi kita bangsa Indonesia, komitmen terhadap dasar negara
Pancasila sudah fnal. Komitmen terhadap negara kesatuan sudah
fnal. Komitmen terhadap UUD 1945 sudah fnal. Amandemen
terhadap beberapa pasal dari batang tubuh UUD 1945 harus tetap
sejalan dengan isi, jiwa, semangat, dan nilai-nilai yang terkandung
dalam Pembukaan UUD 1945. Tetapi yang lebih penting, amandemen
atas pasal-pasal dalam batang tubuh haruslah mencerminkan
kehendak dan aspirasi seluruh rakyat Indonesia. Amandemen tidak
boleh dilakukan untuk kepentingan suatu golongan atau hanya
kepentingan politik jangka pendek. Konstitusi adalah bangun
utama keindonesiaan kita. Komitmen untuk menumbuhsuburkan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang majemuk
dan yang menghargai kebhinekatunggalikaan juga sudah fnal. Kita
tidak lagi perlu memperdebatkan dan membangun konsensus baru
atas konsensus dasar berdirinya negara. Di dalam kerangka konsensus
dasar inilah kedirian kita sebagai bangsa dan keindoinesiaan
kita menemukan bentuknya. Di dalam kerangka inilah identitas
kebangsaan kita berkembang di antara bangsa-bangsa lain. (SBY,
pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa
1 Juni 2004).
1anìl dan Komltmen
yang Terslrat Darl
vlsl dan Mlsl SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? ll5
ll6
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? ll7
Meningkatkan Saling Percaya
Kami akan meningkatkan rasa saling percaya dan harmoni
antarkelompok masyarakat untuk mencegah dan mengatasi terjadinya
peristiwa pertikaian antarkampung, desa, ataupun antargolongan.
Untuk itu, langkah yang akan kami lakukan adalah: memperkuat
harmoni yang ada dan mencegah tindakan-tindakan yang menimbulkan
ketidakadilan, sehingga terbangun masyarakat sipil (civil society)
semakin kokoh; memperkuat dan mengartikulasikan identitas bangsa
Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika, kerukunan antarumat beragama,
harmoni antaretnis, dan integrasi sosial); memperbaiki proses
desentralisasi dan otonomi daerah yang dapat memperkuat harmoni
antar kelompok masyarakat, antar daerah, dan hubungan antarpusat
dan daerah; membangun kembali kepercayaan sosial antarkelompok
masyarakat; serta membangun kembali infrastruktur yang rusak di
daerah-daerah yang pernah dilanda kerusuhan.
Mencegah dan Menanggulangi Separatisme
Kami akan melakukan pencegahan dan penanggulangan
terhadap separatisme (gerakan untuk memisahkan diri dari NKRI).
Cara yang akan kami tempuh adalah dengan: melakukan pemerataan
pembangunan antardaerah; meningkatkan kesejahteraan masyarakat
di daerah konfik;.memperbaiki akses masyarakat lokal pada sumber-
daya ekonomi; meningkatkan mutu pelaksanaan otonomi dan
desentralisasi; serta menindak secara tegas separatisme dan sekaligus
menghormati hak-hak masyarakat sipil.
Menegakkan Hukum dan Ketertiban
Kami akan menegakkan hukum dan ketertiban serta
melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan
kriminalitas. Untuk itu, kami akan: menegakkan hukum dengan
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
ll8
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
tegas, adil dan tidak diskriminatif; memperkuat atau meningkatkan
kemampuan lembaga keamanan negara; meningkatkan peran serta
masyarakat untuk mencegah kriminalitas dan gangguan keamanan
dan ketertiban di tempat tinggalnya masing-masing; menanggulangi
dan mencegah tumbuhnya permasalahan yang berkaitan dengan
penggunaan dan penyebaran narkoba; meningkatkan kesadaran
akan hak-hak dan kewajiban hukum masyarakat; serta memperkuat
kerjasama internasional untuk memerangi kriminalitas dan kejahatan
lintas negara.
Mencegah Terorisme
Kami akan melakukan pencegahan dan penanggulangan
gerakan terorisme. Untuk itu kami akan: menyusun dan menerapkan
kerangka hukum antiterorisme yang efektif; meningkatkan
kemampuan dan kapasitas kelembagaan antiterorisme; menjaga
dan memelihara integritas bangsa dan negara Indonesia; dan
meningkatkan kerjasama internasional untuk secara obyektif
memerangi terorisme.
Meningkatkan Kemampuan Pertahanan
Kami akan meningkatkan kemampuan pertahanan negara.
Untuk itu, program yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan
profesionalisme anggota TNI dalam menghadapi ancaman dan
gangguan termasuk pencegahan serta penanggulangan separatisme;
memodernisasi peralatan pertahanan negara; dan meningkatkan
kesejahteraan prajurit.
Memantapkan Politik Luar Negeri
Kami akan memantapkan politik luar negeri dan
meningkatkan kerjasama internasional. Kami akan mencanangkan
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? ll9
antara lain: meningkatkan kualitas diplomasi Indonesia dalam rangka
memperjuangkan kepentingan nasional; melanjutkan komitmen
Indonesia terhadap pembentukan identitas dan pemantapan
integrasi regional; serta melanjutkan komitmen Indonesia terhadap
upaya-upaya pemantapan perdamaian dunia.
Membenahi Sistem dan Politik Hukum
Kami akan membenahi sistem dan politik hukum yang
menjamin penegakan dan kepastian hukum. Langkah yang akan
kami lakukan adalah: memperkuat upaya-upaya pemberantasan KKN
dan kroniisme; meningkatkan profesionalisme dan kualitas sistem
peradilan; menyederhanakan sistem peradilan dan memastikan bahwa
hukum diterapkan dengan adil, yaitu memihak pada kebenaran;
meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga keamanan, pertahanan,
dan ketertiban; menghormati dan memperkuat kearifan-kearifan dan
hukum adat yang ber bersifat sifat lokal untuk memperkaya sistem
hukum dan peraturan; menghormati persamaan setiap warga negara
di depan hukum, melalui keteladanan kepala negara dan jajarannya
dalam mematuhi dan menaati hukum; serta meningkatkan kerjasama
internasional untuk menciptakan kawasan yang aman, damai, adil
dan kondusif untuk meningkatkan kesejahteraan.
Menciptakan Tata Pemerintahan yang Bersih
Kami akan menciptakan tata pemerintahan yang bersih dan
berwibawa (good governance). Untuk itu, program-program yang
akan kami lakukan adalah: mempertegas tugas, wewenang, dan
tanggungjawab dari seluruh kelembagaan negara/pemerintahan,
yang berdasarkan mekanisme checks and balances yang simetris;
menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan aparatur negara/
pemerintahan, termasuk anggota TNI dan Polri; meningkatkan
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
l20
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
kesejahteraan aparatur negara/pemerintahan, anggota TNI dan Polri,
dan pensiunan/purnawirawan; mewujudkan sistem dan mekanisme
kerja aparatur negara/pemerintahan yang efektif, efsien dan akuntabel,
dalam rangka pelayanan kepada publik; meningkatkan pengawasan
untuk menjamin akuntabilitas, transparansi, dan perbaikan kinerja
aparatur negara/pemerintahan, termasuk anggota TNI dan Polri;
menciptakan iklim usaha yang mendorong berkembangnya etika
usaha yang sehat dan terlaksananya tata kelola perusahaan yang baik
(good corporate governance).
Menghapus Diskriminasi
Kami akan menghapuskan diskriminasi. Langkah-langkah
dan kebijakan yang akan kami tempuh adalah: memastikan setiap
warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum;
menegakkan hukum dengan adil, melalui perbaikan sistem hukum
yang profesional, bersih, dan berwibawa; menghapus peraturan
yang ber bersifat sifat diskriminatif; dan yang melanggar prinsip
keadilan; serta meningkatkan kesadaran warga negara atas hak dan
kewajibannya.
Mengembangkan Kebudayaan
Kami akan mengembangkan seluas-luasnya kebudayaan
yang berlandaskan pada nilai-nilai luhur. Untuk itu, kebijakan yang
akan kami ambil adalah: mendorong terciptanya wadah yang terbuka
dan demokratis bagi dialog kebudayaan agar benturan-benturan
yang terjadi tidak sampai melebar menjadi konfik sosial; mendorong
tuntasnya proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya
negara kebangsaan Indonesia modern yang berkelanjutan, dan
menguatnya masyarakat sipil (civil society); reaktualisasi nilai-nilai
kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l2l
sosial untuk memperkuat identitas nasional; dan meningkatkan
kecintaan masyarakat terhadap budaya dan produk-produk dalam
negeri.
Meningkatkan Kualitas Proses Desentralisasi dan
Otonomi
Kami akan meningkatkan kualitas proses desentralisasi
dan otonomi daerah. Untuk itu, kebijakan yang akan kami lakukan
antara lain: menyempurnakan Undang-undang No. 22/ 1999 dan
No. 25/1999 untuk menciptakan otonomi daerah yang lebih efektif
dan akuntabel serta perimbangan keuangan pusat-daerah yang
bertanggung-jawab; menyempurnakan seluruh peraturan pusat dan
daerah dalam rangka revitalisasi otonomi daerah; serta mendorong
peningkatan kerja sama antar pemerintah daerah.
Menjamin Penghormatan dan Pengakuan Atas HAM
Kami akan menjamin penghormatan dan pengakuan
atas HAM. Langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah:
meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan
negara; menegakkan hukum secara adil, konsekuen, dan tidak
diskriminatif; meningkatkan kerjasama yang harmonis antarkelompok
atau golongan dalam masyarakat, agar mampu saling memahami
dan menghormati keyakinan dan pendapat masing-masing; serta
memperkuat dan melakukan konsolidasi demokrasi.
Meningkatkan Peran Perempuan
Kami akan meningkatkan kualitas kehidupan dan peran
perempuan. Untuk itu, program dan kebijakan yang akan kami ambil
adalah: memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
l22
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
politik dan jabatan publik; meningkatkan taraf pendidikan dan
layanan kesehatan serta program-program lain untuk mempertinggi
kualitas hidup dan sumberdaya kaum perempuan; meningkatkan
kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak;
menyempurnakan perangkat hukum pidana yang lebih lengkap
dalam melindungi setiap individu dari kekerasan dalam rumah
tangga; meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak.
Menciptakan Kesempatan Kerja
Kami akan melakukan perbaikan dan menciptakan
kesempatan kerja. Untuk itu, kebijakan yang akan kami tempuh
adalah: menciptakan landasan kuat, memajukan perekonomian,
dan menumbuhkan kepercayaan akan kemampuan bangsa
sendiri; menciptakan kepastian hukum, peraturan, dan rasa aman
untuk berusaha dan bekerja; merevitalisasi hubungan industrial
tripartit, yang mendorong terciptanya lapangan kerja yang luas
dan menyejahterakan; mencapai dan mempertahankan tingkat
pertumbuhan ekonomi yang memadai, berkualitas, dan dinamis;
meningkatkan kualitas dan memperbaiki akses rakyat terhadap
pendidikan; memperbaiki akses rakyat terhadap layanan kesehatan;
revitalisasi pertanian dan aktivitas-aktivitas ekonomi pedesaan;
revitalisasi sektor kelautan dan aktivitas-aktivitas ekonomi wilayah
pesisir, dalam rangka mendayagunakan potensi negara kepulauan;
mendorong pelaksanaan reforma agraria; meningkatkan kuantitas dan
kualitas infrastruktur; menerapkan kebijakan fskal yang ditargetkan
dengan lebih tepat dan bertanggungjawab; mengembangkan
industri yang memiliki daya saing dan menyediakan kesempatan
kerja; mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM); meningkatkan daya saing ekonomi pedesaan dan UMKM
melalui pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi yang tepat
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l23
guna; mendukung mekanisme pasar yang efsien dan berkeadilan
termasuk mengembangkan pasar-pasar tradisional dalam jaringan
perdagangan yang sehat; meningkatkan usaha perbaikan akses
sektor riil, terutama pelaku UMKM, terhadap permodalan/kredit
perbankan dan lembaga keuangan lainnya; meningkatkan kualitas
layanan yang dapat meningkatkan daya saing dan perlindungan
sumberdaya manusia Indonesia di pasar tenaga kerja internasional;
memperbaiki dan meningkatkan peran Indonesia dalam kerjasama
ekonomi antarnegara.
Meningkatkan Kinerja dan Stabilitas Ekonomi Makro
Kami akan meningkatkan kinerja dan stabilitas ekonomi
makro. Langkah-langkah yang akan kami ambil antara lain:
memformulasikan APBN yang memberikan prioritas penciptaan
lapangan kerja melalui pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan;
mengelola kebijakan fskal, termasuk pengelolaan utang publik, secara
lebih efektif, efsien, dan bertanggung-jawab; menyempurnakan
kebijakan sektor Perminyakan dan Gas Bumi dalam rangka
peningkatan penerimaan negara dari sektor migas; meningkatkan
koordinasi kebijakan fskal dan moneter antara Pemerintah dan
Bank Indonesia, dengan tetap menjaga peran masing-masing, untuk
lebih meningkatkan pembangunan ekonomi nasional; menciptakan
iklim usaha yang sehat dan transparan; meningkatkan daya-saing
ekonomi melalui peningkatan mutu dan produktivitas, yang
antara lain dapat dicapai melalui invensi, inovasi, dan teknologi;
meningkatkan upaya-upaya penyehatan dan penertiban lembaga
keuangan dan perbankan; merevitalisasi pengelolaan aset-aset
negara, serta mendorong terwujudnya pengelolaan BUMN secara
efsien dan bertanggung-jawab; memperbaiki dan meningkatkan
peran Indonesia dalam kerjasama ekonomi antarnegara.
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
l24
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Menghapus Kemiskinan
Kami akan berupaya menghapus kemiskinan. Kebijakan-
kebijakan yang akan kami ambil adalah: memperbaiki mutu
layanan pendidikan dan kesehatan, dan meningkatkan akses
penduduk miskin terhadap layanan-layanan tersebut; meningkatkan
ketahanan pangan masyarakat; meningkatkan akses penduduk untuk
memperoleh perumahan yang layak; memperbaiki iklim usaha,
sehingga mampu membuka peluang bekerja; revitalisasi pertanian
dan aktivitas ekonomi pedesaan tempat penduduk miskin banyak
bekerja dan bermukim; revitalisasi kelautan dan aktivitas ekonomi
daerah pesisir; meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur di
pedesaan dan daerah terpencil; memperbaiki akses penduduk miskin
pada sumberdaya ekonomi; menerapkan kebijakan APBN dengan
target penciptaan lapangan kerja, pengurangan pengangguran, dan
pengurangan secara bertahap jumlah penduduk miskin.
Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Pendidikan
Kami akan meningkatkan akses rakyat terhadap pendidikan.
Program dan kebijakan yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan
pelaksanaan wajib belajar 9 tahun; memberikan akses yang lebih
besar kepada kelompok masyarakat yang selama ini kurang dapat
terjangkau oleh layanan pendidikan, seperti masyarakat miskin,
masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, masyarakat di daerah-
daerah konfik, ataupun masyarakat penyandang cacat; meningkatkan
penyediaan pendidikan keterampilan dan kewirausahaan ataupun
pendidikan nonformal yang bermutu; meningkatkan penyediaan
dan pemerataan sarana-sarana pendidikan dan tenaga pendidik;
meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik;
meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik agar lebih mampu
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l25
mengembangkan kompetensinya; menyempurnakan manajemen
pendidikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses
perbaikan mutu pendidikan pendidikan; meningkatkan kualitas
kurikulum dan pelaksanaannya yang bertujuan membentuk karakter
dan kecakapan hidup, sehingga peserta didik mampu memecahkan
berbagai masalah kehidupan secara kreatif dan menjadi manusia
produktif.
Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Layanan Kesehatan
Kami akan meningkatkan akses rakyat terhadap layanan
kesehatan yang lebih berkualitas. Program dan kebijakan yang akan
kami lakukan adalah: meningkatkan jumlah, jaringan dan kualitas
pusat kesehatan masyarakat; meningkatkan kuantitas dan kualitas
SDM tenaga medis; mengembangkan sistem jaminan kesehatan,
terutama bagi rakyat miskin; meningkatkan sosialisasi kesehatan
lingkungan dan pola hidup sehat; meningkatkan pendidikan
kesehatan kepada masyarakat yang dimulai sejak usia kanak-kanak;
meningkatkan pemerataan dan kualitas fasilitas kesehatan dasar.
Menghapus Ketimpangan
Kami akan melakukan penghapusan ketimpangan dalam
berbagai bentuknya.Tindakan-tindakan yang akan kami ambil
adalah: memperbaiki pemerataan kesejahteraan rakyat desa-kota,
Jawa-Luar Jawa, dan Kawasan Timur Indonesia - Kawasan Barat
Indonesia; meningkatkan pemerataan dan memperbaiki kuantitas
dan kualitas infrastruktur antar daerah; memperbaiki akses
petani dan penduduk pedesaan terhadap sumberdaya ekonomi;
meningkatkan akses UMKM terhadap sumber permodalan, dan
mendukung kerjasama yang sinergi dan adil dengan usaha skala
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
l26
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
besar; memastikan bahwa pembangunan tidak mengorbankan
keberlanjutan daya dukung lingkungan dan mengurangi kesempatan
yang dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang; meningkatkan
pemerataan dan meningkatkan peluang dan daya tarik investasi
antar daerah; memperbaiki kualitas proses pelaksanaan otonomi
dan desentralisasi desentralisasi; meningkatkan penghormatan
terhadap hak-hak perempuan dan anak anak; secara sistematis
mengurangi beban utang negara melalui pengelolaan utang yang
bertanggungjawab; serta melindungi produsen Indonesia yang
efsien dan kompetitif dari persaingan usaha yang tidak adil.
Memperbaiki Pengelolaaan Sumberdaya Alam
Kami akan melakukan perbaikan pengelolaaan sumberdaya
alam dan pelestarian mutu lingkungan hidup. Program dan kebijakan
yang akan kami tempuh antara lain: menegakkan hukum dan
menyerasikan aturan mengenai pengelolaan sumberdaya alam dan
lingkungan: menciptakan sistem insentif dan disinsentif yang tegas
dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan; memperbaiki
koordinasi lintas departemen dalam pengendalian pengelolaan
sumberdaya alam dan lingkungan; melibatkan masyarakat lokal dan
gerakan masyarakat sipil (civil society) secara sistemik dalam upaya
pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan; menindak secara
tegas dan efektif praktik-praktik penyelewengan pengawasan dan
pengendalian pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang
dilakukan oleh aparat birokrasi.
Merevitalisasi Pertanian dan Pedesaan
Kami akan merevitalisasi pertanian dan pedesaan. Untuk
itu, program yang akan kami canangkan antara lain: meningkatkan
kesejahteraan dan kualitas hidup petani dan rumah tangga petani;
meningkatkan akses petani terhadap sumber daya produktif dan
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
Bagian Dua
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l27
permodalan; meningkatkan produktivitas dan kualitas petani dan
pertanian; mengembangkan diverifkasi aktivitas ekonomi pedesaan;
mengembangkan industrialisasi pedesaan; melaksanakan reforma
agraria; dan membangun infrastruktur pertanian dan pedesaan.
(SUMBER: Naskah Visi, Misi, dan Program SBY-JK: Membangun
Indonesia yang Aman, Adil, dan Sejahtera).
Bagian Dua
Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK
l28
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l29
Bagian Tiga
Data dan Angka
Sebagai Indikator Janji
Data dan Angka
Media Massa
D
ata dan angka di bawah ini sempat terekam dan
terpublikasikan oleh media massa sejak awal hingga
menjelang akhir 2004. Artinya, pada saat SBY
melontarkan janji-janji dan komitmennya, data dan angka di bawah
ini adalah nyata. Jadikan data dan angka ini sebagai indikator. Jika
hingga akhir masa jabatannya (tahun 2009 nanti), lebih dari 50 persen
data dan angka ini berubah ke arah membaik, itu berarti SBY-JK
telah berhasil membuktikan janj-janji perubahan yang selama ini
mereka dengung-dengungkan.
= Sejak tahun 2002 hingga 2004 ada 1000 kasus korupsi yang
diajukan ke pengadilan. Tapi jumlah pelaku yang dipenjara
bisa dihitung dengan jari.
= Hingga awal tahun 2004, kasus BLBI belum terselesaikan.
Dari 58 perkara, baru 16 kasus yang telah diproses. Sisanya
dibiarkan mengendap. Ada yang diperlambat, ada juga yang
dihentikan penyidikannya. Sepuluh pelaku telah lari ke luar
negeri.
= Administrasi pengiriman TKI ke luar negeri masih sangat
amburadul. Tak ada kordinasi dan sinkronisasi antara Depdagri,
Depkeh, Depnaker, Deplu, dan PJTKI. Akibatnya, banyak
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l3l
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l32
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
terjadi KKN dan manipulasi. Pemalsuan identitas seperti
yang dialami dua TKI -- Casingkem dan Istiqomah-- yang
disandera di Irak adalah salah satu contoh.
= Data terakhir dari Bappenas menyebutkan, tahun 2004 jumlah
pengangguran terbuka mencapai 10.83 juta orang. Dengan
asumsi pertumbuhan ekonomi 5,03 persen, dalam setahun
diperkirakan angka ini akan mencapai 11,19 juta orang. Belum
terhitung jumlah pengangguran tak kentara yang jumlahnya
40 juta orang.
= Tiap tahun, jumlah pencari kerja di Indonesia mencapai 3, 16
juta jiwa sementara lapangan kerja yang tersedia hanya cukup
untuk diisi 1,75 juta orang.
= 53 persen masyarakat miskin di Indonesia adalah petani dan
nelayan. Padahal Indonesia terkenal sebagai negara agraris dan
negara maritim terbesar di dunia.
= Dalam banyak kebijaksanaan pengadaan bahan pangan,
Indonesia sering lebih memilih melakukan impor. Padahal,
Indonesia merupakan penghasil beras terbesar ke-3 di dunia,
penghasil kopi nomor 4 di dunia, penghasil coklat nomor 4 di
dunia, dan penghasil nomor 1 lada putih di dunia.
= Daya saing Indonesia, menurut World Economic Forum dalam
laporan Te Global Competitivenes Report tahun 2004, berada
pada peringkat ke-69 dari 104 negara di dunia. Bandingkan
dengan Malaysia yang berada di posisi 31, Tailand yang
berada di posisi 34 atau Singapura yang berada di posisi 7.
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l33
= Menurut Indeks potensi tambang, Indonesia berada di ututan
ke-16 dari 47 negara. Ini berarti dunia telah mempelajari
Indonesia memiliki potensi tambang yang bagus. Lucunya,
aktivitas eksplorasi di Indonesia justru mandeg sejak empat
tahun lalu. Akibatnya, 10 persen dari 7.000 ahli geologi
Indonesia banting profesi menjadi karyawan bank atau
wartawan. Bahkan banyak di antaranya yang kemudian menjadi
pengacara (pengangguran cari acara).
= Nilai ekspor produk perikanan Indonesia yang hanya 1,49
miliar dolar AS menempatkan Indonesia pada posisi ke-12
negara pengekspor produk perikanan dunia, jauh di bawah
Tailand (posisi ke-2) yang memiliki sumber daya terbatas
dan jauh di bawah potensi yang dimiliki Indonesia.
= Indonesia, menurut data Business Software Alliance (BSA),
menduduki peringkat keempat dari 20 besar negara dengan
tingkat pembajakan piranti lunak (software) tertinggi di
dunia. Indonesia hanya dikalahkan oleh Cina, Vietnam, dan
Ukraina. Tingkat pembajakan peranti lunak di Indonesia
mencapai 88 persen. Itu artinya, dari 100 persen komputer
yang menggunakan software, 88 di antaranya menggunakan
software tidak berlisensi alias bajakan.
=Dalam banyak kebijakan, Indonesia masih berorientasi pada
sektor daratan. Sektor bahari sering terabaikan. Akibatnya,
setiap tahun bermiliar dollar ikan dicuri nelayan asing.
Maklum, sebanyak 60 persen transpor laut domestik dilakukan
oleh perusahaan asing.
= Kasus-kasus pelanggaran HAM banyak yang belum
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l34
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
terselesaikan atau proses pengadilannya belum tuntas. Misalnya,
peristiwa Mei, peristiwa Trisakti dan Semanggi, penyerangan
kantor PDI-P tahun 1996, masa DOM di Aceh dan Papua,
Tanjung Priok dan Talangsari Lampung, peristiwa ‘petrus’, dan
lain-lain.
= Berdasarkan survei Biro Kosultan Resiko Politik dan Ekonomi
(PERC), Indonesia adalah negara terkorup di Asia dengan
nilai (skala 1 sampai 10 dari yang paling bersih hingga yang
paling kotor) 9,25 persen. Bandingngkan dengan Singapura
yang hanya mencapai 0,50 persen atau Jepang 3,50 persen..
= Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia tercatat paling
tinggi di Asia Tenggara, yakni 470 per 100 ribu persalinan.
Kematian terjadi karena tiga hal yang berhubungan dengan
kesehatan: tekanan darah tinggi pada ibu mengandung,
terjadinya pendarahan saat persalinan, dan infeksi sebelum dan
sesudah persalinan.
= Penduduk miskin Indonesia telah mencapai 37 juta jiwa atau
15 juta keluarga. Dari jumlah itu, 3 juta jiwa terdiri dari anak
terlantar yang lari ke jalanan. Anak terlantar ini yang kemudian
menjadi baik hanya sejumlah 25 persen.
=Di Indonesia, menurut data terakhir Unicef, ada sekitar 2,1
juta pekerja anak yang terdiri atas 1,2 juta anak laki-laki dan
871 ribu anak perempuan. Mereka adalah anak yang harus
bekerja dengan jam kerja panjang dan tanpa perlindungan yang
memadai. Sebagian dari mereka ini adalah anak putus sekolah.
Bahkan ada yang tidak pernah bersekolah sama sekali.
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l35
= Transparency International pada akhir tahun 2004
menempatkan Indonesia pada posisi ke-5 negara terkorup
dari 146 negara yang disurvei. Posisi ini sama dengan Angola,
Republik Demokratik Kongo, Pantai Gading, Georgia,
Tajikistan, dan Turkmenistan. Padahal sebelumnya Indonesia
berada pada posisi ke-6.
=Penyelewengan uang negara yang terjadi di Indonesia antara
1999-2004, menurut BPK, mencapai Rp 166,5 triliun. Jumlah
itu, belum termasuk hasil-hasil pemeriksaan atas perhitungan
APBD propinsi/kabupaten/kota yang dimanfaatkan DPRD
dalam pengawasan pelaksanaan APBD itu Pelanggaran BLBI
merupakan yang terbesar, yakni Rp 144 triliun. Lembaga
negara yang paling tinggi tingkat penyelewengannya adalah
Kejaksaan Agung, dengan persentase 51,8 persen.
=Dari nilai APBN 2004 sebesar Rp584 triliun, sebanyak Rp23
triliun telah dikorupsi. Namun, banyak kasus korupsi itu yang
sulit diungkap.
=Departemen Pendidikan Nasional diduga telah melakukan
korupsi sebesar Rp 150 milyar selama tahun 2003. Korupsi
dilakukan sehubungan dengan pengadaan buku2 pelajaran
matematika. Menurut Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli
Pendidikan Bangsa yang melaporkan kasus ini ke penyidik
Mabes Polri, korupsi seperti ini sering terjadi dan akan makin
sering terjadi jika terus dibiarkan.
=Setiap perusahaan Indonesia harus mengalokasikan dana
mereka 50 persen untuk bahan baku, 15 persen untuk tenaga
kerja, 10 persen untuk biaya lain-lain, dan 15 persen lainnya
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l36
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
untuk biaya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan alias
pungutan liar.
=Survei terhadap 100 anak jalanan yang dilakukan Data
Informasi Anak/YKAI menunjukkan hanya 10 persen anak
jalanan yang pernah terjangkau oleh program penanganan,
baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun oleh lembaga
swadaya masyarakat.
=Salah satu masalah kesehatan lingkungan yang belum
terakomodasi adalah ketersediaan air bersih. Hingga kini
cakupan nasional baru mencapai sekitar 60 persen. Artinya
masih ada 40 persen atau sekitar 90 jutaan rakyat Indonesia
terpaksa mempergunakan air yang tak layak secara kesehatan
untuk kehidupan sehari-hari.
=Bank Dunia mengakui, 30 persen dari kredit mereka ke
Indonesia, telah dikorup oleh pihak-pihak tertentu di
Indonesia. Jika nilai 30 persen ini diasumsikanberlaku pada
semua pinjaman ke Indonesia hingga kini, nilainya akan sangat
luar biasa.
=Menurut peringkat Human Development Index (HDI)
2004 yang dikeluarkan oleh United Nations Development
Programme (UNDP), Indonesia berada di peringkat 111 dari
175 negara. Ini berarti, kualitas manusia Indonesia dari segi
ekonomi, pendidikan, dan kesehatan berada pada posisi yang
sangat jauh terbelakang. Bandingkan dengan Malasya (58).
Atau Brunei (33), Singapura (25), dan Filipina (83).
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l37
=Laut Indonesia sangat luas. Tetapi pulau-pulaunya tidak terawat.
Dari 17.504 pulau, 9634 ribu tidak bernama. Bagaimana kita
bisa mempertahankan pulau kita sementara nama saja kita tak
punya.
=Di tengah pertumbuhan ekonomi yang hanya 4 persen dan
penerimaan negara yang pas-pasan seperti keadaan saat ini,
justru impor mobil mewah terus mengalir, pembangunan
apartemen mewah terus menjamur, rumah-rumah mewah
tumbuh di mana-mana bak cendawan di musim hujan.
Distribusi kekayaan telah berlangsung tidak adil, ada jalan
tikus yang hanya bisa dilewati oleh orang-orang tertentu dan
tidak bisa dilewati oleh orang kebanyakan.
=Tingkat pengangguran di Indonesia sepanjang tahun 2004
sudah berada pada batas mengkhawatirkan, yakni 10.2 persen.
Lebih tinggi dari tingkat pengangguran setahun sebelumnya
yang hanya 9.8 persen. Angka tersebut akan lebih mengerikan
bila kita memasukkan jumlah pengangguran terselubung, atau
mereka yang bekerja kurang dari 40 jam seminggu.
=Indonesia sebagai salah satu negara dengan kondisi ekonomi
miskin tengah ‘dibantu’ oleh lembaga-lembaga keuangan
internasional (misalnya, IMF). Negara-negara miskin seperti
Kenya dan Ethiopea juga sudah ‘dibantu’ oleh IMF dengan
memaksakan perdagangan bebas. Negara-negara tersebut
memang ‘terbantu’, tapi bukan menuju kemakmuran, melainkan
menuju keterpurukan ekonomi yang panjang.
=Data terakhir menunjukkan, penderita AIDS di Indonesia
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l38
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
berjumlah 1.413 orang, sedangkan positif HIV 2.746 orang.
Jumlah total orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi
4.159 orang. Namun karena fenomena AIDS/HIV ini seperti
gunung es, maka diperkirakan jumlah sebenarnya berkisar
antara 90.000 sampai 130.000. Jumlah ini diperkirakan terus
akan bertambah.
=Setelah bom di Kuta Bali 12 Oktober 2002, Hotel Mariott
Jakarta 5 Agustus 2003, dan di depan Kedutaan Besar
Australia di Jakarta 9 September 2004, banyak orang yang
mengkhawatirkan akan ada bom susulan yang sama, lebih
besar atau bahkan lebih luar biasa besar dari bom yang pernah
ada.
=30 juta dollar AS dari 105 miliar dollar AS yang pernah
disalurkan Bank Pembangunan Asia (ADB) sejak lembaga
tersebut terbentuk tahun 1996, dikorupsi oleh negara-negara
penerima, salah satunya oleh Indonesia yang merupakan
peminjam terbesar.
=Dibanding negara lain di Asia, angka kematian ibu di Indonesia
masih relatif tinggi, yaitu 37 orang persepuluh ribu penduduk.
Sedangkan Sri Lanka hanya delapan persepuluh ribu, dan
RRC hanya tujuh. Tiap tahun angka kematian ibu Indonesia
mencapai angka 20.000.
=Syarat lingkungan yang sehat bagi makhluk hidup di perkotaan
semakin sering diabaikan. Di Jakarta, misalnya. Ada 10 juta
penduduk dengan 2,3 juta mobil dan 1,5 juta motor yang
berkeliaran setiap hari menyebarkan zat beracun CO2, CO,
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l39
HC, NOX, SPM dan debu dengan jumlah yang makin lama
makin meningkat.
=Memperoleh pendidikan adalah hak asasi setiap warga bangsa
yang dijamin konstitusi. Namun, hingga kini akses memperoleh
pendidikan belumlah merata. Data terakhir dari Survei Sosial
Ekonomi Nasional menyebutkan, APM (angka partisipasi
murni) hanya tinggi pada jenjang SD (92,5 persen), sementara
pada jenjang SMP dan SMA masih sangat rendah. Yakni
63,5 persen (SMP) dan 40,6 persen (SMA). Survei ini juga
membuktikan, masyarakat di perkotaan angka partisipasinya
lebih tinggi dari masyarakat pedesaan. Yakni, 71,9 persen
(SLTP) dan 56,1 persen (SLTA) sementara di pedesaan hanya
54,1 persen (SLTP) dan 28,7 persen (SLTA).
=Menurut Asosiasi Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia
Cianjur (APJATIC) hampir 70 persen tenaga kerja di lima
negara Timur Tengah seperti Abu Dhabi, Oman, Jordania,
Bahrain, dan Qatar (kecuali Kuwait dan Arab Saudi) merupakan
tenaga kerja yang diberangkatkan secara nonprosedural.
Artinya, paspor dan identitas yang mereka pakai memang asli,
tapi fotonya sudah diganti dengan foto orang lain.
=Kemiskinan masih menjadi faktor hambatan utama untuk
mengakses pendidikan. Masyarakat miskin di Indonesia
jumlahnya 38,4 persen atau 17,6 persen dari total jumlah
penduduk
=Menurut Komisi Penanggulangan HIV/Aids Daerah (KPAD),
propinsi Papua menduduki ranking ke tiga terbanyak penderita
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l40
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
HIV/Aids di Asia dengan jumlah angka mencapai 1689 kasus.
Rangking lainnya diduduki oleh Cina dan India.
=World Investment Report 2004 menempatkan Indonesia di
urutan ke-139 dari 144 negara yang paling diinginkan sebagai
negara tujuan investasi di dunia. Indonesia hanya lebih baik
daripada beberapa negara di Amerika Tengah serta Suriname.
Negara yang paling diminati para penanam modal adalah
Belgia, Luksemburg, dan Brunei Darussalam.
=Hasil riset Indonesia Corruption Watch (ICW) dan
Greenomics menyimpulkan, hampir semua perusahaan HPH
dan HTI terlibat korupsi eksploitasi kayu. Korupsi dilakukan
dengan 44 modus operandi dan melibatkan oknum pemerintah
dan aparat. Akibat korupsi tersebut, hutan menjadi rusak dan
negara dirugikan triliunan rupiah.
=Pemberlakuan otsus di Propinsi Papua dinilai telah gagal karena
sejak digulirkan dengan kucuran dana mencapai triliunan
rupiah, 2,4 juta rakyat Papua masih hidup terbelakang, miskin,
dan bodoh. Otsus hanya dimanfaatkan oleh para pejabat Papua
sebagai alat legitimasi melakukan KKN dengan mengobjekkan
kemiskinan rakyat. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Papua
Wacth dan Front Pemuda Papua.
=Berdasarkan hasil survei nasional terhadap pelajar dari tingkat
SLTP hingga tinngkat perguruan tinggi, Badan Narkotika
Nasional menyimpulkan 3,9 persen pelajar Indonesia terlibat
narkoba. Dari tingkat pendidikan, kelompok yang paling banyak
mengonsumsi narkoba adalah kalangan mahasiswa (9,9 persen),
SLTA (4,8 persen), dan SLTP (1,4 persen). Sementara itu
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l4l
temuan Tim Kelompok Kerja Pemberantasan Penyalahgunaan
Narkoba Depdiknas tahun 2004 menyimpulkan, 70 persen
dari 4 juta pecandu narkoba tercatat sebagai anak usia sekolah,
yakni berusia 14 hingga 20 tahun.
=Dari segi mutu, perguruan tinggi di Indonesia tidak ‘dihitung’
di tingkat dunia, bahkan di tingkat Asia sekalipun. Berdasarkan
peringkat universitas terbaik di Asia versi majalah Asiaweek,
tidak satu pun perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam 20
terbaik.
=Banyak guru pegawai negeri sipil yang beralih profesi sementara
Indonesia masih kekurangan tenaga guru. Guru SD yang
beralih mencari pekerjaan lain mencapai jumlah 50,6 persen,
guru SMP 28,4, dan guru SMA sebanyak 16,3 persen.
=Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW), ada 153 kasus
korupsi, yang melibatkan legislatif dan eksekutif di sejumlah
daerah. Pelaku terbanyak adalah pihak eksekutif daerah (67
persen) dan anggota DPRD (33 persen). Dari 153 kasus
tersebut, Jawab Barat berada di peringkat pertama dengan 26
kasus disusul Jawa Timur (21 kasus), Jawa Tengah (15 kasus)
dan Nanggroe Aceh Darussalam (15 kasus).
=Pendidikan pada anak-anak usia dini terkesan diabaikan.
Padahal, dunia internasional sudah menyepakati perlunya
untuk memberikan perhatian terhadap masalah pendidikan
pada anak-anak usia dini sebagaimana ditegaskan dalam
komitmen Education for All di Jomtien, Tailand, 1990 yang
dipertegas lagi melalui Deklarasi Dakar-Sinegal (2000) dan
komitmen World Fit for Children (New York, 2002). Saat ini
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l42
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
baru sekitar 28 persen anak usia dini, 0-6 tahun yang terlayani
pendidikannya. Mereka terlayani di Bina Keluarga Balita (9,6
persen), Taman Kanak-Kanak (6,5 persen), Raudhatul Athfal
(1,4 persen), Kelompok Bermain (0,13 persen), dan di Taman
Penitipan Anak (0,05 persen), lainnya (9,9 persen) terlayani di
SD.
=Belum ada Keppres atau peraturan tegas yang melarang guru
menjual buku pelajaran di sekolah. Padahal, kegiatan seperti
ini sudah berlangsung lama. Akibatnya, buku teks wajib yang
disubsidi pemerintah setiap tahun dengan dana ratusan miliar
menjadi mubazir alias tidak berguna.
=Berdasarkan hasil penelitian Efektivitas Pendekatan Keluarga
Dalam penanganan Anak Jalanan Balitbang Departemen
Sosial RI, jumlah anak jalanan yang tersebar di kota-kota besar
di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 40.000
orang.
=Karena tidak puas dengan penanganan rumah sakit di
Indonesia, setiap tahun WNI menghabiskan biaya sekitar 600
juta dolar AS atau senilai Rp 5,4 triliun untuk berobat ke luar
negeri. Padahal di Indonesia terdapat 1.000 lebih rumah sakit
swasta dan 600 lebih rumah sakit pemerintah.
= Salah satu hal yang sering dituding sebagai penyebab rendahnya
mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya gaji pengajar.
Gaji profesor di Indonesia hanya Rp 2,4 juta, hampir sama
dengan gaji seorang supir busway di Jakarta yang Rp 2 juta per
bulan.
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l43
= Indonesia adalah negara yang banyak bertumpu pada bidang
pertanian, namun jumlah sekolah pertanian dari tahun ke tahun
terus menurun. Pada tahun 1996 jumlah sekolah pertanian di
seluruh Indonesia tercatat 200 sekolah. Namun, di tahun 2004
jumlahnya menurun hingga tinggal 116 sekolah.
= Hasil pemeriksaan BPK tahun anggaran 2004 terhadap
lembaga atau departemen menyimpulkan, penyalahgunaan
uang negara paling banyak terjadi di lembaga Kejaksaan Agung
RI. Jumlahnya mencapai 51,80 persen dari cakupan anggaran
yang diperiksa (Rp 618 miliar), yakni sebesar Rp 320 miliar.
= Dari hari ke hari jumlah kasus malpraktik kedokteran di
Indonesia semakin meningkat. Salah satu penyebabnya adalah
belum ditetapkannya prosedur standar operasional (Standard
Operational Procedure/SOP) pelayanan kesehatan di rumah
sakit. Penyebab lain, tenaga medis tidak melengkapi pasiennya
dengan medical record sehingga komunikasi dapat tetap
terbangun antara dokter dan pasiennya. Menurut Bank Dunia,
70 persen dokter Indonesia tidak membuat medical record atau
catatan medik perkembangan penyakit serta terapi yang pernah
diberikan pada pasiennya.
=Indonesia memiliki sekitar 8.000 jenis ikan hias air tawar dan
laut atau 60 persen dari seluruh jenis ikan hias yang ada di
dunia. Akan tetapi, Indonesia hanya mampu menutup 6 persen
dari seluruh perdagangan ikan hias dunia atau senilai 182,67
juta dollar AS.
=Indonesia memiliki sumber daya hayati yang melimpah, yakni
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l44
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
sebesar 16,7 persen dari kekayaan dunia. Namun kekayaan
tersebut belum memberikan kontribusi yang signifkan untuk
ketahanan pangan.
= Menurut Komnas Perempuan, kekerasan berbasis gender yang
menimpa perempuan mengalami peningkatan dari tahun ke
tahun. Pada tahun 2001 terdapat 3.169 kasus yang dilaporkan
ke Lembaga Bantuan Hukum APIK. Pada tahun 2002 angka
itu meningkat menjadi 5.163 kasus dan tahun 2003 ada 5.934
kasus. Dari jumlah tersebut, 54 persen terjadi di lingkungan
komunitas, termasuk di dalamnya di daerah konfik bersenjata,
dan sisanya berlangsung di lingkungan korban. Dari jumlah
itu, pengaduan paling banyak menyangkut kasus-kasus tekanan
terhadap perempuan berkenaan dengan masalah ekonomi,
psikis, fsik dan seksual.
= Dalam bidang efsiensi bisnis, Indonesia terus mengalami
penurunan. Pada tahun 2004, Indonesia berada di peringkat
58 di antara 60 negara. Penyebabnya antara lain, peraturan
yang berbelit, tingginya pajak, pungutan liar di mana-mana,
dan keamanan yang tidak kondusif.
= Di bidang teknologi informasi, Indonesia masih terpuruk.
Dalam bidang penggunaan internet misalnya, penetrasi
penggunaan internet di Indonesia kurang dari 4 persen
dibandingkan total jumlah penduduk. Bandingkan dengan
Malasya, jumlah pengguna internetnya telah mencapai 34
persen dari total jumlah penduduknya yang berjumlah 25,6
juta orang.
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l45
= Jumlah dokter di Indonesia masih kurang. Untuk melayani
penduduk yang jumlahnya 220 juta orang Indonesia hanya
memiliki dokter sejumlah 45 ribu orang. Bandingkan dengan
Kuba yang penduduknya hanya 12 juta, tetapi memiliki dokter
sebanyak 67 ribu orang.
= Utang luar negeri Indonesia kini sudah mendekati Rp 1.500 triliun
atau sekira 150 miliar dolar AS, baik utang pemerintah maupun
swasta. Dengan jumlah utang sebesar itu, setiap bayi yang baru
lahir pun sudah memiliki beban utang sekira Rp 7 juta.
= Berdasarkan data Badan Planologi Departemen Kehutanan,
luas kerusakan hutan dan lahan di seluruh Indonesia, mencapai
46,3 juta hektar (ha). Di Sumatera 16,2 juta ha, Kalimantan
14,6 juta ha, Sulawesi 4,3 juta ha, Jawa 4,2 juta ha, Bali, Nusa
Tenggara, Maluku, dan Papua 7,0 juta ha. Dari luasan tersebut,
22,6 juta ha merupakan kawasan hutan, dan sisanya di luar
kawasan hutan. Seluas 16,8 juta ha di antaranya terletak di
kawasan hutan produksi, terdiri atas hutan produksi seluas
7,8 juta ha, hutan produksi terbatas 3,3 juta ha, serta hutan
produksi yang dapat dikonversi 5,7 juta ha.
= Perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini
terkesan rendah. Dari sekitar 5.000 unit lembaga pendidikan
anak usia dini yang ada saat ini, seperti Taman Kanak-Kanak,
Kelompok Bermain, Bina Keluarga Balita, atau Taman
Penitipan Anak, hampir seluruhnya disediakan, dikelola
dan dibiayai oleh masyarakat sendiri. Pemerintah hanya
menyediakan sebagian kecilnya, yakni kurang dari 300 unit.
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l46
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
= Menurut data WHO, angka kebutaan di Indonesia menduduki
peringkat kedua dari 11 negara Asia. Jumlah penduduk
Indonesia yang mengalami kebutaan kini berkisar 1,6 juta jiwa
atau 1,5 persen dari jumlah penduduk, dan setiap satu menit
diperkirakan terjadi satu kasus kebutaan baru.
= Ada sejumlah kasus korupsi di Kejaksaan Agung yang
dihentikan penyelidikannya atau tersangkanya terkatung-
katung terkatung-katung tanpa ada penyelesaian dan kejelasan.
Contohnya, kasusBLBI, kasus pipanisasi di Pulau Jawa, kasus
proyek Hutan Tanaman Industri di Sumatera Selatan, kasus
Kanindotex, proyek Technical Assitance Contract (TAC)
antara Pertamina dan Perta Oil, kasus dana pinjaman Bahana
Pembinaan Usaha Indonesia, kasus pendistribusian minyak
goreng, dan masih banyak lagi.
= Masalah TBC masih menjadi problema serius di Indonesia.
Menurut data Rumah Sakit “Prof DR Sulianti Saroso”, setiap
tahun, dari 583 ribu kasus TBC di Indonesia, 140 ribu di
antaranya meninggal dunia. Jika dihitung rata-ratanya, hampir
setiap hari ada 425 orang meninggal akibat TBC. Seandainya
1 orang pasien bisa menularkan ke 10 orang, pada tahun
berikutnya jumlah yang tertular TBC adalah 5,8 juta orang.
= Data terakhir menyebutkan, kasus perdagangan perempuan di
Indonesia mengalami lonjakan sebanyak 880 persen. Dari 32
kasus pada tahun 2002 menjadi 283 kasus pada tahun 2003. Ini
belum termasuk kasus yang langsung dilaporkan pada polisi
atau merupakan temuan kepolisian. Sebuah LSM di Batam
menemukan 166 kasus perdagangan perempuan, sementara di
Solo dilaporkan ada 15 kasus perdagangan anak untuk tujuan
seksual komersial.
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
Bagian Tiga
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l47
Data dan Angka
Warisan Megawati
M
egawati yang menjadi Presiden RI selama tiga tahun
sejak 21 Juli 2001 dalam pidatonya di depan Sidang
MPR (23 September 2004) mewariskan data dan
angka berikut untuk SBY. Akankah akan ada perubahan dalam masa
pemerintahan SBY-JK? Kita lihat saja nanti:
• Jumlah penduduk miskin: 37,3 juta orang (17,4 persen dari
seluruh penduduk Indonesia).
• Jumlah kematian bayi: 35 per seribu kelahiran hidup
• Jumlah kelahiran: 2,6 anak per wanita usia produktif
• Jumlah kematian balita: 46 per seribu kelahiran hidup
• Jumlah kematian ibu: 307 per seratus ribu kelahiran hidup
• Angka harapan hidup: 66 tahun
• Jumlah perempuan yang “melek” huruf: 87 persen
• Angka partisipasi sekolah kelompok umur 7-12 tahun: 95
persen
• Angka partisipasi sekolah kelompok umur 13-15 tahun: 80
persen
• Cadangan devisa: 36,3 miliar dollar AS
• Pertumbuhan ekonomi: 4,1 persen
• Nilai tukar rata-rata rupiah: Rp 8.572 per dollar AS
Bagian Tiga
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
l48
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
• Defsit APBN: 2,1 persen dari produk domestik bruto (PDB)
• Stok Utang Pemerintah: 69 persen dari produk domestik bruto
(PDB)
• Pertumbuhan ekspor: 5,1 persen
• Pertumbuhan impor: 5 persen
• Nilai ekspor 61,1 miliar dollar AS
• Nilai impor: 32,6 miliar dollar AS
• Pendapatan per kapita : 1.000 dollar AS
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l49
Darl Mereka yang
Menunggu Realisasi
Janji
Bagian Empat
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l50
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l5l
Dari Mereka yang
Menunggu Realisasi Janji
”Apa yang ada harapkan dari janji dan komitmen SBY-JK?”
ini adalah pertanyaan yang saya lontarkan di berbagai mailing list
internet maupun pertanyaan secara langsung. Hasilnya, sungguh di
luar dugaan, komentar dan opini yang masuknya jumlahnya mencapai
angka ribuan. Untungnya, dengan bantuan Studio KataKata (Pusat
Informasi dan Data Bisnis), saya berhasil mendatanya secara detail.
Berikut adalah beberapa komentar dan opini pilihan yang saya
anggap layak untuk dimuat di sini.
Kasihan Dong…!
Saya cuma berharap, SBY tidak jadi pemimpin yang otoriter
nantinya. Di berbagai negara, banyak pemimpin yang pada masa
kampanye berjanji membela rakyat dengan mulut yang berbusa-
busa. Tapi begitu terpilih, kebalikannya yang terjadi. Rakyat yang
ditekan dan diperas. Tentu saja rakyat tak biasa berbuat apa-apa. Di
saat rakyat memaksa diri untuk berbuat apa-apa, pemimping akan
bersikap otoriter. Nanti setelah ada pemilu dan dia mencalonkan
diri lagi, ia akan kembali melontarkan janji-janjinya membela
rakyat dengan mulut yang berbusa-busa. Kalau mulut terus-terusan
berbusa-busa, kasihan dong dia.
Aru Sagala
arusagala@yahoo.com
Pengamat, Gorontalo
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l52
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Sepotong Surat
Pak SBY-JK, saya sering dengar, sering baca semua janji-
janjimu. Itulah sebabnya, saya menulis surat ini.
Nama saya Heidy Prameswari Suharto, biasa dipanggil
Memez. Sekarang umur saya 21 tahun. Saya bekerja sebagai reporter
infotainment (Pak SBY pernah nonton infotainment ga sih?). Saya
belum lulus kuliah, jadi saya hanya bekerja sesuai dengan kemampuan
minimal saat ini. Syarat standar pekerjaan adalah memiliki ijazah S1.
Saya cuma SMA, saya sempat kuliah tapi karena ketidakadaan biaya,
terpaksa saya berhenti dan kemudian bekerja.
Terus terang, waktu pemilu kemarin saya golput. Soalnya,
saya pesimis akan ada pemimpin yang benar-benar perduli soal
pendidikan.
Harapan saya dari janji-janji Pak SBY-JK, hanya satu.
Tolonglah pendidikan benar-benar diperdulikan seperti janji-janjimu.
Saya adalah salah satu orang yang tidak bisa menikmati pendidikan
sampai selesai. Malu loh Pak, kalau ngobrol dengan teman-teman
yang kuliah di luar negeri. Mereka lebih bangga dengan pendidikan
di Malaysia, Singapura, Amerika, dan lain-lain. Padahal, waktu dulu,
Malaysia belajarnya dari indonesia ya, Pak?
Sekian saja harapan saya. Semoga bapak berkenan
membacanya.
Heidy Prameswari Suharto
heidy_suharto@yahoo.com
Bukan Cuma Retorika
Moga-moga tekad SBY soal perubahan bukan cuma retorika
doang. Harus ada bukti kongkrit. Rakyat yang sudah mendukungnya
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l53
ingin bukti, bukan sekedar janji. Perlu adanya pemaparan
perencanaan yang detil dan jelas. Janji-janji yang tidak didukung
dengan perencanaan yang konkrit, biasanya akan dengan mudah
tertiup angin. Berputar-putar di udara dan kemudian terhempas di
suatu tempat yang entah di mana. Pada akhirnya, rakyat yang kecewa.
Jangan sampai rakyat dibegitukan deh.
Kurnia Bintang
kurniabintang@yahoo.com
Makassar
Tak Banyak Berharap
Tak banyak harapan saya dari janji-janji SBY-JK. Tapi
masih ada setitik harapan: semoga semakin tinggi penghargaan
dan komitmen seluruh bangsa atas nilai-nilai dasar ketuhanan,
kemanusiaan, persatuaan dan kesatuan, kebenaran dan keadilan.
Resweet Kurniawan
resweet@linuxmail.org
Demi Kepercayaan
Menyimak janji-janji Pak SBY-JK, aku cuma berharap,
pemerintah yang baru hasil demokrasi yang jujur dan adil ini,
dapat mengatasi pengangguran dengan cepat dan tepat. Gunakan
sumber daya yang ada, jangan terlalu berharap pada negara lain. Kita
mempuyai SDM dan SDA yang melimpah ruah. Jika tidak bisa
mengoptimalkannya dalam lima tahun pertama, maka akan sangat
disayangkan. Sebab, kepercayaan yang telah kami (rakyat) berikan
besar sekali. Demi pemerintahan yang sehat, kami percayakan
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l54
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
kepadamu wahai presiden dan segenap wakil rakyat. Berjuang
dengan berlandaskan hati nurani.
Juta
july_910000@yahoo.co.uk
Pekerja web design dan multimedia
Denpasar
Bidang Keamanan
Saya banyak berharap janji-janji di bidang keamanan, agar
pembakaran dan pengrusakan rumah ibadah tidak terjadi lagi.
Konfik bisa dan akan terus terjadi jika tak ada Undang-undang
atau Keppres yang mengatur hal ini secara tegas. Saya tunggu janji-
janjimu, Pak SBY-JK.
Yakub Sulistyo. S.T. MA
yakub@indo.net.id
Pendeta, Ambarawa
Kami Mencatat
Saya menaruh harapan kepada Bapak SBY-JK. Kami
mencatat janji-janjimu. Jadi, jangan mengecewakan rakyat yang
telah memilih.
Saya, sebagai lulusan di bidang hukum dan kini bekerja
sebagai legal ofcer di salah satu perbankan, menaruh harapan
serius atas janji-janji di bidang hukum. Jangan sampai kita mencari
keadilan tetapi yang kita dapat malah ketidakadilan. Jangan karena
melaporkan kehilangan kambing, kita malah kehilangan sapi.
Selain itu, mohon hendaknya diperhatikan soal penerimaan
PNS. Di situ sering terjadi sogok menyogok. Setelah diterima, si
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l55
pegawai akan melakukan korupsi untuk mengganti uang sogokan
yang telah ia berikan. Itu saja.
Reynhard Parulian
traja661973@yahoo.com
Pegawai Swasta, Jakarta
Manis Waktu Kampanye, Pahitlah Sesudahnya
Janji-janji harus ditepati. Jangan hanya manis waktu
berkampanye saja, sesudah itu pahitlah yang kita dapat. Perhatikan
rakyat kecil. Jangan dulu berkeliling dunia untuk menghambur-
hamburkan uang rakyat. Usahakan mengurangi hutang-hutang
negara sehingga rakyat tidak menderita menanggung beban hutang-
hutang itu. Segala macam bentuk korupsi harus ditumpas. Buktikan
terlaksananya pendidikan berbiaya murah. Turunkan harga sembako
agar rakyat kecil bisa hidup dengan penuh gizi.
Leo
Leo@dprin.go.id
Tidak Mungkin
Untuk memberantas korupsi, seperti janji SBY-JK, rasanya
tidak mungkin. Yang mungkin adalah meminimalisasi seminim
mungkin terjadinya korupsi. Di negera-negara lain, hal ini pun
berlaku. Sekuat apapun upaya yang mereka lakukan, korupsi akan
tetap ada.
Dalam upaya memberantas eh meminimalisasi korupsi, saya
berharap SBY-JK berhati-hati dengan muka-muka manis yang berada
di sekelilingnya. Kelompok lingkaran dalam (inner circle) ini sering
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l56
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
saya lihat dalam tayangan-tayangan televisi selalu berada di sekitar
SBY-JK dalam berbagai acara. Pengalamana sudah membuktikan,
salah satu presiden kita terjungkal gara-gara adanya lingkaran
dalam seperti itu. Jika tak hati-hati, mereka bisa jadi penghambat
terwujudnya janji-janji SBY-JK kepada rakyat. Waspadalah!
Noval Alamrie
novalalamrie@yahoo.com
Bekasi
Realisasi Janji
Ada dua hal realisasi dari janji-janji Pak SBY yang akan
selalu saya tunggu:
Pertama, saya sedih sekali jika melihat berita-berita di TV seputar
dunia kriminal. Semakin hari semakin banyak kejahatan khususnya
pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak dibawah umur. Dan
tersangka paling-paling dijerat hukuman maksimum lima tahun
penjara. Apakah itu adil ? Setelah diperkosa lalu dibunuh secara
sadis?Apakah hukum di Indonesia hanya sebatas itu ?
Kedua, mengenai kasus bom yang sedang melanda
Indonesia...di beritakan di televisi, tersangka Bom Marriot hanya
dihukum tga sampai 10 Tahun. Saya berpikir...enak sekali, setelah
keluar pasti mereka akan melakukan hal serupa.
Saya berharap, di masa kepemimpinan Pak SBY hukum
akan benar-benar ditegaskan sehingga akan mengurangi berbagai
tindak kejahatan. Orang akan berpikir dua kali untuk melakukan
tindak kejahatan apabila ada hukum yang tegas.
Eunike Tina Astuti
tina@beringin.co.id
Salatiga
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l57
Penegakan Hukum dan Penyakit Kronis
Dari janji-janji SBY-JK, saya hanya berharap: penegakan
hukum bisa segera direalisasikan. Jika itu terwujud, berbagai
hal akan menjadi baik. Aparat negara tidak bisa lagi seenaknya
menyelewengkan kekuasaannya dalam mejalankan wewenangnya.
Kalangan bisnis akan mempunyai keyakinan lebih dalam berinvestasi.
Bidang ketenagakerjaan pun perlahan tapi pasti akan bisa teratasi.
Mengenai korupsi, semua pasti tahu bahwa KKN adalah
salah satu penyakit kronis di republik tercinta ini. Sudah tidak
terhitung lagi kerugian yang diakibatkannya. Jadi, sudah selayaknya
dibasmi. Yang penting, mentalitas dan moralitas aparat penegak
hukum harus diluruskan dulu. Jangan bersandar pada materialitas.
Jarot Mulyawan
jarot@danwood.co.id
Karyawan di Semarang
Kehidupan Beragama
Saya menunggu janji SBY-JK untuk menghapus kebijakan
yang bersifat diskriminasi. Apakah janji ini juga menyangkut
penghapusan diskriminasi dalam kehidupan beragama? Soalnya,
saya melihat diskriminasi yang identik dengan minoritas, khususnya
di bidang kehidupan beragama, ternyata masih menjadi satu bagian
yang tidak bisa dilepas oleh masyarakat Indonesia. Padahal, bahwa
agama adalah hak setiap manusia, hak setiap individu. Semoga
dengan penghapusan hal-hal yang berbau diskriminasi, kita bisa
hidup rukun dan damai walaupun berbeda agama. Tanggung jawab
pemerintalah untuk menciptakan kondisi yang tidak memihak.
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l58
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Sebagai pemimpin, tugas merekalah untuk memberi teladan kepada
masyarakat Indonesia.
Ririn Teguh Setyowati
ritesnts@yahoo.com
Sekretaris, Surabaya
Supremasi Hukum
Tak perlu terlalu banyak berharap dari janji-janji. Yang
penting, tegakkan terlebih dahulu supremasi hukum di Indonesia.
Pertama-tama, di lingkungan peradilan, Kejaksaan Agung dan
Mahkamah Agung termasuk juga di kepolisian. Pilih orang-orang
yang track recordnya bagus, taat beragama, berani, nonpartisan (di
luar orang partai), tidak mementingkan dunia (bisa dilihat dari
kehidupan sehari-harinya termasuk harta yang dimiliki).
Kalau hukum sudah tegak, baru kita bicara yang lain.
Penuntasan korupsi lemah karena hukum yang tidak berjalan.Begitu
pula dengan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dsb..........Berapa
banyak dana bantuan yang bocor...bahkan di Departemen Agama?
Maka wajar jika kita mengalami krisis yang berkepanjangan...Allah
telah menghukum kita, karena kita tidak berani menindak orang
yang salah.
Sunaryadi
Sunaryadi@conocophillips.com
Karyawan, Bandung
Dulu Juga Begitu
Saya jadi ingat jaman dulu. Sekitar 36 tahun silam Soeharto
berjanji akan memberangus korupsi yang disisakan rezim Soekarno.
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l59
Kita pun menunggu penuh harap. Yang terjadi kemudian adalah
korupsi menjadi lebih ‘aman’ dilakukan sepanjang kekuasaan
Soeharto.
Tiga presiden sesudahnya juga menjanjikan hal yang sama.
Andai saja masa jabatan ketiga presiden itu sepanjang masa jabatan
Soeharto pula, entah apa yang akan terjadi.
Kini SBY-JK naik ke tampuk kekuasaan, hendaklah harapan
yang tersisa 36 tahun silam itu diwujudkan. Sehingga 36 tahun
berikutnya, tak perlu ada anak cucu yang menulis seperti saya ini.
Eko Yanche Edrie
ekoyanche@yahoo.com.sg
Padang
Perempuan dan Anak
Perempuan dan anak-anak adalah korban yang paling
menderita karena adanya konfik yang terjadi di beberapa daerah
di Indonesia. Di Aceh, Kalimantan Barat, Poso, Maluku Utara,
Maluku dan Papua. Tidak jarang para isteri kehilangan suami dan
kemudian menjadi orang tua tunggal dalam kondisi yang tidak siap.
Kekurangan pendidikan dan keterampilan, kehilangan harta benda
untuk modal usaha, dan menderita trauma pasca konfik. Semua itu
dapat menghambat hubungan psikososialnya yang dapat berakibat
ketidakmampuan mengasuh anak-anaknya dengan baik.
Sesuai janji, kami mengharap agar dalam 100 hari pertama
pemerintahan SBY-JK ada kebijakan dan program pemulihan
trauma pasca konfik. Khususnya bagi perempuan dan anak,
termasuk pemberdayaan perempuan serta dukungan permodalan
tanpa agunan. Sehingga ibu-ibu, khususnya yang terpaksa berfungsi
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l60
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
sebagai orang tua tunggal, mampu bekerja dan berusaha untuk
kehidupan keluarganya.
Kepada anak-anak di daerah konfik mohon diberikan
pendidikan khusus tanpa biaya sehingga mereka tidak menjadi ‘lost
generation’, tetapi tetap menjadi anak Indonesia yang cerdas dan
ceria, siap sebagai generasi penerus bangsa.
Parjoko Midjan
parjoko_m@yahoo.com
Depok
Tiga Aturan
Demi terwujudnya janji-janji perubahan, ada tiga aturan
yang saya harap bisa dilakukan oleh SBY-JK. Yakni, pertama, SBY-
JK harus takut kepada Allah SWT, dengan menjalankan semua
perintah dan laranganNya. Kedua, SBY-JK harus berani memberi
contoh kepada kita rakyat Indonesia, tentang bagaimana hukum
ditegakkan tanpa pandang bulu, bahkan kalau perlu anak presiden
pun jika bersalah harus dihukum. Ketiga, SBY-JK harus berani
memberikan contoh tentang penerapan pola hidup sederhana
dan kehidupan yang bersih dari KKN, sehingga semua anggota
kabinetnya akan mengikuti langkah mereka.
Firman Z. Camil
frman_camil@singgar-mulia.co.id
Pegawai, Jakarta
Sedikit Masukan
Saya ada sedikit masukkan sehubungan dengan janji-janji
SBY-JK. Saya sangat berharap pemerintah akan benar-benar dapat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l6l
membantu perekonomian masyarakat secara merata, terutama
masyarakat golongan menengah ke bawah. Mungkin bisa dengan
cara penyediaan lapangan kerja yang seluas-luasnya atau dengan
pemberian modal untuk berwirausaha, sehingga mereka bisa
terlepas dari ketergantungan orang lain. Modal itu sendiri bukan
hanya berupa uang ataupun barang, tetapi bisa berupa pendidikan
keterampilan ataupun tempat usaha. Dan sebaiknya pemberian modal
ini tidak hanya diberikan begitu saja, harus ada pengembangannya,
misalkan jika pemerintah memberikan modal berdagang, maka
para pedagang tersebut harus terus dibimbing hingga akhirnya ia
mampu mengembangkan usahanya dan tidak berketergantungan
pada pemerintah lagi.
Semoga saja suatu saat nanti, ketika saya berangkat di pagi
hari ataupun pulang di malam hari tidak ada lagi anak-anak dijalanan
yang mengamen dan meminta-meminta untuk mencari makan dan
untuk membayar sekolah mereka sendiri. Semoga negara ini suatu
saat nanti dapat melaksanakan amanat UUD ‘45 dan memiliki
pemerintahan yang sungguh-sungguh bekerja untuk melayani dan
melindungi masyarakatnya.
Hary
hary_jkt@yahoo.com
Jakarta
Lebih Merata
Ada janji berarti ada harapan. Saya hanya berharap agar
pembangunan bisa lebih merata. Tidak hanya di Jakarta saja, tetapi
juga di seluruh kota lain di Indonesia. Saya juga berharap agar
pemerintah menggunakan uang pajak dengan bijaksana sehingga
Indonesia menjadi lebih maju dan masyarakatnya tidak lagi segan
membayar pajak.
Andre Prasetya
saikyo_kun@yahoo.com.sg
Programmer, Jakarta
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l62
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Masalah Perbukuan
Guna terwujudnya janji-janji SBY-JK, saya berharap
pemerintahan mereka juga memperhatikan masalah perbukuan.
Buku mahal karena harga kertas mahal, karena penerbit harus
memberikan diskon yang besar ke toko buku. Sementara itu,
penerbit kesulitan untuk memberikan royalti yang pantas untuk
pengarang, karena hal itu akan menambah mahal biaya produksi dan
ujung-ujungnya harga buku menjadi lebih mahal lagi. Malangnya,
semua itu akan menyebabkan kaum cerdik pandai kita malas untuk
sungguh-sungguh menulis sesuai bidang ilmunya untuk dijadikan
sebuah buku.
Saeno M. Abdi
sae24x@yahoo.com
Karyawan Perusahaan Penerbitan
Jakarta
Harus Independen
Tak ada lagi yang kami inginkan selain terjadinya perubahan.
Siapa yang berjanji, dialah yang merubah. Jangan sampai, orang
seenaknya berjanji, kami rakyat kecil yang menderita. Untuk itu, saya
menyarankan, lepaskan baju, celana, cincin, topi, pakaian dalam --
atau apapun yang bisa dilepaskan -- yang ada hubungannya dengan
partai atau golongan. Semuanya -- presiden, wakil presiden, ketua
MPR, wakil ketua MPR, anggota kabinet, dan lain-lain-- haruslah
independen dan senantiasa profesional. Dengan begitu, “confict of
interest” yang selama ini menjadi cikal bakal lahirnya KKN dapat
dihindari.
Dalam setiap kebijakan dan keputusan, selalu (3X)
pikirkanlah akibatnya dari kacamata rakyat kecil. Apa untungnya,
apa ruginya. Kalau bisa, biarlah rakyat yang menanggung untung,
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l63
dan pejabatlah yang menanggung ruginya. Jangan sampai yang
terjadi justru sebaliknya seperti yang selama ini kami alami.
RozalMaas
Rozal.Maas@petrochina.co.id
Jakarta
Tidak Muluk
Saya tidak muluk-muluk mengharapkan janji yang muluk-
muluk. Saya cuma berharap perekonomian kita bisa normal lagi
sehingga pengangguran menjadi berkurang dan kejahatan menurun,
Indonesia bebas dari KKN, supremasi hukum tidak pandang bulu,
keamanan terkendali, agar nasib rakyat kecil seperti saya dan yang
lainnya bisa menjadi makmur, tenang, aman, dan damai. Hanya itu,
tak ada harapan yang muluk-muluk!
Trisna Mukti Andri
precon@telkom.net
Programmer, Karawang
Sedang Terpekur
Saya adalah seorang pengangguran yang kini sedang
terpekur menanti bukti dari janji-janji. Jauh sebelum cahaya
kehidupan (yang masih berupa janji-janji itu) datang, saya memang
sudah menganggur. Sudah lima tahun deh predikat itu saya emban.
Padahal umur saya sudah hampir 30 tahun. Capek memang, tapi apa
mau dikata. Berbagai jurus lamaran sudah saya keluarkan, berbagai
cara sudah saya lakoni, tapi setiap diterima bekerja, saya hanya
ditempatkan sebagai sales. Padahal, saya sama sekali tidak berbakat di
situ. Sebagai sales, maka saya harus mencari pelanggan. Dan ini dia,
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l64
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
banyak orang tak tahu susahnya mencari pelanggan sama susahnya
dengan mencari pekerjaan itu sendiri. Akibatnya, ya saya kembali
lagi jadi pengangguran. Terus-terusan jadi pengangguran deh.
Sebenarnya, saya menaruh harapan banyak pada era
presiden-presiden sebelumnya. Tapi apa mau dikata, uang negara
yang bertrilyun2 rupiah hanya habis untuk membiayai berbagai
perseteruan antarsaudara kita sendiri. Untuk rapat MPR-DPR saja
bisa habis bermilyar-milyar rupiah. Belum lagi untuk biaya berbagai
kunjungan kerja yang kita sendiri tak tahu untuk apa dan apa
hasilnya. Alangkah bijaknya jika anggaran sebanyak itu diberikan
saja kepada kaum pengangguran seperti saya untuk dijadikan modal
memulai sebuah usaha mandiri.
Pak SBY-JK, janji-janji untuk menuntaskan masalah
pengangguran dan membuka lapangan kerja baru, merupakan cahaya
bagi saya, bagi 40 juta rakyat Indonesia yang sama statusnya seperti
saya. Kami tunggu.
Romi Irwanto
tom_irawan@yahoo.com
Kebebasan Pers
Terima kasih untuk janji kebebebasan pers. Ibarat anjing
pengawas, pers akan mengawasi jalannya pemerintahan, pers akan
menggonggong jika ada kebijakan yang menyimpang dari janji dan
komitmen. Dan sebagaimana lazimnya anjing, pers juga adalah
makhluk yang setia...setia pada kebenaran.
M. Idris Azmi
jogloku@yahoo.com
Mahasiswa dan aktivis kampus
Semarang
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l65
Mutu Pendidikan
Mencermati janji-janji SBY-JK mengenai mutu pendidikan,
saya ingin menceritakan pengalaman saya. Saya bukanlah pemerhati
masalah pendidikan, namun saya berpengalaman dalam proses
seleksi penerimaan dan evaluasi karyawan. Saya merasa dari tahun
ke tahun belum ada peningkatan mutu secara nyata lulusan sekolah
Indonesia, baik SMU, akademi, maupun universitas.
Seringkali saya menemui kondisi di mana calon karyawan
sama sekali tidak mengetahui tuntutan dunia kerja. Jika diwawancara,
jawaban yang diberikan terkesan sangat pasrah dan pasif. Kalimat
klise yang paling sering diucapkan adalah, “Saya tidak berpengalaman,
tapi saya bersedia belajar.”
Cukup banyak lulusan baru berpikiran bahwa bekerja/
berusaha di dunia nyata membutuhkan keahlian dan pengetahuan
yang sangat khusus, sehingga untuk keahlian dan pengetahuan umum
pun mereka tidak berusaha untuk mencari tahu atau belajar sendiri.
Apapun yang mereka pelajari di sekolah, terkesan hanya untuk tujuan
nilai ujian saja. Padahal dunia kerja/usaha lebih membutuhkan orang
untuk mengerjakan pekerjaan rutin dasar semacam peng-arsip-an
yang efsien (baik secara manual maupun komputerisasi), pencatatan
dan pengumpulan data yang akurat dan cepat, berhitung sederhana
(tambah, kurang, kali, bagi dan persentase), kontrol monitor jadwal,
menulis memo/instruksi dengan bahasa sesederhana dan sesingkat
mungkin, dll, yang memang lebih mengutamakan pengalaman
praktis daripada penghapalan dalil.
Sesudah beberapa saat bekerja, jika orang tersebut
memang mampu, maka ia akan masuk ke tingkat yang lebih tinggi,
yang membutuhkan ketrampilan analisa data dan pengambilan
keputusan untuk memecahkan masalah. Analisa data bahkan tidak
membutuhkan ketrampilan canggih dengan komputer, cukup
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l66
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
mengerti arti angka-angka terhadap kinerja bagiannya.
Yang sungguh saya tidak mengerti untuk ketrampilan
semacam ini kenapa tidak pernah mereka dapatkan dari masa sekolah
yang bertahun-tahun itu? Apa sebenarnya yang dititik-beratkan di
dalam pembelajaran di sekolah? Tidak adakah tuntunan dari para
guru agar siswa mampu belajar sendiri? Bukankah seharusnya
pembelajaran yang baik menunjukkan jalan bagaimana seseorang
bisa menimba ilmu/ketrampilan dari berbagai sumber? Sungguh
saya tidak mengerti. Saya tidak ingin mendengar janji yang muluk-
muluk sebelum ketrampilan dasar lulusan sekolah kita (menghitung,
menulis, menyampaikan pikiran secara lisan) belum juga bisa
dibenahi.
Karsa Nugraha
karsa_nugraha@yahoo.com
Manager di sebuah perusahaan
Tidak Sakit
Pak SBY-JK yang suka berjanji,
Kami rakyat kecil mengharapkan agar Bapak sehat lahir
dan bathin, sehingga dalam memimpin bangsa yang sakit ini, Bapak
tidak sakit dan kaget-kagetan, seperti kami rakyat kecil yang sering
terkaget-kaget oleh perilaku para politikus.
Setiap waktu mohon kiranya Bapak membawa neraca atau
timbangan, sehingga dalam memutuskan sesuatu dapat menimbang
untung ruginya bagi bangsa ini, demi adil dan meratanya apa yang
bapak putuskan.
Rajin berdoa ya Pak, agar bapak tidak tersesat atau
menyesatkan diri, sehingga kami yang dipimpin juga dapat keluar
dari kesesakan hidup yang semakin membelit, jangan kompromi
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l67
dengan membagi-bagikan kekuasaan yang kami berikan hanya
untuk Bapak berdua. Jangan gentar oleh ancaman dan bujuk rayu
para politikus dan pengusaha yang meminta jatah.
Ingatlah, menitipkan masa depan anak cucu kami hanya ke
tangan Bapak, jadi Bapak-lah yang berhak memutuskan siapa dan
apapun yang harus dilakukan untuk bangsa ini.
Rudy Ismail
rudyismail@yahoo.com
Bumi Serpong Damai
Belum Cukup Terjanjikan
Rasanya, soal kelautan belum cukup terjanjikan. Tapi saya
tetap berharap, bapak SBY-JK bisa menyediakan anggaran untuk
menjaga lautan kita agar terhindar dari pencurian ikan dan hasil laut
oleh nelayan asing. Beli pesawat untuk melakukan pengintaian, juga
kapal dan peralatan yang memadai untuk lautan kita yang begitu
luas. Dan jangan lupa, didiklah personil agar benar-benar terampil
dalam bidangnya (bukan terampil dalam bidang-bidang yang tak
diridhoi Tuhan).
Hal lain, kembangkan industri pertanian, berdayakan petani
(bukan petani berdasi) sambil mengembangkan koperasi. Kelola
hutan dengan baik, hijaukan gunung dan bukit. Eksploitasi hutan
hendaknya dengan mempertimbangan kelestarian lingkungan. Stop
ekspor hasil hutan (khususnya dalam bentuk kayu gelondongan
atau barang mentah). Targetkan bahwa ekspor kita di masa depan
hanya dari hasil laut dan pertanian serta industri, termasuk industri
rumahan/kerajinan tangan (bukan industri yang mengotori alam).
Jadikan alam kita pusat konservasi dunia. Kita “tukar” oksigen
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l68
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
dengan komoditi yang berguna (bukan barang mewah).
Di atas itu semua, budayakan hidup sederhana, jadilah
panutan dan contoh bagi bawahan dan rakyat banyak, pilih pejabat
yang berintegritas tinggi (highest integrity).
A.Salam
Asalam@exspan.co.id
Depok
Saling Menyayangi
Janji-janji SBY-JK soal diskriminasi pembelaannya terasa
lebih menyentuh ke kalangan minoritas. Padahal kami yang mayoritas
pun sering mengalami hal yang sama, bahkan teramat memedihkan.
Di tempat kerja saya misalnya, gaji kami yang mayoritas lebih
kecil daripada yang minoritas. Begitupun masalah fasilitas dan
penghargaan, kami yang mayoritas selalu mendapat bagian yang
lebih kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, kami yang mayoritas
kebanyakan berada pada level ekonomi kelas menengah ke bawah.
Teramat banyak anak jalanan, kuli, buruh tani, dan sebagainya yang
berasal dari golongan kami yang masyoritas. Padahal, seandainya
tak ada diskriminasi, betapa indahnya hidup ini. Saling menghargai,
saling menyayangi, saling tolong-menolong tanpa melihat status,
agama, suku....duh betapa indahnya!
l;p’[
Hanya Ini
Guna membantu SBY-JK membuktikan janji-janjinya,
hanya ini yang bisa saya sarankan:
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l69
Bidang pendidikan: utamakan kaum yang tidak mampu
untuk mendapatkan pendidikan gratis. Pendidikan harus murah,
jika pun mahal, hal itu hanya diberlakukan bagi kaum yang mampu.
Kesejahteraan para guru harus juga harus diperhatikan mengingat
jasa-jasa dan pengabdian mereka yang tidak kecil.
Bidang sosial: buka lapangan kerja seluas-luasnya. Hilangkan
sistem kontrak bagi WNI, kontrak untuk pekerja diberikan bagi
WNA.
Bidang transportasi: Kurangi kendaraan umum. Angkot,
kopaja, metromini, taksi, dan lainnya diwajibkan untuk mengikuti
uji kelayakan, baik dari segi keamanan kendaraan, ijin mengemudi
para supirnya, dan disiplin pada saat di jalan raya, terutama untuk
wilayah Jabotabek.
Bidang hukum: tegakkan hukum setegak-tegaknya. Bangsa
takkan maju jiku hukumnya tidak ditegakkan secara benar dan arif.
Untuk maling-maling alias koruptor, beri ganjaran yang setimpal. Jika
memang terbukti korupsi dan sangat merugikan rakyat, hukuman
mati pun pantas dijalankan seperti halnya hukuman mati untuk para
pengedar narkoba.
Semoga SBY-JK dapat menjalankan pemerintahannya
sesuai dengan aspirasi Rakyat Indonesia yang telah jatuh lunglai
selama ini.
Fuad El Khair
jagoanlontonk@yahoo.com
Wiraswasta, Jakarta
Harapan Besar
Saya adalah salah satu dari 60 persen masyarakat Indonesia
yang menaruh harapan besar pada janji-janji SBY-JK. Saya berharap,
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l70
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Indonesia benar-benar bisa bangkit dari keterpurukan. Saya tidak
ingin bangsa Indonesia dicap oleh masyarakat internasional sebagai
bangsa yang tidak berbudaya, bangsa yang tidak beretika. Saya
sangat menaruh harapan agar roda pemerintahan berjalan dengan
benar, tidak ada lagi kolusi, tidak ada nepotisme, dan tidak ada lagi
korupsi.
Sungguh saya tidak ingin mendengar dan melihat yang
kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Jadikanlah
kesejahteraan yang adil dan merata sebagai nuansa keseimbangan
sehari-hari. Jangan ada lagi keberpihakan penguasa secara tidak adil.
Kalau ternyata semua itu tidak terjadi, yaaaa ternyata pak SBY kagak
ada bedanya dengan presiden-presiden RI terdahulu.
Syafril Nusyirwan
msnusyirwan@yahoo.com
Konsultan Manajemen, Yogyakarta
Ingin Bukti
Wahai pencetus janji! Kami ingin bukti, bukan janji. Buatlah
landasan yang kuat bagi Indonesia secara ekonomi dan militer. Buatlah
rakyat bersatu padu menghadapi penjajahan, apapun bentuknya.
Buatlah Indonesia berlandaskan hukum dengan masyarakatnya yang
mematuhi hukum, baik hukum negara maupun hukum agama yang
dianutnya. Hapus kemiskinan dan ciptakanlah masyarakat yang
berkecukupan dan berpendidikan. Ciptakanlah lapangan kerja baru
dengan mengembangkan industri kecil rakyat untuk mendukung
tersedianya lapangan kerja. Jangan lupa, bangkitkanlah nasionalisme
bangsa. Ajak masyarakat untuk menghargai dan memakai produk
dalam negeri sendiri. Jangan cuma janji lagi, kami mohon bukti.
Joko Lelono
joko@sulfndo.co.id
Banten
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l7l
Hak Anak
Saya tidak memperdulikan janji-janji atau komitmen
apapun. Yang penting bagi saya, SBY-JK bisa memperhatikan
hak anak. Kini sudah waktunya hak mereka dipenuhi, hak untuk
mendapat perhatian sebagai penerus cita-cita bangsa dan sebagai
pewaris kekayaan sekaligus berlimpahnya hutang negeri ini.
Kini, saatnya untuk mengajari mereka bekerja keras,
berpandangan luas, menghargai kebersamaan, kesetiakawanan,
tenggang rasa, mandiri dan bertanggung jawab. Beri mereka
pendidikan berkualitas yang terjangkau, terutama bagi kaum
berkekurangan. Sebab pendidikan yang layak itu hak semua anak
dari kelas, strata dan golongan apapun. Beri mereka pendidikan
iman dan budi pekerti sebagai landasan moral dan etika bangsa.
R. Haryono
rubby_harijono@bca.co.id
Karyawan
Jakarta
Korban Tragedi
Harapan saya, SBY-JK benar-benar bisa membuktikan
janji-janjinya. Harapan dan sekali lagi harapan. Rakyat kecil seperti
kami ini bisa bertahan hidup salah satunya adalah berkat ‘hope’
tersebut. Banyak sekali harapan yang kami pelihara dalam sanubari
kami, sekalipun setelahnya berkali-kali pula harapan-harapan itu
teranggas. Dalam hal ini, penguasalah yang paling rajin meranggas
harapan-harapan itu kian jauh dari kenyataan. Diikuti pencabutan-
pencabutan hak politik, hak ekonomi, hak sosial, hak budaya, dan
hak asasi.
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l72
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Lihatlah, ribuan korban Tragedi ‘65 yang pada hari ini telah
beranjak sepuh dan terserak di luar negeri masih juga terhalang
pulang. Bayangkanlah, puluhan tahun mereka begitu merindukan
pulang ke tanah air sampai sekian dari mereka meninggalpun masih
juga harus membawa kerinduan itu sampai ke kuburnya. Sejak awal
mereka diperlakukan sungguh tak adil. Tanpa pengadilan, sebagian
orang dari mereka yang kebetulan sedang di luar negeri karena sebuah
keperluan ini tiba-tiba mendapat surat dari Jakarta yang sudah
dalam kendali Orde Baru supaya menghujat Soekarno. Sebagian
besar dari mereka tak tahu-menahu konspirasi apa yang sedang
dimainkan penguasa, yang pasti mereka menolak untuk ditarik dalam
permainan hujat-menghujat itu sebab mereka tak percaya ‘ Soekarno
Jahat ‘ dan begitu saja buntut dari penolakan tersebut hak sebagai
Warga Indonesia pun dicabut. DICABUT. Betapa menyakitkan,
mendengarkan hati sendiri untuk memutuskan sesuatu kok tidak
boleh. Bukankah suara hati tak pernah salah? Sebab di dalamnya
bersemayamlah Ia. Ia pemilik hati, setiap hati dari penghuni jagad
semesta ini. Ia kebenaran itu sendiri.
Berilah kebahagiaan di usia senja mereka, mengabulkan
harapan mereka. Allah SWT pastilah menyayangi Anda. Saya
percaya itu. Pasti.
Rida Fitria
bunsyke@telkom.net
Seorang penulis dan ibu dua anak
Memberikan Contoh
Apalah artinya janji. Tetapi saya tetap berharap agar mereka
yang duduk di pemerintahan memberikan contoh serta teladan
kepada rakyat. Sangat tidak mendidik jika mereka mengharapkan
banyak perubahan, tetapi dirinya sendiri jauh dari perubahan.
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l73
Alangkah baik dan indahnya jika semua itu dimulai dari bapak SBY-
JK sendiri.
Iswahyudi
yudie_matta@yahoo.com
Mahasiswa, Jombang, Jawa Timur
Butuh Perubahan
Buktikan janji-janji! Tingkatkan mutu pendidikan,
perhatikan rakyat kecil, tindaklanjuti kasus-kasus korupsi, kurangi
naik mobil mewah, perkecil perbedaan antara si kaya dan si miskin,
perhatikan abdi negara, tambah gaji guru, polisi, hakim, dll. Kita
memang butuh perubahan. Buktikan!
A Felly Pasla
fels97@yahoo.com
Amurang, Minahasa
Merasa Bangga
Pak SBY dan JK yang saya kagumi, saya selalu merindukan
momen di mana bulu kuduk saya berdiri diiringi linangan air mata
kebahagiaan tatkala senandung lagu Kebangsaan Indonesia Raya
berkumandang dengan gegap gempita di arena olah raga dunia.
Saat-saat seperti itulah yang bisa membuat saya merasa bangga
sekali sebagai bangsa Indonesia. Harapan saya, bangkitkanlah
kembali prestasi olah raga bangsa Indonesia demi menyehatkan
jasmani, rohani dan mental bangsa Indonesia dari keterpurukan
berkepanjangan.
Samuel Rismana Sugandi
mu4ever@indo.net.id
Tangerang
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l74
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Usia Dini
Saya hanya ingin berpesan, perhatikanlah masalah
pendidikan terutama pendidikan di usia dini. Sebab, di usia dini
inilah segala problema negeri ini biasanya bermula. Pada usia dini
inilah watak dan kepribadian orang dibentuk secara awal. Saya tak
yakin bahwa seseorang “sudah berbakat koruptor dari sononya”
atau “sudah berbakat jahat dari sononya”. Saya lebih yakin bila
kata “sononya” diganti dengan “usia dini”. Artinya, bakat kejahatan
seseorang bukan dibentuk sebelum mereka dilahirkan, melainkan
sejak usia dini.
Hal lain yang saya anggap perlu juga dibina sejak usia dini,
adalah olahraga. Berilah kesempatan kepada anak-anak yang tidak
mampu untuk mendapat pembinaan olahraga sejak usia dini. Niscaya,
pada saatnya nanti mereka akan mengharumkan nama Indonesia di
kancah olahraga internasional.
Dian Anggraeni
dian@icma.or.id
Sekertaris, Jakarta
Kepercayaan Rakyat
Kami menunggu janji-janji SBY-JK. Basmilah para koruptor.
Hanya dengan begitu kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan
baru bisa ditumbuhkan.
Eny Dwi S.
ds_eny@telkom.net
Karyawan, Tangerang
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l75
Paling Banyak
Kata apa yang paling banyak disebut-sebut calon presiden
dalam pemilu dan paling banyak dilupakan setelah pemilu?
Jawabannya, “ralyat”. Memang belum ada survei tentang ini. Tapi
coba simaklah kata-kata calon presiden yang di berbagai media:
“Saya Pembela Rakyat”, “Saya Akan Berada di Pihak Rakyat”, “Saya
Selalu Mengutamakan Kepentingan Rakyat”, dan sebagainya. Lalu
tunggu satu tahun setelah ia memerintah kemudian hitung berapa
banyak kata rakyat yang ia gunakan dalam pidato-pidatonya. Saya
yakin akan jauh berbeda kalau tak boleh mengatakan tidak ada sama
sekali. Saya berharap SBY-JK tidak begitu.
Suharjono
Suharjono2000@yahoo.com
Pengusaha, Singapura
Gaya Hidup
Apa yang membuat orang melakukan korupsi? Pastilah
bukan karena ketiadaan keuangan seperti yang banyak dialami oleh
masyarakat kebanyakan. Penyebab yang paling pasti adalah karena
gaya hidup: keinginan untuk hidup berlebihan. Misalnya, keinginan
untuk tinggal di perumahan elit Pondok Indah daripada di
perumahan kumuh di Jakarta Utara, keinginan untuk menggunakan
mobil mewah daripada mobil kijang biasa, keinginan untuk berlibur
ke luar negeri daripada liburan di dalam negeri. Semuanya sudah
dimiliki, tapi karena gaya hidup ia ingin memiliki yang lebih. Jadi,
kalau SBY ingin memberantas korupsi seperti janji-janjinya, langkah
penting yang tidak boleh dilupakan adalah merubah persepsi gaya
hidup. Dan itu harus dimulai dari dirinya agar bisa diteladani oleh
yang lain. Beranikah SBY menggunakan mobil kijang sebagai
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l76
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
mobil dinasnya? Beranikah SBY belanja di pasar rakyat daripada di
supermarket terkenal? Saya masih kurang begitu yakin.
Yoseae
yoseae@yahoo,com
Seniman, Jakarta
Masalah Penggusuran
Satu hal yang mungkin SBY-JK lupa dalam janji-janjinya
adalah masalah penggusuran. Ia berjanji akan mensejahterakan
rakyat, meningkatkan anggaran pendidikan dan kesehatan,
menegakkan hukum, membasmi KKN, mengurangi pengangguran,
tapi rasanya belum ada janji-janjinya yang mengatakan bahwa ia
akan mengurangi atau meniadakan penggusuran. Yang sudah dijanji
pun kadang sulit ditepati, apalagi yang nggak pernah dijanjiin sama
sekali. Jadi, siap-siap sajalah buat yang merasa bakal digusur untuk
menerima nasib sebagai rakyat kecil.
Lady Andini
Lady1805@yahoo.com
Pekerja Sosial, Jakarta
Kurang Yakin
Terus terang, saya kurang yakin SBY-JK bisa memberantas
korupsi. Soalnya dari dulu Indonesia terkenal sebagai negara paling
korup, bahkan data terakhir nomor lima terkorup didunia, tapi tak
pernah ada koruptornya. Buktinya, tak ada koruptor di Indonesia
yang tertangkap.
Amir Kiat, SH
amirkiatposo@yahoo.com
Pegawai, Poso
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
Bagian Empat
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l77
Setelah
Terhembus Angin
B
erikut adalah berbagai pendapat dan pandangan mengenai
SBY-JK, janji SBY-JK, dan buku saya yang berjudul “Janji-
janji & Komitmen SBY-JK”. Pendapat dan pandangan ini
saya kumpulkan dari berbagai kalangan pada saat usia pemerintahan
SBY-JK memasuki tahun ketiga. Isi pendapat adalah penilaian dan
pandangan subyektif dari pemberi pendapat.
Ada tiga cara yang saya gunakan untuk mengumpulkan
pendapat: bicara langsung, melalui email, dan via SMS. Yang
menarik, hampir semua orang yang saya mintai pendapat berusaha
memberi pendapat dan pandangan mereka dengan sangat antusias,
tanpa tedeng aling-aling, dan berani. Hanya sebahagian kecil yang
menolak termasuk beberapa tokoh yang dari luarnya saja kelihatan
berani padahal di dalamnya nyalinya banci.
Keberanian memberi pendapat dan pandangan dengan isi
yang beragam setidaknya menandakan bahwa suasana demokratis
makin terasa di negeri ini. Berikut pendapat mereka yang sedapat
mungkin saya muat apa adanya:
Saya Tidak Merasakan
Saya sendiri tidak tahu rinciannya janji-janji politik SBY-
JK. Tetapi sebagai buruh pabrik di LG Electronics, saya tidak
merasakan dampak peningkatan apapun kecuali hal-hal yang sejak
Bagian Empat
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji
l78
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
presiden-presiden lalu pun memang sudah secara reguler dilakukan.
Misalnya, kenaikan upah setiap tahun yang kisarannya jauh di bawah
nilai infasi.
Yang saya lihat malah kehidupan makin berat, pajak makin
tinggi, kendaraan makin tak terbeli, bahan bakar dan listrik serta
air makin mahal, pabrik-pabrik elektronik lain tutup atau pindah
ke luar negeri. Saya jadi was-was jangan-jangan LG Electronics
pindah juga ke Vietnam. Apalagi saat ini, secara berkala selalu ada
pengurangan karyawan.
Soal keamanan jangan ditanya deh. Hanya dalam waktu
sebulan saya dua kali harus mengelus dada karena barang-barang
berharga dan uang disikat maling. Soal kesehatan juga luar biasa,
seandainya tidak ada asuransi dari perusahaan (ini banyak dialami
kawan-kawan yang dari “out sourcing”) rasanya setengah penghasilan
harus disisihkan untuk berobat saya dan keluarga karena luar
biasa mahalnya pelayanan kesehatan. Kalau setengah penghasilan
disisihkan, artinya dalam sehari hanya boleh makan satu setengah
kali, betapa “puasa”nya.
Bidang pendidikan sudah lumayan, lumayan bikin pusing
tak karuan. Anak saya di SD Negeri, SPP sih memang gratis, tapi
lain-lainnya….woooww..geleng-geleng kepala deh. Uang buku
ratusan ribu, alat kebersihan, ekstra kurikuler, berenang, ini, itu, eta,
itu…. Hiks..
Politik luar negeri…??? Hehehehe…. Saya sih lihat
kenyataan jadi kacung di negeri sendiri, jadi jongos di luar negeri.
Hampir semua barang produksi pemilik perusahaannya orang luar
negeri, cari jarum made in Indonesia aja susahnya bukan main.
Dikentutin Malaysia dan Singapura malah tertawa.. halaaah...
Pemberantasan korupsi..?? hehehe... buruh pabrik kaya saya
taunya apa....?
Kalau mau berubah total, Indonesia ini harus dibalik
dulu, kepulauannya jadi lautan, lautannya jadi daratan baru. Atau,
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l79
musnahkan spesies manusia Endonesa dari tiga generasi, biarlah
yang sekarang masih bayi dididik yang bener oleh peri gigi.
(seramnya…)
Kalau 2009 masih orang-orang ini juga di jabatan publik….
saya tak tahu harus ngomong apa lagi.
Sopian
R & D – AV, LG Electronics Indonesia
Cikarang Barat, Bekasi 17520
Cambuk Bagi Penegak Hukum
Perang terhadap korupsi sudah dikumandangkan oleh SBY-
JK. Secara kuantitas, penyelesaian tindak pidana korupsi semakin
meningkat, penyelamatan uang negara semakin bertambah. Bagi
warga masyarakat kinerja aparat penegak hukum mungkin dianggap
masih memble. Tapi kita harus fair melihat kenyataan yang ada di
lapangan bahwa janji-janji SBY-JK tidak hanya manis di bibir saja
Kalau toh ada yang merasa kurang puas, itu menjadi semacam
cambuk bagi penegak hukum untuk bekerja lebih baik lagi , atau bisa
juga hanya konsekwensi politik untuk mengkritisi terhadap kinerja
SBY-JK. Penyelesaian kasus tindak pidana korupsi tidak semudah
membalikkan tangan. Apalagi jika calon tersangkanya pejabat
pemerintahan dimana kasusnya sudah terjadi beberapa tahun yang
lewat, sehingga penegak hukum kesulitan dalam mencari alat bukti
maupun barang bukti.
Semoga dengan akan munculnya rancangan KUHAP yang
baru, akan semakin memudahkan penegak hukum dalam mencari
alat bukti terhadap penyelesaian perkara tindak pidana korupsi.
Abd. Farid, SH
Jaksa pada Kejaksaan Negeri Cikarang
Bekasi
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l80
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Bung Rudy, Saya Ingin…
Bung Rudy, saya harap buku Anda ini dapat mengajarkan
guru dan anak didik tentang kejujuran, sehingga guru tidak lagi
disalahkan karena banyak melahirkan pejabat yang korup. Pejabat
pasti pernah sekolah, Anda pasti sekolah. Mereka, Anda, dan saya
bisa baca tulis dan pintar karena guru. Lalu mengapa begitu banyak
orang yang tidak dapat menghargai guru, mengapa berbagai kebijakan
yang muncul tidak untuk mensejahterakan guru? Mengapa SBY-JK
menjadi lupa akan janji-janji mereka kepada guru?
Saya ingin tulisan Anda dan buku-buku Anda benar-
benar menyentuh rasa nasionalisme yang berkepribadian timur dan
bertanggung jawab untuk meluruskan moral para pejabat.
Bung Rudy, mungkin Anda akan berpikir apakah saya juga
dapat menulis? Saya berani katakan “ya!”. Hanya saja keadaan saya
saat ini tidak memungkinkan untuk menulis. Saya adalah mantan
guru honorer yang dipandang sebelah mata. Keadaan ekonomi saya
morat-marit: rumah tak punya, kendaraan tahun 87 (butut) lalu
bagaimana saya dapat fokus menulis sehebat Anda jika keadaan saya
seperti itu? Cuma, saya selalu dapat memberikan masukan kepada
penulis profesional seperti Anda. Saya ingin agar Anda lebih berani
mengungkap fakta dan data di negara kita ini demi anak bangsa.
Bung Rudy, saya juga ingin Anda memperjuangkan “dokrin
keguruan yang hilang” dengan tidak adanya SPG, SGO dan SMOA.
Saya tak percaya dengan guru sekarang yang sarjana namun tidak
mengerti doktrin keguruan sehingga tidak memiliki jiwa guru yang
sebenarnya. Hal ini juga pernah saya angkat di sebuah milis (mailing
list) namun tak ada satu pun yang berani menanggapi.
Di zaman sekarang, banyak guru yang tidak memiliki jiwa
keguruan. Mereka jadi guru bukan karena panggilan hati melainkan
karena terpaksa (daripada nganggur). Sekarang ini banyak yang jadi
guru harus pakai duit. Untuk naik pangkat, mereka juga harus rajin
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l8l
ngirim upeti. Saya yakin sebenarnya Anda tahu hal ini. Saya harap
Anda bisa membuat buku tentang ini dan saya akan membantu
Anda menunjukkan fakta-fakta.
Bung Rudy, saya tidak mau lagi menunggu janji-janji,
berharap realisasi janji-janji dari siapapun bahkan dari orang nomor
satu di republik ini. Saya hanya ingin Anda membangkitkan rakyat
melalui tulisan-tulisan Anda, membangkitkan para guru, dan para
guru akan membangkitkan anak didiknya. Dengan begitu, saya rasa
kehidupan kita akan menjadi lebih baik.
Sutarman
Mantan guru honorer
Balikpapan, Kalimantan Timur
Perpustakaan, Kebudayaan, dan Komposisi Kabinet
Janji SBY-JK mendorong anak didik untuk membaca dan
memperkaya perpustakaan masih jauh dari harapan rakyat Indonesia.
Meskipun UU Perpustakaan sudah disahkan, buktinya kondisi
perpustakaan sekolah khususnya perpustakaan sekolah negeri dan
perpustakaan umum di setiap daerah saat ini sangat mengenaskan.
Padahal perpustakaan adalah pondasi dari pendidikan, meminjam
kalimat dari sebuah iklan, Tanya Kenapa?
Komitmen SBY-JK untuk mengembangkan kebudayaan
dianggap gagal, banyak hasil dan karya Indonesia dijiplak/diklaim
oleh negara lain. Pemerintah Indonesia juga diangap gagal karena
tidak dapat mengontrol budaya ketimuran, dalam hal ini masalah
konten acara televisi yang kebanyakan merusak budaya ketimuran.
Ada beberapa kesalahan komposisi kabinet yang dilakukan
SBY-JK, diantaranya pemilihan Prof. Dr. Meutia Farida Hatta-
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l82
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Swasono sebagai Meneg Pemberdayaan Perempuan bukannya
sebagai Menteri Pariwisata & Kebudayaan. Disamping itu, terlalu
eksklusif-nya Presiden Yudhoyono dalam hal humas kepresidenan
dengan mempekerjakan dua jubir kepresidenan dan satu sekretaris
kabinet.
Ardian Arda
Sekretaris Umum
DPD I HMPII (Himpunan Mahasiswa Perpustakaan & Informasi
Indonesia)
Terkesan Setengah Hati
SBY-JK belum sepenuhnya menepati janji-janji yang pernah
mereka ucapkan saat kampanye. Misalnya, soal pemberantasan
korupsi yang terkesan setengah hati. Mereka belum berani menyentuh
koruptor-koruptor kelas kakap seperti para penggemplang BLBI
dan orang-orang dekat SBY-JK. Pemerintahan SBY-JK juga belum
mampu mensejahterahkan rakyat Indonesia karena banyak kebijakan
SBY-JK yang tidak berpihak pada rakyat kecil.
Hal yang positif dari pemerintahan SBY-JK adalah ketika
mereka berhasil menciptakan suasana damai di Aceh dan Poso.
Semoga kedamaian di Aceh dan Poso tetap terjaga.
Bernad Ndawu
Koordinator Poso-Morowali Watch
Jakarta
Janji Sudah Terbukti
Saya berpendapat, janji-janji SBY-JK untuk memajukan
bangsa dan negara belum ada realisasinya. Kenaikan harga BBM
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l83
tak mengenal waktu. Akibatnya, harga-harga kebutuhan pokok
dari hari ke hari semakin naik. Untuk membeli minyak tanah saja
orang harus antri. Mereka dulu berjanji akan membawa perubahan
bagi bangsa ini. Janji mereka sekarang sudah terbukti: harga-harga
kebutuhan pokok selalu berubah naik. Memang terjadi perubahan,
tapi bukannya menjadi baik, malah membuat rakyat kecil seperti
saya jadi menderita.
Aminuddin
Sopir Taksi
Jakarta
Pandai dan Cerdas Memaknai Gejala Buruk
SBY- JK adalah pasangan presiden dan wapres yang pandai
dan cerdas memaknai gejala buruk dari respon masyarakat (lebih
tepatnya pers, peneliti atau pemerhati) atas segala aksi pembaharuan
yang dilakukannya. Lihat komentar JK yang menyatakan bahwa
demokrasi adalah cara untuk mencapai tujuan kehidupan berbangsa
beberapa waktu yang lalu. Lihat pula komentar SBY tentang upaya
perlawanan terhadap pemberantasan korupsi. Komentar SBY -
JK, bagi saya, tidak lebih impossible is nothing, but some things are
impossible.
Wahyu Kuncoro, S.H
Konsultan Hukum
Tangerang
Tak Ada Keberpihakan
Coba bayangkan, apa yang terjadi dengan tenaga kerja kita
jika PHK terus berlangsung di mana-mana? Yang pasti, pengangguran
akan semakin meningkat. Tingkat kejahatan pun sudah pasti akan
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l84
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
ikut naik. Saya melihat tak ada keberpihakan pihak penguasa kepada
tenaga kerja. Mereka lebih berpihak kepada pengusaha. Lihat saja,
sistem kontrak yang ada sekarang cenderung melemahkan posisi
tenaga kerja dan menguntungkan pengusaha. Mana janji-janji itu?
Fatimah
Resepsionis
Ciledug, Tangerang
Tidak Perlu Teramat Kecewa
Di Indonesia, janji-janji kampanye politik sejatinya bukanlah
komitmen yang bisa ditagih. Lebih banyak omong kosong untuk
menarik simpati masyarakat. Bukankah kata-kata politisi itu sulit
dipegang? Salah kalau rakyat terlalu mengingat janji-janji kampanye
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sejak awal saya melihat SBY ini berkarakter lembek. Tidak
bisa tegas, selalu bimbang, bukan tipe get things done. Karena terlalu
banyak perhitungan, keputusannya tidak bisa cepat dan tepat. Ingat
bagaimana alotnya SBY bikin kabinet. Ingat bagaimana susahnya
dia mengganti menteri.
Ingat kasus lumpur lapindo di Sidoarjo yang berlarut-
larut, sehingga 20.000 orang kehilangan rumah dan tempat tinggal.
Andai saja bulan September atau Oktober 2006 SBY dengan tegas
menyatakan lumpur dibuang ke Kali Porong, maka bencana lumpur
panas tidak sedahsyat sekarang.
SBY juga lemah di manajemen. Lihat saja di lumpur lapindo.
Seharusnya menteri-menteri koordinator atau menteri senior bisa
menuntaskan itu tanpa harus SBY berkantor di Lanudal Juanda,
Sidoarjo, selama tiga hari. Tapi, sekali lagi, SBY ini tidak berani
dengan Aburizal Bakrie, menko kesra, yang erat kaitannya dengan
Lapindo Brantas Inc.
Lha, kalau setiap ada masalah presiden turun langsung, apa
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l85
gunanya menteri-menteri yang banyak itu? Manajer kan mestinya
hanya koordinasi saja, tidak perlu terlibat dalam urusan remeh-
temeh. Payah manajemen SBY!
Tapi ini bisa dimaklumi karena secara politis SBY sangat
lemah. Ia dikelilingi oleh menteri-menteri berlatar belakang politisi,
yang nota bene, rivalnya.SBY tahu Partai Demokrat masih kecil
sehingga dia perlu menjaga kelangsungan kekuasaannya dengan
memelihara banyak menteri yang sebenarnya tidak kapabel.
Dari sini saja, siapa pun maklum mengapa SBY sulit sekali
menunaikan janji-janji kampanye pada 2004. Kita, bangsa Indonesia,
tidak perlu teramat kecewa karena politik di Indonesia masih dalam
taraf segitu. Rakyat harus lebih kritis, tidak terpukau oleh trik-trik
kampanye ala pesolek politik.
Lambertus L. Hurek
Redaksi Berita di Radar Surabaya
Baru Sebahagian Kecil
Menurut saya, SBY-JK sudah mewujudkan janji-janjinya
tapi baru sebahagian kecil. Misalnya, janji pendidikan gratis,
memang sudah terwujud tapi belum merata ke seluruh Indonesia.
Begitupun dengan janji memberantas korupsi. Baru yang kecil-kecil
saja diberantas sementara yang kakap sengaja ditarik ulur.
Di bidang pendidikan, saya melihat banyak gedung sekolah
yang harus dibangun kembali sesuai standar agar proses belajar
mengajar berjalan dengan sempurna dan nyaman. Pemberantasan
narkoba juga harus lebih diintensifkan karena tampaknya pengguna
narkoba sudah semakin banyak. Semoga di masa depan keadaan
akan semakin membaik.
Efy
Karyawan Bank BCA cabang Graha Inti Fauzi
Jakarta
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l86
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Narkoba dan Kejahatan Jalanan
Buku ini memuat janji SBY-JK mengenai prioritas
pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan. Janji tersebut sudah
terlaksana dengan baik namun belum sesuai dengan harapan
masyarakat. Ada perbedaan antara hasil dan pandangan masyarakat.
Data menunjukkan adanya kenaikan yang tinggi angka pengguna
narkoba. Penyuplainya meningkat, narkoba jadi mudah diperoleh di
mana-mana sementara masyarakat semakin “masabodo”.
Menurut saya, SBY-JK akan sulit memenuhi janji-janjinya
memberantas penggunaan narkoba jika sebentar-sebentar pejabat
yang menanganinya diganti. Sindikat narkoba umumnya menjadi
kuat setelah beroperasi di atas 5 tahun dengan tingkat solidaritas
dan kepercayaan yang tinggi di antara sesama anggotanya. Sindikat
semacam ini hanya bisa dilawan oleh organisasi yang juga solidaritas
dan kepercayaan di antara sesama anggotanya sudah lebih dari 5
tahun. Jika sebentar-sebentar orang yang menanganinya diganti,
pemberantasan pun akan tidak maksimal.
Mungkin ada baiknya juga bila BNN (Badan Narkotika
Nasional) menjadi semacam LPND (Lembaga Pemerintah Non-
Departemen) yang independen dan langsung di bawah Presiden,
tidak dalam bayangan Polri atau departemen manapun, seperti KPK.
Semoga apa yang saya sarankan ini bisa bermanfaat.
Dr. Anwar Wardy W, Sp.S, DFM
Badan Narkotika Nasional
Jakarta
Jangan hanya Sekedar Retorika
Sebagai rakyat biasa, saya hanya berharap terjadinya
perubahan dalam hal jumlah kemiskinan. Dari hari ke hari jumlah
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l87
rakyat miskin di Indonesia semakin bertambah. Rakyat jadi menderita
dikarenakan lapangan kerja untuk mencar nafkah tidak ada.
Masyarakat miskin di desa pun akhirnya berurbanisasi besar-
besaran ke kota. Untuk itu, upaya pemberantasan korupsi harus
benar benar serius dilaksanakan. Terutama dalam hal hukuman yang
dijatuhkan, jangan hanya sekedar retorika saja....Semoga.
Indra Darma
Warga Jati Asih
Bekasi
Tidak Sistematis Lagi
Makanya kita jangan suka berjanji. Makin banyak janji
makin sulit kita merealisasikannya. Makin banyak janji makin sering
rakyat dikecewakan. Akhirnya, pembangunan di Indonesia menjadi
tidak sistematis lagi. Lihat saja, harga melonjak-lonjak tanpa jelas
arahnya. Pembangunan berada pada titik nol bahkan minus dengan
munculnya berbagai musibah akibat kemarahan alam. Saya tak tahu
mau dibawa kemana bangsa dan negara ini.
Edi Sofyan
Wiraswasta percetakan
Jakarta
Mari Menakar
Mencatat janji dan komitmen seorang pemimpin tentu
saja banyak dilakukan orang. Sama halnya dengan menagih janji
dan komitmen itu sendiri. Tetapi membukukannya secara tertulis
mungkin hanya sedikit dari tidak banyak dilakukan orang. Salah satu
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l88
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
di antaranya, dilakukan Rudy S Pontoh melalui bukunya Janji-janji
dan Komitmen SBY-JK yang cetakan pertamanya dirilis Desember
2004.
Dokumentasi tertulis seperti buku ini sangat penting
untuk memudahkan kita menakar keberhasilan seorang pemimpin
menunaikan janjinya. Dan, yang tidak kalah pentingnya adalah
menakar seberapa besar dan banyak janji sang pemimpin itu mampu
dipenuhi. Cara ini, merupakan salah satu bentuk akses untuk
menagih akuntabilitas seorang pemimpin ke depan.
Jika menilik isi buku Jankomit ( Janji-janji dan Komitmen)
SBY-JK, banyak sekali yang harus dibayar duet ini untuk mewujudkan
janji-janjinya. Baru setahun memangku jabatan, SBY-JK memang
dihadapkan kepada musibah yang luar biasa, yakni Gempa Bumi
dan Tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang
menyita dan menumpahkan hampir seluruh perhatian republik.
Musibah dan bencana demi bencana pun muncul seolah susul
menyusul. Dari Aceh ke Yogya, hingga munculnya musibah lumpur
lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.
Para pengeritik SBY-JK tetap menuntut jankomit mereka,
walau ada kejadian luar biasa yang harus mereka beri perhatian. Saya
mengibaratkan, kedua pemimpin ini melayarkan ‘’kapal republik’’
di tengah gempuran gelombang besar kiri kanan. Menjaga jangan
sampai kapal mogok hingga ke tujuan. Meski keduanya harus
mengganti beberapa kelasi yang dianggap bermasalah dan susah
menyesuaikan irama pekerjaan sang nakoda.
Kita tidak menafkan bahwa selama memimpin bangsa ini,
SBY-JK terkadang sering dibenturkan. Ada-ada saja pihak yang
menilai keduanya tidak akur. Tidak kompak. Jalan sendiri. Seolah-
olah keduanya mulai pasang kuda-kuda sendiri. Belum lagi, beberapa
kelompok di luar organisasi pemerintahan sudah mulai melakukan
manuver.
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l89
Tiga tahun sudah berlalu. Saatnya kita menagih dan
menakar jankomit SBY-JK. Secara kasat mata, jankomit SBY-
JK yang menguat menjadi wacana publik adalah pemberantasan
korupsi. Saya tidak punya data resmi berapa banyak di antara kasus
korupsi yang ada sudah tuntas di pengadilan. Tetapi ada geliat yang
nyata untuk memberantas korupsi, koneksi, dan nepotisme (KKN).
Buktinya adalah pemerintah membentuk beberapa institusi yang
memberantas KKN. Saking banyaknya lembaga yang menangani
korupsi ini ada kesan tugas dan wewenang lembaga tersebut tumpang
tindih.
Bukti lain dalam penegakan hukum, Presiden SBY juga
mengganti pejabat Jaksa Agung, beberapa menteri, dan pembantunya.
Ini menunjukkan komitmen yang besar terhadap perbaikan roda
pemerintahan, meski sulit menutup kesan adanya istilah ‘bongkar
pasang’ kabinet yang berujung kepada kurangnya konsistensi dalam
kesinambungan program menteri yang bersangkutan.
Saya kira, memasuki tahun keempat masa pemerintahannya,
ada baiknya kita mulai menakar seberapa jauh jankomit kedua
pemimpin bangsa mampu dipenuhi. Buku Bung Rudy dalam edisi
kedua ini ada baiknya juga menakar sejumlah janji yang mampu
dipenuhi SBY-JK, sehingga dapat menjadi acuan bagi publik untuk
menagihnya.
M.Dahlan Abubakar
Staf Pengajar Fakultas Sastra Unhas
Makassar
Ajang Bisnis
Saya tak tahu harus bilang apa. Janji pendidikan murah
ternyata yang terjadi biaya pendidikan makin mahal saja. Bahkan
banyak anak putus sekolah karena tidak mampu lagi membayar uang
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l90
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
sekolah. Begitu juga halnya di bidang kesehatan. Harga obat semakin
mahal, rumah sakit pun sekarang makin tidak berpihak kepada rakyat
kecil. . Penderita kekurangan gizi dan busung lapar tampaknya makin
meningkat saja. Penguasa tidak lagi memperhatikan rakyat kecil tapi
sibuk mejadikan negara ini sebagai ajang bisnis.
Soleh Sutisna
Satpam. Ciledug
Tangerang
Antara Mulut dan Janji
Mulutmu adalah harimaumu bukanlah isapan jempol belaka.
Apalagi bagi mereka yang sedang berkuasa. Mulut adalah salah satu
senjata sakti yang bisa membuat mereka terpilih, dielu-elukan, dan
disanjung. Namun di sisi lain, mulut juga bisa membuat mereka
dibenci, dicibir, didemo, diprotes dan dijatuhkan.
Secara garis besar, ada dua fase inti penggunaan mulut oleh
penguasa atau calon penguasa ini. Pertama, fase umbar mulut atau
umbar janji yang biasanya dilakukan pada masa kampanye. Kedua,
fase berkelit lidah yang berupa upaya-upaya pengingkaran janji yang
dilakukan pada masa setelah berkuasa.
Mungkin pada zaman dulu (sebelum masa reformasi)
fenomena umbar mulut dan diakhiri berkelit lidah ini merupakan
hal yang sangat galib dan tak beresiko apa-apa. Pasalnya, penguasa
pada waktu itu begitu berkuasanya sehingga tak ada seorang pun
yang bisa mempertanyakan pelaksanaan janji-janji mereka.
Tetapi di zaman sekarang ini, penguasa tak bisa lagi dengan
gampang berkelit lidah. Mulut mereka semasa kampanye benar-
benar menjelma sebagai harimau mereka yang bisa membuatnya
tampak gagah dan disegani bila memegang janji, atau akan tampak
Setelah Terhembus Angin
Bagian Lima
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l9l
garang dan berpotensi memangsa dirinya sendiri bulat-bulat jika
janji-janji masa kampanyenya tak ada yang ditepati.
Sayangnya menagih janji penguasa tidaklah mudah.
Kebanyakan janji mereka dilontarkan dalam bahasa lisan yang tidak
terdokumentasi secara sistematis. Memang liputan-liputan media
bisa menjadi sumber dokumentasi. Tapi tak banyak kliping media
yang tertata secara sistematis dan gampang diakses. Akibatnya,
banyak janji-janji kampanye penguasa yang terlupakan dan terlewat
untuk ditagih oleh masyarakat.
Untungnya ada Rudy S Pontoh yang rela bersusah payah
untuk mengumpulkan data-data janji penguasa khususnya Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla
(SBY-JK) pada satu buku yang gampang dibaca. Hadirnya buku
“Janji-janji & Komitmen SBY-JK” ini benar-benar suatu berkah
bagi masyarakat Indonesia. Melalui buku ini masyarakat dengan
gampang bisa mengevaluasi secara terinci apa yang telah dijanjikan
presiden, apa yang telah dipenuhi dan apa yang belum. Benar-benar
sebuah buku yang akhirnya dijadikan pegangan oleh para politikus,
para pengamat, peneliti, jurnalis, dan semua kalangan yang hidup di
negara ini tanpa terkecuali.
Setiap merasakan adanya sebuah ketidakadilan, dengan
gampang masyarakat bisa membuka buku ini, melihat apa yang
pernah dijanjikan presiden dan akhirnya mempertanyakan apakah
janji tersebut sudah dipenuhi? Buku ini benar-benar menjadi buku
pedoman bagi seluruh warga Indonesia.
Sepintas memang kehadiran buku ini seperti mengancam
gerak langkah SBY-JK, namun kalau dicermati, buku ini pun juga
menjadi buku yang sebenarnya menguntungkan bagi sang presiden
beserta pembantu-pembantunya. Cukup dengan membaca buku ini,
maka SBY-JK dengan gampang bisa melakukan introspeksi, berhati-
hati dan menjaga langkah agar tidak terperosok oleh pengingkaran
atas janji-janji yang pernah mereka ungkapkan sebelumnya. Dengan
Bagian Lima
Setelah Terhembus Angin
l92
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
begitu hadirnya buku ini justru membantu mereka untuk bisa
menjadi pimpinan yang dielu-elukan rakyatnya dengan perwujudan
janji-janji mereka yang tertulis di buku ini. Tak perlu mengumbar
janji baru. Cukup baca buku ini dan laksanakan janji-janji yang
tertulis di dalamnya.
WA Wicaksono
Senior Copywriter Creative Network Communications
Istilah dan Singkatan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l93
Istilah dan Singkatan
AIDS : Acquired Immunodefcient Syndrome
Angkot : Angkutan Kota
APBD : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
APBN : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Apjati : Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia
ASEAN : Association of Southeast Asian Nations
Askes : Asuransi Kesehatan
Bappenas : Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
BBM : Bahan Bakar Minyak
BIN : Badan Intelijen Negara
BLBI : Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
BPK : Badan Pemeriksa Keuangan
Bulog : Badan Urusan Logistik
BUMN : Badan Usaha Milik Negara
Calih : Calon Terpilih
Capres : Calon Presiden
Cawapres : Calon Wakil Presiden
Istilah dan Singkatan
l94
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
DEN : Dewan Ekonomi Nasional
Depdagri : Departemen Dalam Negeri
Depdiknas : Departemen Pendidikan Nasional
Depkeh : Departemen Kehakiman
Deplu : Departemen Luar Negeri
Depnaker : Departemen Tenaga Kerja
DKN : Dewan Keamanan Nasional
DOM : Daerah Operasi Militer
DPP : Dewan Pengurus Pusat
DPR : Dewan Perwakilan Rakyat
DPRD : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
DVD : Digital Video Disc
Ed. : Editor
GAM : Gerakan Aceh Merdeka
GOR : Gedung Olahraga
GPSP : Gerakan Pemberdayaan Suara Perempuan
HAM : Hak Asasi Manusia
HPH : Hak Pengelolaan Hutan
HTI : Hutan Tanaman Industri
Istilah dan Singkatan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l95
IDI : Ikatan Dokter Indonesia
IMF : International Monetary Fund
Irjen : Inspektur Jenderal
Jabotabek : Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi
Jamsostek : Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Jankomit : Janji-janji dan Komitmen
JK : Jusuf Kalla
Kadin : Kamar Dagang dan Industri
Kapolri : Kepala Polisi Republik Indonesia
KB : Keluarga Berencana
Keppres : Keputusan Presiden
KKN : Korupsi Kolusi dan Nepotisme
Komnas : Komisi Nasional
Kosgoro : Kesatuan Organisasi Sosial Gotong Royong
KPK : Komisi Pemberantasan Korupsi
KPU : Komisi Pemilihan Umum
KTI : Kawasan Timur Indonesia
LSM : Lembaga Swadaya Masyarakat
Menkopolkam : Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
Istilah dan Singkatan
l96
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
MPR : Majelis Permusyawaratan Rakyat
MUI : Majelis Ulama Indonesia
NAD : Nanggroe Aceh Darusalam
NKRI : Negara Kesatuan Republik Indonesia
NTT : Nusa Tenggara Timur
NU : Nahdlatul Ulama
Otoda : Otonomi Daerah
Otsus : Otonomi khusus
PB IDI : Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
PDB : Produk Domestik Bruto
PDI-P : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Pemilu : Pemilihan Umum
PJTKI : Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia
PNS : Pegawai Negeri Sipil
Polri : Polisi Republik Indonesia
PT : Perguruan Tinggi
Puskesmas : Pusat Kesehatan Masyarakat
RI : Republik Indonesia
RUU : Rencana Undang-undang
Istilah dan Singkatan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l97
SARA : Suku, Agama, Ras dan Antargolongan
SBY : Susilo Bambang Yudhoyono
SBY-JK : Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla
SD : Sekolah Dasar
SDA : Sumberdaya Alam
SDM : Sumber Daya Manusia
Sembako : Sembilan Bahan Pokok
SIUPP : Surat Izin Usaha Penerbitan Pers
SJSN : Sistem Jaminan Sosial Nasional
SLTA : Sekolah Lanjutan Tingkat Atas
SLTP : Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
SMA : Sekolah Menengah Atas
SMP : Sekolah Menengah Pertama
SMU : Sekolah Menengah Umum
Taspen : Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri
TBC : Tuber Colosis
TKI : Tenaga Kerja Indonesia
TNI : Tentara Nasional Indonesia
TV : Televisi
Istilah dan Singkatan
l98
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
UKM : Usaha Kecil Menengah
UMKM : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
UU : Undang-undang
UUD : Undang-undang Dasar
UUD ‘45 : Undang-undang Dasar 1945
VCD : Video Compact Disc
Wantanas : Dewan Ketahanan Nasional
WHO : World Health Organization
WNA : Warga Negara Asing
WNI : Warga Negara Indonesia
Daftar Rujukan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? l99
Daftar Rujukan
Antara
http://www.antaranews.net
Bali Post
http://www.balipost.co.id
Banjarmasin Post
http://www.indomedia.com/bpost
BBC Indonesia
http://www.bbc.co.uk/indonesian
Berita Sore
http://www.beritasore.com
Bisnis Indonesia
http://www.bisnis.com
Blog Pemilu 2004
http://pemilu2004.goblogmedia.com
China Radio International
http://id.chinabroadcast.cn
CNN
http://www.cnn.com
Daftar Rujukan
200
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
CyberNews
http://cybernews.cbn.net.id
Daftar Alamat
http://www.geocities.com/daftaralamat
Detik Portal
http://www.detikportal.com
Detikcom
http://www.detik.com
Direktori Indonesia
http://www.geocities.com/direktoriindonesia
Equator Online
http://www.equator-news.com
Gatra
http://www.gatra.com
Harian Berita Sore
http://www.beritasore.com
Harian Suara Merdeka
http://www.suaramerdeka.com
Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor
http://www.alumni-ipb.or.id
Daftar Rujukan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 20l
Hukum Online
http://www.hukumonline.com
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia
http://www.icmi.or.id
Indonesia Interactive
http://www.i2.co.id
Indosiar
http://news.indosiar.com
Info Menuju RI Satu
http://www.dnet.net.id/infori
Jamanpro-SBY
http://www.jamanpro-sby.com
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
http://www.jpkm-online.net
Jatim.go.id
http://www.jatim.go.id
Jawa Pos
http://www.jawapos.co.id
Kaltim Post
http://www.kaltimpost.web.id
Daftar Rujukan
202
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Kapanlagi.com
http://www.kapanlagi.com
Kebangkitanbangsa.org
http://www.kebangkitanbangsa.org
Koalisi Media
http://www.koalisimedia.org
Koalisi untuk Indonesia Sehat
http://www.koalisi.org
Komisi Hukum Nasional
http://www.komisihukum.go.id
Komisi Pemilihan Umum
http://www.kpu.go.id
Kompas
http://www.kompas.com
Kompas Cyber Media
http://www.kompas.co.id
Lampung Online
http://www.lampungonline.com
Lampung Post
http://www.lampungpost.com
Daftar Rujukan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 203
Liputan 6 SCTV
http://www.liputan6.com
Lombok Network:
http://www.lombok-network.com
Media Indonesia
http://www.mediaindo.co.id
Mediacorp Radio
http://rsi.mediacorpradio.com
Mega-Hasyim
http://www.megahasyim.com
Pantau Pemilu
http://www.pantaupemilu.or.id
Partai Golkar:
http://partai-golkar.or.id
Pemerintah Kota Pagar Alam
http://www.pagaralam.go.id
Perpustakaan Bappenas
http://perpustakaan.bappenas.go.id
Pikiran Rakyat
http://www.pikiran-rakyat.com
Daftar Rujukan
204
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Pontianak Post
http://www.pontianakpost.com
PresidenRI
http://www.presidenri.or.id
Pusat Data & Analisa Tempo
http://www.pdat.co.id
Radio Republik Indonesia
http://www.rri-online.com
Rakyat Merdeka
http://www.rakyatmerdeka.co.id
RCTI
http://www.rcti.tv
Republika
http://www.republika.co.id
Riau Pos
http://www.riaupos.com
SBY & JK Untuk Indonesia
http://www.sby-oke.com
SBY Untuk President RI 2004-2009
http://prosby.com
Daftar Rujukan
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 205
Sbyudhoyono
http://www.sbyudhoyono.com
Sekitar Kita
http://www.sekitarkita.com
Sinar Harapan
http://www.sinarharapan.co.id
Sinar Indonesia Baru
http://www.hariansib.com
Sriwijaya Post
http://www.indomedia.com/sripo
Suara Karya
http://www.suarakarya-online
Suara Pembaruan
http://www.suarapembaruan.com
Sumatera Ekspres
http://www.sumeks.co.id
Surya
http://www.surya.co.id
TEMPO interaktif
http://www.tempointeraktif.com
Daftar Rujukan
206
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
Trans TV
http://www.transtv.co.id
TV7
http://www.tv7.co.id
Voice of America
http://www.voanews.com
Warta Ekonomi
http://www.wartaekonomi.com
Lampiran
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 207
LAMPIRAN
Kisah Biru:
Ada Apa, Sih? Kok, Semua Pada
Nolak?
Dari Balik Penerbitan Buku
Janji-Janji & Komitmen SBY-JK
Edisi Pertama
Buku saya “Janji-janji dan Komitmen SBY-JK edisi pertama
ternyata amat laris. Dari laporan yang saya terima, buku tersebut
menduduki peringkat pertama penjualan di hampir semua toko
buku terkemuka di Indonesia. (ceillehh...!). Padahal, keberadaan
buku tersebut belum pernah diiklankan secara terbuka di media
cetak, televisi, atau radio manapun. Juga belum pernah diadakan
acara promosi semacam peluncuran buku, resensi atau sejenisnya
sebagaimana buku-buku lainnya.
Karena penasaran, saya pun turun langsung ke lapangan
untuk melakukan survei kecil-kecilan. Beberapa toko buku di Jakarta
yang sempat saya kunjungi (tentu saja saya tak sempat mengunjungi
semua toko buku) menempatkan buku tersebut di tempat yang
paling diidam-idamkan oleh semua penulis buku: best seller. Bahkan
di sebuah toko buku besar di Matraman Jakarta, buku tesebut dengan
gagahnya menduduki singgasana itu. Saya bilang singgasana, karena
Lampiran
208
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
buku lokal yang bisa mendapat predikat itu di toko buku tersebut
jumlahnya amatlah minim. Selain buku saya, ada juga buku fksi
berjudul Supernova, juga buku tentang tumbuhan merah yang bisa
mengobati HIV, dan satu buku lokal lainnya (tak ingat judulnya
dan tak sempat baca dalamnya). Yang banyak adalah buku-buku
terjemahan (sekitar 10 judul).
Kok, Alergi?
Buat saya, predikat “best seller” amatlah luar biasa mengingat
buku tersebut belum cukup dua minggu beredar. Saya jadi teringat
saat-saat sebelum buku itu diterbitkan. Sebenarnya, sebelum selesai
ditulis, sudah ada penerbit terkemuka yang bersedia menerbitkannya
(buku saya lainnya diterbitkan oleh penerbit ini). Tapi begitu buku
selesai ditulis dan melihat isinya, mereka jadi kehilangan nyali.
Mereka tak menyangka saya bisa merekam semua janji SBY-JK
dan fakta nyata dengan begitu lengkapnya. Lagipula selama ini
kan belum pernah ada di Indonesia (bahkan di dunia) buku yang
merekam dengan jelas janji-janji seorang politikus, apalagi seorang
calon Presiden dan Wakil Presiden yang kemudian terpilih.
Penerbit lain yang juga saya tawarkan (juga penerbit yang
akan menerbitkan buku saya lainnya) tiba-tiba tampak seperti
kehilangan nafsu. Mereka mengatakan “Oke” tapi dengan suara
rendah dan ludah tertahan di tenggorokan. Bagi saya, ini artinya
mereka setuju tapi dengan terpaksa dan tidak pasti kapan akan
menerbitkannya. Saya malah jadi kasihan pada mereka.
Saya sendiri tak tahu mengapa orang-orang jadi pada alergi
menerbitkan buku itu. Padahal berulang-ulang saya katakan, buku
ini tak punya pretensi politik apapun. Apalagi sekarang kan kita
hidup di alam demokrasi. Malah SBY-JK sendiri dalam berbagai
Lampiran
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 209
forum berulang-ulang meminta agar mereka dikritik. Mengapa?
Ya, supaya mereka tahu sudah sejauh mana mereka melangkah dan
sudah sejauh mana mereka belum melangkah. Kok, kita semua jadi
pada takut, jadi pada banci sih?
Buku ini bukanlah buku kritikan, tapi punya tujuan yang
sama. Isinya adalah janji dilengkapi fakta dan data di Indonesia
saat mereka mengucapkan janji. SBY-JK jika sempat membacanya
pun saya yakin pasti senang. Dengan adanya buku ini mereka akan
terbantu untuk mengingat apa-apa saja yang sudah mereka janjikan
(soalnya, boss-boss kita kalau bikin janji kan biasanya suka lupa) dan
apa aja yang tidak mereka janjikan. Jangan sampai mereka sudah
bersusah memenuhi janji, rakyat malah menganggap mereka tidak
memenuhi janji karena rakyat sendiri tidak tahu apa yang pernah
dijanjikan kepada mereka.
Wah, jadi kemana - mana. Tapi selanjutnya, setelah itu
saya berpikir untuk menerbitkannya sendiri. Kenapa tidak? Selama
ini saya sudah menulis dan menerbitkan sendiri 41 (empat puluh
satu) judul buku direktori bisnis, dan 3 judul buku musik (ini hobi
sampingan saya). Dan semuanya laku dijual bahkan di pasar luar
negeri. Tapi setelah saya instropeksi diri (ceilehhh..!), saya ternyata
belum berpengalaman dalam menerbitkan buku untuk dikonsumsi
masyarakat umum. Dengan kata lain, saya belum begitu menguasai
jalur-jalur pemasaran di dalam negeri. Ya, mau tidak mau saya harus
mencari penerbit lain.
Bejibun SMS dan Telepon
Maka mulailah saya berjuang dengan mengirimkan
penawaran melalui faks dan email ke berbagai penerbit. Dari
Lampiran
2l0
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
10 penerbit, hanya dua yang antusias dan bersedia langsung
menerbitkannya dalam waktu dekat, tiga akan pikir-pikir dulu,
sementara sisanya bahkan untuk menjawab saja tak berani. Tapi saya
belum langsung menjawab karena sebelumnya saya sudah terlanjur
mengirim surat pembaca ke beberapa media cetak. Di sini juga
saya tak habis pikir. Dari sembilan surat pembaca yang saya kirim
untuk mencari mitra penerbit buku tersebut, hanya dua yang berani
memuatnya. Yakni, Tabloid Kontan dan Harian Bisnis Indonesia,
dua media yang menjadi favorit saya selama ini.
Begitu surat pembaca dimuat, saya menerima bejibun
telepon dan SMS dari pembaca (maklum, dalam surat pembaca
saya sertakan nomor hape saya). Semuanya berisi dukungan dan
kesediaan untuk menerbitkan. Bahkan ada yang langsung berniat
membeli hak cipta buku tersebut dengan angka berapa saja, tapi
bukan untuk diterbitkan melainkan untuk dimusnahkan (hehehe...
yang ini mungkin dari kelompok atau partai tertentu).
Hanya butuh dua hari, saya akhirnya berhasil memilih satu
penerbit yang saya anggap track record-nya selama ini sangat baik.
Dan benar sesuai janji, hanya sekitar 2 minggu kemudian buku
tersebut sudah beredar di pasaran. Sungguh luar biasa.
Sekarang, saya mencoba menerbitkan kembali buku ini
secara self-publishing, tentu saja setelah saya menerima kembali
hak terbit dari penerbit sebelumnya. Tak banyak yang berubah
kecuali berbagai tambahan komentar dari mereka yang telah pernah
membaca buku ini cetakan pertama.
O,ya, kisah ini saya sebut kisah biru karena waktu menulisnya
saya menggunakan kacamata dengan lensa biru penahan terik
matahari. Huruf-huruf yang tampak semuanya jadi biru. Bener, deh.
Kalau tak percaya, coba deh buktikan. Kalau Anda membacanya
Lampiran
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 2ll
sambil menggunakan kacamata berlensa ungu, Anda bisa merubah
judulnya menjadi Kisah Ungu. Terserah...suka-suka Anda-lah ! Ini
kan jamannya perubahan!
CATATAN: Kisah biru ini saya tulis kembali berdasarkan tulisan
saya dengan judul yang sama yang banyak beredar di
internet.
Terima kasih khusus saya ucapkan kepada
MODERATOR dan AKTIVIS milis (mailing
list) di bawah ini yang telah banyak membantu
upaya menerbitkan kembali buku ini:
agromania, bacayo, bandung_pusatbuku,
bhinneka_tunggal_ika, bmmi, buku-islam,
bukukita, cfbe (centre for the betterment of
education), cikeas, dastanbooks, dikmenjur,
diskusi-pembebasan, ebookmaniak, ekonomi-
islami, eramuslim, escaevabookclub,
indonesia-online, indotalks, info_madani,
islamic_discussion_via_internet, jaker,
jardiknas, jelajahbudaya, junior_trader,
jurnalisme, kajian_lepaskerja, katasibijak,
kebumian, kolbu, komunitashistoria, lintaseni,
mediacare, media-indonesia, milis-kammi,
mobilemaniak, nasional-list, pakguruonline,
pantau-komunitas, pasarbuku, pendidikan,
penulislepas, ppiindia, proletar, referensi_
maya, relasimania, resensibuku, rezaervani,
sukasukamu, sulteng, tauziyah, tou-kawanua,
wanita-muslimah, wartawanindonesia, yok_
bacabuku, zamanku
BIODATA PENULIS
RUDY S. PONTOH. Lahir di Poso,
Sulawesi Tengah, 18 Mei 1964. Kuliah di
FK - Unhas (1983-1992) lalu terjun sebagai
wiraswasta. Pernah menjabat sebagai salah
seorang direksi sebuah perusahaan properti
di Yogyakarta, lalu sejak 1994 pindah ke
Jakarta dan bekerja sebagai direktur di sebuah perusahaan swasta
terkenal.
Antara tahun 1983 hingga 1986 ia aktif menulis masalah hukum
dan internasional, dua bidang kepenulisan yang paling diminatinya.
Juga masalah psikologi dan kesehatan (sesuai latar belakang
pendidikanya) di berbagai media cetak Ibukota. Di bidang hukum,
ia pernah berpolemik keras dan berkepanjangan dengan Achmad
Ali (kini salah seorang tokoh hukum di Indonesia). Pada masa itu, ia
juga tergolong penulis aktif angkatan kedua setelah angkatan Hamid
Awaluddin (mantan Menteri Hukum dan HAM) di Identitas, koran
kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Keaktifannya menulis di
berbagai media membuat ia kemudian diangkat sebuah Ketua FPM
(Forum Penulis Makassar), salah satu organisasi kepenulisan paling
elite yang pernah ada di Makassar.
Kini, di samping kesibukan bisnis, sejak 2005 ia juga aktif sebagai
Ketua Umum Forum Poso Bersatu, sebuah organisasi kaum
pemberani yang selama ini bertindak sebagai kontra provokator
guna menghentikan dan meredam berulangnya konfik Poso. Alamat
Email: rudypontoh@gmail.com
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin? 2l3
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2)
Ternyata Hanya Angin?
v
MenciptakanKesempatanKerja............................................... 122
MeningkatkanKinerjadanStabilitasEkonomiMakro............ 123
MenghapusKemiskinan........................................................... 124
MeningkatkanAksesRakyatTerhadapPendidikan................. 124
MeningkatkanAksesRakyatTerhadapLayananKesehatan.... 125
MenghapusKetimpangan........................................................ 125
MemperbaikiPengelolaaanSumberdayaAlam........................ 126
MerevitalisasiPertaniandanPedesaan..................................... 126
BAGIAN TIGA :
Data dan Angka Sebagai Indikator Janji
DatadanAngkaMediaMassa................................................. 131
DatadanAngkaWarisanMegawati......................................... 147
BAGIAN EMPAT :
Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji......................... 151
BAGIAN LIMA:
Setelah Terhembus Angin .................................................. 177
ISTILAH DAN SINGKATAN............................................. 193
DAFTAR RUJUKAN............................................................ 199
LAMPIRAN: Kisah Biru....................................................... 207
BIODATA PENULIS........................................................... 213

