Anda di halaman 1dari 2

KANTOR PERWAKILAN DIY - JATENG

Jl Perahu No 4 Kotabaru Yogyakarta

Telepon Redaksi

: (0274) 566028

Telepon Sirkulasi

: (0274) 541582

Telepon Iklannnnn

: (0274) 544972

Layanan Pelanggan : (0274) 3050444

REPUBLIKA

Jawa Tengah & DIY

SABTU, 20 NOVEMBER 2010

13 DZULHIJAH 1431 H

Halaman >> 10

NOVEMBER 2010 13 DZULHIJAH 1431 H Halaman >> 1 0 ANTARA/WIHDAN HIDAYAT >> sisi lain <<
NOVEMBER 2010 13 DZULHIJAH 1431 H Halaman >> 1 0 ANTARA/WIHDAN HIDAYAT >> sisi lain <<

ANTARA/WIHDAN HIDAYAT

>> sisi lain <<

Setor Rp 40 Juta Diterima CPNS

Mohammad As’adi

F urqon (26), warga Temanggung nyaris melepas uang Rp 40 juta pada seseorang yang bisa men- jamin dirinya diterima jadi calon pegawai negeri sipil

(CPNS) pada penerimaan pegawai 2010 ini. Hal serupa juga dialami Lisa (24), juga warga Temanggung. Keduanya mengaku menerima tawaran itu, beberapa saat setelah melihat pengumuman daftar CPNS yang lolos pemberkasan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Hampir saja saya percaya, namun men- dadak ingat pesan pak bupati lewat koran beberapa waktu lalu supaya tidak mudah tergiur tawaran orang yang mengaku bisa menjamin diterima menjadi CPNS,” kata Lisa. Selain Lisa dan Furqon, tawaran yang sama juga diterima Akhmad (25), warga Parakan. Pemuda terse- but mengaku didatangi seseorang di rumahnya. Orang tadi mengaku bisa menjamin dirinya diterima CPNS kalau mau membayar Rp 40 juta. “Menurut orang itu, bisa dibayar separoh dulu, nanti separohnya kalau saya sudah lolos. Bila tidak diterima orang itu berjanji akan mengembalikan. Untung mas, saya membaca koran beberapa hari lalu yang memuat pesan pak bupati.” Dalam pesannya, Bupati Temanggung, Drs H Hasyim Affandi mengingatkan agar pelamar CPNS di daerahnya, selain jangan mencoba mendekati pejabat atau bupati, agar tidak mudah tergiur oleh tawaran orang yang bisa memberi jaminan dengan menyetor sejumlah uang. Modusnya, si calo meminta nomer tes dan pura-pura dihubungkan dengan pejabat tertentu agar lolos tes. Padahal dalam proses penerimaan CPNS saat ini, Pemkab terima jadi karena hanya menjadi pelaksana seleksi saja. Sedang mulai pembuatan soal sampai kelulusan semua dilaksanakan provinsi dan tidak bisa diintervensi orang luar. Selain munculnya ‘calo-calo’ ini, penerimaan CPNS Kabupaten Temanggung juga diwarnai kekecewaan ratusan tenaga honorer yang merasa telah didata. Namun tidak otomatis diangkat jadi CPNS. Melainkan harus melalui proses pendaftaran seperti yang lainnya, yaitu melalui jalur umum. Kepala BKD Sutikno melalui Kabid Pengembangan Pegawai BKD, Sri Hariyanto mengatakan tenaga hono- rer yang memenuhi syarat dan pendidikannya sesuai formasi, diminta tetap mendaftarkan diri dalam seleksi CPNS 2010 jalur umum. “Pendataan yang dilakukan BKD tersebut bukan merupakan perekrutan CPNS dari tenaga honorer, dan bukan pula jaminan bagi mereka untuk diangkat sebagai PNS. Mereka tetap harus melalui seleksi melalui jalur umum.” Pendataan katanya, atas perintah Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB), untuk mengetahui jumlah tenaga honorer di Indonesia secara umum. Dalam surat perintah itu disebutkan, pendataan dilakukan sembari menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP) baru tentang tenaga honorer. Surat itu juga tidak menyebutkan pendataan tadi untuk kepentingan pengangkatan tenaga honorer menjadi

