Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

l. Latar BelakangMasalah
Tujuan pembangunan
kesehatanadalahtercapainyahidup sehatbagi setiap
pendudukuntuk mewujudkandemjatkesehatan
yangoptimal sebagaisalahsatu
kesejahteraan
umum.untuk meningkatkan
derajatkesehatan penelitian
d.iperlukan
dan pengembangan
kesehatangunamemilih dan menetapkanilmu pengetahuan
dan teknologitepatguna(Undang-undang
RepublikIndonesiaNomor 23 Tahun
1992.Pasal69).
Masalahutamayangperludiperhatikanadalahkerasionalan
penggunaanobat
karenapadakenyataannyabanyakpraktek di lapanganyang menuajukkanmakin
meningkatnya
penggunaan
obat secaratidak rasionalapalagiadanyatantangandi
masamendatangsebagaiakibat adanyatransisiepidemilogi,pasarterbukadan
diberikannya
perlindungan
hak patenterhadapobatdenganmasaperlindungan
20
tahunmakakecenderungan
untukpenggunaan
obat secaratrdakrasionalsemakin
besardanakanrnenjauhkan
kemampuan
dayabeli masyarakat
akanobat(Medika
Nomor10TahunXXI, Oktober1995).
Penggunaanobat secararasional adalah suatu rancanganatau tindakan
pengobatanyang didasarkanpada interpretasiyang benar dari gejala suatu
penyakitdan pengetahuan
sertapemahaman yangbenarakanaksi fisiologik obat
yangterpilih untukdigunakanataudengankatalain adalahsuatukonsepterapetik
yangdidasarioleh keputusan
klinik yangbenardanpertimbangan
rasionaldengan
dasarmenekankan
penggunaan obatyangtepat,amandanmurahkepadapendcrita
sehinggamanfaatnyaakan lebih daripadaresiko (ESO) yang mungkin terjadi.
(Azarnoff, 1976). Keputusanklinik yang menyangkutpengobatanmerupakan
hubungan yang dinamik antara penderita, penyakit dan obat. Obat dan
permasalahannya
tidak dapatdipisahkandari sistim pengobatan,
sehinggauntuk
rncnghasilkan
keputusan
klinik yang tepatdilakukankajian perilaku(amalan)
ntempreskripsisebagaisalah satu kajian aspek sosial penggunaanobat oleh
nlasyarakat,yang terbukti dapat meningkatkankerasionalanpenggwaanobat,
mengurangibiaya obat dalam biaya kesehatanlotal, membantuperencanaan
keperluanobat tingkat nasional,serta bergunasebagaipanduanpendidikan
kedokteran dan kesehatan (Farhan,l996).Dalampenelitian ini dilakukan
pengamatanterhadapantibiotika sebagaiobat diare untuk mengetahuiprofil
rasionalisasi.
Antibiotika seritlgkali diresepkanoleh dokter untuk pengobataninfeksi
karenapemakaian danproduksiantibiotikayangsemakinberkembang akhir-akhir
ini dapatmembingungkan
dokterdalammenentukan
antibiotikamanayangakan
dipakai sehinggakemungkinanterjadi resepyang tidak tepat semakinbesar
(CerminDuniaKedokteran,1987).Penggunaan antibiotikayangtidak tepatdapat
menimbulkanresistensisehinggamikroorganismetidak dapat diobati dengan
antibiotika
pilihan(Triatmodjo,l
991).
Penyakit diare merupakanpenyakit infeksi yang dapat diobati dengan
antibiotikatertentu.Untukrnenghindariresistensiakibat penggunaan antibiotika
yangtidak tepatmakadilakukanpenelitianpenggunaan antibiotikasebagaiobat
diare. Penyakit diare merupakanpenyakit yang paling banyak dijumpai dan
penyakitpenyebabkematianbaik berasaldari negarayangsudahmaju
merupakan
maupundi negarayang sedangberkembang.Menurutdata yang diperolehdari
World HealthStatisticReport,Vol 26, No7, 1973menunjukkanbahwapenyakit
diaredi Eropamerupakanpenyebabkematianterbanyaknomordua,dan di Asia
penyakitdiaremerupakanpenyebabkematiannomor empatsetelahTBC, lepra
danmalaria(MedikaNo 3, tahunV, Maret1979).
Penelitiandilakukan di Wilayah KabupatenBlora karena penyakitdiare
mendudukipenngkatkeduauntuk penyakityangseringterjadi,yakni
mencapai
10,28%kasuspenderitarawarinap usia l-4 tahundan 14,29%kasuspenderita
rawatinapusra< I tahun.Penyakitdiaremenduduki
peringkat
pertamapenyebab
kematian(30,II %) (ProfilKesehatan
Kabuparen
Blora, 1997).Metihaidataini
jelas bahrvapenyakitdiare perlu mendapatkan
perhatianyang seriusdalam
pcnanganannya.
Diareadalahgangguan
saluranpencernaan
berupaperubahan
frekuensibuang
air besaryang mana lebih dari tiga kali sehanatau terjadi perubahanbentuk
(konsistensi)
buangair besarmenjadisangatencerbahkanbisa sepertiair atau
terladipeningkatanberatfeseslebihdari 200 g per hari (Alkatiri,l996),dengan
patogenesisnya adalahadanyazat yangosmotik aktif didalamusussepertisisa
makananyangtidak tercemaatauzat bersifatlaxansyangdapat
menarikair ka
dalam lurnen usus,adanya suatu zal toksik terhadapmukosa
usus yang
menyebebkan sekresiaktifcairanke rumenusus,karenaterjadipertumbuhan flora
usus yang meningkatsekali, adanyakegagalanmekanismep€nyerapan
yang
normal karena defisiensi enzim atau empedu, adanya gangguan
pada
permeabilitasmukosa usus akibat berkurangryaluas permukaan
atau suatu
kelainandalam membransel itu sendiri dan yang terakhir adalah
terjadinya
hipermotilitasusus yang menyebabkan rvaktu transit rnenjadisingkat dan
berkurangnyareabsorpsiair (Medikano g, tahun5, Agustus1979).
Berdasarkan lokasiadaduamacampenyakitdiareyaitu penyakitdiareenterik
dan penyakit diare kolonik. penyakit diare enterik terjadi karena gangguan
pencemaanpadalambungdan usushalus sehinggapadafesesdapatditemukan
bahanmakananyang belum dicerna,sedangkanpenyakitdiare kolonik terjadi
karenaadanyaradangdi ususbesarsehinggafesesmenjadilebih ringandantidak
tidak ditemukanbahanmakananyangtidak dicema(Alkatiri,1996).
Berdasarkan
waktu te{adinyaada dua macampenyakitdiare yaitu penyakit
diare akut dan penyakitdiare kronik. penyakitdiare akut terjadi tiba+iba pada
orang yang sebelumnyasehat, biasanyaberlangsungsingkat hanya dalam
beberapahari sampaisemingguyang umumnyadisebabkanoleh makananatau
rnfeksi' Penyakitdiare konik te{adi dengankelainanmenetaprebih dari 34
mrnggu'dapatberlangsungselamaberbulan-bulan bahkanbertahun-tahun,dan
biasanyadiaretidak berlangsung
terus-menems
sehinggaadawaktudimanabuans
air besamyanormal(Alkatiri,1996).
Berdasarkan derajatpenyakitada tiga macampenyakitdiare yaitu penyakit
diareringan,sedangdan berat.penyakitdiareringandimanafrekuensibuang
air
besarmeningkatsedikit yaitu 2-3 kali seharidisertaimures,mual dan terjadi
kehilangancairanringanyaitu 5% dari beratbadansemula,padakeadaanini tidak
diperlukanpembatasan
aktivitasdan perawatankhusus.penyakrtdiare sedang
terjadibila buangair besarlebih dari empatkali seharidiikuti gejala-gejala
seperti
mules,mua[,muntah,tubuh menggigtlkarenademamdan kehilangancairan5-
l0% dari beratbadansemula,padakeadaanini diperlukanistirahatyangcukup,
Penyakitdiareberatgejalanyasamadengandiare sedang,kadangdapatdisertai
dengannyeri punggung,kehilangancairan > 10% dari berat badan semula
sehingga
keadaanini memerlukan
perawatanintensif.
