BAB I PENDAHULUAN a.

Latar Belakang

Dalam minggu pertama bulan oktober 1965 rakyat Indonesia dikejutkan oleh serangakaian berita Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta tentang terjadinya pergolakan pada tingkayt tertinggi pemerintahan ibukota Jakarta.Pada hari jum’at tanggal 1 Oktober 1965 secara berturut-turut RRI Jakarta menyiarkan empat berita penting.Siaran pertama, sekitar pukul 07.00 pagi, memuat berita bahwa pada hari Kamis tanggal 30 September 1965 di Ibukota Republik Indonesia, jakarta telah terjadi “gerakan militer dalam Angkatan Darat”yang dinamakan “Gerakan 30 September”, dikepalai oleh Letkol Untung, Komandan Bataliyon Cakrabirawa, pengawal pribadi Presiden Soekarno. Sejumlah besar jendral telah ditangkap, alatalat komunikasi yang penting-penting serta obyek penting lainnya sudah dikuasai Gerakan tersebut dan “Presiden Soekarno selamat dalam lindungan Gerakan 30 September”. Gerakan tersebut ditujukan kepada jendaral-jendral anggota apa yang menamakan dirinya Dewan Jendral. Komandan Gerakan 30 Sepetember itu menerangkan bahwa akan dibentuk Dewan Revolusi Indonesia ditingkat pusat yang dikuti oleh tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Pembentukan Dewan Revolusi Indonesia dan keputusan No.1 tentang susunan Siaran kedua, sekitar pukul 13.00 hari itu juga memberitakan “Dekrit No.1 tentang Dewan Revolusi Indonesia”. Baru dalam siaran kedua ini diumumkan “Komando Gerakan 30 September”, yaitu Letkol Untung sebgai komandan, Brigjend Supadjo, Letkol Udara Heru, Kolonel laut Sunardi, dan Ajun Komisaris besar Polisi Anwas sebagai Wakil komandan. Siaran kedua ini memuat dua keanehan. Dari sudut organisasi militer, adalah aneh bahwa seorang Brigjend menjadi wakil seorang Letkol. Selain itu, “Gerakan 30 September” ini ternyata bukanlah sekedar gerakan militer dalam Angkatan Darat, oleh jarena dalam dekrit No.1 tersebut diumumkan bahwa : “untuk sementara waktu, menjelangpemilu MPR sesuai dengan UUD 1945, Dewan Revolusi Indonesia menjadi sumber dari segala kekuasaan dalam Negara Republik Indonesia. Siaran ketiga, pad pukul 19.00, RRI menyiarkan pidato radio Panglima Komando Tjadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayjend Soeharto, yang menyampaikan bahwa gerakan 30 September tersebut adalah golongan kontra revolusioner, yang telah menculik beberapa perwira tinggi Angkatan Darat, dan telah mengambil alih kekuasaan Negara, atau coup dari YPM presiden/panglima tertinggi ABRI/pemimpin besar Revolusi dan melempar cabinet Dwikora ke kedudukan demisioner. Perwira-perwira tinggi AD yang telah diculik adalah : Letjend. A.Yani, Mayjend . Soeprapto, Mayjend. S. Parman, Mayjend. MT Haryono, Brigjend. D.I Pandjaitan, dan Brigjend Soetoyo Siswomihardjo. Dengan prosedur tetap angkatan darat, Mayor Jendral Soeharto mengumumkan bahwa untuk sementara pimpinan Angkatan Darat dipegang oleh beliau.Kemudian pada tengah malam tanggal 1 Oktober 1965 menjelang 2 Oktober, RRI menyiarkan pengumuman Presiden/Panglima tertinggi ABRI.Pemimpin Besar Revolusi Soekarno bahwa beliau dalam keadaan sehat dan tetep memegang pimpinan Negara dan revolusi. Selanjutnya pada tanggal 3 Oktober 1965pukul 01.30 RRI menyiarkan pidato Presiden/Panglima Tertinngi/Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno, yang selain menegaskan kemabali bahwa beliau berada dalam keadaan sehat dan tetap memegang tumpuk pimpinan Negara serta tampuk pimpinan Pemerintahan dan Revolusi Indonesia. Beliau mengumumkan bahwa tanggal 2 Oktober beliau telah memanggil semua panglima Angkatan Bersenjjata bersama wakil perdana menteri

1

Tujuh perwira yang ditangkap oleh oknum-oknum Cakrabirawa di kediamannya masing-masing. Partai ini tyerbukti merupakan dalang dan pelaku dari aksi subversi sejak tahun 1954.kedua Dr. maka penulis merumuskan permasalahan-permasalahan sebagai berikut: 1. c) Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang tersebut.00 RRI Jakarta menyiarkan rekaman pidato Mayjend Soeharto seteelah menyaksikan pembonkaran tujuh jenazah. Pada tanggal 4 Oktobet 1965pukul 20. Bagaimana terjadinya pemberontakkan DI/TII ? 4. Jakarta.. sedangkan MAyjend Soeharto. yang sejak tahun 1951 membengun kembali kekuatannya setelah terlibat dalam pemberontakan terhadap republic Indonesia dalam bulan November1948 PKI madiun . Kedua Organisasi ini adala “organisasdi mantel” dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Bagaimana peristiwa pemberontakan G 30 S/PKI terjadi ? 2. 2 . Gerakan 30 September ternyata keluar merupakan aksi Cakrabirawa dan ke dalam merupakan aksi PR dan Gerwani. Beliau sendiri masih diberi tugas untuk menngembalikan keamanna sebagai sediakala.Sesuai pidato Presiden tersebut makan pada tanggal 3 Oktober 1965 itu juga Panglima Kostrad Mayjend Soeharto mengumumkan bahwa mulai saat itu pimpinan Angkatan DArat dipegang langsung oleh PYM Preisden/Panglima tertinggi ABRI. Daerah itu digunakan sebagai lokasi latiahan sukarelawan dan sukarelawati yang berasal dari pemuda rakyar (PR) dan Geerakan Wanita Indonesia (Gerwani) oleh oknum-oknum Ankatan Udara. enam jenazah jendral dan satu jenazah perwira pertama yang diculik “Gerakan 30 September” pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965. Gerakan itu ternyata terkait dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). dekat pangkalan uadara Halim Perdana Kusuma. jenazah tersebut ditemukan dalam keadaan rusdak didalam sebuaha sumur tua di daerah lubang buaya. Bagaimana kondisi politik menjelang G 30 SPKI ? 3. Pada tanggal 4 Oktober inilah diketahui untuk pertama kalinya kejelasan mengenai “Gerakan 30 September” tersebut.serta memperdalam materi yang telah dibuat dalam makalah ini. Oleh karena itu “Gerakan 30 september” disebut secara lengkap sebagai “Gerakan 30 September/artai Komunis Indonesia” atau “G30S/PKI”. jawa timur.Rangakaian sidang mahkamah militer Luar Biasa (Mahmillub) untuk mengadili mereka yang telibat dalam kudeta tersebut telah mengungkapakan lebih dalam lagi keterlibatan PKI. yang berpuncak pada kueta berdarah pada awal bulan Oktober 1965 tersebut. Bagaimana c) cara Peristiwa DI/TII dan Cara yang Dilakukan Oleh Pemerintah dalam Penanggulangannya Tujuan Makalah Tujuan pembuatan pada makalah ini terutama adalah untuk menyelesaikan tugas yang di berikan oleh ibu guru . Pimpinan Angkatan Darat langsung berada ditangan beliau dan tugas sehari-hari dijalankan oleh MayJend Pranoto Reksosamodra. dan pejabat penting lainnya.Leimena. dibawa ke lokasi latihan PR dan Gerwani tersebut untuk disiksa dan dibunuh. panglima Kostrad ditunjuk untuk meklaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban. assisten I(II men/PANGAD.

Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin". inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 PKI merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia.sekali lagi dengan dukungan penuh dari PKI. foreign reserves menurun.5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota.000 pucuk senjata chung. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum burjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Perdana Menteri Zhou Enlai memberikan 100. 3 . Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin".sekali lagi dengan hasutan dari PKI. organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya. inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah.5 juta. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan nasionalis dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . penawaran ini gratis tanpa syarat dan kemudian dilaporkan ke Bung Karno tetapi belum juga menetapkan waktunya sampai meletusnya G30S. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya. PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3.Perayaan Milad PKI yang ke 45 di Jakarta pada awal tahun 1965 Pada kunjungan Menlu Subandrio ke Tiongkok. Pada era "Demokrasi Terpimpin". PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung. Pendapatan ekspor menurun. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani). foreign reserves menurun. Pada era "Demokrasi Terpimpin".BAB II ISI A. Pendapatan ekspor menurun. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. Anggotanya berjumlah sekitar 3. di luar Tiongkok dan Uni Soviet.