PNS otomatis ed: heri purwata

P N S o t o m a t i s ■ ed: heri purwata RUMAH

RUMAH LEBAH

ANTARA/OKY LUKMANSYAH

Tejo (45) mengangkat stuf atau rumah lebah untuk mengambil madu di rumah lebah Kelurahan Sumurpanggang, Tegal, Jumat (19/11). Setiap 12 hari sebanyak 12 stuf yang per stuf terdapat 5 ribu lebah dapat menghasilkan madu satu hingga dua liter.

TETAP

WASPADA

Sejumlah warga melintas di jalan Desa Srunen, Cangkringan, Sleman, Jumat (19/11). Warga harus tetap waspada dengan Merapi. Meski PVMBG telah menurunkan zona bahaya dari 20 km menjadi 15 km dan 10 km.

Pemkot Mekarkan Dua Kelurahan

Nur Aini

SOLO — Pemerintah Ko-

ta (Pemkot) Solo bersiap

melimpahkan sejumlah ke- wenangan dalam mengam-

bil keputusan ke kelurahan.

Menyusul permintaan per- wakilan Kementerian Da- lam Negeri (Kemendagri) yang menyaratkan adanya otoritas kelurahan terkait rencana pemekaran dua ke- lurahan di Kota Solo, yakni Kadipiro dan Semanggi. “Wali kota akan membe- rikan sebagian kewenangan-

nya sesuai dengan kapabili-

tas kelurahan. Delegasi ke-

wenangan ini menjadi pra- sarat pelaksanaan pemekar- an,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto ditemui wartawan di Ba- laikota Solo, Jumat (19/11). Diungkapkannya, kewe- nangan yang akan diberikan kepada kelurahan ditarget- kan dapat dimulai sekitar

empat bulan ke depan. Nan- tinya, dasar pemberian ke- wenangan tersebut merupa- kan rekomendasi dari Ke- mendagri yang akan dibuat dalam peraturan daerah (Perda) dan ditarget selesai pada 2011 mendatang. “Kewenangan yang akan diberikan ke kelurahan nan- ti terbatas. Setidaknya ha- nya ada empat sampai lima

wewenang yang akan dibe- rikan ke kelurahan yang menyangkut kebijakan pu- blik seperti soal ruang ter- buka hijau, penanganan ke- amanan dan ketertiban ma- syarakat, persampahan, dan cipta karya,” jelasnya. Lebih lanjut, Budi me- ngatakan kewenangan ter- sebut akan diberikan tidak hanya kepada kelurahan yang baru dimekarkan. Te- tapi, semua kelurahan akan diberikan kewenangan yang sama. “Lurah nantinya da- pat mengambil kebijakan di tingkat kelurahan karena mereka sebagai pemegang otoritas tertinggi di wila- yahnya masing-masing, tan- pa harus menunggu kepu- tusan dari wali kota atau Pemkot,” ujarnya. Budi menjelaskan Kelu- rahan Semanggi rencananya dimekarkan menjadi dua kelurahan, sedangkan Kadi- piro menjadi tiga kelurahan baru. Pemekaran ini, menu- rutnya, dilakukan terutama untuk meningkatkan kual- itas pelayanan. “Kita akan mendapat tiga kelurahan baru dan ini dibuat untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” ujarnya. Budi menambahkan se- lama ini kelurahan belum menjadi lembaga yang me- miliki otoritas. ed: heri purwata