Berdasarkan
penyebabnya
adaduamacampenyakitdiareyaitu penyakitdiare
spesifikdan non spesifrk.Penyakitdiare spesifikpenyebabnya
dapatditemukan
dan diidentifikasidari analisisfesessepertishigella,Salmonella,
choleradan
amuba Penyakitdiarenon spesifikpenyebabnya
antaralain karenaadanyabenda
asing,tumor, invaginasi,fecesyang keras,tekanandari luar salurancernadan
agulasiusus(Alkatiri,l996).
l)enyakitdiaredapatdisebabkan
olehtcrjadinya
iritasimekaniksepertifeses
yangkeras,bendaasing,tumor,invaginasi,
tekanandari luar salurancemadan
agulasiusus; iritasi kimiawi sepertiracun,obalobat pencahar;iritasi karenaada
bakten-baktensepertiAeromonashydrophilia,IJuci ,s cereus,Campylobacter
.icjuni,(llosrridiumdtflicile,clostritliumperJringens,
llscherichiacoli, salmonella
.sp,Shigellusp,Staphyloancusauteus,Vibrtocholera,Vibriopara haernolylicus,
Yersinia enrerocolirica;iritasi karena ada virus-virus sepetti Adenovirus,
Ilolavirus,l'irus norwalk,Asrrovin6,Calcivirus,lvliniroravirus,zirls bulatkecil;
iritasi karena ada parasitparasit seperti Balnitidittm coli, Capillaria
philippinensis, Crypto.sporidiurn,Entomoeba histolytica, (jiurultu lumblict,
Strongtloidesstercordlis,I;aciolopsi,sbuski, Sarcocy.ttissuihontinis,'l,richuris
tt'ichil 'o, Isct,tpora
belli; iritasrkarenaadajamur (andida.sp(MedikaNo 1, tahun
XXIII, Jan, 1997);atau adanyaganguanmencerna
terhadapmakanantertentu
karenamakananyangkasardankeras;alergiterhadapobatataumakanantertentu,
keadaanstresemosional,ketegangan,
kerjafisik yangberatsepertiperjalanan
jauh
yang melelahkan;selain itu adanya penyakit-penyakit sistematik yang
mengganggu salurancemasepertipenyakituremia,penyakitgrave,gagaljantung,
hipertensiportB,penyakitnerologis,dankeracunanlogamJogamberat.Meskipun
jarang terjadi, suatu keadaan malnutrisi atau kekurangan nutrisi
dapat
menyebabkan
diaredan menimbulkansuatuhubungantimbal balik. Disatupihak
diaredapatdapatmenyebabkanmalnutrisikarenabeberapafaktor pentingseperti
anoreksia,malabsorpsi,masukanmakananyang berkurangdan meningkatnya
prosesmetabolikdan sebaliknya.
padakeadaanmalnutrisibakteri-bakteri
seperti
Esclterchiacoli, Pseudomonas,
staphylococus
akantumbuhcepatsehinggadapat
tnengakibatkan
gangguanpencemaandan absorpsimakananyangpadaakhimya
dapatmenyebabkandiareakutmaupunkonis (Sugiyanto,1997).
Terapiyangdilakukandalampenatalaksanaan
ataupengobatan
penyakitdiare
ya(u antaralain:
a. Terapisuportif
Dimaksudkanuntuk mengatasidan memperbaikikeseimbangancairan
elektrolit didalamtubuh pasien.Biasanyadigunakangaramerektrolityang
berisi larutangaramdan guladikenaldengannamaoralit. pemberianlarutan
oralit akanmembantupenyerapan
air karenagula akanmenarikair danjuga
larutanini akanmengatasigangguankeseimbangan
elektrolit,karenadalam
larutan ini terkandungelehrolit terutamaNatrium yang banyak hilang
bersamadengankeluamyacairanpadadiare(MedikaNo g tahun5, Agustus
1979)
Sejaktahun 1970DepartemenKesehatanRepublikIndonesiatelahmerintis
pengobatandiare denganbubuk garam diare yang disebarkanke Dinas
Kesehatan (bubukgaramdiarep4M DepKes).
di daerah-daerah
b. TerapiSimptomarik
Denganobat antidiareyangdigunakanuntukmelawandan mengobatigejala
diaretanpamemperbaikikehilangancairanatauelektrolit.
