Anda di halaman 1dari 5

Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Persebarannya

(Seri Ilmu Alamiah Dasar Bag 3)

Biosfer dan Kehidupan

Biosfer adalah bagian dari sistem planet bumi yang meliputi udara, tanah dan air, di mana
segala kehidupan berkembang.

Biosfer dapat dibagi menjadi empat lapisan yaitu atmosfer, hidrosfer, geosfer, dan
antrosfer.

Hidup berarti mampu mengadakan metabolisme termasuk respirasi, bereaksi terhadap


rangsangan luar dengan tujuan mempertahankan diri dan mengadakan reproduksi. Sel
memenuhi syarat itu maka sel dianggap sebagai suatu unit kehidupan yang terkecil.

Ada beberapa teori asal mula kehidupan, yaitu:

1. Hidup berasal dari Tuhan


2. Teori Cozmozoa
3. Teori Pfugler
4. Teori Moore
5. Teori Allen
6. Generatio Spontanea
7. Omne Vivum Ex Ovo
8. Omne Ovo Ex Vivo
9. Omne Vivum Ex Vivo
10. Teori Urey

11. Teori Oparin – Haldane.

Hidup berarti mampu mengadakan metabolisme termasuk respirasi, bereaksi terhadap


rangsangan luar dengan tujuan mempertahankan diri dan mengadakan reproduksi. Sel
memenuhi syarat itu maka sel dianggap sebagai suatu unit kehidupan yang terkecil.

Beda antara makhluk hidup dan benda mati dapat dilihat dari sisi:
1. bentuk dan ukuran;
2. komposisi kimia;
3. organisasi;
4. metabolisme;
5. iritabilitasi;
6. reproduksi;
7. tumbuh dan mempunyai daur hidup.

Yang termasuk ke dalam makhluk hidup tingkat rendah adalah sebagai berikut.

1. Virus.
2. Bakteriofag.
3. Rickettsia.
4. Bakteri.
5. Protozoa.

Reproduksi (perkembangbiakan) sel meliputi mitosis (pembelahan sel melalui tahapan


atau fase tertentu) dan amitosis (proses pembelahan sel tanpa melalui tahapan atau fase
tertentu)

Mitosis pada hewan atau pembelahan tidak langsung menghasilkan beberapa tingkatan
atau fase yaitu interfase, profase, prometafase, metafase, anafase dan telofase.

Terdapat dua tipe perkembangbiakan pada makhluk hidup bersel banyak yaitu:

1. aseksual yang termasuk di dalamnya adalah pembelahan kembar, kuncupan,


pembentukan spora dan perkembangan vegetatif;

2. seksual, yang terdiri dari beberapa tipe, yaitu konjugasi dan fertilisasi.

Keanekaragaman Makhluk Hidup

Sel terdiri dari membran sel, nukleus (inti sel) dan protoplasma yang terdiri dari
sitoplasma dan nukleoplasma.
Pada nukleoplasma terdapat bagian yang mampu mengadakan metabolisme, sedangkan
membran melindungi serta mengatur hubungan sel dengan dunia luar. Pada hakikatnya,
sel tumbuhan dan hewan adalah sama, perbedaannya hanya terdapat pada adanya
khloroplast pada tumbuhan dan adanya sentroplast pada hewan.
Diduga bahwa hewan maupun tumbuhan berasal dari sel sederhana yang sama

Evolusi artinya perubahan secara perlahan dan berlangsung terus.

1. Sejarah Kehidupan Bumi

1. Azoikum : belum ada kehidupan, bumi masih panas.

2. Archeozoikum : bumi dingin, ada daratan dan lautan.

3. Proterozoikum : zaman kehidupan protozoa bersel satu.

Semua di atas disebut pre cambrian.


Selanjutnya adalah sebagai berikut.

Sejarah Kehidupan di bumi berdasarkan Umur Fosil yang ditemukan

2. Teori Evolusi

1. Lamarck : evolusi disebabkan karena adanya adaptasi.


Contoh: leher jerapah menjadi panjang.

2. Darwin : evolusi disebabkan oleh seleksi alam.


Contoh: karena seleksi alam, jerapah leher panjang yang jaya, yang leher
pendek punah.

3. Weismann : evolusi adalah masalah genetika. Jadi, evolusi adalah seleksi


alam terhadap faktor genetika.

4. De Vries : evolusi disebabkan karena mutasi gen.

3. Keterangan Kehidupan
Kehidupan terbagi dua yakni dunia tumbuhan dan dunia hewan termasuk manusia.
Diberi nama dengan dua kata, yaitu:

1. menunjukkan genusnya

2. menunjukkan spesiesnya, contoh: Homo sapiens.

1. Dunia Tumbuhan
Divisi/subdivisi/contoh
Thallophyta : ganggang, jamur
Briophyta : lumut
rumput, polongan, perdu, pohon berbuah, berbiji
Pteridophyta :
belah dan berbiji tunggal.
2. Dunia Hewan
Divisi/Phylum/contoh

amuba, paramecium, euglena dan sporozoa


Protozoa :
Porifera: bunga karang
Coelenterata : ubur-ubur, hydra
Platyhelminthes : cacing gepeng
Nemanthelminthes : cacing bundar
Annelida : cacing tanah
Echinodermata : bintang laut
Molluska : tiram, kerang remis, octopus, keong
Arthopoda : udang, lipan, kalajengking, laba-laba,insekta.
Chordata : semua yang bertulang belakang, seperti: Pisces
(semua jenis ikan)
Amphibia (katak, salamander)
Reptilia (buaya, ular)
Aves (burung)
Mammalia:
Tak bergigi: lumba-lumba
- Berkantong: kangguru
- Pengerat: tikus
- Pemakan serangga: landak

Persebaran Makhluk Hidup

Faktor-faktor yang menentukan adanya variabilitas geografik makhluk hidup yang


menyebar di atas permukaan bumi ini adalah sebagai berikut.

1. Faktor lingkungan, terdiri dari lingkungan abiotik yaitu tanah, air, temperatur dan
iklim di tempat itu. Lingkungan biotik adalah lingkungan antara makhluk-
makhluk hidup itu sendiri.
2. Faktor sejarah, yang menurut sejarah geografi bumi ini dahulu kala hanya terdiri
dari satu benua dan satu samudra. Kemudian retak dan bergeser secara sangat
perlahan dan membentuk benua-benua, samudra dan lautan.

3. Faktor hambatan penyebaran. Hambatan itu terdiri antara lain daratan untuk
makhluk penghuni lautan yaitu daratan atau benua dan daratan yang menyempit
seperti Amerika Tengah (Costa Rica). Bagi makhluk daratan, hambatannya adalah
lautan dan selat.

Ketiga faktor tersebut dapat kita sebut sebagai faktor geografik. Di samping faktor
geografik masih ada faktor genetik, baik variasi yang dihasilkan dari perkawinan maupun
mutasi genetik.

Geografi tumbuhan, ternyata merupakan variasi pantai tropik menuju kutub yang sama
dengan variasi dari pantai tropik ke puncak gunung, yaitu daerah tropis berhutan lebat,
subtropis hutannya agak menipis, dan pada daerah beriklim dingin terdapat padang
rumput atau hutan cemara dan pakis, serta daerah dekat kutub terdiri dari taiga
kemudian tundra dan lumut. Di kutub tak ada tumbuhan.

Geografi hewan, terbagi enam daerah geografik, sebagai berikut.

1. Eropa dan Asia Utara disebut Palaeartic, dihuni antara lain oleh bison dan rusa
rein.

2. Afrika dan Arab disebut Ethiophian, dihuni antara lain oleh gajah Afrika, jerapah
dan gorila.

3. Australia dan sekitarnya, dihuni antara lain oleh kangguru, koala, wombat.

4. India sampai Indonesia disebut daerah Oriental, dihuni oleh antara lain harimau,
gajah India dan kerbau.

5. Daerah Amerika Utara dan sekitarnya disebut Nearctic, dihuni oleh bison dan
semacam rusa rein yang disebut Caribau.

6. Daerah Amerika Selatan disebut Neotropical dihuni antara lain oleh tapir dan
monyet Howler.

Anda mungkin juga menyukai