Kelurahan Gowongan Terendam Air

YOGYAKARTA — Se-

banyak enam rukun warga

di Kelurahan Gowongan,

Kecamatan Jetis yang ber- ada di sepanjang bantaran Sungai Code terendam air karena saluran air warga ke sungai tersebut tersumbat

lahar dingin. “Genangan air akibat adanya pendangkal-

an Sungai Code telah mem-

buat jalan di permukiman warga berubah menjadi se-

perti selokan,” kata Ketua RW 11 Kelurahan Gowong-

an Agus Sularto di Yogya-

karta, Jumat (19/11). Menurut dia, kondisi ter- sebut menyebabkan aktivi- tas masyarakat di wilayah tersebut menjadi terganggu, dan dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan warga. Meskipun tanggul- tanggul di tepi sungai sudah ditinggikan, namun hal ter- sebut tidak mampu mem- bendung masuknya air ke wilayah tersebut. “Kondisi paling parah terjadi di RT 43 karena wilayahnya ber- ada di posisi paling rendah,” lanjutnya. Ia berharap, wilayah uta-

ra segera dibersihkan de- ngan pengerukan sedimen berupa pasir dari lahar di- ngin Merapi. Sehingga Ke- lurahan Gowongan yang ter- letak di bagian selatan akan terbebas dari genangan air.

Upaya penyedotan, lan- jut dia, tidak akan efektif selama wilayah utara Su- ngai Code belum dibersih- kan. Akibat adanya lahar dingin dari Kali Boyong, maka Sungai Code pun me- ngalami pendangkalan dan pendangkalan masih di- mungkinkan terus terjadi mengingat aliran lahar di- ngin dari Gunung Merapi juga belum berhenti. Selain mengakibatkan genangan air, lanjut dia, warga juga mengalami ke- sulitan untuk mendapatkan air bersih karena sumur warga yang berada di ban- taran sungai juga ikut ter- cemar. “Untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat me- minta air bersih pada warga yang rumahnya lebih tinggi, sehingga air sumurnya tidak tercemar,” paparnya seperti dikutip Antara. Sementara Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan bahwa pemerintah akan segera me- lakukan langkah-langkah konkrit terkait permasala- han tersebut, termasuk me- nyediakan pompa untuk menyedot air yang mengge- nangi permukiman warga. “Ini adalah permasalahan serius yang harus segera ditangani,” tuturnya.

ed: heri purwata

Tujuh Daerah Gelar Seleksi CPNS Mandiri

Sekda Jateng mem- persilakan jika ada daerah yang nekad menyelenggarakan seleksi CPNS mandiri.

SEMARANG — Tujuh ka- bupaten/kota di Jawa Tengah

tetap melaksanakan seleksi pe- nerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010 secara man- diri. Meskipun surat edaran Kementerian Negara Pember- dayaan Aparatur Negara me- negaskan pelaksanaannya di- koordinasikan gubernur. Sekretaris Daerah Pemerin- tah Provinsi Jawa Tengah, Ha-

di

Prabowo di Semarang, Jum-

at

(19/11), mengatakan tujuh

daerah itu telah mengajukan izin ke pemerintah provinsi. Namun Pemprov Jateng tidak dalam kapasitas memberi izin pada daerah yang akan meng- gelar seleksi CPNS mandiri. Ketujuh daerah yang akan menggelar seleksi secara man- diri itu yakni, Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Karang- anyar, Klaten, Pekalongan, Wonosobo, serta Kendal. Menurut dia, surat edaran dari Kementerian Negara Pen- dayagunaan Aparatur Negara tentang mekanisme seleksi calon pegewai negeri ini sudah jelas. “Sesuai edaran, pelak- sanaan seleksi dikoordinasikan oleh gubernur,” tambahnya. Karena itu, ia mempersila- kan jika ada daerah yang tetap nekat menggelar seleksi calon pegawai negeri secara mandiri pada tahun ini. Dalam seleksi

CPNS 2010, Provinsi Jawa Te- ngah memperoleh alokasi se- banyak 6.954 formasi. “For- masi ini terbagi atas 395 pega- wai untuk seleksi di tingkat pemerintah provinsi dan 6.559 pegawai sisanya untuk tingkat kabupaten dan kota,” kata Hadi. Ia menjelaskan, formasi di tingkat pemerintah provinsi terbagi atas posisi guru seba- nyak 25 orang, tenaga kesehat- an 134 orang, dan tenaga tek- nis lainnya sebanyak 236 orang. Alokasi untuk tingkat kabupaten dan kota terbagi atas posisi guru sebanyak 2.690 orang, tenaga kesehatan 1.779 orang, dan tenaga teknis lain- nya 2.090 orang. Pada seleksi 2010, katanya, empat daerah tidak menye- lenggarakan seleksi karena ke-

terbatasan dana.Keempat dae-

rah tersebut yakni Kabupaten Purbalingga, Demak, Rem- bang, dan Pemalang.

