Anda di halaman 1dari 21
A. Latar Belakang Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan pada saat ini telah memasuki era modern,
A. Latar Belakang
A. Latar Belakang

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan pada saat ini telah

memasuki era modern, dimana untuk menghadapi kondisi yang seperti itu

dibutuhkan sumber daya manusia yang berpotensi dan dapat bergerak pada

bidangnya masing-masing sehingga akan menghasilkan keseimbangan antara

perkembangan ilmu pengetahuan dengan sumber daya manusia.

Ilmu

geologi

berupa

sains

dan

aplikasi

merupakan

satuan

tak

terpisahkan untuk menunjang pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya

alam, sehingga pemahaman terhadap ilmu geologi sebagai suatu sains sangat

diperlukan

yang

ditunjang

dengan

pengaplikasian

ilmu

geologi

dalam

bidang-bidang yang terkait.

 

Salah

satu

hal

yang

membutuhkan

sumber

daya

manusia

yang

berpotensi adalah pengolahan sumber daya alam yang merupakan aset yang

sangat

penting

dalam

perkembangan

bangsa

kita,

dimana

Indonesia

merupakan salah satu Negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam

yang sangat melimpah, baik yang tersingkap di permukaan maupun yang ada

di bawah permukaan. Dalam hal ini, seorang geologist memiliki peranan yang

sangat

penting

untuk

melakukan

eksplorasi atau

penelitian

lebih

lanjut

dalam pemanfaatan sumber daya alam kita.

 

Untuk

menjadi

seorang

geologist

yang

handal

tidaklah

mudah

melainkan melalui suatu proses yang panjang dan bertahap dimana untuk

memahami

ilmu

geologi

dibutuhkan

penguasaan

materi

dan

aplikasi

di

memahami ilmu geologi dibutuhkan penguasaan materi dan aplikasi di Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama
memahami ilmu geologi dibutuhkan penguasaan materi dan aplikasi di Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

1
1
lapangan yang diharapkan akan dapat menunjang kemampuan seorang geologist. Dalam hal ini sangat berhubungan dengan

lapangan

yang

diharapkan

akan

dapat

menunjang

kemampuan

seorang

geologist. Dalam hal ini sangat berhubungan dengan disiplin ilmu geologi

yang menuntut adanya penerapan ilmu geologi yang sesuai. Disiplin ilmu

geologi merupakan penerapan dari ilmu

geologi itu

sendiri

yang

harus

dimiliki oleh setiap geologist karena tanpa kedisiplinan akan mustahil bagi

seorang geologist dapat menerapkan ilmunya dalam dunia kerja.

Oleh

karena

itu,

salah

satu

cara

untuk

mengaplikasikan

secara

langsung disiplin ilmu geologi yang diperoleh selama ini dan untuk melihat

secara langsung dunia kerja pada perusahaan penambangan adalah dengan

melakukan Kerja Praktek ( KP ) pada perusahaan yang bergerak pada bidang

tersebut, salah satunya adalah PT. WAHANA BARATAMA MINING. Kerja

Praktek ini diharapkan bisa memberikan pengalaman yang sangat berharga

dalam dunia kerja yang sebenarnya dan menjadi bekal untuk mendapatkan

pekerjaan kelak nanti.

B. Maksud Dan Tujuan
B. Maksud Dan Tujuan

Kerja Praktek (KP) ini dimaksudkan untuk mencari dan menambah

pengalaman serta wawasan sebagai pelengkap materi pendidikan yang tidak

di peroleh di bangku perkuliahan, sedangkan tujuan yang ingin dicapai

antara lain :

sedangkan tujuan yang ingin dicapai antara lain : Mengenal dan melihat secara langsung pekerjaan seorang

Mengenal dan melihat secara langsung pekerjaan seorang geologist di

lapangan kerja pada suatu perusahaan.

seorang geologist di lapangan kerja pada suatu perusahaan. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining
seorang geologist di lapangan kerja pada suatu perusahaan. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

2
2
Sebagai wahana untuk membandingkan teori-teori yang di dapat di bangku perkuliahan dengan kenyataan di lapangan

Sebagai wahana untuk membandingkan teori-teori yang di dapat dibangku perkuliahan dengan kenyataan di lapangan (Perusahaan). Mengetahui sistem kerja suatu perusahaan besar yang bergerak

bangku perkuliahan dengan kenyataan di lapangan (Perusahaan).

Mengetahui sistem kerja suatu perusahaan besar yang bergerak dalamperkuliahan dengan kenyataan di lapangan (Perusahaan). bidang geologi Menciptakan dan melahirkan calon tenaga kerja

bidang geologi

Menciptakan dan melahirkan calon tenaga kerja yang profesional dansuatu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang geologi siap pakai dalam menghadapi era modern. C. Nama

siap pakai dalam menghadapi era modern.