Komentar dan Testimoni
“Yang saya soroti dari buku ini adalah janji SBY untuk membangun demokrasi melalui kebijakan antidiskriminasi. Akan tetapi, di masa SBY, kebijakan yang diskriminatif dan antipluralisme sangat menonjol, khususnya dalam bidang agama. Terutama terhadap penganut agama dan kepercayaan minoritas. Indikator: Pengabaian hak-hak sipil para penghayat kepercayaan, penyerangan terhadap Ahmadiyah, penutupan gereja-gereja Kristen, dan penangkapan para pimpinan aliran-aliran baru: Lia Eden, Al-Qiyadah, dan lainlain. Akibatnya, timbul konflik horisontal: kelompok mayoritas menyerang minoritas dengan dalih fatwa MUI. Sepanjang sejarah RI, baru SBY presiden yang tunduk pada fatwa MUI. Padahal, fatwa MUI tidak punya tempat dalam struktur hukum di Indonesia. Mestinya dia hanya berpedoman pada Pancasila dan UUD ‘45 yang menjamin kemerdekaan setiap warga untuk menganut agama dan kepercayaan masing-masing. “ Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, M.A Jakarta “Walau saya pernah dekat dan bekerja sama – namun saya tidak pernah bisa menebak, membaca, dan memprediksi apa yang ada dalam benak dan apa yang akan dilakukan seorang SBY. Yang dapat saya pastikan, menurut pendapat pribadi saya, bahwa SBY adalah
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