petani.N. Usaha PKI untuk mencari pengaruh didukung oleh kondisi ekonomi bangsa yang semakin memprihatinkan. maka PKI membentuk Biro Khusus yang diketuai oleh Syam Kamaruzaman. 4 . D. melakukan aksi demonstrasi dan pemogokan. c) Keberhasilan PKI Memobilisasi para buruh. c) Mendata dan mencatat para anggota ABRI yang telah dibina atau menjadi pengikut PKI agar sewaktu-waktu dapat dimanfaatkan untuk kepentingannya. d) PKI melakukan Gerakan aksi sepihak denghan kekerasan utama di jawa. Pada akhir tahun 1963.Faktor – factor pendorong meluasnya pengaruh PKI dalam masyarakat adalah Pemerintah membubarkan Masyu mi dan Partai Sosialis Indonesia(PSI) sebagai kekuatan politik pesaing PKI b) Kondisi ekonomi yang menurun di manfaatkan oleh PKI untu k membangun simpati para masyarakat. Kondisi Politik Menjelang G 30 S/PKI Doktrin Nasakom yang dikembangkan oleh Presiden Soekarno memberi keleluasaan PKI untuk memperluas pengaruh. nelayan dan pegawai rendahan dengan menjanjikan untuk menaikan pendapatan. karena bekerja sama dengan Inggris dan Amerika Serikat. Memasuki tahun 1965 pertentangan antara PKI dengan Angkatan Darat semakin meningkat. mengambil alih tanah penduduk. b) Mengusahakan agar setiap anggota ABRI yang telah bersedia menjadi anggota PKI dan telah disumpah dapat membina anggota ABRI lainnya. Para petani dan buruh. PKI menjadi salah satu kekuatan yang penting pada masa Demokrasi Terpimpin bersama Presiden Soekarno dan Angkatan Darat. bali dan Sumatra utara dengan mengambil alih tanah milik petani. Aidit sebagai pemimpin PKI beserta Biro Khususnya. b) Menuduh komando puncak AD telah membentuk “Dewan Jenderal” yang tujuannya menggulingkan Presiden Soekarno. c) Mengorganisir perwira militer yang tidak mendukung adanya “Dewan Jenderal”. a) B Peristiwa Tragedi Nasional G 30 S/PKI Tahun 1965 1. dibantu para kader PKI. Biro Khusus tersebut mempunyai tugas-tugas berikut : a) Menyebarluaskan pengaruh dan ideologi PKI ke dalam tubuh ABRI. PKI melancarkan sebuah gerakan yang disebut “aksi sepihak”. Dengan adanya nasakomisasi tersebut. mulai meletakkan siasat-siasat untuk melawan komando puncak AD. Berikut ini siasat-siasat yang ditempuh oleh Biro Khusus PKI : a) Memojokkan dan mencemarkan komando AD dengan tuduhan terlibat dalam persekongkolan (konspirasi) menentang RI. Untuk melancarkan kudeta.

Usaha Kudeta. A. Pagi hari sekitar jam 07. Mereka diangkat sebagai Pahlawan Revolusi. Ajudan Nasution (Lettu Pierre A. J. Letkol Untung mengatakan bahwa “Gerakan 30 September” adalah suatu kelompok militer yang telah bertindak untuk melindungi Presiden Soekarno dari kudeta. Kudeta itu direncanakan oleh suatu dewan yang terdiri atas jenderal-jenderal Jakarta yang korup yang menikmati penghasilan tinggi dan menjadi kaki tangan CIA (Agen Rahasia Amerika).DeputiIIIMen/Pangad.Men/Pangad 2) MayjenS. 5) BrigjenD. Leimena. 7) Lettu Piere Andreas Tendean. Dalam pidatonya. dan Operasi Penumpasan Peristiwa penculikan dan pembunuhan terhadap para perwira AD. 4) MayjenHaryono.. 2.AsistenIMen/Pangad. Setelah mendengar pidato Letkol Untung di RRI.00 WIB Letkol Untung berpidato di RRI Jakarta.M. Ketujuh mayat kemudian dimasukkan dalam sebuah sumur yang sudah tidak dipakai lagi di Lubang Buaya.Parman. Ketegangan politik antara PKI dan TNI AD mencapai puncaknya setelah tanggal 30 September 1965 dini hari. mayat tiga jenderal. para jenderal yang masih hidup dibunuh secara kejam. Ajudan Menko Hankam/ Kepala Staf Angkatan Bersenjata.AsistenIVMen/Pangad 6) BrigjenSutoyoS. Pada saat itu terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap para perwira Angkatan Darat. 3) MayjenR. Tendean). Kepala Staf Korem 072 Yogyakarta Jenderal Nasution berhasil meloloskan diri. II Dr. Peristiwa pembunuhan juga terjadi di daerah Yogyakarta. e) Mengusulkan kepada pemerintah agar membentuk Angkatan Kelima yang terdiri dari para buruh dan petani yang dipersenjatai. Komandan Korem 072 Yogyakarta Kolonel Katamso dan Kepala Stafnya Letkol Sugiyono diculik dan dibunuh oleh kaum pemberontak di Desa Kentungan.DeputiIIMen/Pangad.KomandanKorem072Yogyakarta. Untuk mengenang peristiwa yang mengerikan tersebut. Sejumlah anggota Gerwani dan Pemuda Rakyat terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut. Pengawal rumah Wakil P. di Lubang Buaya dibangun Monumen Pancasila Sakti.Suprapto.InspekturKehakiman/OditurJendralTNIAD. Presiden Soekarno berangkat menuju 5 . dan salah satu ajudannya ditangkap. DiJakarta 1) LetjenAhmadYani.M. kemudian dikenal Gerakan 30 S/PKI. 8) Brigadir Polisi Karel Sasuit Tubun. Berikut ini para korban keganasan PKI. Di Halim.I. atau awal tanggal 1 Oktober 1965. Secara rinci para pimpinan TNI yang menjadi korban PKI ada 10 orang.T. timbul kebingungan di dalam masyarakat. yaitu 8 orang di Jakarta dan 2 orang di Yogyakarta.d) Mengisolir komando AD dari angkatan-angkatan lain. 2) Letnan Kolonel Sugiyono M. Seputar Penculikan Para Jenderal AD. DiYogyakarta 1) KolonelKatamsoD.Panjaitan. dan tiga jenderal lainnya yang masih hidup dibawa menuju Halim. B. Akan tetapi putrinya Ade Irma Suryani tertembak yang akhirnya meninggal tanggal 6 Oktober 1965.