Padaumumnya obatantjdiareini dapatdigolongansebagai berikut:
l. Adsorben
danadstringen
Adsorbenmemilikidayaserapyangcukupbaik,hampirsegalajenis isi
ususdapatdiserap,tetapidayaserapadsorben
tidak spesifiksehingga
bahan-bahan
sepertinutrien,enzimdan sebagainya
turut pula diserap,
ContohadsorbenadalahMagnesiumtrisilikat,Aluminiumhiclroksida,
Activatedcharcoal(norit),kaolinumdan pektin(MedikaNo g tahun5.
Agustus1979).
Adstringen
adalahzatpenyarnak
atauzatpengelat.
Pemberian
adstringen
menyebabkanpermukaanmukosaususseolah-olah dtkoagulasr
sehingga
terbentuksemacamlapisanprotektif,lapisanini akan menghambat
resorpsttoksindan zat lainnyajuga sekresidan eksudasidari dinding
ususakandihambat.Contohadstringenadalahtaninatautannalbumin,
larutanp€katteh. Tetapipemakaian
tanninpadakelainanususdapat
menyebabkan nekrosishati. preparatbismuth sepertibismuth sub
karbonat,bismuthsub nttrat memiliki sifat adsorbendan adstrinsen
(Grahame,l992).
1 Parasimpatolitika
Preparatparasimpatolitika
atauantikolinergik
ini scringkalidigunakan
luga padapengobatandrare.Obatini akanmengurangi motilitasusus,
termasuktonusnya,
tetapiuntukmendapatkanefek tersebutdibutuhkan
dosisyangumumnyasudahmeninbulkan
ef'eksamping. Keuntungan dari
obat antikolinergik ini
ialah berkurangnyaspasme usus dan
menghilangkan
rasa nyeri. Et'ek samping yang ditimbulkanialah
takikardia,mulut kering,sakit kepala,gangguanakomodasimata.pada
anakkecil danbayi,anrikolinergikini tidak dianjurkandalampengobatan
diarekarenaarak kecil danbayi lebih sensitifterhadapobatini. Contoh
preparatantikolinergikadalah atropin, ekstrak belladona,hyosia.min,
senyawaamin kuarterneratau tersier(Medika no g tahun 5, Agustus
1979).
J. Alk0loidcandudanderivatsintetiknya
Pernakaianalkaloid candu (opium) untuk mengatasidiare sudah
berlangsung
berabad-abad,
bahkanmendahuluipengguanaan canduatau
morfin sebagaianalgesik.Secarafarmakologismorfin dan sejenisnya
akanmeningkatkan kontraksiotot polossirkulerusussehinggater.ladi
kontraksiritmik yang non-propulsifTctapi bila dosisyang diberikan
cukupbesaratauberulang-ulang,
seringkaliefek kontraksiritmik non-
propulsifini menimbulkan gejalakonstipasi.Efek sampinglain yang
dapat timbul adalah rasa mual, kcpala berat dan muntah,
sehingga
akhirnyatidak lagi digunakansebagaiobat diare dan dibuatlah
derivat
sintetiknyacontohnyayaitu loperamidedan diphenoxylate,
lang sampai
sekarang seringdigunakanuntukpengobatan diare(Medikano g tahun5.
Agustus1979).
4. Obatyangdigunakan dalamkasus-kasusdiareyangspesitik
Contoh: - obat antr inflamasisepertiindometazrn
yang bcrgunajika
terjadiiritasilambung
* Cholestyramin
akanmengikatasamempeduyangberlebihan
penyebab
diare
- Enzim pankreasrnernbantupada penyakitdiare
karena
gangguanfungsiabsorpsi
daripankrcas
(Grahame,l994).
'1'crapi
c. spcsifik
'l-erapi
ini ditujukanuntukmengobati
dan mengatasipenyebab diare.Terapi
ini harusdilakukanbila memangsudahdiketahuipastipenl,ebabnya.
Contoh:penggunaan (Medikano g tahun5, Agustus1979).
antibiotika

'1976
MenumtSuharjono, didasarkan
atasROSEyaitu:
1. Rehidrasi
(R) yangbiasanya
diberikanlarutannnqerlakrat
2 Oralit(O) diberikan
S Pembcrian rehidrasi
secara
simultan(S) adalahcairanintravena
danoralit
peroraldiberikansekaligus
4. Pendidikan
ataueducation
(E) kepada
orangtua(Suha{ono,1976).

tr, l'erapiNutrisi
Prinsipterapinutrisipadapenderitadiareadalahmengusahakan
perbaikan
defisitnutnsidanmemeliharanutnsiselamadansesudahdiareberlangsung.
Padapenderita diaredenganmalnutrisiterjadikekurangan
kalondanprotein
juga terjadi pcrubahananaromisdan fisiologispadarnukosa
usus halus,
sehingga
dapattimbul malabsorpsi,
intoleransi
dan infeksi.Untukitu terapi
nutrisidiharapkan
dapatmenghindan keadaan yangmenimbulkan gangguan
tersebut,adapunpersyaratan
terapinutrisiyang baik adalahdengancara
pemberianASI diteruskan,kecukupanzat gizt,
menghindariintoleransi.
nralabsorpsi
dan alergi, pemberiannutrisi yang muclahdicema,mudah
drscrap, mudahdihidangkan,
mudahdidapatdanmurah(Medikano I tahun
XXI I l, Januari
I 997).
Pcnyakitdiare sangatcrat kaitannyadenganmasalah
kebersihan
baik itu
kebcrsihan lingkungan, kebersihan makanandan minumanmaupunkebersihan
pribadi,sehingga perlutindakanyangharusdilakukandalamusaha
;xncegahan
penvakildiare,yaitudengancarapenyediaan air rumahtanggayangbark,cukup
kualitasmaupunkuantrtasnya; pcrbaikan carapembuangan kotoran,sampahdan
air limbahindustri;pemberantasan lalat,pengarvasan
terha<1ap
kebersihanpasar
dan tempatpcmotonganhcrvan;pengawasan pembuatan <1anpenlualanbahan_
bahan nrakananyang su<iahjadi; pendidikankeschatan
kepadamasvarakal
(Entiang
I,1979).
Polapenulisanresepantibiotikadiaremerupakangambaranatau petayang
nrenun]ukkan
jenis antibiotikayangdigunakan,
kelompokusiapemakai,bentuk
sediaandanjenis sediaanyangterdapatdi dalamrescptersebut
sertaberbasai
aspekyanglerkaitdi dalamnya.

2, I)erumusan
iVtasalah
Berdasarkan
uraianpadalatar belakangrnasalahdapatdirumuskansuatu
rnasalah
iangakanditeliti.yairu:
l. Jcnisantibiotikadiareapakahyangpalingbanyakditulisdalamresep.
2. Bentuksediaan manakah yangpalingbanyakditulisolehdokter.
3 Jenissediaanapakahyang palingbanyakdiresepkan oleh dokter.Aoakah
dalamjenis sediaantunggalatauracrkan.
4. Kelompokusia manayangpaling banyakmendapatkan antrbiotikadiaredan
Jenrsantibiotikaapayangbanyakdigunakanuntukkelompokusiatersebut.
5. Jeniskeahlian doklermanakah yangpalingbanyakmenuhsanribiotika.
6. Jenisanribiotikapatenataugenerikyangpalingbanyakdrtulis
oleh doher,
3. TujuanPenelitian
Tujuandari penelitianini adalah:
I Untuk mengelahui
jenis antibiotikadiareyangpalingbanyakditulis
daram
resepdokter.
2. Untukmengetahui
bentuksediaanyangpalingbanyakditulis olehdokter.
3. Untuk mengetahui
jenis sediaanapakahyang paling banyakdiresepkanoleh
dokter.Apakahdalamjenis sediaantunggalatauracikan.
4. Untuk mengetahuikelompok usia yang paling banyak mendapatkan
antibiotikadiaredanjenis antibiotikayangdigunakanuntukkelompokusia
ini.
5. Untuk mengetahuijenis keahliandokter yang paling banyak
menulis
antibiotika.
6. Untuk mengetahui
jenis obat patenatau generikyang paling banyakditulis
olehdokter.

4. IltanfaatPenelitian
Dari hasil penelitianini diharapkandapat merrberikangambaran
pernakaian
antrbiotika
diaredi wilayahKabupaten
Bloradenganmengungkapkan
.;enrsantibiotikaapayangpalingbanyakdigunakan oleh dokter,sertaberbasai
aspekvangberkaitan denganpolapenulisan
reseptcrsebul.