Lain daerah

Sementara Sekretaris Dae- rah Purbalingga, Subeno mengimbau, warga kabupaten ini yang berminat mengikuti tes calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) agar mendaf- tar diri di kabupaten/kota lain. Menyusul tahun ini, Pur- balingga tidak membuka pen- daftaran CPNSD. “Imbauan tersebut didoku- mentasikan melalui surat ke- pada seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SK- PD) Nomor 800/6846/2010 Pe- rihal Pengadaan CPNSD For- masi Tahun 2010 Pelamar Umum,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Purbalingga, Rusmo Purnomo, di Purbalingga, Jumat (19/11).

Imbauan tersebut, kata dia, hal itu dikeluarkan lantaran Pemerintah Kabupaten Purba- lingga tidak menyelenggara- kan tes CPNS karena dana akan dialihkan untuk perbaik- an infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Kendati demi- kian, dia mengakui, Pemkab Purbalingga mengalami keter- batasan dana untuk mereali- sasikan aspirasi masyarakat yang menginginkan perbaikan infrastruktur. “Padahal per- baikan infrastruktur relatif mendesak karena menyangkut keselamatan publik,” katanya. Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga Adi Yuwono mengatakan pem- batalan pengadaan CPNS ini dilakukan setelah adanya ko- ordinasi antara eksekutif dan legislatif dengan melihat kon- disi APBD Purbalingga Tahun 2011. “Dari anggaran sebesar Rp 700 miliar lebih di dalam APBD Purbalingga Tahun 2011, sekitar Rp 500 miliar di- alokasikan untuk gaji PNS. Si- sanya untuk pembangunan,” katanya. Dalam hal ini, katanya, jika dalam pengadaan CPNS dija- tah sebanyak 206 orang maka akan dibutuhkan anggaran se- besar Rp 7,2 miliar selama satu tahun. Menurut dia, jumlah tersebut belum termasuk ang- garan operasional perekrutan yang mencapai Rp 600 juta. Melihat kondisi tersebut, katanya, Pemkab Purbalingga memilih membatalkan penga- daan CPNS karena dana untuk operasional kegiatan tersebut maupun gaji PNS baru hasil perekrutan dapat digunakan untuk pembangunan infra- struktur di daerah.

ed: heri purwata

Mulia BUMIARTA
Mulia
BUMIARTA

MULIA

 

AUTHORIZED MONEY CHANGER

Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta

(Depan Tiket Counter Garuda Indonesia) Senin - Jumat : 07.00 - 19.00, Sabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777

 

Tanggal : 18 November 2010

 

CURRENCY

 

BELI

JUAL

 

BN

TC

USD

 

8,875

8,725

8,975

EURO

12,050

11,850

12,175

AUD

8,750

8,650

8,900

CAD

8,750

8,200

8,900

GBP

14,200

14,000

14,500

CHF

9,025

8,775

9,175

SGD

6,825

6,950

HKD

1,135

1,210

JPY

107.50

101.50

110.00

RM

2,825

2,925

KWD

30,000

31,500

WON

7.25/7.75

8.75

NT

273/283

313

BND

6,800

6,950

NZD

6,800

6,950

PHP

190

230

THB

290

315

YUAN

1,320

1,395

SAR

2,300

2,425

Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah

THB 290 315 YUAN 1,320 1,395 SAR 2,300 2,425 Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah

kabar diy&jateng REPUBLIKA

11

Halaman >>

Sabtu > 20 November 2010

11 Halaman >> Sabtu > 20 November 2010 Mahasiswa Twente Berkunjung ke Undip SEMARANG —

Mahasiswa Twente Berkunjung ke Undip

SEMARANG — Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Jumat (19/11), mendapat kunjungan muhibah 32 mahasiswa program S1 Tek- nik Mesin dari University of Twente, Belanda. Kun- jungan yang dikemas dalam program Imaginations Study Tour ini bertujuan menjelajahi industri dan bu- daya eksotis dari Indonesia. Selain itu, juga meru- pakan ajang interaksi sosial bagi mahasiswa dari kedua perguruan tinggi. Rombongan mahasiswa asal negeri ‘Kincir Angin’ ini, disambut Pembantu Dekan (PD) IV Fakultas

>> kilas <<

Teknik, Ir Bambang Purwanggono, Ketua Jurusan Teknik Mesin, Dr Berkah Fajar serta Ketua Program Studi Magister Teknik Mesin, Dr A Bayuseno. Sedangkan Supervisor yang mendampingi maha- siswa dari Universitas Twente terdiri dari Prof Theo van der Meer, Dr Timo Meinders dan Ir Mark Rijke- boer. Ketiganya merupakan ahli di bidang mesin dan energi dari universitas tersebut. Bambang Purwanggono, dalam sambutannya me- ngatakan muhibah ini untuk menikmati pengalaman luar negeri ini, mahasiswa University of Twente ini telah melakukan penelitian terlebih dahulu. Penelitian ini berkaitan dengan tema dan berfokus pada kedua budaya negara serta industri-industri. “Sehingga akan memperkaya khasanah keilmuan dan pengalaman

para mahasiswa, ujarnya. bowo pribadi ed: heri purwata

Rilis Album Jogja Istimewa

YOGYAKARTA — Setelah mengalami beberapa kendala teknis, akhirnya album kompilasi Jogja Istimewa 2010 siap diluncurkan. Launching dilakukan melalui pers conference di Kedai Kebun Forum Yogyakarta, Jumat (19/11). Dalam acara tersebut juga diadakan showcase dari beberapa band yang terlibat dalam proyek album kompilasi ini. Dijelaskan Produser Pelaksana, Adi ‘Gufi’ Adriandi, untuk memberi konteks sosial dalam situa- si bencana erupsi Merapi, sleeve (halaman) album Jogja Istimewa 2010 ini sempat diubah dengan men- cantumkan nama mBah Maridjan. Sedangkan tujuan dan misi awal dari proyek album kompilasi ini setiap

generasi selalu melahirkan gaya sendiri yang khas yang merepresentasikan identitas jaman. “Proyek album kompilasi Jogja Istimewa 2010 ini ditujukan sebagai penanda jaman dan sebagai sebuah usaha pendokumentasian atas pencapaian- pencapaian yang dihasilakan oleh dunia musik sub- kultur Yogya hari ini,” tandas Adi. Tujuan kedua, proyek album kompilasi Jogja Istimewa 2010 ini adalah, keberanian untuk mem- proklamasikan apa yang telah dicapai dari dunia subkultur musik Yogya kepada dunia luar dengan cara yang paling elegan secara kolektif. Sedang tujuan ketiga, persembahan dari insan musik kota Yogya kepada kotanya yang berulang tahun ke 254, tanggal 7 Oktober 2010 lalu.

heri purwata ed: indra wisnu

Waspadai Aktifitas GunungDieng

Mohammad As’adi

Hal yang harus diwas- padai Gunung Api Dieng erupsi freatic dan gas beracun.

WONOSOBO Meski saat ini statusnya aktif normal, namun Dataran Tinggi Dieng di per- batasan Wonosobo dan Banjar- negara yang acapkali mengeluar- kan gas beracun, serta letupan-le- tupan kecil harus tetap diwaspa- dai. Pemkab Wonosobo dan dae- rah lainnya yang berada dalam satu kawasan, diminta tidak me- ngabaikan bahaya Gunung Api Dieng. “Daerah-daerah yang wilayah- nya mencakup Dataran Tinggi Dieng, kami minta tidak menga- baikan bahaya gunung api itu,” kata Kepala Pos Pengamatan Gu- nung Api Dieng, Tunut Pujiharjo, pada acara Coffee Morning de- ngan jajaran Muspida dan pejabat Pemkab Wonosobo di pendapa kabupaten, Jumat (19/11). Tunut mengatakan, saat ini, status gunung api di Dataran Tinggi Dieng tersebut memang masih dalam level pertama atau aktif normal. Berbeda dengan Me- rapi, menurut Tunut, sifat erupsi