" 6 . dan ketertiban diserahkan kepada Mayjen Soeharto PenangkapaDalam bulan-bulan setelah peristiwa ini. Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu. Jawa Timur (bulan November) dan Bali (bulan Desember). majalah "Time" memberitakan: "Pembunuhan-pembunuhan itu dilakukan dalam skala yang sedemikian sehingga pembuangan mayat menyebabkan persoalan sanitasi yang serius di Sumatra Utara. terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada akhir 1965.000 orang. semua anggota dan pendukung PKI. Orang-orang dari daerah-daerah ini bercerita kepada kita tentang sungai-sungai kecil yang benar-benar terbendung oleh mayat-mayat.Halim. Dihasut dan dibantu oleh tentara. semua partai kelas buruh yang diketahui dan ratusan ribu pekerja dan petani Indonesia yang lain dibunuh atau dimasukkan ke kampkamp tahanan untuk disiksa dan diinterogasi.perkiraan yang konservatif menyebutkan 500. Selain itu melaksanakan tugas seharihari ditunjuk Mayjen Pranoto. Berapa jumlah orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis .000 dan satu juta anggota-anggota dan pendukung-pendukung PKI telah menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di Jawa Tengah (bulan Oktober). Transportasi sungai menjadi terhambat secara serius. Ada laporan-laporan bahwa Sungai Brantas di dekat Surabaya menjadi penuh mayat-mayat sampai di tempat-tempat tertentu sungai itu "terbendung mayat". b) Penyelesaian aspek militer dan administratif diserahkan kepada Mayjen Pranoto c) Penyelesaian militer teknis. kelompok-kelompok pemuda dari organisasi-organisasi muslim sayap-kanan seperti barisan Ansor NU dan Tameng Marhaenis PNI melakukan pembunuhan-pembunuhan massal. Namun. sementara perkiraan lain menyebut dua sampai tiga juga orang. Penumpasan G 30 S/PKI Pada tanggal 2 Oktober 1965 Presiden Soekarno memanggil semua panglima angkatan ke Istana Bogor. tanpa adanya perlawanan sama sekali. di saat yang sama. atau mereka yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI. antara 500. Diumumkan pula bahwa pimpinan Angkatan Darat untuk sementara waktu berada langsung di tangan presiden sebagai Panglima Tertinggi ABRI. Presiden mengeluarkan perintah agar seluruh rakyat Indonesia tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. di mana udara yang lembab membawa bau mayat membusuk. keamanan. serta menjaga persatuan. Dalam rangka penjelasan kebijaksanaan berikut G 30 S/PKI. 3. Sewaktu regu-regu militer yang didukung dana CIA [1] menangkapi semua anggota dan pendukung PKI yang terketahui dan melakukan pembantaian keji terhadap mereka. presiden menetapkan a) Penyelesaian aspek politik akan diselesaikan sendiri oleh presiden. Dalam pertemuan tersebut Presiden Soekarno mengemukakan masalah penyelesaian peristiwa G 30 S/PKI. tanpa sepengetahuan presiden Mayjen Soeharto mengangkat dirinya sebagai pimpinan AD.