C. Nama Kegiatan
C. Nama Kegiatan

Kegiatan yang akan dilaksanakan ini berupa ” KERJA PRAKTEK (KP)

pada PT. WAHANA BARATAMA MINING yang diharapkan berhubungan

dengan disiplin ilmu Geologi.

D. Sasaran
D. Sasaran

Adapun sasaran yang diharapkan dapat tercapai adalah sebagai berikut :

Terbangunnya wacana pola pikir yang semakin maju.yang diharapkan dapat tercapai adalah sebagai berikut : Mampu melahirkan alumni Kerja Praktek yang mapan dan

Mampu melahirkan alumni Kerja Praktek yang mapan dan jauh lebih siapberikut : Terbangunnya wacana pola pikir yang semakin maju. menghadapi dunia Kerja. Terjalinnya kerjasama yang baik

menghadapi dunia Kerja.

yang mapan dan jauh lebih siap menghadapi dunia Kerja. Terjalinnya kerjasama yang baik Pendidikan dan Masyarakat

Terjalinnya

kerjasama

yang

baik

Pendidikan dan Masyarakat Umum.

E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Adapun waktu dimulainya dan
E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Adapun
waktu
dimulainya
dan

antara

Pihak

lamanya

Kerja

Perusahaan,

Dunia

Praktek

(KP)

ini

tergantung kepada kewenangan pihak perusahaan (PT. Wahana Baratama

Mining). Namun kami mengharapkan pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada

Namun kami mengharapkan pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining
Namun kami mengharapkan pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

3
3
interval waktu awal bulan Januari – Akhir Februari 2011. Mengenai tempat pelaksanaan Kerja Praktek (KP)

interval waktu awal bulan Januari Akhir Februari 2011. Mengenai tempat

pelaksanaan Kerja Praktek (KP) ini adalah di Penambangan Batubara PT.

Wahana Baratama Mining, Provinsi Kalimantan Selatan.

F. Peserta
F. Peserta

Peserta Kerja Praktek (KP) yang direncanakan terdiri dari dua (2)

orang

mahasiswa

Jurusan

Hasanuddin, yaitu :

Teknik

Geologi

Fakultas

1. Nama

: Muh. Rudini R

NIM

: D611 06 026

2. Nama

: Moh. Syaiful Djalumang

NIM : D611 06 079 G. Lingkup Materi
NIM
: D611 06 079
G. Lingkup Materi

Teknik

Universitas

Selama melaksanakan kerja praktek di PT.WAHANA BARATAMA MINING,

bila

diperkenankan

kami

sebagai berikut:

ingin

mempelajari

tentang

1. Pengambilan Data Lapangan.

2. Survei Lapangan.

3. Pengolahan Data Lapangan.

4. Mining Explorasi

Tentu

saja

materi

tersebut

atas

persetujuan

yang

hal-hal

antara

lain

disesuaikan

dengan

kebijaksanaan yang berlaku di dalam (PT.WAHANA BARATAMA MINING).

kebijaksanaan yang berlaku di dalam (PT.WAHANA BARATAMA MINING). Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining
kebijaksanaan yang berlaku di dalam (PT.WAHANA BARATAMA MINING). Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

4
4
H. Bentuk Kegiatan Dalam proses Kerja Praktek di PT.WAHANA BARATAMA MINING kami ingin mengetahui secara
H. Bentuk Kegiatan
H. Bentuk Kegiatan

Dalam proses Kerja Praktek di PT.WAHANA BARATAMA MINING kami ingin

mengetahui

secara

langsung

proses-proses

yang

ada

di

dalamnya

dan

sebagai bahan perbandingan terhadap apa yang telah kami terima di dalam

perkuliahan. Oleh karena itu sebagai wujud nyatanya kami ingin terjun

langsung dalam proses itu sehingga kami dapat mengetahui secara nyata

bagaimana bentuk dunia kerja sebenarnya, khususnya terhadap hal-hal yang

berhubungan dengan disiplin ilmu yang kami pelajari. Dan bentuk kegiatan

kami ini disesuaikan dengan kebijaksanaan di perusahaan.

