Hindia Timur atau Indonesia telah lama dikenal sebagai daerah penghasil rempahrempah seperti vanili, lada, dan

cengkeh. Rempah-rempah ini digunakan untuk mengawet makanan, bumbu masakan, bahkan obat. Karena kegunaannya, rempah-rempah ini sangat laku di pasaran dan harganya pun mahal. Hal ini mendorong para pedagang Asia Barat datang dan memonopoli perdagangan rempah-rempah. Mereka membeli bahan-bahan ini dari para petani di Indonesia dan menjualnya kepada para pedagang Eropa. Namun, jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453 ke Turki Utsmani mengakibatkan pasokan rempah-rempah ke wilayah Eropa terputus. Hal ini dikarenakan boikot yang dilakukan oleh Turki Utsmani. Situasi ini mendorong orang-orang Eropa menjelajahi jalur pelayaran ke wilayah yang banyak memiliki bahan rempah-rempah, termasuk kepulauan Nusantara (Indonesia). Dalam perkembangannya, mereka tidak saja berdagang, tetapi juga menguasai sumber rempah-rempah di negara penghasil. Dimulailah era kolonialisasi Barat di Asia . pada bab ini akan diuraikan tentang kedatangan bangsa Eropa hingga terbentuknya kekuasaan kolonial Barat di Indonesia. Hindia Timur atau Indonesia telah lama dikenal sebagai daerah penghasil rempahrempah seperti vanili, lada, dan cengkeh. Rempah-rempah ini digunakan untuk mengawet makanan, bumbu masakan, bahkan obat. Karena kegunaannya, rempah-rempah ini sangat laku di pasaran dan harganya pun mahal. Hal ini mendorong para pedagang Asia Barat datang dan memonopoli perdagangan rempah-rempah. Mereka membeli bahan-bahan ini dari para petani di Indonesia dan menjualnya kepada para pedagang Eropa. Namun, jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453 ke Turki Utsmani mengakibatkan pasokan rempah-rempah ke wilayah Eropa terputus. Hal ini dikarenakan boikot yang dilakukan oleh Turki Utsmani. Situasi ini mendorong orang-orang Eropa menjelajahi jalur pelayaran ke wilayah yang banyak memiliki bahan rempah-rempah, termasuk kepulauan Nusantara (Indonesia). Dalam perkembangannya, mereka tidak saja berdagang, tetapi juga menguasai sumber rempah-rempah di negara penghasil. Dimulailah era kolonialisasi Barat di Asia . pada bab ini akan diuraikan tentang kedatangan bangsa Eropa hingga terbentuknya kekuasaan kolonial Barat di Indonesia. A. Sebab dan Tujuan Kedatangan Bangsa Barat Secara umum, kedatangan bangsa Eropa ke Asia termasuk ke Indonesia dilandasi keinginan mereka untuk berdagang, menyalurkan jiwa penjelajah, sebagai berikut : dan menyebarkan agama. Adapun sebab dan tujuan bangsa Eropa ke dunia Timur adalah

tujuan kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia hanya untuk membeli rempah-rempah dari para petani Indonesia. Bangsa Eropa tidak jarang mengadu domba berbagai kelompok masyarakat . dengan semakin meningkatnya kebutuhan industri di Eropa akan rempah-rempah. Akibatnya. maka mereka akan kembali ke tempat semula. Namun. Mereka yakin bahwa jika berlayar ke satu arah. Bangsa Eropa dikenal sebagai bangsa penjelajah. Pada awalnya. Mereka berlomba-lomba meninggalkan Eropa. Dengan memonopoli perdagangan rempah-rempah. bangsa Eropa memonopoli perdagangan rempah-rempah dan mengeruk kekayaan alam sebanyak mungkin. mereka juga berusaha mencari kekayaan (gold) dan kebanggaan serta kejayaan (glory) bagi negaranya. orangorang Eropa terutama Protugis dan Spanyol yakin bahwa di luar Eropa ada Prestor John (kerajaan dan penduduknya beragama Kristen). Mereka percaya bahwa mewartakan Injil kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan adalah salah satu panggilan hidupnya. Untuk memperoleh hak monopoli perdagangan ini. orang-orang Eropa yang sebagian besar beragama Kristen