Anda di halaman 1dari 30

ALFABET BUNYI BAHASA

INDONESIA

Oleh:
Drs. H. Suripto,
SpTh.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Alfabet Bunyi Bahasa Indonesia
(ABBI)
Manner of
PLOSSIVEarticulation
FRICATIVE AFRICATIVE NASAL GLIDES LATERAL ROLL
Point of articulation

BILABIAL P, B M W

LABIODEN
TAL
F

LINGUA
DENTAL
T

LINGUA
ALVEOLAR
D S N L R

LINGUA
PALATAL
SY C, J NY Y

LINGUA
VELAR
K, G KH NG

GLOTTAL H

@ Perilaku Komunikasi Normal


PRODUKSI FONEM BAHASA
INDONESIA
FONEM /P/
Point of articulation : BILABIAL
BILABIAL
bibir atas bertemu
bertemu dengan
dengan bbir bawah dan tegang.
Manner of articulation
articulation : PLOSSIVE (letupan)
(letupan)
bibir atas bertemu
bertemu bibir
bibir bawah dan tegang, menahan
udara yang akan
akan keluar lewat mulut. Tekanan udara
dalam mulut bertambah dan bibir dibuka secara tiba-
tiba, udara meletup keluar dan terdengar fonem /p/
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF (naik ke atas dan menutup jalan
udara ke rongga
rongga hidung
Keadaan lidah : sama dengan vokal yang menyertai
Keadaan rahang :: agak
agak sempit.
sempit.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /B/

Point of articulation : BILABIAL


bibir atas bertemu bibir bawah,
tegangannya lebih kecil daripada /P/
Manner of articulation : PLOSSIVE (dengan
tegangan yang lebih kecil)
Keadan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF (seperti pada /P/)
Keadaan lidah : sama dengan vokal yang
menyertai
Keadaan rahang : agak sempit seperti /P/.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /W/

Point of articulation : SEMIVOWEL


Manner of articulation : Glides
bibir tidak terbuka tapi juga tidak tertutup,
menyempit dan udara masih dapat keluar tanpa
halangan
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sama dengan vokal
vokal yang menyertai
menyertai
Keadaan rahang : lebih turun daripada fonem bilabial.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /M/

Point
Point of articulation
articulation : BILABIAL
bibir rapat
rapat tapi kurang begitu tegang seperti /B/
Manner
Manner of articulation : NASAL (sengau)
Bibir rapat menahan udara yang akan keluar lewatlewat
mulut, karena jalan udara
udara ke hidung terbuka, udara
keluar lewat hidung bersamaan
bersamaan dengan udara
udara yang
yang
keluar lewat mulut
Keadaan pita suara
suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : PASIF
PASIF (velum
(velum tidak
tidak naik)
Keadaan lidah : sama dengan vokal yang menyertai
Keadaan rahang
rahang : sempit.
sempit.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /T/

Point of articulation : LINGUA DENTAL


ujung lidah menekan pangkal gigi atas
Manner of articulation : PLOSSIVE
lidah menekan pangkal gigi atas menahan udara
yang akan keluar lewat mulut. Tekanan udara
dalam mulut bertambah. Lidah diturunkan
dengan tiba-tiba, udara meletup keluar dan
terdengar /T/
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : ujung lidah menekan lengkung
gigi atas
Keadaan rahang : sempit & sedikit menurun.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /D/

Point of articulation : LINGUA ALVEOLAR


ujung lidah menekan lengkung kaki gigi
atas tapi lebih lemah daripada /T/
Manner of articulation : PLOSSIVE
Keadaan pita suara VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sama dengan /T/
Keadaan rahang : sama dengan /T/.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /N/

Point of articulation : LINGUA ALVEOLAR


Manner of articulation : NASAL (sengau)
ujung lidah menekan lengkung kaki gigi
atas. Tepi lidah mengenai geraham atas kiri
& kanan. Udara ditahan lidah. Udara keluar
lewat hidung bersamaan dengan udara yang
keluar lewat mulut, seperti /M/
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : PASIF
Keadaan lidah : sama dengan /D/
Keadaan rahang : sempit & tidak turun

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /K/

Point of articulation : LINGUA VELAR


daun lidah mengenai batas palatum & velum
Manner of articulation : PLOSSIVE
udara ditahan daun lidah hingga tekanan dalam
mulut bertambah. Lalu lidah diturunkan dengan
tiba-tiba, maka terdengar /K/
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : pada batas palatum & velum. Bibir
sesuai dengan vokal yang menyertai
Keadaan rahang : tergantung vokal yang
mendahului & yang menyertai.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /NG/

Point
Point of articulation
articulation : LINGUA VELAR
VELAR
belakang
belakang lidah
lidah naik, menyentuh velum
velum bagian bawah
Manner
Manner of articulation
articulation : NASAL (sengau)
udara
udara ditahan oleh pembentukan
pembentukan blkg lidah
lidah & velum,
jalan
jalan udara lewat mulut ditutup. Udara keluar
keluar lewat
hidung
hidung & mulut
mulut scr bersamaan. Udara yg yg keluar
keluar lewat
hidung
hidung lebih
lebih banyak daripada
daripada dr mulut, shg /NG/
/NG/ lebih
nasal
nasal daripada
daripada /M/ & /N/
/N/
Keadaan
Keadaan pita suara
suara : VOICED (bergetar)
Keadaan
Keadaan velum :: PASIF
PASIF
Keadaan
Keadaan lidah : belakang lidah menyentuh
menyentuh velum bagian
bawah
bawah & bibir sesuai dengan vokal
vokal yg menyertai
menyertai
Keadaan
Keadaan rahang : sempit & tidak
tidak turun.
turun.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /G/

Point of articulation : LINGUA VELAR


Manner of articulation : PLOSSIVE
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sama dengan /K/
Keadaan rahang : sama dengan /K/

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /C/

Point of articulation : LINGUA PALATAL


daun
daun lidah mengenai langit-langit keras bagian dpn
Manner of articulation : AFRICATIVE
Daun lidah
lidah menahan udara yg akan keluar lewat
mulut shg tekanan udara dlm dlm mulut bertambah (spt
pd plosif). Daun lidah turun sedikit
sedikit demi
demi sedikit &
udara keluar melalui penyempitan (spt pd frikatif).
Jadi afrikatif awalnya
awalnya spt plosif, lalu spt frikatif.
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
AKTIF
Keadaan lidah : daun
daun lidah mengenai
mengenai langit-langit keras
keras
bagian depan. Bibir sedikit
sedikit terbuka.
Keadaan rahang : sempit & tidak turun.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /J/
Point of articulation : LINGUA PALATAL
Seperti /C/
Manner of articulation : FRICATIVE
Seperti /C/
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sama seperti /C/
Keadaan rahang : seperti /C/

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /NY/
Point of articulation : LINGUA PALATAL
Daun lidah pada palatum
Manner of articulation : NASAL
Udara ditahan oleh pembentukan daun lidah yg
mengenai palatum. Udara keluar lewat mulut
dan hidung secara bersamaan. /NY/ kurang nasal
daripada /NG/. Bibir sedikit terbuka.
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : PASIF
Keadaan lidah : daun lidah pada palatum
Keadaan rahang : sempit dan tidak turun

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /H/

Point of articulation : GLOTTAL


Pita suara terbuka, tapi lebih sempit drpd posisi
respirasi.
Manner of articulation : FRICATIVE
Udara keluar lewat celah glottis yg sempit
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : tergantung vowel yg menyertai
Keadaan rahang : sedikit turun, gerakannya
mengikuti vowel yg menyertai

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /S/
Point
Point of
of articulation
articulation :: LINGUA
LINGUA ALVEOLAR
ALVEOLAR
Pinggir
Pinggir lidah
lidah mengenai
mengenai geraham
geraham kiri
kiri dan
dan kanan.
kanan. Ujung
Ujung lidah
lidah
menekan
menekan pangkal
pangkal gigi
gigi bawah.
bawah.
Manner
Manner ofof articulation
articulation :: FRICATIVE
FRICATIVE
Udara
Udara keluar
keluar lewat
lewat saluran
saluran yang
yang sempit
sempit antara
antara daun
daun lidah
lidah dan
dan
pangkal
pangkal gigi
gigi atas.
atas. Ujung
Ujung lidah
lidah mengenai
mengenai pangkal
pangkal gigi
gigi bawah.
bawah.
Keadaan
Keadaan pita
pita suara
suara :: UNVOICED
UNVOICED (tidak
(tidak bergetar)
bergetar)
Keadaan
Keadaan velum
velum :: AKTIF
AKTIF
Keadaan
Keadaan lidah
lidah :: mengenai
mengenai geraham
geraham kiri
kiri dan
dan kanan
kanan
Keadaan
Keadaan rahang
rahang :: sangat
sangat sempit
sempit
Bibir
Bibir mengikuti
mengikuti vowel
vowel yg
yg menyertai.
menyertai.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /SY/

Point of articulation :: LINGUA PALATAL


Daun lidah mengenai palatum.
Manner of articulation : FRICATIVE
Seperti /S/
Keadaan pita suara : UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sedikit ditarik ke belakang, ujung lidah
bebas, pinggir lidah mengenai geraham atas.
Keadaan rahang : sempit
Bibir sedikit dibundarkan.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /Y/

Point
Point of
of articulation
articulation :: LINGUA
LINGUA PALATAL
PALATAL
Seperti
Seperti /SY/
/SY/
Manner
Manner of
of articulation
articulation :: GLIDES
GLIDES
Udara
Udara keluar
keluar lewat
lewat celah
celah sempit
sempit antara
antara daun
daun lidah
lidah dan
dan
palatum.
palatum.
Keadaan
Keadaan pita
pita suara
suara :: VOICED
VOICED (bergetar)
(bergetar)
Keadaan
Keadaan velum
velum :: AKTIF
AKTIF
Keadaan
Keadaan lidah
lidah :: ujung
ujung lidah
lidah hampir
hampir mengenai
mengenai gigi
gigi bawah.
bawah.
Daun
Daun lidah
lidah hampir
hampir mengenai
mengenai belakang
belakang palatum.
palatum.
Keadaan
Keadaan rahang
rahang :: mengikuti
mengikuti vowel
vowel yg
yg menyertai
menyertai
Bibir
Bibir juga
juga mengikuti
mengikuti vowel
vowel yg
yg menyertai.
menyertai.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /R/

Point of
of articulation
articulation : LINGUA ALVEOLAR
Ujung lidah mengenai lengkung kaki kaki gigi
gigi atas.
atas.
Manner
Manner ofof articulation : ROLL
ROLL (geletar)
Ujung lidah menggeletarkan udara melalui celah- celah-
celahnya.
Keadaan
Keadaan pita suara :: VOICED (bergetar)
Keadaan
Keadaan velum :: AKTIF
Keadaan
Keadaan lidah : berulang-ulang
berulang-ulang mengenai kaki gigi atas.
Keadaan
Keadaan rahang : agak lapang
Tambahan : adaada /R/ fricative, retroflex, dan velar.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /L/
Point of articulation : LINGUA ALVEOLAR
Ujung lidah mengenai lengkung kaki gigi atas.
Manner of articulation : LATERAL (sampingan)
Udara keluar melalui celah-celah samping kiri dan
kanan, pinggir lidah, dan geraham.
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : mengenai lengkung kaki gigi atas
Keadaan rahang : tergantung vowel yg mendahului
dan yg menyertai.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Fonem /KH/
Point of articulation : LINGUA VELAR
Belakang lidah mengenai bagian bawah velum.
Manner of articulation : AFRICATIVE
Keadaan pita suara :: UNVOICED (tidak bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : belakang lidah mengenai bagian bawah
velum.
Bibir mengikuti vowel yg menyertai.
Keadaan rahang : mengikuti vowel yg mendahului dan
dan
yg menyertai.

@ Perilaku Komunikasi Normal


VOWEL
/A/
/I/
/U/
/O/
/È/
/Ê/

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /A/

Dinamakan : vokal belakang tanpa halangan


Manner of articulation : udara menggetarkan pita
suara dan keluar tanpa halangan
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : lidah terletak di dasar mulut
Keadaan rahang : turun jauh.
Bibir tidak dibundarkan dan sudut mulut tidak
berubah.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /I/

Dinamakan : vokal depan, tak bundar, sempit


Manner of articulation : udara menggetarkan
pita suara dan keluar melalui celah antara
lidah dan palatum
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : lidah ke depan, ujung lidah
mengenai gigi bawah. Punggung lidah naik ke
belakang, mendekati palatum.
Keadaan rahang : rahang bawah turun sedikit,
bibir ditarik ke belakang (meringis)

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /U/

Dinamakan : vokal belakang, bundar, sempit


Manner of articulation : udara menggetarkan
pita suara dan keluar melalui celah bibir yang
bundar dan sempit
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : ujung lidah ke bawah, ditarik ke
belakang, tidak mengenai langit-langit keras.
Keadaan rahang : lebih turun daripada /I/

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /O/

Dinamakan : vokal belakang, bundar, agak lapang


Manner of articulation : udara keluar melalui
halangan bibir yang bundar
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : sedikit ditarik ke belakang, ujung
lidah ke bawah tapi tidak mengenai gigi.
Keadaan rahang : lebih turun daripada /U/
Bibir dibundarkan lebih besar daripada /U/ dan
agak ke belakang.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /È/

Dinamakan : vokal depan, tidak bundar, agak lapang


Manner of articulation : udara menggetarkan pita suara
dan keluar melalui rongga mulut
mulut dengan halangan
halangan
bibir.
Keadaan pita suara
suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
AKTIF
Keadaan lidah : ujung lidah hampir mengenai gigi
bawah,
bawah, pinggir daun lidah mengenai geraham bawah.
Keadaan rahang : rahang bawah turun, seperti
seperti /O/.
Bibir tidak bundar, sudut
sudut mulut
mulut tidak begitu ditarik ke
belakang.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Vowel /Ê/

Dinamakan : vokal tengah, bundar, sempit


Manner of articulation : udara menggetarkan
pita suara dan keluar melalui penyempitan
rongga mulut.
Keadaan pita suara : VOICED (bergetar)
Keadaan velum : AKTIF
Keadaan lidah : lidah bebas
Keadaan rahang : lebih sempit daripada /È/.
Bibir kurang bundar.

@ Perilaku Komunikasi Normal


Terima kasih atas perhatiannya

@ Perilaku Komunikasi Normal