I. Pembimbing
I. Pembimbing

1. Pembimbing dari perusahaan

2. Pembimbing

di

kampus

Hasanuddin, Makassar.

dari

Jurusan

Teknik

Geologi

Universitas

J. Landasan Teori Beberapa ahli
J. Landasan Teori
Beberapa
ahli

sejarah

meyakini

bahwa

batubara

pertama

kali

digunakan secara komersial di Cina. Ada laporan yang menyatakan bahwa

suatu tambang di timur laut Cina menyediakan batubara untuk mencairkan

tembaga dan untuk mencetak uang logam sekitar tahun 1000 SM. Bahkan

petunjuk

paling

awal

tentang

batubara

ternyata

berasal

dari

filsuf

dan

ilmuwan Yunani yaitu Aristoteles, yang menyebutkan adanya arang seperti

batu. Abu batubara yang ditemukan di reruntuhan bangunan bangsa Romawi

Abu batubara yang ditemukan di reruntuhan bangunan bangsa Romawi Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama
Abu batubara yang ditemukan di reruntuhan bangunan bangsa Romawi Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

5
5
di Inggris juga menunjukkan bahwa batubara telah digunakan oleh bangsa Romawi pada tahun 400 SM.

di Inggris juga menunjukkan bahwa batubara telah digunakan oleh bangsa

Romawi pada tahun 400 SM.

Catatan

sejarah

dari

Abad

Pertengahan

memberikan

bukti

pertama

penambangan batubara di Eropa, bahkan suatu perdagangan internasional

batubara

laut

dari

lapisan

batubara

yang

tersingkap

di

pantai

Inggris

dikumpulkan dan diekspor ke Belgia. Selama Revolusi Industri pada abad 18

dan 19, kebutuhan akan batubara amat mendesak. Penemuan revolusional

mesin

uap

berperan

oleh James Watt, yang

dipatenkan pada tahun

dalam

pertumbuhan

penggunaan

batubara.

Oleh

1769, sangat

karena

itu,

riwayat penambangan dan penggunaan batubara tidak dapat dilepaskan dari

sejarah Revolusi Industri, terutama terkait dengan produksi besi dan baja,

transportasi kereta api dan kapal uap. Namun tingkat penggunaan batubara

sebagai sumber energi primer mulai berkurang seiring dengan semakin

meningkatnya pemakaian minyak. Dan akhirnya, sejak tahun 1960 minyak

menempati posisi paling atas sebagai sumber energi primer menggantikan

batubara. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa batubara akhirnya tidak

berperan sama sekali sebagai salah satu sumber energi primer. Krisis minyak

pada tahun 1973 menyadarkan banyak pihak bahwa ketergantungan yang

berlebihan pada salah satu sumber energi primer, dalam hal ini minyak, akan

menyulitkan upaya pemenuhan pasokan energi yang kontinyu. Selain itu,

labilnya kondisi keamanan di Timur Tengah yang merupakan produsen

minyak terbesar juga sangat berpengaruh pada fluktuasi harga maupun

minyak terbesar juga sangat berpengaruh pada fluktuasi harga maupun Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama
minyak terbesar juga sangat berpengaruh pada fluktuasi harga maupun Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

6
6
stabilitas pasokan. Keadaan inilah yang kemudian mengembalikan pamor batubara sebagai alternatif sumber energi primer,

stabilitas pasokan. Keadaan inilah yang kemudian mengembalikan pamor

batubara sebagai alternatif sumber energi primer, disamping faktor-faktor

berikut ini:

1. Cadangan

batubara

sangat

banyak

dan

tersebar

luas.

Diperkirakan terdapat lebih dari 984 milyar ton cadangan batubara

terbukti di seluruh dunia yang tersebar di lebih dari 70 negara.

Dengan perkiraan tingkat produksi pada tahun 2004 yaitu sekitar 4.63

milyar ton per tahun untuk produksi batubara keras (hard coal) dan

879 juta ton per tahun untuk batubara muda (brown coal), maka

cadangan batubara diperkirakan dapat bertahan hingga 164 tahun.

Sebaliknya,

dengan

tingkat

produksi

pada

saat

ini,

minyak

diperkirakan akan habis dalam waktu 41 tahun, sedangkan gas adalah

67 tahun. Disamping itu, sebaran cadangannya pun terbatas, dimana

68% cadangan minyak dan 67% cadangan gas dunia terkonsentrasi di

Timur Tengah dan Rusia.

2. Negara-negara

maju

dan

negara-negara

berkembang

terkemuka

memiliki

banyak

cadangan

batubara.

Berdasarkan data dari BP Statistical Review of Energy 2004, pada

tahun

2003,

8

besar

negara-negara

dengan

cadangan

batubara

terbanyak

adalah

Amerika

Serikat,

Rusia,

China,

India,

Australia,

Jerman, Afrika Selatan, dan Ukraina.

3. Batubara dapat diperoleh dari banyak sumber di pasar dunia dengan

pasokan yang stabil.

dari banyak sumber di pasar dunia dengan pasokan yang stabil. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana
dari banyak sumber di pasar dunia dengan pasokan yang stabil. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

7
7
4. Harga batubara yang murah dibandingkan dengan minyak dan gas. 5. Batubara aman untuk ditransportasikan

4. Harga batubara yang murah dibandingkan dengan minyak dan gas.

5. Batubara aman untuk ditransportasikan dan disimpan.

6. Batubara dapat ditumpuk di sekitar tambang, pembangkit listrik, atau

lokasi sementara.

7. Teknologi pembangkit listrik tenaga uap batubara sudah teruji dan

handal.

8. batubara

Kualitas

tidak

banyak

terpengaruh

oleh

cuaca

maupun

hujan.

9. pemanfaatan

Pengaruh

batubara

terhadap

perubahan

lingkungan

sudah

dipahami

dan

dipelajari

secara

luas,

sehingga

teknologi

batubara bersih dapat dikembangkan dan diaplikasikan.

Pembentukan Batubara

Batubara adalah mineral organik yang dapat terbakar, terbentuk dari sisa

tumbuhan purba yang mengendap yang selanjutnya berubah bentuk akibat

proses fisika dan kimia yang berlangsung selama jutaan tahun. Oleh karena

itu, batubara termasuk dalam kategori bahan bakar fosil. Adapun proses yang

mengubah tumbuhan menjadi batubara tadi disebut dengan pembatubaraan

(coalification). Faktor tumbuhan purba yang jenisnya berbeda-beda sesuai

dengan

jaman

geologi

dan

lokasi

tempat

tumbuh

dan

berkembangnya,

ditambah dengan lokasi pengendapan (sedimentasi) tumbuhan, pengaruh

tekanan batuan dan panas bumi serta perubahan geologi yang berlangsung

kemudian,

akan

menyebabkan

terbentuknya

batubara

yang

jenisnya

kemudian, akan menyebabkan terbentuknya batubara yang jenisnya Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining 8
kemudian, akan menyebabkan terbentuknya batubara yang jenisnya Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining 8

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

8
8
bermacam-macam. Oleh karena itu, karakteristik batubara berbeda-beda sesuai dengan lapangan batubara (coal field) dan

bermacam-macam. Oleh karena itu, karakteristik batubara berbeda-beda

sesuai dengan lapangan batubara (coal field) dan lapisannya (coal seam).

Pembentukan batubara dimulai sejak periode pembentukan Karbon

(Carboniferous Period) --dikenal sebagai zaman batu bara pertama-- yang

berlangsung antara 360 juta sampai 290 juta tahun yang lalu. Kualitas dari

setiap endapan batu bara ditentukan oleh suhu dan tekanan serta lama

waktu

pembentukan,

yang

disebut

sebagai

'maturitas

organik'.

Proses

awalnya,

endapan

tumbuhan

berubah

menjadi

gambut

(peat),

yang

selanjutnya berubah menjadi batu bara muda (lignite) atau disebut pula batu

bara coklat (brown coal). Batubara muda adalah batu bara dengan jenis

maturitas organik rendah.

Setelah mendapat pengaruh suhu dan tekanan yang terus menerus

selama jutaan tahun, maka batu bara muda akan mengalami perubahan yang

secara bertahap menambah maturitas organiknya dan mengubah batubara

muda

menjadi

batu

bara

sub-bituminus

(sub-bituminous).

Perubahan

kimiawi dan fisika terus berlangsung hingga batu bara menjadi lebih keras

dan warnanya lebih hitam sehingga membentuk bituminus (bituminous)

atau antrasit (anthracite). Dalam kondisi yang tepat, peningkatan maturitas

organik yang semakin tinggi terus berlangsung hingga membentuk antrasit.

Dalam

proses

pembatubaraan,

maturitas

organik

sebenarnya

menggambarkan perubahan konsentrasi dari setiap unsur utama pembentuk

perubahan konsentrasi dari setiap unsur utama pembentuk Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining 9
perubahan konsentrasi dari setiap unsur utama pembentuk Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining 9

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

9
9
batubara. Berikut ini ditunjukkan contoh analisis dari masing --masing unsur yang terdapat dalam setiap tahapan

batubara. Berikut ini ditunjukkan contoh analisis dari masing --masing unsur

yang terdapat dalam setiap tahapan pembatubaraan.

unsur yang terdapat dalam setiap tahapan pembatubaraan. Batubara yang berkualitas tinggi umumnya akan semakin keras

Batubara yang berkualitas tinggi umumnya akan semakin keras dan kompak,

serta warnanya akan semakin hitam mengkilat. Selain itu, kelembabannya

pun akan berkurang sedangkan kadar karbonnya akan meningkat, sehingga

kandungan energinya juga semakin besar.

