Anda di halaman 1dari 4

Tanda-tanda persalinan:

Lendir Bercampur Darah

Pengeluaran lendir bercampur darah. Terjadi karena sumbatan yang tebal pada
mulut rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir yang berwarna
kemerahan karena bercampur darah.

Apa yang harus dilakukan:


Pengeluaran darah dan lendir dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan, jadi
tunggulah sampai anda mendapat kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah,
sebelum anda pergi kerumah sakit.
Anda harus menghubungi dokter anda bila terjadi pendarahan hebat.

Air Ketuban Pecah

Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar
( Normal air ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau).

Apa yang harus dilakukan:


Hubungi dokter anda dan segera ke rumah sakit, walaupun anda belum merasakan
kontraksi, karena ini menjadi resiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan
pembalut wanita untuk dapat menyerap cairan ketuban anda.

Kontraksi Yang Teratur

Tidak seperti kontraksi Braxton hick, kontraksi timbul secara teratur, mula-mula
kontraksi hanya sebentar kemudian bertambah lama dan bertambah kuat, dan
kontraksi terjadi simetris di kedua sisi perut mulai dari bagian atas dekat saluran
telur ke seluruh rahim, dan nyeri tidak hilang/kurang dengan istirahat atau elusan.

Apa yang harus dilakukan:


Ketika kontraksi nampak teratur, mulailah untuk menghitung waktunya.
Catatlah lamanya waktu antara satu kontraksi dengan kontraksi berikut, dan
lamanya kontraksi berlangsung. Persalinan hanya terjadi bila kontraksi menjadi
semakin dekat 40 detik antara kontraksi lainnya. Persalinan pertama kali akan
berlangsung 12-14 jam sehingga lebih baik anda menunggu dirumah sambil
beristirahat mengumpulkan energi untuk persalinan. Jadi jika kontraksi anda sudah
setiap 5 menit sekali atau sangat sakit anda dapat pergi ke rumah sakit. Jangan
lupa membawa tas yang sudah anda siapkan.

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com
Pada bulan kesembilan atau pada minggu ke 40, di dalam rongga panggul sang ibu, bayi sudah
menempatkan dirinya pada posisi siap dilahirkan. Kini dia hanya menunggu ‘sinyal’ kapan saat
persalinan terjadi.

Peristiwa itu dapat terjadi secara cepat atau sebaliknya lambat atau sebaliknya sangat cepat. Apakah
tanda yang perlu diperhatikan ibu untuk memastikan saat persalinannya?

• Kekerapan kontraksi. Ketika kontraksi mulai terjadi, sebaiknya ibu mencatat kekerapan.
Gunakan stopwatch atau jam tangan yang memiliki jarum penunjuk detik. Biasanya lama
kontraksi terjadi adalah 45 - 75 detik. Rasa sakit kontraksi biasanya dimulai dari rahim bagian
atas, lalu menjalar ke bagian bawah, yakni ke bagian atas tulang kemaluan.

• Kontraksi semakin kuat. Biasanya semakin lama kontraksi akan bertambah kuat. Saat mulas,
jika si ibu menekan dinding perut dengan telunjuk akan terasa perut mengeras.

• Interval kontraksi. Makin lama jarak antara kontraksi akan semakin pendek, awalnya setiap 20
menit sekali, kemudian menjadi 15 menit, lalu 10 menit hingga akhirnya terjadi setiap 2 menit.
Pada saat kontraksi terjadi setiap 10 menit, sebaiknya Anda segera berangkat ke rumah sakit.

• Pengeluaran lendir bercampur darah (bloody show). Gejala ini menunjukkan telah mulai
terjadi pembukaan mulut rahim. Pengeluaran lendir bercampur darah ini terjadi karena
terlepasnya sumbatan yang tebal pada mulut rahim.
• Pecah ketuban. Normalnya air ketuban yang keluar terlihat jernih dan tidak berbau. Jika air
ketuban yang keluar terlihat keruh atau berbau, maka sangat disarankan untuk hubungi dokter
dan bergegas ke rumah sakit, sekalipun ibu belum merasa sakit atau belum mengalami kontraksi.
Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari risiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan
pembalut untuk menyerap cairan ketuban yang keluar.

Tanda palsu

Selama kehamilan, ibu akan merasakan kontraksi rahim (mulas, kram perut) yang lemah dan
tidak teratur, yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi tersebut tidak menyebabkan
lahirnya bayi.

Menjelang persalinan akan terjadi kontraksi otot-otot rahim yang menyebabkan bayi lahir, ini
disebut His.
His pada bulan terakhir kehamilan akan terjadi beberapa kali, namun perlu diperhatikan apakah
his tersebut merupakan his palsau (his pendahuluan) atau his persalinan.
Ciri-ciri his palsu adalah :
a. Tidak teratur, tidak menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan lipatan paha.
b. Tidak menyebabkan nyeri memancar dari pinggang ke perut bagian bawah.
c. Lama kontraksi pendek dan tidak begitu kuat, bila dibawa berjalan kontraksi biasanya
menghilang.
d. Tidak bertambah kuat seiring dengan bertambahnya waktu.
e. Tidak ada pengaruh pada pembukaan mulut rahim.

Ketika mulai terjadi kontraksi, setiap timbul catatlah frekwensinya, kekuatan, lamanya kontraksi
tersebut. Gunakan stopwatch atau jam tangan yang ada detiknya.

Ketuban pecah dini


Normalnya ketuban pecah beberapa saat sebelum melahirkan. “
Jika sebelum tanggal perkiraan persalinan ibu telah merasa keluarnya cairan dalam jumlah
banyak dari kemaluan (pecahnya ketuban), segeralah ke rumah sakit, karena ketuban pecah dini
meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
Perdarahan
Perdarahan pada kehamilan lanjut (usia kehamilan = 20 minggu) meskipun sangat sedikit dapat
merupakan ancaman bagi ibu dan janin. Ibu perlu segera mendapatkan pertolongan di rumah
sakit.

Pergerakan Janin Berkurang


Berkurang atau hilangnya pergerakan janin dapat merupakan suatu tanda gawat janin yang dapat
berakhir dengan kematian janin. Karena itu sebaiknya ibu mengerti cara menghitung pergerakan
janin dalam satu hari, dan segera ke dokter jika menduga pergerakan janin berkurang.

Pemantauan pergerakan janin harus sudah dimulai sejak awal, yakni sejak inu merasa pergerakan
anak, karena ibu sendirilah yang paling tahu dan mungkin mendeteksi kesehatan janinnya,
biasakan memperhatikan gerakan anak setiap hari, dianjurkan untuk memperhatikannya pada
malam hari, saat itu janin sedang “bangun”.
“Fetal Kick Count”, menghitung tendangan janin, menghitung gerakan janin.

Caranya :
Ibu berbaring (malam hari) dan menghitung gerakan janin selama 20 menit. Janin yang sehat
akan bergerak lebih dari 5 kali dalam 20 menit. Apabila ini terjadi, Insya Allah janin ibu akan
baik selama 24 jam berikutnya, sehingga dengan memantau gerakan janin ibu dapat memprediksi
kesehatan janin setidaknya 24 jam ke depan. Apabila janin bergerak kurang dari 5 kali dalam 20
menit, segera hubungi rumah sakit dimana dokter ibu bekerja untuk mendapatkan pemantauan
yang lebih akurat dengan cara Non Stress Test (NST/Uji tanpa beban)

Tekanan Darah Meningkat


Tekanan darah meningkat tanpa pemeriksaan tensi darah sulit diketahui, tetapi apabila ibu
merasa bengkak pada kaki yang tidak hilang setelah diistirahatkan, bengkak pada punggung
tangan, bengkak pada kelopak mata atau bagian tubuh lainnya, segera hubungi dokter/rumah
sakit karena kemungkinan ibu terancam preeklamsi (keracunan kehamilan). (Diambil dari sini)