terdorong pula untuk pergi ke mana pun guna mewartakan Injil (Gospel). Selain menyebarkan Injil. Mencari kekayaan termasuk berdagang  Menyalurkan jiwa penjelajah  Meyakini Keberadaan Prester John  Menyebarkan agama  Mencari kemuliaan bangsa Sejak abad ke -13. bangsa Eropa menjadi satu-satunya pembeli bahan-bahan ini. mereka berani berlayar jauh. mereka kemudian mengklaim daerah-daerah yang mereka kunjungi sebagai daerah kekuasaannya. rempah-rempah memang merupakan bahan dagang yang sangat menguntungkan. Di luar faktor yang disebutkan di atas. harga bahanbahan ini pun sangat ditentukan oleh mereka. bangsa Eropa tidak jarang melakukan pemaksaan. terutama untuk menemukan daerah-daerah baru. Selain itu. Penguasaan sering dilakukan terhadap para penguasa setempat melalui suatu perjanjian yang umumnya menguntungkan bangsa Eropa. Keinginan ini diperkuat dengan adanya jiwa penjelajah. Hal ini mendorong orang-orang Eropa berusaha mencari harta kekayaan ini sekalipun menjelajah semudera. Oleh karena itu. Mereka yakin akan bertemu dengan orang-orang seagama. Selain itu. Di tempattempat ini. mereka selalu turut campur dalam urusan politik suatu daerah.

Bangsa-bangsa lain seperti Inggris. di Asia Tenggara terdapat salah satu daerah pusat perdagangan yang sangat ramai dikunjungi. Bagi Portugis. ekspedisi Portugis di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque berhasil menaklukkan Malaka. Mereka berangkat pada tahun 1497 dan berhasil melewati Tanjung Harapan Baik. Oleh karena itu. Sewaktu tiba di Pelabuhan Malinda (Afrika Timur). Bangsa Portugis Ekspedisi pertama untuk mencari jalan langsung ke Indonesia dirintis oleh bangsa Portugis dan Spanyol. Daerah tersebut adalah Malaka sedangkan daerah sumber rempah-rempahnya adalah Maluku. penemuan ini belum juga memuaskan bangsa Portugis. Dari sana. Daerah itu terletak di timur laut Afrika terutama di sekitar Ujung Tanduk. 1. Armada Portugis berikutnya yang mencoba berlayar ke Indonesia dipimpin oleh Vasco da Gama. Ekspedisi ini kemudian berhasil melewati selat di ujung selatan Laut Merah yang disebutnya Bab el Mandeb (Gapura Air Mata). daerah ini disebut Guadafui (berhati-hatilah). mereka bertemu dengan pedagang-pedagang Arab dan India. dan Belanda baru melakukan ekspedisi setelah kedua bangsa ini menemukan jalan ke Indonesia. Vasco da Gama tiba di Kalikut (India). Pada waktu itu. jalan ke Asia Tenggara tetap dirahasiakan oleh para pedagang tersebut. Orang Portugis pertama yang mencoba mencari jalan baru ke Indonesia adalah Bartholomeus Diaz. orang-orang Portugis melanjutkan perjalannya menyusuri pantai timur Afrika. Setelah Bartholomeus Diaz menemukan jalan ke timur di Tanjung Harapan Baik (Afrika Selatan). mereka . Sejak saat itu. Ia menyusuri pantai barat Afrika hingga tiba di Tanjung Harapan baik. Prancis. Dengan cara seperti ini. Pada tahun 1511. upaya mencari jalan ke Indonesia diteruskan oleh armada-armada Portugis berikutnya. Namun. Mereka harus melewati perairan dengan ombak yang sangat besar. namun ia gagal mencapai Indonesia. cara termudah menguasai perdagangan di sekitar Malaka termasuk di Maluku adalah dengan merebut atau menguasai Malaka. Mereka ingin menjelajahi daerah timur lainnya yakni Malaka dan Maluku. mereka dengan mudah dapat mempengaruhi penguasa untuk memberikan hak-hak istimewa dalam berdagang. Kolonialisme Portugis di Indonesia dimulai sejak kedatangan Alfanso d’Albuquerque di Maluku. Namun.dan kemudian mendukung salah satunya. Pada tahun 1498. Oleh karena itu. Ia meninggalkan Portugal pada tahun 1486. perdagangan antara orang Eropa dan India tidak lagi melalui jalur Laut Tengah melainkan melalui pantai timur Afrika.