di Dieng umumnya berpusat di

daerah kawah. Jika aktif, biasanya terjadi

letusan freatic di daerah kawah dan di celah atau rekahan. Potensi letusan umumnya erupsi freatic, tapi juga berpotensi terjadi le- tusan magmatik. Peristiwa terbe- sar dan memakan korban ter- banyak, keluarnya gas berancun

di Kawah Sinilai tahun 1979.

Karena itu, meski data visual masih menunjukkan level normal, kata Tunut, kemungkinan ter- jadinya peningkatan aktivitas vulkanik Dieng tetap harus di- waspadai. Terutama bagi masya- rakat yang berada di kawasan ra- wan bencana letusan Dieng. Yaitu kawasan-kawasan yang pernah ditandai atau teridentifikasi me- miliki pontensi ancaman, baik langsung maupun tidak langsung. Menurut Tunut, untuk me- ngurangi resiko jatuhnya banyak korban jiwa, di tengah masyara- kat Dieng, perlu dibudayakan un- tuk siaga. “Untuk menghadapi kemungkinan terjadinya letusan dan mengurangi resiko bencana masyarakat perlu dibudayakan siaga,” kata Tunut menambahkan. Dataran Tingggi Dieng, yang dikenal sebagai obyek wisata yang sangat eksotis ini, kendati terkesan tenang. Namun sesekali menimbulkan bencana alam. Selain tanah longsor juga letusan yang menimbulkan munculnya gas beracun. Gas beracun di ka-

wasan Dieng sangat mematikan. Budaya siaga ini dimaksudkan agar masyarakat sudah memper- siapkan diri untuk menghadapi bahaya yang timbul. Selain itu, juga antisipasi untuk menghin- darkan diri dari bahaya letusan. Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, beberapa kali pegunungan ini

‘meletus’ dan memakan banyak korban jiwa. Letusan gunung di kawasan tersebut dimulai sejak 1786, tahun itu terjadi di kawasan Kawah Dringo. Kemudian disusul tahun 1928 di Kawah Timbang menyebabkan 39 korban tewas. Kemudian peristiwa yang sama terjadi tahun 1939 juga di Kawah Timbang dengan jumlah korban jiwa lebih sedikit, yaitu 10 orang meninggal. Tahun 1944, letusan terjadi di Kawah Sileri, menye- babkan 114 warga meninggal. Peristiwa letusan Dataran Tinggi Dieng yang paling terkenal terjadi tahun tahun 1979, yaitu terjadinya erupsi freatic dan gas beracun di Kawah Sinila, yang menyebabkan 149 warga meninggal. Sementara dalam ketenangan- nya, Dataran Tinggi Dieng acap- kali menunjukkan peningkatan aktifitas vulkaniknya. Tidak saja erupsi freatic, tetapi juga sem- buran lumpur panas. Terakhir, tahun 2009, di Kawah Sileri terjadi semburan lumpur. Peris- tiwa itu tidak menyebabkan ter- jadinya korban jiwa. ed: heri purwata

ter- jadinya korban jiwa. ■ ed: heri purwata CUMI MELIMPAH ANTARA/OKY LUKMANSYAH Sejumlah nelayan

CUMI MELIMPAH

ANTARA/OKY LUKMANSYAH

Sejumlah nelayan melelang cumi di Tempat Pelelangan Ikan Jongor, Tegal, Jumat (19/11). Sepekan terakhir tangkap- an cumi melimpah, mengakibatkan harga cumi turun dari Rp 25 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram.

