Anda di halaman 1dari 3

www.klinikindonesia.

com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 1

Anatomi Mulut, Faring & Tonsil


Oleh : Muhammad al-Fatih II

Anatomi Mulut (Kavum Oris)

Ada 4 perbatasan mulut (kavum oris), yaitu :

1. Perbatasan anterior : bibir.


2. Perbatasan posterior : arkus anterior.
3. Perbatasan superior : palatum durum & palatum mole.
4. Perbatasan inferior : dasar mulut.

Ismus fausium merupakan bagian perbatasan antara mulut (kavum oris) dan orofaring. Ismus fausium
akan naik secara simetris saat kita mengucapkan "aaa".

Ada 3 perbatasan ismus fausium, yaitu :

1. Perbatasan lateral : lengkungan arkus anterior.


2. Perbatasan medial : uvula.
3. Perbatasan inferior : pangkal lidah.

Anatomi Faring

Ada 3 pembagian faring, yaitu :

1. Epifaring (nasofaring).
2. Mesofaring (orofaring).
3. Hipofaring (faringofaring).

Kita dapat melihat granula "lateral band" pada dinding posterior faring. Granula "lateral band"
merupakan jaringan limfoid dan bagian dari lingkaran Waldeyer. Selain granula "lateral band",
lingkaran Waldeyer juga dibentuk oleh adenoid, tonsila palatina, dan tonsila lingualis.

Saat terjadi gerakan muntah, kita tidak dapat melihat dinding faring karena tertutupi oleh semua tonsil

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 2

yang tiba-tiba membesar.

Hati-hati ! Jangan menyentuh dinding faring karena menyebabkan gerakan muntah. Gerakan muntah
ini disebabkan terjadinya kontraksi muskuli, terutama muskulus konstriktor medius. Hal ini
menyebabkan dinding posterior faring tertarik ke depan dan dinding lateral faring tertarik ke medial.
Manuver ini menyebabkan lumen faring menghilang. Selain itu tonsil terdorong dan meninggalkan
fossa tonsilaris ke medial dan aksisnya terputar dari frontal menjadi sagital. Kita akan melihat 2 tonsil
yang sangat besar.

Anatomi Tonsil

Tonsil bersemayam dan menonjol dari fossa tonsilaris. Ada 3 perbatasan tonsil, yaitu :

1. Perbatasan anterior : arkus palatoglossus (arkus anterior).


2. Perbatasan posterior : arkus palatofaring (arkus posterior).
3. Perbatasan lateral : ruangan peritonsilair.

Ruangan peritonsilair berisi jaringan peritonsil dan muskulus konstriktor medius.

Tonsil kita yang mungil itu tercipta dengan struktur dan susunan yang sangat cerdas. Sungguh !
Penciptanya pasti Maha Cerdas. Dia telah mengadakannya dengan kode genetik yang penuh
perhitungan.

Tahukah kita bahwa tonsil terdiri atas jaringan limfoid dengan banyak saluran (kanalikuli) yang
bercabang-cabang dan saling berhubungan. Ujungnya berada pada permukaan tonsil yang akan tampak
oleh kita seperti lubang. Saya teringat dengan perjuangan penuh kesabaran yang dilakukan oleh kaum
muslimin menghadapi penjajahan & kezaliman di Afganistan dan Palestina. Mereka membuat banyak
saluran di pegunungan dan perkotaan yang menghubungkan antar satu tempat dengan tempat lainnya.

Kita dapat menemukan detritus pada ostia tonsil yang tampak seperti titik putih. Detritus sendiri
merupakan kumpulan lekosit, epitel dan bakteri yang telah mati.

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 3

Daftar Pustaka

• Prof. Dr. dr. Sardjono Soedjak, MHPEd, Sp.THT, dr. Sri Rukmini, Sp.THT, dr. Sri Herawati,
Sp.THT & dr. Sri Sukesi, Sp.THT. Teknik Pemeriksaan Telinga, Hidung & Tenggorok. Jakarta :
EGC. 2000.

Update : Makassar, 3 Juli 2007

Sumber : www.klinikindonesia.com (menerima sumbangan artikel kesehatan & kedokteran)

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online