sewaktu mencoba mengatasi perang antarsuku di Cebu. Berdasarkan perjanjian itu. Benteng Spanyol di Tidore dapat direbut Portugis. dan mencari rempah-rempah. Maluku dikuasai Portugis sedangkan Filipina dikuasai Sepanyol. Berbeda dengan armada Portugis. ia masuk ke Samudera Pasifik. mereka singgah di Tidore. Setelah melewati ujung Amerika Selatan. Mereka diperkenankan berdagang dan membangun benteng di ternate. Ia digantikan oleh Del Cano. Dengan alasan tersebut. ia sampai di sebuah pulau yang kemudian dinamakan San Salvador. Portugis merasa terancam dengan hadirnya Spanyol di Tidore. Ratu Elizabeth I kemudian memberi hak istimewa kepada EIC (East Indian Company) untuk mengurus . berkat perantara Paus di Roma. Perjalanan beriktunya dilakukan pada tahun 1586 oleh Thomas Cavendish melewati jalur yang sama. Setelah Columbus gagal menemukan India.menuju Maluku dan diterima dengan baik oleh raja Ternate. Hal ini dilakukan dalam rangka menggalakan ekspor wol. Setelah dua bulan. Pengalaman kedua pelaut tersebut mendorong Ratu Elizabeth I meningkatkan pelayaran internasioalnya. 3. tetapi juga diperkuat dengan dibangunnya benteng Spanyol di Tidore. Armadanya berhasil membawa rempah-rempah dari Ternate dan kembali ke Inggris lewat Samudera Hindia. Namun. Portugis membuka kantor dagangnya di Ternate. ekspedisi Spanyol selanjutnya ke daerah rempah – rempah dipelopori oleh Ferinand Magellan. Dengan mengikuti jalur yang dilalui Magellan. terjalin kerja sama antara Spanyol dan Tidore. Ia tiba di Filipina pada tahun 1521. Portugis dan Spanyol akhirnya mengadakan perjanjian yang disebut Perjanjian Zaragosa. Columbus gagal mencapai India. Kondisi tersebut tentu saja menyebabkan antara Portugis dan Spanyol saat itu. ia berjalan kearah barat. Kerja sama itu tidak hanya dalam hal perdagangan. Magellan terbunuh. Portugis yang didukung pasukan Tidore. Bangsa Spanyol Pelopor bangsa Spanyol yang mencari jalan langsung ke Indonesia adalah Christopher Columbus. Sejak saat itu. menyaingi perdagangan Spanyol. Dalam perjalanan kembali ke Spanyol. pada tahun 1579 Francis Drake berlayar ke Indonesia. pada tahun 1519 Magellan berangkat melalui Samudera Atlantik. Hal ini diperkuat lagi dengan kenyataan bahwa Tidore dan Ternate telah lama bermusuhan. 2. Bangsa Inggris Kedatangan bangsa Inggris ke Indonesia dirintis oleh Francis Drake dan Thomas Cavendish.

