Anda di halaman 1dari 3

RIZKI BAGAWARA PUTRA

D3 IF 34-02/613101048

JAWABAN SOAL LATIHAN DAN TUGAS

1. FCFS

 Waktu tunggu: P1:0, P2:5,


P3:13, P4:16
 Waktu datang: P1:0, P2:2, P3:7, P4:4
 Waktu selesai diproses: P1:5, P2:13, P3:16, P4:21
 Waktu eksekusi: P1:5, P2:8, P3:3, P4:5
 Waktu tunggu rata-rata: 8,5

2. SJF Non-Preemtive

 Waktu tunggu: P1:0, P3:1, P4:9, P2:11


 P3:8-7(waktu kedatangan)=1
 P4:13-4(waktu kedatangan)=9
 P2:13-2(waktu kedatangan)=11
 Waktu datang: P1:0, P2:2, P3:7, P4:4
 Waktu selesai diproses: P1:5, P3:8, P4:13, P2:21
 Waktu eksekusi: P1:5, P3:3, P4:5, P2:8
 Waktu tunggu rata-rata: 5,25

3. SRTF

 Waktu tunggu: P1:3, P2:6, P3:0, P4:2


 Waktu selesai diproses: P1:15, P2:21, P3: 10, P4: 12
 Waktu eksekusi: P1:5, P2:8, P3:3, P4:5
 Waktu tunggu rata-rata: 3,67

4. Skema Round Robin


RIZKI BAGAWARA PUTRA
D3 IF 34-02/613101048

5. Kelemahan dan kelebihan:


 FCFS:
Kelebihan:
- Sederhana
- Dengan menggunakan algoritma ini setiap proses yang berada pada
status ready dimasukkan kedalam FIFO queue atau antrian dengan prinsip first in
first out, sesuai dengan waktu kedatangannya. Proses yang tiba terlebih dahulu
yang akan dieksekusi.
- Dapat bekerja dengan adanya prioritas terhadap proses, prioritas dengan nilai
terkecil akan diberi status sebagai prioritas tinggi dan akan dikerjakan terlebih
dahulu

Kelemahan:
- Waiting time rata-ratanya cukup lama.
- Terjadinya convoy effect, yaitu proses-proses menunggu lama untuk menunggu 1
proses besar yang sedang dieksekusi oleh CPU. Algoritma ini juga menerapkan
konsep non-preemptive, yaitu setiap proses yang sedang dieksekusi oleh CPU
tidak dapat di-interrupt oleh proses yang lain.

 Round Robin:
Kelebihan:
- Tak ada proses yang diprioritaskan

Kelemahan:
- Tergantung pada time quantum. Jika terlalu besar, algoritma ini akan sama saja
dengan algoritma first come first served. Jika terlalu kecil, akan semakin banyak
peralihan proses sehingga banyak waktu terbuang.
- Jika Time quantum yang ditentukan terlalu kecil, maka sebagian besar proses
tidak akan selesai dalam 1 quantum

 SJF:
Kelebihan:
- Keunggulannya terletak pada kemampuannya untuk memperkecil rata-rata lama
tanggap

Kelemahan:
- Susahnya untuk memprediksi burst time proses yang akan dieksekusi selanjutnya.
- Proses yang mempunyai burst time yang besar akan memiliki waiting time yang
besar pula SJF (Shortest Job First) karena yang dieksekusi terlebih dahulu adalah
proses dengan burst time yang lebih kecil.
- Kelemahannya terletak pada layanan terhadap proses panjang. Jika proses
pendek tiba terus menerus, maka layanan terhadap proses panjang akan terus
menerus tertunda. Penundaan ini tidak mengenal batas selama proses pendek
masih saja terus tiba.
RIZKI BAGAWARA PUTRA
D3 IF 34-02/613101048

- Kelemahan berikutnya terletak pada implementasi. Bagaimana kita dapat


menentukan bahwa suatu proses itu terpendek, kalau proses masih saja terus
tiba.

 SRTF:
Kelebihan:
- lebih optimal, sehubungan dengan mememinimalkan waktu tungu rata2
- Bekerja pada non preemptive lebih cepat
- Jika ada proses yang sedang dieksekusi oleh CPU dan terdapat proses di ready
queue dengan burst time yang lebih kecil daripada proses yang sedang
dieksekusi tersebut, maka proses yang sedang dieksekusi oleh CPU akan
digantikan oleh proses yang berada di ready queue tersebut. Preemptive
SJF sering disebut juga Shortest-Remaining- Time-First scheduling.

Kelemahan:
- tak pernah tahu secara pasti panjang CPU burst proses berikutnya