Anda di halaman 1dari 1

Tersandung Angka

Oleh nurjaman

Mahasiswa pendidikan Sejarah UPI

Mereka hanya makhluk sebatang kara


Tak ada sedikitpun biaya
Hanya sokongan dari para kakak biasa
Tapi tekad tak pernah ia buang, mereka hanya ingin belajar
Sayang, mereka tersandung angka.

Seperti biasa, para penguasa begitu enggan


Bicara tentang pengecualian
Apalagi menyangkut uang
Jumlahnya pun hanya segelintir orang
Kalau jumlahnya banyak, itu baru maslah
Begitu pikir para kepala

Angka begitu penting bagi penguasa


Mereduksi realitas dalam angka
Tapi begitulah logika dia

Kenapa begitu kejam dia menggunakan angka


Hanya sekedar untuk pembelaan saja
Padahal mereka, para orang tak punya
Butuh berderet angka untuk biaya

Pedulikah penguasa?
Tidak, yang mereka butuhkan hanya angka
Angka, angka, dan angka

Bumi siliwangi, 2010