EIC kemudian mengirim armadanya ke Indonesia. kahususnya di Indonesia. dan Makassar. Japara. Mereka berhasil membangun kota-kota perdagangan seperti Madras. dan Bombay. Bangsa Belanda Armada Belanda yang pertama berusaha mencapai Indonesia dipimpin Van Neck. Namun. EIC mendirikan kantor-kantor dagangnya. Armada ini tidak diterima oleh rakyat Banten karena Belanda bersikap kasar. Kolonialisme Inggris di Hindia Belanda dimulai tahun 1604. Armada EIC yang dipimpin James Lancestor berhasil melewati jalan Portugis (lewat Afrika). Selain itu. seperti Belanda. Kemudian. Jayakarta. armada Belanda datang ke Indonesia susul menyusul. Armada Belanda yang pertama mencapai Maluku adalah armada kedua. Belanda memang gagal menghadapi persaingan dengan Portugis.perdagangan dengan Asia. 4. Banjar. karena armada Belanda semakin hari semakin bertambah. menurut catatan sejarah. sejak pertama kali tiba di Indonesia tahun 1604. Dari sana. hubungan antara Banten dan Portugis masih baik. baik di Maluku maupun di pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia. mereka gagal mencapai Indonesia karena diserang Portugis dan bajak laut Melayu di selat Malaka. sedikit demi sedikit armada . Mereka berhasil melakukan pembelian remapah-rempah disana. armada Inggris tidak mampu menyaingi armada dagang barat lainnya di Indonesia dagang Barat lainnya di Indonesia. Pada awalnya. Namun. ia disambut sebagai penemu jalan ke Indonesia. Mereka menyusuri pantai barat Afrika lalu sampai ke Tanjung Harapan Baik. armada ini bermaksud menuju Maluku untuk membeli rempahrempah namun gagal mencapai Maluku. pada tahun 1595 armada Belanda dipimpin Cornelis de Houtman dan Pieter de Kaizer berangkat menuju Indonesia. mereka mengarungi Samudera Hindia dan masuk ke Indonesia melalui Selat Sunda lalu tiba di Banten. Inggris telah memiliki jajahan di India dan terus berusaha mengembangkan pengaruhnya di Asia Tenggara. Awal abad ke 17. Di antaranya di Ambon. Cornelis de Houtman tiba kembali di negerinya pada tahun 1597. Aceh. Mereka akhirnya memusatkan aktivitas perdagangannya di India. Hal ini mengakibatkan lalu lintas Indonesia – Belanda menjadi ramai. namun ekspedisi ini gagal. Kalkuta. Dari Banten. Setelah Cornelis. Walaupun demikian.

pusat VOC dipindah ke Jayakarta yang kemudian berganti nama menjadi Batavia Untuk memperkuat kedudukan VOC di Indonesia. Belanda adalah bangsa yang paling lama berkuasa dan paling banyak mengeruk keuntungan perdagangan di Indonesia dibandingkan bangsa Portugis dan Inggris . pedagang-pedagang Belanda semakin banyak yang datang ke Maluku. Mereka dapat bertindak bebas tanpa harus konsultasi lebih dulu dengan pemerintah Belanda di negeri induk. dan menyebarkan agama. Bangsa Eropa datang ke Asia termasuk Indonesia karena mereka ingin berdagang.Portugis mulai terdesak. menyalurkan jiwa penjelajah. pemerintah Belanda memberikan hak-hak istimewa. Pelaut-pelaut terkenal dari Portugis adalah Bartholomeus Diaz dan Vasco da Gama. Portugis dan Spanyol berhasil menguasai jalur berlayar. Akhirnya. VOC dipimpin oleh De Heren Zuventien (Dewan Tujuh Belas) dengan Pieter Both sebagai gubernur jenderal yang pertama. Untuk mengatasi persaingan diantara pedagang-pedagang Belanda sendiri. Akhirnya Portugis terusir dari Maluku menandai era kolonialisme Belanda di Indonesia. bangsabangsa Eropa tersebut berhasil menjajah Indonesia. Semula VOC berpusat di Ambon. Sedangkan pelaut dari Spanyol adalah Columbus dan Magellan. Namun. terutama untuk mencari kekayaan. Pelapornya adalah bangsa Portugis dan Spanyol. bangsa-bangsa Eropa mencari jalan baru dengan mengarungi samudera. Indonesia sebagai daerah penghasil rempah-rempah menjadi rebutan. Untuk itu. Hak-hak istimewa VOC tersebut antara lain :  Hak monopoli dagang  Hak membuat dan mencetak uang  Hak membentuk tentara  Hak menyatakan perang ataupun membuat perjanjian Dengan hak-hak tersebut berarti VOC memiliki kekuasaan seperti suatu negara. pada tahun 1602 dibentuk VOC (Vereenigde OostIndische Compagnie) atau persekutuan Dagang Hindia Timur. Sejak itu. Bakat kepeloporannya. sejak kepemimpinan Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen.