seorang politisi ulung, tangguh, dan sabar. Beliau pandai memainkan manajemen waktu, lihai mengatur emosi kawan maupun lawan, dan amat cerdas menggiring atmosfir di setiap tempat dan komunitas. Beliau juga sangat tangkas menjadikan dirinya sebagai magnet dalam seketika. Dalam keadaan serba normal, beliau memang pas dan pantas menjadi presiden bagi negeri ini. “ Sys NS Ketua Umum DPP Partai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Jakarta “Kritik Rudy S. Pontoh dalam buku ini memperjelas kita bahwa kritik bukan saja sebuah keinginan dari warganegara untuk bebas bicara, tapi juga sebuah kebutuhan dari pemerintah negara agar berbuat lebih baik.” Usman Hamid Koordinator Kontras Menteng, Jakarta Pusat “Adanya hasrat dari kalangan SBY-JK untuk berpaket kembali atau pun secara terpisah menunjukkan keyakinan bahwa janji-janji dan komitmen mereka seperti yang saya baca dalam buku ini rasanya telah ditebus secara perlahan. Proses demokratisasi, desentralisasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat relatif baik dan terbebas dari IMF. Pemberantasan korupsi belum memuaskan masih bertumpu pada penguatan institusional. Yang menonjol adalah pelaksanaan demokrasi di Indonesia jauh lebih baik dari Singapura 

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

dan Malaysia. Kabinet ekonominya belum “menggigit” menangani makroekonomi.” Prof. Dr. Amran Razak, SE, M.Sc Guru Besar FKM Universitas Hasanuddin Makassar “Seseorang yang tidak mampu menepati janji tidak layak jadi pemimpin. Secara pribadi, saya masih ingin percaya dan berharap pada SBY. Tapi hampir semua seniman dari berbagai propinsi yang hadir di Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua Agustus 2005 lalu menganggap SBY pembohong / tidak bisa memegang kata-kata. Pada penutupan kongres dimaksud SBY berjanji membangun kesenian Indonesia dengan sungguh – sungguh, salah satunya dengan mensahkan DKI (Dewan Kesenian Indonesia) sebagai keputusan kongres. Dua setengah tahun Tim Formatur DKI melakukan berbagai cara menagih janji, NIHIL. Kalau janji resmi dan ditayangkan TVRI ke seluruh negeri saja tidak ditepati…sekarang silahkan rakyat menilai. Sebab dalam hal tidak kunjung disahkannya DKI, SBY hanya memberi kita dua pilihan kemungkinan: SBY tidak mampu atau SBY tidak bisa dipegang kata-katanya. Dua-duanya tidak dibutuhkan rakyat Indonesia.” Ratna Sarumpaet Aktivis dan Seniman Jakarta

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Farhat Abbas. SE Pimpinan Pondok Pesantren Annur Kota Bekasi v Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Biarlah kawankawan pengamat yang berkomentar. SH Basmar. Kadang pemimpin sering melupakan apa yang dijanjikan dan membuat janji-janji baru untuk mempertahankan kepemimpinannya. tapi kerja nyata yang dikawal oleh visi dan moralitas sejati.” Ahmad Ushtuchri.” Andi Alfian Malarangeng Juru Bicara Presiden RI Jakarta “Buku ini mudah-mudahan jadi pelajaran moral nomor satu bagi siapa saja yang mengaku pemimpin atau siapa saja yang mau terjun ke dunia politik. “Agar diungkapkan juga mengenai apa yang tidak/belum pernah dijanjikan SBY-JK kepada rakyat. Mampang Jakarta Selatan “Lebih baik saya tidak mengomentari buku ini karena apapun komentar saya justru akan dipermasalahkan orang. “ M. Negeri ini tidak butuh janji.

“ Dr. Janji-janji beliau memberikan optimisme yang besar. Jika ke depan. “Membaca buku ini saya merasakan pancaran ketulusan dari Bapak SBY. Maizar Rahman Gubernur OPEC Peneliti Utama Teknologi Minyak & Gas “Kita semua sepakat janji adalah hutang. dalam menggapai cita-cita Indonesia sebagai negara yang maju dan sejajar. M. Sampai kapan pun dan oleh siapapun hutang akan tertagih. Ph. masih ada sisa waktu untuk membuktikan implementasi janji dan komitmennya terhadapat rakyat. “ Prof. bangsa Indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang berjuang membawa perubahan positif bagi rakyat. untuk periode 2009-2014 pasangan SBY-JK masih ingin terpilih lagi. Kalau sudah terlontar sebaiknya ditepati supaya selamat nanti di “sana”.. “ Ratih Sanggarwati Jakarta “Buku ini sangat dibutuhkan oleh sebagian besar rakyat Indonesia. yang telah dengan ikhlas menjatuhkan pilihannya kepada pasangan SBY-JK. Di era globalisasi. Taruna Ikrar.D Founder CFIS (Center For Interregional Study) Jepang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v . Dr. serta disegani oleh bangsa-bangsa di dunia dalam percaturan internasional. bangsa dan negara.Pharm.

Hanya soal waktu. Dan saya yakin SBY-JK akan terus berusaha menepati janji-janjinya. “ Josephine Mathilda Aktivis Persaudaraan Poso Palu. Namun saya tidak merasa mampu untuk menulis komentar.” Wimar Witoelar PT InterMatrix Indonesia Jakarta Selatan “Buku ini adalah wujud upaya cerdas guna mencerdaskan anak bangsa. Sulteng “Buku ini telah merekam semua janji SBY-JK pada masa kampanye dulu dengan sangat lengkap dan jelas. Jika suatu saat nanti politisi ini hendak kembali naik ke podium Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v .” Muhammad Ikbal. “Buku ini telah memberikan kontribusi berharga karena sudah melayani kepentingan masyarakat untuk memantau mereka yang berkuasa (SBY-JK) agar bertanggung jawab pada setiap perilaku. SH General Manager PT BBS Jakarta & Kendari “Saya yakin buku ini menarik dan berguna untuk banyak orang. keputusan. Keberadaannya jelas memberikan efek positif pembelajaran. Kita lihat saja nanti. dan kebijakannya.

maka setidaknya ia akan berpikir ulang untuk tidak mengumbar janji-janji politik secara sembarangan. padahal rakyat sudah mencatatnya. terutama kalangan pendidikan dan aktivis serta kalangan HAM. ada saatnya melawan dan menagih bakul berisi janji-janji itu.” Dedeng Z Staf Pengajar Fak.kampanyenya. Buku ini akan menjadi sumber rujukan bagi kita untuk mengkritisi sudah sejauh mana janji-janji tersebut terwujudkan.” Mohammad Aqil Ali. bahkan untuk kajian kajian hukum lebih dalam. menjajikan perubahan dan kesejahteraan. Semoga SBY-JK atau mungkin para politisi lain di pentas daerah atau nasional menjadikan ini sebagai barometer.” Mulyani Hasan Penulis dan Wartawan Bandung Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v . sekarang ia tahu ucapannya tersebut tidak lagi terbang bersama angin tapi dicetakbukukan menanti pertanggungjawaban dalam bentuk nyata. Sebab. SH HWS & Partners Wisma Kemang. Berulangkali ingkar janji. Jakarta Selatan “Penyebaran ide dan gagasan dalam buku ini sangat perlu diketahui khalayak umum. Sumsel “Para politisi itu mengekploitasi kaum miskin. Hukum UNSRI Ogan Ilir.

“Buku ini cukup mewakili tuntutan masyarakat Indonesia yang sangat mengharapkan realisasi terhadap mimpi-mimpi yang diberikan para pemimpin bangsa ini ketika mereka menginginkan dukungan untuk menduduki tahta kekuasaan di negara ini. Janji-janji yang diumbar pada saat Pemilu 2004 lalu seharusnya sudah dapat kita rasakan sekarang.” Zikroen Habibie Jakarta Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v . “ Yudan S Perum Graha Sengkaling Dau – Malang. kontinyu. integritas serta kehidupan perekonomian. Yang terjadi justru sebaliknya.” Vera T. terpadu & terukur demi mencapai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang ideal. Dengan kehadiran buku ini diharapkan SBY-JK menyadari bahwa yang dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini adalah realisasi terhadap setiap komitmen yang mereka buat. Tobing. dimana keadaan semakin menuju ke jurang kesengsaraan baik dari sudut moralitas. bertahap. Jawa Timur “Setelah membaca buku ini saya berpendapat: yang terpenting adalah janji-janji dan komitmen itu dapat terlaksana secara komprehensif. SH Kantor Pengacara Vera Tobing & Patners Jakarta “Semoga buku ini tersedia banyak di toko buku manapun dan dijual dengan harga terjangkau sehingga semua orang bisa memilikinya hingga ke masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Janji-janji & Komitmen SBY-JK Ternyata (edisi 2) Hanya Angin? .

000.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . memamerkan.000.000.000.000. 2. atau menjual kepada umum suatu cptaan atau barang hasl pelanggaran hak cpta atau hak terkat sebaga dmaksud pada Ayat (1) dpdana dengan pdana penjara palng lama 5 (lma) tahun dan/atau denda palng banyak Rp500. atau pdana penjara palng lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda palng banyak Rp5. Barangsapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagamana dmaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 49 Ayat (1) dan Ayat (2) dpdana dengan pdana penjara masngmasng palng sngkat 1 (satu) bulan dan/atau denda palng sedkt Rp1. mengedarkan.000.Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 1. Barangsapa dengan sengaja menyarkan.00 (lma ratus juta rupah).00 (lma mlar rupah).000.00 (satu juta rupah).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

Jakarta 2008 Email: bokicipta@gmail. Pontoh Hak cipta dilindungi oleh undang-undang ISBN 978-979-17267-0-2 Didistribusikan oleh Boki Cipta Distributor Jakarta Dicetak oleh Percetakan Imagraph Isi di luar tanggung jawab percetakan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .Janji-janji dan Komitmen SBY-JK (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? Oleh Rudy S.com © 2008 Rudy S. Pontoh Desain Sampul & Penata Letak: Ad Sketch Art Sampul: Ledi Raja Diterbitkan oleh Penerbit Boki Cipta Media.

Amalia Th. dan juga juga teman aktivis dari Forum Poso Bersatu: Farhat Abbas. Dahlan Abubakar. Adam Riyanto. Nil Syeban. Vera T. yang hingga kini nasih setia bertahan di antara puing-puing kerusuhan: Hary.Iqbal Miad. dan Pak Idi — sopir yang selalu siaga setiap saat. Darma Tongku. Juga saya ucapkan terima kasih kepada Pak Syarifudin — konsultan penerbitan yang rajin menasehati saya. Yati Utoyo Lubis. Petty S. Yulita yang setia mengawal si kecil. Ambardini. Elvira (Pico). dan lain-lain. Taruna Ikrar. Sese. Papa Dedi. Bernard Ndawu. M. Kaimana Lapian. Om Ismail. buku ini juga saya persembahkan buat Cheche — kucing saya tercinta yang kini sudah tiada. M. Taswin. Ratna Sarumpaet. Mohtar. Sustin. Fatimah. Fat Alamrie. Anwar Wardy W. Elen Tandawuya. Netty. Tak lupa saya sampaikan cium sayang buat Ledi dan Gege yang senantiasan menemani saya dengan segala kesabarannya. Ma’u. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada temanteman “tim sukses” yang dulu suka ngumpul di Graha Anugrah: Sys NS. Hatta. Camelia Latjuba. Mbok Marsiyah yang rajin menyiapkan kopi panas di meja kerja saya. Rita (Nona). teman-teman aktivis yang suka ketemu di Kontras: Usman Hamid. serta teman-teman dalam karir kepenulisan saya: Belinda Gunawan. Ritha Mananri. Didin P. Moelawarman. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Marlini Hasan —istri saya tercinta yang selalu setia mendampingi saya. Buku ini saya persembahkan untuk Kinanti Syandini Pontoh (Syasa) — putri tercinta yang selalu meramaikan hari-hari saya. Tobing. Syamsul Hilal Salam. Terima kasih juga saya ucapkan kepada keluarga besar saya di Poso. Mbak Amalia Damaiyanti — kakak ipar yang suka meramaikan suasana. Zein Suweleh dan masih banyak lagi mbak-mbak dan masmas yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu di sini. M. kota kelahiran saya. Amran Razak. Mbak Dewi Dewo — sahabat setia yang selalu memberi inspirasi baru. dan semuanya. Juga…di luar semua itu.

v Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Dengan meng-gogling (melakukan pencarian dengan Google). banyak penerbit yang menolak dengan berbagai alasan. buku ini saya terbitkan kembali dengan isi yang hampir sama persis dengan buku edisi pertama Hanya penampilannya sedikit diperbaharui dengan beberapa tambahan penting di sanasini. Saat saya menulis surat pembaca ke media cetak untuk mencari mitra penerbit. ternyata buku ini telah menjadi referensi dan daftar pustaka berbagai tesis ilmiah serta koleksi perpustakaan di berbagai belahan dunia termasuk perpustakaan kepresidenan RI. Anda juga akan menemukan data bahwa buku ini. banyak media cetak bahkan takut memuat surat pembaca saya. terus menjadi pembicaraan hangat di internet. termasuk tambahan komentar dari orang-orang yang saya sebut Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v . Kini tak ada satupun buku tersebut yang tersisa di toko buku. buku ini (baca: buku “Janji-Janji & Komitmen SBY-JK” edisi pertama) akhirnya berhasil diterbitkan untuk pertama kali dan meledak di pasaran. Data lain yang bisa Anda temukan. Jika Anda menulis di Google “janji SBY” – tanpa tanda kutip – maka situs promosi buku ini yang muncul berada paling di atas.Kata Pengantar Edisi 2 Ketika saya menawarkan ke penerbit. Namun jejak-jejak keberadaan buku ini bisa dengan mudah Anda cari di internet. hingga edisi keduanya diterbitkan. Setelah mengalami berbagai penolakan. Sekarang.

dan pion. Tapi bagaimana jika ternyata janji-janji dan komitmen mereka hanyalah angin? Akhirnya pesan saya. Mungkin benar kata orang. Tetap saja masih ada waktu. belilah buku ini pada kesempatan pertama ketika Anda melihatnya. v Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Keragu-raguan hanya akan membuat Anda menyesal seperti banyak dialami orang dengan edisi pertama. masih terlalu dini untuk memberi penilaian berhasil tidaknya SBY-JK mewujudkan janjijanji mereka. Karena ibarat bermain catur. sebelum skak mat.“pemberani” dan “pemerhati” negeri ini. Jangan ragu-ragu untuk membelinya. Visi dan misi awal buku ini untuk tetap tampil polos (tanpa pretensi dan keberpihakan kepada siapapun) tetap saya pertahankan. kita sulit memprediksi apakah seseorang akan kalah atau tidak bahkan meski batu yang ada tinggal benteng. raja.

Kata Pengantar Edisi 1 Saat buku ini ditulis. mungkin juga “lupa-lupa ingat”. Berbekal rasa penasaran plus keinginan untuk menagih atau lebih tepat menunggu janji. di mana. simaklah apa kata Jusuf Kalla saat berbicara di depan peserta Rakernas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Balai Diklat Srondol Semarang (17 Juni 2004). juga memilih putra Papua untuk duduk di kabinet sesuai janji. Pada tahap ini semua arsip Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v . saya melakukan pelacakan media guna menelusuri keberadaan sang jankomit. “Saya setuju jika janji-janji calon presiden dan calon wakil presiden dicatat. Antara lain. agar jika terpilih nanti. ada juga yang tidak terbukti. Adakah Anda mencatatnya? Mungkin “ya”. masyarakat bisa menagihnya”. ada beberapa janji dan komitmen (selanjutnya saya singkat jankomit) Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ( JK) yang sudah terbukti. Nyatanya yang terpilih adalah seorang partisan salah satu parpol. Padahal. Kaidah-kaidah sebuah data seperti apa. Namun. tapi bisa dipastikan sebahagian besar akan menjawab “tidak”. Dalam komposisi kabinet misalnya. janji akan memilih menteri BUMN dari kalangan nonpartisan. ada tiga tahap yang saya gunakan: Pertama. Masih ada ratusan jankomit lain yang menunggu bukti hingga lima tahun ke depan. mereka memberi empat posisi menteri kepada wanita. mengumpulkan berbagai berita dan informasi apa saja yang berhubungan dengan SBY-JK. Untuk itu. dan kapan jankomit diucapkan berusaha saya penuhi.

saat jankomit diucapkan. mengecek ulang dengan menggunakan sumber lain seperti itu saya lakukan pada tahap terakhir. radio. berita dan informasi yang terkumpul saya pilahpilih kembali untuk memilih berita dan informasi yang berhubungan dengan jankomit. Selanjutnya. hanya tempat dan waktunya yang berbeda. televisi yang saya anggap bonafid (lihat rujukan) saya telusuri baik secara online maupun penelusuran langsung. Begitupun dengan jankomit yang saya anggap emosional atau diplesetkan oleh pembuat berita/informasi untuk tujuan-tujuan tertentu. majalah. bulletin. Namun apa yang termuat dalam buku ini saya anggap bisa mewakili jankomit lainnya yang tidak berhasil saya lacak. Sebagai indikator apakah SBY-JK memenuhi jankomit mereka. Langkah memilih. bukalah kembali fakta dan data ini.koran. sunggguh luar biasa: jankomit yang terkumpul jumlahnya mencapai angka ribuan. Penulusuran saya batasi pada berita dan informasi yang dipublikasikan sejak bulan Mei 2004 (masa persiapan pencalonan) hingga akhir Oktober 2004 (seusai pelantikan calon presiden dan calon wakil presiden terpilih). Komentar dan opini saya kumpulkan dengan menyebarkan pertanyaan “apa yang ada harapkan dari janji dan komitmen SBY-JK?” di berbagai mailinglist maupun pertanyaan secara langsung. pada bagian lain buku ini saya sertakan fakta dan data keadaan Indonesia saat ini. buku ini juga saya lengkapi dengan komentar dan opini dari mereka yang menunggu bukti jankomit. Hasilnya. Agar pembaca tidak terlalu banyak “memakan” janji. Jika fakta dan data pada saat itu ternyata banyak berubah dari fakta dan data dalam buku ini. Jankomit seperti ini saya singkirkan. bisa dipastikan SBY-JK telah memenuhi janji-janji perubahan yang selalu mereka dengungdengungkan. Tidak semua jankomit bisa saya telusuri. Lima tahun mendatang. Banyak jankomit yang diucapkan berulang. Selamat membaca! Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v .

siapa. Kita pun diajarkan untuk melafazkan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . saya adalah pendukung independen SBY-JK (Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla). saya tetap mendukung mereka.Antara Janji SBY-JK dan Angin PENDAHULUAN: Waktu pemilu dulu. Bahkan hingga saya merasa pesimis dengan janji-janji yang kerap dilontarkan SBYJK pada masa kampanye dulu. dalam waktu lima tahun masa pemerintahnya pun banyak janji yang menurut saya akan sulit dibuktikan. dan untuk apa janji itu diucapkan. empat atau lima dekade yang lalu dan sama akan kecewanya Anda dengan tiga. Pernahkah Anda membayangkan negeri yang konon mewarisi budaya korup dari “sononya” dan selalu menduduki peringkat kelima atau keenam terkorup di dunia ini benar-benar bersih dari koruptor hanya berkat program pemberantasan korupsi yang 100 hari. itu berarti Anda sama optimisnya dengan generasi tiga. Lalu apa arti sebuah janji? Itu tergantung bagaimana. Bahkan jika masa pemerintahannya ditambah berlipatlipat kali pun masih ada janji yang masih sulit untuk dibuktikan. dan ia akan menjawab bahwa seorang muslim yang baik seharusnya menepati janji-janji yang ia ucapkan baik kepada sesama manusia maupun kepada Allah SWT. empat atau lima generasi mendatang. lima tahun. Jangankan diberi waktu 100 hari. Saya yakin orang seperti saya ada jutaan jumlahnya di negeri ini. Bertanyalah pada seorang ulama. atau 10 tahun? Jika anda menjawab ya.

Ternyata para wartawan yang menunggu mewakili jutaan pemirsa di depan televisi terpaksa cuma menghirup angin karena waktu pengumuman ditunda hingga pukul 23. Bertanyalah kepada seorang ahli filsafat. Jadi. lagi-lagi mereka harus menghirup angin tak sedap karena pengumuman baru bisa dilaksananakan beberapa menit menjelang tengah malam. banyak lagi indikator lain yang bisa membuktikan bahwa ucapan mereka dulu itu hanyalah angin. sah saja jika kemudian saya berpendapat bahwa apa yang diucapkan SBY-JK dulu memang bukanlah janji atau komitmen melainkan angin yang keluar dalam bentuk suara melalui sebuah proses di tenggorokan. Sejak malam pengumuman kabinet tanggal 20 Oktober 2004 lalu. aroma angin sebenarnya sudah mulai terasa di Istana. ia mungkin akan berkata bahwa janji adalah sesuatu yang enak untuk didendangkan tapi tidak untuk dibuktikan. mereka pun mungkin akan berpendapat bahwa apa yang mereka ucapkan dulu itu bukanlah janji melainkan rencana. Bertanyalah kepada seorang penyanyi. Pada mulanya pengumuman kabinet dijanjikan akan berlangsung pukul 20. Ekspektasi masyarakat Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .00.00 WIB. maka ia akan mengaitkan masalah janji itu dengan tanggung jawab atau responsibility yang diartikan sebagai accountabiliy (perhitungan).“insya Allah” saat mengucapkan janji. Dalam riuh-rendah masa kampanye dulu mereka mengatakan akan melakukan shock therapy dalam bidang pemberantasan KKN pada masa 100 hari pertama pemerintahan mereka. Kenyataan pertama yang bisa kita jadikan indikator bahwa apa yang mereka katakan hanyalah angin tak perlu harus dibuktikan dengan menunggu waktu 100 hari atau hingga lima tahun ke depan. Sesudahnya. obligation (kewajiban). Dan jika kita bertanya kepada SBY-JK apakah mereka pernah mengucapkan janji saat kampanye dulu. dan cause (penggerak). Ketika waktu yang dijanjikan tiba.

meski tahu bahwa itu hanyalah angin. rakyat terpaksa berteriak ketika Pertamina menaikkan harga petramax dan elpiji. Dalam bidang Hak Asasi Manusia (HAM). masyarakat kita hanya bisa menerima kenyataan itu dengan lapang hati. Ternyata yang tertangkap hanyalah koruptor kelas teri sekelas Puteh dan Gubernur Sumbar yang saya sendiri bahkan lupa namanya karena tidak begitu dikenal. istri almarhum Munir juga sempat terkena angin ketika berkunjung ke istana. Jurusan Politik Pemerintahan buru-buru menggelar diskusi bertajuk. Toh. Kenaikkan ini diikuti dengan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang mengakibatkan harga minyak tanah yang Rp 700 per liter menjadi Rp 2. beberapa waktu setelah pelantikan SBY-JK menjadi presiden dan wakil presiden RI. Padahal. Indikator lain. masih terngiang-ngiang di telinga waktu kampanye dulu SBY-JK dengan lantang dan merdu menyuarakan bahwa kebijakan yang akan diambil dalam mengantisipasi kenaikkan minyak dunia tidak akan membebani rakyat kecil. Suatu Analisis Diplomasi Publik dalam 100 Hari Pemerintahan SBY-JK’. dalam masa kampanye dulu SBY pernah mengatakan bahwa tiga bulan pertama masa Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Suciwati. Mengapa? Karena kita adalah bangsa yang selalu atau terpaksa menjadi mafhum.000 per liter.menjadi begitu tinggi karena mereka berharap shock terapy itu akan berwujud penangkapan koruptor kelas kakap. Masyarakat pun baru sadar bahwa mereka telah menerima angin. Ketika SBY berkunjung ke luar negeri saat kematian Yasser Arafat dan pertemuan APEC di Chile. Ini juga ternyata hanyalah angin. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas. Untungnya ia tak langsung masuk angin begitu tahu pembentukan komisi independen untuk membongkar kasus Munir ketika itu ternyata hanyalah angin. ‘Citra Indonesia di Luar Negeri. Pasalnya.

harus dilakukan perubahan. Setelah dada terasa sesak menunggu. Kita adalah bangsa yang menanti. Dan ketika janji itu memang tidak terbukti. Sadar atau tidak. Kita. Soeharto berhasil dimundurkan dan datanglah angin reformasi. Jadi. sejak dulu. kita akan dengan setia menunggu meski kita tahu apa yang kita tunggu itu adalah angin. Alhasil? Ya. kita menikmati saat-saat penantian itu sebagaimana kita menikmati angin ketika sedang duduk di tepi pantai. Hasil diskusi? Kunjungan SBY ke luar negeri masih bisa dimaklumi karena berhubungan dengan citra Indonesia di luar negeri. jauh di dalam hati. Kita juga menikmati saat-saat menunggu bukti dari janji-janji itu karena di situ bergulir sebuah ketegangan. Sebuah rezim. Lima tahun ke depan setelah perubahan tak kunjung terasa dan dada kita semakin sesak karena banyaknya angin yang masuk mungkin akan berhembus angin baru yang bernama angin pelurusan. adalah bangsa yang selalu bisa dengan mudah memaklumi dan bisa dengan sabar menunggu janji meski kita tahu apa yang kita tunggu itu adalah angin. Kita pun menunggu terjadinya perbaikan. kita menunggu terjadinya angin “keajaiban” sehingga kita bisa keluar dari genggaman rezim otoriter. Hingga hidung terasa sengak untuk bernapas karena banyaknya angin. sebuah pemerintahan sebenarnya adalah sebuah janji meski janji itu tidak pernah diucapkan atau ditandatangani. Kita pun menunggu kapan perubahan akan terjadi. Maka datanglah angin perubahan.pemerintahannya ia akan lebih memfokuskan diri pada masalahmasalah di dalam negeri ketimbang luar negeri. sebuah orde. perbaikan rasanya tak kunjung datang jua. kita akan dengan segera mencari pembenaran agar kita bisa Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Ketika rezim Soeharto berkuasa. karena di dalam janji-janji itu terkandung sebuah harapan. Kita suka mendengar janji-janji. Kita akan senantiasa menikmati apapun yang dijanjikan tak perduli apakah janji itu bisa terbukti atau tidak.