H. Penutup
H. Penutup

Demikianlah proposal ini disusun sebagai salah satu kerangka acuan

dalam

proses

pertimbangan

bagi

pihak

Human

Resources

Development

(HRD) PT. Wahana Baratama Mining atas kebijakan terhadap rencana kami

melakukan kegiatan Kerja Praktek.

Besar

harapan

kami

agar

proposal

ini

dapat

disambut

dengan

senanghati,

sehingga

akan

sangat

membantu

kami

dalam

menambah

wawasan

dan

pengetahuan

terhadap

dunia

kerja

yang

lebih

nyata

dan

wawasan dan pengetahuan terhadap dunia kerja yang lebih nyata dan Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana
wawasan dan pengetahuan terhadap dunia kerja yang lebih nyata dan Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

10
10
mengikuti perkembangan teknologi dan sumber daya manusia. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

mengikuti

perkembangan

teknologi

dan

sumber

daya

manusia.

Atas

perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining
Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

Proposal Kerja Praktek Di PT. Wahana Baratama Mining

11
11

CURRICULUM VITAE

DATA PRIBADI N a m a

:

Muh. Rudini R.

Tempat/ tanggal lahir

:

Ujung Pandang, 23 Mei 1988

Jenis kelamin

:

Laki-laki

Status

:

Belum Menikah

Tinggi Badan/ Berat

:

170 cm/ 50 kg

Kewarganegaraan

:

Indonesia

Agama

:

Islam

Alamat

:

Jl. Tamalate 9 No 150 kec. Tamalate, Makassar/ kode pos 90222

Telepon/ HP

:

081242756180

Email

: Dhinyzzz@yahoo.co.id

LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

Perguruan Tinggi/ Sekolah

Fakultas

Jurusan

Tahun

SDN inp. Perumnas 3, makassar

-

- 1994

 

– 2000

SLTP Neg. 13 makassar

-

- 2000

 

- 2003

SMU YPUP PGRI 3 Makassar

-

IPA

2003

- 2006

Universitas Hasanuddin ( UNHAS )

Teknik

Geologi

2006

- sekarang

PENGALAMAN ORGANISASI

1. Pengurus Organisasi Sisws Intra Sekolah ( OSIS ) Periode 2002/

2003

2. Pengurus Himpunan Mahasiswa Geologi Fakultas Teknik

UNHAS Periode 2007/2008.

3. Koordinator Biro Hubungan Masyarakat & Alumni Himpunan Mahasiswa Geologi Fakultas Teknik Unhas Periode 2009/2010

KEAHLIAN KHUSUS

Microsoft office (word, excel, powerpoint)

ArcView 3.2

CorelDraw

CURRICULUM VITAE

DATA PRIBADI N a m a

:

Moh. Syaiful

 

Tempat/ tanggal lahir

:

Luwuk, 21 Maret 1989

 

Jenis kelamin

:

Laki-laki

Status

:

Belum Menikah

Tinggi Badan/ Berat

:

158 cm/ 44 kg

Kewarganegaraan

:

Indonesia

Agama

:

Islam

Alamat

:

Jl.

Martapura

05,

Bukit

Baruga,

Antang,

 

Makassar

 

Telepon/ HP

:

085241366489

Email

:

ipul_g06@yahoo.com

 

LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

Perguruan Tinggi/ Sekolah

Fakultas

Jurusan

Tahun

SDN 3 Luwuk

-

- 1994

 

– 2000

SLTP Neg. 2 Luwuk

-

- 2000

 

- 2003

SMUN 1 Luwuk

-

IPA

2003

- 2006

Universitas Hasanuddin ( UNHAS )

Teknik

Geologi

2006

- sekarang

PENGALAMAN ORGANISASI

1. Pengurus Organisasi Sisws Intra Sekolah ( OSIS ) Periode 2004/

2005.

2. Ketua Panitia Musyawarah Mahasiswa Geologi 2007

3. Pengurus Himpunan Mahasiswa Geologi Fakultas Teknik UNHAS ( Biro Markas Dan Administrasi ) Periode 2007/2008.

4.

Anggota Dewan Musyawarah Mahasiswa Geologi Fakultas

5.

Teknik UNHAS Periode 2009/2010 Pengurus Ikatan Mahasiswa Kabupaten Banggai Makassar Periode 2008 - 2010.

KEAHLIAN KHUSUS

Microsoft office (word, excel, powerpoint)

ArcView 3.2

CorelDraw