maka mereka akan kembali ke tempat semula. Akibatnya. Namun. mereka berani berlayar jauh. Bangsa Portugis Ekspedisi pertama untuk mencari jalan langsung ke Indonesia dirintis oleh bangsa Portugis dan Spanyol. mereka dengan mudah dapat mempengaruhi penguasa untuk memberikan hak-hak istimewa dalam berdagang. Ia menyusuri pantai . tujuan kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia hanya untuk membeli rempah-rempah dari para petani Indonesia. Keinginan ini diperkuat dengan adanya jiwa penjelajah. Bangsa Eropa dikenal sebagai bangsa penjelajah. Oleh karena itu. harga bahanbahan ini pun sangat ditentukan oleh mereka. mereka kemudian mengklaim daerah-daerah yang mereka kunjungi sebagai daerah kekuasaannya. 1. Selain itu.Sejak abad ke -13. Mereka yakin akan bertemu dengan orang-orang seagama. rempah-rempah memang merupakan bahan dagang yang sangat menguntungkan. Mereka yakin bahwa jika berlayar ke satu arah. dan Belanda baru melakukan ekspedisi setelah kedua bangsa ini menemukan jalan ke Indonesia. Penguasaan sering dilakukan terhadap para penguasa setempat melalui suatu perjanjian yang umumnya menguntungkan bangsa Eropa. bangsa Eropa tidak jarang melakukan pemaksaan. Untuk memperoleh hak monopoli perdagangan ini. Dengan memonopoli perdagangan rempah-rempah. Orang Portugis pertama yang mencoba mencari jalan baru ke Indonesia adalah Bartholomeus Diaz. terutama untuk menemukan daerah-daerah baru. Ia meninggalkan Portugal pada tahun 1486. orangorang Eropa terutama Protugis dan Spanyol yakin bahwa di luar Eropa ada Prestor John (kerajaan dan penduduknya beragama Kristen). bangsa Eropa menjadi satu-satunya pembeli bahan-bahan ini. dengan semakin meningkatnya kebutuhan industri di Eropa akan rempah-rempah. orang-orang Eropa yang sebagian besar beragama Kristen terdorong pula untuk pergi ke mana pun guna mewartakan Injil (Gospel). Mereka berlomba-lomba meninggalkan Eropa. Selain itu. Bangsa Eropa tidak jarang mengadu domba berbagai kelompok masyarakat dan kemudian mendukung salah satunya. Di tempattempat ini. Bangsa-bangsa lain seperti Inggris. bangsa Eropa memonopoli perdagangan rempah-rempah dan mengeruk kekayaan alam sebanyak mungkin. Prancis. Mereka percaya bahwa mewartakan Injil kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan adalah salah satu panggilan hidupnya. Hal ini mendorong orang-orang Eropa berusaha mencari harta kekayaan ini sekalipun menjelajah semudera. mereka juga berusaha mencari kekayaan (gold) dan kebanggaan serta kejayaan (glory) bagi negaranya. Di luar faktor yang disebutkan di atas. mereka selalu turut campur dalam urusan politik suatu daerah. Dengan cara seperti ini. Selain menyebarkan Injil. Pada awalnya.

Mereka ingin menjelajahi daerah timur lainnya yakni Malaka dan Maluku. upaya mencari jalan ke Indonesia diteruskan oleh armada-armada Portugis berikutnya. Daerah tersebut adalah Malaka sedangkan daerah sumber rempah-rempahnya adalah Maluku. namun ia gagal mencapai Indonesia. Dari sana. Sewaktu tiba di Pelabuhan Malinda (Afrika Timur). Mereka berangkat pada tahun 1497 dan berhasil melewati Tanjung Harapan Baik. ia sampai di sebuah pulau yang kemudian dinamakan San Salvador. ekspedisi Portugis di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque berhasil menaklukkan Malaka. perdagangan antara orang Eropa dan India tidak lagi melalui jalur Laut Tengah melainkan melalui pantai timur Afrika. 2. Pada tahun 1498. ia berjalan kearah barat. Oleh karena itu. . Ekspedisi ini kemudian berhasil melewati selat di ujung selatan Laut Merah yang disebutnya Bab el Mandeb (Gapura Air Mata). Setelah Bartholomeus Diaz menemukan jalan ke timur di Tanjung Harapan Baik (Afrika Selatan). Bagi Portugis. Namun. di Asia Tenggara terdapat salah satu daerah pusat perdagangan yang sangat ramai dikunjungi. Kolonialisme Portugis di Indonesia dimulai sejak kedatangan Alfanso d’Albuquerque di Maluku. mereka menuju Maluku dan diterima dengan baik oleh raja Ternate. Pada tahun 1511. mereka bertemu dengan pedagang-pedagang Arab dan India. jalan ke Asia Tenggara tetap dirahasiakan oleh para pedagang tersebut. daerah ini disebut Guadafui (berhati-hatilah). Pada waktu itu. Oleh karena itu. Sejak saat itu.barat Afrika hingga tiba di Tanjung Harapan baik. orang-orang Portugis melanjutkan perjalannya menyusuri pantai timur Afrika. Namun. Bangsa Spanyol Pelopor bangsa Spanyol yang mencari jalan langsung ke Indonesia adalah Christopher Columbus. Vasco da Gama tiba di Kalikut (India). Daerah itu terletak di timur laut Afrika terutama di sekitar Ujung Tanduk. Columbus gagal mencapai India. Mereka harus melewati perairan dengan ombak yang sangat besar. cara termudah menguasai perdagangan di sekitar Malaka termasuk di Maluku adalah dengan merebut atau menguasai Malaka. Setelah dua bulan. penemuan ini belum juga memuaskan bangsa Portugis. Armada Portugis berikutnya yang mencoba berlayar ke Indonesia dipimpin oleh Vasco da Gama. Mereka diperkenankan berdagang dan membangun benteng di ternate.