Saya melihat. bukankah akan lebih baik kita menikmati angin? Salam. Rudy S. Dari pada berdebat berkepanjangan.tetap menikmati angin-angin yang baru. Mereka adalah baik dan kita masyarakat sama baiknya dengan mereka. Pontoh rudypontoh@gmail.com CATATAN: Tulisan ini saya tulis kembali berdasarkan tulisan saya sebelumnya dengan judul yang sama yang saya buat atas permintaan Jurnal Madani pada awal pemerintahan SBY-JK Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Lalu masih perlukah kita memperdebatkan soal angin sementara kita sendiri menikmati apa yang akan kita perdebatkan? Saya adalah pendukung SBY-JK bahkan ketika saya yakin janji-janji mereka hanyalah angin. Jadi tak usahlah kita terlalu berharap mereka akan menepati janji mereka persis sama seperti apa yang mereka katakan saat kampanye dulu. masalah angin bukanlah indikator baik-buruknya sebuah pemerintahan. Di bidang ini mungkin mereka sama buruknya dengan kita. Saya merasa puas sebagai penikmat angin sejati. Mengapa? Karena sejak awal saya tidak pernah berharap banyak dari apa yang mereka janjikan. Mereka adalah sebuah konfigurasi dari struktur pembuat janji yang baik dan kita adalah masyarakat yang tersusun atas unsur-unsur pendengar janji yang baik. Mereka buruk dalam menepati janji dan kita buruk dalam menuntut janji.

v Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

...... 65 Hubungan dan Kerjasama Internasional .............................................................................. 39 Kebijakan dan Pembangunan Daerah ..................... i KATA PENGANTAR EDISI 1 ......... 68 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v .................. 58 Budaya dan Seni ................. Keperdulian Terhadap Rakyat ............................................................................................ Seputar Kepemimpinan ............... 43 Masalah Ketenagakerjaan .................................................................................................................................... KATA PENGANTAR EDISI 2 ............................................. xvii x BAGIAN SATU : Pelantikan Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pemberantasan KKN ..................................................................................................................... 52 Pelayanan Kesehatan ...................................................................... xvii xv PENDAHULUAN: Antara Janji SBY-JK dan Angin ... 23 Penegakkan Hukum .......... 19 .................... Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi .................... DAFTAR ISI ............................ xxi ......................... 49 Keamanan dan Pertahanan . 12 Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan .............................. 3 7 Perbaikan Pendidikan ............................... 62 Kesejahteraan Rakyat ................................................... 31 ..................................................................................................DAFTAR ISI KOMENTAR DAN TESTIMONI ..........................

......................................................................... 121 v Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? ................. 102 ............................................................................................................................. 121 Menjamin Penghormatan dan Pengakuan Atas HAM ........... 119 Menghapus Diskriminasi ..... 118 Memantapkan Politik Luar Negeri ............ 76 Pornografi dan Narkoba .......................................................................... 97 Agenda Kerja ................................................................................................................................................ 117 Mencegah Terorisme ................. Menciptakan Tata Pemerintahan yang Bersih .............. 86 Hutan........... dan Lingkungan ........................... 117 Menegakkan Hukum dan Ketertiban .....................Nelayan dan Petani ................... 82 Indonesia Masa Depan ......................................................................................... BAGIAN DUA : Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK Meningkatkan Saling Percaya ........................................................................................................ 117 Mencegah dan Menanggulangi Separatisme ...... 89 Ajakan dan Kebersamaan .................. 120 Meningkatkan Kualitas Proses Desentralisasi dan Otonomi ..................... 74 Kebebasan Pers . 79 Bisnis dan Usaha ................... 110 ... 118 Meningkatkan Kemampuan Pertahanan ............................ 118 Membenahi Sistem dan Politik Hukum ..................................... 92 Seputar Kabinet ..................................................... Laut............................................. 119 ................................ Nonkategori ...................................................... 121 Meningkatkan Peran Perempuan ... 120 Mengembangkan Kebudayaan ............................................................ 71 Otonomi Daerah ..............................................................................

Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Bagian Satu Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Pemberantasan KKN
Kontrak Politik
aya akan mengadakan kontrak politik dengan rakyat dalam menanggulangi pemberantasan korupsi. Satu rupiah pun uang negara harus dipertanggungjawabkan dan diaudit. Pemeriksaan harus trasnparan. Rakyat harus mengetahui apa yang sudah dilakukan, apa yang belum dilakukan, dan apa yang akan dilakukan ke depan. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 14 Juni 2004).

S

Mengkaji Ulang
Saya akan mengkaji ulang semua kasus KKN. Langkah konkrit pertama saya dalam memberantas korupsi adalah mengkaji ulang semua proses hukumnya. Untuk itu, saya akan memanggil Jaksa Agung guna membicarakan apa yang telah dan yang sedang ia kerjakan. Langkah selanjutnya, saya akan melakukan pengawasan yang ketat melalui lembaga-lembaga yang ada seperti BPK, Irjen serta dengan keterlibatan masyarakat. Berikutnya, melibatkan KPK untuk melakukan pengawasan. Semua pejabat negara harus diaudit sehingga ketahuan berapa penambahan nilai kekayaannya, apakah penambahan nilainya masuk akal atau tidak. Jika tidak masuk akal, harus diadakan penyelidikan lanjutan. Faktor berikutnya
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

yang menjadi sangat penting dalam pemberantasan KKN adalah faktor pemimpin. Jika pemimpin melakukan pengawasan terusmenerus terhadap KKN, dampaknya akan sangat baik bagi upaya pemberantasan korupsi. (SBY, pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Kamis 1 Juli 2004).

Resep Ajaib
Tidak ada resep ajaib dalam memberantas korupsi. Namun perjuangan ini harus dilakukan sekuat tenaga. Kita harus memberikan contoh teladan dari pimpinan tertinggi sampai terendah. Ini merupakan tantangan yang harus saya hadapi. (SBY, di Hotel Permata, Pacitan, Selasa 8 Juni 2004).

Pilar Utama
Kita harus selalu mengawasi usaha pemberantasan korupsi dengan memperkuat wewenang lembaga-lembaga antikorupsi dan peraturan-peraturannya. Saya akan berikhtiar untuk meyakinkan bahwa rule of law akan mengalahkan rule of powerful interests. Keadilan dan menghormati hak asasi manusia, bagi saya merupakan pilar utama demokrasi. (SBY, dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei 2004).

Membatasi Kekuasaan

Saya sangat komit untuk memberantas korupsi dan menegakkan hukum. Menerapkan power concept untuk membatasi munculnya penyalahgunaan kekuasaan di daerah. Jika kekuasaan tidak dibatasi, korupsi akan muncul. Jadi harus dibatasi oleh
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

undang-undang supaya tidak muncul penyimpangan, terutama sejak diberlakukannya otonomi daerah. (SBY, dalam pertemuan dengan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi Perkemahan Tawangmangu, Solo, Sabtu, 14 Agustus 2004).

Kekayaan Diumumkan
Meski dalam undang-undang laporan kekayaan pejabat negara tidak harus diumumkan, saya setuju jika hal itu diumumkan. Ini akan berguna untuk mengatasi korupsi. Kalau bisa, di masa mendatang ada klarifikasi kekayaan pejabat setiap tahun sekali. (SBY, saat mengunjungi kantor Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa 31 Agustus 2004).

Memberikan Keteladanan
Pemberantasan korupsi menjadi keharusan. Kita jalankan dengan memberikan keteladanan yang bersifat top down, harus dimulai dari pemimpin tertinggi di negara ini. Terus, keteladanan dan engagement ini mengalir ke pimpinan yang lebih rendah sampai tingkat kepemimpinan terendah dalam masyarakat kita. Upaya ini harus dibarengi dengan upaya-upaya hukum yang tegas dan adil. Dan, secara bertahap mengembangkan sistem hukuman dan ganjaran atas korupsi i. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004). Memimpin Langsung Saya akan memimpin langsung pemberantasan korupsi di negeri ini.Ini adalah masalah serius.Untuk mengetahui pemberantasan yang dilakukan sudah sejauh mana, kami akan mengadakan rapat

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

secara terus menerus. Pengauditan kekayaan pejabat harus dilakukan setiap tahun. Semua lembaga yang dibangun untuk pemberantasan KKN seperti BPK, KPK akan saya dayagunakan dengan terpadu agar langkah yang diambil efektif. Pengawasan lebih ketat akan saya lakukan terhadap pos-pos rawan korupsi seperti bea cukai dan bagian pengadaan lainnya. Jika presiden memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pemberantasan korupsi, saya yakin lima tahun ke depan praktek korupsi dan berbagai penyimpangan dapat berkurang. (SBY, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004). Tekad Tak Cukup Tekad saja tak cukup dalam melakukan pemberantasan korupsi. Diperlukan contoh dari atas, contoh dari pemimpinnya. (JK, dalam acara “Dialog Penajaman Visi, Misi, dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton, Jakarta, Selasa 14 September 2004). 

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

damai. tanpa ada rekayasa. Bogor. keamanan semakin pulih. keadilan semakin tegak. demokratis. Saya akan bertemu langsung dan mendengarkan apa adanya. dalam silaturahmi dengan sejumlah ulama dan cendekiawan muslim di Asrama Haji Masyhur. adil. K Harapan Rakyat Banyak hal penting yang mesti kita pikirkan bersama: agar demokrasi semakin mekar. Saya ingin tahu apa yang mereka harapkan. Medan. Senin 27 September 2004). Pemerintah harus terus menerus membantu kaum dhuafa dan masyarakat miskin dalam upaya mewujudkan Indonesia yang aman. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Ed. dalam acara open house di kediamannya. dan kesejahteraan meningkat.) akan merupakan amanah bagi saya. Harapan rakyat yang telah disampaikan kepada calon presiden lain (calon presiden yang tidak terpilih. (SBY. Jumat 18 Juni 2004). dan sejahtera. Bertemu Langsung Saya akan mendengar langsung dari rakyat permasalahan mereka. (SBY. Puri Cikeas.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Keperdulian Terhadap Rakyat Kalangan Bawah ami akan memprioritaskan upaya penanggulangan masalah perekonomian bagi masyarakat kalangan bawah. Gunung Putri. Mereka selama ini belum mendapat hak-haknya secara proporsional.

Selasa 29 Juni 2004). Senang Mendengar Saya senang mendengar langsung suara rakyat. saat bertemu dan berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen. (JK. Pemimpin harus tahu masalah rakyat. Pemimpin harus senang mendengar suara rakyat. Bandarlampung. saya akan memperhatikan kebutuhan pokok dan menjamin harga murah dan stabil. Kebutuhan Pokok Untuk kepentingan konsumen.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan (SBY. saat bertemu dan berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen. Itu menjadi program kami dalam mesejahterakan rakyat. Dengan begitu mereka bisa melihat secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi rakyat. mereka bisa memperbaikinya bersama-sama rakyat. usai mengadakan rapat dengan tim suksesnya di Hotel Shangrila. dibutuhkan kondisi aman dan perlakuan adil bagi masyarakat. Turun Langsung Saya siap berkeja keras bersama-sama rakyat untuk memperbaiki taraf kehidupan rakyat. kaum buruh dan rakyat miskin. Saya akan meminta para pejabat sebagai pemimpin di daerahnya untuk sering-sering turun langsung bertemu rakyat. Lampung. saat bertemu dengan para nelayan di tempat pelelangan ikan Lempasing. Agar hal tersebut bisa terlaksanan. Setiap orang diperlakukan sama. Selasa 29 Juni 2004). Jika mereka sudah tahu persoalannya. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (SBY. (SBY. Senin 28 Juni 2004). Surabaya. Ungaran. Sabtu 5 Juni 2004). Ungaran.

Bukan hanya untuk sebagian kecil masyarakat. (SBY. Upaya perbaikan ekonomi harus Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . mengutamakan kebutuhan rakyat. pembangunannya harus disesuaikan dengan aturan yang ada. Untuk daerah miskin dan tidak mendapat perhatian dari kepala daerah. Rakyat berhak memperoleh lebih dari yang didapatkan sekarang. kami akan melakukan operasi pasar. Gunung Putri. Tidak ada satu orang pun yang berada di atas hukum. Hari Besar Adalah lazim jika harga kebutuhan pokok naik saat menghadapi hari-hari besar keagamaan seperti Lebaran dan Natal. bupati harus bekerja sesuai aturan. (SBY. Kita ingin rakyat menyadari dan mengontrol bahwa yang dimaksud pelayan publik berarti pelayanan untuk seluruh rakyat. melalui kepala daerah. bukan mengutamakan kebutuhan konsumtif pribadi. Jakarta. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. menjawab pertanyaan masyarakat di kediamannya. Yakni. gubernur. Selasa 1 Juni 2004). rakyat bisa melakukan usulan langsung kepada presiden. Selasa.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pelayanan Publik Kita akan membangun sistem politik penyadaran atas hak dan kewajiban ekonomi dan politik rakyat. Yang penting adalah menjaga distribusi agar tidak terjadi kelangkaan. Kalau untuk pembangunan gedung dan fasilitas sekolah. Saya akan meminta agenda mereka. Bogor. Pembangunan yang dilakukan harus diprioritaskan untuk kebutuhan rakyat banyak. Namun jika kenaikan itu menyulitkan rakyat kecil. Sesuai Aturan Pajabat daerah. Puri Cikeas. 28 September 2004).

dalam acara “Dialog Penajaman Visi. kita akan memberikan subsidi hanya untuk solar dan minyak tanah. Selasa 15 September 2004). kita akan menetapkan subsidi terarah kepada kelompok yang menjadi target. Jakarta. (SBY. Karena kita tidak bisa lagi menanggung subsidi yang sangat besar. percayalah kebijakan yang akan saya ambil tidak akan memberatkan rakyat kecil. Kalau kenaikan terus berlanjut. Selasa 15 September 2004). Harus Diantisipasi Saya akan mengambil kebijakan yang tidak membebani rakyat kecil dalam mengatasi kenaikan harga BBM. dan Program Capres-Cawapres yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan menyentuh pada keadilan sosial. dalam kampanyenya di Jambi. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Misi. Misi. karena itulah yang paling banyak digunakan oleh rakyat kecil. 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Kenaikan harga minyak dunia yang terjadi saat ini harus diantisipasi oleh pemerintah dengan melakukan penyesuaian terhadap subsidi maupun harga bahan bakar minyak di dalam negeri. Tetap Stabil Saya akan memperjuangkan berbagai kebutuhan pokok masyarakat (sembako) agar tetap stabil dan terjangkau. (JK. Selasa 15 Juni 2004). dan menganggu APBN tentu harus ada penyesuaian kebijakan. Wujud dari keadilan sosial itu harus tampak pada upaya peningkatan hak dasar rakyat. Dalam hal ini. Jakarta. dan Program Capres-Cawapres yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. (SBY. Namun.

bupati. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (SBY. Rabu 22 September 2004). Bogor. dan kepala dinas untuk bersamasama bekerja keras.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Terjun Langsung Permasalahan di daerah tidak hanya akan saya pantau melalui laporan. Saya akan terjun langsung untuk mengatahui permasalahan-permasalahan yang dialami masyarakat. walikota. Puri Cikeas. Tapi saya akan terjun langsung ke lapangan. Gunung Putri. Saya akan terus mendorong jajaran kepala daerah: gubernur. saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN I Cileunsi di kediamannya.

saya akan menaikkan anggaran pendidikan menjadi 20 persen dari APBN. Biaya pendidikan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri. biaya perjalanan dinas. pendidikan sangat penting artinya untuk kemajuan bangsa dan negara. dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Perbaikan Pendidikan Pendidikan Berkeadilan alam bidang pendidikan. Kamis 16 September 2004). Lampung.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Itu artinya bekeadilan. Bandarlampung. Senin 28 Juni 2004). pemberian mobil mewah untuk pejabat negara. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. saya tidak menjanjikan pendidikan gratis. Sebab. masyarakat dari golongan mampu tetap membayar biaya pendidikan sebagaimana aturan yang ada. sementara yang tidak mampu akan mendapat keringanan. (JK. (SBY. Artinya. Jakarta. alokasi dari belanja barang. Misalnya. pembangunan gedung-gedung baru. Dana untuk itu akan kami lakukan dengan melakukan pembatasan dan penundaan di sektor-sektor tertentu. Misi. Tapi. saya akan mengusahakan pendidikan yang berkeadillan bagi rakyat. D Menaikkan Anggaran Dalam lima tahun pemerintahan. saat kampanye di GOR Saburai. Juga melakukan pengaturan pajak yang lebih baik serta pemberantasan korupsi yang sangat keras.

Bisa Gratis Mereka yang tidak mampu akan diupayakan mendapatkan pendidikan gratis. mereka yang mampu harus tetap membayar. Pertama. Ini agar mereka yang miskin bisa gratis mendapatkan pendidikan. Cara kedua adalah dengan meningkatkan anggaran pendidikan secara bertahap hingga mencapai 20 persen sesuai yang digariskan undang-undang. orang begitu mudah lulus padahal sebetulnya mereka kurang belajar. Misi. (JK. terutama yang berhubungan dengan cara masuk dan sistem ujian di masingmasing tingkat pendidikan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Solo. pembangunan pendidikan di Indonesia berjalan di tempat. dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Sabtu 21 Agustus 2004). Relatif Tertinggal Pembangunan pendidikan di Indonesia relatif tertinggal dari negara-negara lain. kami akan memperbaiki sistemnya. ternyata tidak terdapat perguruan tinggi dari Indonesia. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Jangan seperti sekarang ini. di hadapan sejumlah santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo. Jakarta. Pada saat pendidikan di negara-negara tetangga maju dengan pesat. Saya berusaha keras untuk meningkatkan berbagai upaya dan kebijakan yang nyata dan sungguh-sungguh untuk memeratakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Memperbaiki Sistem Kami akan memperbaiki pendidikan di Indonesia dengan dua cara.Tetapi. Di antara 500 perguruan tinggi terkemuka di dunia. Kamis 16 September 2004). (JK.

Keperdulian ini harus direspons positif. meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik lainnya agar lebih mampu mengembangkan kompetensinya. Peningkatan mutu pendidikan akan saya dorong dengan melakukan upaya-upaya : pengembangan sarana dan prasarana pendidikan yang baik dan berkualitas. Madura. (SBY. Jumlah pesantren sangat banyak. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Selasa 8 Juni 2004). dan menyempurnakan manajemen pendidikan dan partisipasi masyarakat.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pemerataan pendidikan yang saya maksudkan akan kita lakukan melalui program-program sebagai berikut : memberikan akses yang lebih besar kepada kelompok masyarakat miskin. Bersamaan dengan ini kami memberikan perhatian pada peningkatan kesejahteraan guru. Jika tak ada keperdulian dari pemerintah. peningkatan kualitas guru. sesaat setelah berkunjung ke sejumlah pondok pesantren.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . lulusannya tentu saja sangat banyak. dan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan serta tenaga pendidikan. Kamis 1 Juli 2004). dan peningkatan prasarana pendidikan dasar di seluruh pelosok negeri. (SBY. Jakarta. Output dari pondon pesantren bisa menjadi sumberdaya manusia yang tidak hanya memahami ilmu agama Islam. meningkatkan pendidikan nonformal yang bermutu bagi masyarakat yang putus sekolah. tapi juga peduli terhadap lingkungan bangsa dan negara. Menjadi Konstruktif Pondok pesantren harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi konstruktif. akan sangat banyak alumni pondok pesantren yang kesulitan mencari pekerjaan. meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dan tenaga pendidik lainnya.

Sebab. salah satu penyebab rendahnya mutu lulusan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (JK. Banyak pihak menganggap. Kualitas Sejajar Saya akan memprogamkan kebijakan agar kualitas pendidikan di pondok pesantren sejajar dengan sekolah negeri dan sekolah swasta lainnya. status lembaga yang cikal bakalnya sudah ada di Indonesia sejak tahun 1900-an ini sudah dianggap setingkat dengan pendidikan umum (SD. SMP. (JK. Oleh karena itu. Padahal dengan UU no. saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Qur’an Hartal Lakun. Bengkulu. kita akan mampu mewujudkan SDM yang handal di masa depan. Sebab. saya akan mengalokasikan dana dari APBN untuk dunia pendidikan informal sesuai kebutuhan. dan PT). Jadi harus diperlakukan sama. Selasa 29 Juni 2004). peranannya sama dengan sekolah negeri. Minggu 30 Mei 2004). Bengkulu. Dengan begitu.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. SMA. kepada wartawan. CATATAN: Mutu lembaga pendidikan agama yang populer dengan sebutan pesantren atau madrasah memang sering digugat. pondok pesantren mendidik anak-anak yang kurang mampu selama 24 jam.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pendidikan Informal Saya akan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap dunia pendidikan informal seperti sekolah swasta dan pesantren. Pondok pesantren sudah seharusnya mendapat bantuan termasuk buku dan gedung. sama-sama bertujuan mencerdaskan bangsa.

Selama ini. Gunung Putri. Misi. Proteksi dan Bantuan Saya akan mengupayakan pendidikan murah. Kamis 16 September 2004).gaji guru golongan IV A dengan masa kerja 24 tahun hanya Rp 1. Pada masa pemerintahannya. Bogor. Tentu saja tidak serta merta. selebihnya digaji oleh yayasan. Jakarta. Gaji Guru Saya berharap agar suatu saat gaji guru bisa mencapai dua juta rupiah per bulan. (SBY.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan pesantren adalah tidak adanya kesejahteraan guru. Rabu 22 September 2004). Dari 500.000 total jumlah guru pesantren. Puri Cikeas. anggaran dan tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan di pesantren berada di bawah Departemen Agama dengan segala keterbatasan dana dari pemerintah. (SBY. Negara ke depan harus bisa membantu membayar sekolah mereka yang tidak mampu. hanya sekitar 20 persennya berstatus PNS. Mereka yang miskin perlu mendapat proteksi dan bantuan termasuk dalam bidang pendidikan. tetapi harus menunggu hingga penerimaan negara lebih baik. Abdurahman  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . CATATAN: Saat ini. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Pendidikan harus menyentuh mereka yang sangat sangat miskin. saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN I Cileunsi di kediamannya.5 juta per bulan. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton.

Begitupun keinginan Megawati. Saya berharap. kita harus menjadi bangsa yang belajar. Untuk menjadi bangsa yang belajar. (SBY.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Wahid juga pernah menjanjikan kenaikan 300 persen tunjangan fungsional guru. kita harus menjadi bangsa yang membaca. Di samping itu. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Isyarat lain. Namun yang tercapai hanya 150 persen. Masalah kesejahteraan guru saat ini memang sedang dicarikan jalan keluarnya oleh berbagai pihak. Yang juga tidak kalah pentingnya adalah pengembangan ekonomi komunitas dan ekonomi rumah tangga masyarakat miskin. dedikasi. Jakarta. tingkatkan rasio guru terhadap murid. Selasa 1 Juni 2004). dan kualifikasi. kita akan tingkatkan kualitas kurikulum pendidikan. dan mendorong anak didik untuk membaca dengan meningkatkan dan memperkaya perpustakaan sekolah. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Beasiswa dan Subsidi Sejalan dengan peningkatan kemampuan negara. titik tolak anggaran dana pendidikan akan diarahkan pada kesejahteraan guru sebagai kunci utama pendidikan. kita akan tingkatkan beasiswa dan subsidi pendidikan bagi kelompok masyarakat miskin. Ada isyarat bahwa gaji guru untuk masa mendatang akan dikaitkan dengan kompetensi. Lomba Baca Untuk menjadi bangsa yang maju.

(SBY. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Selain itu. Kamis 16 September 2004). Juga mengadakan penyelenggaraan lomba baca maupun lomba mengarang: prosa maupun puisi.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Jakarta. dibutuhkan peranan lembaga masyarakat untuk menyediakan taman bacaan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan sekolah menyediakan perpustakaan dan mendorong muridmuridnya membaca. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Misi.

Misalnya. Senin 30 Agustus 2004). khususnya di daerah konflik. Dalam konteks sosial yang lebih luas.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Obyek Kekerasan aya akan berusaha mengurangi penderitaan rakyat. kesenjangan ini mencerminkan masih terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik. dan keterlibatan dalam kegiatan publik yang lebih luas. (SBY. Hal kedua. Senayan. Salah satu hal yang mesti disoroti adalah masalah keselamatan kaum perempuan dari tindak kejahatan dan kekerasan. S Kesenjangan Partisipasi Masalah kesenjangan partisipasi politik kaum perempuan sebenarnya bersumber dari struktur sosio-kultural yang ada pada masyarakat kita. khususnya lagi mencegah agar perempuan tidak jadi obyek kekerasan. Menghadapi kondisi demikian. masalah pelayanan secara layak dan manusiawi untuk kaum perempuan. Saya melihat dewasa ini ada tiga hal fundamental yang terkait dengan permasalahan perempuan. Jakarta. tingkat pendidikan yang lebih tinggi. diperlukan tindakan pemihakan yang jelas dan kongkrit guna menyeimbangkan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . persoalan perempuan dan kemiskinan serta pendidikan. dalam pertemuan dengan aktivis Gerakan Pemberdayaan Suara Perempuan di Hotel Atlet Century Park.

jangan sampai mereka dijadikan komoditas perdagangan perempuan. beberapa bentuk affirmative actions barangkali diperlukan untuk memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses politik. Dalam jangka pendek. penyelundupan. dan sebagainya. jangan sampai anak mereka tidak bersekolah dan tidak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik. Jakarta. Juli 2004). memberikan proteksi dan layanan yang baik bagi mereka dalam situasi pasca krisis. sehingga mereka tidak mengalami kesulitan hidup yang sangat berat. Yakni. Namun dalam jangka panjang. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Hanya apabila yang terakhir ini dapat diwujudkan. Proteksi dan Layanan Saya akan memberi perhatian khusus terhadap masalah perempuan. Di daerah pengungsian. Kamis 1 Juli 2004). Hal ini merupakan prioritas dalam aspek 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . (SBY. Dalam hal ini. saat diwawancarai TV7. maka struktur sosial politik yang lebih egaliter akan tercipta dan kaum perempuan bisa tampil dalam pentas kehidupan politik secara setara. utamanya bagi mereka yang berada di daerah konflik.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan kesenjangan tersebut. ada hal penting yang menjadi perhatian saya. Negara harus memberikan proteksi dan pelayanan sebaik mungkin kepada mereka. Penyelundupan Perempuan Saya akan memberikan keperdulian yang sangat tinggi terhadap pemberantasan kejahatan transnasional. (SBY. lebih penting lagi untuk meningkatkan taraf pendidikan dan layanan kesehatan serta program-program lain untuk mempertinggi kualitas hidup dan sumberdaya kaum perempuan. Hal lain. penyelundupan kaum perempuan.

tinggal terpulang pada kaum perempuan sendiri. Dalam catatan saya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan penegakan hukum. semua berkesempatan yang sama. Sabtu 26 Juni 2004). Pemantauan. Sudah saatnya jumlah itu ditingkatkan menjadi 10 persen lebih. dalam acara “Perempuan dan Pemilu” di Metro TV. Tak ada lagi diskriminasi. Harus kita pastikan pemberantasannya dilakukan dengan lebih serius dan nyata dengan melibatkan semua pihak. (SBY. kontrol. prosentase jumlah perempuan di negeri ini besar. (SBY. Kesetaraan Gender Saya memandang kesetaraan gender sebagai amanah demokrasi. Lebih Teliti Saya menilai. Sabtu 26 Juni 2004). Sabtu 26 Juni 2004). yakni 50 persen. Apalagi mengingat. sebelumnya presentase perempuan di dalam kabinet kurang dari 10 persen. dalam acara “Perempuan dan Pemilu” di Metro TV. Ada banyak pos politik di kabinet yang saya nila tepat jika diduduki oleh kaum perempuan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . dan gigih dalam mengemban tugas-tugasnya. (SBY. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan peluang dengan memacu drinya untuk tumbuh dengan baik dan mempunyai daya saing yang sama dengan kaum laki-laki. Untuk itu.baik dalam undang-undang maupun kebijakan-kebijakan politik. dan perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak harus lebih ditingkatkan dan dilaksanakan secara simultan. Pada akhirnya. juga menyangkut keadilan. ke depan kesetaraan gender harus betul-betul menjadi paradigma politik yang kemudian dituangkan. disiplin. umumnya kaum perempuan lebih teliti. dalam acara “Perempuan dan Pemilu” di Metro TV.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

6 juta orang pada tahun 2002. lima tahun ke depan angka ini akan menjadi 5. Harapan saya. Antara lain. budaya. Surabaya. pertumbuhan ekonomi yang saat ini 4.3 persen harus ditingkatkan menjadi 6. Lalu menjadi 8. masalah penyediaan lapangan kerja. ekonomi. (SBY. Pada tahun 2003 P Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . masalah ekonomi yang akan menjadi prioritas saya. Selasa 24 Agustus 2004). hukum. di depan peserta acara “Dialog Interaktif Menuju Indonesia Masa Depan” yang diadakan oleh Forum Rektor Indonesia Jawa Timur. Tapi harus ada prioritas. Dari pemulihan di bidang pertahanan dan keamanan.1 persen. sosial. CATATAN: Menurut ILO (International Labour Organization) jumlah pengangguran (berdasarkan publikasinya tahun 2003) di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.3 persen. hingga pemulihan di bidang budaya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi Ekonomi Sebagai Prioritas residen Indonesia yang baru akan dihadapkan pada berbagai program.1 juta orang. Tahun 2001 jumlahnya hanya 6. Jika saya yang memimpin. Angka pengangguran saat ini sudah mencapai angka 10. Sementara itu.6 persen.

32 persen dari angkatan kerja) dan diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2005 menjadi 11.19 juta orang (9. Di antara sektor ekonomi yang penting adalah pertanian dan industri perdesaan. Pertumbuhan ekonomi tidak selalu menjamin penurunan jumlah pengangguran. saya juga ingin memberikan perhatian pada perlunya kita melakukan keseimbangan pembangunan dengan lebih mendayagunakan sumberdaya kelautan yang kita miliki. Saat ini banyak negara maju di eropa mengalami situasi yang disebut unemployment recovery. secara khusus.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan angka ini sudah mencapai 10.85 persen dari angkatan kerja). kita perlu melakukan revitalisasi sektor ekonomi padat karya. Revitalisasi Ekonomi Sejalan dengan pengembangan kebijakan peningkatan daya saing internasional dari industri manufaktur. investasi publik akan ditingkatkan. Dan. tetapi angka pengangguran justru terus meningkat. Yakni. Berdasarkan proyeksi Bappenas pada tahun 2004 angka ini mencapai 10. untuk mengatasi pengangguran.3 juta jiwa. dan pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . dengan melakukan pengawasan guna menyelamatkan hasil laut kita dari usaha-uasaha illegal. Semua ini harus kita lakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian fungsi ekosistem. di samping.83 orang (10. Pada sektor-sektor ini. Dan. usaha kecil dan menengah di perkotaan. perikanan dan kelautan. situasi di mana pertumbuhan ekonomi terus membaik.

ada juga yang disimpan di bawah bantal dan lemari besi. Rehabilitasi dan Restrukturisasi Kami akan melakukan rehabilitasi dan restrukturisasi ekonomi sehubungan dengan terjadinya krisis tahun 1997/1998 lalu.4 persen pada tahun 2003 menjadi 8. Dalam periode ini. dengan tingkat pertumbuhan yang ditetapkan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . investasi dari luar negeri bisa kita tarik kembali. Kamis 1 Juli 2004). Ada yang kemudian kembali lagi secara perlahan. Dengan sumber-sumber pertumbuhan yang lebih berkualitas. masyarakat panik. kami berharap modal dari luar negeri . Ketika itu. Banyak dana yang dilarikan ke luar negeri. Makassar.6 persen per tahun pada tahun 2009kita bisa menciptakan kesempatan kerja baru.lima tahun ke depan pertumbuhan ekonomi rata-rata per tahun diharapkan sebesar 6. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Dengan rehabilitasi dan restrukturisasi ekonomi. (SBY. Dan. (SBY.5 persen pada tahun 2005 dan sekitar 7.6 persen. Jakarta. untuk pendidikan dan kesehatan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan tentunya. dengan tingkat pertumbuhan sekitar 5. Pendapatan masyarakat yang ditandai oleh pendapatan per kapita akan meningkat dari 968 dollar AS pada tahun 2003 menjadi 1731 dollar AS pada tahun 2009.1 persen menjadi 5. saat acara silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Sulawesi Selatan di Ballroom Hotel Sahid Jaya Makassar. Tingkat kemiskinan dalam periode lima tahun ke depan diharapkan turun dari 17. Pertumbuhan Berkualitas Kita butuh pertumbuhan yang lebih tinggi dan lebih adil. kita akan mampu menurunkan tingkat pengangguran dari 10.1 persen pada tahun 2009. Rabu 2 Juni 2004).2 persen pada tahun 2009.

Jakarta. saat berdialog dengan Kosgoro-Pengurus Daerah Kabutan Brebes. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini masih belum memungkinkan untuk menekan kedua persoalan penting ini. Yang menikmatinya hanya orang Jakarta saja. Dulu. saya akan arahkan kebijakan fiskal kita untuk bisa memberikan stimulus bagi berkembangnya perekonomian kita. pembangunan infrastruktur penunjang. Ekonomi bangsa haruslah kuat namun juga harus bisa memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat semua. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (SBY. ekonomi Indonesia kuat. agroindustri. listrik. Pengembangan infrastruktur penunjang ini akan memberikan lapangan kerja baru dan sekaligus mendukung percepatan pengembangan sektor riil. dan ekonomi pedesaan lainnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan tersebut berbagai indikator kualitas hidup manusia Indonesia juga akan meningkat. Senin 9 Agustus 2004). Hal itu tak boleh terjadi lagi. yang kedua. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 20042009. meliputi jalan. Kebijakan Fiskal Kita menghadapi masalah pengangguran dan kemiskinan yang tidak ringan sifatnya. jembatan. Dan. Hal ini yang harus menjadi perhatian utama kita lima tahun ke depan. Namun tak adil. yang pertama. pembangunan infrastruktur pertanian. Oleh karena itu. Ekonomi yang Kuat Saya akan menciptakan ekonomi bangsa yang kuat dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia. energi. (JK. Simulasi ini akan dilakukan melalui. pasar. Stimulasi yang saya pandang efektif adalah stimulasi yang bersifat kick start untuk mendorong bergulirnya sektor riil. Brebes. pelabuhan. Selasa 1 Juni 2004). dan air.

2 persen. peningkatan intermediasi perbankan. dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan (SBY. serta pengembangan lembaga keuangan mikro serta lembaga keuangan pertanian dan perdesaan.1 persen tahun ini menjadi 5. (SBY.4 persen menjadi 8. yaitu : pengembangan investasi. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Untuk secara efektif mengembangkan sektor riil ini.1 persen. Dua Kali Lipat Untuk menanggulangi kemiskinan dan memperbaiki sosial ekonomi rakyat. (SBY. saya mencanangkan tiga langkah penting. saya akan mengurangi tingkat pengangguran dari 10. Kamis 1 Juli 2004). Berkembangnya sektor riil inilah yang dibutuhkan masyarakat. saya menargetkan peningkatan pendapatan per kapita hingga dua kali lipat dari 968 dollar AS menjadi 1. Agar tercapai kesejahteraan sosial.731 dollar AS. Di samping itu. Baik untuk meningkatkan daya beli maupun untuk menciptakan lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan. menurunkan angka kemiskinan dari 17. Sektor Riil Pembangunan sektor riil sungguh sangat saya beri penekanan. sektor riil inilah yang merupakan jembatan yang mengaitkan antara ekonomi makro dan ekonomi mikro yang selama ini seperti tidak nyambung. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Kamis 1 Juli 2004). Jakarta. Jakarta. Senin 2 Agustus 2004). pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Jakarta.

Menjual aset saat harganya sedang jatuh dan dengan harga murah. kondisi makro yang stabil akan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Makassar. saat acara “Talk Show Calon Presiden RI 2004” di Kampus Universitas Hasanuddin. dan sebagainya pada saat itu mestinya dihentikan dulu sambil kita melakukan review. (SBY. Bersama dengan perbaikan iklim usaha. BLBI. privatisasi. lalu fiskal yang ada sangat berat. Jakarta. saya optimis untuk meningkatkannya hingga 7.6 persen dengan pertumbuhan ratarata 6. melakukan penjualan aset negara sebagai solusi mengatasi krisis bukanlah langkah yang bijak. dapat mendorong perbaikan kinerja sektor riil.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Penjualan Aset Saya berpendapat. Mengangkat Pertumbuhan Ekonomi Saya optimis untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi kita menjadi lebih baik.6 persen setiap tahun. Jika pada tahun 2003 pertumbuhan ekonomi kita berkisar 4. dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan. sehingga. devisitnya jumlahnya besar sekali. Keyakinan Investor Stabilitas makro dan moneter merupakan syarat keharusan untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Rabu 2 Juni 2004). bukanlah proses yang benar. Penjualan aset. (SBY.1 persen. Senin 2 Agustus 2004). Ada manipulasi. Stabilitas makro memberikan harapan tumbuh dan berkembangnya ekonomi. Bangsa Indonesia mempunyai hutang banyak. ada kongkalikong sehingga rakyat dan bangsa mengalami kerugian dalam jumlah yang sangat banyak.

Jakarta. (SBY. Semakin cepat pemenuhan hak dasar rakyat serta semakin cepatnya pembangunan infrastruktur. (SBY. Stimulus fiskal harus memenuhi empat syarat bagi terciptanya prakondisi bagi pergerakan sektor riil yang telah saya sebut di atas. Stabilitas makro akan membuat para pelaku usaha dapat merencanakan investasi dan kegiatan usahanya dengan tingkat kepastian yang memadai. yaitu sebesar 5. Kamis 1 Juli 2004). Tetapi pertumbuhan yang kita tuju adalah pertumbuhan yang berkualitas. dan. Pergerakan Ekonomi Untuk membangun kembali ekonomi kita pasca krisis. terdistribusikan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Hal ini akan membuat pertumbuhan ekonomi kita meningkat secara bertahap. pada akhir tahun 2009 diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7. Ke depan. Jakarta. Pertumbuhan Berkualitas Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera tentu ekonomi kita harus tumbuh.5 persen pada tahun 2005. kita butuh kerjasama yang baik antara otoritas moneter dan otoritas fiskal sehingga stabilitas makro dapat dikelola secara baik. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009.6 persen dengan rata-rata tahunan sebesar 6. diperlukan stimulus fiskal untuk mempercepat pergerakan ekonomi. kita akan memulainya dengan tingkat pertumbuhan yang belum terlalu tinggi. Kamis 1 Juli 2004). serta untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur sosial dan ekonomi. semakin cepat sektor riil bergulir.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan meningkatkan minat dan keyakinan investor untuk menanamkan modalnya.6 persen selama lima tahun ke depan. Tentu.

Meski ekonomi kita harus tumbuh. 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Jakarta. tetapi pertumbuhan hendaklah kita pandang hanya sebagai wahana. Selasa 1 Juni 2004).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan secara adil. (SBY. dan berkelanjutan. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Meningkatkan kemakmuran bersama. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Aceh Utara. (SBY. SBY pernah ke Banda Aceh (13 Januari 2003). tapi juga masalah harkatmartabat. Sabtu 4 September 2004). Ia datang bersama beberapa duta besar: Yutaka Iimura ( Jepang). Ralph L Boyce (AS). Lhokseumawe. Saat menjabat sebagai Menkopolkam. CATATAN: SBY adalah salah satu pejabat yang sangat perduli dengan masalah Aceh.dengan cara damai dan bermartabat -. dan keadilan bagi mereka. Francesco Maria Greco (Italia). pendidikan. Saya akan berusaha memulihkan kembali perekonomian di Aceh yang sempat terhenti.dalam menyelesaikan kasus Aceh. Penyelesaian masalah Aceh akan menjadi prioritas utama saya.pemimpin agama. di depan masyarakat Aceh dalam acara perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh. Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Andrew Steer dan Rini MS Soewandi S Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .untuk mewujudkan hal itu secara bersama-sama. Bukan hanya masalah keamanan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Kebijakan dan Pembangunan Daerah Masalah Aceh Prioritas Utama aya akan mencari solusi terbaik -. pemimpin masyarakat. pemimpin negeri -. Menjadi tugas kita semua -.

dalam pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah se-Sumatera di Hotel Regent Jakarta. Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan lima agenda yang telah ada. Hal ini Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . banyak obyek wisata serta seni dan budaya di Indonesia kalah populer di mancanegara. Penyelesaian masalah Aceh harus dilakukan secara komprensif dengan segala daya dan upaya yang dimiliki.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan (Menteri Perindustrian dan Perdagangan waktu itu) juga ikut dalam rombongan. Amnesti untuk GAM Saya akan memberikan amnesti kepada anggota GAM yang betul-betul secara sukarela kembali ke NKRI. Yakni. aksi kemanusiaan dan rehabilitasi sosial. Rabu 15 September 2004). Dalam kesempatan tersebut. dan society building. pelaksanaan proses politik yang demokratis. Kalah Populer Saya sangat setuju jika di Yogyakarta ada pusat layanan informasi seni dan budaya. rekonsiliasi. Obyek wisata dan seni budaya di Indonesia. khususnya di Yogyakarta tak kalah menariknya dibanding tempat lain. pemeliharaan dan penguatan perdamaian. rekonstruksi ekonomi. SBY menyerukan agar mesin perdamaian tak boleh berhenti di Aceh. (SBY. Mereka datang untuk melihat kondisi Aceh serta mempelajari dan merancang pemulihan Aceh pasca konflik. Sangat disayangkan. Pemerintah daerah juga bisa ikut berperan.

saya sudah mengagendakannya sebagai prioritas untuk diselesaikan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . akan menjadi salah satu prioritas saya. Namun. dalam kampanye dialogis yang dihadiri sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa sePropinsi Nanggroe Aceh Darussalam. (JK. Masalah Pengungsi Banyak masalah pengungsi di sejumlah daerah di Indonesia yang belum terselesaikan hingga kini. dalam dialog dengan masyarakat adat di Lembaga Musyawarah Dayak Daerah Kalimantan Tengah. Contohnya di NTT dan Aceh. (SBY. Senin 21 Juni 2004). wilayah Timur termasuk Kalimantan. mutu pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan di sini bisa lebih baik. Saya akan berusaha agar pendidikan bisa lebih murah. Banda Aceh. Jumat 18 Juni 2004). Wilayah Timur Di bidang pendidikan. Jumat 18 Juni 2004). Yogyakarta. dalam kampanye dialogis yang dihadiri sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. untuk mengembalikan pendidikan agar setara dengan propinsi-propinsi lain di Indonesia. Jumat 11 Juni 2004). diperlukan kerja ekstra semua pihak.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan dikarenakan kurangnya informasi serta publikasi yang ditujukan untuk masyarakat internasional secara luas. (SBY. Kondisi Pendidikan di Aceh Saya prihatin dengan kondisi pendidikan di Aceh yang menurun akibat konflik. (SBY. Banda Aceh. Jika itu dilakukan. kita bisa bersaing di dunia internasional. Oleh karena itu. di hadapan sejumlah seniman dan budayawan.

Agar ekonomi tumbuh baik. harus ada modal yang ditanam di Papua: modal dari daerah lain. Abepura. tokoh agama. Oleh sebab itu. Perekonomian dan kesejahteraan rakyat akan membaik jika pariwisata bisa dibangkitkan dari keadaan terpuruk akibat berbagai tragedi yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban. NTT dan KTI kondisi sektor pendidikannya sangat merosot. Oleh karena itu. sehingga tidak lagi selalu berada di urutan belakang dalam sektor pembangunan. dan bebas dari korupsi. Prioritas Untuk NTT Kami akan memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan dan infrastruktur di Propinsi NTT. dari dalam negeri maupun dari luar negeri. ketersediaan anggaran dan SDM pendidikan perlu diupayakan agar memadai. damai. seusai acara dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat. Usaha rakyat berupa kerajinan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . (SBY. Jayapura. ekonomi rakyat harus tumbuh dan berkembang dengan baik. Dibanding kawasan barat Indonesia. khusus untuk KTI. Jumat 4 Juni 2004). Kupang. Kondisi Pariwisata Bali Saya akan memulihkan kembali kondisi pariwisata Bali. adil. dunia pariwisata harus lebih terkendali dan maju. (JK. Senin 6 September 2004). Guna meniju Indonesia yang lebih aman. Tapi investor baru akan ke Papua jika Papua aman. dalam kampanye di lapangan Trikora. dan pemuda di Hotel Sasando. dan sejahtera. rakyat Papua harus mau bekerja keras untuk membangun daerahnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Agar Papua Makmur Agar rakyat Papua bisa hidup lebih makmur.

Bali telah menjadi salah satu tujuan wisata dunia. keindahan alamnya. Bali. Tindakan kekerasan dan terorisme tidak akan terjadi lagi. Tapi. Untuk itu. sektor pariwisatalah yang menjadi unggulan perputaran ekonomi masyarakat Bali. Tapi sejak tragedi bom Bali (12 Oktober 2002) perekonomian Bali menjadi terpuruk. CATATAN: Selama ini. jaminan keamanan akan menjadi poin penting. keramahan masyarakatnya. Sudah lebih 20 tahun perekonomian Bali sangat bergantung dari industri pariwisata. Kamis 24 Juni 2004). Begitupun halnya dengan narkoba.sindrom pernapasan akut parah) pada bulan April 2003. Banyak wisatawan. Keadaan ini lebih diperparah lagi dengan isu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome -. membuat Bali berbeda di banding tempat wisata lainnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan dan usaha-usaha rakyat kecil lainnya harus ditumbuhkan kembali. yang menjadi enggan berkunjung ke Bali. tidak ada lagi. saat menggelar kampanye terbuka di Lapangan Kapten Japa. Padanggalak. Dan itu semua harus kita jaga. Belum lagi dampak yang diakibatkan oleh berbagai tragedi kekerasan serta pemboman di berbagai tempat di Indonesia. semua usaha takkan ada artinya Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Wisatawan domestik dan mancanegara harus kembali berkunjung ke Bali. Denpasar. Keragaman dan keunikan budayanya. (SBY. baik lokal maupun asing. Membangun Bali Saya akan memperbaiki perekonomian masyarakat Bali.

ke depannya akan menjadi lebih baik. Memelihara Bali berarti memelihara kesejahteraan bangsa Indonesia. dalam kampanye di lapangan Trikora. tokoh masyarakat. (SBY. Jangan sampai saudara-saudara saya di Papua hidup miskin. niscaya kesejahteraan rakyat Indonesia juga akan ikut membaik. Konflik Maluku Saya akan mengutamakan penyelesaian konflik Maluku. Negara memberi  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . (SBY. Akan membawa perbaikan pada Papua. Jika Bali berkembang. Papua yang Lebih Baik Saya akan meningkatkan perekonomian Papua. Kamis 24 Juni 2004). Tapi tidak berlanjut atau terganggu oleh keadaan. (SBY.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan tanpa didukung oleh semangat kebersamaan dari semua unsur dan komponen masyarakat. saat menggelar kampanye terbuka di Lapangan Kapten Japa. kesehatan terjamin serta bisa sekolah dengan baik. Kami berdua bertekad. proses penyelesaian Maluku akan menjadi prioritas di bidang keamanan. Padanggalak. Saya akan menghantarkan rakyat Papua pada kehidupan yang lebih baik. Dulu. Jumat 4 Juni 2004). Terutama dalam bidang keamanan. Papua dan Otonomi Khusus Saya ingin sekali memajukan Papua. kami (ia dan Jusuf Kalla) telah melakukan langkah panjang secara bersama-sama. Negara kita sudah menetapkan Papua sebagai daerah otonomi khusus. Maluku. Sabtu 5 Juni 2004). Bila anak-anak bisa didik dengan baik dan sehat. Denpasar. Abepura. Jayapura. kepada wartawan dalam rangkaian acara kampanye di Ambon. dan masyarakat dari berbagai elemen untuk sama-sama menjaga dan memelihara Pulau Bali. pemuda. Saya mengajak semua pihak : pemerintah propinsi.

menyerukan menyerugan agar GAM kembali untuk tidak memerangi saudaranya sendiri. Persoalan Aceh juga menyangkut masalah kesejahteraan masyarakat. kabupaten maupun masyarakatnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan perhatian dengan memberikan ruang yang luas agar Papua bisa mengatur dirinya sendiri. Saya bertekad Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Abepura. Adalah wajib jika rakyat Papua menikmati hasilnya. Saya akan terus menyelesaikan masalah NAD sedamai mungkin. (SBY. Papua memiliki sumber daya alam yang melimpah. Mereka juga harus mendapat sentuhan kehidupan yang layak seperti juga rakyat Indonesia lainnya. (SBY. Jumat 4 Juni 2004). melakukan usaha-usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya masih optimis masalah Aceh dapat diselesaikan secara baik dalam kerangka NKRI. Masa Depan Pengungsi Saya akan memperbaiki masa depan eks-pengungsi Timor Timur di wilayah Timor Barat NTT. baik pemerintah propinsi. dalam kampanye di lapangan Trikora. dalam pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah se-Sumatera di Hotel Regent Jakarta. Ketiga. Rabu 15 September 2004). Dibanding daerah lain. Jayapura. Papua diberikan anggaran yang lebih besar. Kedua. harus bersikap jujur dan mau bersama-sama bekerja keras untuk memakmurkan Papua. kota. Langkahlangkah penyelesaian bisa dilakukan dengan: pertama. meneruskan pendekatan komprehensif. Untuk itu. semua pihak. Aceh Bukan Hanya GAM Persoalan Aceh bukan hanya persoalan GAM. Mari kita jalankan dengan benar otonomi khusus itu. Oleh sebab itu. adanya pembagian bagi hasil sumberdaya alam dengan NAD bisa digunakan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mereka adalah rakyat Indonesia juga.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan untuk melaksanakan ini. dalam kampanye terbuka di GOR Oepoi Kupang. Jumat 25 Juni 2004). wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste. (SBY. banyak eks-pengungsi yang memilih menjadi WNI bermukim di Kabupaten Belu NTT.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . CATATAN: Setelah jajak pendapat pada bulan Agustus 1999. Berbagai laporan pandangan mata dari para pemberi bantuan kemanusiaan menggambarkan kondisi hidup mereka yang tidak layak dengan tingkat kesehatan yang mengkhawatirkan.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Penegakkan Hukum Keppres dan Borgol epada Jaksa Agung. Sebagai pejabat. dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya. disebut-sebut hanya ada dua mantan Jaksa Agung yang bisa dijadikan K Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . saya akan memberikan Keppres (Keputusan Presiden) dan borgol. Tapi. Jangan sampai borgol itu dipakai sendiri sebelum masa jabatannya berakhir. posisi ini sering dijabat oleh orang yang terpilih berdasarkan hasil kompromi. bukan karena kredibilitas dan loyalitasnya terhadap kebenaran. Setelah masa jabatannya habis lima tahun kemudian. Taman Ismail Marzuki. (SBY. Senin 14 Juni 2004). CATATAN: Posisi Jaksa Agung diyakini oleh banyak kalangan merupakan posisi kunci dan merupakan indikator utama arah politik penegak hukum suatu pemerintahan. ia juga perlu dibekali borgol agar tetap konsisten terhadap penegakan hukum serta tidak melakukan jual-beli perkara serta berbagai aksi korupsi lainnya. Sampai saat ini. borgol itu harus dikembalikan. ia perlu diberi keputusan presiden. Jakarta. Dalam pemerintahan sebelumnya.

agamanya. Itu akan memudahkan tercapainya kesejahteraan dan kedamaian. negara membutuhkan keadaan tertib dengan menjalankan hukum yang baik. namanya. Siapapun yang bersalah harus 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . nepotisme. Jumat 11 Juni 2004). dan kroniisme. ia harus ditindak. kolusi. (JK. Aspek Keadilan Saya akan memperkuat upaya-upaya pemberantasan korupsi. menyederhanakan sistem serta memastikan bahwa hukum benar-benar diterapkan dengan adill dan memihak pada kebenaran. Soeprapto ( Jaksa Agung masa pemerintahan Presiden Soekarno) dan Baharuddin Lopa ( Jaksa Agung masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid). Tanpa Pandang Bulu Jika ingin maju. Saya memiliki sejumlah rencana program guna meningkatkan penegakan hukum serta ketertiban di masa mendatang. Kita tidak mengenal diskriminasi dalam pengertian asal-usul. Manado.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan teladan. saya memandang penting perbaikan di aspek keadilan. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Misi. agama. Berdasarkan Perilaku Setiap orang punya kewajiban mencintai bangsanya. Untuk itu. Antara lain. Yakni. Kamis 16 September 2004). Jakarta. menghormati serta memperkuat kearifan dan hukum adat yang bersifat lokal. saat berkampanye di lapangan Sario. siapapun yang membawa lari uang bangsa ini. siapapun orangnya. Siapapun yang merusak bangsa ini. (SBY. tetapi berdasarkan perilaku. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. meningkatkan profesionalisme dan kualitas sistem peradilan.

Makin Kredibel dan Bersih Kami akan meningkatkan budaya hukum. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. pengadilan akan memutuskan salah dan benarnya tanpa pandang bulu. meningkatkan kualitas dan profesionalitas para penegak hukum. Siapapun orangnya. Saya akan memberikan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Jika ia sudah sehat. orang yang sakit tidak bisa dibawa ke pengadilan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan diperiksa kesalahannya. (JK. pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan. di hadapan sejumlah santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo. di hadapan sejumlah santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo. Sama di Hadapan Hukum Kami akan kembali memeriksa Soeharto. Solo. (JK. Sebab. Sabtu 21 Agustus 2004). Semua orang sama di hadapan hukum. Ujung Tombak Jaksa Agung adalah ujung tombak dalam penegakan hukum. kita harus memiliki Jaksa Agung yang jujur dan tegas dalam bertindak. (SBY-JK. Tentu saja setelah ia sehat. pendidikan politik dan penciptaan sistem pengadilan yang makin kredibel dan makin bersih. pemaparan dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Jakarta. hukum harus tetap ditegakkan. kalau kita ingin menegakan hukum. Selasa 14 September 2004). Solo. Law enforcement akan diprioritaskan pada pemberantasan korupsi juga memberantas penyelundupan. Sabtu 21 Agustus 2004). Misi. akan diperiksa lagi agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Selanjutnya. Jadi.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan kekuasaan penuh kepadanya untuk melaksanakan kewenangannya. jika ia tak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. kepada wartawan. ia akan diberi hukuman. Namun konsekwensinya. (JK. Bengkulu. Minggu 30 Mei 2004).  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .pin yang akan bekerja bersama rakyat. keamanan. satu persatu masalah itu. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. (SBY. pemimpin harus mau bekerja keras. Ia harus didukung pemerintahan yang bersih. Tidak ada penyelesaian instan karena masalahnya sangat kompleks dan saling kait-mengkait: isu-isu di bidang politik. (SBY.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Seputar Kepemimpinan Bekerja Keras angsa Indonesia harus bangkit kembali demi masa depan yang terhormat. Jakarta. B Lebih Efektif Kita memerlukan perubahan. dalam kampanye di lapangan Deggung. yakni dengan menciptakan pemerintahan dan kepemimpinan yang lebih efektif dengan program konkrit dan prioritas yang jelas. dengan pemim. Selasa 14 September 2004). Dan yang tak kalah penting. berkemampuan dan dekat dengan rakyat. Kita harus kompak dan mengutamakan kebersamaan. Yogyakarta. terbuka serta tanggap terhadap berbagai permasalahan. dan otonomi daerah. Untuk itu diperlukan pemimpin yang jujur. bisa kita atasi bila ada perubahan. Namun. Senin 21 Juni 2004). Sleman. hukum. Misi.

dengan umatnya. Dari dimensi kepemimpinan. dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Arriyah Kwitang. ada dua dimensi yang mesti kita pelajari dan teladani. saya ingin memperbaiki kehidupan bangsa dan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . dan bijak dalam berkomunikasi. bangsa Indonesia haruslah dipimpin oleh orang yang benar. Oleh sebab itu. Dengan menjadi wapres. Saat mengenang Rasul. (JK. (SBY. saya yakin bisa menjadi wakil presiden. Jakarta. Memperbaiki Kehidupan Berbekal pengalaman selama berada di Jakarta dan menjadi menteri. Yakni. bisa berbuat lebih baik dari yang pernah dilakukan wakil presiden lain. Pemimpin yang patut diteladani dan memikirkan rakyatnya. Dari dimensi kepribadian. dapat dipercaya. Rabu 2 Juni 2004). Makassar. Jika salah memilih pemimpin. Insya Allah pada masa mendatang kita bisa sejajar dengan negara-negara maju di dunia. Rasul memiliki akhlak yang mulia. Kamis 20 Mei 2004) Hilang Kebesaran Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Mencontoh Rasul Marilah kita mencontoh Rasul dan mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia butuh pemimpin yang meneladani Rasul. maka bangsa yang besar ini akan hilang kebesarannya. Bahkan. dimensi kepribadian dan kepemimpinan. kita harus menghargai dan menjunjung tinggi hukum sehingga keamanan dan keadilan dapat ditegakkan di bumi Indonesia. sabar dan senantiasa santun dalam bicara. saat berkampanye di lapangan Karebosi. Sebagai bangsa yang besar. cerdas. Rasul adalah sosok yang jujur.