>> opini mahasiswa << Berhaji Tanpa Gelar Oleh Ahmad Rizky Mardhatillah Umar Lingkar-studi Bulaksumur
>> opini mahasiswa <<
Berhaji Tanpa Gelar
Oleh
Ahmad Rizky Mardhatillah Umar
Lingkar-studi Bulaksumur
I badah haji merupakan salah
satu dari rukun Islam kelima
yang diwajibkan kepada setiap
muslim yang mampu melaksana-
kannya. (QS, 22: 27). Pemberian
gelar ‘haji’ atau ‘hajjah’ telah
menjadi tradisi di Indonesia.
Biasanya, gelar tersebut diberikan
bagi seorang yang telah menunai-
kan ibadah haji di Tanah Suci.
Asalkan telah melaksanakan
rukun dan wajib haji, berhak
menyandang titel H atau Hj di
depan namanya. Perkara ia
melanggar dam atau berbuat sia-
sia pada saat menjalankan
ibadah haji tak jadi soal, yang
penting telah menjalankan rukun
dan wajib haji dengan lancar.
Salahkah pemberian gelar
tersebut? Pada dasarnya agama
tidak melarangnya. Katakanlah
pemberian gelar tersebut hanya-
lah tradisi untuk mengingatkan
bahwa ia telah melaksanakan
ibadah haji. Karena ibadah ini
merupakan sebuah kewajiban
bagi seorang yang telah mampu.
Alquran dan Hadits pun secara
eksplisit tidak ada yang melarang
pemberian gelar ini.
Sayangnya dilihat dari dimensi
lain, gelar ini memiliki kejanggal-
an. Terutama jika kita lihat dari
aspek sosial. Pertama, gelar haji
akan cenderung mengurangi ke-
ikhlasan seseorang. Penulis bu-
kannya berprasangka, tetapi pem-
berian gelar haji berpotensi mem-
buat niat orang yang beribadah
haji tersebut bergeser. Penulis
menghawatirkan kondisi ini terjadi
pada orang yang tidak memahami
substansi dari haji itu sendiri.
Kedua, pemberian gelar haji
menyebabkan hikmah dari ibadah
haji menjadi kabur. Seseorang
yang telah menjalankan ibadah
haji merasa cukup dengan adanya
gelar haji. Padahal, Allah telah
mengisyaratkan tujuan utama haji
dalam Alquran Surah Al-Hajj ayat
28, ”Agar mereka menyaksikan
berbagai manfaat untuk mereka
dan agar menyebut nama Allah
pada beberapa hari yang diten-
tukan atas rizki yang Ia turunkan
berupa hewan ternak. Maka
makanlah sebagian darinya dan
berikanlah untuk dimakan orang
yang sengsara atau fakir”.
Ayat tersebut telah menjelas-
kan bahwa tujuan haji seseorang
untuk mensyukuri nikmat Allah
dengan menyembelih hewan ter-
nak dan bersedekah kepada
orang yang membutuhkan. Hadits
Rasulullah yang lain pun menje-
laskan bahwa haji yang mabrur
ganjarannya surga, dan ini mem-
butuhkan syarat-syarat tertentu.
Ketiga, pemberian gelar ini ju-
ga beresiko mendatangkan ke-
sombongan. Adanya titel tersebut,
strata sosialnya akan terangkat di
mata masyarakat. Implikasi yang
mengkhawatirkan adalah muncul-
nya rasa takabbur atau sombong.
Keempat, pemberian gelar
berpotensi disalahgunakan untuk
komoditas politik atau kepenting-
an pribadi. Kita dapat melihat
pada kesempatan Pemilu, calon-
calon yang berkompetisi seakan
berlomba memasang gelar haji di
depan namanya. Akan tetapi,
sikap dan perilakunya setelah ter-
pilih tak sesuai dengan gelar yang
disandangnya.
Pemberian gelar haji memang
tak dilarang dalam agama. Tetapi
perlu diingat, gelar haji. tersebut
harus digunakan secara hati-hati
tanpa riya’, sum’ah, atau takab-
bur. Gelar tersebut juga tidak
boleh digunakan untuk komoditas
bisnis atau politik yang berten-
tangan dengan etika Islam. Jika
tidak mampu, mari berhaji tanpa
gelar apapun.
Selain itu, para haji atau hajjah
hendaknya tidak melupakan ke-
mabruran haji. Ukuran keberhasil-
an haji tidak ditentukan dari jum-
lah ibadah haji dilakukan, tetapi
kualitas ibadah pasca haji. Toh
Rasulullah hanya mengerjakan
ibadah haji sekali seumur hidup.
Bukan gelar yang menjadi ukuran,
tetapi perbaikan amal dan konsis-
tensi ibadah yang dipertaruhkan.
Untuk itu, marilah kita kesam-
pingkan gelar haji. Lebih baik kita
mengorientasikan haji untuk mem-
perbaiki amal. Ingat, bukankah
amal yang diterima adalah amal
yang baik, bukan amal yang
banyak? Bukankah yang paling
mulia di antara kita adalah yang
paling bertakwa (Al-Hujurat: 13)?
■ ed: heri purwata
■ Terjangkau Harganya REPUBLIK ■ Luas Peredarannya ■ Cepat Lakunya Pemasangan Iklan Hubungi Bagian Iklan
■ Terjangkau Harganya
REPUBLIK
■ Luas Peredarannya
■ Cepat Lakunya
Pemasangan Iklan Hubungi Bagian Iklan Telp. (0274) 541 582 dan (0274) 3050444.