Kolonialisme Inggris di Hindia Belanda dimulai tahun 1604. Hal ini diperkuat lagi dengan kenyataan bahwa Tidore dan Ternate telah lama bermusuhan. Dalam perjalanan kembali ke Spanyol. EIC mendirikan kantor-kantor dagangnya. menurut catatan sejarah. Di antaranya di Ambon. Dengan alasan tersebut. terjalin kerja sama antara Spanyol dan Tidore. pada tahun 1519 Magellan berangkat melalui Samudera Atlantik. Ia tiba di Filipina pada tahun 1521. Setelah melewati ujung Amerika Selatan. Banjar. . ia masuk ke Samudera Pasifik. Magellan terbunuh. Japara. sejak pertama kali tiba di Indonesia tahun 1604.Setelah Columbus gagal menemukan India. sewaktu mencoba mengatasi perang antarsuku di Cebu. menyaingi perdagangan Spanyol. Aceh. Berdasarkan perjanjian itu. berkat perantara Paus di Roma. Berbeda dengan armada Portugis. ekspedisi Spanyol selanjutnya ke daerah rempah – rempah dipelopori oleh Ferinand Magellan. Awal abad ke 17. 3. Benteng Spanyol di Tidore dapat direbut Portugis. Portugis dan Spanyol akhirnya mengadakan perjanjian yang disebut Perjanjian Zaragosa. Ia digantikan oleh Del Cano. dan Makassar. Armadanya berhasil membawa rempah-rempah dari Ternate dan kembali ke Inggris lewat Samudera Hindia. dan mencari rempah-rempah. tetapi juga diperkuat dengan dibangunnya benteng Spanyol di Tidore. EIC kemudian mengirim armadanya ke Indonesia. Sejak saat itu. Kondisi tersebut tentu saja menyebabkan antara Portugis dan Spanyol saat itu. Hal ini dilakukan dalam rangka menggalakan ekspor wol. Inggris telah memiliki jajahan di India dan terus berusaha mengembangkan pengaruhnya di Asia Tenggara. Dengan mengikuti jalur yang dilalui Magellan. Portugis yang didukung pasukan Tidore. Jayakarta. Ratu Elizabeth I kemudian memberi hak istimewa kepada EIC (East Indian Company) untuk mengurus perdagangan dengan Asia. Namun. Portugis merasa terancam dengan hadirnya Spanyol di Tidore. Pengalaman kedua pelaut tersebut mendorong Ratu Elizabeth I meningkatkan pelayaran internasioalnya. mereka singgah di Tidore. mereka gagal mencapai Indonesia karena diserang Portugis dan bajak laut Melayu di selat Malaka. kahususnya di Indonesia. Portugis membuka kantor dagangnya di Ternate. Maluku dikuasai Portugis sedangkan Filipina dikuasai Sepanyol. Namun. pada tahun 1579 Francis Drake berlayar ke Indonesia. Armada EIC yang dipimpin James Lancestor berhasil melewati jalan Portugis (lewat Afrika). Perjalanan beriktunya dilakukan pada tahun 1586 oleh Thomas Cavendish melewati jalur yang sama. Kerja sama itu tidak hanya dalam hal perdagangan. Bangsa Inggris Kedatangan bangsa Inggris ke Indonesia dirintis oleh Francis Drake dan Thomas Cavendish.