Dengan memilih SBY-JK. serta meningkatkan kehidupan keagamaan. saya bukan lagi presiden bagi konstituen saya. Puri Cikeas. Senin 27 September 2004). di hadapan pendukung dan simpatisannya di lapangan Simpang Lima. Pemimpin yang baik. Selasa 29 Juni 2004). Mohon doa restu agar saya bisa memperbaiki kehidupan bangsa dan bisa mengangkat harkat dan martabat orang Bugis. saat berkunjung di ruamah Pimpinan tertinggi tarekat Halwatiah Samman. Setelah dilantik. (SBY. Sebuah awal yang dimulai dengan kerja keras akan membawa hasil yang baik. Bogor. Semarang. maka persoalan seberat apapun bisa dicarikan jalan keluar bersama. Anda telah membuat Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . H A Abdullah Puang Ralla. dan aspiratif. Minggu 9 Mei 2004) Harus Bersatu Pemimpin harus bersatu dengan rakyat. Babak Baru Mengawali babak baru. (JK. dalam acara open house di kediamannya. Pattene Maros. Pattene. Gunung Putri. (SBY. terbuka.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan kesejahteraan rakyat. melainkan presiden bagi seluruh bangsa Indonesia. perubahan kini berada di tangan rakyat. Sesuai Aspirasi Saudaraku sebangsa dan se-tanah air. Jika pemimpin peduli dan bersatu dengan rakyat. dia juga harus jujur. suka mendengar suara rakyat. serta peduli terhadap persoalan yang terjadi di tengah rakyat. selain peduli dan bersatu dengan rakyat. Saya tak ingin masyarakat terkotak-kotak menurut partai atau calon presiden pilihannya. saya ingin suasana yang baik.

mengemban kewajiban. Pikiran. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . yang sejalan kata-kata dan perbuatannya. berilah kami kesempatan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dengan memilih kami. tentu.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan perubahan besar. Saudaraku. (SBY-JK. dan waktu yang saya miliki akan saya dedikasikan untuk memajukan dan melindungi setiap insan Indonesia. apabila kami dipercaya rakyat. Ini. Rabu 20 Oktober 2004). saat menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai presiden Republik Indonesia ke-6 di Istana Merdeka. Jakarta. (SBY. Saya akan terus menjaga kontrak politik yang mulia dengan rakyat. (SBY. Jakarta. Pemimpin yang melakukan apa yang dijanjikan. yang sejuk. kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk melakukan perubahan yang sesuai dengan aspirasi rakyat. Merasa Terhormat Saya dan Pak Jusuf Kalla merasa terhormat diberi kepercayaan menjadi calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih rakyat secara langsung. dalam iklan berjudul “Berilah kami kesempatan untuk Memimpin Negeri Ini” yang dimuat di berbagai media cetak terbitan Jakarta dan daerah menjelang pemilihan 20 September 2004). Kewajiban untuk menjalankan amanah rakyat. Pemimpin yang mampu berkata dan bertindak yang benar. Setiap Insan Saya bertekad bukan saja untuk menjadi Presiden Republik Indonesia. Insya Allah. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. apa pun risikonya. namun juga menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia. tenaga. yang dapat diandalkan. Rakyat memerlukan pemimpin yang bersih. Selasa 1 Juni 2004).

Dari Diri Sendiri Semua pemimpin harus memperlihatkan keteladanan di hadapan rakyat. semoga Dia senantiasa menunjuki saya ke jalan yang lurus. Apa yang dikatakan. saya selalu bermohon ke hadirat Allah SWT. tapi juga dipraktekkan. dengan menyebut Asma Allah. dalam pidato peringatan Nuzul Al Quran tahun 1425 Hijriah di Masjid Istiqlal. Kamis 16 September 2004). Misi. Jakarta. kalau-kalau saya melakukan kekeliruan dan kealpaan. itulah yang mesti dilakukan. Karena itu. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. yang tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan. dan saran yang konstruktif. dan saudara Muhammad Jusuf Kalla selaku wakil presiden.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Menjalankan Amanah Saya selaku presiden RI. Saya hanyalah hamba Allah yang dhaif. jujur. Diperlukan pemerintahan yang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . telah mengucapkan sumpah di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat. selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Efisien dan Terbuka Untuk melakukan perubahan. Dengan sumpah itu kami berjanji. dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. (SBY. diperlukan pemimpin yang baik. Saya pun memohon dukungan segenap rakyat. Sabtu 30 Oktober 2004). sepanjang saya berada di jalan yang benar. Sebaliknya. Jangan sampai terjadi keretakan antara kata dan tingkah laku (SBY. teguran. dan transparan. Agama menduduki posisi penting untuk tak sekedar dijadikan simbol. Keteladanan harus dimulai dari diri sendiri. saya pun memohon kritik. Jakarta. akan menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat dengan sebaik-baiknya.

Saya tidak akan berani mencalonkan diri sebagai wakil presiden jika saya tidak berani memberantas KKN. Solo. Pemimpin harus terlibat langsung bersama-sama masyarakat untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Jumat 11 Juni 2004). Jakarta.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan efisien dan terbuka. Pemimpin Gagal Masalah di Indonesia adalah masalah korupsi. dalam acara renungan proklamasi di Monumen Proklamasi.. (SBY. Rabu 18 Agustus 2004). masa kini. Diperlukan pemimpin yang aspiratif. (SBY. Belum tercapainya tujuan nasional Indonesia hingga kini bukanlah diakibatkan kesalahan pemimpin di masa lalu. Jika gagal memerangi korupsi. Diperlukan perjuangan yang terus menerus dan berkelanjutan. di hadapan sejumlah santri Pondok Pesantren Modern As Salam Sukoharjo. dekat dengan masyarakat. Sabtu 21 Agustus 2004). Bukan Kesalahan Masa Lalu Kita harus menempatkan masa lalu. bertanggung jawab. Pemimpin tidak boleh setengah hati menyelesaikan persoalan. maka akan gagal pula pemimpinnya.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . siapapun yang menjadi pemimpin. Manado. Mereka telah berusaha keras untuk mewujudkan tujuan nasional dengan segala kelebihan dan kekurangannya. dan masa depan secara adil. Dan saya tidak mau dianggap gagal. Kita tak boleh begitu saja menyalahkan pendahulu kita. saat berkampanye di lapangan Sario. (JK. serta mau bekerja keras.

pengangguran begitu tinggi. Selayaknyalah kita melindungi mereka. Kamis 16 September 2004). Mereka harus bisa kita persiapkan dengan baik agar berdaya saing. mereka dapat menghidupi keluarganya. profesional. 10 Juni 2004). dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. U Buruh Migran Saya akan tetap melanjutkan kebijakan yang mengakomodasi buruh migran hingga saatnya nanti lapangan kerja makin terbuka untuk mereka. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . saat melakukan dialog dengan kalangan pekerja di kawasan industri Balaraja. Jakarta. Misi.saya. Sepatutnya kita berterimakasih kepada mereka. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. (SBY. (SBY. Mulai dari kemanusiaan hingga hak-haknya. Di saat lapangan kerja belum terbuka luas. Banten. Saya akan memilih menteri tenaga kerja yang mau bekerja kerasa dan mau melindungi kaum pekerja.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Masalah Ketenagakerjaan Standar Upah paya meningkatkan taraf hidup kaum pekerja terutama upaya meningkatkan standar upah di Indonesia akan saya jadikan prioritas utama. Tangerang. dan berpenghasilan tinggi.

misalnya. tanpa meninggalkan kepedulian dan bantuan kepada golongan ekonomi lemah. Dengan menyiapkan pengacara. Kamis. dan Meksiko. Bukan apa-apa.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Menyiapkan Pengacara Masalah tenaga kerja merupakan salah satu hal terpenting untuk segera diselesaikan. mereka juga adalah pahlawan bangsa. Masalah tenaga kerja ilegal bukan hanya dialami oleh kita. Bandung. Sumberdaya Manusia Untuk menciptakan kesempatan kerja baru. Saya berharap negara dan pemerintah. dengan memperhatikan gaji yang diberikan dan memberikan perlindungan terhadap mereka di luar negeri. serta agen-agen pemberangkatan TKI ke luar 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . 26 Agustus 2004). Cina. Pengembangan sumberdaya manusia menempati prioritas utama sebagaimana halnya pengembangan infrastruktur yang lebih baik dan kebijakan ekonomi yang berorientasi pasar (market-friendly policies). Penempatan dan perlindungan terhadap mereka harus ditata dengan baik. dalam acara dialog dengan Musyawarah Nasional V Apjati. Jakarta. kita kembangkan iklim usaha dan investasi yang baik dan kita dorong sektor swasta menjadi pilar dari dinamika perekonomian. Mampu Melindungi Saya akan memperhatikan nasib TKI. kita terutama akan melakukan investasi yang akan terus meningkat untuk rakyat kita melalui pendidikan. Untuk menanggulangi kemiskinan. Selasa 1 Juni 2004). sebagai perwujudan dari keadilan ekonomi dan keadilan sosial. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. (JK. India. melainkan juga oleh megara-negara lain yang memiliki pendapatan relatif rendah. Contohnya. (SBY.

Hak dasar mereka harus bisa dipenuhi. Kita kembangkan kebijakan yang ramah terhadap usaha kecil. Kita perlu memberikan saluran kredit yang lebih baik kepada mereka dan mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas pelatihan bagi para pekerja. Jakarta. Kamis 10 Juni 2004). dan menengah-baik yang masuk dalam sektor formal maupun sektor informal. (SBY. Selasa 1 Juni 2004).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan negeri bisa lebih bertanggung jawab. kita kembangkan terutama usaha mikro. Usaha Mikro Untuk mendorong penciptaan lapangan kerja. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Semua pihak yang terkait harus mampu melindungi TKI yang mendapat perlakuan tidak manusiawi atau ketidakadilan. lebih lanjut. Jakarta. terbukti bahwa selama ini mereka menjadi mesin pemulihan perekonomian Indonesia. kecil. (SBY. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. karena. dalam acara Dialog Terbatas Civitas Akademika Universitas Indonesia.

Misi. Misi. Kapasitas intelejen harus ditingkatkan dengan cara: melakukan operasi yang lebih efektif. serta bekerja selama 24 jam. Diperlukan kerjasama dengan kepolisian. (SBY. Jakarta. saya tidak akan mengedepankan pendekatan keamanan yang mengurangi hak sipil dan HAM. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Tak ada satu pun yang harus didekati dengan keamanan semata. Namun. dan Program Capres-Cawapres” yang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Terorisme adalah ancaman serius dan tidak mudah terdeteksi dengan sistem apapun dan oleh negara manapun. intelejen tak bisa bekerja sendiri. kemampuan deteksi dini harus ditingkatkan. (SBY. Dalam hal ini. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. serta negara sahabat. tugas-tugas saya. saya jalankan dengan undang-undang dan menghormati otoritas sipil. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Selama berada di pemerintaha. S Pendekatan Keamanan Meski saya berlatarbelakang militer. Juga diperlukan kerjasama masyarakat sebagai mata dan telinga intelejen. meningkatkan kerjasama. harus ada upaya untuk terus menerus melakukan operasi yang efektif. memodernisasi peralatan. Saya pelaku reformasi internal TNI. Untuk itu. imigrasi. Selasa 14 September 2004).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Keamanan dan Pertahanan Deteksi Dini aya berkomitmen untuk memerangi terorisme.

di depan sejumlah duta besar. martabat. perwakilan dagang. Jakarta. dan rasa keadilan saudarasaudara kita di kedua propinsi ini. Yang pertama. kita harus mengakhiri gerakan separatis bersenjata di Aceh dan Papua. Indonesia yang Aman Indonesia yang lebih aman dan damai mengharuskan kita untuk menjaga keutuhan NKRI. kita memberikan perhatian penuh pada tiga hal berikut. (SBY. Presiden Fidel Ramos. (SBY. Rabu 9 Juni 2004).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. sebab bagaimanapun militer adalah bagian penting dari bangsa ini. Reformasi Militer Jangan memandang rendah militer. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Selasa 1 Juni 2004). Jakarta. Contohnya. ia dari militer tapi bisa lebih demokratis dari presiden sipil. Kita lakukan hal ini dengan meningkatkan pelaksanaan otonomi khusus secara konsisten. Saya yakin. dan eksekutif perusahaan asing. militer bisa lebih demokratis dari sipil. Proses ini dilakukan dengan tetap menjaga hak. Dalam tahun-tahun terakhir karier militer. saya sempat menyusun cetak biru reformasi militer. Latar belakang militer yang saya miliki justru sangat berguna untuk memberi perspektif bagaimana menata kekuatan militer ke depan. kehormatan. Selasa 14 September 2004). di Jakarta. Gerakan Separatis Dalam jangka pendek. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . mengokohkan integrasi nasional.

Cukup. Memang bukan upaya mudah. Upaya pemberantasan terorisme ini akan kita perkuat dengan pengembangan kerangka dan perangkat hukum yang memadai dan secara terus menerus meningkatkan infrastruktur keamanan kita. Juga. Kita akan perangi sampai ke akar-akarnya. membuat saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak ingin terjadi lagi tindakan terorisme di negeri ini. Mengakhiri konflik-konflik komunal. tetapi. Korban Terorisme Kita adalah korban terorisme. memelihara dan meningkatkan keamanan dalam negeri. Memerangi kejahatan. termasuk kejahatan transnasional dan terorisme. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Tindakan terorisme yang menghancurkan kehidupan. dan meninggalkan luka yang pedih bagi keluarga korban. Melihat korban terorisme di berbagai wilayah Indonesia. menghancurkan nilainilai kemanusiaan. Begitu juga dengan kejahatan transnasional khususnya narkoba dan perdagangan anak. (SBY. (SBY.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan dan membangun hubungan internasional dengan mengedepankan tegaknya kedaulatan negara. Memperkuat harmoni dan integrasi sosial serta toleransi kehidupan beragama. kita harus terus meningkatkan upaya pemberantasan tindak pidana terorisme. Memantapkan keamanan publik. Menghentikan separatisme bersenjata. Selasa 1 Juni 2004). Menghabiskan waktu-waktu saya untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat kita. Cukup yang telah terjadi. pidato politik pada  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Saya telah menghabiskan tahun-tahun saya di pemerintahan memerangi terorisme ini. Jakarta.

Selasa 1 Juni 2004). Penyebab Utama Kita harus mengakhiri konflik-konflik komunal yang terjadi di Maluku. Berusaha Keras Saya akan berusaha menyelesaikan masalah-masalah keamanan seperti yang terjadi di Poso. Selasa 1 Juni 2004). Jakarta. komando teritorial. jujur. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Poso. dan military impunity (kekebalan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Akibatnya. dan daerah-daerah lain di Indonesia. transparan. Samarinda. (SBY. Dan. Kita harus menciptakan harmoni sosial untuk mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari. yang lebih penting kita akan bersama-sama masyarakat di wilayah ini untuk menemukan dan mengatasi penyebab utama konflik. Sabtu 12 Juni 2004). Untuk keamanan negara. Kita bangun infrastruktur untuk mengembalikan masyarakat dalam kehidupan yang normal. pemimpin bangsa haruslah besikap adil.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. kita akan kesulitan untuk bangkit. Tidak hanya menyelesaiakn tetapi juga akan berusaha keras agar hal ini tidak terulang lagi. Papua. TNI dan Bisnis Saya akan melanjutkan agenda reformasi internal TNI di bidang bisnis. Jakarta. (JK. Bila itu tidak dijaga. dan beberapa daerah lainnya. Hal ini penting untuk stabilitas. terjadilah kemunduran. dan bertanggung jawab. Saat berkampanye di halaman parkir GOR Segiri.

Ingat. Jakarta. tanpa harus represif sepanjang dikembalikan kepada aturan main. Undang-undang Antiterorisme adalah contoh yang sangat jelas untuk mencegah adanya penyalahgunaan kekuasaan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan hukum militer. Kita bisa mengatasi terorisme. Soal komando teritorial. Jangan sampai ada alasan keamanan tetapi mengancam demokrasi. Selasa 14 September 2004). dan sebagainya. asalkan tidak tergoda untuk bermain politik. Kami tidak akan bersikap represif. Bagi saya. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Ancaman Nyata Saya tidak akan memberikan ruang kepada teroris untuk beraksi lagi di Indonesia. Saya mengutuk aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab dan merenggut korban orang-orang yang tidak berdosa. Ini Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . akan di dorong ke depan sehingga menyentuh mereka yang bersalah. (SBY. Mari sama-sama kita kawal demokrasi. separatisme. Harus dicari akar permasalahan sehingga mereka bisa diperangi secara efektif.). pendekatan keamanan dalam pemerintahan saya tetap akan menjaga iklim demokrasi di Indonesia. Jangan pernah berhenti untuk mencegah dan memberantas mereka. Selasa 14 September 2004). dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Jakarta. Misi. gangguan nasional. Sementara mengenai military impunity. teroris itu ancaman nyata. Iklim Demokrasi Saya menjamin. Misi. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. mereka harus dihukum seberat-beratnya dan sekeras-kerasnya. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. (SBY. Ed. Teman-teman di TNI akan senang jika tidak lagi berbisnis sementara anggaran terpenuhi.

seperti pendidikan. intelejen serta semua pihak untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan yang efektif. (SBY. Sistem persenjataan yang dimiliki TNI dan Polri bisa dikatakan sudah tertinggal. TNI dan Polri harus diberi anggaran yang cukup untuk menyelesaikan konflik-konflik di dalam negeri. Anggarannya tentunya harus disinkronkan dengan prioritas-prioritas lainnya. Saat ini.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan semua menyangkut masalah hukum. kesehatan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (SBY. Oleh karena itu. Saya berharap agar kepolisian TNI. anggaran pertahanan dan keamanan dari APBN sangat kecil. Sistem Persenjataan Saya bertekad akan meningkatkan anggaran pertahanan dan keamanan. Kekuatan pertahanan harus terus menerus dibangun serta dialokasikan anggaran yang cukup untuk jangka menengah dan panjang. di atas pesawat dalam perjalanan Denpasar-Kupang. Jumat 25 Juni 2004). saat menjenguk korban Bom Kuningan di Rumah Sakit MMC. Jakarta 9 September 2004). kita harus tegakkan hukum demi menjaga kemanan di negeri kita. dan sebagainya.

tidak merokok.” Jakarta. Ini perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mampu mencegah penyakit. agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pelayanan Kesehatan Asuransi Sosial aya setuju untuk memberlakukan asuransi sosial kesehatan bagi seluruh rakyat. Tujuannya. seperti Askes. Taspen. selalu mencuci tangan sebelum makan dan minum. Minggu 29 Agustus 2004). Contohnya. CATATAN: Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan. Hal yang tak kalah pentingnya juga adalah pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan. Golongan masyarakat yang dianggap ‘teranaktirikan’ dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? S  . (SBY. mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. berolahraga cukup. dan Jamsostek. tidak mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Hanya kurang dari 20 persen yang mampu mendapatkannya.

penurunan angka kematian ibu dan anak.237 puskesmas pada tahun 2000 dan 21. Tenaga kesehatan yang tersedia. meningkatkan subsidi kesehatan untuk mereka.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan kecil dan pedagang. meskipun telah terjadi perbaikan yang berarti. pemerataan.namun keterjangkauan pelayanan dan mutu pelayanan yang diberikan masih belum merata. Meskipun fasilitas pelayanan dasar seperti puskesmas relatif telah tersedia di hampir seluruh wilayah Indonesia. saat ini tengah digodok RUU untuk memberlakukan SJSN.267 puskesmas pembantu. sebagai proses pemenuhan hak dasar rakyat. Lebih Banyak Dana Kita harus mengalokasikan lebih banyak dana untuk membantu mereka yang sangat membutuhkan. Indonesia memiliki 7. (SBY. dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dasar. Kita harus menyediakan pelayanan kesehatan dasar dengan secara bertahap membangun lebih banyak klinik. peningkatan kualitas dan ketersediaan petugas kesehatan. Solusinya. dan meningkatkan pengetahuan mereka untuk pencegahan. saya mendorong untuk terus dilakukannya peningkatan pencegahan penyakit menular. Daya jangkau masyarakat terhadap obat-obatan juga masih rendah. masih belum mencukupi. peningkatan upaya imunisasi. Selasa 1 Juni 2004). Jakarta. obat dan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . diukur dari rasio per jumlah penduduk. Hak Dasar Layanan kesehatan merupakan bagian dari hak dasar masyarakat yang harus terpenuhi. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 20042009. Untuk itu.

CATATAN : Menurut data terakhir dari Pengurus Besar IDI. perbaikan pengawasan obat dan makanan. Selain bidang pendidikan. Fasilitas Puskesmas Saya prihatin terhadap rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. selama 50 tahun sejak Indonesia merdeka. Minggu 29 Agustus 2004). pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. perlu dihitung dulu secara menyeluruh agar tidak muncul ketimpangan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan perbekalan kesehatan. dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan. Sebelumnya.5 hingga 3.5 persen.” Jakarta. Jakarta. Tapi saya bisa pastikan . Kamis 1 Juli 2004). (SBY. saya sudah berkunjung ke beberapa daerah 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . hanya berkisar di antara angka 2. presentase pengeluaran pemerintah akan ada kenaikkan untuk bidang kesehatan. (SBY. Akan ada kajian mendalam tentang beberapa aspek terkait. Di dalamnya sudah termasuk pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan daya beli masyarakat. bidang kesehatan merupakan prioritas program kesejahteraan rakyat. mendorong berkembangnya industri obat di Indonesia. Tidak Muncul Ketimpangan Saya akan menaikkan presentase anggaran bidang kesehatan dalam APBN menjadi 10 hingga 15 persen. Jadi. anggaran pembangunan kesehatan masyarakat dalam APBN tidak pernah lebih dari empat persen. bisa menimbulkan masalah serius. Kalau hal itu sampai terjadi.

Mereka bekerja 24 jam di jalan untuk mempercepat pertolongan bagi warga yang menjadi korban kecelakaan atau warga yang sakit untuk segera dibawa ke rumah sakit. saya berpikir perlu adanya petugas kesehatan yang mengendarai motor besar berkeliling jalan raya.” Jakarta. saat acara pengobatan gratis yang diadakan oleh Gerakan Pro-SBY. Jumlah tenaga medisnya tak mencukupi. Padahal. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Puskesmas merupakan tempat berobat masyarakat kebanyakan dengan standar ekonomi kelas bawah.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan di Jawa Timur. Selasa 15 Juni 2004). fasilitas rawat inap dan obat-obatan juga kurang. mereka bisa leluasa bergerak di jalan-jalan yang macet sekalipun. dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan. Ciawi. petugas kesehatan mereka mengendarai motor besar di jalan. (SBY. Dengan motor besar. Puskesmas harusnya perlu mendapat perhatian yang lebih serius. Bogor. Saya menyaksikan di Inggris. (SBY. Saya mengamati. Minggu 29 Agustus 2004). betapa kurangnya fasilitas di berbagai puskesmas. Motor Besar Untuk mempercepat pertolongan kesehatan ke rumah sakit.

Posisi Budaya Karena selama ini kita banyak mengabaikan masalah budaya. Seniman atau bukan. Senin 21 Juni 2004). Berkat kearifan budaya yang dimiliki masing-masing daerah. Taman Ismail Marzuki. Melalui pendidikan. Juga akan mempermantap perdamaian dan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik. Senin 14 Juni 2004). Jakarta. (SBY. S Departemen Kebudayaan Saya akan mempertahankan departemen kebudayaan dan pariwisata. seharusnya orang dididik untuk menghargai dan meletakkan posisi budaya pada tempatnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Budaya dan Seni Kebebasan Berekspresi aya sangat menghormati kebebasan berekspresi dan ekspresi kebebasan. Karena itu. Yogyakarta. Saya yakin budayawan punya potensi untuk itu. saya sangat menghormati usulan agar seniman masuk kabinet.Tujuannya agar kegiatan budaya dan kesenian berkembang pesat. di hadapan sejumlah seniman dan budayawan. banyak persoalan di negeri ini yang tidak dapat terselesaikan. (SBY. Aktivitas seni dan budaya akan mampu mendorong meningkatnya SDM. dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya. silahkan masuk kalau memang mampu.

tidak diselesaikan melalui dialog budaya. Taman Ismail Marzuki. (JK. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Dialog Budaya Di masa lalu. Kesenian ini mestinya mendapat perhatian lebih banyak dari masyarakat. Benturan-benturan mengenai budayabudaya lokal. termasuk masalah etnis dan agama. (SBY. melainkan direpresi dengan dalih masalahg SARA. (SBY. Seni Nasyid Saya menaruh perhatian pada seni nasyid. Kehidupan masyarakat akan lebih sejuk dan damai jika bisa mengapresiasi seni nasyid sepanjang waktu. Banten. Jakarta. Senin 21 Juni 2004). Senin 14 Juni 2004). Saya setuju jika budaya dan pariwisata dipisah. dialog-dialog budaya terhambat akibat tertutupnya ruang demokrasi. (SBY. seusai menyaksikan pertunjukan debus pada acara kunjungan silahturahmi memperingati Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Serang.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan toleransi di berbagai daerah di Indonesia. Peran Budaya Melihat potensi dan peran budaya yang begitu besar sebagai pemersatu bangsa. Yogyakarta. Saya bertekad mendorong terciptanya wadah yang terbuka dan demokratis bagi terlaksananya dialog kebudayaan. Minggu 12 September 2004). Yogyakarta. Ini bertujuan agar benturan-benturan yang terjadi tidak sampai melebar menjadi konflik sosial. saya melihat menjadi tidak tepat jika sektor budaya dijadikan satu dengan pariwisata dalam satu departemen. di hadapan sejumlah seniman dan budayawan. Senin 21 Juni 2004). dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya. di hadapan sejumlah seniman dan budayawan.

Tapi belum tuntas.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan CATATAN: Nasyid adalah salah satu jenis seni islami yang telah berkembang sejak lama. syair-syair pujian dan dakwah yang dibawakan dengan lagu yang terkadang diiringi alat musik seperti perkusi. Bentuknya berupa. Hasilnya memang ada. Dalam forum pemerintahan. saya berkampanye di banyak tempat guna memerangi pembajakan kaset. Contoh nasyid yang terkenal adalah selawat Badar yang dibawakan penduduk Madinah saat menyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Minggu 20 Juni 2004). (SBY. bersama Kapolri. saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat Sumatera Barat di Padang. harus terus disosialisasikan pemahaman bahwa pembajakan adalah suatu tindakan melanggar hukum dan karya cipta yang dilindungi oleh undang-undang. pembajakan kaset jadi menurun. awal tahun 2003. Saat saya masih menjabat Menkopolkam. bersama 11 seniman nasional. kami berkomitmen untuk mendukung kampanye itu. Waktu itu. Mereka harus diberi sanksi seberat-beratnya sesuai kesalahan yang mereka perbuat. Jaksa Agung serta aparat penegak hukum lainnya. Pembajakan Kaset Saya menaruh perhatian pada upaya memerangi pembajakan kaset. Untuk menuntaskannya. saya memonitori perlawanan terhadap pembajakan kaset.

meningkatkan pendapatan negara. uang negara dapat digunakan untuk membangun jalan. B Kesetiakawanan Sosial Dalam program membantu rakyat kecil. (SBY. Ukurannya adalah rasa aman masyarakat. Tapi kita juga tahu. Saya akan berusaha mensejahterakan rakyat dengan berupaya keras memperbaiki ekonomi. apapun teorinya. semua ini belum terwujud. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Kita tahu. Ukurannya adalah kesejahteraan rakyat. Selasa 1 Juni 2004). ingin berobat tidak punya uang atau ingin sekolah tidak punya uang. Kita tahu. sekolah. kita masih harus berjuang lebih keras lagi. Dari dulu banyak teori yang dikemukakan. Jakarta. Namun kita tahu. Dengan begitu. kita bisa melakukannya. lebih banyak lagi yang masih harus diperjuangkan. Ukurannya adalah. Namun. dan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Kesejahteraan Rakyat Rakyat Ukurannya erbagai kemajuan telah kita capai. yang penting ke depan kesejahteraan rakyat harus makin baik. Ukurannya adalah terjaminnya rasa keadilan masyarakat. krisis-krisis yang pernah kita alami tidak terulang lagi. perlu adanya kesetiawanan sosial dan antidiskriminasi. Tidak boleh miskin terus. di masa datang. mencegah kebocoran dan memperkecil adanya korupsi.

Jakarta. Kesejahteraan juga tidak mungkin tanpa berkembangnya rasa keadilan. Keluarga Miskin Pemerintahan saya akan mengalokasikan lebih banyak dana untuk membantu keluarga yang miskin. Singapura. Senin. menyediakan fasilitas kesehatan yang dasar dengan membangun lebih banyak klinik. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. 29 September 2004). memperbesar anggaran subsidi kesehatan. Untuk keluar dari Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Tinggi dan Berkualitas Membangun kesejahteraan rakyat mengharuskan kita untuk membangun ekonomi secara baik. Kamis 1 Juli 2004). Rabu 26 Mei 2004). resisten terhadap goncangan dan terdistribusikan secara adil. Bangun ekonomi yang baik yang saya maksudkan adalah bangun ekonomi yang memiliki pertumbuhan yang tinggi dan berkualitas.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan sarana kesehatan. Namun demikian. Kami juga akan membangun dan meningkatkan prasarana-prasarana penting di sektor pedesaan dan pertanian seperti juga halnya prasarana penghubung antara pedesaaan dan perkotaan. dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura. dalam acara open house di kediamannya. (SBY. Menanam Modal Saya akan memerangi kemiskinan yang menyengsarakan rakyat dengan menanam modal besar-besaran kepada rakyat Indonesia sendiri melalui pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia sebagai prioritas utama. Bogor. Puri Cikeas. Gunung Putri. kesejahteraan rakyat mengharuskan berkembangnya rasa aman. (SBY. (SBY.

Kita harus meningkatkan subsidi bagi sekolah-sekolah di kalangan masyarakat yang termiskin. (SBY. pencerdasan masyarakat harus dimulai dengan memberikan pendidikan pada anak-anak. Singapura. dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan lingkaran kemiskinan. memperbaiki kurikulum nasional. Rabu 26 Mei 2004). Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . dan meningkatkan rasio murid dan guru.

yang juga harus menjadi komitmen seluruh bangsa Indonesia. (SBY. kita tidak boleh mengabaikan dan merugikan kepentingan dalam negeri. Makassar.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Hubungan dan Kerjasama Internasional Bukan Mandor alam kerjasama internasional termasuk kerjasama dengan lembaga keuangan asing. Saya mendukung upaya perjuangan bangsa Palestina dalam upaya mencapai kemerdekaannya. Rabu 2 Juni 2004). Keberadaan IMF. Jangan sampai konstitusi dan undang-undang serta kepentingan nasional tersingkirkan karena harus mengadopsi nilai-nilai dan hukum global yang ada. Dalam visi dan misi saya tidak ada agenda yang berhubungan dengan pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel atau agenda lain yang bertentangan dengan keinginan rakyat Indonesia. saat mendatangi kantor DPP PKS di Jakarta. Itu merupakan prinsip dasar politik luar negeri RI. D Prinsip Dasar Saya tidak memiliki rencana untuk membuka hubungan dengan Israel. (SBY. Bank Dunia bukanlah sebagai mandor dan mereka pun tidak boleh meletakkan diri sebagai mandor.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Kamis 26 Agustus 2004). saat acara ‘Talk Show Calon Presiden RI 2004” di Kampus Universitas Hasanuddin.

Kita tidak bisa menyatakan bahwa dunia akan lebih aman. (SBY. dan tak pernah lelah untuk memperjuangkan terwujudnya perdamaian dan keadilan. Jakarta. dan punya pandangan keluar yang sangat jauh dengan suara yang jelas. demokratis. 10 Juni 2004). pidato politik Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Kamis.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Bebas dan Aktif Banyak agenda besar kebangsaan kita yang akan menemukan bentuk terbaiknya melalui kerjasama internasional. pemulihan ekonomi dan penanganan terorisme misalnya. Indonesia akan tetap menjadi negara terkemuka dalam perang melawan terorisme dan akan melakukan kerjasama untuk counter-terrorism dengan negara-negara lain. Saya sadari bahwa kondisi dunia yang kita hadapi ke depan terasa tetap rentan. tegas. Namun hal itu harus dilakukan berdasarkan prinsip keseimbangan. Saya akan tetap menjalankan dan mempromosikan kebijakan luar negeri kita yang bebas dan aktif. toleran. Akan kita temukan tentunya gejolak di berbagai bagian dunia. Hubungan yang Konstruktif Kita harus membangun hubungan internasional yang konstruktif. Prinsip Keseimbangan Masuknya modal asing ke Indonesia harus disikapi secara proporsional. kondisi ASEAN juga akan mengalami perubahan di masa datang. Selasa 1 Juni 2004). Kita akan memposisikan Indonesia sebagai negara yang terbuka. (SBY. Jakarta. Dan. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. (SBY. Kita tidak mungkin bisa mengelak dari bentuk kerjasama internasional. dan kebijakan luar negeri yang tepat. modern. saat berdialog dengan sejumlah mahasiswa dan dosen Universitas Indonesia.

Jumat 15 Oktober 2004). Saya juga berharap agar pembentukan suatu negara Palestina yang berdaulat. di hadapan 17 duta besar yang mengunjunginya. Selasa 1 Juni 2004). sudah selesai tidak ada lagi komitmen kita dengan IMF. DPR.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Tidak Ada Lagi Komitmen Sudah ada kebijakan dari MPR. 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . (SBY. dan independen bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Minggu 17 Oktober 2004). Bogor. dan Pemerintah Republik Indonesia untuk mengakhiri program yang disebut dengan Letter of Intens bersama IMF. Jadi tak ada pikiran-pikiran kita untuk terus bernaung kembali ke IMF. merdeka. Proaktif untuk Palestina Saya akan bersikap proaktif terhadap permasalahan yang terjadi di Palestina. saat memberikan keterangan kepada pers di pendopo Puri Cikeas. Gunung Putri. Jakarta. (SBY.

Sayangnya. N Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Mereka diwajibkan menjual hasil tangkapannya kepada pemilik modal tersebut dengan harga yang sangat rendah.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Nelayan dan Petani Pinjaman Modal elayan adalah basis ekonomi rakyat. Senin 28 Juni 2004). banyak di antara mereka ‘terikat kerja’ dengan pemilik modal besar dari perusahaan swasta atau perorangan. saya akan memberikan akses yang lebih mudah bagi para nelayan untuk mendapatkan pinjaman modal dari bank. Akibatnya. Lampung. CATATAN: Profesi nelayan dianggap sebagai salah satu profesi penting dalam menunjang perekonomian Bandarlampung karena kontribusinya dalam penyediaan protein hewani. Dalam hal penjualan. saat bertemu dengan para nelayan di tempat Pelelangan Ikan Lempasing. (JK. Oleh karena itu. sering mempersulit mereka. saya juga akan membantu mereka dengan membuka akses pasar yang lebih baik untuk hasil tangkapannya. lembaga-lembaga yang seharusnya menyediakan pinjaman modal. Bandarlampung.

Ini sudah terbukti.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Kepastian Penghasilan Saya akan meningkatkan taraf hidup para nelayan. Kehidupan para nelayan saat ini memang penuh dengan ketidakpastian. Saya melihat. Saya sudah meninjau beberapa tempat nelayan. Itu sudah menjadi agenda. sektor ekonomi yang bisa bertahan adalah ekonomi rakyat serta sektor informal. Jangan sampai kalah oleh para nelayan yang menggunakan perahu berteknologi tinggi. akan menjadi program pemerintah lima tahun mendatang. (SBY. koperasi. saat bertemu dan berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen. kesehatan. Ungaran. Juni 2004). Di saat perekonomian Indonesia runtuh dilanda krisis. Kabupaten Serang. termasuk pertanian. Meningkatkan akses petani dan nelayan terhadap sumberdaya produktif dan permodalan. Selasa 29 Juni 2004). Desa Banten Kecamatan Kasemen. bantuan permodalan. Upaya ini terutama dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup petani dan nelayan serta rumah tangga petani dan nelayan. enam tahun lalu. memang harus ada kepastian penghasilan seharihari. Meningkatkan produktivitas dan kualitas petani dan nelayan serta meningkatkan produktivitas  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Sektor Unggul Saya akan memperhatikan sektor pertanian. (SBY. di depan masyarakat nelayan Kampung Baru Bugis. apalagi jika harga solar tinggi. Di Indonesia sektor pertanian adalah salah satu sektor ekonomi yang unggul. Kualitas Hidup Saya pastikan bahwa kita akan melakukan revitalisasi pertanian dan perdesaan.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan dan kualitas pertanian. Jakarta. melaksanakan reformasi agraria. (SBY. Selasa 1 Juni 2004). Dan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Mengembangkan diversifikasi aktivitas ekonomi pedesaan. Berkembangnya pedesaan dan pertanian akan menjamin perkembangan perkotaan dan industri yang berkelanjutan. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Mengembangkan industrialisasi pedesaan.

 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . melakukan pengelolaan yang makin efektif dalam implementasi. Dengan terus mengembangkan saluran-saluran ide yang berkembang di masyarakat. lebih produktif. Kita perlu menyeimbangkan kepentingan nasional dengan kepentingan daerah. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. (SBY-JK. kita dari waktu ke waktu akan mampu meningkatkan rasa saling percaya antara pemerintah pusat dan daerah. Jakarta. antara pemerintah dan masyarakat. (SBY. Selasa 14 September 2004). Kita harus dari waktu ke waktu mengevaluasi kelemahan yang terjadi dengan mengangkat ide-ide inovatif yang berkembang di tingkat lokal. K Menata Propinsi dan Kota Kami akan mendorong peningkatan reformasi birokrasi menjadi lebih efisien. Misi. sentralisasi dan otoda dengan semangat untuk menata kembali propinsi dan kota. dan antarkelompok masyarakat. kinerja yang baik untuk pelayanan kepada publik. dan masyarakat. Selasa 1 Juni 2004). pemaparan dalam acara “Dialog Penajaman Visi. lebih disiplin. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Otonomi Daerah Mengevaluasi Kelemahan ita harus meningkatkan dan mendalami proses desentralisasi dan otonomi daerah yang sedang berlangsung. lokal. Jakarta.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Penataan Ulang Kami akan membenahi efektivitas gubernur yang selama ini banyak dipertanyakan orang. Jakarta. Harus Ada Mekanisme Kami akan meninjau kembali pemekaran yang telah dilakukan terhadap kabupaten/kota. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. jumlah penduduk. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Misi. Tidak mungkin lagi semuanya diatur di tingkat pusat. Selasa 14 September 2004). Pemekaran yang telah dilakukan selama ini hanya sebatas pertimbangan politis tanpa dilandasi prinsip-prinsip yang jelas. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . pertimbangan potensi daerah. kultur soasial maupun politik. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Juga kami akan memperjelas aturan dan kewenangan bupati/walikota. Selasa 14 September 2004). (JK. (SBY. Pemecahannya. Harus ada mekanisme daerah dan pusat untuk duduk bersama guna memecahkan persoalan tentang otonomi daerah dan pemekaran. Jakarta. Misi. harus ada penataan ulang kewenangan di tiap tingkat pemerintahan. Misalnya.

itu artinya kita kembali ke masa lalu. Sebab. Kebebasan pers seperti juga demokrasi. pada tahun 1974 tak kurang dari 123 media cetak diberangus hanya gara-gara mengungkap kasus korupsi Ibnu Sutowo dan keluarga Soeharto di Pertamina. Pada tahun 1978. tidak bisa lagi dicabut. sudah merupakan way of life. dalam pelaksanaannya. Meninjau jauh ke belakang. Kamis 5 Agustus 2004). tugas pers tidak boleh dianggap selalu benar. harian Prioritas (29 Juni 1987). tergantung keadaan dan kadarnya. Soal kesalahan wartawan. Tidak boleh karena alasan tugas. Harus terus dijaga dan dipertahankan. D  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . dan Majalah Tempo (21 Juni 1994). pemerintah siapapun yang berkuasa tidak boleh lagi melakukan pembreidelan atau penyensoran terhadap pers. (JK. CATATAN: Di Indonesia telah beberapa kali terjadi pembreidelan atau pembekuan/pencabutan/ pembatalan SIUPP terhadap media cetak Sebut saja harian Sinar Harapan (dicabut SIUPP-nya 9 Oktober 1986).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Kebebasan Pers Tidak Selalu Benar i masa depan. Hotel Nikko. ia lalu dianggap menjadi tidak bersalah. Namun begitu. tabloid Monitor (23 Oktober 1990). Jakarta. dalam acara dialog ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen.

Kamis 24 Juni 2004). Terus Berlanjut Saya akan mendorong kebebasan pers terus berlanjut. CATATAN: Reporters Sans Frontieres (Pewarta Tanpa Batas). Bali. kepada wartawan di sela-sela kampanye di Denpasar. kebebasan pers dianggap cukup bagus oleh banyak kalangan. Salah satu indikatornyanya adalah tidak adanya penerbitan yang dibreidel seperti pada jaman Soeharto. Bisa menjembatani dialog antara pemerintah dengan rakyat. ada beberapa kasus yang kemudian sedikit mengaburkan anggapan itu. Selama pemerintahan Megawati. kasus gugatan Megawati terhadap harian Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Hanya saja. atau pemerintah dengan legislatif. (SBY. Saya berharap pers ke depan bisa lebih matang. organisasi internasional dalam bidang kebebasan pers pernah menempatkan Indonesia sebagai peringkat terbaik di antara negara-negara ASEAN. Contohnya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan pemberangusan terjadi lagi terhadap 8 media massa lantaran melaporkan bisnisbisnis yang berhubungan dengan keluarga Soeharto. Kebebasan pers harus terus berlanjut karena kebebasan pers adalah bagian dari demokrasi. rakyat dengan lesgislatif. kasus Pemimpin Redaksi Majalah Tempo yang divonis satu tahun penjara karena pencemaran nama baik.

Terus Berkembang Saya menjamin tidak akan ada lagi pemberidelan terhadap pers. Senin 7 Juni 2004). mendapatkan peran dalam kebebasannya sesuai dengan konstitusi dan aturan main yang berlaku. (SBY. Jakarta. Surabaya. Saya akan membuat pers terus berkembang.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Peran Sentral Saya berkomitmen untuk mendukung kebebasan pers. di kantor redaksi Harian Sore Surabaya News. Pers memiliki peran sentral dalam demokrasi sehingga kebebasan pers yang beretika merupakan unsur terpenting untuk membangun demokrasi yang sehat.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Rakyat Merdeka akibat pemberitaan kenaikan harga bahan bakar minyak. saat bersilaturahmi ke Kantor Majalah Tempo. (SBY. Senin 2 Agustus 2004). Juga kasus gugatan Akbar Tanjung terhadap harian yang sama terkait dengan kasus penyelewengan dana Bulog.

menggunakan jalur pendidikan dalam dimensi pencegahan dan pembinaan. saya melibatkan gerakan orangtua. CATATAN: Masalah pornografi dan pornoaksi sering dituding sebagai akar masalah kemerosotan moral di negeri ini.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Pornografi dan Narkoba Kejahatan dan Kemaksiatan aya akan melakukan langkah konkrit untuk menolong bangsa ini dari kejahatan dan kemaksiatan yang implikasinya merusak moral bangsa. narkoba. Kamis 16 September 2004).Tingkat kriminalitas akibat pornografi dan pornoaksi sudah mencapai tahap yang memprihatinkan. saya akan menggunakan tiga langkah. Misalnya. dan sebagainya. Selanjutnya. Hal-hal yang dapat merusak moral masyarakat. Pertama. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Jakarta. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. Melalui pendidikan 12 sampai 16 tahun anak-anak dididik dan diingatkan terus untuk tidak melakukan hal itu. tokoh agama dan tokoh adat. Langkah ketiga adalah melakukan penegakan hukum. Misi. Maraknya S Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Untuk mengatasinya. (SBY. peredaran video porno. alkohol. tidak bisa kita anggap biasa-biasa saja. Harus ada tindakan tegas demi masa depan dan generasi mendatang.

akhlak. pornografi dan pornoaksi marak di Indonesia diakibatkan kesalahan menerjemahkan arti reformasi. goyang ngebor. 10-20 tahun lagi tanpa kita sadari keboborakan dan kemaksiatan telah berkembang luas. goyang ngocok. Namun. Pembatasan itu bukan dimaksudkan mengontrol pikiran dan tidak menghormati HAM. Pembatasan Penayangan Saya akan melakukan pembatasan terhadap penayangan adegan pornografi. dan Program CapresCawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. harus ada regulasi yang baik demi moral. Hal itu semakin bersemi dengan tidak adanya larangan tegas dengan belum diberlakukannya Undang-undang Pornografi dan Pornoaksi. sadisme di televisi yang bisa ditonton selama 24 jam. dan sebagainya) bisa dijadikan indikator. pornoaksi. (SBY. Banyak pakar yang mengatakan. dalam acara “Dialog Penajaman Visi. tabloid/koran panas. Kalau moral bangsa tidak ditangani dari sekarang. Misi. Jakarta. Kamis 16 September 2004). dan perilaku anak-anak kita di masa mendatang. Budaya Kekerasan Ada tiga cara pendekatan yang akan saya lakukan terhadap budaya kekerasan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan peredaran berbagai benda dan aktivitas yang berhubungan dengan pornografi (VCD/ DVD. internet. Harus ada pembatasan untuk penayangan hal-hal yang menjurus ke tindak kejahatan yang dapat merusak moral. goyang buldoser. penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

dan psikotropika), pornografi dan penyakit sosial lainnya. Yakni, pendekatan pendidikan, pendekatan keagamaan , dan pendekatan hukum. Tiga pendekatan ini ampuh untuk memberantas penyakit sosial. Jika masyarakat tetap tidak memperhatikan aturan, norma, dan nilai-nilai yang berkembang, penegakan hukum menjadi alternatif terakhir. (SBY, dalam acara dialog “Visi dan Strategi Kebudayaan Calon Presiden 2004” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin 14 Juni 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Bisnis dan Usaha
Seluk-beluk Perdagangan
asalah dalam aktivitas perdagangan antardaerah, antarnegara, dan kebijakan harus diperbaiki. Jangan hanya menguntungkan sekelompok orang tapi merugikan kelompok lain. Ini bukan hanya urusan menteri tapi juga direktur jenderal, gubernur, bupati, dan wali kota. Mereka yang menentukan kebijakan perdagangan harus memahami betul selukbeluk perdagangan. Namun, dalam mengambil suatu kebijakan, harus dapat dijelaskan kepada rakyat. Sebelum kebijakan diambil, suara rakyat dan semua kelompok masyarakat harus didengarkan. Namun, setelah keputusan dan kebijakan diambil, semua harus patuh menjalankan keputusan. (SBY, dalam acara open house di kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin, 29 September 2004).

M

Kontrak Sosial
Saya akan membuat kontrak sosial baru dengan dunia usaha. Kontrak sosial baru ini merupakan kebijakan untuk mendorong dunia usaha agar bisa menggarap peluang-peluang bisnis melalui berbagai kemudahan yang kami berikan. Dengan peluang itu, saya berharap kehidupan bisnis dapat berkembang lebih baik. Sejalan dengan keuntungan mereka, pelaku bisnis bisa membayar pajak dengan benar, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi untuk community development. Dengan kerangka seperti ini, saya optimis masyarakat kita bisa didorong menjadi modal sosial yang produktif,
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

disiplin, efisien, dan mampu mendorong terciptanya iklim usaha kondusif. Itulah kontrak sosial yang saya maksud. Saya percaya jika hal itu bisa kita bangun melalui dialog dengan semua pihak, dalam jangka waktu lima tahun dunia usaha kita akan kembali bangkit. (SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).

Kebangkitan ekonomi
Kebangkitan ekonomi jangan hanya diletakkan padan sentra-sentra ekonomi seperti di Jakarta, Surabaya, dan Makassar saja. Tetapi mari kita distribusikan kebangkitan ini ke seluruh tanah air secara merata. Kami akan mencurahkan segalanya terhadap dunia usaha menuju kebangkitan dunia usaha di waktu yang akan datang. (SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).

Hubungan Baik
Saya akan memperioritaskan pembangunan usaha yang perusahaannya mempunyai hubungan baik dengan karyawannya. Semuanya, baik perusahaan maupun karyawan, harus bekerja dengan baik. Jika usahanya maju, maka semuanya secara bersamasama akan menjadi maju. Kita akan mempelajari apakah aturan perusahaanya sudah tepat, sudah bertanggung jawab, akomodatif , apakah karyawannya berkerja baik. (SBY, saat bertemu dan berdialog dengan sejumlah petani dan pedagang jamu serta buruh jamu di Bawen, Ungaran, Selasa 29 Juni 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Pilar Utama Dinamisme
Pemerintahan saya akan menciptakan lapangan kerja dengan cara menciptakan iklim yang ramah terhadap penanaman modal, memberikan stimulasi kepada sektor nonpemerintah agar menjadi pilar utama dinamisme perekonomian. Juga mendorong pertumbuhan usaha kecil menengah formal dan informal, dengan kebijakan yang lebih ramah terhadap UKM, antara lain dengan penyaluran kredit yang lebih baik. (SBY, dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura, Singapura, Rabu 26 Mei 2004).

Investasi yang Menjanjikan
Saya menargetkan, lima tahun ke depan Indonesia mampu menyerap dana investasi langsung maupun tidak langsung hingga 30 persen dari PDB dalam negeri pada 2009. Saat ini masuknya investasi baru mencapai 16,7 persen dari PDB. Karena itu, tentu saja, ini tak cukup. Dalam hal ini, jika sektor swasta bisa berperan dengan baik, saya pastikan Indonesia akan bangkit kembali dan mendapatkan investasi yang lebih menjanjikan. Saya akan ciptakan kondisi yang lebih baik sehingga partner dari luar negeri mau datang dan bekerjasama dengan kita. (SBY, dalam acara dialog ekonomi dengan anggota Kadin bertajuk “Indonesia Menuju Era Baru” di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Senin 2 Agustus 2004).

Penanaman Modal
Saya menganggap, penanaman modal dalam dan luar negeri perlu ditingkatkan. Berdasarkan pengalaman saya sebagai Menteri Pertambangan dan Energi, saya merasa penting untuk memperbaiki tatanan sistim hukum dan keterbukaan terhadap perdangan serta 

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

Juga agar saluran komunikasi antara bisnis dan serikat buruh bisa lebih lancar. Rabu 26 Mei 2004). termasuk reformasi birokrasi.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan investasi global. Singapura. (SBY. dalam acara seminar Institut Kajian Pertahanan dan Strategi Singapura. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Peraturan-peraturan hukum mengenai perburuhan juga harus diperbaiki agar majikan maupun buruh mendapat perlindungan.

HAM ditegakkan dan dihormati. hukum harus ditegakkan secara tegas. pemimpin harus terbuka dan aspiratif. ekonomi harus pulih. selanjutnya kita harus mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis. dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. rakyat didengar suaranya. sehingga pengangguran dan kemiskinan bisa dikurangi. Selain itu. pemaparan dalam acara “Dialog Penajaman Visi. dan lebih sejahtera dalam lima tahun ke depan. Untuk itu. kita wujudkan sejahtera. (SBY-JK. Misi. Jika pendidikan dan kesehatan masyarakat lebih baik.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Indonesia Masa Depan Lebih Aman ami akan membawa Indonesia menjadi lebih aman. korupsi diberantas. Setelah Indonesia adil dan demokratis. Jika ekonomi telah pulih. maka generasi berikutnya akan lebih baik. (SBY. Manado. Jumat 11 Juni 2004). saat berkampanye di lapangan Sario. Selasa 14 September 2004). demokrasi dikembangkan. adil. Untuk mewujudkannya. lapangan kerja akan lebih banyak. Jakarta. perekonomian harus terus tumbuh. pendidikan dan kesehatan rakyat bisa lebih baik.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . keadaan ekonomi dan keadilan sosial harus makin baik. pemimpin harus menegakkan sendi-sendi demokrasi. K Adil dan Demokratis Jika Indonesia telah aman dan damai. demokratis.

Separatisme bersenjata kita hentikan. nilai. krisis. (SBY. Konflik dan ketegangan antar kelompok dan antar golongan masyarakat dapat diselesaikan. dan berbagai goncangan perubahan. dan konsensus dasar berdirinya negara Republik Indonesia. Poso. dan lebih sejahtera. hak rakyat yang berupa harga diri.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Tahan Resesi Indonesia ke depan mestilah Indonesia yang berkembang berdasarkan jiwa. dan kesejahteraan dapat terus kita bangun dan kembangkan. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Angka kriminalitas di perdesaan dan di perkotaan dapat diturunkan sampai tingkat yang memberikan rasa aman bagi rakyat. baik dalam bentuk perdagangan anak dan perempuan maupun narkoba dapat terus diperangi. Selesaikan Konflik Indonesia lima tahun yang akan datang akan lebih aman bila konflik di berbagai daerah. Konflik horisontal terselesaikan dengan sekaligus mengatasi akarakar konfliknya. dan. Inilah Indonesia yang semestinya. Indonesia ke depan mestilah Indonesia yang tahan terhadap resesi. Perampokan. keadilan. Jakarta. dan Maluku terselesaikan secara tuntas. lebih adil dan demokratis. Kejahatan lintas batas. Papua. pembajakan. Indonesia yang lebih aman dan damai. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . semangat. Indonesia ke depan mestilah Indonesia yang siap menghadapi perubahan serta yang yakin akan keharusan pergaulan internasional. dan penyelundupan terus dilakukan pemberantasannya. Kejahatan terorisme dapat terus diupayakan untuk dicegah dan ditangkal secara efektif. terutama di Aceh. Selasa 1 Juni 2004). NKRI yang berdasar Pancasila dan UUD 1945 semakin kokoh dan berkembang. martabat.

(SBY. saling menghargai dan toleransi beragama. yang plural. Manado. (SBY. saat berkampanye di lapangan Sario. Dan. serta tidak menyuarakan SARA. masyarakat harus bisa hidup harmonis. Jumat 11 Juni 2004). di atas kedaulatan sendiri.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Kehidupan masyarakat yang majemuk.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . saling hormat menghormati. hubungan internasional dapat terus kita kembangkan secara bermartabat. Berjuang Bersama Rakyat Saya akan berjuang bersama rakyat untuk membawa bangsa Indonesia menjadi lebih baik dalam lima tahun ke depan. Kamis 1 Juli 2004). Hidup Harmonis Untuk mewujudkan Indonesia yang aman dan damai. (SBY. Jakarta. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. terus berkembang. Palembang. Minggu 20 Juni 2004). di depan ribuan pendukungnya di lapangan parkir Stadion Bumi Siliwangi.

kita tak usah berdebat terlalu panjang. karena bisa merusak lingkungan dan menyebabkan banjir di mana-mana. (SBY. Keadaan ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Ini harus segera diwujudkan. yang kita butuhkan adalah langkah nyata. lingkungan hidup adalah bagian dari pengelolaan kehidupan kita di masa sekarang dan mendatang. Di satu sisi. negara tidak boleh dirugikan akibat praktek penebangan hutan secara liar. Masalah pengelolaan hutan harus dilakukan sebaik mungkin. Untuk itu. Untuk mengatasinya. Bandung.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Hutan. Ini sangat penting dan merupakan salah satu prioritas program yang akan segera saya laksanakan. Selasa 15 Juni 2004). dalam acara “Diskusi Kearifan Ekologi” di Hotel Grand Hyatt. Laut. Saya akan menata secara nasional soal bagaimana kebijakan dan pengawasan yang tepat. Di sisi lain. Sebab. dan Lingkungan Langkah Nyata aya memandang upaya penting perbaikan lingkungan hidup. penggundulan hutan yang berlebihan harus dicegah. Kondisi lingkungan hidup yang baik merupakan salah satu tujuan pembangunan. harus ada tindakan nyata yang dilakukan secara Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . S Pengelolaan Hutan Saya akan memberantas dan menghapuskan praktek ilegal logging yang sangat merugikan negara bertriliun-triliun rupiah.

di antaranya melalui : menegakkan hukum dan menyerasikan aturan mengenai pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Saya memberikan prioritas pada kebijakan peningkatan fungsi dan kualitas lingkungan. keadaan ini bisa tetap berlangsung dikarenakan tidak adanya penanganan hukum yang jelas terhadap pihak-pihak yang terlibat. memperbaiki koordinasi lintas departemen dalam pengendalian pengelolaan 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . menciptakan sistem insentif dan disinsentif yang tegas dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Kerugian finansial yang diakibatkannya Rp30. Serang. Kamis 10 Juni 2004). (SBY. Belum terhitung kerugian ekologi akibat hilangnya beberapa spesies keanekaragaman hayati. TNI dan Polri harus menjadi bagian dalam upaya pemberantasan praktek penebangan hutan secara liar. CATATAN: praktek ilegal logging atau penebangan kayu liar adalah salah satu masalah besar di Indonesia. Sumberdaya Alam Pembangunan Indonesia sangat ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini menghargai dan mengelola sumberdaya alam yang dimilikinya dan lingkungan hidup yang melingkupinya. Ada diskriminasi hukum untuk melindungi pihak-pihak tertentu. Pemimpin. Banyak ahli menduga. Penebangan kayu liar pada hutan-hutan produksi dan lindung telah mencapai 50.42 triliun per tahun. Banten.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan konprehensif.7 juta m3 per tahun. saat berdialog dengan para nelayan di perkampungan nelayan Karangatu.

Selasa 15 Juni 2004). Jakarta. namun fasilitas untuk menjaganya sangat minim. (SBY. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Kamis 1 Juli 2004). dalam acara “Diskusi Kearifan Ekologi” di Hotel Grand Hyatt.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan sumberdaya alam dan lingkungan. Tidak ada harmoni jika pembangunan tidak memperhatikan rasio daratan dengan lautan. Bandung. meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. pembangunan dalam bidang kelautan ke depan bisa lebih ditingkatkan. (SBY. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . menindak secara tegas dan efektif praktek-praktek penyelewengan pengawasan dan pengendalian pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang dilakukan oleh aparat birokrasi. Rasio Daratan Saya berharap. sumber daya begitu kaya. Indonesia lautnya begitu luas.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Ajakan dan Kebersamaan
Melanjutkan Reformasi
ari kita lanjutkan reformasi dengan melakukan penataan, pendalaman, dan penyeimbangan berbagai aspeknya. Mari kita lanjutkan reformasi dengan meletakkannya di dalam kerangka jiwa, semangat, nilai, konsensus, cita-cita, dan tujuan kemerdekaan. Saya tahu dan menyadari sepenuhnya tidak ada jalan yang lunak bagi sebuah reformasi. Reformasi bukanlah bulan purnama. Masa transisi adalah masa yang sulit dan bahkan kritis. Perubahan berbagai tatanan dan nilai yang otoritarian ke tatanan dan nilai yang demokratis juga sesuatu yang tidak mudah. Namun, saya yakin dan percaya apabila tetap teguh dan tidak kehilangan orientasi, reformasi berskala besar yang hendak kita teruskan ini akan mencapai tujuan dan sasarannya. Dengan kerangka ini, kita memasuki Reformasi Gelombang Kedua. Reformasi yang menjadikan semangat perubahan ke dalam sistem kehidupan bersama. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).

M

Komitmen dan Keja Keras
Untuk membangun Indonesia yang lebih baik, marilah kita sama-sama membuat komitmen dan bekerja keras. Jika Indonesia 

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

menjadi lebih baik, marilah kita menikmatinya bersama-sama. Jika Indonesia menjadi lebih maju, marilah kita maju bersama-sama. Tapi ingat, membangun Indonesia yang lebih baik memerlukan proses dan kerja keras. (SBY, saat merayakan hari ulangtahun ke-3 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta 9 September 2004).

Integrasi Nasional
Enam tahun lalu Indonesia dilanda krisis moneter. Situasi yang sulit itu telah membuat integrasi nasional kita luntur. Keadaan itu tidak boleh berlanjut lagi. Harus ada tekad dan kesatuan guna mengukuhkan kembali rasa nasionalisme. (SBY, saat merayakan hari ulangtahun ke-3 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta 9 September 2004).

Momentum Perubahan
Mari kita jadikan demokrasi yang tengah tumbuh dan mekar ini sebagai momentum untuk melakukan perubahan yang kita inginkan. Kita harus cukupkan dan hentikan sikap dan tindakan kita yang terlalu melihat ke belakang, dan yang terlalu saling menyalahkan. Kita cukupkan dan hentikan sikap dan tindakan politik kita yang masih memberikan ruang gerak bagi politik kotor, politik kekerasan, dan politik yang membodohi rakyat. Mari kita katakan untuk semua ini: cukup sampai di sini! Selanjutnya, mari kita katakan: ayo bersama melakukan perubahan untuk kehidupan bersama yang lebih baik! (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Mempertahankan Konsensus
Marilah kita memahami dan mempertahankan konsensus dasar yang sudah dibuat oleh para pendiri negara Republik Indonesia, yakni Pancasila dan UUD 1945. Di situ sudah diatur bagaimana masyarakat Indonesia yang plural, hidup rukun dan saling menghargai. (SBY, saat berkampanye di lapangan Sario, Manado, Jumat 11 Juni 2004).

Melakukan Perubahan
Saya mengajak seluruh rakyat untuk secara bersama-sama melakukan perubahan. Perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. Kita bersama akan terus berjuang untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Hanya dengan berjuang terus dengan gigih inilah kita akan terhindar menjadi bangsa yang merugi. Inilah amanah reformasi yang harus kita jalankan bersama. Ini juga amanah konstitusi. Dan, yang terutama, inilah suara dan harapan rakyat. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).

Lima Persen Gaji
Karena minimnya danan APBN untuk bidang pendidikan dan kesehatan, pendanaannya harus kita atasi bersama-sama. Harus ada gerakan melakukan donasi dari mereka yang mampu untuk mereka yang kurang mampu. Mereka yang tidak mampu jangan dipaksa membayar biaya pendidikan dan kesehatan yang tinggi. Namun, jangan hanya ‘diperas’ untuk donatur yang masuk kantong pribadi. Mereka harus diarahkan menjadi donatur untuk mengatasi masalah pendidikan, kesehatan, dan pengangguran. Sebagai langkah 

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

awal, saya akan memberi contoh dengan memberikan lima persen gaji saya untuk masalah di pendidikan dan kesehatan. (SBY, di depan peserta acara “Dialog Interaktif Menuju Indonesia Masa Depan” yang diadakan oleh Forum Rektor Indonesia Jawa Timur, Surabaya, Selasa 24 Agustus 2004).

Tidak Bisa Sendirian
Saya mengajak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan untuk bersatu dan bergandengan tangan lebih erat membantu pemerintahan mendatang. Saya tidak mempersoalkan apakah dia dulu mendukung saya atau tidak. Marilah kita bersatu kembali. Saya menyadari, saya takkan dapat sendirian menjalankan amanah mensejahterakan rakyat tanpa dukungan penuh seluruh rakyat Indonesia. (SBY, seusai sholat Jumat di Mesjid Al-Istiqomah, Cikeas, Desa Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jumat 24 September 2004).

Menatap ke Depan
Kita perlu menatap ke depan. Kita perlu berbenah menghadapi kehidupan yang berubah secara cepat ini. Mari kita pusatkan perhatian kita untuk menata masa depan. Mari kita pusatkan segala daya kita untuk menjadi bangsa yang berkepribadian dengan tingkat kemandirian yang tinggi. Kini waktunya menatap ke depan. (SBY, pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009, Jakarta, Selasa 1 Juni 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Seorang menteri agama harus bisa mengayomi semua umat beragama. Andai orang jujur pun mengisi jabatan itu. (SBY. Ini agar tidak menganggu kinerja mereka. juga memperhatikan kebhinekaan tunggal ika dan masalah gender. J Empat Menteri Perempuan Kabinet saya nantinya terdiri dari the dream team paduan politisi dan kaum profesional. berwawasan luas. kalau dia partisan. dalam pertemuan dengan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi Perkemahan Tawangmangu. Sabtu 14 Agustus 2004). dia akan dianggap memihak pada politik-politik tertentu. Kalau dalam kabinet sekarang hanya ada dua menteri perempuan. Harus Bisa Mengayomi Saya akan memilih menteri agama dari NU berdasarkan pertimbangan sosiologis. seorang muslim yang baik. Solo. Solo. Sabtu 14 Agustus 2004). Pengelolaan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . dalam pertemuan dengan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia di Bumi Perkemahan Tawangmangu. Kepala BIN dan Menteri BUMN. maka dalam kabinet mendatang bisa empat orang namun harus tetap memperhatikan kualifikasi dan profesionalismenya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Seputar Kabinet Profesional Nonpartisan abatan Jaksa Agung. akan saya isi dengan orang profesional nonpartisan. (SBY. dan memiliki kepribadian baik.

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

kehidupan beragama, toleransi dan harmoni antarumat beragama akan menjadi tugas dan perannya. (SBY, di hadapan peserta acara “Dialog Wawasan Kebangsaan” di Graha Samudera, Bumimoro, Surabaya, Selasa 24 Agustus 2004).

Tidak Akan Melupakan
Saya tidak akan melupakan putra-putri terbaik Papua. Insya Allah saya akan mengajak putra-putri terbaik Papua ikut dalam kabinet saya. (SBY, dalam kampanye di lapangan Trikora, Abepura, Jayapura, Jumat 4 Juni 2004).

Jika Mampu Bersaing
Saya akan mempertimbangkan putra Dayak dari Kalimantan Tengah untuk menduduki jabatan menteri di kabinet mendatang jika mampu bersaing dengan tokoh-tokoh dari daerah lain. Hal ini demi terjadinya persaingan yang sehat antar semua daerah di Indonesia. (JK, dalam dialog dengan masyarakat adat di Lembaga Musyawarah Dayak Daerah Kalimantan Tengah, Jumat 11 Juni 2004).

Menyingsingkan Lengan
Marilah kita bekerja keras untuk menghadapi segala tantangan berat yang dihadapi bangsa dan negara. Besok pagi, insya Allah saya akan melantik anggota kabinet masa bakti 2004-2009. Setelah itu, kami akan langsung menyingsingkan lengan baju untuk merumuskan dan menjalankan langkah-langkah awal kebijakan dan rencana aksi pemerintah. (SBY, saat menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Mengundurkan Diri
Apabila anggota kabinet saya terlibat dalam berbagai tindak penyimpangan, termasuk korupsi. Dan apabila dinyatakan bersalah oleh hukum, ia harus siap untuk mengundurkan diri dan menerima sanksi sesuai hukum yang berarti. Sebagai pemimpin tertinggi di pemerintahan, saya pun akan melakukan hal yang sama dengan para menteri, menjadi pejabat yang bersih, bebas dari korupsi dan segala bentuk penyimpangan. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Kamis 21 Oktober 2004).

Bisa Dipertimbangkan
Mengenai kriteria figur yang akan duduk di kabinet, kita akan melihat bagaimana integritas kepribadiannya, kapabilitasnya, track recordnya, serta pengalamannya. Saya tidak melihat seseorang dari latar belakangnya dari mana, tapi jika dia memenuhi kriteria, bisa dipertimbangkan. (SBY, di Hotel Permata, Pacitan, Selasa 8 Juni 2004).

Agar Bisa Lebih Berperan
Saya akan memberikan empat pos menteri bagi perempuan. Ini agar kaum perempuan Indonesia bisa lebih berperan dalam proses politik dan pengambilan kebijakan untuk publik, baik itu di legislatif, eksekutif maupun yudikatif. Hal ini sudah saya sudah pikirkan secara mendalam dan rasiional. Saya terinspirasi setelah melihat perkembangan potensi kaum perempuan di lembaga eksekutif dan legislatif. (SBY, dalam pertemuan dengan aktivis
Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Gerakan Pemberdayaan Suara Perempuan di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Senin 30 Agustus 2004).

Harmoni Kehidupan
Saya akan mengajak kader dari Papua yang kapabilitas, jujur, dan mau bekerja keras untuk masuk dalam kabinet. Ini penting untuk menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. (JK, saat berdialog dengan tokoh adat dan pemuka masyarakat di Manokwari, Irian Jaya Barat, Rabu 25 Agustus 2004).

Pro Maupun Kontra
Saya memahami, siapapun yang dinominasi untuk menjadi menteri atau pejabat setingkat menteri selalu ada pandangan pro maupun kontra. Saya menyadari, tidak mungkin nama-nama itu disetujui oleh semua kalangan atau memuaskan semua pihak. Namun semua itu telah saya pertimbangkan secara matang dan melihat semua aspek sesuai kriteria yang telah saya tetapkan. Bagi saya bukan setuju atau tidak setuju, bukan pula juga soal pro atau kontra. Tetapi mereka yang akan bertindak sebagai menteri, kinerja mereka, kerja keras mereka, pengabdian mereka agar lima tahun mendatang kondisi Indonesia menjadi lebih baik. Karena itu, kita harus melihat kabinet ini secara utuh, jangan orang per orang. Yakinlah Kabinet Indonesia Bersatu akan bekerja sesuatu tenaga untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. (SBY, saat mengumumkan nama-nama anggota Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2004).

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 

Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan

Karya Nyata
Saya mendengar dan memahami banyak terjadi pro dan kontra pada pengangkatan menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu ini, bahkan ada kesanksian apakah para menteri termasuk saya dan Pak Jusuf Kalla dapat mengemban tugas yang tidak ringan ini. Dalam suasana demokrasi, dalam nuansa yang positif, anggaplah itu sebagai pemicu, cambuk, dan penantang untuk bisa bekerja dengan baik. Tidak perlu kesanksian atau keragu-raguan rakyat terhadap saudara dijawab dengan kata-kata. Jawablah itu dengan kerja dan karya nyata. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Kamis 21 Oktober 2004).

Melakukan Evaluasi
Sebelum acara pelantikan, para menteri dan jaksa agung telah menandatangani surat pernyataan yang hakekatnya merupakan kontrak politik antara para menteri dengan saya. Hal itu dilakukan dengan sepenuh hati dan penuh kesadaran untuk setia kepada pemerintah dan negara, untuk jujur dan bekerja kerjas, mengutamakan kepentingan pemerintah dan negara diatas kepentingan partai atau golongan. Saya akan melakukan evaluasi atas kinerja dan prestasi mereka. Saya mengajak mereka untuk bekerja keras dan bekerja cerdas. Lima tahun adalah waktu yang cukup untuk kita bisa menyumbangkan sesuatu yang optimal kepada bangsa dan negara kita. (SBY, saat melantik 36 menteri dan pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara, Jakarta, Kamis 21 Oktober 2004). 

00

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?

Padang. Orang yang melakukan KKN harus segera dicopot dari jabatannya. (JK.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Segera Dicopot Kami akan memecat anggota kabinet yang terlibat KKN. saat bertemu pengurus dan kader Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat di Hotel Bumi Minang. sebab mereka tidak bisa memberikan contoh yang baik. Itu sudah menjadi komitmen kami. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Sabtu 4 September 2004).

adil. Kedua. Puri Cikeas. menyelamatkan kehidupan bernegara sesuai dengan konsensus dasar negara. dan sejahtera dengan komitmen dan kerja keras. Jakarta 9 September 2004).karena perbedaan kubu dan dukungan dalam Pemilu -. Saya yakin. maka agenda pasca krisis kami adalah menjadikan Indonesia lebih aman. setelah Indonesia krisis. Bogor. Gunung Putri.telah berjarak. Konsiliasi. menjalin dan mempererat kembali hubungan dengan pihak-pihak yang -. saat merayakan hari ulangtahun ke3 Partai Demokrat di Istora Senayan. dalam acara open house di kediamannya. 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . mempertegas program-program yang utama dan mendesak bagi rakyat sebagai landasan untuk program kerja selanjutnya. melaksanakan misi pemerintahan dan program kerja kabinet secara konsisten dan konsekwen. (SBY. tema ini akan jalan dengan baik.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Agenda Kerja Tema K2A aya akan mengawali 100 hari pemerintahan saya dengan tema Konsolidasi. Konsiliasi. Konsolidasi artinya. dan Aksi (K2A). S Negara Modern Ada dua agenda utama yang menjadi prioritas program saya. Senin 27 September 2004). Indonesia harus menjadi negara modern tetapi jangan sampai modernitas menghilangkan akar budaya. Aksi. (SBY. Pertama.

Jika kedua lembaga tersebut diperdayakan secara penuh dan efektif. memberi nasehat kepada presiden mengenai kebijakan ekonomi. Yang ada saat ini adalah Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas). Senin 27 September 2004). Meskipun membutuhkan waktu lama. CATATAN: Dewan Ekonomi Nasional atau biasa disebut DEN pernah ada pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid yang diwujudkan dengan Keppres RI No. Reformasi Birokrasi Saya akan melakukan reformasi birokrasi. Ini adalah tantangan berat.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Dewan Ekonomi dan Dewan Keamanan Staf kepresiden selama ini belum bekerja efektif. Dengan tugas utama. Tujuannya. Puri Cikeas. Dewan Keamanan Nasional (DKN) belum dikenal di Indonesia. Namun. Saya juga akan memberdayakan Dewan Ekonomi Nasional dan Dewan Keamanan. mempercepat pemulihan ekonomi nasional dari krisis. saat bertemu dengan warga Jawa Timur dari berbagai profesi. (SBY. tapi tetap harus dilakukan. Sementara itu. akan menghasilkan sesuatu yang baik. Saya akan memberdayakannya. Wantannas yang semula bernama Dewan Pertahanan Negara dibentuk tahun 1946 (berdasarkan Undang-Undang Nomor 6/1946). Tugasnya antara lain merumuskan kebijakan pemerintah di bidang ketahanan nasional. Reformasi birokrasi bukan hanya menyangkut Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . DEN banyak dikritik karena tugasnya dianggap tumpangtindih dengan peran serta tugas menteri. Gunung Putri. Bogor. 144 Tahun 1999.

Selasa 8 Juni 2004). dan konsensus dasar berdirinya negara kita. Dengan pemerintahan yang efisien. keutuhan NKRI. dan berkembangnya kehidupan masyarakat yang majemuk. membangun kembali Indonesia pasca krisis. Agenda Besar Kita kembangkan dua agenda besar kebangsaan kita ke depan. pendidikan. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. serta menghormati kemajemukan. rasa aman. Hal ini dibutuhkan untuk mengembangkan sistem sosial politik yang berkelanjutan. kesehatan. pengeluaran anggaran yang tidak penting bisa ditiadakan. pemerintahan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan struktural. Pacitan. Pertama. dan keamanan. Harus dilakukan secara menyeluruh di departemen-departemen dan lembaga pemerintahan lainnya. (SBY. (SBY. menata kembali sistem pemerintahan dan kenegaraan. Untuk ini. dan pembangunan sesuai dengan jiwa. dan terjaminnya rasa keadilan masyarakat. Kedua. Agenda besar pertama ini dimaksudkan untuk mengembangkan : (a) sistem sosial-politik Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . menata kembali sistem kenegaraan. semangat. terutama Pancasila. Menghormati Kemajemukan Ada dua agenda besar saya demi kesejahteraan rakyat. Yang pertama. Jangan sampai uang negara dikeluarkan secara tidak efisien sehingga pemasukannya tidak sepadan. saya akan melakukan penyediaan dan pemenuhan hak-hak dasar rakyat meliputi pangan. Jakarta. dan sistem kelembagaan tata negara. melainkan juga kultural. Dengan reformasi birokrasi. Selasa 1 Juni 2004). UUD 1945. kinerja dan out put yang dihasilkan bisa lebih baik. serta pemerintahan yang tahan menghadapi guncangan. yang menghormati kebhinekaan. di Hotel Permata.

melakukan pembangunan di segala bidang. dan berbagai golongan masyarakat lainnya. Puri Cikeas. Bukan hanya masalah keamanannya. seminim mungkin saya tidak akan bepergian ke luar negeri. Selama tiga bulan pertama masa pemerintahan saya. sebulan sekali. Di dalam negeri. buruh. mengunjungi berbagai daerah dan melihat langsung berbagai masalah di dalam masyarakat. Yang kedua. Aceh. Rabu 22 September 2004). (SBY. Konflik di Poso. saat berdialog dengan sejumlah guru SMAN I Cileunsi di kediamannya. Selasa 1 Juni 2004). Untuk ini. (SBY. politik. Saya akan berkeliling. Bogor. Fokus di Dalam Negeri Saya akan lebih memfokuskan waktu saya untuk persoalanpersoalan di dalam negeri. tetapi juga masalah pendidikan dan kesejahteraannya. budaya. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. serta pertahanan dan keamanan. Saya ingin mempelajari secara langsung pada masyarakat berbagai persoalan yang mereka hadapi. Jika mungkin. Diskriminasi Harus Dihapus Kita harus memastikan bahwa diskriminasi harus dihapus di bumi pertiwi.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan yang berkelanjutan. termasuk ekonomi. dan pembangunan yang tahan menghadapi guncangan. nelayan. Bertemu dengan petani. Jakarta. pemerintahan. kita harus memastikan bahwa setiap warga Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Agenda besar kedua ini akan kita mulai dengan agenda khusus : membangun kembali Indonesia pasca krisis. sosial. dan (b) sistem dan kelembagaan ketatanegaraan. banyak persoalan yang harus menjadi perhatian sejak awal pemerintahan saya. Gunung Putri. hukum dan HAM. Maluku dan Atambua harus segera diselesaikan secara komprehensif. Inilah yang menjadi inti agenda dari reformasi gelombang kedua yang kita canangkan.

serta pendapatan per kapita rakyat Indonesia yang rendah. Rendahnya angka HDI yang diperoleh Indonesia mengindikasikan bahwa angka harapan hidup. serta pendapatan per kapita tergolong rendah. bangsa Indonesia berada di peringkat bawah di antara bangsa-bangsa di dunia. Dan. Kualitas sumberdaya manusia merupakan tujuan dan sekaligus faktor utama yang menentukan keberhasilan di berbagai bidang. Tali Persaudaraan Saya akan senantiasa menjaga tali persaudaraan dengan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bapak Hamzah Haz yang saya 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . kesehatan. (SBY. kemampuan literasi dan tingkat pendidikan. angka melek aksara. Kamis 1 Juli 2004). meningkatkan kesadaran warga negara atas hak dan kewajibannya. (SBY. Menghapus peraturan yang bersifat diskriminatif dan yang melanggar prinsip keadilan. Berdasarkan indeks pembangunan manusia. Indeks tersebut mencerminkan keadaan harapan hidup. Jakarta. Indeks pembangunan manusia (HDI) menempatkan Indonesia pada urutan 112 dari 175 negara. pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 20042009. dan peningkatan peran dan kualitas perempuan dan keluarga. Selasa 1 Juni 2004). pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Juga. Indeks Pembangunan Manusia Saya akan memberikan perhatian yang seksama pada pendidikan. partisipasi jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. lingkungan. Jakarta.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. profesionalisasi setiap pihak yang menangani hukum.

Brebes. penegakan supremasi hukum. Sewaktu saya menjabat dulu. Saya tahu persis berbagai permasalahan yang dihadapi. Tidak terbangun rasa keadilan tanpa meningkatnya kesejahteraan dan rasa aman. Saling terkait. Jakarta. Saya keluar dari kabinet agar nanti bisa menyelesaikan permasalahanpermasalahan itu. Kamis 1 Juli 2004). Yakni. dan yang lebih sejahtera. Kita perlu menjunjung tinggi petuah Presiden Soekarno yang pernah mengingatkan. Tiga Hal Penting Platform kami adalah mewujudkan Indonesia yang lebih aman dan damai. namun karena masalah kepemimpinan. (SBY. Tiga Perubahan Dasar Ada tiga perubahan dasar yang akan saya lakukan. dan peningkatan kualitas pendidikan.). saat menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai presiden Republik Indonesia ke-6 di Istana Merdeka. saat berdialog dengan Kosgoro Pengurus Daerah Kabutan Brebes. di dalam persatuan kita berdiri. di dalam perceraian kita runtuh. Senin 9 Agustus 2004). Rabu 20 Oktober 2004). Jakarta. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . banyak hal yang tidak bisa saya kerjakan.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan hormati sebagai tokoh nasional. Tidak ada rasa aman tanpa keadilan dan kesejahteraan. (SBY. yang lebih adil dan demokratis. (JK. Ketiga fondasi itu belum tampak pada pemerintahan sekarang (pemerintahan Megawati. tentu kesejahteraan rakyat tidak akan terwujud tanpa berkembangnya rasa aman dan rasa adil dalam masyarakat. Ed. perbaikan ekonomi. Dan. berbagai persoalan itu tak bisa terselesaikan. Tiga hal yang tak terpisahkan.

atau golongan masyarakat. Menciptakan sitem pemerintahan dan birokrasi yang bersih. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan publik. Menghapuskan seluruh peraturan dan praktek kehidupan yang bersifat diskriminatif terhadap warga negara. dan kebijakan publik. harmoni antaretnis dan integrasi sosial. kerukunan antarumat beragama. transparan. tanggap. program pembangunan. (JK. Mengembangkan konsistensi peraturan dan kebijakan antarsektor. Dengan begitu. Menegakkan sistem hukum. kita harus mencegah tindakan-tindakan yang menimbulkan ketidakadilan dan ketidakjujuran. (SBY. efisien. pidato politik pada Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Program yang akan kami lakukan adalah memperkuat dan mengartikulasikan identitas bangsa. Untuk membina rasa saling percaya. Ketidakadilan inilah adalah akar dari ketidakpercayaan. kelompok. Bhineka Tunggal Ika. Sabtu 12 Juni 2004). Berkembangnya sistem demokrasi yang menjamin kedaulatan rakyat. Saat berkampanye di halaman parkir GOR Segiri Samarinda. Berkembangnya kebebasan pers. Menjamin keadilan gender dalam berbagai produk perundangan. akan terbentuk civil society (masyarakat sipil) yang kokoh. Masyarakat sering diperlakukan tidak adil sehingga timbullah ketidakpercayaan. minimal harus dilakukan melalui pemberantasan korupsi. Berkembangnya kebebasan beragama bagi setiap warga negara sesuai dengan keyakinannya.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Saling Percaya Perlu tindakan nyata untuk menghilangkan ketidakadilan dan mengembalikan rasa saling percaya di antara komponen masyarakat. Yakni. dan berwibawa.akuntabel. antarwilayah. Lebih Adil Mewujudkan Indonesia yang lebih adil lima tahun ke depan. dan antara pusat dan daerah.

Tipe kualitas yang lebih demokratis. mengembangkan kebebasan pers yang sudah terwujud. menata hubungan yang sehat antara lembaga eksekutif dan yudikatif. Kehidupan Demokrasi Dalam bidang politik kami akan mengembangkan kehidupan demokrasi partisipasi politik rakyat yang melibatkan publik dalam menetapkan kebijakan publik dan tahun 2009. mengembangkan politik yang nondiskriminatif sekaligus mengembangkan kehidupan yang lebih harmonis dengan tingkat toleransi yang tinggi. Selasa 14 September 2004) Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . dan Program Capres-Cawapres” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Hotel Hilton. Misi. (SBY-JK. memberdayakan perempuan dalam kehidupan politik. Jakarta. Kamis 1 Juli 2004). pemaparan dalam acara “Dialog Penajaman Visi.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Jakarta. melanjutkan reformasi.

pengaturan kegiatan kepresidenan dari pagi hingga malam hari akan lebih mudah. Yakni. seusai sholat Jumat di Mesjid AlIstiqomah. CATATAN: Jarak kediaman SBY di Puri Cikeas Bogor cukup jauh dari pusat pemerintahan RI. Jumat 24 September 2004). tinggal di istana juga akan menghemat pengeluaran. Cikeas. Kan lebih baik bila uang tersebut dipakai untuk memperbaiki fasilitas yang sudah ada. akan ada penambahan biaya fasilitas. Presiden RI yang pernah tinggal di istana kepresidenan Jakarta adalah Presiden Soekarno dan Abdurrahman Wahid. Istana Kepresidenan adalah tempat resmi kediaman dan kantor presiden. Gunung Putri. dan saya pun tidak perlu mondar-mandir sehingga tidak terlambat karena masalah lalulintas. Juga memudahkan pengamanan. Desa Nagrak. Di situ. agar bisa digunakan untuk presiden berikutnya. saat menjadi Presiden. Presiden Soeharto dan Habibie. Bogor.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Nonkategori Tinggal di Istana aya akan tinggal di Istana. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? S 0 . Jika di luar istana . sekitar 50 km. tamu-tamu mudah ditata. (SBY. memilih menetap di kediamannya. Selain itu. sementara Presiden Megawati memilih tinggal di rumah dinas kepresidenan. Sebelumnya.

proses pengambilan keputusan pemerintah di bawah tanggung jawab dan kewenangan saya. tidak bisa dituntut pertanggungjawabannya. Bukan Urusan Keluarga Urusan negara jangan dicampuradukan dengan urusan keluarga. pidato politik pada penutupan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. tetapi. malah sebaliknya melahirkan ketidakkonsistenan. Ketidakkonsistenan yang dapat membuat rakyat bingung. (SBY. Saya hanyalah salah satu umatnya saja yang masih terus menerus membutuhkan ‘tausiyah’ dari para ulama dan kiai. Jabaran-jabaran ini. Jakarta.Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Ajaran Universal Saya ingin melihat umat Islam di Indonesia yang memang mayoritas penduduknya memeluk agama ini. dalam silaturahmi dengan sejumlah ulama dan cendekiawan muslim di Asrama Haji Masyhur. dan hanya seingat-ingatnya saja. para ulamalah yang lebih mengetahuinya. saya kira. Medan. Sesuatu yang semua kita tahu pasti tidak melahirkan manfaat. Kami tidak mengkomunikasikan sesuatu yang tidak kami pikirkan secara matang. (SBY. Selama ini. Kebijakan nasional yang berorientasi pada kepentingan keluarga presiden dan orang-orang dekatnya dapat berakibat buruk. Kamis 1 Juli 2004). Jumat 18 Juni 2004). akan menjadi teladan bagi umat Islam lainnya di dunia dengan menampilkan Islam yang ramah dengan ajaran universalnya. tidak pernah diintervensi Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . apalagi berjanji tentang hal yang saya tidak mempunyai kewajiban untuk memenuhinya. Kami tidak mengkomunikasikan sesuatu yang tidak kami tulis dan serahkan kepada KPU. Tidak Suka Berjanji Kami tidak suka berjanji.

CATATAN: Kekhawatiran yang sama kemudian juga dikemukakan Megawati mantan Presiden Indonesia. Sangat Mencemaskan Saya mempunyai perhatian khusus terhadap program KB. dan jumlahnya makin bertambah dari hari ke hari. Program ini perlu terus mendapat perhatian dari pemerintah. jika jumlah penduduk terus meningkat akan menjadi masalah serius.” Jakarta. menjawab pertanyaan salah seorang peserta dalam acara bertema ‘‘Berbenah Bersama Membangun Bangsa’’ di Hotel Hyatt Surabaya. dalam acara “Dialog dan Silaturahmi Capres RI dan Calih Profesi Kesehatan DPR RI dengan Masyarakat Profesi Kesehatan. Dalam enam tahun terakhir ini. apakah sudah berkurang atau malah sudah mandeg sama sekali. pengendalian jumlah penduduk mengendur. Minggu 29 Agustus 2004).Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan atau dipengaruhi istri. Hal ini sangat mencemaskan. Sabtu 26 Juni 2004). Setinggi apapun pertumbuhan ekonomi. (SBY. Ia sendiri heran bagaiman keberadaan program keluarga berencana. ia tidak dapat membayangkan berapa banyak anak yang akan ia temua sepanjang jalan yang ia lewati. Jika sekitar 100 meter ada 20 anak yang digendong ibu-ibu. (SBY. Istri berurusan dengan urusan rumah tangga. Menurutnya. ia tidak bisa membayangkan apa jadinya Indonesia di tahun mendatang jika program KB dihentikan. menjelang akhir masa jabatannya.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Komitmen terhadap UUD 1945 sudah final.Tetapi yang lebih penting. dan bernegara yang majemuk dan yang menghargai kebhinekatunggalikaan juga sudah final. komitmen terhadap dasar negara Pancasila sudah final. Amandemen tidak boleh dilakukan untuk kepentingan suatu golongan atau hanya kepentingan politik jangka pendek. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .Bagian Satu Janji dan Komitmen: Dari Persiapan Kampanye Hingga Usai Pelantikan Sudah Final Bagi kita bangsa Indonesia. Jakarta. dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Di dalam kerangka inilah identitas kebangsaan kita berkembang di antara bangsa-bangsa lain. Komitmen terhadap negara kesatuan sudah final. amandemen atas pasal-pasal dalam batang tubuh haruslah mencerminkan kehendak dan aspirasi seluruh rakyat Indonesia. Konstitusi adalah bangun utama keindonesiaan kita. Di dalam kerangka konsensus dasar inilah kedirian kita sebagai bangsa dan keindoinesiaan kita menemukan bentuknya. berbangsa. Komitmen untuk menumbuhsuburkan kehidupan bermasyarakat. semangat. (SBY. jiwa. Selasa 1 Juni 2004). pidato politik pada pembukaan masa kampanye putaran pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004-2009. Kita tidak lagi perlu memperdebatkan dan membangun konsensus baru atas konsensus dasar berdirinya negara. Amandemen terhadap beberapa pasal dari batang tubuh UUD 1945 harus tetap sejalan dengan isi.

.

Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK Bagian Dua Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

kami akan: menegakkan hukum dengan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . langkah yang akan kami lakukan adalah: memperkuat harmoni yang ada dan mencegah tindakan-tindakan yang menimbulkan ketidakadilan. serta menindak secara tegas separatisme dan sekaligus menghormati hak-hak masyarakat sipil. memperbaiki proses desentralisasi dan otonomi daerah yang dapat memperkuat harmoni antar kelompok masyarakat.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK Meningkatkan Saling Percaya Kami akan meningkatkan rasa saling percaya dan harmoni antarkelompok masyarakat untuk mencegah dan mengatasi terjadinya peristiwa pertikaian antarkampung. harmoni antaretnis. Untuk itu.. Mencegah dan Menanggulangi Separatisme Kami akan melakukan pencegahan dan penanggulangan terhadap separatisme (gerakan untuk memisahkan diri dari NKRI). meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah konflik. dan hubungan antarpusat dan daerah. ataupun antargolongan. membangun kembali kepercayaan sosial antarkelompok masyarakat. meningkatkan mutu pelaksanaan otonomi dan desentralisasi. sehingga terbangun masyarakat sipil (civil society) semakin kokoh. dan integrasi sosial). desa. Untuk itu. kerukunan antarumat beragama. antar daerah. Menegakkan Hukum dan Ketertiban Kami akan menegakkan hukum dan ketertiban serta melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kriminalitas.memperbaiki akses masyarakat lokal pada sumberdaya ekonomi. memperkuat dan mengartikulasikan identitas bangsa Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika. serta membangun kembali infrastruktur yang rusak di daerah-daerah yang pernah dilanda kerusuhan. Cara yang akan kami tempuh adalah dengan: melakukan pemerataan pembangunan antardaerah.

serta memperkuat kerjasama internasional untuk memerangi kriminalitas dan kejahatan lintas negara. meningkatkan kemampuan dan kapasitas kelembagaan antiterorisme.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK tegas. memperkuat atau meningkatkan kemampuan lembaga keamanan negara. adil dan tidak diskriminatif. dan meningkatkan kerjasama internasional untuk secara obyektif memerangi terorisme. dan meningkatkan kesejahteraan prajurit. meningkatkan kesadaran akan hak-hak dan kewajiban hukum masyarakat. Memantapkan Politik Luar Negeri Kami akan memantapkan politik luar negeri dan meningkatkan kerjasama internasional. menjaga dan memelihara integritas bangsa dan negara Indonesia. Meningkatkan Kemampuan Pertahanan Kami akan meningkatkan kemampuan pertahanan negara. menanggulangi dan mencegah tumbuhnya permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan dan penyebaran narkoba. Mencegah Terorisme Kami akan melakukan pencegahan dan penanggulangan gerakan terorisme. Untuk itu kami akan: menyusun dan menerapkan kerangka hukum antiterorisme yang efektif. Kami akan mencanangkan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . program yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan profesionalisme anggota TNI dalam menghadapi ancaman dan gangguan termasuk pencegahan serta penanggulangan separatisme. meningkatkan peran serta masyarakat untuk mencegah kriminalitas dan gangguan keamanan dan ketertiban di tempat tinggalnya masing-masing. Untuk itu. memodernisasi peralatan pertahanan negara.

dan ketertiban. program-program yang akan kami lakukan adalah: mempertegas tugas. Menciptakan Tata Pemerintahan yang Bersih Kami akan menciptakan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good governance). Untuk itu. serta meningkatkan kerjasama internasional untuk menciptakan kawasan yang aman. menghormati dan memperkuat kearifan-kearifan dan hukum adat yang ber bersifat sifat lokal untuk memperkaya sistem hukum dan peraturan. yaitu memihak pada kebenaran. meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga keamanan. damai. wewenang. yang berdasarkan mekanisme checks and balances yang simetris. pertahanan. meningkatkan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . melalui keteladanan kepala negara dan jajarannya dalam mematuhi dan menaati hukum. melanjutkan komitmen Indonesia terhadap pembentukan identitas dan pemantapan integrasi regional. menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan aparatur negara/ pemerintahan. menghormati persamaan setiap warga negara di depan hukum. menyederhanakan sistem peradilan dan memastikan bahwa hukum diterapkan dengan adil.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK antara lain: meningkatkan kualitas diplomasi Indonesia dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional. serta melanjutkan komitmen Indonesia terhadap upaya-upaya pemantapan perdamaian dunia. meningkatkan profesionalisme dan kualitas sistem peradilan. adil dan kondusif untuk meningkatkan kesejahteraan. termasuk anggota TNI dan Polri. Langkah yang akan kami lakukan adalah: memperkuat upaya-upaya pemberantasan KKN dan kroniisme. dan tanggungjawab dari seluruh kelembagaan negara/pemerintahan. Membenahi Sistem dan Politik Hukum Kami akan membenahi sistem dan politik hukum yang menjamin penegakan dan kepastian hukum.

reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . dan perbaikan kinerja aparatur negara/pemerintahan. serta meningkatkan kesadaran warga negara atas hak dan kewajibannya. mendorong tuntasnya proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya negara kebangsaan Indonesia modern yang berkelanjutan.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK kesejahteraan aparatur negara/pemerintahan. menghapus peraturan yang ber bersifat sifat diskriminatif. Langkah-langkah dan kebijakan yang akan kami tempuh adalah: memastikan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. meningkatkan pengawasan untuk menjamin akuntabilitas. termasuk anggota TNI dan Polri. Mengembangkan Kebudayaan Kami akan mengembangkan seluas-luasnya kebudayaan yang berlandaskan pada nilai-nilai luhur. bersih. anggota TNI dan Polri. dalam rangka pelayanan kepada publik. dan menguatnya masyarakat sipil (civil society). kebijakan yang akan kami ambil adalah: mendorong terciptanya wadah yang terbuka dan demokratis bagi dialog kebudayaan agar benturan-benturan yang terjadi tidak sampai melebar menjadi konflik sosial. dan pensiunan/purnawirawan.efisien dan akuntabel. Menghapus Diskriminasi Kami akan menghapuskan diskriminasi. transparansi. menciptakan iklim usaha yang mendorong berkembangnya etika usaha yang sehat dan terlaksananya tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). mewujudkan sistem dan mekanisme kerja aparatur negara/pemerintahan yang efektif. Untuk itu. dan berwibawa. menegakkan hukum dengan adil. dan yang melanggar prinsip keadilan. melalui perbaikan sistem hukum yang profesional.

dan tidak diskriminatif. konsekuen. serta mendorong peningkatan kerja sama antar pemerintah daerah. agar mampu saling memahami dan menghormati keyakinan dan pendapat masing-masing. Untuk itu.meningkatkan kerjasama yang harmonis antarkelompok atau golongan dalam masyarakat. Meningkatkan Otonomi Kualitas Proses Desentralisasi dan Kami akan meningkatkan kualitas proses desentralisasi dan otonomi daerah. kebijakan yang akan kami lakukan antara lain: menyempurnakan Undang-undang No. Untuk itu.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK sosial untuk memperkuat identitas nasional. Menjamin Penghormatan dan Pengakuan Atas HAM Kami akan menjamin penghormatan dan pengakuan atas HAM. serta memperkuat dan melakukan konsolidasi demokrasi. dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan produk-produk dalam negeri. menegakkan hukum secara adil. menyempurnakan seluruh peraturan pusat dan daerah dalam rangka revitalisasi otonomi daerah. Langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara. 22/ 1999 dan No. 25/1999 untuk menciptakan otonomi daerah yang lebih efektif dan akuntabel serta perimbangan keuangan pusat-daerah yang bertanggung-jawab. program dan kebijakan yang akan kami ambil adalah: memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Meningkatkan Peran Perempuan Kami akan meningkatkan kualitas kehidupan dan peran perempuan.

mendorong pelaksanaan reforma agraria. dalam rangka mendayagunakan potensi negara kepulauan. Menciptakan Kesempatan Kerja Kami akan melakukan perbaikan dan menciptakan kesempatan kerja. berkualitas. menciptakan kepastian hukum. menerapkan kebijakan fiskal yang ditargetkan dengan lebih tepat dan bertanggungjawab. dan menumbuhkan kepercayaan akan kemampuan bangsa sendiri. merevitalisasi hubungan industrial tripartit. dan menengah (UMKM). revitalisasi sektor kelautan dan aktivitas-aktivitas ekonomi wilayah pesisir. kebijakan yang akan kami tempuh adalah: menciptakan landasan kuat. Untuk itu. mendorong perkembangan usaha mikro. mengembangkan industri yang memiliki daya saing dan menyediakan kesempatan kerja. dan rasa aman untuk berusaha dan bekerja. memajukan perekonomian. meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak. meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur. memperbaiki akses rakyat terhadap layanan kesehatan. menyempurnakan perangkat hukum pidana yang lebih lengkap dalam melindungi setiap individu dari kekerasan dalam rumah tangga. meningkatkan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. meningkatkan taraf pendidikan dan layanan kesehatan serta program-program lain untuk mempertinggi kualitas hidup dan sumberdaya kaum perempuan. peraturan. yang mendorong terciptanya lapangan kerja yang luas dan menyejahterakan.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK politik dan jabatan publik. meningkatkan daya saing ekonomi pedesaan dan UMKM melalui pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi yang tepat Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . meningkatkan kualitas dan memperbaiki akses rakyat terhadap pendidikan. dan dinamis. revitalisasi pertanian dan aktivitas-aktivitas ekonomi pedesaan. kecil. mencapai dan mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi yang memadai.

Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . memperbaiki dan meningkatkan peran Indonesia dalam kerjasama ekonomi antarnegara. inovasi. merevitalisasi pengelolaan aset-aset negara. meningkatkan kualitas layanan yang dapat meningkatkan daya saing dan perlindungan sumberdaya manusia Indonesia di pasar tenaga kerja internasional. meningkatkan daya-saing ekonomi melalui peningkatan mutu dan produktivitas. terutama pelaku UMKM. meningkatkan upaya-upaya penyehatan dan penertiban lembaga keuangan dan perbankan. menyempurnakan kebijakan sektor Perminyakan dan Gas Bumi dalam rangka peningkatan penerimaan negara dari sektor migas. termasuk pengelolaan utang publik. secara lebih efektif. dan teknologi. meningkatkan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter antara Pemerintah dan Bank Indonesia. terhadap permodalan/kredit perbankan dan lembaga keuangan lainnya. efisien. mengelola kebijakan fiskal.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK guna. dan bertanggung-jawab. dengan tetap menjaga peran masing-masing. serta mendorong terwujudnya pengelolaan BUMN secara efisien dan bertanggung-jawab. memperbaiki dan meningkatkan peran Indonesia dalam kerjasama ekonomi antarnegara. mendukung mekanisme pasar yang efisien dan berkeadilan termasuk mengembangkan pasar-pasar tradisional dalam jaringan perdagangan yang sehat. Langkah-langkah yang akan kami ambil antara lain: memformulasikan APBN yang memberikan prioritas penciptaan lapangan kerja melalui pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meningkatkan Kinerja dan Stabilitas Ekonomi Makro Kami akan meningkatkan kinerja dan stabilitas ekonomi makro. untuk lebih meningkatkan pembangunan ekonomi nasional. meningkatkan usaha perbaikan akses sektor riil. yang antara lain dapat dicapai melalui invensi. menciptakan iklim usaha yang sehat dan transparan.

Program dan kebijakan yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan pelaksanaan wajib belajar 9 tahun. meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik agar lebih mampu Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . revitalisasi pertanian dan aktivitas ekonomi pedesaan tempat penduduk miskin banyak bekerja dan bermukim. meningkatkan penyediaan pendidikan keterampilan dan kewirausahaan ataupun pendidikan nonformal yang bermutu. meningkatkan akses penduduk untuk memperoleh perumahan yang layak. meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur di pedesaan dan daerah terpencil.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK Menghapus Kemiskinan Kami akan berupaya menghapus kemiskinan. meningkatkan penyediaan dan pemerataan sarana-sarana pendidikan dan tenaga pendidik. Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Pendidikan Kami akan meningkatkan akses rakyat terhadap pendidikan. ataupun masyarakat penyandang cacat. revitalisasi kelautan dan aktivitas ekonomi daerah pesisir. memperbaiki iklim usaha. Kebijakankebijakan yang akan kami ambil adalah: memperbaiki mutu layanan pendidikan dan kesehatan. meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik. sehingga mampu membuka peluang bekerja. masyarakat di daerahdaerah konflik. pengurangan pengangguran. dan meningkatkan akses penduduk miskin terhadap layanan-layanan tersebut. dan pengurangan secara bertahap jumlah penduduk miskin. menerapkan kebijakan APBN dengan target penciptaan lapangan kerja. seperti masyarakat miskin. memberikan akses yang lebih besar kepada kelompok masyarakat yang selama ini kurang dapat terjangkau oleh layanan pendidikan. masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. memperbaiki akses penduduk miskin pada sumberdaya ekonomi.

Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK mengembangkan kompetensinya. memperbaiki akses petani dan penduduk pedesaan terhadap sumberdaya ekonomi. dan Kawasan Timur Indonesia . Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Layanan Kesehatan Kami akan meningkatkan akses rakyat terhadap layanan kesehatan yang lebih berkualitas. Jawa-Luar Jawa. meningkatkan akses UMKM terhadap sumber permodalan.Tindakan-tindakan yang akan kami ambil adalah: memperbaiki pemerataan kesejahteraan rakyat desa-kota. meningkatkan pemerataan dan kualitas fasilitas kesehatan dasar. terutama bagi rakyat miskin. Menghapus Ketimpangan Kami akan melakukan penghapusan ketimpangan dalam berbagai bentuknya. meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM tenaga medis. menyempurnakan manajemen pendidikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perbaikan mutu pendidikan pendidikan. Program dan kebijakan yang akan kami lakukan adalah: meningkatkan jumlah. meningkatkan pemerataan dan memperbaiki kuantitas dan kualitas infrastruktur antar daerah. meningkatkan sosialisasi kesehatan lingkungan dan pola hidup sehat.Kawasan Barat Indonesia. jaringan dan kualitas pusat kesehatan masyarakat. dan mendukung kerjasama yang sinergi dan adil dengan usaha skala Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . meningkatkan pendidikan kesehatan kepada masyarakat yang dimulai sejak usia kanak-kanak. meningkatkan kualitas kurikulum dan pelaksanaannya yang bertujuan membentuk karakter dan kecakapan hidup. mengembangkan sistem jaminan kesehatan. sehingga peserta didik mampu memecahkan berbagai masalah kehidupan secara kreatif dan menjadi manusia produktif.

meningkatkan penghormatan terhadap hak-hak perempuan dan anak anak. meningkatkan akses petani terhadap sumber daya produktif dan  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK besar. Program dan kebijakan yang akan kami tempuh antara lain: menegakkan hukum dan menyerasikan aturan mengenai pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan: menciptakan sistem insentif dan disinsentif yang tegas dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. secara sistematis mengurangi beban utang negara melalui pengelolaan utang yang bertanggungjawab. program yang akan kami canangkan antara lain: meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup petani dan rumah tangga petani. menindak secara tegas dan efektif praktik-praktik penyelewengan pengawasan dan pengendalian pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang dilakukan oleh aparat birokrasi. memperbaiki koordinasi lintas departemen dalam pengendalian pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Untuk itu. memperbaiki kualitas proses pelaksanaan otonomi dan desentralisasi desentralisasi. memastikan bahwa pembangunan tidak mengorbankan keberlanjutan daya dukung lingkungan dan mengurangi kesempatan yang dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang. Memperbaiki Pengelolaaan Sumberdaya Alam Kami akan melakukan perbaikan pengelolaaan sumberdaya alam dan pelestarian mutu lingkungan hidup. melibatkan masyarakat lokal dan gerakan masyarakat sipil (civil society) secara sistemik dalam upaya pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Merevitalisasi Pertanian dan Pedesaan Kami akan merevitalisasi pertanian dan pedesaan. serta melindungi produsen Indonesia yang efisien dan kompetitif dari persaingan usaha yang tidak adil. meningkatkan pemerataan dan meningkatkan peluang dan daya tarik investasi antar daerah.

dan membangun infrastruktur pertanian dan pedesaan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . (SUMBER: Naskah Visi. melaksanakan reforma agraria. dan Sejahtera). Adil. mengembangkan diverifikasi aktivitas ekonomi pedesaan. meningkatkan produktivitas dan kualitas petani dan pertanian. mengembangkan industrialisasi pedesaan. dan Program SBY-JK: Membangun Indonesia yang Aman.Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK permodalan. Misi.

Bagian Dua Janji dan Komitmen yang Tersirat Dari Visi dan Misi SBY-JK  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

.

dan PJTKI. Ada yang diperlambat. data dan angka di bawah ini adalah nyata. lebih dari 50 persen data dan angka ini berubah ke arah membaik. Tapi jumlah pelaku yang dipenjara bisa dihitung dengan jari.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji Data dan Angka Media Massa ata dan angka di bawah ini sempat terekam dan terpublikasikan oleh media massa sejak awal hingga menjelang akhir 2004. Hingga awal tahun 2004. Tak ada kordinasi dan sinkronisasi antara Depdagri. pada saat SBY melontarkan janji-janji dan komitmennya. Sepuluh pelaku telah lari ke luar negeri. Sisanya dibiarkan mengendap. itu berarti SBY-JK telah berhasil membuktikan janj-janji perubahan yang selama ini mereka dengung-dengungkan. Jadikan data dan angka ini sebagai indikator. banyak D = = Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Depkeh. = Sejak tahun 2002 hingga 2004 ada 1000 kasus korupsi yang diajukan ke pengadilan. ada juga yang dihentikan penyidikannya. Administrasi pengiriman TKI ke luar negeri masih sangat amburadul. kasus BLBI belum terselesaikan. Deplu. baru 16 kasus yang telah diproses. Dari 58 perkara. Artinya. Depnaker. Akibatnya. Jika hingga akhir masa jabatannya (tahun 2009 nanti).

penghasil kopi nomor 4 di dunia. = Tiap tahun. dalam setahun diperkirakan angka ini akan mencapai 11. = Data terakhir dari Bappenas menyebutkan. = Dalam banyak kebijaksanaan pengadaan bahan pangan. dan penghasil nomor 1 lada putih di dunia. Padahal Indonesia terkenal sebagai negara agraris dan negara maritim terbesar di dunia. Bandingkan dengan Malaysia yang berada di posisi 31. penghasil coklat nomor 4 di dunia. Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .83 juta orang.75 juta orang. Pemalsuan identitas seperti yang dialami dua TKI -. jumlah pencari kerja di Indonesia mencapai 3. tahun 2004 jumlah pengangguran terbuka mencapai 10.03 persen. = Daya saing Indonesia. Thailand yang berada di posisi 34 atau Singapura yang berada di posisi 7.yang disandera di Irak adalah salah satu contoh. menurut World Economic Forum dalam laporan The Global Competitivenes Report tahun 2004. Indonesia sering lebih memilih melakukan impor. berada pada peringkat ke-69 dari 104 negara di dunia. 16 juta jiwa sementara lapangan kerja yang tersedia hanya cukup untuk diisi 1.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji terjadi KKN dan manipulasi. Indonesia merupakan penghasil beras terbesar ke-3 di dunia. Belum terhitung jumlah pengangguran tak kentara yang jumlahnya 40 juta orang.19 juta orang. Padahal.Casingkem dan Istiqomah-. = 53 persen masyarakat miskin di Indonesia adalah petani dan nelayan.

dan Ukraina. Sektor bahari sering terabaikan. 10 persen dari 7.49 miliar dolar AS menempatkan Indonesia pada posisi ke-12 negara pengekspor produk perikanan dunia. = Kasus-kasus pelanggaran HAM banyak yang belum  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . setiap tahun bermiliar dollar ikan dicuri nelayan asing. aktivitas eksplorasi di Indonesia justru mandeg sejak empat tahun lalu. sebanyak 60 persen transpor laut domestik dilakukan oleh perusahaan asing. 88 di antaranya menggunakan software tidak berlisensi alias bajakan. Akibatnya. Maklum. Lucunya. Tingkat pembajakan peranti lunak di Indonesia mencapai 88 persen. Indonesia berada di ututan ke-16 dari 47 negara. = Dalam banyak kebijakan. = Nilai ekspor produk perikanan Indonesia yang hanya 1. Vietnam.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Menurut Indeks potensi tambang. Akibatnya. menurut data Business Software Alliance (BSA). Itu artinya. Ini berarti dunia telah mempelajari Indonesia memiliki potensi tambang yang bagus. menduduki peringkat keempat dari 20 besar negara dengan tingkat pembajakan piranti lunak (software) tertinggi di dunia. = Indonesia.000 ahli geologi Indonesia banting profesi menjadi karyawan bank atau wartawan. Indonesia hanya dikalahkan oleh Cina. Bahkan banyak di antaranya yang kemudian menjadi pengacara (pengangguran cari acara). dari 100 persen komputer yang menggunakan software. Indonesia masih berorientasi pada sektor daratan. jauh di bawah Thailand (posisi ke-2) yang memiliki sumber daya terbatas dan jauh di bawah potensi yang dimiliki Indonesia.

menurut data terakhir Unicef.50 persen atau Jepang 3. ada sekitar 2. peristiwa ‘petrus’. Sebagian dari mereka ini adalah anak putus sekolah. Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia Tenggara. dan infeksi sebelum dan sesudah persalinan. penyerangan kantor PDI-P tahun 1996. Indonesia adalah negara terkorup di Asia dengan nilai (skala 1 sampai 10 dari yang paling bersih hingga yang paling kotor) 9. terjadinya pendarahan saat persalinan. masa DOM di Aceh dan Papua.. 3 juta jiwa terdiri dari anak terlantar yang lari ke jalanan. Mereka adalah anak yang harus bekerja dengan jam kerja panjang dan tanpa perlindungan yang memadai.50 persen. peristiwa Trisakti dan Semanggi.2 juta anak laki-laki dan 871 ribu anak perempuan. dan lain-lain.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji terselesaikan atau proses pengadilannya belum tuntas. Bahkan ada yang tidak pernah bersekolah sama sekali. = = = Di Indonesia.1 juta pekerja anak yang terdiri atas 1.25 persen. Bandingngkan dengan Singapura yang hanya mencapai 0. peristiwa Mei. Misalnya. Penduduk miskin Indonesia telah mencapai 37 juta jiwa atau 15 juta keluarga. Anak terlantar ini yang kemudian menjadi baik hanya sejumlah 25 persen. yakni 470 per 100 ribu persalinan.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Dari jumlah itu. Tanjung Priok dan Talangsari Lampung. = Berdasarkan survei Biro Kosultan Resiko Politik dan Ekonomi (PERC). Kematian terjadi karena tiga hal yang berhubungan dengan kesehatan: tekanan darah tinggi pada ibu mengandung.

Padahal sebelumnya Indonesia berada pada posisi ke-6. Pantai Gading. Republik Demokratik Kongo. mencapai Rp 166. dan 15 persen lainnya Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Korupsi dilakukan sehubungan dengan pengadaan buku2 pelajaran matematika. korupsi seperti ini sering terjadi dan akan makin sering terjadi jika terus dibiarkan. Lembaga negara yang paling tinggi tingkat penyelewengannya adalah Kejaksaan Agung. Tajikistan. Menurut Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Pendidikan Bangsa yang melaporkan kasus ini ke penyidik Mabes Polri.8 persen. belum termasuk hasil-hasil pemeriksaan atas perhitungan APBD propinsi/kabupaten/kota yang dimanfaatkan DPRD dalam pengawasan pelaksanaan APBD itu Pelanggaran BLBI merupakan yang terbesar. Jumlah itu.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Transparency International pada akhir tahun 2004 menempatkan Indonesia pada posisi ke-5 negara terkorup dari 146 negara yang disurvei. banyak kasus korupsi itu yang sulit diungkap. menurut BPK. = Departemen Pendidikan Nasional diduga telah melakukan korupsi sebesar Rp 150 milyar selama tahun 2003. dengan persentase 51. yakni Rp 144 triliun. = Dari nilai APBN 2004 sebesar Rp584 triliun. = Penyelewengan uang negara yang terjadi di Indonesia antara 1999-2004.5 triliun. sebanyak Rp23 triliun telah dikorupsi. Namun. dan Turkmenistan. = Setiap perusahaan Indonesia harus mengalokasikan dana mereka 50 persen untuk bahan baku. Posisi ini sama dengan Angola. Georgia. 10 persen untuk biaya lain-lain. 15 persen untuk tenaga kerja.

= Survei terhadap 100 anak jalanan yang dilakukan Data Informasi Anak/YKAI menunjukkan hanya 10 persen anak jalanan yang pernah terjangkau oleh program penanganan. dan Filipina (83). Indonesia berada di peringkat 111 dari 175 negara.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji untuk biaya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan alias pungutan liar. dan kesehatan berada pada posisi yang sangat jauh terbelakang. Bandingkan dengan Malasya (58). pendidikan. nilainya akan sangat luar biasa.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Jika nilai 30 persen ini diasumsikanberlaku pada semua pinjaman ke Indonesia hingga kini. kualitas manusia Indonesia dari segi ekonomi. Ini berarti. = Salah satu masalah kesehatan lingkungan yang belum terakomodasi adalah ketersediaan air bersih. Hingga kini cakupan nasional baru mencapai sekitar 60 persen. Singapura (25). Artinya masih ada 40 persen atau sekitar 90 jutaan rakyat Indonesia terpaksa mempergunakan air yang tak layak secara kesehatan untuk kehidupan sehari-hari. Atau Brunei (33). = Bank Dunia mengakui. telah dikorup oleh pihak-pihak tertentu di Indonesia. 30 persen dari kredit mereka ke Indonesia. baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun oleh lembaga swadaya masyarakat. = Menurut peringkat Human Development Index (HDI) 2004 yang dikeluarkan oleh United Nations Development Programme (UNDP).

Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Laut Indonesia sangat luas. Negara-negara miskin seperti Kenya dan Ethiopea juga sudah ‘dibantu’ oleh IMF dengan memaksakan perdagangan bebas. tapi bukan menuju kemakmuran.504 pulau. ada jalan tikus yang hanya bisa dilewati oleh orang-orang tertentu dan tidak bisa dilewati oleh orang kebanyakan. Negara-negara tersebut memang ‘terbantu’.2 persen. Dari 17. = Di tengah pertumbuhan ekonomi yang hanya 4 persen dan penerimaan negara yang pas-pasan seperti keadaan saat ini. Lebih tinggi dari tingkat pengangguran setahun sebelumnya yang hanya 9. Bagaimana kita bisa mempertahankan pulau kita sementara nama saja kita tak punya. 9634 ribu tidak bernama. = Data terakhir menunjukkan. = Tingkat pengangguran di Indonesia sepanjang tahun 2004 sudah berada pada batas mengkhawatirkan. Distribusi kekayaan telah berlangsung tidak adil.8 persen. atau mereka yang bekerja kurang dari 40 jam seminggu. penderita AIDS di Indonesia Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . yakni 10. pembangunan apartemen mewah terus menjamur. = Indonesia sebagai salah satu negara dengan kondisi ekonomi miskin tengah ‘dibantu’ oleh lembaga-lembaga keuangan internasional (misalnya. rumah-rumah mewah tumbuh di mana-mana bak cendawan di musim hujan. IMF). justru impor mobil mewah terus mengalir.Tetapi pulau-pulaunya tidak terawat. melainkan menuju keterpurukan ekonomi yang panjang. Angka tersebut akan lebih mengerikan bila kita memasukkan jumlah pengangguran terselubung.

Jumlah total orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi 4.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . dan RRC hanya tujuh.000. CO. angka kematian ibu di Indonesia masih relatif tinggi. salah satunya oleh Indonesia yang merupakan peminjam terbesar. Tiap tahun angka kematian ibu Indonesia mencapai angka 20.000. Sedangkan Sri Lanka hanya delapan persepuluh ribu. maka diperkirakan jumlah sebenarnya berkisar antara 90. banyak orang yang mengkhawatirkan akan ada bom susulan yang sama.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji berjumlah 1.746 orang. = 30 juta dollar AS dari 105 miliar dollar AS yang pernah disalurkan Bank Pembangunan Asia (ADB) sejak lembaga tersebut terbentuk tahun 1996. Ada 10 juta penduduk dengan 2.5 juta motor yang berkeliaran setiap hari menyebarkan zat beracun CO2. Hotel Mariott Jakarta 5 Agustus 2003.159 orang. = Setelah bom di Kuta Bali 12 Oktober 2002. Di Jakarta. misalnya. = Syarat lingkungan yang sehat bagi makhluk hidup di perkotaan semakin sering diabaikan. Jumlah ini diperkirakan terus akan bertambah.413 orang. dan di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta 9 September 2004. yaitu 37 orang persepuluh ribu penduduk. = Dibanding negara lain di Asia. sedangkan positif HIV 2. lebih besar atau bahkan lebih luar biasa besar dari bom yang pernah ada.3 juta mobil dan 1. Namun karena fenomena AIDS/HIV ini seperti gunung es.000 sampai 130. dikorupsi oleh negara-negara penerima.

Bahrain.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji HC.5 persen). Jordania. NOX. = Menurut Asosiasi Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia Cianjur (APJATIC) hampir 70 persen tenaga kerja di lima negara Timur Tengah seperti Abu Dhabi. Yakni. hingga kini akses memperoleh pendidikan belumlah merata.6 persen dari total jumlah penduduk = Menurut Komisi Penanggulangan HIV/Aids Daerah (KPAD). propinsi Papua menduduki ranking ke tiga terbanyak penderita Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .9 persen (SLTP) dan 56. paspor dan identitas yang mereka pakai memang asli. dan Qatar (kecuali Kuwait dan Arab Saudi) merupakan tenaga kerja yang diberangkatkan secara nonprosedural. Artinya. masyarakat di perkotaan angka partisipasinya lebih tinggi dari masyarakat pedesaan. sementara pada jenjang SMP dan SMA masih sangat rendah. APM (angka partisipasi murni) hanya tinggi pada jenjang SD (92. Data terakhir dari Survei Sosial Ekonomi Nasional menyebutkan. Oman. = Memperoleh pendidikan adalah hak asasi setiap warga bangsa yang dijamin konstitusi. tapi fotonya sudah diganti dengan foto orang lain.4 persen atau 17. Namun. = Kemiskinan masih menjadi faktor hambatan utama untuk mengakses pendidikan. Masyarakat miskin di Indonesia jumlahnya 38. SPM dan debu dengan jumlah yang makin lama makin meningkat. Yakni 63. Survei ini juga membuktikan.5 persen (SMP) dan 40.6 persen (SMA).1 persen (SLTP) dan 28.7 persen (SLTA). 71.1 persen (SLTA) sementara di pedesaan hanya 54.

4 persen). SLTA (4. Badan Narkotika Nasional menyimpulkan 3.9 persen). Negara yang paling diminati para penanam modal adalah Belgia. Otsus hanya dimanfaatkan oleh para pejabat Papua sebagai alat legitimasi melakukan KKN dengan mengobjekkan kemiskinan rakyat. = Pemberlakuan otsus di Propinsi Papua dinilai telah gagal karena sejak digulirkan dengan kucuran dana mencapai triliunan rupiah.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji HIV/Aids di Asia dengan jumlah angka mencapai 1689 kasus. 2.9 persen pelajar Indonesia terlibat narkoba. hampir semua perusahaan HPH dan HTI terlibat korupsi eksploitasi kayu. dan Brunei Darussalam. kelompok yang paling banyak mengonsumsi narkoba adalah kalangan mahasiswa (9. Akibat korupsi tersebut. Korupsi dilakukan dengan 44 modus operandi dan melibatkan oknum pemerintah dan aparat. dan bodoh. Luksemburg. = Berdasarkan hasil survei nasional terhadap pelajar dari tingkat SLTP hingga tinngkat perguruan tinggi. = Hasil riset Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Greenomics menyimpulkan. = World Investment Report 2004 menempatkan Indonesia di urutan ke-139 dari 144 negara yang paling diinginkan sebagai negara tujuan investasi di dunia. dan SLTP (1. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Papua Wacth dan Front Pemuda Papua. miskin. Indonesia hanya lebih baik daripada beberapa negara di Amerika Tengah serta Suriname.8 persen). Sementara itu 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Dari tingkat pendidikan. hutan menjadi rusak dan negara dirugikan triliunan rupiah. Rangking lainnya diduduki oleh Cina dan India.4 juta rakyat Papua masih hidup terbelakang.

= Dari segi mutu. Dari 153 kasus tersebut. 1990 yang dipertegas lagi melalui Deklarasi Dakar-Sinegal (2000) dan komitmen World Fit for Children (New York. yang melibatkan legislatif dan eksekutif di sejumlah daerah. tidak satu pun perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam 20 terbaik. = Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW). bahkan di tingkat Asia sekalipun. Guru SD yang beralih mencari pekerjaan lain mencapai jumlah 50. Saat ini Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . yakni berusia 14 hingga 20 tahun. Pelaku terbanyak adalah pihak eksekutif daerah (67 persen) dan anggota DPRD (33 persen). = Pendidikan pada anak-anak usia dini terkesan diabaikan.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji temuan Tim Kelompok Kerja Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Depdiknas tahun 2004 menyimpulkan. Jawab Barat berada di peringkat pertama dengan 26 kasus disusul Jawa Timur (21 kasus). = Banyak guru pegawai negeri sipil yang beralih profesi sementara Indonesia masih kekurangan tenaga guru. Berdasarkan peringkat universitas terbaik di Asia versi majalah Asiaweek. perguruan tinggi di Indonesia tidak ‘dihitung’ di tingkat dunia. dan guru SMA sebanyak 16. Thailand. 2002). guru SMP 28. Jawa Tengah (15 kasus) dan Nanggroe Aceh Darussalam (15 kasus).4.6 persen. Padahal. ada 153 kasus korupsi.3 persen. 70 persen dari 4 juta pecandu narkoba tercatat sebagai anak usia sekolah. dunia internasional sudah menyepakati perlunya untuk memberikan perhatian terhadap masalah pendidikan pada anak-anak usia dini sebagaimana ditegaskan dalam komitmen Education for All di Jomtien.

13 persen).5 persen). jumlah anak jalanan yang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 40.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . = Salah satu hal yang sering dituding sebagai penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya gaji pengajar. Mereka terlayani di Bina Keluarga Balita (9. Padahal. Gaji profesor di Indonesia hanya Rp 2. 0-6 tahun yang terlayani pendidikannya.4 persen). Akibatnya.000 lebih rumah sakit swasta dan 600 lebih rumah sakit pemerintah. = Belum ada Keppres atau peraturan tegas yang melarang guru menjual buku pelajaran di sekolah.000 orang. dan di Taman Penitipan Anak (0.05 persen). buku teks wajib yang disubsidi pemerintah setiap tahun dengan dana ratusan miliar menjadi mubazir alias tidak berguna. Padahal di Indonesia terdapat 1.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji baru sekitar 28 persen anak usia dini. Taman Kanak-Kanak (6.6 persen). = Karena tidak puas dengan penanganan rumah sakit di Indonesia. = Berdasarkan hasil penelitian Efektivitas Pendekatan Keluarga Dalam penanganan Anak Jalanan Balitbang Departemen Sosial RI.9 persen) terlayani di SD. Kelompok Bermain (0.4 juta. kegiatan seperti ini sudah berlangsung lama. hampir sama dengan gaji seorang supir busway di Jakarta yang Rp 2 juta per bulan. setiap tahun WNI menghabiskan biaya sekitar 600 juta dolar AS atau senilai Rp 5.4 triliun untuk berobat ke luar negeri. Raudhatul Athfal (1. lainnya (9.

yakni sebesar Rp 320 miliar. Penyebab lain. namun jumlah sekolah pertanian dari tahun ke tahun terus menurun. di tahun 2004 jumlahnya menurun hingga tinggal 116 sekolah.80 persen dari cakupan anggaran yang diperiksa (Rp 618 miliar). Hasil pemeriksaan BPK tahun anggaran 2004 terhadap lembaga atau departemen menyimpulkan.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Indonesia adalah negara yang banyak bertumpu pada bidang pertanian.67 juta dollar AS. = = = Indonesia memiliki sekitar 8. Akan tetapi. penyalahgunaan uang negara paling banyak terjadi di lembaga Kejaksaan Agung RI.000 jenis ikan hias air tawar dan laut atau 60 persen dari seluruh jenis ikan hias yang ada di dunia. yakni Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Pada tahun 1996 jumlah sekolah pertanian di seluruh Indonesia tercatat 200 sekolah. Jumlahnya mencapai 51. Salah satu penyebabnya adalah belum ditetapkannya prosedur standar operasional (Standard Operational Procedure/SOP) pelayanan kesehatan di rumah sakit. 70 persen dokter Indonesia tidak membuat medical record atau catatan medik perkembangan penyakit serta terapi yang pernah diberikan pada pasiennya. Dari hari ke hari jumlah kasus malpraktik kedokteran di Indonesia semakin meningkat. Menurut Bank Dunia. = Indonesia memiliki sumber daya hayati yang melimpah. tenaga medis tidak melengkapi pasiennya dengan medical record sehingga komunikasi dapat tetap terbangun antara dokter dan pasiennya. Namun. Indonesia hanya mampu menutup 6 persen dari seluruh perdagangan ikan hias dunia atau senilai 182.

Penyebabnya antara lain.169 kasus yang dilaporkan ke Lembaga Bantuan Hukum APIK. termasuk di dalamnya di daerah konflik bersenjata. Dari jumlah tersebut.163 kasus dan tahun 2003 ada 5.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji sebesar 16. Pada tahun 2004. Dari jumlah itu. Pada tahun 2002 angka itu meningkat menjadi 5. dan sisanya berlangsung di lingkungan korban. Indonesia masih terpuruk. Dalam bidang efisiensi bisnis.6 juta orang. peraturan yang berbelit. = Menurut Komnas Perempuan.934 kasus.7 persen dari kekayaan dunia. jumlah pengguna internetnya telah mencapai 34 persen dari total jumlah penduduknya yang berjumlah 25. = =  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Di bidang teknologi informasi. 54 persen terjadi di lingkungan komunitas. Indonesia terus mengalami penurunan. fisik dan seksual. Indonesia berada di peringkat 58 di antara 60 negara. pungutan liar di mana-mana. dan keamanan yang tidak kondusif. penetrasi penggunaan internet di Indonesia kurang dari 4 persen dibandingkan total jumlah penduduk. Bandingkan dengan Malasya. pengaduan paling banyak menyangkut kasus-kasus tekanan terhadap perempuan berkenaan dengan masalah ekonomi. Namun kekayaan tersebut belum memberikan kontribusi yang signifikan untuk ketahanan pangan. Dalam bidang penggunaan internet misalnya. tingginya pajak. Pada tahun 2001 terdapat 3. kekerasan berbasis gender yang menimpa perempuan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. psikis.

Jawa 4. Dari sekitar 5. Sulawesi 4.500 triliun atau sekira 150 miliar dolar AS. atau Taman Penitipan Anak. Seluas 16. setiap bayi yang baru lahir pun sudah memiliki beban utang sekira Rp 7 juta.000 unit lembaga pendidikan anak usia dini yang ada saat ini. Nusa Tenggara. tetapi memiliki dokter sebanyak 67 ribu orang. dikelola dan dibiayai oleh masyarakat sendiri. seperti Taman Kanak-Kanak. hutan produksi terbatas 3. terdiri atas hutan produksi seluas 7. Maluku. Untuk melayani penduduk yang jumlahnya 220 juta orang Indonesia hanya memiliki dokter sejumlah 45 ribu orang. Perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini terkesan rendah.3 juta ha. Dengan jumlah utang sebesar itu.3 juta ha. dan sisanya di luar kawasan hutan. = = = Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . dan Papua 7. baik utang pemerintah maupun swasta. Dari luasan tersebut. hampir seluruhnya disediakan. yakni kurang dari 300 unit. 22. Pemerintah hanya menyediakan sebagian kecilnya. serta hutan produksi yang dapat dikonversi 5. Kalimantan 14.6 juta ha merupakan kawasan hutan. Bina Keluarga Balita. luas kerusakan hutan dan lahan di seluruh Indonesia. Di Sumatera 16.7 juta ha. Berdasarkan data Badan Planologi Departemen Kehutanan.3 juta hektar (ha). Bandingkan dengan Kuba yang penduduknya hanya 12 juta. mencapai 46.8 juta ha.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Jumlah dokter di Indonesia masih kurang.2 juta ha. Kelompok Bermain.2 juta ha. Bali.6 juta ha. Utang luar negeri Indonesia kini sudah mendekati Rp 1.0 juta ha.8 juta ha di antaranya terletak di kawasan hutan produksi.

Ini belum termasuk kasus yang langsung dilaporkan pada polisi atau merupakan temuan kepolisian. sementara di Solo dilaporkan ada 15 kasus perdagangan anak untuk tujuan seksual komersial. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? = = =  . kasusBLBI. 140 ribu di antaranya meninggal dunia. Sebuah LSM di Batam menemukan 166 kasus perdagangan perempuan. kasus dana pinjaman Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.8 juta orang. Jika dihitung rata-ratanya.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji = Menurut data WHO. dan masih banyak lagi. pada tahun berikutnya jumlah yang tertular TBC adalah 5. Menurut data Rumah Sakit “Prof DR Sulianti Saroso”. dan setiap satu menit diperkirakan terjadi satu kasus kebutaan baru.6 juta jiwa atau 1. kasus perdagangan perempuan di Indonesia mengalami lonjakan sebanyak 880 persen.5 persen dari jumlah penduduk. kasus pipanisasi di Pulau Jawa. Contohnya. Dari 32 kasus pada tahun 2002 menjadi 283 kasus pada tahun 2003. kasus proyek Hutan Tanaman Industri di Sumatera Selatan. setiap tahun. proyek Technical Assitance Contract (TAC) antara Pertamina dan Perta Oil. angka kebutaan di Indonesia menduduki peringkat kedua dari 11 negara Asia. Seandainya 1 orang pasien bisa menularkan ke 10 orang. Masalah TBC masih menjadi problema serius di Indonesia. Ada sejumlah kasus korupsi di Kejaksaan Agung yang dihentikan penyelidikannya atau tersangkanya terkatungkatung terkatung-katung tanpa ada penyelesaian dan kejelasan. kasus pendistribusian minyak goreng. dari 583 ribu kasus TBC di Indonesia. hampir setiap hari ada 425 orang meninggal akibat TBC. Data terakhir menyebutkan. Jumlah penduduk Indonesia yang mengalami kebutaan kini berkisar 1. kasus Kanindotex.

3 miliar dollar AS Pertumbuhan ekonomi: 4.6 anak per wanita usia produktif M Jumlah kematian balita: 46 per seribu kelahiran hidup Angka harapan hidup: 66 tahun Jumlah kematian ibu: 307 per seratus ribu kelahiran hidup Jumlah perempuan yang “melek” huruf: 87 persen Angka partisipasi sekolah kelompok umur 7-12 tahun: 95 persen Angka partisipasi sekolah kelompok umur 13-15 tahun: 80 persen Cadangan devisa: 36.572 per dollar AS Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .4 persen dari seluruh penduduk Indonesia). Jumlah kematian bayi: 35 per seribu kelahiran hidup Jumlah kelahiran: 2.1 persen Nilai tukar rata-rata rupiah: Rp 8. Akankah akan ada perubahan dalam masa pemerintahan SBY-JK? Kita lihat saja nanti: • • • • • • • • • • • • Jumlah penduduk miskin: 37.3 juta orang (17.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji Data dan Angka Warisan Megawati egawati yang menjadi Presiden RI selama tiga tahun sejak 21 Juli 2001 dalam pidatonya di depan Sidang MPR (23 September 2004) mewariskan data dan angka berikut untuk SBY.

1 persen Pertumbuhan impor: 5 persen Nilai ekspor 61.6 miliar dollar AS Pendapatan per kapita : 1.Bagian Tiga Data dan Angka Sebagai Indikator Janji • • • • • • • Defisit APBN: 2.1 miliar dollar AS Nilai impor: 32.000 dollar AS  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .1 persen dari produk domestik bruto (PDB) Stok Utang Pemerintah: 69 persen dari produk domestik bruto (PDB) Pertumbuhan ekspor: 5.

Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Aru Sagala arusagala@yahoo.com Pengamat. Kasihan Dong…! Saya cuma berharap. kasihan dong dia. Gorontalo Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Untungnya. sungguh di luar dugaan. Tentu saja rakyat tak biasa berbuat apa-apa. komentar dan opini yang masuknya jumlahnya mencapai angka ribuan. SBY tidak jadi pemimpin yang otoriter nantinya. pemimping akan bersikap otoriter. Berikut adalah beberapa komentar dan opini pilihan yang saya anggap layak untuk dimuat di sini. Rakyat yang ditekan dan diperas. Di berbagai negara. Nanti setelah ada pemilu dan dia mencalonkan diri lagi. Hasilnya.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji ”Apa yang ada harapkan dari janji dan komitmen SBY-JK?” ini adalah pertanyaan yang saya lontarkan di berbagai mailing list internet maupun pertanyaan secara langsung. Tapi begitu terpilih. banyak pemimpin yang pada masa kampanye berjanji membela rakyat dengan mulut yang berbusabusa. dengan bantuan Studio KataKata (Pusat Informasi dan Data Bisnis). saya berhasil mendatanya secara detail. Di saat rakyat memaksa diri untuk berbuat apa-apa. ia akan kembali melontarkan janji-janjinya membela rakyat dengan mulut yang berbusa-busa. kebalikannya yang terjadi. Kalau mulut terus-terusan berbusa-busa.

Padahal. waktu dulu. Malaysia belajarnya dari indonesia ya. Heidy Prameswari Suharto heidy_suharto@yahoo. Soalnya. kalau ngobrol dengan teman-teman yang kuliah di luar negeri. Itulah sebabnya. Sekarang umur saya 21 tahun. Amerika. sering baca semua janjijanjimu. Singapura. Mereka lebih bangga dengan pendidikan di Malaysia. Terus terang. saya pesimis akan ada pemimpin yang benar-benar perduli soal pendidikan.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Sepotong Surat Pak SBY-JK. saya sering dengar. hanya satu. Tolonglah pendidikan benar-benar diperdulikan seperti janji-janjimu. Saya cuma SMA. Malu loh Pak. Saya bekerja sebagai reporter infotainment (Pak SBY pernah nonton infotainment ga sih?).com Bukan Cuma Retorika Moga-moga tekad SBY soal perubahan bukan cuma retorika doang. terpaksa saya berhenti dan kemudian bekerja. Harapan saya dari janji-janji Pak SBY-JK. biasa dipanggil Memez. Saya adalah salah satu orang yang tidak bisa menikmati pendidikan sampai selesai. Syarat standar pekerjaan adalah memiliki ijazah S1. jadi saya hanya bekerja sesuai dengan kemampuan minimal saat ini. Pak? Sekian saja harapan saya. Harus ada bukti kongkrit. waktu pemilu kemarin saya golput. dan lain-lain. saya sempat kuliah tapi karena ketidakadaan biaya. Semoga bapak berkenan membacanya. Rakyat yang sudah mendukungnya Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Saya belum lulus kuliah. saya menulis surat ini. Nama saya Heidy Prameswari Suharto.

Sebab. Gunakan sumber daya yang ada.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji ingin bukti. Jika tidak bisa mengoptimalkannya dalam lima tahun pertama. dapat mengatasi pengangguran dengan cepat dan tepat. Berputar-putar di udara dan kemudian terhempas di suatu tempat yang entah di mana. Kurnia Bintang kurniabintang@yahoo. kemanusiaan. biasanya akan dengan mudah tertiup angin. aku cuma berharap. bukan sekedar janji. Jangan sampai rakyat dibegitukan deh. Demi pemerintahan yang sehat. pemerintah yang baru hasil demokrasi yang jujur dan adil ini. jangan terlalu berharap pada negara lain. Kita mempuyai SDM dan SDA yang melimpah ruah. Tapi masih ada setitik harapan: semoga semakin tinggi penghargaan dan komitmen seluruh bangsa atas nilai-nilai dasar ketuhanan. Pada akhirnya. Janji-janji yang tidak didukung dengan perencanaan yang konkrit. persatuaan dan kesatuan. maka akan sangat disayangkan. Resweet Kurniawan resweet@linuxmail. kepercayaan yang telah kami (rakyat) berikan besar sekali.com Makassar Tak Banyak Berharap Tak banyak harapan saya dari janji-janji SBY-JK. kami percayakan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .org Demi Kepercayaan Menyimak janji-janji Pak SBY-JK. rakyat yang kecewa. Perlu adanya pemaparan perencanaan yang detil dan jelas. kebenaran dan keadilan.

Th.uk Pekerja web design dan multimedia Denpasar Bidang Keamanan Saya banyak berharap janji-janji di bidang keamanan. Jadi. Juta july_910000@yahoo. Pak SBY-JK. Yakub Sulistyo. sebagai lulusan di bidang hukum dan kini bekerja sebagai legal officer di salah satu perbankan. Setelah diterima.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji kepadamu wahai presiden dan segenap wakil rakyat. agar pembakaran dan pengrusakan rumah ibadah tidak terjadi lagi. menaruh harapan serius atas janji-janji di bidang hukum. jangan mengecewakan rakyat yang telah memilih. Saya. Berjuang dengan berlandaskan hati nurani. mohon hendaknya diperhatikan soal penerimaan PNS. Di situ sering terjadi sogok menyogok.net. Jangan karena melaporkan kehilangan kambing. Konflik bisa dan akan terus terjadi jika tak ada Undang-undang atau Keppres yang mengatur hal ini secara tegas.co. kita malah kehilangan sapi. Selain itu. MA yakub@indo. si Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . S. Saya tunggu janjijanjimu. Ambarawa Kami Mencatat Saya menaruh harapan kepada Bapak SBY-JK. Jangan sampai kita mencari keadilan tetapi yang kita dapat malah ketidakadilan.id Pendeta. Kami mencatat janji-janjimu.

com Pegawai Swasta.id Tidak Mungkin Untuk memberantas korupsi. Reynhard Parulian traja661973@yahoo. Itu saja. Leo Leo@dprin. Jangan dulu berkeliling dunia untuk menghamburhamburkan uang rakyat.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji pegawai akan melakukan korupsi untuk mengganti uang sogokan yang telah ia berikan. Turunkan harga sembako agar rakyat kecil bisa hidup dengan penuh gizi. saya berharap SBY-JK berhati-hati dengan muka-muka manis yang berada di sekelilingnya. sesudah itu pahitlah yang kita dapat. korupsi akan tetap ada. rasanya tidak mungkin. Di negera-negara lain. Sekuat apapun upaya yang mereka lakukan. Perhatikan rakyat kecil.go. Segala macam bentuk korupsi harus ditumpas. Jakarta Manis Waktu Kampanye. Dalam upaya memberantas eh meminimalisasi korupsi. Kelompok lingkaran dalam (inner circle) ini sering Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . seperti janji SBY-JK. hal ini pun berlaku. Pahitlah Sesudahnya Janji-janji harus ditepati. Usahakan mengurangi hutang-hutang negara sehingga rakyat tidak menderita menanggung beban hutanghutang itu. Jangan hanya manis waktu berkampanye saja. Buktikan terlaksananya pendidikan berbiaya murah. Yang mungkin adalah meminimalisasi seminim mungkin terjadinya korupsi.

Dan tersangka paling-paling dijerat hukuman maksimum lima tahun penjara. Eunike Tina Astuti tina@beringin.com Bekasi Realisasi Janji Ada dua hal realisasi dari janji-janji Pak SBY yang akan selalu saya tunggu: Pertama.. Saya berpikir.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji saya lihat dalam tayangan-tayangan televisi selalu berada di sekitar SBY-JK dalam berbagai acara. saya sedih sekali jika melihat berita-berita di TV seputar dunia kriminal. Semakin hari semakin banyak kejahatan khususnya pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak dibawah umur. Saya berharap.id Salatiga  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . mengenai kasus bom yang sedang melanda Indonesia. Apakah itu adil ? Setelah diperkosa lalu dibunuh secara sadis?Apakah hukum di Indonesia hanya sebatas itu ? Kedua. Orang akan berpikir dua kali untuk melakukan tindak kejahatan apabila ada hukum yang tegas. salah satu presiden kita terjungkal gara-gara adanya lingkaran dalam seperti itu.co.. Jika tak hati-hati. mereka bisa jadi penghambat terwujudnya janji-janji SBY-JK kepada rakyat.enak sekali... Pengalamana sudah membuktikan. setelah keluar pasti mereka akan melakukan hal serupa.di beritakan di televisi. di masa kepemimpinan Pak SBY hukum akan benar-benar ditegaskan sehingga akan mengurangi berbagai tindak kejahatan. Waspadalah! Noval Alamrie novalalamrie@yahoo. tersangka Bom Marriot hanya dihukum tga sampai 10 Tahun.

Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Penegakan Hukum dan Penyakit Kronis Dari janji-janji SBY-JK. semua pasti tahu bahwa KKN adalah salah satu penyakit kronis di republik tercinta ini. saya melihat diskriminasi yang identik dengan minoritas. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .co. Bidang ketenagakerjaan pun perlahan tapi pasti akan bisa teratasi.id Karyawan di Semarang Kehidupan Beragama Saya menunggu janji SBY-JK untuk menghapus kebijakan yang bersifat diskriminasi. Jarot Mulyawan jarot@danwood. khususnya di bidang kehidupan beragama. Padahal. bahwa agama adalah hak setiap manusia. berbagai hal akan menjadi baik. Yang penting. sudah selayaknya dibasmi. mentalitas dan moralitas aparat penegak hukum harus diluruskan dulu. Tanggung jawab pemerintalah untuk menciptakan kondisi yang tidak memihak. saya hanya berharap: penegakan hukum bisa segera direalisasikan. Jadi. Aparat negara tidak bisa lagi seenaknya menyelewengkan kekuasaannya dalam mejalankan wewenangnya. Kalangan bisnis akan mempunyai keyakinan lebih dalam berinvestasi. Sudah tidak terhitung lagi kerugian yang diakibatkannya. ternyata masih menjadi satu bagian yang tidak bisa dilepas oleh masyarakat Indonesia. hak setiap individu. Mengenai korupsi. Semoga dengan penghapusan hal-hal yang berbau diskriminasi. Apakah janji ini juga menyangkut penghapusan diskriminasi dalam kehidupan beragama? Soalnya. Jika itu terwujud. Jangan bersandar pada materialitas. kita bisa hidup rukun dan damai walaupun berbeda agama.

.. nonpartisan (di luar orang partai). Surabaya Supremasi Hukum Tak perlu terlalu banyak berharap dari janji-janji. taat beragama. berani. Pilih orang-orang yang track recordnya bagus. Sekitar 36 tahun silam Soeharto berjanji akan memberangus korupsi yang disisakan rezim Soekarno.Allah telah menghukum kita.. tidak mementingkan dunia (bisa dilihat dari kehidupan sehari-harinya termasuk harta yang dimiliki). Kalau hukum sudah tegak. Pertama-tama.. Penuntasan korupsi lemah karena hukum yang tidak berjalan.. Bandung Dulu Juga Begitu Saya jadi ingat jaman dulu.bahkan di Departemen Agama? Maka wajar jika kita mengalami krisis yang berkepanjangan. dsb. Sunaryadi Sunaryadi@conocophillips. pendidikan.Begitu pula dengan ekonomi... tegakkan terlebih dahulu supremasi hukum di Indonesia.. Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung termasuk juga di kepolisian. di lingkungan peradilan. baru kita bicara yang lain.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Sebagai pemimpin...com Karyawan.Berapa banyak dana bantuan yang bocor... tugas merekalah untuk memberi teladan kepada masyarakat Indonesia. Yang penting. karena kita tidak berani menindak orang yang salah.com Sekretaris. Ririn Teguh Setyowati ritesnts@yahoo.. kesehatan. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

khususnya yang terpaksa berfungsi Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . kehilangan harta benda untuk modal usaha.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Kita pun menunggu penuh harap. Semua itu dapat menghambat hubungan psikososialnya yang dapat berakibat ketidakmampuan mengasuh anak-anaknya dengan baik. Sesuai janji. Maluku dan Papua. kami mengharap agar dalam 100 hari pertama pemerintahan SBY-JK ada kebijakan dan program pemulihan trauma pasca konflik. Kini SBY-JK naik ke tampuk kekuasaan. hendaklah harapan yang tersisa 36 tahun silam itu diwujudkan. Tidak jarang para isteri kehilangan suami dan kemudian menjadi orang tua tunggal dalam kondisi yang tidak siap. Andai saja masa jabatan ketiga presiden itu sepanjang masa jabatan Soeharto pula. Yang terjadi kemudian adalah korupsi menjadi lebih ‘aman’ dilakukan sepanjang kekuasaan Soeharto. termasuk pemberdayaan perempuan serta dukungan permodalan tanpa agunan. Poso. Eko Yanche Edrie ekoyanche@yahoo. Tiga presiden sesudahnya juga menjanjikan hal yang sama. Sehingga 36 tahun berikutnya. Maluku Utara. Kekurangan pendidikan dan keterampilan. Kalimantan Barat. entah apa yang akan terjadi. Sehingga ibu-ibu. Khususnya bagi perempuan dan anak. Di Aceh. tak perlu ada anak cucu yang menulis seperti saya ini.sg Padang Perempuan dan Anak Perempuan dan anak-anak adalah korban yang paling menderita karena adanya konflik yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.com. dan menderita trauma pasca konflik.

SBY-JK harus berani memberikan contoh tentang penerapan pola hidup sederhana dan kehidupan yang bersih dari KKN. sehingga semua anggota kabinetnya akan mengikuti langkah mereka.co.id Pegawai. dengan menjalankan semua perintah dan laranganNya. Camil firman_camil@singgar-mulia. SBY-JK harus berani memberi contoh kepada kita rakyat Indonesia. ada tiga aturan yang saya harap bisa dilakukan oleh SBY-JK. Ketiga. pertama. tetapi tetap menjadi anak Indonesia yang cerdas dan ceria. mampu bekerja dan berusaha untuk kehidupan keluarganya. Saya sangat berharap pemerintah akan benar-benar dapat 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Kedua.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji sebagai orang tua tunggal. Jakarta Sedikit Masukan Saya ada sedikit masukkan sehubungan dengan janji-janji SBY-JK. Kepada anak-anak di daerah konflik mohon diberikan pendidikan khusus tanpa biaya sehingga mereka tidak menjadi ‘lost generation’. SBYJK harus takut kepada Allah SWT.com Depok Tiga Aturan Demi terwujudnya janji-janji perubahan. Parjoko Midjan parjoko_m@yahoo. Firman Z. bahkan kalau perlu anak presiden pun jika bersalah harus dihukum. siap sebagai generasi penerus bangsa. Yakni. tentang bagaimana hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

com. Modal itu sendiri bukan hanya berupa uang ataupun barang. Semoga saja suatu saat nanti. tetapi bisa berupa pendidikan keterampilan ataupun tempat usaha. tetapi juga di seluruh kota lain di Indonesia. Saya juga berharap agar pemerintah menggunakan uang pajak dengan bijaksana sehingga Indonesia menjadi lebih maju dan masyarakatnya tidak lagi segan membayar pajak. Mungkin bisa dengan cara penyediaan lapangan kerja yang seluas-luasnya atau dengan pemberian modal untuk berwirausaha. maka para pedagang tersebut harus terus dibimbing hingga akhirnya ia mampu mengembangkan usahanya dan tidak berketergantungan pada pemerintah lagi. Semoga negara ini suatu saat nanti dapat melaksanakan amanat UUD ‘45 dan memiliki pemerintahan yang sungguh-sungguh bekerja untuk melayani dan melindungi masyarakatnya. terutama masyarakat golongan menengah ke bawah.com Jakarta Lebih Merata Ada janji berarti ada harapan. harus ada pengembangannya. sehingga mereka bisa terlepas dari ketergantungan orang lain. Tidak hanya di Jakarta saja. Jakarta Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .sg Programmer.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji membantu perekonomian masyarakat secara merata. misalkan jika pemerintah memberikan modal berdagang. Dan sebaiknya pemberian modal ini tidak hanya diberikan begitu saja. ketika saya berangkat di pagi hari ataupun pulang di malam hari tidak ada lagi anak-anak dijalanan yang mengamen dan meminta-meminta untuk mencari makan dan untuk membayar sekolah mereka sendiri. Hary hary_jkt@yahoo. Andre Prasetya saikyo_kun@yahoo. Saya hanya berharap agar pembangunan bisa lebih merata.

presiden. Abdi sae24x@yahoo. semua itu akan menyebabkan kaum cerdik pandai kita malas untuk sungguh-sungguh menulis sesuai bidang ilmunya untuk dijadikan sebuah buku. Malangnya.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Kalau bisa.com Karyawan Perusahaan Penerbitan Jakarta Harus Independen Tak ada lagi yang kami inginkan selain terjadinya perubahan. Dalam setiap kebijakan dan keputusan. Apa untungnya. ketua MPR. “conflict of interest” yang selama ini menjadi cikal bakal lahirnya KKN dapat dihindari.yang ada hubungannya dengan partai atau golongan. wakil presiden. dan lain-lain-.haruslah independen dan senantiasa profesional. karena hal itu akan menambah mahal biaya produksi dan ujung-ujungnya harga buku menjadi lebih mahal lagi. Sementara itu. saya menyarankan. anggota kabinet. orang seenaknya berjanji. dialah yang merubah. saya berharap pemerintahan mereka juga memperhatikan masalah perbukuan. Jangan sampai. topi. Semuanya -. karena penerbit harus memberikan diskon yang besar ke toko buku. biarlah rakyat yang menanggung untung.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Masalah Perbukuan Guna terwujudnya janji-janji SBY-JK. Untuk itu. pakaian dalam -atau apapun yang bisa dilepaskan -. Dengan begitu. kami rakyat kecil yang menderita. penerbit kesulitan untuk memberikan royalti yang pantas untuk pengarang. apa ruginya. Siapa yang berjanji. selalu (3X) pikirkanlah akibatnya dari kacamata rakyat kecil. wakil ketua MPR. celana. cincin. Saeno M. Buku mahal karena harga kertas mahal. lepaskan baju.

Sudah lima tahun deh predikat itu saya emban.co. Jangan sampai yang terjadi justru sebaliknya seperti yang selama ini kami alami. saya sama sekali tidak berbakat di situ. supremasi hukum tidak pandang bulu. saya memang sudah menganggur. Jauh sebelum cahaya kehidupan (yang masih berupa janji-janji itu) datang. Padahal umur saya sudah hampir 30 tahun. Sebagai sales. saya hanya ditempatkan sebagai sales.id Jakarta Tidak Muluk Saya tidak muluk-muluk mengharapkan janji yang mulukmuluk.net Programmer. dan damai. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . tapi setiap diterima bekerja. Indonesia bebas dari KKN. Karawang Sedang Terpekur Saya adalah seorang pengangguran yang kini sedang terpekur menanti bukti dari janji-janji. Padahal. tapi apa mau dikata. tak ada harapan yang muluk-muluk! Trisna Mukti Andri precon@telkom. aman. RozalMaas Rozal. Saya cuma berharap perekonomian kita bisa normal lagi sehingga pengangguran menjadi berkurang dan kejahatan menurun. berbagai cara sudah saya lakoni. Capek memang. maka saya harus mencari pelanggan. agar nasib rakyat kecil seperti saya dan yang lainnya bisa menjadi makmur. Hanya itu.Maas@petrochina.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji dan pejabatlah yang menanggung ruginya. tenang. Dan ini dia. keamanan terkendali. Berbagai jurus lamaran sudah saya keluarkan.

Pak SBY-JK. Ibarat anjing pengawas. Sebenarnya. janji-janji untuk menuntaskan masalah pengangguran dan membuka lapangan kerja baru. bagi 40 juta rakyat Indonesia yang sama statusnya seperti saya. Idris Azmi jogloku@yahoo. Romi Irwanto tom_irawan@yahoo. pers juga adalah makhluk yang setia. Alangkah bijaknya jika anggaran sebanyak itu diberikan saja kepada kaum pengangguran seperti saya untuk dijadikan modal memulai sebuah usaha mandiri. ya saya kembali lagi jadi pengangguran. Untuk rapat MPR-DPR saja bisa habis bermilyar-milyar rupiah..com Mahasiswa dan aktivis kampus Semarang  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .setia pada kebenaran. pers akan mengawasi jalannya pemerintahan. Tapi apa mau dikata. M.com Kebebasan Pers Terima kasih untuk janji kebebebasan pers. Dan sebagaimana lazimnya anjing.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji banyak orang tak tahu susahnya mencari pelanggan sama susahnya dengan mencari pekerjaan itu sendiri. Terus-terusan jadi pengangguran deh. saya menaruh harapan banyak pada era presiden-presiden sebelumnya.. Akibatnya. merupakan cahaya bagi saya. uang negara yang bertrilyun2 rupiah hanya habis untuk membiayai berbagai perseteruan antarsaudara kita sendiri. pers akan menggonggong jika ada kebijakan yang menyimpang dari janji dan komitmen. Belum lagi untuk biaya berbagai kunjungan kerja yang kita sendiri tak tahu untuk apa dan apa hasilnya. Kami tunggu.

Apapun yang mereka pelajari di sekolah. pencatatan dan pengumpulan data yang akurat dan cepat. terkesan hanya untuk tujuan nilai ujian saja. sehingga untuk keahlian dan pengetahuan umum pun mereka tidak berusaha untuk mencari tahu atau belajar sendiri. jika orang tersebut memang mampu. yang memang lebih mengutamakan pengalaman praktis daripada penghapalan dalil. Sesudah beberapa saat bekerja. maka ia akan masuk ke tingkat yang lebih tinggi. cukup Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . jawaban yang diberikan terkesan sangat pasrah dan pasif. Saya bukanlah pemerhati masalah pendidikan. Jika diwawancara. “Saya tidak berpengalaman. Analisa data bahkan tidak membutuhkan ketrampilan canggih dengan komputer. kali. Seringkali saya menemui kondisi di mana calon karyawan sama sekali tidak mengetahui tuntutan dunia kerja. berhitung sederhana (tambah. baik SMU. bagi dan persentase). Padahal dunia kerja/usaha lebih membutuhkan orang untuk mengerjakan pekerjaan rutin dasar semacam peng-arsip-an yang efisien (baik secara manual maupun komputerisasi). namun saya berpengalaman dalam proses seleksi penerimaan dan evaluasi karyawan. Kalimat klise yang paling sering diucapkan adalah. menulis memo/instruksi dengan bahasa sesederhana dan sesingkat mungkin. maupun universitas. yang membutuhkan ketrampilan analisa data dan pengambilan keputusan untuk memecahkan masalah. akademi. Saya merasa dari tahun ke tahun belum ada peningkatan mutu secara nyata lulusan sekolah Indonesia. kurang.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Mutu Pendidikan Mencermati janji-janji SBY-JK mengenai mutu pendidikan. tapi saya bersedia belajar. kontrol monitor jadwal. dll.” Cukup banyak lulusan baru berpikiran bahwa bekerja/ berusaha di dunia nyata membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang sangat khusus. saya ingin menceritakan pengalaman saya.

sehingga kami yang dipimpin juga dapat keluar dari kesesakan hidup yang semakin membelit. seperti kami rakyat kecil yang sering terkaget-kaget oleh perilaku para politikus.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji mengerti arti angka-angka terhadap kinerja bagiannya. Yang sungguh saya tidak mengerti untuk ketrampilan semacam ini kenapa tidak pernah mereka dapatkan dari masa sekolah yang bertahun-tahun itu? Apa sebenarnya yang dititik-beratkan di dalam pembelajaran di sekolah? Tidak adakah tuntunan dari para guru agar siswa mampu belajar sendiri? Bukankah seharusnya pembelajaran yang baik menunjukkan jalan bagaimana seseorang bisa menimba ilmu/ketrampilan dari berbagai sumber? Sungguh saya tidak mengerti. demi adil dan meratanya apa yang bapak putuskan. Setiap waktu mohon kiranya Bapak membawa neraca atau timbangan. Bapak tidak sakit dan kaget-kagetan. Rajin berdoa ya Pak. sehingga dalam memimpin bangsa yang sakit ini.com Manager di sebuah perusahaan Tidak Sakit Pak SBY-JK yang suka berjanji. Saya tidak ingin mendengar janji yang mulukmuluk sebelum ketrampilan dasar lulusan sekolah kita (menghitung. menulis. menyampaikan pikiran secara lisan) belum juga bisa dibenahi. jangan kompromi Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Karsa Nugraha karsa_nugraha@yahoo. agar bapak tidak tersesat atau menyesatkan diri. sehingga dalam memutuskan sesuatu dapat menimbang untung ruginya bagi bangsa ini. Kami rakyat kecil mengharapkan agar Bapak sehat lahir dan bathin.

jadi Bapak-lah yang berhak memutuskan siapa dan apapun yang harus dilakukan untuk bangsa ini. Tapi saya tetap berharap. juga kapal dan peralatan yang memadai untuk lautan kita yang begitu luas. Jangan gentar oleh ancaman dan bujuk rayu para politikus dan pengusaha yang meminta jatah. didiklah personil agar benar-benar terampil dalam bidangnya (bukan terampil dalam bidang-bidang yang tak diridhoi Tuhan).Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji dengan membagi-bagikan kekuasaan yang kami berikan hanya untuk Bapak berdua. hijaukan gunung dan bukit. Stop ekspor hasil hutan (khususnya dalam bentuk kayu gelondongan atau barang mentah). Jadikan alam kita pusat konservasi dunia. bapak SBY-JK bisa menyediakan anggaran untuk menjaga lautan kita agar terhindar dari pencurian ikan dan hasil laut oleh nelayan asing. Hal lain. termasuk industri rumahan/kerajinan tangan (bukan industri yang mengotori alam). Dan jangan lupa. soal kelautan belum cukup terjanjikan.com Bumi Serpong Damai Belum Cukup Terjanjikan Rasanya. Kita “tukar” oksigen Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . kembangkan industri pertanian. Eksploitasi hutan hendaknya dengan mempertimbangan kelestarian lingkungan. Targetkan bahwa ekspor kita di masa depan hanya dari hasil laut dan pertanian serta industri. Kelola hutan dengan baik. Beli pesawat untuk melakukan pengintaian. berdayakan petani (bukan petani berdasi) sambil mengembangkan koperasi. menitipkan masa depan anak cucu kami hanya ke tangan Bapak. Rudy Ismail rudyismail@yahoo. Ingatlah.

kami yang mayoritas selalu mendapat bagian yang lebih kecil. Teramat banyak anak jalanan. seandainya tak ada diskriminasi. budayakan hidup sederhana. betapa indahnya hidup ini. saling tolong-menolong tanpa melihat status.Salam Asalam@exspan. bahkan teramat memedihkan. suku. pilih pejabat yang berintegritas tinggi (highest integrity). dan sebagainya yang berasal dari golongan kami yang masyoritas. kami yang mayoritas kebanyakan berada pada level ekonomi kelas menengah ke bawah.. Begitupun masalah fasilitas dan penghargaan. agama. kuli. saling menyayangi. hanya ini yang bisa saya sarankan:  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? ..id Depok Saling Menyayangi Janji-janji SBY-JK soal diskriminasi pembelaannya terasa lebih menyentuh ke kalangan minoritas. buruh tani.co.. Saling menghargai.duh betapa indahnya! l.p’[ Hanya Ini Guna membantu SBY-JK membuktikan janji-janjinya. Di tempat kerja saya misalnya. Di atas itu semua. gaji kami yang mayoritas lebih kecil daripada yang minoritas. jadilah panutan dan contoh bagi bawahan dan rakyat banyak. Padahal. Dalam kehidupan sehari-hari. A. Padahal kami yang mayoritas pun sering mengalami hal yang sama.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji dengan komoditi yang berguna (bukan barang mewah).

Bidang hukum: tegakkan hukum setegak-tegaknya. Fuad El Khair jagoanlontonk@yahoo. Bidang sosial: buka lapangan kerja seluas-luasnya. Jakarta Harapan Besar Saya adalah salah satu dari 60 persen masyarakat Indonesia yang menaruh harapan besar pada janji-janji SBY-JK. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . hal itu hanya diberlakukan bagi kaum yang mampu. dan lainnya diwajibkan untuk mengikuti uji kelayakan. Pendidikan harus murah. dan disiplin pada saat di jalan raya. Bidang transportasi: Kurangi kendaraan umum. baik dari segi keamanan kendaraan. taksi. Bangsa takkan maju jiku hukumnya tidak ditegakkan secara benar dan arif. jika pun mahal. beri ganjaran yang setimpal. Untuk maling-maling alias koruptor. ijin mengemudi para supirnya. kontrak untuk pekerja diberikan bagi WNA. metromini. Kesejahteraan para guru harus juga harus diperhatikan mengingat jasa-jasa dan pengabdian mereka yang tidak kecil.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Bidang pendidikan: utamakan kaum yang tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan gratis. Angkot. Hilangkan sistem kontrak bagi WNI. hukuman mati pun pantas dijalankan seperti halnya hukuman mati untuk para pengedar narkoba. Jika memang terbukti korupsi dan sangat merugikan rakyat. Saya berharap.com Wiraswasta. Semoga SBY-JK dapat menjalankan pemerintahannya sesuai dengan aspirasi Rakyat Indonesia yang telah jatuh lunglai selama ini. kopaja. terutama untuk wilayah Jabotabek.