RENTAL MOBIL

YesTerke Trans,Inova, Avanza, Apv, Xenia, LGX, Pick Up, Travello,Pregio (0274) 7888764, /0817261540

SKRIPSI

Siap Bantu Skripsi,Tesis&Desertasi semua jur.Era Jl.Janti Gedongkuning Blk STTL T.551461/0818277603

KOMPUTER

Dicari hdp/mati LAPTOP, cpu, lcd pro- yektor, tv, mb, pro,print, spk, borong- an/ satuan. Djmpt.T. 6948292,

0819846408

PELUANG USAHA

Butik&Souvenir di kawasan touris menerima Titip Jual Brg Unik,Kain Daerah& Fashion hub.081215538887- 7476562 (Ibu Marta)

TELEPON

Psng Telpon kabel-Internet-Speedy PABX-CCTV-Intercom-Alarm-Fax-Serv CV Mandiri T.7193333- 081227203333

AHLI POMPA AIR

Specialis Pompa air,Servis,Gali,Suntik Bor dalam 20-200m.Psg anti petir.

Garansi.Telp.02748397624/0819037

52240

KONVEKSI

Pusat Produksi Kaos Trmurah Psn

Skrg Bsk Jd,Kaos Bola-Volly-Training-

Topi-Baju-Jaket-Rompi-

SeragamSekolah-Batik-Bj Srgm Pramk &Prlngkpnnya-Sablon Pyung-Glas- Piring-Mug-Bordir Komp-Slndang-Tas Skolah-TasKntr Dll,Cristal Jl Kauman 23 T:385852

AHLI SUMUR

P.ISMAIL dari Blawong.Telp. 7806713/ 7885656.Ahli Sumur Bor,Sedot WC, Sal Buntu,Psg/Servis Pmp Air

Informasikan KegiatanAnda (0274)566028,541582(faks) yogyarepublika@gmail.com
Informasikan
KegiatanAnda
(0274)566028,541582(faks)
yogyarepublika@gmail.com

Materi iklan dapat dikirim dalam bentuk CD atau E- mail: republikbaris@gmail. com, sebelum pukul 15.00 WIB

Telepon Hotel DIY-Jateng Inna Garuda (0274) 566353 Saphir (0274) 566222 Wisma LPP (0274) 588380 Sahid
Telepon
Hotel
DIY-Jateng
Inna Garuda
(0274) 566353
Saphir
(0274) 566222
Wisma LPP
(0274) 588380
Sahid Jaya
(0274) 488888
Cakra Kusuma
(0274) 588066
Grand Palace
(0274) 372388
Sriwedari
(0274) 488288
Riyadi Palace
(0271) 7171811
Kusuma Sahid Prince
(0271) 646356
Gracia
(024) 8444777
Dynasty
(0281) 634321