Pada awalnya. Mereka akhirnya memusatkan aktivitas perdagangannya di India. armada Inggris tidak mampu menyaingi armada dagang barat lainnya di Indonesia dagang Barat lainnya di Indonesia. Armada Belanda yang pertama mencapai Maluku adalah armada kedua. Kalkuta. seperti Belanda. Setelah Cornelis. pada tahun 1595 armada Belanda dipimpin Cornelis de Houtman dan Pieter de Kaizer berangkat menuju Indonesia. VOC dipimpin oleh De Heren Zuventien (Dewan Tujuh Belas) dengan Pieter Both sebagai gubernur jenderal yang pertama. namun ekspedisi ini gagal. baik di Maluku maupun di pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia. Bangsa Belanda Armada Belanda yang pertama berusaha mencapai Indonesia dipimpin Van Neck. Belanda memang gagal menghadapi persaingan dengan Portugis. Cornelis de Houtman tiba kembali di negerinya pada tahun 1597. Mereka menyusuri pantai barat Afrika lalu sampai ke Tanjung Harapan Baik. Dari sana. ia disambut sebagai penemu jalan ke Indonesia. Hal ini mengakibatkan lalu lintas Indonesia – Belanda menjadi ramai. sedikit demi sedikit armada Portugis mulai terdesak. Mereka berhasil membangun kota-kota perdagangan seperti Madras. pedagang-pedagang Belanda semakin banyak yang datang ke Maluku. hubungan antara Banten dan Portugis masih baik. Selain itu. . Mereka berhasil melakukan pembelian remapah-rempah disana.Walaupun demikian. karena armada Belanda semakin hari semakin bertambah. 4. Akhirnya Portugis terusir dari Maluku menandai era kolonialisme Belanda di Indonesia. armada ini bermaksud menuju Maluku untuk membeli rempahrempah namun gagal mencapai Maluku. Sejak itu. Armada ini tidak diterima oleh rakyat Banten karena Belanda bersikap kasar. Untuk mengatasi persaingan diantara pedagang-pedagang Belanda sendiri. Namun. dan Bombay. pada tahun 1602 dibentuk VOC (Vereenigde OostIndische Compagnie) atau persekutuan Dagang Hindia Timur. Kemudian. armada Belanda datang ke Indonesia susul menyusul. mereka mengarungi Samudera Hindia dan masuk ke Indonesia melalui Selat Sunda lalu tiba di Banten. Dari Banten.

pemerintah Belanda memberikan hak-hak istimewa. bangsa-bangsa Eropa mencari jalan baru dengan mengarungi samudera. Namun. sejak kepemimpinan Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen. Hak-hak istimewa VOC tersebut antara lain :  Hak monopoli dagang  Hak membuat dan mencetak uang  Hak membentuk tentara  Hak menyatakan perang ataupun membuat perjanjian Dengan hak-hak tersebut berarti VOC memiliki kekuasaan seperti suatu negara. bangsabangsa Eropa tersebut berhasil menjajah Indonesia. Sedangkan pelaut dari Spanyol adalah Columbus dan Magellan. Pelaut-pelaut terkenal dari Portugis adalah Bartholomeus Diaz dan Vasco da Gama. terutama untuk mencari kekayaan. Akhirnya. menyalurkan jiwa penjelajah. Untuk itu. Portugis dan Spanyol berhasil menguasai jalur berlayar. Belanda adalah bangsa yang paling lama berkuasa dan paling banyak mengeruk keuntungan perdagangan di Indonesia dibandingkan bangsa Portugis dan Inggris . dan menyebarkan agama. Mereka dapat bertindak bebas tanpa harus konsultasi lebih dulu dengan pemerintah Belanda di negeri induk. Pelapornya adalah bangsa Portugis dan Spanyol. pusat VOC dipindah ke Jayakarta yang kemudian berganti nama menjadi Batavia Untuk memperkuat kedudukan VOC di Indonesia. Indonesia sebagai daerah penghasil rempah-rempah menjadi rebutan.Semula VOC berpusat di Ambon. Bakat kepeloporannya. Bangsa Eropa datang ke Asia termasuk Indonesia karena mereka ingin berdagang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful