P. 1
anggaran penjualan

anggaran penjualan

|Views: 613|Likes:
Dipublikasikan oleh aguscpbbi

More info:

Published by: aguscpbbi on Nov 18, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

Bab I

GAMBARAN UMUM ANGGARAN PERUSAHAAN
Anggaran adalah
• suatu rencana • meliputi seluruh kegiatan perusahaan • yang dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter • untuk jangka waktu tertentu yang akan datang.

KEGUNAAN BUDGET
• • •

Sebagai pedoman kerja Sebagai alat pengkoordinasian kerja Sebagai alat pengawasan kerja

. serta berisi taksiran-taksiran (forecast) tentang keadaan atau posisi financial perusahaan pada suatu saat yang akan datang.BAB 2 FORECASTING BUDGET • forecasting budget yang berisi taksirantaksiran tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang.

para ahli. sales manajer.TEKNIK DALAM FORECAST PENJUALAN • Forecast berdasarkan pendapat sumber pendapat adalah : salesman. analisa pengguna produk akhir . survey konsumen • • Forecast berdasarkan perhitungan statistic Forecast dengan metode khusus : Analisa industri. analisa product line.

.BAB 3 ANGGARAN PENJUALAN anggaran penjualan adalah budget yang merencanakan secara terperinci tentang penjualan perusahaan selama periode yang akan datang meliputi rencana : • tentang jenis (kualitas) • jumlah (kuantitas) barang yang akan dijual • harga • waktu • tempat (daerah) penjualannya.

konsep anggaran perusahaan • Dasar penyusunan anggaran : – – – menyusun tujuan perusahaan menyusun strategi perusahaan menyusun forecast penjualan anggaran promosi dan advertensi anggaran biaya-biaya penjualan rencana penjualan • Menyusun anggaran penjualan : – – – .

.BAB 4 ANGGARAN PRODUKSI Anggaran produksi adalah aggaran yang merencanakan secara terperinci tentang jumlah unit barang yang akan diproduksi oleh perusahaan selama periode yang akan datang meliputi rencana tentang : • jenis barang yang akan diproduksi • jumlah (kuantitatif) • waktu produksi dilakukan.

xx • Tingkat persediaan akhir ……………xx + • Jumlah ……………………………… xx • Tingkat persediaan awal ……………xx • Tingkat produksi …………………… xx ..PENYUSUNAN ANGGARAN PRODUKSI • Tingkat Penjualan ………………… .

BAB 5 ANGGARAN BAHAN MENTAH • Anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang penggunaan bahan mentah untuk proses produksi selama periode yang akan datang. Meliputi : • Anggaran Kebutuhan Bahan Mentah • Anggaran Pembelian Bahan Mentah • Anggaran Biaya Bahan Mentah .

……………………xx ..Bentuk Dasar Anggaran Pembelian Bahan Mentah • Persediaan akhir……………………………………….xx • Kebutuhan bahan mentah untuk produksi …………xx + • Jumlah kebutuhan…………………………………… xx • Persediaan awal ……………………………………… xx • Pembelian bahan mentah ……….

Tenaga Kerja Tidak Langsung : merupakan tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi (Anggaran BOP) .BAB 6 ANGGARAN TENAGA KERJA Tenaga kerja yang bekerja di pabrik di golongkan menjadi 2 : Tenaga kerja langsung : merupakan tenaga kerja di pabrik yang secara langsung terlibat dalam proses produksi (Anggaran TKL).

.ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG • anggaran tenaga kerja langsung adalah budget / anggaran yang merencanakan secara terperinci tentang upah yang akan dibayarkan kepada para tenaga kerja langsung selama periode yang akan datang.

Perencanaan tenaga kerja • • • • • • pencarian atau penarikan tenaga kerja kebutuhan tenaga kerja latihan bagi tenaga kerja baru evaluasi dan spesifikasi pekerjaan gaji dan upah yang diterima oleh tenaga kerja pengawasan tenaga kerja .

PENYUSUNAN ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG • jumlah barang yang akan diproduksi (dari anggaran produksi) • jam buruh langsung (DLH) yang diperlukan untuk mengerjakan 1 unit barang • tingkat upah rata-rata per jam buruh langsung • jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan • waktu produksi barang (bulan atau kuartal) .

kecuali biaya bahan mentah langsung dan biaya tenaga kerja langsung. • Pengalokasian dengan Clean Cost Concept .BAB 7 ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK DAN HARGA POKOK PRODUKSI • Yang dikategorikan sebagai biaya overhead pabrik adalah biaya-biaya dalam pabrik yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam rangka proses produksi.

HARGA POKOK PRODUKSI • volume produksi masing-masing barang • biaya bahan mentah untuk masing-masing barang • biaya tenaga kerja langsung untk masingmasing barang • biaya overhead masing-masing bagian produksi dan bagian jasa / pembantu • satuan kegiatan masing-masing bagian produksi dan bagian jasa / pembantu • angka standar pada masing-masing bagian produksi dan bagian jasa / pembantu .

Tata Usaha . Personalis. a Hubungan Masyarakat. BIAYA PENJUALAN DAN LAPORAN LABA RUGI • Budget biaya administrasi ialah budget yang merencanakan secara terperinci tentang biaya yang terjadi serta terdapat di dalam lingkungan kantor administrasi perusahaan • Departemen yang menggunakan : Bagian keuangan.BAB 8 ANGGARAN BIAYA ADMINISTRASI. Perlengkapan.

BAB 9 ANGGARAN VARIABEL Yang perlu dipertimbangkan yaitu : • metode dalam menganalisis masing-masing elemen biaya • pemilihan satuan dasar kegiatan yang tepat • penggunaan dan penerapan konsep anggaran variable • jenis biaya yang dihubungkan dengan tingkat output maupun tingkat kegiatan perusahaan .

METODE PENENTUAN VARIABILITAS BIAYA • Metode Taksiran langsung • Metode Titik Terendah dan Titik Tertinggi • Metode Korelasi Bentuk Anggaran Variabel : Formula Grafis Tabel .

BAB 10 ANGGARAN PENGELUARAN MODAL Keputusan tentang pemilihan investasi merupakan keputusan penting Langkah-langkah yang perlu diambil adalah : • mencari peluang investasi(diversifikasi usaha. diversifikasi produk. perluasan keuangan. perluasan usaha. program riset produk baru) • memilih alternative investasi yang paling baik • menyusun rancangan pelaksanaan • realisasi dan pengendalian pelaksanaan investasi .

KRITERIA INVESTASI • • • • • Average Rate of Return Payback Period Net Present Value Profitability Index Internal Rate of Return .

.BAB 11 ANGGARAN PIUTANG • Anggaran piutang adalah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah piutang perusahaan beserta perubahannya dari waktu ke waktu selama periode yang akan datang.

Piutang merupakan investasi : – Menyerap sejumlah dana modal kerja – Mempunyai usia tertentu sesuai dengan waktu keterikatannya – Mempengaruhi tingkat risiko perusahaan secara keseluruhan – Perlu dimonitor tingkat efisiensinya .

BAB 12 ANGGARAN KAS Penyusunan anggaran kas untuk : Menentukan posisi kas pada berbagai waktu Memperkirakan kemungkinan deficit /surplus Mempersiapkan keputusan pembelanjaan jangka pendek /jangka panjang Sbg dasar kebijaksanaan pemberian kredit Sbg dasar otorisasi dana anggaran yang disediakan Sbg dasar penilaian terhadap realisasi pengeluaran kas yang sebenarnya. .

membandingkan neraca yang disusun antara dua periode anggaran dan perhitungan laba rugi yang terjadi selama periode antara kedua neraca.Anggaran Kas Jangka Panjang kegiatan yang mengakibatkan terjadinya arus fisik masuk dan arus fisik ke luar.PENDEKATAN DALAM MENYUSUN ANGGARAN KAS Anggaran Kas Jangka Pendek (Anggaran Kas Tahunan) • Merup. disusun dengan cara menelusuri jejak berbagai a. alat operasional pengendalian kas sehari-hari. Anggaran Kas jangka Panjang .

• Break even menunjukkan jumlah laba sama dengan nol atau penghasilan sama dengan biaya total.BAB 13 ANALISA BREAK EVEN DALAM SISTEM PENGANGGARAN • Break even dapat diartikan suatu keadaan di mana penghasilan dari penjualan hanya cukup untuk menutup biaya baik yang bersifat variable maupun yang bersifat tetap. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->