Persoalan DI/TII ini merupakan masalah politik dan militer. Simon Petrus Sulaeman dan Nobertus Rohayan. dan Putmainah. biasanya sebuah film mengenai kejadian tersebut juga ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Indonesia setiap tahun pada tanggal 30 September. Pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai pemerintah yang mengadakan aksi mogok sebagai protes atas kejadian-kejadian kontra-revolusioner ini dipecat. Masalah militer ditimbulkan oleh upaya 7 . paling sedikit 35. termasuk belasan orang sejak tahun 1980-an. Diperkirakan sekitar 110. Namun sejak era Reformasi bergulir. Sasuke.000 orang masih dipenjarakan sebagai tahanan politik pada akhir 1969. yang sebelum itu dianggap sebagai kubu PKI.000 orang pekerja dan petani dipenjarakan di kampkamp konsentrasi. Eksekusi-eksekusi masih dilakukan sampai sekarang. para terdakwa dipaksa untuk membunuh teman-teman mereka untuk membuktikan kesetiaan mereka. ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.Di pulau Bali. antara lain Setiadi. diadakan rangkaian acara peringatan untuk mengenang peristiwa pembunuhan terhadap ratusan ribu hingga jutaan jiwa di berbagai pelosok Indonesia. 1 Oktober. Pada masa pemerintahan Soeharto. Masalah politik ditimbulkan oleh upaya mengganti dasar negara Pancasila dengan mendirikan negara Islam. Safar Suryanto.000 orang menjadi korban di permulaan 1966. Koresponden khusus dari Frankfurter Allgemeine Zeitung bercerita tentang mayat-mayat di pinggir jalan atau dibuang ke dalam galian-galian dan tentang desa-desa yang separuh dibakar di mana para petani tidak berani meninggalkan kerangka-kerangka rumah mereka yang sudah hangus. Di daerah-daerah lain. dihukum mati hampir 25 tahun sejak kudeta itu. pasukan komando elite Partai Nasional Indonesia. C Peringatan Monumen Pancasila Sakti. Empat tapol. Selain civitas academica Universitas Indonesia. Lubang Buaya Sesudah kejadian tersebut. Murad Aidit. Hari berikutnya. Selain itu pada masa Soeharto biasanya dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata. Johannes Surono Hadiwiyino. Depok. Haryo Sasongko. Di sana para Tamin.4 Oktober 2006. acara itu juga dihadiri para korban tragedi kemanusiaan 1965. Acara yang bertajuk "Pekan Seni Budaya dalam rangka memperingati 40 tahun tragedi kemanusiaan 1965" ini berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. film itu sudah tidak ditayangkan lagi dan hanya tradisi tabur bunga yang dilanjutkan. Paling sedikit 250. Pada 29 September . 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. adalah pelaku pembunuhan-pembunuhan ini. Di kota-kota besar pemburuan-pemburuan rasialis "anti-Tionghoa" terjadi. D Pemberontakan DI / TII Gerakan DI/TII merupakan suatu usaha untuk mendirikan Negara islam di Indonesia.

yang cenderung menimbulkan kekacauan dan teror. dan Pekalongan. Markas besar Kartosuwiryo didirikan di Gunung Cepu. walaupun saling berhubungan. Divisi 8 .  GerakanDI/TII. anggota Hizbullah dan Sabilillah (kedua laskar ini di bawah pengaruh S.  GerakanDI/TIIdi. Oleh karena itu.  Gerakan Amir Fatah Amir Fatah diangkat oleh S. Gerakan ini dimulai ketika Jawa Barat kosong akibat ketentuan hasil Perundingan Renville yang mengharuskan pasukan TNI ditarik mundur dari kantong-kantong gerilya (hijrah) ke wilayah RI. Kembalinya pasukan TNI Divisi Siliwangi dari Yogyakarta merupakan ancaman bagi kelangsungan dan tercapainya cita-cita S. Pemberotakan itu dapat ditumpas dengan operasi militer yang disebut Gerakan Benteng Negara. ia membentuk gerakan darul islam (DI). Pemberontakan Amir Fatah sempat menguat setelah bergabungnya sisa-sisa pemberontakan dari Angkatan Umat Islam.M Kartosuwiryo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII). dan MMC. Pada tahun 1960.M Kartosuwiryo. dan Letkol Ahmad Yani. Puncaknya.M Kartosuwiryo yang bercita-cita mendirikan negara Islam menanamkan pengaruhnya. Pasukan TNI divisi Siliwangi yang baru kembali dari hijrah harus dihancurkan. pada tanggal 7 Agustus 1949 di Desa Cisayong. lalu dijatuhi hukuman mati.diJawaBarat Gerakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo. berintikan anggota Hizbullah dan Sabilillah. JawaTengah Gerakan DI/TII di Jawa Tengah muncul setelah pengakuan kedaulatan.M Kartosuwiryo menjadi komandan pertempuran Jawa Tengah.M Kartosuwiryo dapat ditangkap di Gunung Geber. Letkol M.Bachrun. Dalam operasi Bharatayudha. pasukan Siliwangi melancarkan operasi pagar betis dengan bantuan rakyat. Namun. Pemberontakan DI/TII terjadi di beberapa daerah di Indonesia. daerah Majalaya (Jawa Barat). Ia pun membentuk Tentara Islam Indonesia (TII). Pembentukan DI/TII bertujuan mendirikan Negara sendiri yang terpisah dari RI. Untuk mengatasi masalah tersebut. S.membentuk kesatuan bersenjata di luar tubuh TNI. Gerakan ini terjadi di sejumlah tempat terpisah. Pada bulan Maret 1948. agar tidak memasuki wilayah Jawa Barat. Kosongnya kekuatan TNI membuka jalan bagi S. S. pada tanggal 4 Juni 1962 gerombolan DI/TII dapat dihancurkan.M Kartosuwiryo) tidak menaati ketentuan tersebut. Ia menggerakan pemberontakan di wilayah Brebes. Tegal. Sehingga. Batalyon 426. Sehingga terjadilah bentrok antara pasukan DI/TII dengan pasukan Siliwangi. Operasi militer tersebut berturut-turut dipimpin oleh Letkol Sarbini.

 Gerakan Angkatan Umat Islam Gerakan ini dipelopori oleh Kyai Moh.Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bersama pimpinan APRIS ternyata tidak memuaskan Kahar Muzakar. Akibat pemberontakan itu. Alasan pemerintah adalah karena anggota KGSS harus melewati ujian penyaringan terlebih dahulu. selama hamper 14 tahun. Mafudz Abdurachman yang dikenal sebagai Kyai Somalangu. yang berintikan pasukan dari divisi Siliwangi. Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1951. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.  GerakanDI/TII di Sulawesi Selatan Gerakan DI/TII di Selawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Divisi Diponegoro melancarkan operasi militer bernama Operasi Merdeka Timur. Para pemberontak menyatakan diri bergabung dengan DI/TII. Sejak saat itu. Namun. Operasi militer tersebut dipimpin oleh Letkol Soeharto. Pada bulan 9 . pasukan Kahar Muzakar melakukan melakukan terror dan pengacauan Di Sulawesi Selatan. Kahar Muzakar juga mengusulkan pembentukan Brigade Hasanudin. Pada bulan Januari 1952. Kahar Muzakar menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia di bawah pimpinan S. Pemberontakan dapat ditumpas oleh pasukan Divisi Diponegoro di bawah pimpinan Letkol Ahmad Yani. Pada tanggal 30 April 1950.Untuk mengatasi pemberontakan tersebut. Pemberontakan ini berlatar belakang dari kekecewaan Kahar Muzakar terhadap pemerintah RI karena menolak keinginannya untuk menggabungkan seluruh anggota Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) dengan APRIS. Kahar Muzakar diangkat sebagai pemimpinnya dengan pangkat Letnan Kolonel. pemerintah pusat bersama dengan pimpinan APRIS mengeluarkan kebijakan dengan memasukkan semua anggota KGSS ke dalam Corps Tjadangan Nasional (CTN). Untuk menumpas pemberontakan.M Kartosuwiryo. keinginannya ditolak pemerintah pusat. penumpasan pemberontakan memakan waktu lama. Kahar Muzakar beserta pasukannya melarikan diri ke hutan saat hari pelantikan. Oleh Kartosuwiryo. ia diangkat menjadi panglima divisi TII.  Pemberontakan Batalyon 426 Pemberontakan ini terjadi di Kudus dan Magelang. Ia menggerakan pemberontakan di wilayah Kebumen.Diponegoro membentuk pasukan khusus bernama Benteng Raiders. Sisa-sisa pemberontak bergabung dengan Amir Fatah. Seperti di Jawa Barat. gerakan DI/TII di Jawa Tengah menjadi masalah yang amat serius. Kahar Muzakar mengirim surat kepada pemerintah pusat yang menyatakan agar semua anggota dari KGSS dimasukkan dalam APRIS. pemerintah RI bertindak tegas dengan memerintahkan operasi militer.

Pangdam I dan tokohtokoh pemerintah daerah. Ibnu Hajar memanfaatkan tawaran itu dengan mengelabuhi pemerintah untuk memperoleh senjata. Pada bulan Juli 1963. Kebijakan pemerintah tersebut ditentang oleh Daud Beureueh. Pengadilan menjatuhinya hukuman mati. daerah Aceh yang sebelumnya menjadi daerah istimewa diturunkan statusnya menjadi karesidenan di bawah provinsi Sumatra Utara.M Kartosuwiryo. seusai perang kemerdekaan dan Indonesia kembali dalam bentuk negara kesatuan pada tahun 1950. pemerintah RI menempuh dua pendekatan. Peristiwa itu mengakhiri pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan. 10 . mereka meminta bantuan kepada Kahar Muzakar dan Kartosuwiryo.Untuk menumpas pemberontakan tersebut. pemerintah menawarkan amnesti kepada Daud Beureueh asalkan ia bersedia kembali ke tengah masyarakat. Gerungan. Daud Beureueh mengeluarkan maklumat tentang penyatuan Aceh ke dalam Negara Islam Indonesia pimpinan S. mantan letnan dua TNI.Februari 1965. Operasi militer dilakukan untuk menghancurkan kekuatan militer DI/TII. Pada mulanya. Pendekatan persuasif dilakukan dengan memberikan penerangan kepada rakyat untuk menghilangkan salah paham dan mengembalikan kepercayaan kepada pemerintah. Ibnu Hajar membulatkan tekadnya untuk bergabung dengan Negara Islam Indonesia dan diangkat menjadi panglima TII untuk wilayah Kalimantan. Untuk memperkuat kedudukan KJRT.  Gerakan DI/TII di Kalimantan selatan Gerakan DI/TII di Kalimantan Selatan ini dipimpin oleh Ibnu Hajar.  GerakanDI/TII di Aceh Gerakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Daud Beureueh. Ia menggalang gerakan bernama Kesatuan Rakyat Jang Tertindas (KRJT). Pada tanggal 17-28 desember 1962 diselenggarakan Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh. menandai berakhirnya pemberontakan DI/TII di Aceh. Pemerintah RI lalu bertindak tegas dengan memerintahkan suatu operasi militer. orang kedua setelah Kahar Muzakar dapat di tangkap. ia kembali memberontak. Kembalinya Daud Beureueh ke tengah masyarakat. Pada tanggal 20 September 1953. Dua tahun kemudian tepatnya pada bulan Maret 1965. Setelah keinginannya tercapai. Berdasarkan hasil musyawarah itu. Kahar Muzakar tewas dalam suatu sergapan. Ibnu Hajar dapat ditangkap. Pada akhir tahun 1954. Pada bulan Juli tahun yang sama. pemerintah RI masih memberi kesempatan kepada pemberontak untuk menyerahkan diri dan diperbolehkan kembali masuk APRIS. Musyawarah itu diselenggarakan atas inisiatif Kolonel Jasin. yaitu pendekatan persuasif dan operasi militer. ia diadili oleh mahkamah militer. Namun. Ia adalah gubernur militer di wilayah itu semasa perang kemerdekaan.

Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia. 2) pasukan Kartosuwiryo dapat bergerak dengan leluasa di kalangan rakyat. Untuk menumpas pemberontakan ini pada bulan Januari 11 . Tegal. Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah Gerombolan DI/TII ini tidak hanya di Jawa Barat akan tetapi di Jawa Tengah juga muncul pemberontakan yang didalangi oleh DI/ TII.E Peristiwa DI/TII dan Cara yang Pemerintah dalam Penanggulangannya 1. Usaha untuk menumpas pemberontakan DI/TII ini memerlukan waktu yang lama disebabkan oleh beberapa faktor. 4) suasana politik yang tidak stabil dan sikap beberapa kalangan partai politik telah mempersulit usaha-usaha pemulihan keamanan. gerombolan DI/TII ini harus berhadapan dengan pasukan Siliwangi. Gerakan ini dibentuk pada saat Jawa Barat ditinggal oleh pasukan Siliwangi yang berhijrah ke Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam rangka melaksanakan ketentuan dalam Perundingan Renville. Gerakannya dinamakan Darul Islam (DI) sedang tentaranya dinamakan Tentara Islam Indonesia (TII). Akan tetapi setelah pasukan Siliwangi mengadakan long march kembali ke Jawa Barat. menyiksa dan merampok harta benda penduduk. Kemudian SM. dan Pekalongan. Kartosuwiryo oleh Mahkamah Angkatan Darat dijatuhi hukuman mati sehingga pemberontakan DI/ TII di Jawa Barat dapat dipadamkan. Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah di bawah pimpinan Amir Fatah yang bergerak di daerah Brebes. Mahfudh Abdul Rachman (Kiai Sumolangu). membongkar rel kereta api. Pemberontakan DI / TII di Jawa Barat Dilakukan Oleh Pada tanggal 7 Agustus 1949 di suatu desa di Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat). 2. 3) pasukan DI /TII mendapat bantuan dari beberapa orang Belanda. daerah Majalaya. antara lain pemilik-pemilik perkebunan dan para pendukung negara Pasundan. Selanjutnya dalam menghadapi aksi DI/TII pemerintah mengerahkan pasukan TNI untuk menumpas gerombolan ini. dan Moh.” Pada tanggal 4 Juni 1962 SM. gerombolan DI/TII ini dapat leluasa melakukan gerakannya dengan membakar rumah-rumah rakyat. Pada tahun 1960 pasukan Siliwangi bersama rakyat melakukan operasi “Pagar Betis” dan operasi “Bratayudha. Kartosuwiryo beserta para pengawalnya dapat ditangkap oleh pasukan Siliwangi dalam operasi “Bratayudha” di Gunung Geber. Jawa Barat. yakni : 1) medannya berupa daerah pegunungan-pegunungan sehingga sangat mendukung pasukan DI/TII untuk bergerilya. Ketika pasukan Siliwangi berhijrah.

Pada tanggal 21 September 1953 Daud Beureuh yang waktu itu menjabat sebagai gubernur militer menyatakan bahwa Aceh merupakan bagian dari Negara Islam Indonesia di bawah pimpinan SM. Komandan Brigade Pragolo. Dalam menghadapi pemberontakan DI/ TII di Aceh ini semula pemerintah menggunakan kekuatan senjata.1950 pemerintah melakukan operasi kilat yang disebut “Gerakan Banteng Negara” (GBN) di bawah Letnan Kolonel Sarbini (selanjut-nya diganti Letnan Kolonel M.sisanya melarikan diri ke Jawa Barat dan ke daerah GBN. Bachrun dan kemudian oleh Letnan Kolonel A. Tuntutan ini ditolak karena harus melalui penyaringan. 4. Pada tanggal 30 April 1950 Kahar Muzakar menuntut kepada pemerintah agar pasukannya yang tergabung dalam Komando Gerilya Sulawesi Selatan dimasukkan ke dalam Angkatan Perang RIS (APRIS). Mahudz Abdurachman yang dikenal sebagai “Romo Pusat” atau Kyai Somalangu. Kartosuwiryo. 3. Adapun penyebab timbulnya pemberontakan DI/TII di Aceh adalah kekecewaan Daud Beureuh karena status Aceh pada tahun 1950 diturunkan dari daerah istimewa menjadi karesidenan di bawah Provinsi Sumatera Utara. pada tanggal 17-21 Desember 1962 diselenggarakan “Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh” yang mendapat dukungan tokohtokoh masyarakat Aceh sehingga pemberontakan DI/ TII di Aceh dapat dipadamkan.” Sementara itu di daerah Kebumen muncul pemberontakan yang merupakan bagian dari DI/ TII. Selanjutnya atas prakarsa Kolonel M. Pada awal tahun 1952 kekuatan Batalyon pemberontak terrsebut dapat dihancurkan dan sisa. Yani). Pemberontakan DI/TII di Aceh Gerombolan DI/ TII juga melakukan pemberontakan di Aceh yang dipimpin oleh Teuku Daud Beureuh. Panglima Daerah Militer I/Iskandar Muda. Yasin. 12 . yakni dilakukan oleh “Angkatan Umat Islam (AUI)” yang dipimpin oleh Kyai Moh. Untuk menumpas pemberontakan ini pemerintah melakukan “Operasi Merdeka Timur” yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto. Gerakan operasi ini dengan pasukan “Banteng Raiders. Pemberontakan DI/TII juga terjadi di daerah Kudus dan Magelang yang dilakukan oleh Batalyon 426 yang bergabung dengan DI/TII pada bulan Desember 1951. Untuk menumpas pemberontakan ini memerlukan waktu kurang lebih tiga bulan. Pemberontakan DI / TII di Sulawesi Selatan Di Sulawesi Selatan juga timbul pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Kahar Muzakar.

Para pemberontak melakukan pengacauan dengan menyerang pospos kesatuan TNI. akan tetapi setelah menyerah melarikan diri dan melakukan pemberontakan lagi. seperti di maluku. gerakan DI/TII dan juga G 30S PKI tapi juga terjadinya konflik2 antaragama dan antaretnis diberbagai daerah. gerakan DI/TII di jabar dilatarbelakangi oleh rasa tdk puas dg keputusan perjanjian yg mengharuskan TNI keluar dr daerah kantong dan masuk ke wilayah RI pemerintah akhirnya dpt mengatasi setiap gerakan DI/TII yg akan mengganggu stabilitas nasional ind. dan sambas. dan akan diterima menjadi anggota TNI.Pemerintah melakukan pendekatan kepada Kahar Muzakar dengan memberi pangkat Letnan Kolonel. Ibnu Hajar pun menyerah. Dalam menghadapi gerombolan DI/TII tersebut pemerintah pada mulanya melakukan pendekatan kepada Ibnu Hajar dengan diberi kesempatan untuk menyerah. • • • • 13 . Baru pada bulan Februari 1965 Kahar Muzakar berhasil ditangkap dan ditembak mati sehingga pemberontakan DI/TII di Sulawesi dapat dipadamkan. 5. poso. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Pemberontakan DI /TII di Kalimantan Selatan Pada bulan Oktober 1950 DI/ TII juga melakukan pemberontakan di Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Ibnu Hajar. kalimantan barat. KESIMPULAN • Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. G30S/PKI. G 30 s pki akhirnya dpt ditumpas oleh TNI dan semua kekuatan dan komponen bangsa yg lain dan setia kpd pancasila dan UUD 1945 sampai akhirnya PKI dibubarkan pd tgl 12 maret 1966 tragedi nasional yg mengganggu stabilitas nasional ternyata tdk hanya pemberontakan PKI th 1948. Untuk menghadapi pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan ini pemerintah melakukan operasi militer. Selanjutnya pemerintah mengerahkan pasukan TNI sehingga pada akhir tahun 1959 Ibnu Hajar beserta seluruh anggota gerombolannya tertangkap dan dimusnahkan. Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). Akan tetapi pada tanggal 17 Agustus 1951 Kahar Muzakar beserta anak buahnya melarikan diri ke hutan dan melakukan aksi dengan melakukan teror terhadap rakyat.

1975.Sejarah Nasional dan Dunia.Historical Of Indonesia. Sudarmanto. 1996. Y. B. Penerbit Tri Ratna Sutrisno.1975. Notosusanto.A. Sejarah Nasional Indonesia Cribb. Robert. Nugroho et al 1992.1987 .com Soenardi. dkk.Jakarta : Depdikbud.B.Sejarah Nasional. Jejak jejak Pahlawan. Koetoyo.DAFTAR PUSTAKA http:/www. Sulastin.Sejarah Kita dan Dunia Sepanjang Masa. 2000 .Jakarta 14 . Jakarta:Bina Cipta. Soetono.google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful