Anda di halaman 1dari 5

CARA KERJA TCP/IP

Kelompok 5
Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana
I Nyoman Suaditya, 0604405038, azunyemumuk@ymail.com
Dityo Kurniawan P, 0604405040, Ty0_Qr3n@yahoo.com
I Gede Mahenda, 0604405042, dein_mahendra@yahoo.com

Abstrak
TCP/IP merupakan suatu model protokol komunikasi data yang sangat memberikan
perubahan besar pada dunia komunikasi dan komputer. Protokol TCP/IP ini dapat memberikan
suatu standar yang diakui secara internasional dan digunakan sebagai acuan dalam
pengembangan dunia komputer khususnya pada jaringan komputer. Dimana protokol ini dapat
memberikan keleluasaan dalam berkomunikasi antara komputer satu dengan komputer lainnya
dalam satu jaringan walapun komputer tersebut menggunakan platform sistem operasi yang
berbeda. TCP/IP ini mempunyai 5 layer. Berbeda dengan OSI Model yang mempunyai 7 layer.
Adapun layer tersebut antara lain Physical Layer, Network Access Layer, Internet Layer,
Transport Layer dan Application Layer. Kelima layer tersebut mempunyai fungsi dan
tanggungjawabnya masing-masing seperti halnya layer yang ada pada OSI Model tersebut.

Bab 1. Pendahuluan

Latar Belakang Rumusan Masalah


Dalam proses komunikasi data Permasalahan yang dapat diambil
antar komputer melalui internet dibutuhkan dari Penulisan artikel ini adalah.
suatu protocol, yaitu kumpulan peraturan 1. Apa saja lapisan TCP/IP?
yang mengatur proses komunikasi antar 2. Bagaimana cara kerja TCP/IP?
piranti elektronik, salah satunya TCP/IP Tujuan
(transmisi yang dikenal dengan protocol Tujuan dari penulisan artikel ini
internet). TCP/IP merupakan suite protocol adalah.
yang digunakan untuk mengirim data antar 1. Untuk mengetahui secara lebih
komputer dalam jaringan tanpa adanya jelas tentang lapisan TCP/IP.
batasan perangkat keras maupun perangkat 2. Untuk mengetahui aturan dan cara
lunak. Protocol ini dapat dimanfaatkan kerja TCP/IP.
sebagai sarana pengiriman data informasi Manfaat
atau kendali melalui jaringan Komputer. Manfaat dari penulisan artikel ini
Internet protocol (IP), User adalah.
datagram Protokol (UDP), dan Transmission 1. Agar mengetahui secara lebih jelas
Control Protocol (TCP) merupakan dasar tentang lapisan-lapisan yang
komunikasi berbasis jaringan. TCP/IP terdapat pada TCP/IP.
berasal dari 2 protokol, yaitu TCP dan IP. 2. Agar mengetahui aturan dan cara
Komunikasi TCP/IP memberikan interface kerja TCP/IP.
yang sederhana walaupun sebenarnya sangat
kompleks. Penggunaan fungsi TCP/IP
terdapat pada palette Function, Bab 2. Teori Penunjang
Communication, TCP. Seperti halnya pada
DAQ (data acquisition), instrumentasi dan Sejarah TCP/IP
komunikasi menggunakan port I/O, proses Sejarah TCP/IP dimulainya dari
tersebut diawali dengan membuka koneksi, lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket
membaca dan menulis informasi dan switching digital yang didanai oleh DARPA
diakhiri dengan menutup koneksi. Pada (Defence Advanced Research Projects
kebanyakan komunikasi menggunakan port Agency) pada tahun 1969. Sementara itu
I/O, prosesor selalu mengawali dengan ARPANET terus bertambah besar sehingga
koneksi ke server disk drive, server protokol yang digunakan pada waktu itu
instrument eksternal atau server DAQ. tidak mampu lagi menampung jumlah node
Dengan koneksi TCP/IP, Komputer dapat yang semakin banyak. Oleh karena itu
berfungsi sebagai client atau server. DARPA mendanai pembuatan protokol

