Anda di halaman 1dari 3

apa itu stage hipnotis?

Di Indonesia publik sangat mengenal pertunjukkan hipnotis panggung, atau


dalam pengetahuan hipnotis disebut sebagai Stage Hypnosis atau Entertainment
Hypnosis. Melalui Stage Hypnosis, hipnotis dipertunjukkan sebagai suatu
“kekuatan” yang luar biasa yang dapat mengontrol seseorang, sehingga dapat
melakukan hal-hal yang nyaris “tidak masuk di akal”.

Stage Hypnosis telah menjadi cabang entertainment tersendiri, sejajar dengan


magic atau sulap. Stage Hypnosis sangat populer sebagai media untuk
memperkenalkan hipnotis, tetapi sekaligus berpotensi untuk menimbulkan
kesalah-pahaman mengenai wilayah yang dapat dilakukan oleh hipnotis.

Di Indonesia format Stage Hypnosis yang ada masih sangat sederhana, dimana
pertunjukkan semacam ini sudah digelar di dunia barat sekitar tahun 40an. Jika
anda berkesempatan ke Las Vegas, maka akan dapat ditemui berbagai
pertunjukan hipnotis yang sangat memukau dengan berbagai format yang
sangat profesional.

Secara teknik, Stage Hypnosis adalah bentuk hipnotis yang paling sederhana,
dan nyaris dapat dipelajari oleh siapapun juga secara cepat dan mudah. Bahkan
di tangan pembimbing yang tepat, dalam waktu 1-2 jam seseorang sudah dapat
melakukan Stage Hypnosis walaupun dalam format yang paling sederhana.

Stage Hypnosis memfokuskan diri pada keterampilan untuk memilih Subyek


yang tepat secara cepat dan tentu saja dikemas secara menarik, sehingga tetap
bernuansa entertainment.

Berdasarkan statistik dari hasil penelitian beberapa universitas, antara lain


Stanford dan Harvard, diketahui bahwa dalam suatu komunitas akan terdapat
komposisi tingkat sugestivitas alamiah, atau tingkat penerimaan terhadap
sugesti hipnotis sebagai berikut : (angka ini dapat saja sedikit berbeda untuk
setiap metode pengujian)

Kelompok Persen Arti

Baik 10% Subyek mudah memasuki keadaan hipnotis.


Moderat 85%
Subyek mudah memasuki keadaan hipnotis,
akan tetapi sangat tergantung dengan situasi
dan kondisi, dan sangat tergantung dari
ketrampilan dari Hypnotist yang membimbing.

Buruk 5%
Subyek sulit memasuki keadaan hipnotis,
biasanya terkait dengan kebiasaan berpikir,
latar belakang, dan profesi.

Komposisi di atas saat ini memang tidak lagi dianggap valid dan mengikat,
karena keterampilan seorang Hypnotist, terutama dalam proses pre-talk
sangatlah mempengaruhi komposisi ini.

Dari uraian di atas, maka Keterampilan utama dari seorang Stage Hypnotist
adalah dapat melakukan seleksi secara cepat, untuk mendapatkan calon Subyek
yang memiliki sugestivitas alamiah dari kategori “baik”, sehingga nantinya
Subyek ini akan mudah memasuki hipnotis, walaupun dengan teknik induksi
yang paling sederhana sekalipun.

Pada pelatihan-pelatihan Professional Stage Hypnotism di luar negeri, yang


biasanya diselenggarakan sekitar 4-7 hari, dengan biaya yang cukup mahal (di
atas USD 1,500), materi pelatihan biasanya ditekankan lebih ke arah konsep
lengkap entertainment dan tentu saja aspek pemasaran bagi sang Hypnotist.
Pada umumnya teknik-teknik tambahan yang diberikan, misal : teknik induksi,
rutin-rutin show, adalah teknik yang dapat dengan mudah diketemukan di
berbagai buku hipnotis maupun ebook yang banyak tersebar di internet.

Stage Hypnotism memiliki rentang luas, mulai dari sekedar pertunjukkan amatir
di tingkat keluarga dan kantor, sampai dengan Premiere Show di Trump Tower
Las Vegas. Akan tetapi seluruhnya memiliki kesamaan, yaitu pemanfaatan
dengan cerdas para Subyek yang memang memiliki tingkat sugestivitas alamiah
yang sudah angat baik “dari sananya”.

Stage Hypnotism berorientasi kepada hiburan, karena itu sugesti yang diberikan
relatif sederhana dan hanya menempel di “kulit” dengan efek yang bersifat
temporer. Oleh karena itu Stage Hypnotism sederhana relatif mudah dipelajari
dan dipraktekkan bagi para pemula. Bahkan secara pribadi penulis sangat
menyarankan siapapun juga yang berminat untuk mempelajari hipnotis, agar
mempraktekkan Stage Hypnosis, walaupun dalam bentuk yang paling
sederhana, sampai benar-benar terlatih. Karena Stage Hypnosis relatif “aman”,
dan dapat dengan cepat memberikan pembelajaran mengenai fenomena pikiran
bawah sadar manusia.