Anda di halaman 1dari 7

MATA KULIAH

MANAJEMEN KUANTITATIF 3 SKS

MODUL 6

MASALAH TRANSPORTASI

TATAP MUKA : 7(tujuh) - 8 (delapan)

PENYUSUN : NURMATIAS,SE,MM

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

T.A 2006/2007

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
MASALAH TRANSPORTASI

PENDAHULUAN
Metode transportasi merupakan suatu model yang di gunakan untuk mengatur
distribusi dari sumber sumber yang menyediakan produk yang sama, ke tempat tempat
yang membutuhkan secara optimal. Alokasi produk ini harus di atur sedemikian rupa
karena terdapat perbedaan biaya biaya alokasi dari satu sumber ke suatu tempat tempat
tujuan yg berbeda
Di samping itu, metode transportasi juga dapat digunakan untuk memecahkan masalah
masalah dunia usaha (bisnis) lainnya, seperti pengiklanan, pembelanjaan modal (capital
financial) alokasi dana dsb

Ada beberapa macam metode transportasi, yang semuanya terarah pada penyelesaian
secara optimal dari masalah masalah transportasi yang terjadi.
F.L Hitchcock (1941), T.C koopmans (1949), dan G.B Dantziq (1951) adalah orang
orang pertama sebagai kontributor yang mengembangkan teknik teknik transportasi

Bentuk umum tabel transportasi


Untuk menguraikan metode ini kita akan menggunakan contoh suatu perusahaan
yang mempunyai dua pabrik yaitu di Tangerang dan di Bandung. Perusahaan
mempunyai 20 unit produk yang tersedia di Tangerang dan 20 unit di Bandung .
Perusahaan medapatkan pesanan dari 3 penyalurnya di Cirebon harus dikirim 8 unit ,
Yogyakarta memerlukan 15 unit dan Magelang memerlukan 17 unit dan semuanya
harus dipenuhi dari 2 pabrik yang ada.
Biaya transportasi per unit antara kota-kota tersebut ditunjukkan dalam tabel berikut
(dalam jutaan) ;

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
Ke
Dari Cirebon Yogyakarta Magelang

Tangerang Rp 10- Rp,15,- Rp. 11,-

Bandung Rp. 8,- Rp. 12,- Rp. 14,-

Bagaimana seharusnya perusahaan mendistribusikan 40 unit produknya ke


masing-masing penyalur di kota-kota yang berbeda untuk meminimumkan biaya
transportasi total?
Masalah transportasi dapat digambarkan secara jelas dalam bentuk tabel transportasi.

Tabel Transportasi
Ke
Dari Cirebon Yogyakarta Magelang Persediaan
10 15 11
Tangerang 20
8 12 14
Bandung 20

Kebutuhan 8 15 17 40

• Metode sudut barat laut (Northwest Corner)


Penerapan metode ini untuk tabel transportasi adalah :
1. Mulai dari kotak sudut barat laut, alokasikan jumlah maksimum produk dengan
mengingat persediaan pabrik dan kebutuhan.
2. Langkah selanjutnya adalah mengalokasikan pada kotak yang mempunyai
persediaan yang tersisa dan seterusnya sampai semua kebutuhan telah
terpenuhi.

Hal ini bisa kita lihat pada tabel berikut;


Alokasi dengan Metode Sudut Barat Laut

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
Ke
Dari Cirebon Yogyakarta Magelang Persediaan
10 15 11
Tangerang 8 12 20
8 12 14
Bandung 3 17 20

Kebutuhan 8 15 17 40

Alokasi Jumlah Biaya Biaya Total


unit Unit
_______________________________________________________
Tangerang- Cirebon 8 Rp 10 Rp 80,-
Tangerang-Yogyakarta 12 15 180,-
Bandung-Yogyakarta 3 12 36,-
Bandung-Magelang 17 14 238,-
__________
Rp 534,-

Lalu setelah itu kita akan lakukan secara trial and error dengan mencarikan biaya
terkecil dengan melakukan manuver manuver pada kolom 2 terdekat

Ke
Dari Cirebon Yogyakarta Magelang Persediaan
10 15 11
Tangerang 8 12 20
8 12 14
Bandung 15 5 20

Kebutuhan 8 15 17 40

Alokasi Jumlah Biaya Biaya Total


unit Unit

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
_______________________________________________________
Tangerang- Cirebon 8 Rp 10 Rp 80,-
Tangerang-Yogyakarta 12 11 132,-
Bandung-Yogyakarta 15 12 180,-
Bandung-Magelang 5 14 70,-
__________
Rp 462,-
• Metode MIDI (Modified Distribution)
Metode ini merupakan perkembangan dari metode stepping-stone, karena penentuan
segi empat kosong yang bisa menghemat biaya di lakukan dengan prosedur yang lebih
pasti dan tepat serta metode ini dapat mencapai hasil optimal lebih cepat

Pelu beberapa langkah di dalam metode ini :


1. mengisi table dari sudut kiri atas ke kanan bawah (sama seperti NWCR)
2. menentukan nilai baris dan kolom
3. menghitung indeks perbaikan
4. memilih titik tolak perubahan
5. memperbaiki alokasi
6. mengulangi langkah di atas hingga mencapai hasil optimal
(contoh soal terlampir)

• Metode VAM (Vogel’s Approximation Method)


Metode VAM lebih sederhana penggunaannya ,karena metode VAM dilakukan
dengan cara mencari selisih biaya terkecil dengan biaya terkecil berikutnya untuk
setiap kolom maupun baris. Kemudian pilih selisih biaya terbesar dan alokasikan
produk sebanyak mungkin ke sel yang memiliki biaya terkecil. Cara ini dilakukan
secara berulang sehingga semua produk sudah dialokasikan.

Tabel Metode VAM


Ke
Dari A B C Capacity

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
I II III

6 8 10
M 150 150 2 2 X
7 11 11
N 175 - - 175 4 X X
4 5 12
O 25 100 150 275 1 8 1

Demand 200 100 300 600

! 2 3 1
!! X X 1
!!! X X 1

Total biaya ;
1 – C = 150 x Rp 10,- = Rp. 1.500,-
2 – B = 175 x Rp 7,- = Rp. 1.225,-
3 – A = 25 x Rp 4,- = Rp 100,-
3 – B = 100 x Rp 5,- = Rp 500.-
3 – C = 150 x Rp 12,- = Rp 1.800,-
Rp 5.125

Soal latihan
Suatu produk diproduksi di tiga pabrik dan dikirim ketiga tiga gudang (biaya transportasi
per unit terlihat pada tabel berikut) :
_________________________________________________________

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF
Gudang
______________________ Kapasitas
Pabrik K L M pabrik
_________________________________________________________
A 20 16 24 300
B 10 10 8 500
C 12 18 10 200
Permintaan gudang 250 400 350
_________________________________________________________

Buat metode northwest, MIDI & VAM method untuk meminimalkan biaya transportasi
.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB NURMATIAS,SE,MM


MANAJEMEN KUANTITATIF