1
komunikasi yang lebih umum, yakni Arsitektur dan Protokol Jaringan TCP/IP
TCP/IP. Ia diadopsi menjadi standard Dalam arsitektur jaringan
ARPANET pada tahun 1983. Untuk komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan (
memudahkan proses konversi, DARPA juga layer ) yang memiliki tugas spesifik serta
mendanai suatu proyek yang memiliki protokol tersendiri. ISO
mengimplementasikan protokol ini ke dalam (International Standard Organization) telah
BSD UNIX, sehingga dimulailah mengeluarkan suatu standard untuk
perkawinan antara UNIX dan TCP/IP. Pada arsitektur jaringan komputer yang dikenal
awalnya internet digunakan untuk dengan nama Open System Interconnection (
menunjukan jaringan yang menggunakan OSI ). Standard ini terdiri dari 7 lapisan
internet protocol (IP) tapi dengan semakin protokol yang menjalankan fungsi
berkembangnya jaringan, istilah ini sekarang komunikasi antara 2 komputer. Dalam
sudah berupa istilah generik yang digunakan TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan sbb :
untuk semua kelas jaringan. Internet
digunakan untuk menunjuk pada komunitas
jaringan komputer worldwide yang saling
dihubungkan dengan protokol TCP/IP.
Perkembangan TCP/IP yang diterima luas
dan praktis menjadi standar defacto jaringan
komputer berkaitan dengan ciri-ciri yang
terdapat pada protokol itu sendiri yang
merupakan keunggulun dari TCP/IP, yaitu :
Perkembangan protokol TCP/IP
menggunakan standar protokol terbuka
sehingga tersedia secara luas. Semua
orang bisa mengembangkan perangkat
lunak untuk dapat berkomunikasi Gambar 1.1 TCP/IP Layer
menggunakan protokol ini. Hal ini
membuat pemakaian TCP/IP meluas Walaupun jumlahnya berbeda,
dengan sangat cepat, terutama dari sisi namun semua fungsi dari lapisan-lapisan
pengadopsian oleh berbagai sistem arsitektur OSI telah tercakup oleh arsitektur
operasi dan aplikasi jaringan. TCP/IP. Adapun rincian fungsi
Tidak tergantung pada perangkat keras masingmasing layer arsitektur TCP/IP
atau sistem operasi jaringan tertentu adalah sbb :
sehingga TCP/IP cocok untuk
menyatukan bermacam macam network, Physical Layer (lapisan fisik) merupakan
misalnya Ethernet, token ring, dial-up lapisan terbawah yang mendefinisikan
line, X-25 net dan lain lain. besaran fisik seperti media komunikasi,
Cara pengalamatan bersifat unik dalam tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat
skala global, memungkinkan komputer bervariasi bergantung pada media
dapat mengidentifikasi secara unik komunikasi pada jaringan yang
komputer yang lain dalam seluruh bersangkutan.TCP/IP bersifat fleksibel
jaringan, walaupun jaringannya sebesar sehingga dapat mengintegrasikan berbagai
jaringan worldwide Internet. Setiap jaringan dengan media fisik yang berbeda-
komputer yang tersambung dengan beda.
jaringan TCP/IP (Internet) akan
memiliki address yang hanya dimiliki Network Access Layer mempunyai fungsi
olehnya. yang mirip dengan Data Link layer pada
TCP/IP memiliki fasilitas routing dan OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data
jenis-jenis layanan lainnya yang frame-frame data pada media fisik yang
memungkinkan diterapkan pada digunakan secara handal. Lapisan ini
internetwork. biasanya memberikan servis untuk deteksi
dan koreksi kesalahan dari data yang
ditransmisikan. Beberapa contoh protokol
yang digunakan pada lapisan ini adalah X.25
jaringan publik, Ethernet untuk jaringan
Etehernet, AX.25 untuk jaringan Paket
Radio dsb.
2
Internet Layer mendefinisikan bagaimana Error Detection. Pengirim dan penerima
hubungan dapat terjadi antara dua pihak juga melengkapi data dengan sejumlah
yang berada pada jaringan yang berbeda informasi yang bisa digunakan untuk
seperti Network Layer pada OSI. Pada memeriksa data yang dikirimkan bebas
jaringan Internet yang terdiri atas puluhan dari kesalahan. Jika ditemukan
juta host dan ratusan ribu jaringan lokal, kesalahan pada paket data yang
lapisan ini bertugas untuk menjamin agar diterima, maka penerima tidak akan
suatu paket yang dikirimkan dapat menerima data tersebut. Pengirim akan
menemukan tujuannya dimana pun berada. mengirim ulang paket data yang
Oleh karena itu, lapisan ini memiliki mengandung kesalahan tadi. Namun hal
peranan penting terutama dalam ini dapat menimbulkan delay yang
mewujudkan internetworking yang meliputi cukup berarti.
wilayah luas (worldwide Internet).
Pada TCP/IP, protokol yang
Beberapa tugas penting pada lapisan ini dipergunakan adalah Transmission Control
adalah: Protocol (TCP) atau User Datagram Protocol
Addressing, yakni melengkapi setiap ( UDP ). TCP dipakai untuk aplikasi-aplikasi
datagram dengan alamat Internet dari yang membutuhkan keandalan data,
tujuan. Alamat pada protokol inilah sedangkan UDP digunakan untuk aplikasi
yang dikenal dengan Internet Protocol yang membutuhkan panjang paket yang
Address ( IP Address). Karena pendek dan tidak menuntut keandalan yang
pengalamatan (addressing) pada tinggi. TCP memiliki fungsi flow control
jaringan TCP/IP berada pada level ini dan error detection dan bersifat connection
(software), maka jaringan TCP/IP oriented. Sebaliknya pada UDP yang
independen dari jenis media dan bersifat connectionless tidak ada mekanisme
komputer yang digunakan. pemeriksaan data dan flow control, sehingga
Routing, yakni menentukan ke mana UDP disebut juga unreliable protocol. Untuk
datagram akan dikirim agar mencapai beberapa hal yang menyangkut efisiensi dan
tujuan yang diinginkan. Fungsi ini penyederhanaan, beberapa aplikasi memilih
merupakan fungsi terpenting dari menggunakan UDP sebagai protokol
Internet Protocol (IP). Sebagai protokol transport. Contohnya adalah aplikasi
yang bersifat connectionless, proses database yang hanya bersifat query dan
routing sepenuhnya ditentukan oleh response, atau aplikasi lain yang sangat
jaringan. Pengirim tidak memiliki sensitif terhadap delay seperti video
kendali terhadap paket yang conference. Aplikasi seperti ini dapat
dikirimkannya untuk bisa mencapai mentolerir sedikit kesalahan (gambar atau
tujuan. Router-router pada jaringan suara masih bisa dimengerti), namun akan
TCP/IP lah yang sangat menentukan tidak nyaman untuk dilihat jika terdapat
dalam penyampaian datagram dari delay yang cukup berarti.
penerima ke tujuan.
Application Layer merupakan lapisan
terakhir dalam arsitektur TCP/IP yang
Transport Layer mendefinisikan cara-cara berfungsi mendefinisikan aplikasi-aplikasi
untuk melakukan pengiriman data antara end yang dijalankan pada jaringan. Karena itu,
to end host secara handal. Lapisan ini terdapat banyak protokol pada lapisan ini,
menjamin bahwa informasi yang diterima sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP
pada sisi penerima adalah sama dengan yang dapat dijalankan. Contohnya adalah
informasi yang dikirimkan pada pengirim. SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol )
Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa untuk pengiriman e-mail, FTP (File Transfer
fungsi penting antara lain : Protocol) untuk transfer file, HTTP (Hyper
Flow Control. Pengiriman data yang Text Transfer Protocol) untuk aplikasi web,
telah dipecah menjadi paket-paket NNTP (Network News Transfer Protocol)
tersebut harus diatur sedemikian rupa untuk distribusi news group dan lain-lain.
agar pengirim tidak sampai Setiap aplikasi pada umumnya
mengirimkan data dengan kecepatan menggunakan protokol TCP dan IP,
yang melebihi kemampuan penerima sehingga keseluruhan keluarga protokol ini
dalam menerima data. dinamai dengan TCP/IP.

3
Bab 3. Metode Penelitian
Adapun metodologi penulisan dari
Artikel ini adalah menggunakan metode
berdasarkan literature-literature yang
mendukung.

Bab 4. Pembahasan

Cara KerjaTCP/IP
Layer-layer dan protokol yang
terdapat dalam arsitektur jaringan TCP/IP Gambar 1.2 Proses Komunikasi Data Antar
menggambarkan fungsi-fungsi dalam Layer
komunikasi antara dua buah komputer.
Setiap lapisan menerima data dari lapisan di
atas atau dibawahnya, kemudian memproses Selanjutnya data menuju Network
data tersebut sesuai fungsi protokol yang Access Layer (Data Link) dimana data akan
dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan diolah menjadi frame-frame, menambahkan
berikutnya. Ketika dua komputer informasi keandalan dan address pada level
berkomunikasi, terjadi aliran data antara link. Protokol pada lapisan ini menyiapkan
pengirim dan penerima melalui lapisan- data dalam bentuk yang paling sesuai untuk
lapisan di atas. Pada pengirim, aliran data dikirimkan melalui media komunikasi
adalah dari atas ke bawah. Data dari user tertentu. Terakhir data akan sampai pada
maupun suatu aplikasi dikirimkan ke Physical Layer yang akan mengirimkan data
Lapisan Transport dalam bentuk paket-paket dalam bentuk besaran-besaran listrik/fisik
dengan panjang tertentu. Protokol seperti tegangan, arus, gelombang radio
menambahkan sejumlah bit pada setiap maupun cahaya, sesuai media yang
paket sebagai header yang berisi informasi digunakan. Di bagian penerima, proses
mengenai urutan segmentasi untuk menjaga pengolahan data mirip seperti di atas hanya
integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dalam urutan yang berlawanan (dari bawqah
dan koreksi kesalahan. Dari Lapisan ke atas).
Transport, data yang telah diberi header Sinyal yang diterima pada physical
tersebut diteruskan ke Lapisan Network / layer akan diubah dalam ke dalam data.
Internet. Pada lapisan ini terjadi Protokol akan memeriksa integritasnya dan
penambahan header oleh protokol yang jika tidak ditemukan error t header yang
berisi informasi alamat tujuan, alamat ditambahkan akan dilepas. Selanjutnya data
pengirim dan informasi lain yang diteruskan ke lapisan network. Pada lapisan
dibutuhkan untuk melakukan routing. ini, address tujuan dari paket data yang
Kemudian terjadi pengarahan routing data, diterima akan diperiksa. Jika address tujuan
yakni ke network dan interface yang mana merupakan address host yang bersangkutan,
data akan dikirimkan, jika terdapat lebih dari maka header lapisan network akan dicopot
satu interface pada host. Pada lapisan ini dan data akan diteruskan ke lapisan yang
juga dapat terjadi segmentasi data, karena diatasnya. Namun jika tidak, data akan di
panjang paket yang akan dikirimkan harus forward ke network tujuannya, sesuai
disesuaikan dengan kondisi media dengan informasi routing yang dimiliki.
komunikasi pada network yang akan dilalui. Pada lapisan Transport, kebenaran data akan
Proses komunikasi data di atas dapat diperiksa kembali, menggunakan informasi
dijelaskan seperti pada gambar berikut ini : header yang dikirimkan oleh pengirim. Jika
tidak ada kesalahan, paket-paket data yang
diterima akan disusun kembali sesuai
urutannya pada saat akan dikirim dan
diteruskan ke lapisan aplikasi pada
penerima.
Proses yang dilakukan tiap lapisan
tersebut dikenal dengan istilah enkapsulasi
data. Enkapsulasi ini sifatnya transparan.
Maksudnya, suatu lapisan tidak perlu
mengetahui ada berapa lapisan yang ada di
4
atasnya maupun di bawahnya. Masing-
masing hanya mengerjakan tugasnya. Pada
pengirim, tugas ini adalah menerima data
dari lapisan diatasnya, mengolah data
tersebut sesuai dengan fungsi protokol,
menambahkan header protokol dan
meneruskan ke lapisan di bawahnya. Pada
penerima, tugas ini adalah menerima data
dari lapisan di bawahnya, mengolah data
sesuai fungsi protokol, mencopot header
protokoll tersebut dan meneruskan ke
lapisan di atasnya.

Referensi
id.wikipedia.org Tanggal akses : 17 Februari
2009 Kata Kunci : TCP/IP
www.IlmuKomputer.com Tanggal Akses :
17 Februari 2009 Kata Kunci : Lapisan
TCP/IP
www.total.or.id Tanggal akses : 17 Februari
2009 Kata Kunci : Kerja TCP/IP
William Stalling, 2001, Komunikasi Data
dan Jaringan Komputer. Salemba Teknika
: Jakarta

Beri Nilai