Anda di halaman 1dari 10

EFISIENSI DAN STRATEGI PEMASARAN KOMODITAS HASIL PERTANIAN

DI KECAMATAN NANGGUNG, KABUPATEN BOGOR; Analisis Struktur-Perilaku-Kinerja Pemasaran dan SWOT



Oleh MARYATI RAMLI

H02400056

DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2004

ABSTRAK

Maryati Ramli. H02400056. Efisiensi dan Strategi Pemasaran Komoditas Hasil Pertanian di Kecarnatan Nanggung, Kabupaten Bogor; Analisis StrukturPerilaku-Kinerja Pemasaran dan SWOT. Di bawah bimbingan Budi Purwanto dan James M. Roshetko.

Kecamatan Nanggung merupakan wilayah agraris, dimana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian (80 persen), tetapi sumber pendapatan penduduknya justru bersumber dari sektor lain. Hal ini berkaitan dengan salah satu permasalahan yang dihadapi para petani di Kecamatan ini khususnya masalah pemasaran komoditas pertanian, Para petani masih melakukan sistem pemasaran yang tradisional, ada ketimpangan peranan autara para petani dengan pelaku pasar lainnya, petani masih sulit melepaskan diri dari keterkaitannya dengan para tengkulak, petani seringkali mcnjadi pihak yang hanya memperoleh bagian yang sangat keeil dalam sistem pemasaran. Permasalahan tersebut akan sangat berkaitan dengan efisiensi d~U1 sistem tataniaga yang ada dalam pemasaran komoditas pertanian di wilayah tersebut. Oleh karena itu diperlukan suatu kajian clan penelitian tentang tataniaga dan efisiensi serta perumusan strategi untuk perbaikan efisiensi tersebut,

Berdasarkan latar belakang dan permasalahan di atas maka tujuan penelitian ini adalah: mengidentifikasi lembaga tataniaga dan fungsi yang mereka lakukan dalam sistem pemasaran, mengidentifikasi saluran yang terbentuk di antara mereka, mengukur kinerja pemasaran, menganalisis faktor internal dan eksternal yang dihadapi petani di Kecamatan Nanggung serta merumuskan strategi pemasaran bagi perbaikan pemasaran khususnya bagi para petani.

Penelitian ini berlokasi di Keeamatan Nanggung. Pemilihan Keeamatan Nanggung sebagai lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa di wilayah ini terdapat daerah aliran sungai dan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun selain itu wilayah ini juga memiliki potensi dalam hasil pertanian, sehingga diharapakan ada keseimbangan antara fungsi konservasi dan fungsi ekonomis dari hasil pertanian di wilayah ini. Data yang dikumpulkan dalarn penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan survei dengan para petani dan pelaku pasar selaku responden. Responden dipilih dengan cara purposive sampling, di lima desa sample yang juga dipilih melalui purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari studi literatur dari instansi yang terkait. Komoditas yang dijadikan objek penelitian dalam hal ini komoditas pisang dan kayu dipilih secara purposive dengan pertimbangan bahwa komoditas tersebut adalah komcditas yang dianggap cukup potensial untuk dikembangkan selain itu kornoditas tersebut juga merupakan komoditas yang paling banyak ditanam oleh pctani eli Kecamatan Nanggung. Metode yang digunakan dalam pcnclitian ini adalah metoda analisis secant kualitatif dan kuantitif Mctode kuantitatif dilakukun untuk mengidcntifikasi lembaga, fungsi dan saluran tataniaga sertu struktur dan perilaku pemasaran. Sedangkan mctode analisis kualitatif dilakukau untuk mengukur kinerja dan perumusan strategi yang dilakukan dengau menggunakan metode tabulasi sederhana untuk maijin pemasaran, penghitungan statistika untuk

koofisien regresi dan elastisitas transmisi harga, serta matriks dan pembobotan untuk analisa matri1cs IFE, EFE dan lEo

Lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran komoditas pisang di Kecamatan Nanggung adalah tengkulak, pedagang lokal, pengumpul lokal, pengumpul regional dan pedagang pengecer regional. Sedangkan untuk komoditas kayu adalah tengkulak, penggergajian dan toko material. Masing-masing lembaga tersebut menjalankan fungsi pemasaran yang terdiri dari tiga fungsi pokok yaitu pertukaran, fisik dan fasilitas.

Pola saluran pemasaran yang terbentuk untuk komodiras pisang ada empat, yaitu: (1) petani - konsumen lokal; (2) petani - tengkulak - pedagang lokal - kcnsumen lokal; (3) petani - tengkulak - pengumpul lokal - pengumpul regional

-pedagang pengeeer regional - lconsumen; (4) petani - tengkulak - pedagang

pengecer regional - konsumen. Sedangkan pola saluran pemasaran untuk komoditas kayu adalah: (1) petani - tengkulak - konsumen lokal; (2) petani - tengkulak - penggergajian - industri; (3) petani - tengkulak - penggergajian - toko material - konsumen, (4) petani - tengkulak - penggergajian (sistem rental) - toko material - konsumen

Struktur pasar yang terbentuk pada pemasaran komoditas pisang dan kayu adalah struktur pasar tidak bersaing sempurna yang mendekati bentuk oligopsoni, yang ditanclai dengan hanya ada beberapa pembeli, ada salah satu pihak yang berperan dalam proses pembentukan harga dalam hal ini adalah lembaga tataniaga yang berperan sebagai pernbeli, komoditas yang ditawarkan sudah mulai terdiferensiasi baik dari segi varietas, wama, bentuk maupun kualitas. Setiap lembaga tataniaga yang terlibat memiliki perilaku yang berbeda-beda dalam sistem pemasaran komoditas hasil pertanian di Kecamatan Nanggung,

Analisis marjin pemasaran pacla setiap pola saluran pemasaran rnenunjukkan bahwa marjin pemasaran menyebar dengan tidak merata pada setiap lembaga tataniaga, dan petani merupakan pihak yang menerima share atau bagian yang relatif rendah dibandingkan lembaga tataniaga lainnya. Nilai farmer's share yang diterima oleh para petani cukup bervariasi mulai dari 55,00 persen hingga 16,67 persen. Nilai marjin pemasaran pun bervariasi mulai 46,83 persen hingga 83,00 persen. Koofisien korclasi untuk pemasaran komoditas pisang Kayu Sengon dan Merahan masing-masing berturut-turut adalah 0,51; 0,71 dan 0,51. Elastisitas transmisi harga juga bervariasi antara 0,50 hingga 0,95. Nilai koofisien korelasi dan elastisitas transmisi harga yang kurang dad satu menunjukkan bahwa laju perubahan harga di tingkat petani lebih kecil daripada laju perubahan harga di tingkat pedagang pengecer. Hal ini mengindikasikan bahwa informasi pasar di antara lembaga-lembaga tataniaga berjalan huang efektif dan struktur pasar yang terbentuk eenderung seperti struktur pasar persaingan tidak sempuma dengan bentuk oligopsoni.

Hasil analisa lingkungan internal dan eksternal menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi kekuatan para petani di Kecamatan Nanggung terdiri dari: pengalaman bertani, lctak wilayah yang dekat dcngan pasar dan industri pengolahan serta sifat komoditas produk yang tidak musiman untuk pisang dan tahan lama untuk kayu. Faktor- faktor yang menj ndi kelcmahan par petani adalah: peranan petani yang masih lemah dalam pemasaran , share yang kecil, serta pola budidaya dan manajemen pengelolaan kebun yang kurang baik, Sedangkan faktor eksternal yang berupa peluang yang dihadapi oleh para petani terdiri dari:

permintaan pasar yang masih tinggi, banyaknya pilihan pasar, akses transportasi yang membaik dan adanya teknologi budidaya. Ancaman yang dihadapi para petani terdiri dari: ancaman dari pesaing dan peranan pelaku pasar yang lebih besar dalam pernasaran,

Dalam perumusan strategi yang dilakukan melalui matriks SWOT dengan mempertimbangkan faktor internal dan ekstemal yang dihadapi oleh para petani diperoleh beberapa alternatif strategi yaitu, pengembangan wilayah dan tujuan pasar para petani, mempertahankan dan meningkatkan kuantitas hasil produksi, memanfaatkan teknologi budidaya dan penanganan pascapanen untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian, mernbentuk suatu kelompok tani, rnencari altematif tamabahan modal, membuat pereneanaan produksi, menambah pengetahuan para petani melalui pengadaan pelatihan, dan melakukan diversifikasi produk. Berdasarkan aIternatif strategi tersebut maka altematif strategi yang sebaiknya dilakukan adalah, membentuk suatu kelompok tani yang tcrorganisir untuk meningkatkan peranan dan daya tawar mereka, melakukan pemasaran secara langsung ke tujuan-tujuan pasar tertentu, serta mcmanfaatkan teknologi budidaya untuk peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen,

EFISIENSI .DAN STRATEGI PEMASARAN KOMOIHTAS HASIL PERTANIAN

Dl KECAMATAN NANGGUNG, KABUPATEN BOGOR; Analisis Struktur-Perilaku-Kinerja Pemasaran dan SWOT

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar SARJANA EKONOMI

pada Departemen Manaj emen

Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor

Oleh MARYATI RAMLI H02400056

DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKUL TAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2004

INSTITUT PERT ANIAN BOGOR FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN DEPARTEMEN MANAJEMEN

EFISIENSI DAN STRA TEGI PEMASARAN KOMODITAS HASIL PERT ANIAN

DI KECAMATAN NANGGUNG, KABUPATEN BOGaR;

Analisis Struktur-Perilaku-Kinerja Pemasaran dan SWOT

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar SARJANA EKONOMI

pada Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor

Oleh:

MARY ATI RAMLI H02400056

Menyetujui, Bogor, September 2004

Prof. Dr. Jr. Musa Hubeis, MS. Dpl.lng, DEA Ketua Depnrtemen Manajemen

Tanggal Lulus : 2 September 2004

ruWAYATHIDUP

MARYATI RAMLI. Lahir di kota Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 21 Maret 1982. Penulis merupakan putri pertama dad tiga bersaudara dari pasangan Bapak Jr. Ramli Sarwani dan Ibu Salamah.

Pada tahun 1994 penulis menamatkan pendidikan di SD Negeri 1 GulakGalik-Bandar Lampung, kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 9 Bandar Lampung dan tamat pada tahun 1997. Pada tahun yang sarna penulis rnelanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan tamat pada tahun 2000.

Pada tahun 2000, penulis diterima sebagai mahasiswa Institut Pertanian Boger melalui jalur USMI di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Selama menjadi mahasiswa di IPB, penulis pernah aktif di BEMFEM selaku anggota, menjadi penerima beasiswa dari Yayasan Toyota dan Astra dan menjadi Asisten Dosen untuk Mata Kuliah Ekonomi Umurn.

111

KATAPENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segal a rahmat dan karunia-Nya juga kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW atas syafaatNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini berjudul "Efisiensi dan Strategi Pemasaran Komoditas Hasil Pertanian di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor; Analisis Struktur-Perilaku-Kinerja Pemasaran dan SWOT".

Kornoditas pertanian merupakan salah satu komoditas yang rnemiliki nilai ekonomi dan potensi yang tinggi untuk dikembangkan, namun dalam pemasarannya seringkali dihadapkan pada berbagai masalah khususnya yang berkaitan dengan efisiensi pemasaran. Begitu pula halnya di Kecamatan Nanggung sebagai salah satu daerah agraris dengan potensi hasil pertanian yang relatif tinggi, masalah pernasaran dan e.fisiensi pemasaran masih dihadapi oleh para petaninya, sehingga diperlukan suatu strategi untuk perbaikan pennasalahan ini. Hal diataslah yang mendasari pemilihan topik efisiensi dan strategi pemasaran dalam penulisan skripsi ini. Pada kesempatan ini pula dengan segala ketul usan hati penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihakpihak yang telah membantu se1ama penulisan skripsi ini yaitu:

1. Bapak Ir. Budi Purwanto, M.E. selaku dosen pembimbing yang dengan kesabaran dan kebaikannya telah membimbing dan memberikan banyak masukan pada penulisan skripsi ini.

2. Bapak James M. Roshetko, M.Sc. selaku anggota dosen pembimbing dan Program Leader of Halimun Project yang telah memberikan kesempatan dan masukan bagi penulis untuk menu lis skripsi ini

3. Bapak Prof. Dr. Ir. Wilson H. Limbong, MS, selaku dosen penguji yang telah memberikan berbagai masukan yang berguna bagi perbaikan skripsi ini.

4. Kedua orangtuaku: Papa dan Mama tercinta serta adek-adekku tersayang Iyos dan Tri serta seluruh keluarga besar atas kasih sayang, perhatian, doa restu dan dukungan yang telah diberikan selama ini

5. Scluruh Dosen dan Staf pengajar Departemen Manajcmen atas il111U clan pengetahuan yang telah diberikan selama ini.

IV

6. International Centre for Research in Agroforestry - South East Asia (ICRAFSEA) dan Winrock International Institute for Agriculture Development yang memfasilitasi penulis selama penelitian ini.

7. II'. Constantinus Joel M. Tukan selaku staf ICRAF dan pembimbing lapang yang telah memberikan banyak bantuan dan masukan selama penelitian ini.

8. Mas Ery, Mas Gerhard, Mas Nugi, Mbak Rina, Mbak Retno dan Pak Wi untuk kebersamaannya selama mas a penelitian.

9. Para petani dan pelaku pasar di Kecamatan Nanggung atas kesediannya bekerjasama menjadi responden dan memberikan informasi yang dibutuhkan.

10. Umi, Bapak, Dima, Dado dan A' Mahmud atas bantuan yang telah diberikan selama penulis berada di lapangan.

11. Ternan-ternan Manajemen angkatan 37 atas kebersamaannya.

12. Anissa, Dara, Dwi, Udin, Wulan. Ternan-teman satu bimbingan, senasib dan seperjuangan,

13. Sahabat terbaikku: Alien, Ciska, Kikin dan Tiwi. Terima kasih at as persahabatan yang indah selama ini dalam sub maupun duka.

14. Temanku Luthfi, Fitri dan Resyita terimakasih atas ilmu-ilmu bam yang telah kalian berikan.

15. Mbak Iuk atas dorongan, semangat serta nasehatnya selama ini terutama di masa awal penulisan skripsi ini dan tak lupa pula untuk Kak Indra.

16. Adek-adekku: Vina, Uni, Riya, Sintha dan Chyntia terimakasih untuk kebersamaannya selama ini, saudara tempat berbagi cerita, canda dan tangis.

17. Anak-anak M-16 untuk kebersamaan kita.

18. Pihak-pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.

Akhir kata talc ada gading yang tak retak. Penulis menyadari bahwa penuhsan skripsi ini masih jauh dari sernpurna, tentunya kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Bogor, September 2004

Pcnulis

v

KuperscmbaJ;kan k~ kecil-ktt inl Ifnt14k Papa Clan Mama terciata & AClekkw tersa~at19 (Yos 0at1 Tri)