PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH PENDUDUKAN JEPANG

D. BIDANG SOSIAL BUDAYA
1) Pembentukan Rukun Tetangga (RT). Untuk mempermudah pengawasan dan pengerahan penduduk, pemerintah Jepang membentuk Tanarigumi (RT). Pada waktu itu, Jepang membutuhkan tenaga yang sangat besar jumlahnya untuk membuat benteng-benteng pertahanan, lapangan pesawat terbang darurat, jalan, dan jembatan. Pengerahan masyarakat sangat terasa dengan adanya Kinrohoishi (kerja bakti yang menyerupai 35 dengan kerja paksa). Oleh karena itu, pembentukan RT dipandang sangat efektif mengerahkan dan mengawasi aktivitas Masyarakat. 2) Romusha adalah pengerahan tenaga kerja secara paksa untuk membantu tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh Jepang. Pada awalnya, romusha dilaksanakan dengan sukarela, tetapi lama kelamaan dilaksanakan secara paksa. Bahkan, setiap desa diwajibkan untuk menyediakan tenaga dalam jumlah tertentu. Tenaga romusha dikirim kebeberapa daerah di Indonesia, bahkan ada yang dikirim ke

Pendidikan ini ditempuh selama enam tahun. dan Sekolah Guru yang dibedakan menjadi tiga tingkatan. Jepang tidak menyelenggarakan jenjang pendidikan Universitas. Serawak. Jepang mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kasar. Mereka dipaksa untuk bekerja berat tanpa mendapatkan makanan. Sekolah menengah dibedakan menjadi dua. Myanmar. Akhirnya. minuman. dan jaminan kesehatan yang layak. pendidikan mengalami perubahan.Malaysia. Sekolah Guru empat tahun (Guto Sihan Gakko). Sekolah Guru dua tahun (Syoto Sihan Gakko). Di samping itu. Yang ada hanya Sekolah Tinggi Kedokteran (Ika Dai Gakko) di Jakarta. Para tenaga romusha diperlakukan secara kasar oleh Balatentara Jepang. yaitu: Shoto Chu Gakko (SMP) dan Chu Gakko (SMA). Kekejaman Jepang terhadap tenaga romusha menyebabkan para pemuda berusaha menghindar agar tidak dijadikan tenaga romusha. Thailand. Sekolah Teknik Menengah (Kogyo Sermon Gakko). Seperti pada zaman Belanda. Kedua Sekolah Tinggi itu merupakan kelanjutan pada . ada Sekolah Pertukangan (Kogyo Gakko). Sekolah Tinggi Teknik (Kagyo Dai Gakko) di Bandung. Pada zaman Jepang. dan Sekolah Guru dua tahun (Koto Sihan Gakko). Sekolah Dasar (Gokumin Gakko) diperuntukkan untuk semua warga masyarakat tanpa membedakan status sosialnya. 3) Pendidikan. dan Vietnam.

pemerintah . Dewi Reni. Selain itu. dan Insan Kamil. 4) Penggunaan bahada Indonesia.zaman Belanda. tetapi telah menjadi bahasa resmi pada instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Dr. penyair terkenal pada masa pendudukan Jepang. dan sebagainya. Bahkan. pada Tahun 1943 semua tulisan yang berbahasa Belanda dihapuskan diganti dengan tulisan berbahasa Indonesia. A. Teeuw (ahli Bahasa Indonesia berkebangsaan Belanda) bahwa pendidikan Jepang merupakan masa bersejarah bagi Bahasa Indonesia. Dengan demikian. Bahasa Indonesia tidak hanya sebagai bahasa pergaulan. Tahun 1942. Barang Tidak Berharga (1945) dan sebagainya. Hantu Perempuan (1944). Kerawang Bekasi. seperti karya Armin Pane yang berjudul Kami Perempuan (1943). Pengarang lain seperti Abu Hanifah yang lebih dikenal dengan nama samaran El Hakim dengan karyanya berjudul Taufan di atas Angin. Menurut Prof. Chairil Anwar yang mendapat gelar tokoh angkatan ¶45 dengan karyanya: Aku. Djinakdjinak Merpati. Sejak Saat itu banyak karya sastra telah ditulis dalam Bahasa Indonesia. pemerintah pendudukan Jepang melarang penggunaan Bahasa Belanda dan digantikan dengan Bahasa Indonesia. Untuk menyiapkan kader pamong praja diselenggarakan Sekolah Tinggi pamongpraja (Kenkoku Gakuin) di Jakarta.

bahasa komunikasi. dan sebagainya. bahasa penulisan . Bahasa Indonesia pun berkembang ke seluruh pelosok tanah air. bahasa resmi.pendudukan Jepang telah memberikan kebebasan kepada bangsa Indonesia untuk menggunakan dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. .

B KEL : VI .TUGAS KLIPING OLEH: NAMA : DELLA ANASTYA DHYNO RAMADHAN DIAH AYU LESTARI DIMAS ANGGI PRATAMA HENRI PRATAMA IGNASIUS NOVITA FRANSISKA KLS : IX.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful