Anda di halaman 1dari 29

dr. Samsul Ashari, Sp.

BS

Pendidikan
1. Dokter umum, FKUI, 1983.
2. Spesialis Bedah Syaraf, FKUI, 1992.

Pekerjaan
1. Dosen luar biasa Departemen Bedah Syaraf, FKUI.
2. Konsultan Bedah Syaraf RS Harapan Kita.
3. Konsultan Bedah Syaraf RS Kanker “Dharmais”.
BRAIN METASTASIS
Dr.Samsul ashari Sp.BS (K)
Brain Metastasis
 Merupakan tumor yang berkembang dari
sel-sel kanker  menyebar dari kanker
primer ke otak, biasanya melalui sistem
sirkulasi dan menetap sebagai tumor
sekunder.

 Sebaliknya, tumor yang berasal dari otak


atau jaringan sekitarnya  tumor primer,
dan berdasarkan definisi di atas bukan
suatu metastasis otak.
EPIDEMIOLOGI
 Metastasis otak terjadi 20% - 40% pasien kanker.
 Lebih dari 75% pasien mempunyai lesi multipel
 Lokasi tersering di grey-white junction, karena
mikroemboli sel tumor yg terperangkap pd end
arteri/kapiler
 Cerebrum > cerebelum /fosa posterior
 Tumor abdomen dan pelvic  fossa posterior
Penting untuk menentukan sumber
primernya  pilihan penatalaksanaan
yang efektif
Tumor Metastasis Intrakranial

Tumor Primer Persentase (%)


Paru-paru 21
Payudara 9
Melanoma 40
Lymphoma, terutama
1
non-Hodgkin
Traktus Gastrointestinal 3
Traktus Genitourinarius 11
Osteosarcoma 10
Kepala dan leher 6
Kaskade Metastasis
 Sel tumbuh dan membelah di dalam tumor primer

 Invasi selular ke jaringan lokal

 Sel tumor masuk ke peredaran darah atau limfe

 Bertahan di peredaran darah atau limfatik

 Sel tumor tertahan di dalam microvasculature di lokasi yang


kedua dan menginvasi jaringan target

 Proliferasi sel kanker di tempat metastasis


Kaskade Metastasis
Komponen invasi

 Matrix degrading enzymes

 Cell adhesion

 Cell motility

10
Manifestasi klinik
Dua pertiganya disebabkan karena:

- Pe↑ TIK  karena pertumbuhan tumor, edema


jaringan disekitar tumor, hidrosefalus, dengan
gejala tidak spesifik spt nyeri kepala, mual, muntah,
perubahan status mental, letargi.

- Iritasi fokal,atau destruksi jaringan otak  gejala


bervariasi seperti kejang, paralisis, gangguan
penglihatan, perubahan gait tergantung lokasi lesi
metastasis.
Diagnosis

 Kanker ekstrakranial + tanda neurologis yg berasal dr


otak  Brain metastasis
MRI w/ kontras atau CT Scan w/ kontras

 Lesi intrakranial sbg metastasis  tumor primer


pemeriksaan kulit, testes, rectum, payudara, darah
samar, thorax foto, bone scan, CT thorax, abdomen
dan pelvis, mammografi, tumor marker, PET Scan,
biopsi
Treatment
The tretment of metastatic brain tumors
depends on many factors, including:

 The type of cancer


 The number of metastatic brain tumors
 The size of the tumors
Location within the brain
 their response to the treatment of the
original cancer
Algoritma Karsinoma Metastasis Pada SSP
Curiga Lesi
Metastasis SSP

Bukan Lesi Tatalaksana


CT scan/MRI Metastasi sesuai
penyakit

Lesi Matastasis

Soliter/ < 3
> 3 Lesi
Lesi
Algoritma Karsinoma Metastasis Pada SSP
Soliter/ < 3 Lesi
Lesi Tidak ada Lesi
Desak/ Desak / Life
Life Saving Saving
Tidak Tidak
Diketahui Diketahui
diketahui diketahui
primernya primernya
primernya primernya

Resectable Unresectable

CRANIOTOMI
&
TATALAKSA
CRANIOTO TATALAKSAN CRANIOTO BIOPSI &
NA TUMOR
MI & WBRT A TUMOR MI & WBRT WBRT
PRIMER
PRIMER
Algoritma Karsinoma Metastasis Pada SSP
> 3 Lesi
Diketahui Tidak diketahui
Primernya Primernya

Lesi Desak Tidak ada Resectable Unresectable


/Life Lesi Desak
Saving / Life Saving

CRANIOTO TATALAKSAN BIOPSI &


MI & WBRT A TUMOR
WBRT
WBRT
PRIMER
Terapi Simptomatis

Kortikosteroid
menurunkan permeabilitas kapiler dan edema
vasogenik

 Obat anti kejang


Monoterapi dengan minimal dosis yang dapat
mengontrol kejang
Terapi Spesifik

BEDAH
PRINSIP 1. Pengangkatan tumor maksimal
2. Morbiditas bedah minimal
3. Diagnosis akurat
FAKTOR 1. Usia
2. Performance status
3. kemungkinan pengurangan efek massa
4. Resektabilitas ( jumlah lesi,lokasi, rekurensi )
5. Tumor baru vs tumor rekuren
Terapi Spesifik

BEDAH
PILIHAN 1. biopsi stereotaktik
2. biopsi terbuka/debulking
3. pengangkatan tumor mayor

JARINGAN
- Maksimal untuk patologis
- direview oleh neuropatologis yang
berpengalaman
Terapi Spesifik

 BEDAH
- Lesi tunggal  pembedahan W/O WBRT (40 : 15 mgg)
- Lesi multipel  pembedahan pd lesi terbesar yg
mengganggu  WBRT
- Lesi rekuren  > 4 bln, tumor primer yg stabil
 RADIASI
- WBR( Whole Brain Therapy)
paliatif, lesi multipel 3-6 bln,perbaiki gejala neurologis
Terapi Spesifik

 BEDAH
- Lesi tunggal  pembedahan W/O WBRT (40 : 15 mgg)
- Lesi multipel  pembedahan pd lesi terbesar yg
mengganggu  WBRT
- Lesi rekuren  > 4 bln, tumor primer yg stabil
 RADIASI
- WBR( Whole Brain Therapy)
paliatif, lesi multipel 3-6 bln,perbaiki gejala neurologis
Reiradiasi
- progresif brain metastasis, respon baik stlh
terapi I > 6 bln, tdk dapt dioperasi,fisik yang
baik  2-4 bln stlh terapi II
Stereotaktik Radiosurgery (RS)
- Lesi tunggal, <3 cm,tdk di daerah yg berbahaya
spt N II : 6-11,5 bln
- Multipel: ?
KEMOTERAPI
Payudara,small cell lung ca,chorio ca
SURVIVAL TIME
Terima Kasih