SEJARAH PROKLAMASI INDONESIA

DISUSUN OLEH :

1. 2. 3. 4. 5.

ANGELIA KUSUMA W. ( 03 ) FIRDHA MAHARANI ( 09 ) RIRIS KARTIKA D. ( 22 ) ROSITA TRISNA M. ( 24 ) SULISTIYANING NUR W. ( 27 )

Bebas dari segala bentuk janji muluk kemerdekaan dari pemerintah Jepang. Cudan Rengasdengklok (setingkat kompi) dipimpin oleh Chudancho Subeno.56 Jakarta pukul 10. Sambutan dari Dr. Makna Proklamsi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia : 1. para hadirin dengan spontan dan serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya ciptaan W.R.10 (waktu Tokyo). Pengibaran Sang Bendera Merah Putih. Muwardi selaku panitia keamanan.Sejarah Detik-Detik Proklamasi Dan Makna Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Pelaksanaan acara proklamasi hari kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia dilaksanakan pada tanggal 17 Augustus 1945 di Jl. Telah lahir sebuah negara dan bangsa baru yang merdeka dan berdaulat. Mereka tiba tanggal 16 Agustus 1945 sekitar jam 08. Dr Soetjipto dan Joesoef Koento tidak sampai siang hari. Pegangsaan Timur No.00 wib. Shodan 2 dimpimpin Shodancho Oemar Bahsan dan Shodan 3 dipimpin Shodancho Affan. Disamping . Pembacaan proklamasi yang kemudian dilanjutkan dengan pidato singkat Ir. Adanya revolusi untuk memindahkan kekuasaan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. 3. Chudan ini memiliki 3 buah Shodan (setingkat pleton) yaitu Shodan 1 dipimpin Shodancho Suharjana. Sekitar Proklamasi 3 Adalah Shodancho Singgihlah (merupakan perwira PETA dari Daidan I Jakarta) yang memimpin penculikan dwitunggal Soekarno-Hatta ini menuju Rengasdengklok. 4. 3. 2. telah meninggalkan Rengasdengklok. Soekarno. Soekarni dan Joesoef Koento. Supratman. Setelah bendera sang merah putih berkibar. Singgih. 2. Para tokoh PETA dan pemuda yang datang bersamanya adalah Chudancho Dr Soetjipto. Kata Sambutan dari Suwiryo. Jadwal Acara Proklamasi 17-08-1945 : 1.

sehingga beberapa orang menitikkan air mata. Mereka berteriak : "Hidup Bung Karno. Indonesia sudah merdeka. trompet dan juru bahasa. Rupanya cukup hikmat juga.00. saat pagi hari Chudancho Soebeno sedang berada di Purwakarta. pakaian. Kenco Purwakarta (Bupati) Pandu.00 pagi (waktu Tokyo) Wedana Mitsui.30 rombongan kembali ke Jakarta.00 perundingan dimulai. Untuk sementara para pemuka bangsa ini ditempatkan dirumah Chudancho Subeno. keuangan. kesehatan. Kedatangan mereka tidak sengaja kebetulan saja karena berada disekitar Rengasdengklok karena sedang mengontrol padi. Setelah itu rombongan yang baru datang ini dipertemukan dengan SoekarnoHatta termasuk Soetardjo. Jam 19. bersama stafnya orang Jepang dan sejumlah Jepang lainnya sudah ditawan. Fuku Kencho Purwakarta (patih) Djuarsa. NV Melati Bandung. hasil perundingan Soekarno-Hatta setuju diadakan Proklamasi setelah kembali ke Jakarta. Perlu diketahui. Jepang sudah modar (mati)". rombongan lain bertambah yang datang ke Chudan antara lain Syuchokan (residen) Soetardjo Hadikoesoemo. diangkat Camat Sujono Hadipranoto. fatmawati dan Guntur tiba. Pada jam 17. Tapi khawatir menyolok. Maksudnya mau menjemput SoekarnoHatta. dan sebagainya. Hidup Bun Hata. Foto atas memperlihatkan. Para pemuda dalam organisasi Seinendan dan Kibodan diaktifkan. Para prajurit menyambut para tetamu setengah tawanan ini. diwilayah Rengasdengklok sudah terjadi perebutan kekuasaan dan pernyataan kemerdekaan. Honbu memiliki kelengkapan petugas urusan persenjataan. Pada jam 18. Ini terbukti dengan berkibarnya bendera merah putih dimana-mana. Lalu sebagai pimpinan daerah baru. Rupanya dipelopori para prajurit PETA. Peresmian pergantian pimpinan dan pernyataan kemerdekaan ini diadakan dilapangan kecamatan dimana Hadipranoto bertindak selaku inpektur upacara dan pakai berpidato segala. Sekitar jam 11. Foto dibuat sekitar tahun 1950-an. Setelah tengah hari Soetardjo bergabung dengan rombongan Soekarno-Hatta. Ketika Soekarno-Hatta. makanan dan dapur. (Sumber tulisan : PETA dan Peristiwa Rengasdengklok oleh Oemar Bahsan. Soncho Batujaya (camat) Bunyamin.1955) . Baru tengah hari dia datang di Rengasdengklok. Otomatis mereka setengah ditahan di Chudan. hari sudah terang. Dilakukan upacara penurunan Hinomaru (bendera Jepang) dan penaikan sang Merah Putih.mereka juga ada Honbu (staf) yang dipimpin oleh Budancho senior yaitu Martono. Pada jam 9. Rakyatpun sudah berkumpul terutama dimuka Chudan. Rumah Giau I Siong yang dipakai rombongan Soekarno-Hatta. kemudian dipindahkan kerumahnya seorang China bernama Giau I Siong.00 tiba di Rengasdengklok Mr Soebardjo diantar Joesoef Koento dan Shodancho Sulaiman.

Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56. Jakarta Pusat. Soekarno yang didampingi oleh Drs. 17 Agustus 1945 Tahun Masehi. atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang dibacakan oleh Ir. • .Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Soekarno membaca naskah Proklamasi yang sudah diketik Sajuti Melik dan telah ditandatangani Soekarno-Hatta Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Jumat.

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. atau "Dokuritsu . Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI.

tergantung cara kerja PPKI. antara yang anti dan pro Jepang. Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI. pada tanggal 10 Agustus 1945. karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis.Junbi Cosakai". Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Dua hari kemudian. Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang. Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari. bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Pada tanggal 9 Agustus 1945. . Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat. dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat. dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang. dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Pada tanggal 12 Agustus 1945. Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang (sic). Soekarno. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. saat Soekarno. Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat. 250 km di sebelah timur laut Saigon. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah. Sementara itu di Indonesia. Vietnam. mengatakan kepada Soekarno. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. termasuk Chaerul Saleh. Laksamana Muda Maeda. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Wikana. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan. Sehari kemudian. Sepulang dari Maeda. dan pemuda lain. gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Bersama Shodanco Singgih. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Sukarni. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Darwis.Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu. Tapi kantor tersebut kosong. dan Wikana --yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran. mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan . Sutan Sjahrir. Peristiwa Rengasdengklok Para pemuda pejuang. salah seorang anggota PETA. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut. bukan pemberian Jepang. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu.

M Diah. tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat. Mereka menjemput Ir.buru memproklamasikan kemerdekaan. Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. mereka pulang kerumah masing-masing. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura. Vietnam. ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. M.M. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu . Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang. Sukarni. Setelah dari rumah Nishimura. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto. yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. ke Rengasdengklok. Moh. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Setelah tiba di Jakarta. Hatta kembali ke Jakarta. apa pun risikonya. Soekarno dan Drs. Hatta. Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Laksamana Muda Maeda Jenderal Mayor Nishimura dan Malam harinya. Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan. Diah. Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. golongan muda. B. Mr. Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni. mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Tujuannya adalah agar Ir. Di sini. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. B. maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti "transfer of power". Soekarno dan Drs. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido. . yaitu Mr. Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang. Di Jakarta.Hatta. Moh. Wikana. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo. Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI. Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No. dan golongan tua. Subardjo. Bung Hatta. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura. untuk menerima kedatangan rombongan tersebut.

Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Wilopo.Setelah konsep selesai disepakati. 1). hadir B. Gafar Pringgodigdo. Ahmad Soebarjo. . Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02. pimpinan Barisan Pelopor. namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno. Hatta. Tabrani dan Trimurti. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. disusul dengan sambutan oleh Soewirjo. wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi. Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo. Soekarno dan Drs. Hermann Kandeler.04. Drs. Soekarno. dan Mr.M Diah Sayuti Melik. Sukarni dan Soediro.[2] Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada. dikibarkan.00 . yang telah dijahit oleh bu Fatmawati. Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman. Moh. Kemudian bendera Merah Putih. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Moh. Pagi harinya. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir.00 dini hari. di kediaman Soekarno. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Soekarno sendiri. 17 Agustus 1945. Di ruang depan. milik Mayor (Laut) Dr. Proklamasi no. Jalan Pegangsaan Timur 56[3] (sekarang Jl.

Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.l. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan. dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Setelah bendera berkibar. namun ditolak. kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih).[4]. Sampai saat ini.. Djakarta. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka. bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional. . Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi. Setelah upacara selesai berlangsung.[5] Pada tanggal 18 Agustus 1945.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Isi Teks Proklamasi Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah: Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya.l. mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia. seorang prajurit PETA. hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Soekarno/Hatta Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Setelah itu Soekarno dan M.

. 17-8-'05 Wakil2 bangsa Indonesia.Naskah Otentik Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik). Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d. salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi. diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.l. Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. .l. Djakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful