Anda di halaman 1dari 5

STANDAR MUTU

SMA TARUNA BAKTI BANDUNG


PENDIDIKAN
OUT LINE

I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dalam era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan ilmpu pengetahuan dan
teknologi (IPTEK) yang sangat pesat, pendidikan memegang peran kunci bagi kemajuan
suatu bangsa. Oleh sebab itu, bagi bangsa Indonesia terselenggaranya pendidikan yang
bermutu merupakan harga mati yang tak dapat ditawar. Menyadari hal itu pemerintah
terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional yang bersama DPR
menetapkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
Untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu maka pemerintah
selanjutnya menetapkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan. Pada tingkat satuan pendidikan, setiap sekolah termasuk SMA
TARUNA BAKTI dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya.

1.2. Landasan Kebijakan


a. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
b. Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(SNP).

1.3. Tujuan
a. Meningkatkan kualitas pendidikan SMA Taruna Bakti Bandung
b. dst

II. STANDAR MUTU PENDIDIKAN SMA TARUNA BAKTI


2.1. Standar Isi
a. Melaksanakan KTSP
b. Mengembangkan KTSP
c. dst

2.2. Standar Proses


a. Mengembang silabus mandiri
b. Memiliki RPP yang dijabarkan dari silabus
c. dst

2.3. Standar Kompetensi Lulusan


a. Nilai Ketuntasan Belajar kelompok mata pelajaran IPTEK 75,0 atau lebih
b. Memfasilitasi kegiatan siswa
c. dst

2.4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


a. Guru berpendidikan minimum D-IV atau S1
b. Guru mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya
c. dst

2.5. Standar Sarana dan Prasarana


a. Memiliki lahan sesuai dengan ketentuan luas lahan minimal
b. Lahan sekolah berada di lokasi yang aman
c. dst
2.6. Standar Pengelolaan
a. Merumuskan dan menetapkan visi sekolah
b. Merumuskan dan menetapkan misi sekolah
c. dst
2.7. Standar Pembiayaan
a. Memiliki catatan tahunan tentang nilai aset sarana dan prasarana
b. Membelanjakan lebih dari 75% dari anggaran untuk kegiatan PBM
c. dst

2.8. Standar Penilaian


a. Guru menginformasikan rancangan penilaian kepada siswa
b. Silabus dilengkapi dengan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian
c. dst

III. PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SMA TARUNA BAKTI


Menjabarkan secara operasional pemantauan dan evaluasi terhadap stantar mutu pendi-
kan yang sudah ditetapkan sebelumnya sehingga bisa diketahui ketercapaian dan kese-
suaian antara rencana dan pelaksanaan berdasarkan program dan kegiatan di setiap satuan
pendidikan

3.1. Standar Isi


a. memiliki dokumen KTSP yang disusun melalui proses analisis konteks, validasi
dan rekomendasi oleh Disdik Kab/Kota, dan verifikasi serta penandatanganan oleh
Disdik Provinsi dan pemberlakuannya disahkan oleh Kepala Sekolah dengan per –
timbangan Komite Sekolah/YTB
b. dst

3.2. Standar Proses


a. memiliki dokumen dimana guru mengembangkan silabus secara mandiri baik me-
lalui kelompok guru mata pelajaran atau kelompok guru beberapa sekolah
b. dst

3.3. Standar Kompetensi Lulusan


a. memiliki dokumen KKM mata pelajaran kelompok IPTEK dengan batas ketuntas
an minimal 75,0
b. dst.

3.4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


a. memiliki dokumen bio data guru dan pendidikan minimal guru S-1 atau D –IV
b. dst

3.5. Standar Sarana dan Prasarana


a. mimiliki dokumen sertifikat tanah dan bangunan kampus SMA Taruna Bakti
b. dst

3.6. Standar Pengelolaan


a. memiliki dokumen visi sekolah yang mudah dipahami dan sering disosialisakan
b. dst

3.7. Standar Pembiayaan


a. memiliki dokumen seluruh nilai aset sarana dan prasarana secara menyeluruh
minimal 1 tahun terakhir
b. dst

3.8. Standar Penilaian


a. memiliki dokumen rancangan dan kriteria penilaian yang dibuat oleh guru bi -
dang studi dan diinformasikan kepada siswa
b. dst
RINTISAN SEKOLAH STANDAR NASIONAL ( RSSN )

Berdasarkan penjelasan PP No 19 tahun 2005 pasal 11 ayat (2) bahwa ciri Sekolah Kategori
Mandiri/Sekolah Standar Nasional adalah terpenuhinya Standar Nasional Pendidikan.
Rintisan Sekolah Standar Nasional (SSN) harus memiliki persyaratan minimal :

A. Dukungan Internal
NO KETERANGAN KETERCAPAIAN KET
1 Kinerja sekolah Terakreditasi A
2 Kurikulum sekolah Kategori mandiri
3 Beban studi Sistem SKS
4 Kualifikasi akademik guru D-IV atau S-1
5 Relevansi guru mengajar Sesuai latar belakang pendidikannya
6 Rerata nilai UN tiga tahun terakhir minimum 7,00
7 Tenaga administrasi Tersedia memadai
8 Tenaga Bimbingan dan Konseling Tersedia memadai
9 Persentasi kelulusan UN tiga tahun terakhir > 90 %
10 Animo masyarakat dalam 3 tahun terakhir > daya tampung
11 Partisipasi lomba akademik/non akademik Prestasi akademik/non akademik tingkat
lokal /nasional
12 Melaksanakan manajemen manajemen berbasis sekolah
13 Jumlah siswa per kelas maksimal 32 siswa
14 Jumlah rombongan belajar Minimal 21 kelas
15 Jumlah rombongan belajar Minimal sama dengan jumlah ruang kelas
16 Pertemuan rutin Pimpinan dengan guru/ortusis
17 Fasilitas sekolah Memiliki ruang KS,WKS, guru, BK, UKS,
Lab fikibi, perpustakaan dll
18 Menetapkan nilai KKM Minimal 75 untuk semua matpel
dll

B. Dukungan Eksternal
Untuk menyelenggarakan SKM/SSN harus mendapatkan dukungan dari komite sekolah/YTB,
orang tua, peserta didik, dukungan dari dinas pendidikan kota dan dukungan dari tenaga
pendamping pelaksanaan SKS
RINTISAN SEKOLAH STANDAR INTERNASIONAL ( RSBI )

Permendiknas Nomor 78 tahun 2009 mengatur tentang sistem penyelenggaraan sekolah bertaraf
internasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Penyelenggaraan RSBI sebagai dasar pengembangan SBI merupakan bagian dari penjaminan mutu
lulusan yang berkeunggulan. Adapun ruang lingkup berkeunggulan meliputi bidang akademis,
penggunaan bahasa Inggris, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dll
Rintisan Sekolah Standar Nasional (SSN) harus memiliki persyaratan minimal :

NO INDIKATOR OPERASIONAL NO ALAT UKUR


1 Standar Kompetensi Lulusan 1. Menetapkan nilai KKM minimal 75 tiap matpel
2. Meraih nilai rata rata UN minimal 75
3. Meraih nilai TOEFL test siswa > 75 dalam skala
Internet based test bagi siswa
4. Meraih kejuaraan nasional dan internasional pada
bidang fikibi,komputer, olimpiade penelitian siswa
Debat bahasa Inggris dll
dst
2 Standar Proses 1. Guru dapat mengajar dengan pengantar berbahasa
Inggris minimal untuk matpel IPA
2 dst
3 Standar Pendidik 1 Meraih target 30% pendidik yang berpendidikan
S-2 atau S-3
2 dst
4 Tenaga Kependidikan 1 Kepala sekolah memiliki program jangka menengah
dan tahunan yang mengarah pada kewirausahaan
dalam peningkatan mutu pelayanan belajar
2 dst

5 Sarana dan Prasarana 1 Setiap ruang kelas dilengkapi jaringan TIK


2 dst

6 Pengelolaan 1 Menerapkan prinsip prinsip ISO


2 dst

7 Pembiayaan 1 Mengalokasikan anggaran sesuai dengan


rencana
2 dst
8 Penilaian 1 Melaksanakan penilaian berbasis teknologi
informatika dan komunikasi
2 dst
IV. MONITORING PROSES/KEGIATAN RINTISAN SEKOLAH STANDAR
NASIONAL (RSSN)

OUTPUT
INPUT PROSES/KEGIATAN
2011 2012 2013 2014 2015

V. MONITORING PROSES/KEGIATAN RINTISAN SEKOLAH BERBASIS


INTERSANIONAL (RSBI)

OUTPUT
INPUT PROSES/KEGIATAN
2011 2012 2013 2014 2015