P. 1
Masa Demokrasi Liberal Kelompok 2

Masa Demokrasi Liberal Kelompok 2

|Views: 568|Likes:
Dipublikasikan oleh balqis_mema

More info:

Published by: balqis_mema on Nov 19, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

PERISTIWA POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA PASCA PENGAKUAN KEDAULATAN

KELOMPOK

II : Nama Kelompok : Noval  Abie  Evie  Lingga 

Demokrasi liberal diindonesia sesungguhnya sudah mulai berkembang sejak dikeluarkannya Maklumat Wakil Presiden dan Maklumat Pemerintah agar rakyat diberi kesempatan seluas-luas nya untuk mendirikan partai politik. .Masa Demokrasi Liberal Demokrasi liberal di indonesia adalah kehidupanpolitik dengan menggunakan sistem pemerintah rakyat yang mencontoh negara-negara Barat seperti di Eropa dan Amerika.

berdasarkan maklumat tersebut. Ketidakstabilan pemerintahan akibat persaingan antar partai politik y Berkembangnya sejumlah partai politik di Indonesia diawali dengan dikeluarkan nya Maklumat wakil Presiden dan Maklumat Pemerintah tanggal 3-November 1945. terbentuklah beberapa partai politik sebagai berikut .A. .

TERBENTUKLAH BEBERAPA PARTAI POLITIK : 1) Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) yang dibentuk pada tanggal 7-November 1945 dan dipimpin oleh Dr. y 3) Partai Rakyat Jelita (PRJ) dibentuk tanggal 8 November 1945 dan dipimpin oleh Sultan Dewanis. y 4. y 2) Partai Buruh Indonesia (PBI) dibentuk tanggal 8 November 1945 dan dipimpin oleh Njono. y . Sekiman Wirjosanjojo. Partai Kristen Indonesia (PARKINDO) dibentuk tanggal 10 November 1945 dan dipimpin oleh Probowinoto.

Akibat dari terbitnya kedua maklumat tersebut : 1) Tumbuh suburnya partai politik di Indonesia dan saling berebut pengaruh dalam posisi pemerintahan. . 2) Merosotnya rasa persatuan. 3) Tidak stabilnya pemerintahan.Maklumat Wakil Presiden dan Maklumat Pemerintah Tanggal 3 ² 14 November 1945 Berisi tentang pernyataan tanggung jawab pemerintah ditangan dewan menteri. yaitu terbukti dengan sering terjadinya pergantian kabinet. karena setiap partai memiliki kepentingan dan aspirasinya sendiri.

Berikut ini dijelaskan beberapa kabinet yang pernah terbentuk di Indonesia pada masa demokrasi liberal. . pada umumnya berusia pendek.Kabinet Pada Masa Demokrasi Liberal Pada masa demokrasi liberal kabinet yang telah dibentuk dengan susah payah. Setiap kabinet yang sudah terbentuk tidak lama kemudian sudah memperoleh tentangan dan memperoleh mosi tidak percaya.

Beberapa kabinet yang pernah berkuasa di Indonesia adalah : 1. kabinet ini berhasil menyelenggarakan KAA pada tanggal 18 April 1955 Kabinet Burhanudin Harahab. Kabinet ini merupakan ´Zaken Kabinetµ yang terdiri dari para ahli kabinet di bidang masing-masing. Kabinet dr. 5. 3. dibentuk pada tanggal 6 September 1950. Sebabnya jatuh pada tanggal 23 Februari 1952 adalah: Ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi. Kabinet Ali Sastroamijoyo . Kabinet ini kemudian mendapat mosi tidak percaya sehingga jatuh pada tanggal 21 Maret 1951. Kabinet Wilopo . teknik. & persetujuan dari AS kepada Indonesia atas dasar Mutual Securit ACT 1951. Kabinet ini didukung oleh PNI dan NU . 4.Nastir dari partai Masyumi. 2.Merupakan kabinet koalisi antara Partai Masumi dan PNI yang dibentuk 26 April 1951. Kabinet Burhanudin dari Masyumi. Kabinet Moh. Kabineet . Sukiman.

NU dan PKI) 3.MASYUMI. Untuk pelaksanaan demokrasi terpimpin. Pembentukan dewan nasional yang terdiri atas golongan fungsioanal dalam masyarakat. Indonesia perlu membentuk suatu kabinet gotong royong yang beranggota semua partai .Konsepsi Presiden Konsepsi ini memuat pokok pokok penting antara lain 1. Konsepsi presiden ini menjelaskan pula tentang perlunya pembentukkan kabinet kaki empat(PNI. . Sistem demokrasi parlementer secara barat tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia 2.

......PSII.. Badan Konstituante yang diharapkan dapat menghasilkan UUD sebagai penggati UUD 1950 ternyata tidak memuaskan.NU......! Lanjutan..! y Konsepsi Presiden Soekarno sempat menimbulkan perdebatan cukup hangat di kalangan DPR . Bahkan pada tanggal 14 Maret 1957 perdana menteri Ali sastroamidjojo mengembalikan mandat kepada presiden...karena partai Masyumi ......... ..Katolik dan PRI menolak konsepsi ini dan berpendapat bahwa mengubah sistem pemerintahan itu adalah wewenang konstituante ....Lanjutan..

Gambar gambar .

Gambar gambar .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->