Buatlah Indonesia berlandaskan hukum dengan masyarakatnya yang mematuhi hukum. Saya sangat menaruh harapan agar roda pemerintahan berjalan dengan benar. Jangan cuma janji lagi. kami mohon bukti. Ajak masyarakat untuk menghargai dan memakai produk dalam negeri sendiri. bukan janji. tidak ada lagi kolusi.id Banten 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . tidak ada nepotisme. Yogyakarta Ingin Bukti Wahai pencetus janji! Kami ingin bukti. Syafril Nusyirwan msnusyirwan@yahoo. bangkitkanlah nasionalisme bangsa. Jangan ada lagi keberpihakan penguasa secara tidak adil. Jadikanlah kesejahteraan yang adil dan merata sebagai nuansa keseimbangan sehari-hari.com Konsultan Manajemen. Kalau ternyata semua itu tidak terjadi. Buatlah landasan yang kuat bagi Indonesia secara ekonomi dan militer. dan tidak ada lagi korupsi. bangsa yang tidak beretika. baik hukum negara maupun hukum agama yang dianutnya.co. Buatlah rakyat bersatu padu menghadapi penjajahan. Jangan lupa. Hapus kemiskinan dan ciptakanlah masyarakat yang berkecukupan dan berpendidikan. Joko Lelono joko@sulfindo. apapun bentuknya. Sungguh saya tidak ingin mendengar dan melihat yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Indonesia benar-benar bisa bangkit dari keterpurukan. yaaaa ternyata pak SBY kagak ada bedanya dengan presiden-presiden RI terdahulu. Ciptakanlah lapangan kerja baru dengan mengembangkan industri kecil rakyat untuk mendukung tersedianya lapangan kerja. Saya tidak ingin bangsa Indonesia dicap oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang tidak berbudaya.

kesetiakawanan. dan hak asasi. Kini. Rakyat kecil seperti kami ini bisa bertahan hidup salah satunya adalah berkat ‘hope’ tersebut. penguasalah yang paling rajin meranggas harapan-harapan itu kian jauh dari kenyataan. Diikuti pencabutanpencabutan hak politik. mandiri dan bertanggung jawab. tenggang rasa. Sebab pendidikan yang layak itu hak semua anak dari kelas. SBY-JK bisa memperhatikan hak anak. Beri mereka pendidikan iman dan budi pekerti sebagai landasan moral dan etika bangsa. terutama bagi kaum berkekurangan. SBY-JK benar-benar bisa membuktikan janji-janjinya. hak untuk mendapat perhatian sebagai penerus cita-cita bangsa dan sebagai pewaris kekayaan sekaligus berlimpahnya hutang negeri ini. Yang penting bagi saya.co. Beri mereka pendidikan berkualitas yang terjangkau. Harapan dan sekali lagi harapan. hak sosial. strata dan golongan apapun. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . sekalipun setelahnya berkali-kali pula harapan-harapan itu teranggas. berpandangan luas. hak ekonomi.id Karyawan Jakarta Korban Tragedi Harapan saya. saatnya untuk mengajari mereka bekerja keras. Haryono rubby_harijono@bca. menghargai kebersamaan. Kini sudah waktunya hak mereka dipenuhi. R.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Hak Anak Saya tidak memperdulikan janji-janji atau komitmen apapun. Dalam hal ini. hak budaya. Banyak sekali harapan yang kami pelihara dalam sanubari kami.

Bukankah suara hati tak pernah salah? Sebab di dalamnya bersemayamlah Ia. Pasti.net Seorang penulis dan ibu dua anak Memberikan Contoh Apalah artinya janji. Tanpa pengadilan. Rida Fitria bunsyke@telkom. mengabulkan harapan mereka. yang pasti mereka menolak untuk ditarik dalam permainan hujat-menghujat itu sebab mereka tak percaya ‘ Soekarno Jahat ‘ dan begitu saja buntut dari penolakan tersebut hak sebagai Warga Indonesia pun dicabut. puluhan tahun mereka begitu merindukan pulang ke tanah air sampai sekian dari mereka meninggalpun masih juga harus membawa kerinduan itu sampai ke kuburnya. Ia pemilik hati. Saya percaya itu. Bayangkanlah. Berilah kebahagiaan di usia senja mereka. Betapa menyakitkan. tetapi dirinya sendiri jauh dari perubahan. Tetapi saya tetap berharap agar mereka yang duduk di pemerintahan memberikan contoh serta teladan kepada rakyat. Sejak awal mereka diperlakukan sungguh tak adil. setiap hati dari penghuni jagad semesta ini. ribuan korban Tragedi ‘65 yang pada hari ini telah beranjak sepuh dan terserak di luar negeri masih juga terhalang pulang. Sangat tidak mendidik jika mereka mengharapkan banyak perubahan. Ia kebenaran itu sendiri. sebagian orang dari mereka yang kebetulan sedang di luar negeri karena sebuah keperluan ini tiba-tiba mendapat surat dari Jakarta yang sudah dalam kendali Orde Baru supaya menghujat Soekarno. Allah SWT pastilah menyayangi Anda. mendengarkan hati sendiri untuk memutuskan sesuatu kok tidak boleh. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Sebagian besar dari mereka tak tahu-menahu konspirasi apa yang sedang dimainkan penguasa. DICABUT.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Lihatlah.

net. saya selalu merindukan momen di mana bulu kuduk saya berdiri diiringi linangan air mata kebahagiaan tatkala senandung lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dengan gegap gempita di arena olah raga dunia.id Tangerang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Jombang. Jawa Timur Butuh Perubahan Buktikan janji-janji! Tingkatkan mutu pendidikan. Harapan saya. dll. perhatikan abdi negara. kurangi naik mobil mewah. Buktikan! A Felly Pasla fels97@yahoo. perkecil perbedaan antara si kaya dan si miskin. perhatikan rakyat kecil. Minahasa Merasa Bangga Pak SBY dan JK yang saya kagumi.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Alangkah baik dan indahnya jika semua itu dimulai dari bapak SBYJK sendiri. tindaklanjuti kasus-kasus korupsi. hakim. bangkitkanlah kembali prestasi olah raga bangsa Indonesia demi menyehatkan jasmani. Iswahyudi yudie_matta@yahoo. polisi. Samuel Rismana Sugandi mu4ever@indo. Saat-saat seperti itulah yang bisa membuat saya merasa bangga sekali sebagai bangsa Indonesia. rohani dan mental bangsa Indonesia dari keterpurukan berkepanjangan. tambah gaji guru.com Mahasiswa.com Amurang. Kita memang butuh perubahan.

Saya lebih yakin bila kata “sononya” diganti dengan “usia dini”. perhatikanlah masalah pendidikan terutama pendidikan di usia dini. pada saatnya nanti mereka akan mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional. Tangerang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .net Karyawan. Jakarta Kepercayaan Rakyat Kami menunggu janji-janji SBY-JK.or. bakat kejahatan seseorang bukan dibentuk sebelum mereka dilahirkan. Hal lain yang saya anggap perlu juga dibina sejak usia dini. di usia dini inilah segala problema negeri ini biasanya bermula. Hanya dengan begitu kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan baru bisa ditumbuhkan. ds_eny@telkom. Basmilah para koruptor. adalah olahraga. Berilah kesempatan kepada anak-anak yang tidak mampu untuk mendapat pembinaan olahraga sejak usia dini. Eny Dwi S. Saya tak yakin bahwa seseorang “sudah berbakat koruptor dari sononya” atau “sudah berbakat jahat dari sononya”. Dian Anggraeni dian@icma. Niscaya. Pada usia dini inilah watak dan kepribadian orang dibentuk secara awal. Sebab.id Sekertaris.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Usia Dini Saya hanya ingin berpesan. Artinya. melainkan sejak usia dini.

langkah penting yang tidak boleh dilupakan adalah merubah persepsi gaya hidup. keinginan untuk tinggal di perumahan elit Pondok Indah daripada di perumahan kumuh di Jakarta Utara. Suharjono Suharjono2000@yahoo. Memang belum ada survei tentang ini. dan sebagainya. tapi karena gaya hidup ia ingin memiliki yang lebih. Tapi coba simaklah kata-kata calon presiden yang di berbagai media: “Saya Pembela Rakyat”. Semuanya sudah dimiliki. Dan itu harus dimulai dari dirinya agar bisa diteladani oleh yang lain. “ralyat”. Saya berharap SBY-JK tidak begitu.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Paling Banyak Kata apa yang paling banyak disebut-sebut calon presiden dalam pemilu dan paling banyak dilupakan setelah pemilu? Jawabannya.com Pengusaha. “Saya Akan Berada di Pihak Rakyat”. Singapura Gaya Hidup Apa yang membuat orang melakukan korupsi? Pastilah bukan karena ketiadaan keuangan seperti yang banyak dialami oleh masyarakat kebanyakan. Lalu tunggu satu tahun setelah ia memerintah kemudian hitung berapa banyak kata rakyat yang ia gunakan dalam pidato-pidatonya. keinginan untuk berlibur ke luar negeri daripada liburan di dalam negeri. keinginan untuk menggunakan mobil mewah daripada mobil kijang biasa. Jadi. Misalnya. Penyebab yang paling pasti adalah karena gaya hidup: keinginan untuk hidup berlebihan. Beranikah SBY menggunakan mobil kijang sebagai Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . “Saya Selalu Mengutamakan Kepentingan Rakyat”. Saya yakin akan jauh berbeda kalau tak boleh mengatakan tidak ada sama sekali. kalau SBY ingin memberantas korupsi seperti janji-janjinya.

SH amirkiatposo@yahoo. mengurangi pengangguran. Buktinya. Jakarta Kurang Yakin Terus terang. siap-siap sajalah buat yang merasa bakal digusur untuk menerima nasib sebagai rakyat kecil. tapi rasanya belum ada janji-janjinya yang mengatakan bahwa ia akan mengurangi atau meniadakan penggusuran. Poso  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Yoseae yoseae@yahoo. menegakkan hukum. Lady Andini Lady1805@yahoo. bahkan data terakhir nomor lima terkorup didunia. Amir Kiat. Ia berjanji akan mensejahterakan rakyat. membasmi KKN. Yang sudah dijanji pun kadang sulit ditepati. apalagi yang nggak pernah dijanjiin sama sekali. saya kurang yakin SBY-JK bisa memberantas korupsi. Jadi. tak ada koruptor di Indonesia yang tertangkap. Soalnya dari dulu Indonesia terkenal sebagai negara paling korup. meningkatkan anggaran pendidikan dan kesehatan.com Pekerja Sosial. tapi tak pernah ada koruptornya.com Pegawai. Jakarta Masalah Penggusuran Satu hal yang mungkin SBY-JK lupa dalam janji-janjinya adalah masalah penggusuran.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji mobil dinasnya? Beranikah SBY belanja di pasar rakyat daripada di supermarket terkenal? Saya masih kurang begitu yakin.com Seniman.

Isi pendapat adalah penilaian dan pandangan subyektif dari pemberi pendapat. Hanya sebahagian kecil yang menolak termasuk beberapa tokoh yang dari luarnya saja kelihatan berani padahal di dalamnya nyalinya banci. Tetapi sebagai buruh pabrik di LG Electronics. dan berani. Berikut pendapat mereka yang sedapat mungkin saya muat apa adanya: Saya Tidak Merasakan Saya sendiri tidak tahu rinciannya janji-janji politik SBYJK. dan via SMS. melalui email. dan buku saya yang berjudul “Janjijanji & Komitmen SBY-JK”. Yang menarik. tanpa tedeng aling-aling.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji Setelah Terhembus Angin B erikut adalah berbagai pendapat dan pandangan mengenai SBY-JK. Ada tiga cara yang saya gunakan untuk mengumpulkan pendapat: bicara langsung. janji SBY-JK. Keberanian memberi pendapat dan pandangan dengan isi yang beragam setidaknya menandakan bahwa suasana demokratis makin terasa di negeri ini. Pendapat dan pandangan ini saya kumpulkan dari berbagai kalangan pada saat usia pemerintahan SBY-JK memasuki tahun ketiga. saya tidak merasakan dampak peningkatan apapun kecuali hal-hal yang sejak Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . hampir semua orang yang saya mintai pendapat berusaha memberi pendapat dan pandangan mereka dengan sangat antusias.

itu. Yang saya lihat malah kehidupan makin berat.. pabrik-pabrik elektronik lain tutup atau pindah ke luar negeri.. Hiks. Hanya dalam waktu sebulan saya dua kali harus mengelus dada karena barang-barang berharga dan uang disikat maling. berenang. jadi jongos di luar negeri. Indonesia ini harus dibalik dulu. artinya dalam sehari hanya boleh makan satu setengah kali. lumayan bikin pusing tak karuan.. ini... tapi lain-lainnya…. itu…. kenaikan upah setiap tahun yang kisarannya jauh di bawah nilai inflasi.? Kalau mau berubah total. betapa “puasa”nya. Pemberantasan korupsi. lautannya jadi daratan baru. Uang buku ratusan ribu. bahan bakar dan listrik serta air makin mahal. buruh pabrik kaya saya taunya apa.. Soal kesehatan juga luar biasa. seandainya tidak ada asuransi dari perusahaan (ini banyak dialami kawan-kawan yang dari “out sourcing”) rasanya setengah penghasilan harus disisihkan untuk berobat saya dan keluarga karena luar biasa mahalnya pelayanan kesehatan. SPP sih memang gratis. Soal keamanan jangan ditanya deh.. secara berkala selalu ada pengurangan karyawan. cari jarum made in Indonesia aja susahnya bukan main. Dikentutin Malaysia dan Singapura malah tertawa.. alat kebersihan.woooww. Saya sih lihat kenyataan jadi kacung di negeri sendiri. Apalagi saat ini. Anak saya di SD Negeri.. Hampir semua barang produksi pemilik perusahaannya orang luar negeri. Misalnya. Kalau setengah penghasilan disisihkan. eta. Atau. pajak makin tinggi.. kendaraan makin tak terbeli..?? hehehe.  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Politik luar negeri…??? Hehehehe…. ekstra kurikuler. Bidang pendidikan sudah lumayan. Saya jadi was-was jangan-jangan LG Electronics pindah juga ke Vietnam.Bagian Empat Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji presiden-presiden lalu pun memang sudah secara reguler dilakukan. kepulauannya jadi lautan. halaaah.geleng-geleng kepala deh.

itu menjadi semacam cambuk bagi penegak hukum untuk bekerja lebih baik lagi . Tapi kita harus fair melihat kenyataan yang ada di lapangan bahwa janji-janji SBY-JK tidak hanya manis di bibir saja Kalau toh ada yang merasa kurang puas. penyelamatan uang negara semakin bertambah. saya tak tahu harus ngomong apa lagi. SH Jaksa pada Kejaksaan Negeri Cikarang Bekasi Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . atau bisa juga hanya konsekwensi politik untuk mengkritisi terhadap kinerja SBY-JK. Bagi warga masyarakat kinerja aparat penegak hukum mungkin dianggap masih memble. Penyelesaian kasus tindak pidana korupsi tidak semudah membalikkan tangan. Apalagi jika calon tersangkanya pejabat pemerintahan dimana kasusnya sudah terjadi beberapa tahun yang lewat. LG Electronics Indonesia Cikarang Barat. Farid. Bekasi 17520 Cambuk Bagi Penegak Hukum Perang terhadap korupsi sudah dikumandangkan oleh SBYJK. Semoga dengan akan munculnya rancangan KUHAP yang baru.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima musnahkan spesies manusia Endonesa dari tiga generasi. biarlah yang sekarang masih bayi dididik yang bener oleh peri gigi. penyelesaian tindak pidana korupsi semakin meningkat. akan semakin memudahkan penegak hukum dalam mencari alat bukti terhadap penyelesaian perkara tindak pidana korupsi. Secara kuantitas. Abd. Sopian R & D – AV. (seramnya…) Kalau 2009 masih orang-orang ini juga di jabatan publik…. sehingga penegak hukum kesulitan dalam mencari alat bukti maupun barang bukti.

saya juga ingin Anda memperjuangkan “dokrin keguruan yang hilang” dengan tidak adanya SPG. SGO dan SMOA. Bung Rudy. mengapa berbagai kebijakan yang muncul tidak untuk mensejahterakan guru? Mengapa SBY-JK menjadi lupa akan janji-janji mereka kepada guru? Saya ingin tulisan Anda dan buku-buku Anda benarbenar menyentuh rasa nasionalisme yang berkepribadian timur dan bertanggung jawab untuk meluruskan moral para pejabat. Lalu mengapa begitu banyak orang yang tidak dapat menghargai guru. sehingga guru tidak lagi disalahkan karena banyak melahirkan pejabat yang korup. Hanya saja keadaan saya saat ini tidak memungkinkan untuk menulis. Pejabat pasti pernah sekolah. kendaraan tahun 87 (butut) lalu bagaimana saya dapat fokus menulis sehebat Anda jika keadaan saya seperti itu? Cuma. Anda. Saya tak percaya dengan guru sekarang yang sarjana namun tidak mengerti doktrin keguruan sehingga tidak memiliki jiwa guru yang sebenarnya. Mereka. mungkin Anda akan berpikir apakah saya juga dapat menulis? Saya berani katakan “ya!”. Untuk naik pangkat. Hal ini juga pernah saya angkat di sebuah milis (mailing list) namun tak ada satu pun yang berani menanggapi. Sekarang ini banyak yang jadi guru harus pakai duit. mereka juga harus rajin Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Saya ingin agar Anda lebih berani mengungkap fakta dan data di negara kita ini demi anak bangsa. saya selalu dapat memberikan masukan kepada penulis profesional seperti Anda. Keadaan ekonomi saya morat-marit: rumah tak punya. Saya Ingin… Bung Rudy. Di zaman sekarang. Anda pasti sekolah. Bung Rudy. banyak guru yang tidak memiliki jiwa keguruan.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin Bung Rudy. dan saya bisa baca tulis dan pintar karena guru. saya harap buku Anda ini dapat mengajarkan guru dan anak didik tentang kejujuran. Mereka jadi guru bukan karena panggilan hati melainkan karena terpaksa (daripada nganggur). Saya adalah mantan guru honorer yang dipandang sebelah mata.

Saya yakin sebenarnya Anda tahu hal ini. Dr. Ada beberapa kesalahan komposisi kabinet yang dilakukan SBY-JK. Tanya Kenapa? Komitmen SBY-JK untuk mengembangkan kebudayaan dianggap gagal. meminjam kalimat dari sebuah iklan. buktinya kondisi perpustakaan sekolah khususnya perpustakaan sekolah negeri dan perpustakaan umum di setiap daerah saat ini sangat mengenaskan. Saya hanya ingin Anda membangkitkan rakyat melalui tulisan-tulisan Anda. saya rasa kehidupan kita akan menjadi lebih baik. Sutarman Mantan guru honorer Balikpapan. banyak hasil dan karya Indonesia dijiplak/diklaim oleh negara lain. membangkitkan para guru. dan para guru akan membangkitkan anak didiknya. Pemerintah Indonesia juga diangap gagal karena tidak dapat mengontrol budaya ketimuran. dalam hal ini masalah konten acara televisi yang kebanyakan merusak budaya ketimuran. Kalimantan Timur Perpustakaan.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima ngirim upeti. Meutia Farida Hatta- Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Bung Rudy. Padahal perpustakaan adalah pondasi dari pendidikan. dan Komposisi Kabinet Janji SBY-JK mendorong anak didik untuk membaca dan memperkaya perpustakaan masih jauh dari harapan rakyat Indonesia. Kebudayaan. berharap realisasi janji-janji dari siapapun bahkan dari orang nomor satu di republik ini. Saya harap Anda bisa membuat buku tentang ini dan saya akan membantu Anda menunjukkan fakta-fakta. Meskipun UU Perpustakaan sudah disahkan. diantaranya pemilihan Prof. saya tidak mau lagi menunggu janji-janji. Dengan begitu.

janji-janji SBY-JK untuk memajukan bangsa dan negara belum ada realisasinya. Misalnya. Disamping itu. Semoga kedamaian di Aceh dan Poso tetap terjaga. Bernad Ndawu Koordinator Poso-Morowali Watch Jakarta Janji Sudah Terbukti Saya berpendapat. Ardian Arda Sekretaris Umum DPD I HMPII (Himpunan Mahasiswa Perpustakaan & Informasi Indonesia) Terkesan Setengah Hati SBY-JK belum sepenuhnya menepati janji-janji yang pernah mereka ucapkan saat kampanye.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin Swasono sebagai Meneg Pemberdayaan Perempuan bukannya sebagai Menteri Pariwisata & Kebudayaan. Hal yang positif dari pemerintahan SBY-JK adalah ketika mereka berhasil menciptakan suasana damai di Aceh dan Poso. Kenaikan harga BBM  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . terlalu eksklusif-nya Presiden Yudhoyono dalam hal humas kepresidenan dengan mempekerjakan dua jubir kepresidenan dan satu sekretaris kabinet. soal pemberantasan korupsi yang terkesan setengah hati. Pemerintahan SBY-JK juga belum mampu mensejahterahkan rakyat Indonesia karena banyak kebijakan SBY-JK yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Mereka belum berani menyentuh koruptor-koruptor kelas kakap seperti para penggemplang BLBI dan orang-orang dekat SBY-JK.

Lihat komentar JK yang menyatakan bahwa demokrasi adalah cara untuk mencapai tujuan kehidupan berbangsa beberapa waktu yang lalu. tapi bukannya menjadi baik.H Konsultan Hukum Tangerang Tak Ada Keberpihakan Coba bayangkan. tidak lebih impossible is nothing. Lihat pula komentar SBY tentang upaya perlawanan terhadap pemberantasan korupsi. bagi saya. Janji mereka sekarang sudah terbukti: harga-harga kebutuhan pokok selalu berubah naik. Akibatnya. peneliti atau pemerhati) atas segala aksi pembaharuan yang dilakukannya. Tingkat kejahatan pun sudah pasti akan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .JK adalah pasangan presiden dan wapres yang pandai dan cerdas memaknai gejala buruk dari respon masyarakat (lebih tepatnya pers. Untuk membeli minyak tanah saja orang harus antri. Memang terjadi perubahan. Mereka dulu berjanji akan membawa perubahan bagi bangsa ini. harga-harga kebutuhan pokok dari hari ke hari semakin naik.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima tak mengenal waktu. malah membuat rakyat kecil seperti saya jadi menderita. apa yang terjadi dengan tenaga kerja kita jika PHK terus berlangsung di mana-mana? Yang pasti. Wahyu Kuncoro. pengangguran akan semakin meningkat. Komentar SBY JK. S. Aminuddin Sopir Taksi Jakarta Pandai dan Cerdas Memaknai Gejala Buruk SBY. but some things are impossible.

apa Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . selama tiga hari. Andai saja bulan September atau Oktober 2006 SBY dengan tegas menyatakan lumpur dibuang ke Kali Porong. SBY ini tidak berani dengan Aburizal Bakrie. Tapi. Sidoarjo. Ingat bagaimana alotnya SBY bikin kabinet. sehingga 20. menko kesra.000 orang kehilangan rumah dan tempat tinggal. Bukankah kata-kata politisi itu sulit dipegang? Salah kalau rakyat terlalu mengingat janji-janji kampanye Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lihat saja di lumpur lapindo. Karena terlalu banyak perhitungan. janji-janji kampanye politik sejatinya bukanlah komitmen yang bisa ditagih. Ingat kasus lumpur lapindo di Sidoarjo yang berlarutlarut. Ingat bagaimana susahnya dia mengganti menteri.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin ikut naik. Tidak bisa tegas. sekali lagi. Lihat saja. Saya melihat tak ada keberpihakan pihak penguasa kepada tenaga kerja. keputusannya tidak bisa cepat dan tepat. Mereka lebih berpihak kepada pengusaha. yang erat kaitannya dengan Lapindo Brantas Inc. SBY juga lemah di manajemen. bukan tipe get things done. Lha. Tangerang Tidak Perlu Teramat Kecewa Di Indonesia. Seharusnya menteri-menteri koordinator atau menteri senior bisa menuntaskan itu tanpa harus SBY berkantor di Lanudal Juanda. sistem kontrak yang ada sekarang cenderung melemahkan posisi tenaga kerja dan menguntungkan pengusaha. Lebih banyak omong kosong untuk menarik simpati masyarakat. kalau setiap ada masalah presiden turun langsung. maka bencana lumpur panas tidak sedahsyat sekarang. selalu bimbang. Sejak awal saya melihat SBY ini berkarakter lembek. Mana janji-janji itu? Fatimah Resepsionis Ciledug.

janji pendidikan gratis. Kita. Rakyat harus lebih kritis. Baru yang kecil-kecil saja diberantas sementara yang kakap sengaja ditarik ulur. siapa pun maklum mengapa SBY sulit sekali menunaikan janji-janji kampanye pada 2004. SBY-JK sudah mewujudkan janji-janjinya tapi baru sebahagian kecil. Misalnya. tidak perlu terlibat dalam urusan remehtemeh. Payah manajemen SBY! Tapi ini bisa dimaklumi karena secara politis SBY sangat lemah.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima gunanya menteri-menteri yang banyak itu? Manajer kan mestinya hanya koordinasi saja. Hurek Redaksi Berita di Radar Surabaya Baru Sebahagian Kecil Menurut saya. Di bidang pendidikan. saya melihat banyak gedung sekolah yang harus dibangun kembali sesuai standar agar proses belajar mengajar berjalan dengan sempurna dan nyaman. Lambertus L. Ia dikelilingi oleh menteri-menteri berlatar belakang politisi. rivalnya. tidak terpukau oleh trik-trik kampanye ala pesolek politik. tidak perlu teramat kecewa karena politik di Indonesia masih dalam taraf segitu. Efiy Karyawan Bank BCA cabang Graha Inti Fauzi Jakarta Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Begitupun dengan janji memberantas korupsi.SBY tahu Partai Demokrat masih kecil sehingga dia perlu menjaga kelangsungan kekuasaannya dengan memelihara banyak menteri yang sebenarnya tidak kapabel. Dari sini saja. bangsa Indonesia. yang nota bene. Pemberantasan narkoba juga harus lebih diintensifkan karena tampaknya pengguna narkoba sudah semakin banyak. Semoga di masa depan keadaan akan semakin membaik. memang sudah terwujud tapi belum merata ke seluruh Indonesia.

Sindikat narkoba umumnya menjadi kuat setelah beroperasi di atas 5 tahun dengan tingkat solidaritas dan kepercayaan yang tinggi di antara sesama anggotanya. narkoba jadi mudah diperoleh di mana-mana sementara masyarakat semakin “masabodo”. Jika sebentar-sebentar orang yang menanganinya diganti. SBY-JK akan sulit memenuhi janji-janjinya memberantas penggunaan narkoba jika sebentar-sebentar pejabat yang menanganinya diganti. Janji tersebut sudah terlaksana dengan baik namun belum sesuai dengan harapan masyarakat. Penyuplainya meningkat. Sindikat semacam ini hanya bisa dilawan oleh organisasi yang juga solidaritas dan kepercayaan di antara sesama anggotanya sudah lebih dari 5 tahun. Ada perbedaan antara hasil dan pandangan masyarakat. Data menunjukkan adanya kenaikan yang tinggi angka pengguna narkoba. Mungkin ada baiknya juga bila BNN (Badan Narkotika Nasional) menjadi semacam LPND (Lembaga Pemerintah NonDepartemen) yang independen dan langsung di bawah Presiden.S. seperti KPK. Menurut saya. DFM Badan Narkotika Nasional Jakarta Jangan hanya Sekedar Retorika Sebagai rakyat biasa. Dr. Anwar Wardy W.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin Narkoba dan Kejahatan Jalanan Buku ini memuat janji SBY-JK mengenai prioritas pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan. Dari hari ke hari jumlah  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . saya hanya berharap terjadinya perubahan dalam hal jumlah kemiskinan. Sp. pemberantasan pun akan tidak maksimal. tidak dalam bayangan Polri atau departemen manapun. Semoga apa yang saya sarankan ini bisa bermanfaat.

Indra Darma Warga Jati Asih Bekasi Tidak Sistematis Lagi Makanya kita jangan suka berjanji. Edi Sofyan Wiraswasta percetakan Jakarta Mari Menakar Mencatat janji dan komitmen seorang pemimpin tentu saja banyak dilakukan orang. Sama halnya dengan menagih janji dan komitmen itu sendiri. Makin banyak janji makin sering rakyat dikecewakan. Tetapi membukukannya secara tertulis mungkin hanya sedikit dari tidak banyak dilakukan orang. upaya pemberantasan korupsi harus benar benar serius dilaksanakan. Pembangunan berada pada titik nol bahkan minus dengan munculnya berbagai musibah akibat kemarahan alam. Salah satu Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Lihat saja.. Rakyat jadi menderita dikarenakan lapangan kerja untuk mencar nafkah tidak ada. pembangunan di Indonesia menjadi tidak sistematis lagi.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima rakyat miskin di Indonesia semakin bertambah.. Saya tak tahu mau dibawa kemana bangsa dan negara ini. harga melonjak-lonjak tanpa jelas arahnya. Masyarakat miskin di desa pun akhirnya berurbanisasi besarbesaran ke kota.Semoga. Akhirnya. Untuk itu.. jangan hanya sekedar retorika saja. Makin banyak janji makin sulit kita merealisasikannya. Terutama dalam hal hukuman yang dijatuhkan.

SBY-JK memang dihadapkan kepada musibah yang luar biasa. Seolaholah keduanya mulai pasang kuda-kuda sendiri. banyak sekali yang harus dibayar duet ini untuk mewujudkan janji-janjinya. Cara ini. yakni Gempa Bumi dan Tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang menyita dan menumpahkan hampir seluruh perhatian republik. yang tidak kalah pentingnya adalah menakar seberapa besar dan banyak janji sang pemimpin itu mampu dipenuhi. Dari Aceh ke Yogya. Baru setahun memangku jabatan. Musibah dan bencana demi bencana pun muncul seolah susul menyusul. Ada-ada saja pihak yang menilai keduanya tidak akur.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin di antaranya. Jawa Timur. Tidak kompak. Kita tidak menafikan bahwa selama memimpin bangsa ini. dilakukan Rudy S Pontoh melalui bukunya Janji-janji dan Komitmen SBY-JK yang cetakan pertamanya dirilis Desember 2004. Meski keduanya harus mengganti beberapa kelasi yang dianggap bermasalah dan susah menyesuaikan irama pekerjaan sang nakoda. walau ada kejadian luar biasa yang harus mereka beri perhatian. Menjaga jangan sampai kapal mogok hingga ke tujuan. Saya mengibaratkan. Para pengeritik SBY-JK tetap menuntut jankomit mereka. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Dokumentasi tertulis seperti buku ini sangat penting untuk memudahkan kita menakar keberhasilan seorang pemimpin menunaikan janjinya. hingga munculnya musibah lumpur lapindo di Sidoarjo. Belum lagi. Jalan sendiri. merupakan salah satu bentuk akses untuk menagih akuntabilitas seorang pemimpin ke depan. SBY-JK terkadang sering dibenturkan. kedua pemimpin ini melayarkan ‘’kapal republik’’ di tengah gempuran gelombang besar kiri kanan. Dan. beberapa kelompok di luar organisasi pemerintahan sudah mulai melakukan manuver. Jika menilik isi buku Jankomit ( Janji-janji dan Komitmen) SBY-JK.

Buktinya adalah pemerintah membentuk beberapa institusi yang memberantas KKN. jankomit SBYJK yang menguat menjadi wacana publik adalah pemberantasan korupsi. ada baiknya kita mulai menakar seberapa jauh jankomit kedua pemimpin bangsa mampu dipenuhi.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima Tiga tahun sudah berlalu. M. Presiden SBY juga mengganti pejabat Jaksa Agung. Secara kasat mata. Bahkan banyak anak putus sekolah karena tidak mampu lagi membayar uang Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Saya kira. Buku Bung Rudy dalam edisi kedua ini ada baiknya juga menakar sejumlah janji yang mampu dipenuhi SBY-JK.Dahlan Abubakar Staf Pengajar Fakultas Sastra Unhas Makassar Ajang Bisnis Saya tak tahu harus bilang apa. dan nepotisme (KKN). dan pembantunya. Saking banyaknya lembaga yang menangani korupsi ini ada kesan tugas dan wewenang lembaga tersebut tumpang tindih. memasuki tahun keempat masa pemerintahannya. koneksi. beberapa menteri. Ini menunjukkan komitmen yang besar terhadap perbaikan roda pemerintahan. Janji pendidikan murah ternyata yang terjadi biaya pendidikan makin mahal saja. Saatnya kita menagih dan menakar jankomit SBY-JK. Bukti lain dalam penegakan hukum. Tetapi ada geliat yang nyata untuk memberantas korupsi. meski sulit menutup kesan adanya istilah ‘bongkar pasang’ kabinet yang berujung kepada kurangnya konsistensi dalam kesinambungan program menteri yang bersangkutan. Saya tidak punya data resmi berapa banyak di antara kasus korupsi yang ada sudah tuntas di pengadilan. sehingga dapat menjadi acuan bagi publik untuk menagihnya.

didemo. Mungkin pada zaman dulu (sebelum masa reformasi) fenomena umbar mulut dan diakhiri berkelit lidah ini merupakan hal yang sangat galib dan tak beresiko apa-apa. . Penderita kekurangan gizi dan busung lapar tampaknya makin meningkat saja. Pertama. Namun di sisi lain. Tetapi di zaman sekarang ini. Kedua. Penguasa tidak lagi memperhatikan rakyat kecil tapi sibuk mejadikan negara ini sebagai ajang bisnis. penguasa pada waktu itu begitu berkuasanya sehingga tak ada seorang pun yang bisa mempertanyakan pelaksanaan janji-janji mereka. rumah sakit pun sekarang makin tidak berpihak kepada rakyat kecil. fase berkelit lidah yang berupa upaya-upaya pengingkaran janji yang dilakukan pada masa setelah berkuasa. diprotes dan dijatuhkan. fase umbar mulut atau umbar janji yang biasanya dilakukan pada masa kampanye. dan disanjung. Soleh Sutisna Satpam. Mulut mereka semasa kampanye benarbenar menjelma sebagai harimau mereka yang bisa membuatnya tampak gagah dan disegani bila memegang janji. Begitu juga halnya di bidang kesehatan. ada dua fase inti penggunaan mulut oleh penguasa atau calon penguasa ini. Mulut adalah salah satu senjata sakti yang bisa membuat mereka terpilih. dielu-elukan. atau akan tampak Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . penguasa tak bisa lagi dengan gampang berkelit lidah. mulut juga bisa membuat mereka dibenci. Apalagi bagi mereka yang sedang berkuasa. Pasalnya. Secara garis besar.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin sekolah. Harga obat semakin mahal. dicibir. Ciledug Tangerang Antara Mulut dan Janji Mulutmu adalah harimaumu bukanlah isapan jempol belaka.

dengan gampang masyarakat bisa membuka buku ini. Memang liputan-liputan media bisa menjadi sumber dokumentasi. Kebanyakan janji mereka dilontarkan dalam bahasa lisan yang tidak terdokumentasi secara sistematis. Benar-benar sebuah buku yang akhirnya dijadikan pegangan oleh para politikus. peneliti. banyak janji-janji kampanye penguasa yang terlupakan dan terlewat untuk ditagih oleh masyarakat. Akibatnya. Sepintas memang kehadiran buku ini seperti mengancam gerak langkah SBY-JK. maka SBY-JK dengan gampang bisa melakukan introspeksi. Hadirnya buku “Janji-janji & Komitmen SBY-JK” ini benar-benar suatu berkah bagi masyarakat Indonesia. Tapi tak banyak kliping media yang tertata secara sistematis dan gampang diakses.Setelah Terhembus Angin Bagian Lima garang dan berpotensi memangsa dirinya sendiri bulat-bulat jika janji-janji masa kampanyenya tak ada yang ditepati. Melalui buku ini masyarakat dengan gampang bisa mengevaluasi secara terinci apa yang telah dijanjikan presiden. Untungnya ada Rudy S Pontoh yang rela bersusah payah untuk mengumpulkan data-data janji penguasa khususnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (SBY-JK) pada satu buku yang gampang dibaca. Cukup dengan membaca buku ini. Dengan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Setiap merasakan adanya sebuah ketidakadilan. dan semua kalangan yang hidup di negara ini tanpa terkecuali. Sayangnya menagih janji penguasa tidaklah mudah. buku ini pun juga menjadi buku yang sebenarnya menguntungkan bagi sang presiden beserta pembantu-pembantunya. apa yang telah dipenuhi dan apa yang belum. jurnalis. melihat apa yang pernah dijanjikan presiden dan akhirnya mempertanyakan apakah janji tersebut sudah dipenuhi? Buku ini benar-benar menjadi buku pedoman bagi seluruh warga Indonesia. berhatihati dan menjaga langkah agar tidak terperosok oleh pengingkaran atas janji-janji yang pernah mereka ungkapkan sebelumnya. namun kalau dicermati. para pengamat.

WA Wicaksono Senior Copywriter Creative Network Communications  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Tak perlu mengumbar janji baru. Cukup baca buku ini dan laksanakan janji-janji yang tertulis di dalamnya.Bagian Lima Setelah Terhembus Angin begitu hadirnya buku ini justru membantu mereka untuk bisa menjadi pimpinan yang dielu-elukan rakyatnya dengan perwujudan janji-janji mereka yang tertulis di buku ini.

Istilah dan Singkatan Istilah dan Singkatan AIDS Angkot APBD APBN Apjati ASEAN Askes Bappenas BBM BIN BLBI BPK Bulog BUMN Calih Capres Cawapres : Acquired Immunodeficient Syndrome : Angkutan Kota : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia : Association of Southeast Asian Nations : Asuransi Kesehatan : Badan Perencanaan Pembangunan Nasional : Bahan Bakar Minyak : Badan Intelijen Negara : Bantuan Likuiditas Bank Indonesia : Badan Pemeriksa Keuangan : Badan Urusan Logistik : Badan Usaha Milik Negara : Calon Terpilih : Calon Presiden : Calon Wakil Presiden Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

GAM GOR GPSP HAM HPH HTI : Dewan Ekonomi Nasional : Departemen Dalam Negeri : Departemen Pendidikan Nasional : Departemen Kehakiman : Departemen Luar Negeri : Departemen Tenaga Kerja : Dewan Keamanan Nasional : Daerah Operasi Militer : Dewan Pengurus Pusat : Dewan Perwakilan Rakyat : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Digital Video Disc : Editor : Gerakan Aceh Merdeka : Gedung Olahraga : Gerakan Pemberdayaan Suara Perempuan : Hak Asasi Manusia : Hak Pengelolaan Hutan : Hutan Tanaman Industri  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .Istilah dan Singkatan DEN Depdagri Depdiknas Depkeh Deplu Depnaker DKN DOM DPP DPR DPRD DVD Ed.

Istilah dan Singkatan IDI IMF Irjen Jabotabek Jamsostek Jankomit JK Kadin Kapolri KB Keppres KKN Komnas Kosgoro KPK KPU KTI LSM : Ikatan Dokter Indonesia : International Monetary Fund : Inspektur Jenderal : Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi : Jaminan Sosial Tenaga Kerja : Janji-janji dan Komitmen : Jusuf Kalla : Kamar Dagang dan Industri : Kepala Polisi Republik Indonesia : Keluarga Berencana : Keputusan Presiden : Korupsi Kolusi dan Nepotisme : Komisi Nasional : Kesatuan Organisasi Sosial Gotong Royong : Komisi Pemberantasan Korupsi : Komisi Pemilihan Umum : Kawasan Timur Indonesia : Lembaga Swadaya Masyarakat Menkopolkam : Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

Istilah dan Singkatan MPR MUI NAD NKRI NTT NU Otoda Otsus PB IDI PDB PDI-P Pemilu PJTKI PNS Polri PT Puskesmas RI RUU : Majelis Permusyawaratan Rakyat : Majelis Ulama Indonesia : Nanggroe Aceh Darusalam : Negara Kesatuan Republik Indonesia : Nusa Tenggara Timur : Nahdlatul Ulama : Otonomi Daerah : Otonomi khusus : Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia : Produk Domestik Bruto : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan : Pemilihan Umum : Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia : Pegawai Negeri Sipil : Polisi Republik Indonesia : Perguruan Tinggi : Pusat Kesehatan Masyarakat : Republik Indonesia : Rencana Undang-undang  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .

Agama.Istilah dan Singkatan SARA SBY SBY-JK SD SDA SDM Sembako SIUPP SJSN SLTA SLTP SMA SMP SMU Taspen TBC TKI TNI TV : Suku. Ras dan Antargolongan : Susilo Bambang Yudhoyono : Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla : Sekolah Dasar : Sumberdaya Alam : Sumber Daya Manusia : Sembilan Bahan Pokok : Surat Izin Usaha Penerbitan Pers : Sistem Jaminan Sosial Nasional : Sekolah Lanjutan Tingkat Atas : Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama : Sekolah Menengah Atas : Sekolah Menengah Pertama : Sekolah Menengah Umum : Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri : Tuber Colosis : Tenaga Kerja Indonesia : Tentara Nasional Indonesia : Televisi Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .

dan Menengah : Undang-undang : Undang-undang Dasar : Undang-undang Dasar 1945 : Video Compact Disc : Dewan Ketahanan Nasional : World Health Organization : Warga Negara Asing : Warga Negara Indonesia  Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .Istilah dan Singkatan UKM UMKM UU UUD UUD ‘45 VCD Wantanas WHO WNA WNI : Usaha Kecil Menengah : Usaha Mikro. Kecil.

com China Radio International http://id.bbc.id Banjarmasin Post http://www.cn CNN http://www.co.uk/indonesian Berita Sore http://www.chinabroadcast.goblogmedia.com/bpost BBC Indonesia http://www.Daftar Rujukan Daftar Rujukan Antara http://www.com Blog Pemilu 2004 http://pemilu2004.antaranews.cnn.bisnis.com Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  .net Bali Post http://www.com Bisnis Indonesia http://www.co.indomedia.beritasore.balipost.

beritasore.com/direktoriindonesia Equator Online http://www.or.com Direktori Indonesia http://www.gatra.detik.com Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor http://www.equator-news.geocities.id Daftar Alamat http://www.com Gatra http://www.net.com Harian Berita Sore http://www.Daftar Rujukan CyberNews http://cybernews.com Detikcom http://www.com Harian Suara Merdeka http://www.suaramerdeka.id Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 00 .detikportal.com/daftaralamat Detik Portal http://www.alumni-ipb.geocities.cbn.

Daftar Rujukan Hukum Online http://www.co.id Indonesia Interactive http://www.net Jatim.id Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 .hukumonline.jamanpro-sby.id Indosiar http://news.kaltimpost.icmi.com Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat http://www.id Kaltim Post http://www.id http://www.co.id Jawa Pos http://www.jatim.net.id/infori Jamanpro-SBY http://www.go.indosiar.or.com Info Menuju RI Satu http://www.i2.web.jawapos.jpkm-online.go.dnet.com Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia http://www.

org Komisi Hukum Nasional http://www.kompas.go.org Koalisi Media http://www.co.kompas.com Kebangkitanbangsa.com 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .komisihukum.kpu.org Koalisi untuk Indonesia Sehat http://www.id Komisi Pemilihan Umum http://www.com Kompas Cyber Media http://www.go.kapanlagi.koalisi.id Lampung Online http://www.org http://www.Daftar Rujukan Kapanlagi.koalisimedia.id Kompas http://www.lampungpost.com Lampung Post http://www.com http://www.kebangkitanbangsa.lampungonline.

id Perpustakaan Bappenas http://perpustakaan.com Lombok Network: http://www.megahasyim.pagaralam.go.go.com Pantau Pemilu http://www.id Pemerintah Kota Pagar Alam http://www.liputan6.bappenas.pikiran-rakyat.com Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 .id Partai Golkar: http://partai-golkar.mediaindo.com Mega-Hasyim http://www.id Mediacorp Radio http://rsi.or.com Media Indonesia http://www.id Pikiran Rakyat http://www.co.or.lombok-network.pantaupemilu.Daftar Rujukan Liputan 6 SCTV http://www.mediacorpradio.

com SBY & JK Untuk Indonesia http://www.or.id Radio Republik Indonesia http://www.sby-oke.id Pusat Data & Analisa Tempo http://www.riaupos.co.rri-online.com Rakyat Merdeka http://www.co.tv Republika http://www.rcti.presidenri.pontianakpost.rakyatmerdeka.pdat.com Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 .republika.com PresidenRI http://www.co.id Riau Pos http://www.id RCTI http://www.Daftar Rujukan Pontianak Post http://www.com SBY Untuk President RI 2004-2009 http://prosby.

com Sriwijaya Post http://www.sinarharapan.co.com Sinar Harapan http://www.sbyudhoyono.com Sekitar Kita http://www.com Sumatera Ekspres http://www.Daftar Rujukan Sbyudhoyono http://www.hariansib.id Surya http://www.tempointeraktif.suarapembaruan.suarakarya-online Suara Pembaruan http://www.co.surya.com Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 .id Sinar Indonesia Baru http://www.co.indomedia.sekitarkita.id TEMPO interaktif http://www.sumeks.com/sripo Suara Karya http://www.

co.id TV7 http://www.co.com 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? .Daftar Rujukan Trans TV http://www.tv7.id Voice of America http://www.wartaekonomi.voanews.com Warta Ekonomi http://www.transtv.

keberadaan buku tersebut belum pernah diiklankan secara terbuka di media cetak. saya pun turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei kecil-kecilan. resensi atau sejenisnya sebagaimana buku-buku lainnya.Lampiran LAMPIRAN Kisah Biru: Ada Apa.!). Juga belum pernah diadakan acara promosi semacam peluncuran buku. Beberapa toko buku di Jakarta yang sempat saya kunjungi (tentu saja saya tak sempat mengunjungi semua toko buku) menempatkan buku tersebut di tempat yang paling diidam-idamkan oleh semua penulis buku: best seller.. buku tesebut dengan gagahnya menduduki singgasana itu. Bahkan di sebuah toko buku besar di Matraman Jakarta. Semua Pada Nolak? Dari Balik Penerbitan Buku Janji-Janji & Komitmen SBY-JK Edisi Pertama Buku saya “Janji-janji dan Komitmen SBY-JK edisi pertama ternyata amat laris. buku tersebut menduduki peringkat pertama penjualan di hampir semua toko buku terkemuka di Indonesia. (ceillehh. televisi. Saya bilang singgasana.. Sih? Kok. atau radio manapun. Karena penasaran. karena Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Dari laporan yang saya terima. Padahal.

buku ini tak punya pretensi politik apapun. sudah ada penerbit terkemuka yang bersedia menerbitkannya (buku saya lainnya diterbitkan oleh penerbit ini). mereka jadi kehilangan nyali. Kok. ada juga buku fiksi berjudul Supernova. Selain buku saya. Yang banyak adalah buku-buku terjemahan (sekitar 10 judul). Lagipula selama ini kan belum pernah ada di Indonesia (bahkan di dunia) buku yang merekam dengan jelas janji-janji seorang politikus. Bagi saya.Lampiran buku lokal yang bisa mendapat predikat itu di toko buku tersebut jumlahnya amatlah minim. predikat “best seller” amatlah luar biasa mengingat buku tersebut belum cukup dua minggu beredar. Mereka mengatakan “Oke” tapi dengan suara rendah dan ludah tertahan di tenggorokan. Apalagi sekarang kan kita hidup di alam demokrasi. Mereka tak menyangka saya bisa merekam semua janji SBY-JK dan fakta nyata dengan begitu lengkapnya. Sebenarnya. Saya jadi teringat saat-saat sebelum buku itu diterbitkan. apalagi seorang calon Presiden dan Wakil Presiden yang kemudian terpilih. dan satu buku lokal lainnya (tak ingat judulnya dan tak sempat baca dalamnya). Saya sendiri tak tahu mengapa orang-orang jadi pada alergi menerbitkan buku itu. Penerbit lain yang juga saya tawarkan (juga penerbit yang akan menerbitkan buku saya lainnya) tiba-tiba tampak seperti kehilangan nafsu. Malah SBY-JK sendiri dalam berbagai 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Saya malah jadi kasihan pada mereka. Alergi? Buat saya. sebelum selesai ditulis. ini artinya mereka setuju tapi dengan terpaksa dan tidak pasti kapan akan menerbitkannya. Tapi begitu buku selesai ditulis dan melihat isinya. juga buku tentang tumbuhan merah yang bisa mengobati HIV. Padahal berulang-ulang saya katakan.

SBY-JK jika sempat membacanya pun saya yakin pasti senang. mau tidak mau saya harus mencari penerbit lain.. tapi punya tujuan yang sama. Ya. kita semua jadi pada takut. Mengapa? Ya. Dengan adanya buku ini mereka akan terbantu untuk mengingat apa-apa saja yang sudah mereka janjikan (soalnya. setelah itu saya berpikir untuk menerbitkannya sendiri. Dari Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? 0 . Bejibun SMS dan Telepon Maka mulailah saya berjuang dengan mengirimkan penawaran melalui faks dan email ke berbagai penerbit. Tapi setelah saya instropeksi diri (ceilehhh. Kok. saya ternyata belum berpengalaman dalam menerbitkan buku untuk dikonsumsi masyarakat umum. Isinya adalah janji dilengkapi fakta dan data di Indonesia saat mereka mengucapkan janji.mana. dan 3 judul buku musik (ini hobi sampingan saya).!). Wah. Dan semuanya laku dijual bahkan di pasar luar negeri. Tapi selanjutnya. jadi kemana . Jangan sampai mereka sudah bersusah memenuhi janji. jadi pada banci sih? Buku ini bukanlah buku kritikan. supaya mereka tahu sudah sejauh mana mereka melangkah dan sudah sejauh mana mereka belum melangkah. Dengan kata lain. boss-boss kita kalau bikin janji kan biasanya suka lupa) dan apa aja yang tidak mereka janjikan. rakyat malah menganggap mereka tidak memenuhi janji karena rakyat sendiri tidak tahu apa yang pernah dijanjikan kepada mereka. Kenapa tidak? Selama ini saya sudah menulis dan menerbitkan sendiri 41 (empat puluh satu) judul buku direktori bisnis.Lampiran forum berulang-ulang meminta agar mereka dikritik. saya belum begitu menguasai jalur-jalur pemasaran di dalam negeri.

. hanya dua yang antusias dan bersedia langsung menerbitkannya dalam waktu dekat. Bener. Kalau Anda membacanya 0 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? . Kalau tak percaya. tiga akan pikir-pikir dulu. sementara sisanya bahkan untuk menjawab saja tak berani. hanya dua yang berani memuatnya. Sungguh luar biasa. tapi bukan untuk diterbitkan melainkan untuk dimusnahkan (hehehe. Tak banyak yang berubah kecuali berbagai tambahan komentar dari mereka yang telah pernah membaca buku ini cetakan pertama. saya akhirnya berhasil memilih satu penerbit yang saya anggap track record-nya selama ini sangat baik. tentu saja setelah saya menerima kembali hak terbit dari penerbit sebelumnya. kisah ini saya sebut kisah biru karena waktu menulisnya saya menggunakan kacamata dengan lensa biru penahan terik matahari. hanya sekitar 2 minggu kemudian buku tersebut sudah beredar di pasaran. coba deh buktikan. deh. Tabloid Kontan dan Harian Bisnis Indonesia. Bahkan ada yang langsung berniat membeli hak cipta buku tersebut dengan angka berapa saja. Dari sembilan surat pembaca yang saya kirim untuk mencari mitra penerbit buku tersebut. Huruf-huruf yang tampak semuanya jadi biru. saya menerima bejibun telepon dan SMS dari pembaca (maklum. Hanya butuh dua hari. Semuanya berisi dukungan dan kesediaan untuk menerbitkan.Lampiran 10 penerbit. Sekarang. dalam surat pembaca saya sertakan nomor hape saya). Dan benar sesuai janji. Di sini juga saya tak habis pikir. saya mencoba menerbitkan kembali buku ini secara self-publishing. Yakni. Begitu surat pembaca dimuat. O.. dua media yang menjadi favorit saya selama ini. yang ini mungkin dari kelompok atau partai tertentu).ya. Tapi saya belum langsung menjawab karena sebelumnya saya sudah terlanjur mengirim surat pembaca ke beberapa media cetak.

suka-suka Anda-lah ! Ini kan jamannya perubahan! CATATAN: Kisah biru ini saya tulis kembali berdasarkan tulisan saya dengan judul yang sama yang banyak beredar di internet.. Terserah. Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . Anda bisa merubah judulnya menjadi Kisah Ungu..Lampiran sambil menggunakan kacamata berlensa ungu.

kebumian. yok_ bacabuku. ekonomiislami. ppiindia. pasarbuku. komunitashistoria. bukukita. cikeas. mobilemaniak. katasibijak. lintaseni. cfbe (centre for the betterment of education).Terima kasih khusus saya ucapkan kepada MODERATOR dan AKTIVIS milis (mailing list) di bawah ini yang telah banyak membantu upaya menerbitkan kembali buku ini: agromania. indonesia-online. sulteng. kajian_lepaskerja. jaker. escaevabookclub. media-indonesia. bhinneka_tunggal_ika. referensi_ maya. eramuslim. ebookmaniak. rezaervani. relasimania. mediacare. bacayo. kolbu. dastanbooks. nasional-list. bandung_pusatbuku. wanita-muslimah. penulislepas. zamanku . buku-islam. jurnalisme. tou-kawanua. islamic_discussion_via_internet. milis-kammi. pantau-komunitas. junior_trader. indotalks. proletar. info_madani. dikmenjur. resensibuku. tauziyah. diskusi-pembebasan. wartawanindonesia. bmmi. jelajahbudaya. pendidikan. jardiknas. pakguruonline. sukasukamu.

Keaktifannya menulis di berbagai media membuat ia kemudian diangkat sebuah Ketua FPM (Forum Penulis Makassar). PONTOH. Di bidang hukum.Unhas (1983-1992) lalu terjun sebagai wiraswasta. Juga masalah psikologi dan kesehatan (sesuai latar belakang pendidikanya) di berbagai media cetak Ibukota. lalu sejak 1994 pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai direktur di sebuah perusahaan swasta terkenal.BIODATA PENULIS RUDY S. ia juga tergolong penulis aktif angkatan kedua setelah angkatan Hamid Awaluddin (mantan Menteri Hukum dan HAM) di Identitas. Alamat Email: rudypontoh@gmail. Antara tahun 1983 hingga 1986 ia aktif menulis masalah hukum dan internasional. ia pernah berpolemik keras dan berkepanjangan dengan Achmad Ali (kini salah seorang tokoh hukum di Indonesia). salah satu organisasi kepenulisan paling elite yang pernah ada di Makassar. 18 Mei 1964. sebuah organisasi kaum pemberani yang selama ini bertindak sebagai kontra provokator guna menghentikan dan meredam berulangnya konflik Poso. Kuliah di FK . Pada masa itu. sejak 2005 ia juga aktif sebagai Ketua Umum Forum Poso Bersatu. Sulawesi Tengah. Pernah menjabat sebagai salah seorang direksi sebuah perusahaan properti di Yogyakarta. koran kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Kini. Lahir di Poso.com Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin?  . di samping kesibukan bisnis. dua bidang kepenulisan yang paling diminatinya.

.

........................................... 147 BAGIAN EMPAT : Dari Mereka yang Menunggu Realisasi Janji ................................................................ 193 DAFTAR RUJUKAN ................... 126 BAGIAN TIGA : Data dan Angka Sebagai Indikator Janji Data dan Angka Media Massa ............................... 125 Memperbaiki Pengelolaaan Sumberdaya Alam ....................................... 207 BIODATA PENULIS ..................................................................... 123 ............................. Menghapus Kemiskinan ........ 124 Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Pendidikan ......................................................................................................... Meningkatkan Kinerja dan Stabilitas Ekonomi Makro .. 125 Menghapus Ketimpangan .............. 131 Data dan Angka Warisan Megawati................................ 151 .... 177 ISTILAH DAN SINGKATAN ....................... 124 Meningkatkan Akses Rakyat Terhadap Layanan Kesehatan ......... 213 Janji-janji dan Komitmen SBY-JK | (Edisi 2) Ternyata Hanya Angin? v ...... BAGIAN LIMA: Setelah Terhembus Angin... 122 .................................................................................... 126 Merevitalisasi Pertanian dan Pedesaan .... 199 LAMPIRAN: Kisah Biru .............................................Menciptakan Kesempatan Kerja ........

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful